
Teknologi.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kembali memperketat pengawasan terhadap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang belum memenuhi kewajiban pendaftaran.
Kali ini, Komdigi mengirimkan surat pemberitahuan kepada 25 PSE dan meminta mereka segera menyelesaikan proses pendaftaran paling lambat 22 September 2026.
Jika kewajiban tersebut tidak dipenuhi hingga batas waktu, Komdigi dapat memberikan sanksi administratif, termasuk pemutusan akses atau access blocking terhadap layanan yang bersangkutan.
Beberapa nama yang masuk dalam daftar cukup familiar bagi masyarakat Indonesia. Di antaranya adalah Whoosh, Lion Air, TransJakarta, Pelita Air, Super Air Jet, Sriwijaya Air, hingga Shopify.
Komdigi menyampaikan surat pemberitahuan kepada 25 PSE pada 16 September 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 PSE merupakan perusahaan domestik, sedangkan dua lainnya merupakan PSE asing.
Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Ditjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Teguh Arifiyadi, mengatakan pendaftaran PSE merupakan kewajiban bagi penyelenggara yang memenuhi kriteria sesuai peraturan yang berlaku.
Komdigi meminta seluruh PSE yang telah menerima surat tersebut segera menyelesaikan proses pendaftaran dan memastikan layanan yang mereka operasikan di Indonesia memenuhi ketentuan.
Berikut 25 PSE yang mendapat pemberitahuan dari Komdigi:
Daftar tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari transportasi, penerbangan, pelayaran, perdagangan elektronik, properti, hingga penyedia barang dan jasa.
Kewajiban pendaftaran PSE Lingkup Privat diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat.
Komdigi menjelaskan bahwa PSE domestik maupun asing yang memenuhi kriteria wajib melakukan pendaftaran sistem elektronik.
Pendaftaran tersebut menjadi bagian dari tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik di Indonesia. Pemerintah menyebut kepatuhan ini diperlukan untuk menciptakan ruang digital yang tertib, aman, dan akuntabel.
Komdigi menegaskan bahwa pemberian surat tersebut merupakan bagian dari proses pengawasan, bukan berarti seluruh layanan dalam daftar langsung diblokir.
Ke-25 PSE masih memiliki kesempatan untuk memenuhi kewajiban pendaftaran hingga 22 September 2026.
Jika sampai batas waktu tersebut kewajiban belum dipenuhi, Komdigi dapat memberikan surat peringatan dan menerapkan sanksi administratif berupa pemutusan akses layanan atau access blocking sesuai ketentuan yang berlaku.
Artinya, layanan seperti aplikasi Whoosh, Lion Air, TransJakarta, dan Shopify memang menghadapi potensi pemutusan akses apabila kewajiban pendaftaran tidak diselesaikan. Namun, statusnya saat ini belum diblokir.
Pengawasan Komdigi tidak hanya ditujukan kepada 25 PSE tersebut.
Pemerintah juga mengimbau PSE Lingkup Privat lain yang memenuhi kriteria wajib daftar untuk segera memastikan status pendaftarannya.
Bagi PSE yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran, Komdigi membuka ruang koordinasi. Sementara PSE yang sudah menerima surat pemberitahuan tetap diminta memberikan tanggapan resmi apabila mengalami kendala teknis.
Komdigi juga menyediakan layanan pengecekan tanda daftar PSE melalui sistem resmi PSE Lingkup Privat.
Dengan batas waktu 22 September 2026 yang semakin dekat, perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut kini perlu segera menyelesaikan kewajiban administrasinya agar tidak masuk ke tahap sanksi pemutusan akses.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)
Pemerintah Kota Pariaman mempercepat pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp92,40 miliar untuk memulihkan infrastruktur dan layanan masyarakat pascabencana. Percepatan diarahkan terutama pada pekerjaan fisik bernilai besar serta penyelesaian hunian tetap, jalan, dan jembatan yang belum tertangani.
Hingga 16 September 2026, realisasi keuangan tambahan TKD di Kota Pariaman mencapai Rp25,47 miliar atau 27,57 persen. Anggaran tersebut dialokasikan untuk infrastruktur sebesar Rp53,18 miliar, kesehatan Rp4,22 miliar, pertanian Rp2,02 miliar, serta urusan lainnya Rp32,96 miliar.
Dari alokasi tersebut, Pemerintah Kota Pariaman telah memprogramkan 81 paket kegiatan pada 17 organisasi perangkat daerah dengan nilai Rp65,25 miliar. Porsi terbesar berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, yakni Rp35,44 miliar untuk 22 paket yang sebagian besar berupa pemeliharaan berkala jalan pada 36 lokasi.
Realisasi setiap kegiatan masih berbeda. Pemeliharaan berkala jalan telah mencapai 32,7 persen, sedangkan pembangunan gedung radiologi, laboratorium, apotek, dan poliklinik RSUD dr. Sadikin baru mencapai 18,2 persen. Sementara itu, anggaran Dinas Kesehatan sebesar Rp7,53 miliar untuk iuran jaminan kesehatan telah terealisasi 100 persen.
Kemajuan juga terlihat pada sektor pertanian. Penanganan lima hektare sawah yang dikelola lima kelompok tani di Desa Marunggi, Kampung Gadang, Sikapak Barat, dan Pauh Timur telah selesai seluruhnya. Pekerjaan meliputi pengerukan sedimen pasir dan pemasangan batu irigasi untuk mengembalikan fungsi lahan pertanian.
Pada sektor perumahan, terdapat 11 rumah terdampak berdasarkan data penerima berbasis nama dan alamat. Dua rumah rusak ringan dan satu rumah rusak sedang telah selesai ditangani BNPB. Dari delapan rumah rusak berat, satu penerima mengundurkan diri sehingga kebutuhan huntap disesuaikan menjadi tujuh unit. Saat ini, enam unit di antaranya masih menunggu pembangunan.
“Program pemulihan di Kota Pariaman sudah bergerak, tetapi pelaksanaannya perlu dipercepat dan dibuat lebih merata. Enam huntap serta akses darat yang belum tertangani harus segera mendapat kepastian agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama,” kata Marsma TNI Ridha Hermawan, Wakil Kepada Posko Nasional Satgas PRR dalam laporan monitong dan evaluasi khusus di Kota Pariaman, Rabu (16/9/2026).
Selain perumahan, pemulihan konektivitas masih memerlukan perhatian. Sebanyak sembilan ruas jalan rusak berat telah dapat dilalui setelah material bencana dibersihkan, tetapi membutuhkan perbaikan permanen. Empat jembatan daerah juga belum diperbaiki sehingga perlu segera diprogramkan melalui APBD, tambahan TKD, maupun dukungan kementerian dan lembaga.
Persoalan lain ditemukan di Desa Kampung Apar. Dua ruas jalan masih terputus akibat longsor yang dipicu erosi Sungai Batang Mangor sehingga masyarakat harus menggunakan jalur alternatif. Perbaikan jalan baru dapat dilakukan setelah Balai Wilayah Sungai Kementerian Pekerjaan Umum melaksanakan normalisasi sungai dan menangani talud penahan.
Pemerintah Kota Pariaman didorong mempercepat pembayaran pekerjaan sesuai progres fisik, menjalankan paket yang belum terealisasi, serta memperbarui data penerima huntap.
Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia berpendapat lima persen sebagai angka yang ideal untuk ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
"Parliamentary threshold dalam komunikasi kita dengan lintas partai, memang ada yang menginginkan ada enam, ada tujuh, ada lima, ada di bawah itu juga, tapi mungkin angka ideal ya, angka ideal itu lima [persen] cocoklah," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (17/9).
Belakangan besaran ambang batas parlemen tengah menjadi perbincangan di tengah isu pembahasan RUU Pemilu di DPR. Bahkan, partai-partai koalisi disebut telah menyepakati angka lima persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono membenarkan pertemuan para ketua umum partai membahas sejumlah poin dalam RUU Pemilu. Namun, kata Sugiono, pertemuan hanya dihadiri para ketua umum partai koalisi.
Ia menyebut hasil pertemuan antara lain menyepakati perubahan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dari 4 menjadi 5 persen. Namun, Sugiono tak mau mewakili sikap partai-partai lain.
"Satu hal yang sepertinya semua sepakat tapi saya kira saya tidak bisa berbicara atas nama partai-partai lain. Tapi Gerindra juga sepakat soal PT 5 persen. Seperti juga kemarin Golkar juga menyampaikan ya, PKS juga menyampaikan dan saya kira itu yang kita sepakati," kata Sugi.
Terpisah, Partai Amanat Nasional yang juga bagian dari partai koalisi pemerintah, merasa keberatan jika parliamentary treshold naik lebih dari 4 persen. Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan partainya keberatan bukan karena khawatir tidak lolos ambang batas itu.
Ia menyebut bagi PAN, kenaikan nilai ambang batas justru cenderung bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 116/PUU-XXI/2023.
"PAN berkeberatan jika Parliamentary Threshold (PT) naik lebih dari 4 persen. Sikap PAN bukan karena khawatir tidak lolos mendapatkan kursi DPR RI, karena sejak Pemilu 1999 sampai 2024 PAN terbukti selalu lolos ke Senayan," kata Viva saat dihubungi, Kamis (17/9).
(mnf/dal)
Jumat, 18 September 2026 - 00:30 WIB
VIVA – Dinamika sepak bola nasional dan Asia mewarnai daftar berita terpopuler kanal Bola VIVA.co.id sepanjang Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga
Persiapan Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026 diterpa tantangan berat akibat badai cedera pemain, sementara pelatih John Herdman terus memantau performa nama-nama potensial seperti Rafael Struick dan Ivar Jenner di Dewa United.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di panggung regional, Persib Bandung sukses mencuri perhatian publik usai meraih kemenangan krusial 1-0 atas FC Seoul pada laga perdana AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027.
Baca Juga
Kemenangan bersejarah di Korea Selatan tersebut tak hanya menyoroti rotasi penuh skuad Kim Ki-dong yang berakhir kegagalan, tetapi juga mendongkrak peringkat Indonesia di ranking kompetisi AFC.
Berikut rangkuman artikel terpopule VIVA Bola sepanjang Kamis, 17 September 2026:
Baca Juga
Photo :
Timnas Indonesia menghadapi persoalan serius menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Persiapan skuad Garuda terganggu badai cedera yang membuat sejumlah pemain harus menepi, sementara beberapa nama lainnya masih berpacu dengan waktu untuk pulih.
Situasi ini membuat pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, belum bisa mengunci komposisi akhir skuad. Padahal, turnamen semakin dekat dan Indonesia akan memulai perjuangan di kandang sendiri.
Herdman sebelumnya mengakui tim pelatih sudah memiliki gambaran besar mengenai pemain yang akan dibawa. Namun, cedera yang dialami sejumlah pemain dalam beberapa hari terakhir membuat proses finalisasi harus dilakukan lebih hati-hati.
Baca selengkapnya
Photo :
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Persaingan untuk masuk skuad Timnas Indonesia pada FIFA ASEAN Cup 2026 mulai menghangat. Sejumlah pemain disebut masih berada dalam pantauan John Herdman, termasuk dua nama dari Dewa United, Rafael Struick dan Ivar Jenner.
Informasi mengenai kedua pemain tersebut mencuat ketika persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap akhir. Struick menjadi salah satu nama yang cukup menarik perhatian karena sebelumnya disebut tidak terlalu masuk dalam radar tim kepelatihan Herdman. Namun, situasi itu disebut berubah setelah Struick memperlihatkan performa yang lebih menjanjikan bersama Dewa United pada awal Super League 2026/27.
Halaman Selanjutnya
Struick langsung mencuri perhatian pada pertandingan pembuka ketika Dewa United menghadapi Persik Kediri. Penyerang berusia 23 tahun itu mencetak gol melalui tembakan dari luar kotak penalti yang membantu Dewa United mengamankan kemenangan 1-0.
Jum'at, 18 September 2026, 00:30 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mempersilakan lembaga antirasuah menindak pejabat pemerintah jika ditemukan bukti sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan korupsi.
KPK menegaskan dukungan tersebut tetap harus berjalan beriringan dengan proses penegakan hukum yang berdasarkan alat bukti dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa sikap Presiden dipandang sebagai bentuk kepercayaan terhadap kerja lembaga antirasuah. KPK tetap akan menjalankan proses penindakan secara profesional dan independen berdasarkan bukti yang diperoleh dalam penyidikan.
Menurut KPK, pemberantasan korupsi tidak hanya berkaitan dengan penindakan terhadap individu yang diduga melakukan pelanggaran. Upaya tersebut juga berkaitan dengan pembangunan pemerintahan yang bersih dan penyelenggaraan pelayanan publik yang efektif.
Praktik korupsi dalam pelayanan publik, menurut KPK, dapat mengubah layanan yang seharusnya diberikan berdasarkan kebutuhan dan hak masyarakat menjadi layanan yang bergantung pada kemampuan atau kesediaan untuk membayar.
Kondisi tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan biaya yang harus ditanggung masyarakat. Korupsi juga dinilai berpotensi menguras keuangan negara, menurunkan kualitas pembangunan infrastruktur, menciptakan biaya ekonomi tinggi, serta mengganggu iklim usaha.
Karena itu, KPK menyatakan akan terus menjalankan tugas pemberantasan korupsi dengan mengedepankan bukti dan mekanisme hukum yang berlaku.
Pernyataan KPK tersebut merespons pernyataan Prabowo dalam program Prabowo Menjawab, Rabu (16/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menceritakan bahwa penyidik KPK pernah mendatanginya untuk menyampaikan informasi mengenai dugaan pelanggaran yang melibatkan seorang pejabat pemerintah.
Penyidik kemudian menanyakan mengenai penindakan terhadap pejabat tersebut. Prabowo menyatakan KPK dipersilakan melakukan tindakan hukum apabila memiliki bukti yang cukup.
Prabowo juga mengaitkan cerita tersebut dengan salah satu wakil menteri yang kemudian menghadapi proses hukum. Menurutnya, pejabat yang melakukan pelanggaran harus bertanggung jawab atas perbuatannya. Pernyataan tersebut telah diberitakan secara luas setelah disampaikan Prabowo pada 16 September.
Sikap tersebut juga disebut sejalan dengan pernyataan Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto terkait operasi tangkap tangan KPK di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Bambang menyatakan Presiden tidak mencampuri proses hukum dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Pemerintah juga meminta publik menunggu proses penyidikan sebelum menarik kesimpulan mengenai pihak-pihak yang terlibat.
Baca Juga: Temui Presiden Prabowo, TVS Siap Perluas Investasi dan Kembangkan Motor Listrik serta Etanol di Indonesia
Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dan melakukan penahanan untuk masa 20 hari pertama. Penyidikan kemudian berlanjut dengan penggeledahan di sejumlah lokasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN untuk mencari dan melengkapi alat bukti.
Bagi KPK, dukungan terhadap pemberantasan korupsi tidak cukup hanya melalui pernyataan politik. Penindakan tetap harus dilakukan berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.
Dengan prinsip tersebut, status seorang pejabat dalam struktur pemerintahan tidak menjadi penghalang bagi proses hukum apabila penyidik menemukan bukti yang memenuhi ketentuan. Penentuan ada atau tidaknya tindak pidana tetap menjadi bagian dari proses hukum yang harus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Jakarta (ANTARA) - Timnas bola basket putri Indonesia tidak ingin larut dalam euforia setelah mengalahkan Thailand 61-52 pada pertandingan Grup A Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Aichi International Arena, Kota Nagoya, Prefektur Aivhi, Jepang, Kamis.
Forward Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma menyatakan laga kontra Thailand telah menjadi salah satu target yang dibangun tim sejak masa persiapan, karena itu para pemain berusaha tampil maksimal sejak awal pertandingan untuk membalas kekalahan di SEA Games 2025 Thailand.
"Jadi kami datang ke pertandingan dengan motivasi memberikan yang terbaik dan ini (melawan Thailand) adalah pertandingan pertama kami," kata dia.
Pemain yang kerap disapa Ayu itu menyatakan timnya tidak ingin kehilangan fokus. Indonesia masih harus menghadapi China dalam laga selanjutnya, pada Senin (21/9).
Dia menilai tim perlu menjaga konsentrasi dan melakukan evaluasi. Baginya kemenangan atas Thailand hanya sebuah pijakan bagus untuk menghadapi tantangan berikutnya di multievent olahraga terbesar se-Asia itu.
Ayu mengapresiasi dukungan penyelenggara terhadap kebutuhan timnas selama berada di Nagoya. Selain itu dukungan masyarakat Indonesia yang hadir langsung turut memberikan pengalaman positif bagi para pemain.
Menurut Ayu, antusiasme penonton menjadi motivasi bagi tim untuk terus tampil maksimal. Dia berharap dukungan tersebut terus hadir sepanjang perjuangan Indonesia di Asian Games 2026.
Sebab, lawan berikutnya adalah China yang secara statistik jauh di atas Thailand maupun Indonesia. Sesuai pernyataan pelatih, tambah dia, laga itu dipastikan berlangsung lebih ketat dari sebelumnya.
Sementara itu, kemenangan tersebut menjadi modal positif bagi Indonesia dalam persaingan di Grup A Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Di grup tersebut, Indonesia tergabung bersama Thailand dan China.
Pewarta: Donny Aditra
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 dijadwalkan akan dimulai Jumat (18/9) dan termasuk menyajikan pertandingan Borneo FC vs Bali United hingga Persib Bandung bertamu ke markas Persijap Jepara.
Peringkat kedua musim lalu Borneo FC akan menjamu Bali United pada pekan ketiga BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9) pukul 15.30 WIB, demikian catatan I.League.
Borneo FC tengah mengusung misi bangkit setelah pada pertandingan menghadapi Dewa United harus menelan kekalahan 1-3 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (16/9).
Skuad Mauro Jeronimo kini dituntut untuk bangkit setelah hanya bisa mengemas satu kemenangan setelah melalui tiga pertandingan Super League musim ini.
Di sisi lain, Bali United tengah dalam tren meningkat berkat dua kemenangan beruntun pada dua pekan awal Super League mengalahkan PSS Sleman (2-1) dan Isenmulang FC (4-1).
Dua kemenangan tersebut mengantarkan Bali United kini menempati peringkat pertama klasemen sementara Super League dengan enam poin dari dua laga, unggul selisih gol dari Madura United dan Persija Jakarta di posisi kedua serta ketiga.
Sementara itu, juara bertahan Persib Bandung dijadwalkan bertamu ke markas Persijap Jepara pada pekan ketiga Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9) pukul 19.00 WIB.
Persib Bandung tengah berupaya melanjutkan tren positif karena pada Rabu (16/9) dapat mencetak kemenangan bersejarah di kandang klub Korea Selatan FC Seoul dengan skor tipis 1-0 pada ajang AFC Champions League (ACL) II.
Selain itu, kemenangan juga dibutuhkan Persib Bandung untuk mengangkat posisi mereka di klasemen sementara Super League, sekaligus menebus kekalahan dari Persija Jakarta, akhir pekan lalu.
Persijap Jepara sementara itu berada di situasi yang berbeda sebab pada dua pertandingan awal Super League musim ini selalu menelan kekalahan sehingga mereka belum memiliki poin sama sekali.
Laskar Kalinyamat harus takluk dengan skor 0-2 ketika bertandang ke markas Madura United, lalu menelan kekalahan tipis 0-1 saat menjamu Borneo FC, akhir pekan lalu.
Selain dua pertandingan itu, ada juga pertandingan lainnya seperti Arema FC vs Persik Kediri, Madura United vs PSIM Yogyakarta hingga Persija Jakarta vs Java United.
Berikut jadwal lengkap pekan ketiga BRI Super League 2026/2027:
(18/9/2026) Arema FC vs Persik Kediri 15.30 WIB
(18/9/2026) Madura United vs PSIM Yogyakarta 19.00 WIB
(19/9/2026) Persebaya Surabaya vs Garudayaksa FC 15.30 WIB
(19/9/2026) PSM Makassar vs Persita Tangerang 15.30 WIB
(19/9/2026) Bhayangkara FC vs Isenmulang FC 19.00 WIB
(19/9/2026) Persija Jakarta vs Java United 19.00 WIB
(20/9/2026) Borneo FC vs Bali United 15.30 WIB
(20/9/2026) Dewa United vs PSS Sleman 15.30 WIB
(20/9/2026) Persijap Jepara vs Persib Bandung 19.00 WIB.
Pewarta: Aldi Sultan
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menegaskan bahwa penguatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) menjadi kunci vital dalam mengendalikan kasus penyakit jantung sekaligus menekan beban pembiayaannya di Papua. Direktur Utama BPJS Kesehatan mengungkapkan data signifikan terkait layanan jantung di wilayah tersebut selama periode 2024 hingga 2026.
Berdasarkan data yang dimiliki BPJS Kesehatan, tercatat sebanyak 98.132 kasus layanan jantung telah dilayani di Papua sepanjang periode 2024 hingga 2026. Angka ini menunjukkan tingginya kebutuhan penanganan penyakit kardiovaskular di provinsi paling timur Indonesia tersebut.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, di Jayapura, Kamis, menyatakan bahwa banyaknya kasus penyakit jantung merupakan dampak dari faktor risiko yang tidak terkendali di hulu. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya penguatan pelayanan di tingkat FKTP sebagai garda terdepan.
"Banyak kasus penyakit jantung merupakan dampak faktor risiko yang tidak terkendali di hulu. Untuk itu, perlu penguatan pelayanan di tingkat FKTP," ujar Pujowaskito.
Menurut Pujowaskito, pengendalian penyakit jantung tidak hanya dilakukan ketika peserta membutuhkan pelayanan di rumah sakit. Upaya tersebut harus dimulai sejak tingkat pertama melalui penguatan upaya promotif dan preventif. BPJS Kesehatan mendorong transformasi layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care (VBHC).
Pendekatan ini menempatkan hasil kesehatan dan efisiensi biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar utama. Melalui pendekatan tersebut, upaya pencegahan dan pengendalian faktor risiko dapat diperkuat, antara lain melalui pengendalian tekanan darah dan gula darah, pemantauan HbA1C secara rutin, kepatuhan terhadap pengobatan, serta pengawasan peserta yang memiliki risiko tinggi.
"Pada tingkat rumah sakit, penerapan mutu berbasis hasil dilakukan melalui pengambilan keputusan terpadu oleh Heart Team, pemanfaatan Fractional Flow Reserve (FFR), hingga penanganan staged revascularization," jelas Pujowaskito.
Ia menambahkan, penerapan strategi tersebut juga diikuti dengan perubahan indikator evaluasi pelayanan. Evaluasi tidak lagi hanya melihat proses, tetapi lebih menekankan pada hasil dari tindakan medis yang diberikan kepada peserta. "Keberlanjutan JKN ditentukan oleh kemampuan menghasilkan kualitas kesehatan yang optimal bagi masyarakat," tegasnya.
Sebelumnya, BPJS Kesehatan telah menggelar kegiatan media workshop bertema "Kupas Tuntas Layanan Jantung dalam Program JKN: Dari Akses Pelayanan Berkualitas hingga Layanan Jantung Canggih bagi Peserta" yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (16/9).
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
Zainal Hasan
| 18 September 2026, 00:13 WIB

Pemain Timnas Indonesia berpose untuk promosi jersey ketiga mereka. Kiri-kanan: Shayne Pattynama, Rayhan Hannan, Sandy Walsh. X/Timnas Indonesia.
AKURAT.CO, Timnas Indonesia kini memiliki pilihan jersey ketiga setelah apparel asal Spanyol sponsor mereka, Kelme, resmi meluncurkan seragam terbaru pada Kamis (17/9/2026).
Jersey tersebut hadir dengan warna biru muda yang berbeda dari warna utama pada seragam kandang dan tandang Timnas Indonesia. Desainnya turut dihiasi motif bunga melati yang disusun secara vertikal di bagian depan jersey.
Peluncuran jersey ketiga ini dilakukan menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Adapun turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Indonesia pada 24 September hingga 5 Oktober 2026 dengan Jakarta dan Bandung menjadi lokasi pertandingan.
Dalam desainnya, Kelme mengangkat unsur laut sebagai salah satu elemen utama. Pemilihan tersebut berkaitan dengan karakter Indonesia sebagai negara kepulauan sekaligus simbol penghubung antardaerah di Tanah Air.
Baca Juga: Kelme Resmi Luncurkan Jersey Baru Timnas Indonesia, Termasuk Kostum Futsal
Warna biru muda yang digunakan juga disebut memiliki makna kepercayaan dan harmoni. Sementara itu, motif bunga melati dipilih karena merupakan salah satu simbol nasional Indonesia.
Ada hal menarik dari penggunaan motif melati pada jersey tersebut. Kelme tidak menampilkan bunga yang sudah mekar, melainkan menggunakan bentuk kuncup sebagai bagian dari desain.
Menurut Kelme, kuncup melati menggambarkan proses pertumbuhan. Filosofi tersebut dikaitkan dengan perjalanan sepakbola Indonesia yang masih terus berkembang menuju pencapaian yang lebih besar.
“Melalui peluncuran jersey ketiga ini, kami mengangkat dua elemen yang menjadi representasi semangat Kelme bersama Timnas Indonesia," kata International Sales Director Kelme, Violet Wu
"Mengombinasikan unsur desain kuncup bunga melati sebagai puspa bangsa yang mewakili kesucian dan kemurnian sekaligus juga menggambarkan progres akan kuncup bunga hingga menjadi bunga melati.
“Hal tersebut selaras dengan semangat ber-progress atau resilience Kelme untuk dapat tumbuh kembang bersama dengan Timnas Indonesia."
CNN Indonesia
Jumat, 18 Sep 2026 00:12 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus mengatakan pemerintah menargetkan tidak ada lagi kematian akibat dengue pada 2030. Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Kesehatan tengah menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Pengendalian Dengue 2026-2029.
Kata dia, pengendalian dengue perlu dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pencegahan, penguatan surveilans, deteksi dini, hingga tata laksana klinis. Upaya tersebut juga membutuhkan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.
"Pemerintah berkomitmen penuh mencapai Zero Dengue Deaths 2030 melalui penguatan upaya pengendalian dengue yang terintegrasi dan berkelanjutan. Upaya pencegahan dengue harus dipandang sebagai investasi bagi kesehatan masyarakat dan ketahanan bangsa, bukan sekadar biaya yang harus ditanggung," kata Benjamin dalam keterangan yang disampaikan KOBAR Lawan Dengue, Kamis (17/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, RAN Pengendalian Dengue 2026-2029 akan menjadi pedoman bersama untuk memperkuat surveilans, pencegahan, deteksi dini, tata laksana klinis dengue, serta kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan sektor.
Dengue masih menjadi salah satu persoalan kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat 2024 sebagai tahun dengan jumlah kasus dengue tertinggi yang pernah dilaporkan secara global. Sebagai negara tropis dengan kondisi hiperendemis, Indonesia juga menghadapi risiko penularan dengue sepanjang tahun.
Besarnya persoalan dengue tidak hanya terlihat dari jumlah kasus dan kematian, tetapi juga dampaknya terhadap sistem kesehatan dan keluarga. Studi Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan (Pusat KPMAK) Universitas Gadjah Mada memperkirakan beban ekonomi dengue di Indonesia mencapai US$550,9 juta atau hampir Rp9 triliun pada 2024.
Studi tersebut juga memperkirakan lebih dari dua juta kunjungan rawat inap akibat dengue. Pada pasien yang mendapatkan jaminan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), biaya medis langsung diperkirakan mencapai sekitar Rp3 triliun.
Pilihan Redaksi
Namun, perlindungan JKN tidak serta-merta menghilangkan seluruh beban yang ditanggung keluarga. Pasien dan keluarga masih menghadapi biaya di luar tagihan medis, seperti transportasi, konsumsi, akomodasi pendamping, serta kehilangan pendapatan selama menjalani perawatan.
Peneliti senior UGM Diah Ayu Puspandari mengatakan beban tersebut menunjukkan bahwa dengue memberikan dampak yang lebih luas dari sekadar persoalan biaya pengobatan.
"Temuan kami menegaskan bahwa dengue menimbulkan beban ekonomi nasional yang besar, menyentuh sistem pembiayaan kesehatan sekaligus keuangan keluarga Indonesia. Yang penting dicermati, JKN belum menghapus beban ekonomi di tingkat rumah tangga," ujarnya.
Diah mengatakan pasien yang tercakup JKN masih harus mengeluarkan biaya mandiri rata-rata Rp1,09 juta hingga Rp1,33 juta per episode. Sementara pada pasien tanpa asuransi, pengeluaran tersebut diperkirakan mencapai Rp4,27 juta hingga Rp5,60 juta per episode.
Menurut dia, kondisi tersebut dapat memberikan tekanan lebih besar kepada keluarga berpenghasilan rendah. Karena itu, pencegahan dengue dinilai penting bukan hanya untuk menekan angka kesakitan, tetapi juga mengurangi tekanan ekonomi yang muncul ketika seseorang terinfeksi.
Ketua KOBAR Lawan Dengue, Suir Syam mengatakan dengue sebenarnya dapat dikendalikan apabila berbagai pihak terlibat dalam upaya pencegahan.
"Dengue masih menjadi persoalan kesehatan yang serius karena setiap tahun masih merenggut nyawa, tetapi ini bukan penyakit yang tidak dapat dikendalikan," kata Suir.
Ia mengajak pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat memperkuat upaya pencegahan dengue. Menurutnya, pengendalian tidak cukup hanya dilakukan ketika seseorang sudah terinfeksi.
"Melalui momentum ASEAN Dengue Day 2026, kami mengajak pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, dunia usaha, media, organisasi masyarakat sipil, dan seluruh masyarakat untuk membangun gerakan nasional melawan dengue melalui pencegahan, deteksi dini, pengendalian vektor, inovasi kesehatan, dan edukasi yang berkelanjutan," ujarnya.
Sejumlah intervensi dapat dilakukan untuk memutus rantai penularan dengue. Salah satunya melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus, yakni menguras dan membersihkan tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
Selain itu, pengendalian vektor juga dapat diperkuat dengan inovasi seperti teknologi Wolbachia. Penguatan surveilans, sistem peringatan dini, deteksi kasus, serta tata laksana pasien juga menjadi bagian penting untuk menekan risiko dengue.
Vaksinasi dengue juga dapat menjadi salah satu instrumen tambahan dalam strategi pencegahan. Studi analisis efektivitas biaya dari Center for Child Health (CCHPRO) Universitas Gadjah Mada menunjukkan vaksinasi dengue pada anak usia sekolah berpotensi menjadi intervensi yang hemat biaya.
Studi tersebut memproyeksikan program vaksinasi dapat mencegah sekitar 1,1-1,3 juta tahun hidup sehat yang hilang atau disability-adjusted life years (DALY) akibat dengue selama periode 20 tahun. Suir mengatakan berbagai inovasi tersebut perlu dipandang sebagai bagian dari pendekatan pencegahan yang lebih luas.
"Kabar baiknya, upaya pencegahan dengue kini semakin kuat. Selain edukasi, deteksi dini, dan pengendalian vektor, Indonesia juga memiliki berbagai inovasi kesehatan, termasuk Wolbachia dan vaksinasi dengue, yang dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi pencegahan yang lebih luas," katanya.
Menurut Suir, hasil studi mengenai beban ekonomi dan efektivitas biaya pencegahan menunjukkan pentingnya mengubah cara pandang terhadap dengue. Pencegahan tidak hanya berkaitan dengan menghindari penyakit, tetapi juga dapat mengurangi tekanan terhadap keluarga dan sistem kesehatan.
"Ini saatnya kita melihat pencegahan sebagai investasi, bukan sekadar biaya," ujarnya.
(tis/tis)