Gorontalo (ANTARA) - Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, untuk memperluas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke wilayah 3T.
Idah yang juga Ketua Satgas MBG Provinsi Gorontalo mengatakan terdapat sekitar 600 calon penerima manfaat di Pinogu yang menantikan layanan MBG.
“Kami juga menyampaikan permohonan dari Bapak Gubernur. Ada satu wilayah di Provinsi Gorontalo, yaitu di Pinogu, Kabupaten Bone Bolango, kebetulan pak gubernur dan jajaran OPD seminggu kemarin baru balik dari sana. Itu termasuk wilayah terluar, cukup jauh, dan jalurnya sangat ekstrem. Tetapi kami ingin di sana juga hadir SPPG,” ujar Idah di Gorontalo, Sabtu.
Menurut Idah, kondisi geografis Pinogu menjadi salah satu tantangan dalam menghadirkan layanan MBG. Namun, pemerintah daerah tetap mengupayakan agar masyarakat di wilayah tersebut memperoleh manfaat program.
Pemerintah Provinsi Gorontalo, kata dia, membuka peluang bagi investor, tokoh masyarakat, maupun pelaku usaha untuk mendukung pembangunan SPPG di Pinogu.
“Jadi, kami bermohon sekiranya ada investor, tokoh, atau pengusaha yang bisa membuka peluang tersebut di Kecamatan Pinogu,” katanya.
Ia mengatakan sebelumnya sudah ada investor yang berminat membuka layanan SPPG di Pinogu. Namun, rencana tersebut belum berlanjut setelah investor bersangkutan mengundurkan diri.
Idah menilai Pinogu memiliki potensi bahan pangan lokal yang dapat mendukung penyediaan makanan untuk SPPG, terutama dari sektor pertanian, peternakan, dan persawahan.
“Karena di Pinogu itu ada sekitar 600 calon penerima manfaat yang selama ini menunggu kapan mereka bisa mendapatkan MBG. Kalau dilihat dari potensi daerahnya, hasil tanamannya bagus dan subur. Di sana juga ada peternakan dan persawahan yang cukup banyak,” jelasnya.
Menurut Idah, pemanfaatan bahan pangan lokal untuk kebutuhan SPPG tidak hanya mendukung pemenuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Ia mengatakan perluasan layanan SPPG ke wilayah 3T diharapkan dilakukan secara bertahap untuk menjangkau masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan.
“Nanti akan ada 20 dapur SPPG 3T direncanakan akan beroperasi untuk memperluas jangkauan layanan MBG di wilayah-wilayah yang membutuhkan. Kita doakan bersama semua segera action,” pungkasnya.
Sebelumnya, SPPG 3T di Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga Puncak, Kabupaten Gorontalo, diresmikan sebagai salah satu lokasi perluasan layanan MBG di wilayah 3T.
SPPG Dulamayo Selatan pada tahap awal melayani sekitar 446 penerima manfaat dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, serta kelompok B3.
Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.