Skema Tadpole Disorot, Transparansi Jadi Kunci Pelindungan Konsumen - Keuangan Katadata.co.id

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Industri pinjaman daring (pindar) terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang cepat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiayaan fintech peer-to-peer (P2P) lending mencapai Rp105,63 triliun per Juli 2026, tumbuh 24,76% secara tahunan.

Di tengah pertumbuhan tersebut, transparansi menjadi bagian penting dalam pelindungan konsumen. Informasi mengenai biaya, manfaat ekonomi, tenor hingga struktur pembayaran perlu diketahui peminjam sebelum menyetujui pendanaan.

Dalam model bisnis pindar, penyelenggara mempertemukan pemberi dana atau lender dengan penerima dana atau borrower. Lender dalam industri pindar berasal dari individu yang memenuhi ketentuan dalam SEOJK Nomor 19/SEOJK.06/2025 atau lender institusi seperti perbankan.

Laporan OJK per April 2026 menyebut 75,59% pendanaan pindar berasal dari lender perbankan. Model bisnis ini membuat informasi yang dimiliki platform dan konsumen dapat berbeda, terutama ketika produk memiliki struktur biaya dan pembayaran yang kompleks. 

Berbeda dengan perbankan, kredit pindar tidak menerapkan mekanisme agunan kepada borrower sehingga risiko dikelola melalui instrumen tunggal suku bunga.

Dalam riset Segara Research Institute pada Juni-Juli 2025 yang melibatkan 2.119 responden di 20 kabupaten/kota pada tujuh provinsi, sebanyak 29,37% responden memilih pindar sebagai sumber pembiayaan utama karena kemudahan dan kecepatan akses yang diberikan, menjadikannya opsi terbanyak kedua setelah pinjaman ke keluarga.

OJK telah mengatur transparansi melalui POJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) dan POJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.

Terbaru, OJK melalui surat nomor S-299/PL.12/2026 tertanggal 31 Agustus 2026 meminta penyelenggara pindar memperkuat transparansi informasi melalui Ringkasan Informasi Pendanaan LPBBTI.

Dalam peraturan terbarunya tersebut, OJK menyoroti terkait isu transparansi antara penyelenggara dan peminjam, khususnya perihal pemahaman penerima dana atas informasi pendanaan sebelum memberikan persetujuan. 

Oleh sebab itu, diperlukan penguatan mekanisme penyampaian informasi untuk memberikan kemudahan bagi konsumen dalam memperoleh, membaca, dan memahami informasi mengenai pendanaan.

Melalui ketentuan tersebut, OJK menyoroti pemahaman penerima dana terhadap informasi pendanaan sebelum memberikan persetujuan. Penguatan mekanisme penyampaian informasi dinilai diperlukan agar konsumen lebih mudah memperoleh, membaca, dan memahami informasi mengenai pendanaan.

Berbeda dengan aturan sebelumnya yang mengatur transparansi pada level prinsip dan kewajiban umum, ketentuan terbaru tersebut mengoperasionalkan kewajiban itu melalui format baku berupa RIP (Ringkasan Informasi Pendanaan) LPBBTI. Informasi tersebut wajib ditampilkan kepada konsumen selama sekurang-kurangnya 5 detik dan hanya dapat ditutup melalui tindakan klik oleh konsumen, sebelum transaksi dilakukan.

Format baku tersebut diminta memuat informasi yang berkaitan dengan pendanaan, termasuk total kewajiban, biaya, tenor, frekuensi pembayaran dan besaran angsuran. Dengan demikian, konsumen diharapkan memiliki gambaran mengenai kewajiban yang akan ditanggung sebelum mengambil keputusan pembiayaan.

Penguatan transparansi tersebut berjalan beriringan dengan perhatian OJK terhadap struktur cicilan yang dinilai perlu diawasi.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan pihaknya telah membatasi praktik skema pembayaran Tadpole yang dilakukan oleh penyelenggara pindar sebagai bagian dari upaya perlindungan konsumen. 

Agusman menjelaskan skema Tadpole hanya dapat dilakukan sepanjang memenuhi ketentuan batasan manfaat ekonomi, aspek transparansi, serta kualitas pendanaan TWP90 kurang dari 5%. 

Dalam aspek transparansi, penyelenggara wajib menyampaikan informasi secara lengkap kepada Penerima Dana dan Pemberi Dana sehingga para pihak memahami dan menyepakati skema pembayaran angsuran dengan jumlah besar pada periode awal atau front-loaded installments. 

“OJK telah menerapkan langkah mitigasi dengan menetapkan batas maksimum manfaat ekonomi serta mewajibkan penyelenggara pindar melakukan penilaian kelayakan kredit secara memadai, termasuk memperhatikan repayment capacity, debt to income ratio, dan eksposur pendanaan Penerima Dana di penyelenggara lain. Pengaturan tersebut diharapkan dapat mendorong praktik usaha pindar yang lebih sehat, berkelanjutan, serta sejalan dengan prinsip kehati-hatian dan pelindungan konsumen,” ujar Agusman pada Desember 2025 lalu.

Senior Economist Prasasti Research sekaligus pengamat ekonomi, Piter Abdullah, mengatakan transparansi diperlukan untuk membedakan struktur pembayaran yang lazim dengan pola yang berpotensi merugikan konsumen. Menurutnya, penjelasan mengenai suatu produk juga harus sesuai dengan pelaksanaannya di lapangan.

"Harus ada transparansi terkait produk-produk dari pindar dan bagaimana produk itu dieksekusi. Banyak produk yang penjelasannya bagus, tapi eksekusinya buruk,” katanya.

Piter menilai persoalan transparansi tidak hanya terjadi pada industri pindar. Produk perbankan maupun asuransi juga kerap menghadapi keluhan serupa yang kemudian dikaitkan dengan rendahnya literasi keuangan masyarakat.

Karena itu, menurut dia, regulasi perlu disusun dengan bahasa yang mudah dipahami. Informasi mengenai produk dan kewajiban pembayaran juga perlu disampaikan secara sederhana agar konsumen dapat mengambil keputusan dengan pemahaman yang memadai.

Ketika Cicilan Besar di Awal

Perhatian terhadap transparansi kembali muncul seiring pembahasan mengenai struktur pembayaran yang dikenal sebagai skema Tadpole atau skema kecebong.

Anggota Komisi XI DPR, Harris Turino, menilai kemudahan akses pinjaman online perlu diikuti tanggung jawab penyelenggara dan regulator untuk memastikan produk ditawarkan secara transparan, adil, dan tidak mengeksploitasi masyarakat yang sedang membutuhkan dana.

“Skema Tadpole itu adalah kewajibannya dari pinjaman itu di awal dibebankan besar sekali, baru kemudian di belakangnya kecil. Saya melihat persoalan ini bukan semata-mata soal pinjaman online saja, tetapi persoalan perlindungan konsumen dan integritas dari industri jasa keuangan,” ucap Harris dalam keterangannya, dikutip Rabu (16/9).

Skema Tadpole merujuk pada pola pembayaran dengan porsi cicilan lebih besar pada awal tenor, kemudian mengecil pada periode berikutnya. Dalam riset Segara Research Institute ditemukan sejumlah kasus di mana porsi pembayaran pada cicilan pertama mencapai 50%-75% dari total pinjaman.

Sebagai gambaran, seseorang mengambil pinjaman dengan pokok Rp1 juta dan bunga Rp300 ribu sehingga total kewajibannya Rp1,3 juta. Dalam tiga kali pembayaran, kewajiban tersebut dapat dibagi tidak merata, misalnya Rp900 ribu pada cicilan pertama, Rp300 ribu pada cicilan kedua, dan Rp100 ribu pada cicilan ketiga.

Pola tersebut membuat sebagian besar kewajiban dibayarkan pada awal tenor. Bagi penyelenggara, mekanisme ini dapat mengurangi risiko kerugian apabila peminjam gagal bayar pada akhir periode. Namun, dari sisi peminjam, beban pembayaran menjadi lebih berat pada awal masa pinjaman.

Riset Segara Research Institute menunjukkan kondisi keuangan peminjam menjadi konteks penting. Sebanyak 73,5% responden memilih pindar lantaran kecepatan pencairan dana. Kondisi tersebut dapat membuat struktur cicilan dan biaya kurang diperhatikan ketika keputusan peminjaman dibuat.

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda memandang, pola pembayaran seperti Tadpole dapat meningkatkan tekanan bagi peminjam.

“Skema tadpole sudah dibatasi oleh OJK karena memang tidak fair terhadap borrower. Borrower ketika meminjam ya sudah pasti karena tidak mempunyai uang di awal. Ketika harus membayar lebih besar di awal, maka yang didapatkan akan relatif lebih sedikit,” ulas Nailul.

Menurut dia, skema tersebut dapat digunakan penyelenggara untuk menekan risiko gagal bayar pada akhir tenor. Namun, risiko tersebut semestinya juga diantisipasi melalui sistem penilaian kredit yang lebih prudent.

“Jika skema Tadpole tidak dipakai, industri pindar kan tidak ada masalah juga dengan skema biasa. Justru saya pribadi melihat ada tekanan ke platform untuk membuat sistem credit scoring yang lebih prudent,” katanya.

Nailul juga menekankan pentingnya transparansi mengenai bunga dan biaya pinjaman. Konsumen perlu mengetahui seluruh komponen biaya dan kewajiban pembayaran sebelum menyetujui pinjaman.

Sorotan terhadap Tadpole kemudian berkembang di ruang publik, termasuk melalui media sosial. Istilah tersebut juga kerap disebut sebagai “tenor 14 hari” oleh sebagian masyarakat. 

Di platform Instagram, misalnya, akun @manangsoebeti_official yang cukup aktif mengangkat isu terkait pindar dalam beberapa kontennya. Ia mengeluhkan praktik skema tadpole yang dilakukan para pelaku pindar legal, yang mana menurutnya lebih banyak merugikan konsumen. 

Sejumlah warganet pun ramai menuliskan keluhannya di kolom komentar dalam unggahan akun @manangsoebeti_official. “Rata2 kejebak di sistemnya awalnya satu untuk lunasi 1 aplikasi , eh malah jd banyak krn di iklan dan sistemnya bener2 menjebak masyarakat. Akhirnya galbay (gagal bayar) juga,” tulis warganet. 

Keluhan tersebut menggambarkan persoalan yang dapat muncul ketika konsumen harus menanggung pembayaran dalam jumlah besar pada tahap awal. 

Jika kemampuan membayar tidak mencukupi, konsumen berpotensi mencari pinjaman baru untuk menutup kewajiban sebelumnya. Kondisi ini dapat menciptakan pola gali lubang tutup lubang, terlebih jika pinjaman baru yang diambil kembali menggunakan skema pembayaran serupa.

Siklus demikian akan membuat beban kewajiban konsumen semakin bertambah dan meningkatkan risiko terjebak dalam utang yang berlapis.

Skema Tadpole Berpotensi Melebihi Batas Manfaat Ekonomi

Persoalan tersebut juga berkaitan dengan ketentuan batas maksimum manfaat ekonomi OJK. Untuk pendanaan konsumtif dengan tenor sampai enam bulan, batas maksimum manfaat ekonomi ditetapkan sebesar 0,3% per hari, sedangkan untuk tenor di atas enam bulan sebesar 0,2% per hari.

Dalam skema Tadpole, mayoritas kewajiban dibebankan pada cicilan awal. Struktur seperti ini perlu dilihat bersama komponen bunga dan biaya lainnya karena akumulasi manfaat ekonomi yang dikenakan kepada peminjam tetap harus berada dalam batas yang ditetapkan OJK.

Jika perhitungannya tidak sesuai ketentuan, pola pembayaran tersebut berpotensi membuat manfaat ekonomi yang ditanggung peminjam melampaui batas maksimum.

Manfaat ekonomi mencakup bunga, margin, bagi hasil, biaya administrasi, komisi, platform fee atau ujrah, serta biaya lainnya sesuai ketentuan. Karena itu, penilaian terhadap skema Tadpole tidak cukup hanya melihat besarnya cicilan pada awal tenor, tetapi juga perlu memperhitungkan seluruh biaya dan kewajiban yang dibebankan kepada peminjam.

Untuk itu, masyarakat, khususnya konsumen pindar juga perlu mencermati seluruh informasi pinjaman termasuk struktur cicilan sehingga dapat merencanakan keuangan dengan lebih baik dan terhindar dari biaya tersembunyi ataupun skema tadpole.

Puan Optimistis Medali Indonesia Terus Bertambah di Asian Games

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Lebih lanjut, Puan meminta Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan kontingen Indonesia terpenuhi selama pertandingan di Jepang. Menurutnya, atlet harus dapat berkonsentrasi menghadapi kompetisi tanpa dibebani persoalan dukungan, kepastian penghargaan, maupun masa depannya setelah pertandingan berakhir.

“Dukungan kepada atlet tidak boleh hanya hadir ketika mereka berdiri di podium. Negara harus menyertai perjalanan mereka sejak pembinaan, masa kompetisi, pemulihan cedera, sampai memperoleh kepastian pendidikan dan karier setelah tidak lagi bertanding,” ujar Puan.

Puan lantas mendorong agar setiap capaian di Asian Games menjadi dasar memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan.

“Cabang yang berhasil meraih medali perlu dijaga kesinambungan regenerasinya, sedangkan cabang yang belum mencapai sasaran harus memperoleh evaluasi dan dukungan yang membangun, bukan penilaian yang mematahkan semangat atlet,” papar Puan.

Puan juga menekankan agar perhatian turut diberikan kepada bibit-bibit atlet dari berbagai daerah.

“Karena talenta olahraga nasional tidak hanya lahir dari kota besar. Negara harus membuka kesempatan yang adil agar anak-anak berpotensi dari wilayah kepulauan, perbatasan, dan pelosok dapat ditemukan, dibina, serta memperoleh fasilitas yang layak,” ujar Puan.

Di sisi lain, Puan menegaskan bahwa penghargaan kepada atlet berprestasi harus diberikan secara tepat waktu, adil, dan disertai jaminan keberlanjutan.

“Prestasi mereka membawa nama Indonesia dan menumbuhkan kebanggaan nasional sehingga Negara berkewajiban memastikan perjuangan tersebut memberikan kepastian bagi kehidupan mereka,” jelas Puan.

Puan memastikan DPR akan terus mendukung kebijakan yang memperkuat pembinaan atlet serta ekosistem olahraga nasional.

“Pengawasan akan diarahkan agar dukungan Negara benar-benar sampai kepada atlet dan menghasilkan pembinaan yang berkesinambungan,” terang cucu Bung Karno tersebut.

“Medali adalah capaian yang membanggakan, tetapi warisan terbesarnya adalah lahirnya sistem yang membuat semakin banyak anak Indonesia percaya bahwa bakat, kerja keras, dan prestasi mereka mempunyai masa depan. Mari kita terus mendukung seluruh atlet Indonesia hingga pertandingan Asian Games di Jepang berakhir nanti,” pungkas Puan.

Pemkab Bantul distribusikan bahan seragam sekolah untuk 25.498 siswa

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Pemkab Bantul distribusikan bahan seragam sekolah untuk 25.498 siswa

Senin, 21 September 2026 17:41 WIB

Image Print

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat secara simbolis menyerahkan bantuan bahan seragam sekolah kepada salah satu siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (21/9/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai mendistribusikan bantuan berupa kain bahan seragam sekolah untuk 25.498 siswa baru jenjang SD dan SMP baik negeri maupun swasta.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih secara simbolis membagikan bahan seragam tersebut kepada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bantul, khususnya untuk setelan seragam hari Senin dan Selasa.

"Dulu harapan saya itu tidak hanya seragam hari Senin dan Selasa ini. Tapi bisa seluruh setelan seragam," kata Bupati Halim saat hadir di SMP Negeri 1 Bantul, Senin.

Namun, lanjut Halim, rencana pengadaan bantuan bahan seragam yang mencakup seluruh setelan seragam tersebut tidak dapat dilaksanakan karena adanya efisiensi anggaran.

"Setelah dihitung kebutuhan seluruh seragam, ndilalah (kebetulan) kok ya ada efisiensi, ada pemotongan Transfer Ke Daerah (TKD), akhirnya nggak kuat kita," ujarnya.

Oleh karena itu Pemkab Bantul pada tahun ini hanya dapat memberikan bantuan berupa bahan setelan seragam hari Senin dan Selasa yang ditujukan untuk jenjang SD dan SMP.

"Tapi saya minta kepada dinas, ini tidak hanya untuk SD-SMP, tapi madrasah juga harus mendapatkan bagian. Makanya, saya juga titip kepada Kemenag, fasilitas dan kerja samanya," kata Bupati Halim.

Dalam kesempatan tersebut ia juga meminta maaf karena distribusi bantuan seragam sekolah mengalami keterlambatan dari rencana awal yang dapat didistribusikan sebelum siswa masuk sekolah.

"Karena ini pengalaman pertama kita dan dinas belum pernah melakukan pengadaan barang kain seragam seperti ini," ujarnya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran agar pada tahun-tahun berikutnya proses distribusi bahan seragam sekolah dapat dilakukan lebih awal.

"Sehingga saat PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), saat anak-anak kita masuk untuk pertama kalinya, terutama yang kelas satu SD, SMP, MI, MTs, itu bisa dibagikan secara lebih awal gitu," ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul Titik Sunarti Widyaningsih menambahkan program pengadaan bahan seragam tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Bantul tahun anggaran 2026.

"Untuk jenjang SD, kain seragam diperuntukkan bagi murid kelas 1 SD, baik negeri, swasta, dan madrasah ibtidaiyah, baik negeri maupun swasta, sebanyak 12.333 murid dan pagu anggaran sekitar Rp2,1 miliar," katanya.

Sedangkan untuk jenjang SMP dan MTs, lanjutnya, sebanyak 13.165 murid kelas VII mendapatkan bantuan bahan seragam sekolah dengan pagu anggaran sekitar Rp2,3 miliar.

"Sumber data jumlah murid penerima kami susun berdasarkan hasil SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tahun 2026 pada masing-masing satuan pendidikan dan madrasah," ujarnya.

Menurutnya, program tersebut ditujukan untuk mendukung layanan pendidikan, khususnya meringankan beban orang tua atau wali murid dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.

"Harapannya bisa memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan berpihak kepada murid," katanya.

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Kemenhut: 1.532 hotspot terdeteksi hingga 20 September, Kalteng terbanyak

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Kemenhut: 1.532 hotspot terdeteksi hingga 20 September, Kalteng terbanyak

Senin, 21 September 2026 17:41 WIB

Image Print

Kebakaran lahan di kawasan jalan lintas Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama, Kalimantan Tengah, sekitar pukul 23.57 WIB, Jumat (11/8/2026). ANTARA/Dokumentasi Pribadi.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melaporkan saat ini terdapat 1.532 titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di sejumlah provinsi, naik dibandingkan kondisi pada Sabtu (19/9).

Dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi menyampaikan pemerintah terus memperkuat upaya penanganan karhutla, terutama di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatera Selatan (Sumsel).

"Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, hingga Minggu (20/9) pukul 23.59 WIB, secara nasional terdeteksi 1.532 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence, meningkat 209 titik dibandingkan 1.323 titik pada Sabtu (19/9)," kata Ristianto.

Data sampai dengan 20 September 2026 memperlihatkan Kalteng memiliki 968 hotspot, Sumsel 285 hotspot, Kalimantan Barat (Kalbar) 98 hotspot, Kalimantan Selatan (Kalsel) 39 hotspot, Jambi 26 hotspot, dan Riau satu hotspot.

Dia menjelaskan Kalteng masih menjadi wilayah dengan hotspot high confidence terbanyak di antara enam provinsi prioritas, meskipun jumlahnya mulai menurun dibandingkan sehari sebelumnya.

Pada saat yang sama peningkatan cukup signifikan di Sumsel menjadi perhatian dalam penentuan prioritas operasi.

"Kementerian Kehutanan kembali menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit dan tidak dapat langsung disamakan dengan satu kejadian kebakaran maupun luas area yang terbakar,” katanya.

Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot, lanjutnya, sehingga seluruh indikasi tetap diverifikasi melalui pemeriksaan di lapangan dan kondisi aktual di lapangan.

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura kapan di FIFA ASEAN Cup 2026? - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Bandung (ANTARA) - Timnas Indonesia akan berlaga pada turnamen internasional FIFA ASEAN Cup 2026 yang dimulai dari akhir September hingga awal Oktober mendatang.

Pada turnamen tersebut, Indonesia menghuni Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Indonesia menjadi tuan rumah Divisi 1, dengan Grup A dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sementara Grup B yang dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Dikutip dari Instagram resmi timnas Indonesia, Jumat, laga pembuka tim Garuda pada babak grup FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai pada Jumat 25 September saat mereka menjamu Singapura pukul 20.00 WIB.

Setelah laga itu, pasukan John Herdman menghadapi Malaysia pada Senin 28 September dan kemudian Bangladesh pada Kamis 1 Oktober. Dua laga ini dihelat pukul 19.30 WIB.

Pada FIFA ASEAN Cup, setiap tim bertemu satu kali, dengan juara grup akan bertemu di babak final, sementara runner-up grup akan memainkan laga perebutan tempat ketiga.

Laga puncak turnamen ini digelar pada Senin 5 Oktober di SUGBK pukul 20.00 WIB, sedangkan laga perebutan tempat ketiga dimainkan sebelumnya di tempat yang sama pukul 16.00 WIB.

Sebagai kompetisi baru FIFA, FIFA ASEAN Cup menghadirkan panggung kompetitif baru bagi sepak bola ASEAN sekaligus memperkuat hubungan sepak bola antarnegara di kawasan. Statusnya sebagai kompetisi resmi FIFA juga memberikan nilai dan gengsi tersendiri.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan kepercayaan FIFA kepada Indonesia merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi sepak bola nasional.

"Ini benar-benar program FIFA. Bahkan, bisa dikatakan, FIFA ASEAN Cup sebagai salah satu ajang terbesar FIFA setelah Piala Dunia. Artinya, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, DKI Jakarta dan Jawa Barat sehingga persiapan terkait aspek teknis penyelenggaraan benar-benar ditangani dengan serius sebagai tuan rumah," ujar Erick, dikutip dari laman resmi PSSI.

Berikut jadwal lengkap timnas Indonesia di babak grup FIFA ASEAN Cup 2026:

  • Jumat (25/9) Indonesia vs Singapura, pukul 20.00 WIB
  • Senin (28/9) Indonesia vs Malaysia, pukul 19.30 WIB
  • Kamis (1/10) Indonesia vs Bangladesh, pukul 19.30 WIB
  • Senin (5/10) Perebutan tempat ketiga, pukul 16.00 WIB
  • Final, pukul 20.00 WIB

Baca juga: FIFA ASEAN Cup 2026: Kejutan! Shayne Pattynama dapat panggilan susulan Timnas Indonesia

Pewarta: Antaranews
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Timnas Indonesia Harus Waspada! Singapura Punya Senjata Mematikan untuk FIFA ASEAN Cup 2026

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Senin, 21 September 2026 - 17:41 WIB

VIVA – Timnas Indonesia harus mewaspadai Singapura pada pertandingan perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. The Lions tidak datang ke Jakarta hanya dengan mengandalkan nama-nama baru, tetapi membawa sejumlah pemain yang sudah memiliki pengalaman menghadapi skuad Garuda.

Baca Juga

Indonesia akan menjamu Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, 25 September 2026. Pertandingan tersebut menjadi laga pembuka kedua tim di turnamen FIFA ASEAN Cup 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Singapura punya modal dari pertemuan terakhir dengan Indonesia. Kedua tim bermain imbang 1-1 pada ASEAN Hyundai Cup 2026. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Singapura mampu membuat Indonesia kesulitan, meski komposisi kedua tim kali ini mengalami perubahan.

Baca Juga

Pelatih Gavin Lee mempertahankan sebagian besar pemain yang sebelumnya tampil di ASEAN Hyundai Cup 2026. Hariss Harun menjadi sosok paling berpengalaman dengan 155 caps bersama Singapura.

Di lini depan, The Lions juga memiliki pemain yang sudah akrab dengan pertandingan internasional. Faris Ramli mencatat 92 caps dan 15 gol, sedangkan Shawal Anuar telah mengoleksi 58 penampilan dengan 20 gol.

Baca Juga

Nama yang paling dekat dengan Indonesia adalah Ilhan Fandi. Penyerang berusia 24 tahun itu pernah mencetak gol ke gawang Garuda dalam pertemuan terakhir kedua tim yang berakhir 1-1.

Komposisi tersebut membuat Singapura memiliki pengalaman yang cukup untuk menghadapi tekanan di SUGBK. Selain itu, mereka juga memiliki dua pemain yang berkarier di luar negeri, yakni Safuwan Baharudin yang memperkuat Selangor FC dan Harhys Stewart yang bermain untuk Chiangrai United.

Bisa Andalkan Serangan Balik

Dengan Indonesia berstatus tuan rumah dan memiliki sejumlah pemain yang berkarier di Eropa, Singapura berpotensi tidak mengambil pendekatan terbuka sepanjang pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serangan balik dapat menjadi salah satu senjata yang berbahaya bagi The Lions. Indonesia kemungkinan lebih banyak memegang inisiatif permainan, sementara Singapura bisa mencari ruang ketika pemain Garuda kehilangan bola.

Situasi tersebut perlu diantisipasi karena Indonesia memiliki banyak pemain yang terbiasa bermain di level kompetisi luar negeri. Kevin Diks, Calvin Verdonk, Dean James, Elkan Baggott, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, Ole Romeny, dan Luke Vickery merupakan bagian dari skuad yang tersedia untuk John Herdman.

Halaman Selanjutnya

Indonesia juga memiliki Maarten Paes dan Emil Audero sebagai opsi di bawah mistar, sementara lini tengah dihuni Thom Haye, Ivar Jenner, Jordi Amat, serta sejumlah pemain yang memperkuat klub domestik.

Resep Sambal Kecap Saus Tiram yang Gurih Pedas Segar

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated

Perbesar

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated

Liputan6.com, Jakarta Kalau kamu mencari resep sambal kecap saus tiram yang praktis tapi hasilnya bikin nambah nasi, panduan ini pas untukmu. Sambal ini memadukan pedas segar cabai rawit, manis legit kecap, dan gurih khas saus tiram dalam satu mangkuk kecil yang menggoda. Uniknya, kamu tidak butuh ulekan, kompor, atau keahlian khusus untuk membuatnya, cukup mengiris lalu mencampur.

Secara sederhana, sambal kecap saus tiram adalah sambal segar berbasis kecap manis yang diperkaya rasa umami dari saus tiram. Sambal kecap sudah lama jadi pelengkap wajib di meja makan Indonesia, mulai dari sate, ikan bakar, sampai aneka seafood. Tambahan saus tiram membuat versi standarnya terasa naik kelas karena ada kedalaman gurih yang biasanya hanya kamu dapat dari masakan tumisan.

Di panduan ini kamu akan menemukan takaran yang pas, urutan mencampur yang benar, sampai trik supaya sambal tidak cepat berair. Semuanya ditulis langkah demi langkah agar bisa langsung kamu coba sore ini.

Sekilas tentang Sambal Kecap Saus Tiram

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated

Perbesar

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated

Sambal kecap masuk keluarga sambal segar atau sambal mentah, yaitu sambal yang bahannya tidak dimasak melainkan cukup dicampur. Kunci rasanya ada pada kecap manis kental yang di Indonesia umumnya dibuat dengan pemanis gula aren atau gula kelapa, sehingga warnanya gelap dengan rasa manis-gurih yang khas. Irisan cabai rawit, bawang merah, tomat, dan perasan jeruk limau melengkapinya dengan tekstur renyah serta aroma yang tajam menyegarkan.

Pembeda utama versi ini terletak pada saus tiram. Saus tiram merupakan saus yang dibuat dari sari tiram dimasak hingga mengental, sehingga menghasilkan rasa gurih umami yang pekat. Begitu dicampur ke sambal kecap, saus tiram menambah lapisan savory yang tidak dimiliki sambal kecap polos, sekaligus membuat rasa sambal terasa lebih bulat dan mantap di lidah.

Jangan menyamakan sambal ini dengan sambal matah khas Bali yang mengandalkan serai, bawang, dan siraman minyak panas, atau dengan kecap cocol biasa yang hanya berisi kecap plus irisan cabai. Sambal kecap saus tiram punya karakter tersendiri, pedas segar sekaligus gurih, dan paling nikmat disantap saat baru dibuat.

Kapan sambal ini paling cocok disajikan

Contoh sederhananya, bayangkan sepiring ikan nila goreng panas yang disiram sesendok sambal ini, gurihnya langsung berlipat. Sambal kecap saus tiram serbaguna, cocok untuk ikan bakar, ayam goreng, sate kambing, tahu dan tempe, hingga seafood rebus seperti cumi atau udang. Rasa gurih-manisnya juga pas menemani nasi putih hangat, apalagi saat cuaca sedang dingin.

Bahan-bahan

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated

Perbesar

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated

Bahan utama

  • 8 buah cabai rawit merah, iris halus
  • 12 buah cabai rawit hijau, iris halus
  • 4 butir bawang merah, iris tipis
  • 1 buah tomat, buang bijinya, potong dadu kecil

Bumbu dan saus

  • 100 ml kecap manis
  • 2 sdm saus tiram
  • 2 buah jeruk limau, ambil airnya

Cara Membuat Sambal Kecap Saus Tiram

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated

Perbesar

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated
  1. Cuci bersih cabai rawit merah dan hijau, lalu iris halus menyerong supaya rasa pedasnya keluar merata.
  2. Iris tipis bawang merah dan potong tomat berbentuk dadu kecil setelah bijinya dibuang agar sambal tidak berair.
  3. Masukkan irisan cabai rawit merah dan hijau ke dalam mangkuk, aduk hingga tercampur rata.
  4. Tambahkan bawang merah dan tomat, aduk perlahan supaya potongan tetap utuh dan tidak hancur.
  5. Tuang kecap manis, lalu peras air jeruk limau ke dalam campuran, aduk hingga kecap menyelimuti seluruh bahan.
  6. Masukkan saus tiram, aduk kembali sampai warna sambal merata dan aromanya harum segar.
  7. Cicipi rasanya, lalu diamkan sekitar 5 menit agar bumbu meresap dan rasa menyatu.
  8. Pindahkan ke mangkuk saji dan sajikan bersama lauk favoritmu selagi segar.

Tips agar Hasil Maksimal

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated

Perbesar

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated
  • Pilih cabai segar: cabai yang mengkilap dengan tangkai masih hijau menandakan baru dipetik sehingga rasa pedasnya lebih hidup.
  • Gunakan pisau tajam: mengiris cabai dan bawang dengan pisau tajam mencegah sel bahan hancur, sehingga sambal tidak cepat berair dan tidak berbau langu.
  • Buang biji tomat: biji dan cairan tomat membuat sambal encer, jadi sisihkan supaya tekstur tetap kental dan pekat.
  • Perhatikan kualitas saus tiram: pilih produk berbahan sari tiram asli agar rasa gurihnya benar-benar keluar, bukan sekadar asin.
  • Seimbangkan rasa: karena kecap manis dan saus tiram sudah manis dan asin, cicipi dulu sebelum menambahkan garam atau gula supaya tidak berlebihan.

Variasi dan Substitusi Sambal Kecap Saus Tiram

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated

Perbesar

Resep Sambal Kecap Saus Tiram/AI Generated

Versi ekstra pedas

Kalau kamu penggemar rasa membara, tambah jumlah cabai rawit atau sisipkan beberapa cabai rawit oranye yang lebih menyengat. Perbanyak porsi cabai merah dan kurangi cabai hijau supaya warna sambal makin merah menggoda.

Versi tanpa saus tiram

Buat kamu yang vegetarian atau menghindari seafood, ganti saus tiram dengan saus tiram vegetarian berbahan jamur yang rasa umaminya mirip. Takarannya sama, sekitar 2 sdm, dan hasil akhirnya tetap gurih tanpa kehilangan karakter.

Versi jeruk nipis

Jeruk limau kadang sulit ditemukan di pasar. Kamu bisa menggantinya dengan air perasan jeruk nipis, pakai sedikit lebih banyak karena aromanya tidak setajam limau, lalu tambahkan bertahap sambil dicicipi.

Cara menyimpan agar tetap enak

Sambal kecap saus tiram paling nikmat disantap segar karena tekstur cabainya masih renyah. Kalau ada sisa, simpan dalam wadah kedap udara di kulkas dan habiskan dalam 1-2 hari, sebab lewat dari itu cabai dan bawang mulai layu serta sambal cenderung berair. Aduk kembali sebelum disajikan dan cicipi untuk memastikan rasanya masih pas.

Membuat sambal kecap saus tiram sesederhana mengiris bahan segar lalu mencampurnya dengan kecap dan saus tiram, tetapi hasilnya sanggup mengubah lauk biasa jadi santapan yang bikin ketagihan. Selama kamu memakai cabai segar, menjaga tekstur tetap kental, dan menyajikannya selagi baru, sambal ini hampir mustahil gagal. Siapkan bahannya, aduk, dan nikmati pedas gurihnya bersama keluarga di rumah.

Pertanyaan dan Jawaban Singkat Seputar Resep Sambal Kecap Saus Tiram

1. Apa bahan utama untuk membuat sambal kecap saus tiram?

Bahan utamanya adalah kecap manis, saus tiram, cabai, bawang merah, dan tomat sesuai selera.

2. Apakah sambal kecap saus tiram harus dimasak?

Tidak harus. Bahan dapat langsung dicampur, sehingga praktis dibuat sebagai sambal pendamping.

3. Bagaimana membuat sambal kecap saus tiram tidak terlalu pedas?

Kurangi jumlah cabai dan tambahkan kecap manis agar rasanya lebih seimbang.

4. Sambal kecap saus tiram cocok disajikan dengan apa?

Sambal ini cocok sebagai pendamping ikan bakar, ayam bakar, sate, tahu, tempe, hingga aneka gorengan.

5. Bagaimana cara menyimpan sambal kecap saus tiram?

Simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan sebaiknya dikonsumsi dalam waktu singkat agar rasanya tetap segar.

MirantiAlieza Nurulita

Miranti, Alieza NurulitaTim Redaksi

Share

Copy Link

Batalkan

Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Saeful Anwar

| 21 September 2026, 17:40 WIB

Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta

Jaksa menuntut mantan Anggota Komisi V DPR yang juga Bupati Pati nonaktif, Sudewo, dengan hukuman 8 tahun 6 bulan penjara atas dua perkara korupsi. - Foto: Akurat.co

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pendukung Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjaga ketertiban dan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.

Imbauan tersebut disampaikan KPK menyusul situasi ricuh setelah sidang pembacaan tuntutan terhadap Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (21/9/2026).

Dalam persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Sudewo dengan pidana 8 tahun 6 bulan penjara.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, tuntutan terhadap Sudewo tidak disusun secara sembarangan. Menurutnya, tuntutan merupakan hasil dari proses pembuktian yang berlangsung selama persidangan.

"Kami mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan tetap menghormati jalannya persidangan sehingga seluruh rangkaian sidang dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar," jelasnya, kepada wartawan di Jakarta.

Baca Juga: Sudewo Didakwa dalam Tiga Perkara Korupsi

Budi memastikan bahwa Jaksa menyusun tuntutan dengan mempertimbangkan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan. Termasuk keterangan para saksi dan alat bukti yang telah diuji di hadapan majelis hakim.

"Kami tegaskan bahwa tuntutan tersebut disusun berdasarkan hasil proses pembuktian yang telah berlangsung di persidangan," katanya.

Budi menjelaskan, fakta hukum yang muncul selama persidangan menjadi salah satu dasar bagi jaksa dalam menyusun tuntutan terhadap terdakwa.

"Dengan demikian, tuntutan merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang konstruksinya didasarkan pada fakta persidangan dan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.

KPK juga meminta seluruh pihak menyerahkan proses penilaian terhadap perkara tersebut kepada majelis hakim.

Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperingatkan perbankan untuk mempertimbangkan kemampuan bayar debitur dan potensi peningkatan risiko kredit ketika menyesuaikan suku bunga kredit, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan (KE PBKN) OJK Dian Ediana Rae mengatakan, sampai dengan periode Juli 2026, suku bunga perbankan melanjutkan peningkatan
mengikuti pergerakan BI Rate.

Secara kumulatif pada periode April s.d. Juli 2026, BI Rate meningkat sebesar 100 bps. Hal ini diikuti kenaikan rata-rata tertimbang suku bunga DPK rupiah sebesar 19 bps dan peningkatan terbatas suku bunga kredit rupiah sebesar 15 bps.

"Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa transmisi kenaikan BI rate ke suku bunga kredit berlangsung secara bertahap," sebagaimana dikutip dari jawaban tertulis, Senin, (21/9/2026).

Dian menilai, penetapan suku bunga pada masing-masing bank sangat bergantung pada strategi masing-masing bank serta struktur biaya yang dimiliki khususnya terkait dengan biaya dana (Cost of Fund /CoF). Dalam kondisi suku bunga global dan BI rate yang meningkat, penyesuaian suku bunga perbankan pada dasarnya merupakan respons terhadap perubahan biaya pendanaan dan kondisi pasar.

"Dalam prosesnya, perbankan diharapkan agar mempertimbangkan kemampuan bayar debitur dan potensi peningkatan risiko kredit apabila penyesuaian suku bunga kredit dilakukan terlalu cepat dan tinggi," tegasnya.

Dengan begitu, bank diharap dapat menjaga keseimbangan antara pengelolaan biaya pendanaan, kualitas aset, dan keberlanjutan penyaluran kredit. Selain itu, bank perlu mengoptimalkan strategi pendanaan mereka, terutama dengan meningkatkan porsi dana murah (low-cost funding).

Upaya ini dinilai penting untuk menciptakan fleksibilitas dalam penetapan suku bunga kredit, sekaligus menjaga daya saing dan profitabilitas di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

OJK senantiasa mengimbau bank untuk melakukan penyesuaian suku bunga secara bertahap dan terukur, agar tetap selaras dengan dinamika pasar serta menjaga stabilitas rasio keuangan. Selanjutnya, perbankan juga diminta untuk tetap menjaga transparansi dan perlindungan konsumen dalam menyampaikan informasi terkait produk perbankan.

Bank diharapkan menjaga keterbukaan dalam komunikasi produk, termasuk struktur biaya dan risiko, guna memastikan bahwa nasabah dapat mengambil keputusan finansial secara bijak dan berdasarkan informasi yang memadai.

Sebagai gambaran, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan pada Juli 2026 mencapai Rp9.135 triliun, tumbuh 13,58% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan ini meningkat dibandingkan Juni 2026 yang sebesar 12,67% yoy.

Namun, ekspansi kredit tersebut belum menunjukkan tekanan berarti terhadap kualitas aset. Rasio NPL gross tercatat 2,10%, hanya sedikit meningkat dari 2,09% pada Juni 2026.

Sementara NPL net justru membaik menjadi 0,81% dari 0,82%. Loan at Risk (LAR) juga turun menjadi 8,39% dari 8,47% pada bulan sebelumnya.

(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]

Pemkab Bantul tingkatkan aspek pendidikan untuk cetak SDM cerdas

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Pemkab Bantul tingkatkan aspek pendidikan untuk cetak SDM cerdas

Senin, 21 September 2026 17:40 WIB

Image Print

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat menghadiri acara Bantul Creative Expo 2026 di Kompleks Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (1/8/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus berupaya meningkatkan berbagai aspek pendukung pendidikan bagi siswa maupun sekolah di wilayah setempat untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang cerdas.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Senin, mengatakan pendidikan merupakan bagian dari urusan wajib dasar dalam otonomi daerah yang harus terus didukung dan menghasilkan kemajuan.

"Dari sisi sarana prasarana, kesejahteraan guru, dan output yang paling penting adalah meningkatnya kualitas sumber daya manusia anak-anak kita," katanya.

Menurut dia, dukungan pemerintah dalam bidang pendidikan dapat dirasakan, di antaranya melalui aspek kesejahteraan guru yang salah satu fungsi Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) adalah mengakomodasi kebutuhan personalia.

"Bantul merupakan salah satu daerah yang memiliki BOSDA terbanyak di Indonesia, karena madrasah pun di Bantul ini juga mendapatkan bantuan BOSDA dari pemerintah daerah," ujarnya.

Ia berharap keberadaan BOSDA di seluruh sekolah SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, dapat menyeimbangkan kemampuan keuangan di masing-masing sekolah sekaligus digunakan untuk memberikan insentif kepada guru.

"Itu untuk mengapresiasi keistiqomahan guru-guru kita, maka kita juga memberikan insentif terutama bagi guru-guru swasta dan terus kita perbaiki, baik jumlahnya, caranya maupun sistemnya," katanya.

Namun, menurut dia, peningkatan kualitas SDM melalui bidang pendidikan di Bantul perlu dilakukan bersama oleh pemerintah maupun masyarakat.

"Outputnya adalah anak-anak Bantul yang semakin hebat, baik dari sisi kecerdasan intelektual maupun kecerdasan emosional," ujarnya.

Ia menyebut pendidikan mampu membentengi anak dari budaya yang tidak baik, seperti tawuran, perundungan, kekerasan, dan kenakalan remaja lainnya.

"Di luar ini masih ada yang namanya kecerdasan spiritual yaitu kecerdasan anak-anak berhubungan dengan Tuhan, ini juga sangat berpengaruh terhadap karakter, terhadap perilaku mereka," katanya.

Upaya tersebut, lanjutnya, sesuai dengan rencana kerja pendidikan, yakni terwujudnya anak-anak Bantul yang cerdas, berakhlak mulia, berkepribadian Indonesia, dan berbudaya istimewa sebagai bagian dari DIY.

Halim juga menyampaikan beberapa prestasi dalam sektor pendidikan di Bantul, salah satunya posisi Bantul yang menduduki peringkat empat nasional dalam kemampuan akademik siswa SD maupun SMP.

"Ini sesuai dengan rilis yang disampaikan oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) serta BPS (Badan Pusat Statistik) bahwa Kabupaten Bantul ini menempati ranking empat juga dalam kualitas sumber daya manusia tingkat nasional," ujarnya.

Menurut dia, capaian tersebut menambah kepercayaan diri siswa di Bantul agar tidak ragu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.

"Kita harus memiliki cita-cita, jangan hanya ranking empat, tapi ranking satu nasional itu harus terus kita perjuangkan," katanya.

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026