Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:36 WIB
Jakarta, VIVA – Jennifer Coppen tengah jadi perbincangan hangat setelah namanya disebut dalam laporan dugaan kasus penipuan investasi emas. Kasus yang dilaporkan disebut melibatkan 85 korban dengan total kerugian mencapai Rp25 miliar.
Baca Juga
Di tengah sorotan itu, Jennifer menyampaikan klarifikasi mengenai hubungannya dengan brand yang pernah menggunakan jasanya sebagai brand ambassador. Ia mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut telah berakhir pada Juni 2026, setelah dirinya menerima keluhan pelanggan terkait pelayanan dan pemenuhan pesanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lantas, apa saja fakta mengenai keterkaitan nama Jennifer Coppen dengan kasus ini? Berikut rangkumannya berdasarkan pernyataan Jennifer dan keterangan kuasa hukum korban.
Baca Juga
Dalam pernyataan resminya, Jennifer menjelaskan bahwa ia mulai bekerja sama dengan brand tersebut pada Kamis, 8 Januari 2026. Hubungan profesional itu dijalankan berdasarkan kontrak yang mengatur tugasnya sebagai brand ambassador.
Baca Juga
Tanggung jawab Jennifer, menurut penjelasannya, mencakup kegiatan promosi, pembuatan konten, serta menghadiri acara sesuai kesepakatan. Ia menegaskan bahwa perannya terbatas pada aktivitas tersebut dan bukan sebagai pengelola perusahaan.
Salah satu poin yang disoroti dalam klarifikasi Jennifer adalah pengakuannya bahwa ia sempat menerima keluhan dari sejumlah pelanggan. Keluhan itu berkaitan dengan pelayanan dan pemenuhan pesanan, yang kemudian menimbulkan kekhawatiran terhadap kelanjutan kerja samanya dengan brand tersebut.
“Namun, setelah berjalan selama beberapa bulan, saya menerima keluhan dari sejumlah pelanggan terkait pelayanan dan pemenuhan pesanan. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi saya terhadap keberlangsungan kerja sama,” jelasnya Jennifer Coppen yang dikutip dari Instagramnya pada Sabtu (10/10/26).
Jennifer menyebut persoalan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan profesional dengan perusahaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jennifer mengungkapkan bahwa kontrak awalnya direncanakan berlangsung hingga 2027. Namun, kerja sama itu berakhir lebih awal setelah berjalan selama beberapa bulan.
Ia dan pihak brand disebut sepakat mengakhiri kerja sama pada Jumat, 19 Juni 2026. Dengan demikian, aktivitas profesional Jennifer sebagai wajah promosi brand tersebut telah dihentikan sebelum kasus dugaan penipuan investasi emas ini menjadi sorotan luas.
Halaman Selanjutnya
Keputusan tersebut menjadi bagian penting dari klarifikasi yang disampaikan Jennifer untuk menjelaskan status hubungannya dengan perusahaan.