Basarnas: 232 korban KMP Mutiara Santosa 2 dievakuasi lima meninggal - ANTARA News Jambi

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Surabaya (ANTARA) - Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan sebanyak 232 korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur, berhasil dievakuasi hingga Minggu pukul 18.00 WIB, dengan 227 orang selamat dan lima meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan proses evakuasi dilakukan oleh unsur SAR gabungan bersama sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Data sementara hingga pukul 18.00 WIB, total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 232 orang, terdiri atas 227 selamat dan lima meninggal dunia," kata Nanang di Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan, korban paling banyak dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar, yakni 111 orang yang terdiri atas 109 korban selamat dan dua meninggal dunia.

Kapal tersebut, lanjutnya, sedang menuju Surabaya dan diperkirakan tiba sekitar pukul 21.00 WIB untuk melakukan intercept dengan KN SAR 249 Permadi.

Selain itu, TB Hasnur 26 mengevakuasi 66 korban yang terdiri atas 65 selamat dan satu meninggal dunia, Transco Arafura mengevakuasi 17 korban selamat, sedangkan KM Meratus Project 3 mengevakuasi 14 korban yang terdiri atas 13 selamat dan satu meninggal dunia.

Sementara itu, Prakarsa Mas mengevakuasi tujuh korban selamat, SC Aila XVII mengevakuasi tujuh korban selamat, Selaras Mas mengevakuasi tujuh korban selamat yang sedang menuju Surabaya, British Mentor mengevakuasi dua korban selamat, sedangkan Alcon Daniel membawa satu korban meninggal dunia.

Nanang mengatakan sejumlah kapal yang masih membawa korban, yakni TB Hasnur 26, Transco Arafura, KM Meratus Project 3, SC Aila XVII, dan Alcon Daniel, masih menunggu proses penjemputan oleh unsur SAR.

Dalam operasi tersebut, Basarnas mengerahkan KN SAR 249 Permadi, RIB 01 Sumenep, serta melibatkan KRI Nala 363 (Armada II) bersama kapal-kapal niaga yang berada di sekitar lokasi.

Di antaranya Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, Transco Arafura, Meratus Project 3, Prakarsa Mas, SC Aila XVII, Alcon Daniel, Selaras Mas, dan British Mentor untuk mempercepat penyelamatan korban.

Baca juga: Basarnas kerahkan KN Permadi evakuasi KMP Mutiara Santosa 2

Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Dispar DIY menilai karya seniman neurodivergen bagian ekonomi kreatif

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Dispar DIY menilai karya seniman neurodivergen bagian ekonomi kreatif

Minggu, 2 Agustus 2026 23:06 WIB

Image Print

Pengunjung mengamati karya pada pameran Jejak Warna di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (2/8/2026). ANTARA/Rahid Putra Laksana

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai karya seniman neurodivergen yang dipamerkan dalam "Jejak Warna" di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta merupakan subsektor ekonomi kreatif yang berpotensi terus dikembangkan.

"Jadi hasil karya yang hari ini ditampilkan ini merupakan bagian dari subsektor ekonomi kreatif," kata Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata DIY Iwan Pramana saat menghadiri pembukaan pameran Jejak Warna di GIK UGM Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, pengembangan ekonomi kreatif di DIY berlandaskan kreativitas dengan prinsip inklusivitas sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan mengembangkan potensinya.

"Jadi kami di ekonomi kreatif itu juga melibatkan teman-teman baik yang difabel ataupun adik-adik autis ini juga menjadi bagian dari kami," katanya.

Ia mengatakan karya para seniman neurodivergen tidak hanya berpotensi berkembang pada subsektor seni rupa, tetapi juga berpeluang dikembangkan pada subsektor ekonomi kreatif lain seperti seni pertunjukan dan musik, seiring terbukanya ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan kreatif.

"Kami berharap dapat berkolaborasi dengan Creative for Autism (C4A) maupun Pesona Autistik Indonesia (PAI) agar seniman neurodivergen dapat dilibatkan dalam berbagai pameran dan kegiatan ekonomi kreatif yang diselenggarakan pemerintah daerah bisa menghadirkan adik-adik ini di kegiatan kami," katanya.

Pameran Jejak Warna berlangsung pada 2 hingga 8 Agustus 2026 di GIK UGM dengan menghadirkan 46 karya dari 32 seniman neurodivergen.

Selain pameran lukisan, kegiatan tersebut juga diisi bazar karya, talkshow, dan layanan konseling bagi keluarga dengan anak neurodivergen.

Ketua panitia Adriana mengatakan neurodiversitas merupakan konsep yang menekankan keberagaman cara kerja otak manusia sehingga individu neurodivergen memiliki cara berpikir, berkomunikasi, dan memproses informasi yang berbeda.

"Pesan di balik neurodiversitas bukan berfokus pada ketidakmampuan, tetapi pada perbedaan kemampuan," katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai neurodiversitas sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi individu neurodivergen untuk berpartisipasi dalam dunia seni maupun kehidupan bermasyarakat.

Salah seorang orang tua seniman peserta pameran asal Mojokerto Dezy Lyzawaty mengatakan keikutsertaan anaknya dalam pameran tersebut menjadi penyemangat bagi keluarganya untuk terus mendukung proses berkarya.

Menurut dia karya pertama anaknya yang dipamerkan pada kegiatan serupa tahun lalu berhasil terjual sehingga semakin memotivasi keluarganya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Saya pulang membawa semangat dan energi untuk terus berjuang buat Dani," katanya.

Dezy berharap semakin banyak orang tua anak neurodivergen memperoleh semangat untuk terus mendampingi putra-putrinya mengembangkan bakat melalui ruang-ruang kreatif seperti pameran tersebut.

Pengunjung mengamati karya pada pameran Jejak Warna di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (2/8/2026). Pameran tersebut menghadirkan 46 karya dari 32 seniman neurodivergen, yakni individu dengan autisme, ADHD, disleksia, dispraksia, dan kondisi neurologis lainnya, sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat tentang neurodiversitas sekaligus menegaskan seni sebagai ruang yang inklusif bagi setiap individu. ANTARA FOTO/Rahid Putra Laksana. (ANTARA FOTO/Rahid Putra Laksana)

Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto dan Rahid Putra Laksana
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Piala Presiden dan Cek Raksasa untuk Pahlawan Sepak Bola Indonesia

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Sore itu langit Surabaya terasa lebih teduh dari biasanya. Angin berhembus pelan menyisir pohon di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8). Kursi-kursi terisi, kamera berjejer, namun yang menjadi pusat perhatian bukan jajaran pejabat yang duduk di barisan depan, melainkan nama-nama lama yang nyaris tenggelam oleh waktu.

Piala Presiden 2026 sudah sepekan lebih digelar di Kota Surabaya. Tapi, sebelum berlanjut ke babak semifinal dan berpindah kota lain, penyelenggara memilih untuk lebih dulu menoleh ke belakang.

Mereka mengingat orang-orang yang dulu berlari di bawah terik matahari, berkeringat demi lambang Garuda di dada. Tiga nama pelatih legendaris dihadirkan kembali dalam ingatan kolektif sore itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Redaksi

  • Shin Tae Yong Bisa Panen Pujian Jika Persija Kalahkan Persib
  • Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Resmi Naik Jadi Rp8 Miliar
  • Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Tanpa Penonton

Nama pertama yang disebut adalah Bertje Matulapelwa, salah satu pelatih lokal terbaik dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Di tangannya, Timnas Indonesia melangkah hingga babak semifinal Asian Games 1986. Setahun berselang, mimpi itu berlanjut ketika Indonesia menjuarai Piala Kemerdekaan 1987. Namun puncak dari perjalanan itu ialah pencapaian medali emas SEA Games 1987.

Kisah berikutnya adalah tentang perjalanan milik Marundung Basri. Sebelum ia dikenal sebagai legenda di pinggir lapangan, ia dulu adalah seorang pelari cepat di tengah lapangan hijau, mengenakan seragam Timnas selama lebih dari satu dekade.

Semangatnya ikut mengantar Indonesia merebut juara Pesta Sepak Bola Merdeka Games tahun 1969, sebuah gelar yang menjadi penanda awal kiprahnya di level tertinggi.

Namun ceritanya tidak berhenti di situ. Ketika masa bermainnya usai, ia berpindah ke sisi lain lapangan, dari pemain menjadi arsitek permainan.

Ia membentuk sebuah tim yang kelak dijuluki The Dream Team, juara Perserikatan yang disegani. Bersama Niac Mitra, ia tiga kali mengangkat trofi juara. Ia juga yang memberi Arema gelar pertamanya, membawa PSM kembali berbicara di partai final, dan mengantar Merah Putih pulang membawa medali perunggu SEA Games 1989.

Nama ketiga yang dikenang sore itu adalah Sinyo Aliandoe. Menjadi Pelatih Timnas Indonesia, ia nyaris membawa Garuda menembus panggung Piala Dunia 1986. Timnya juara grup, melangkah hingga ke final kualifikasi Asia, sebuah pencapaian yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu momen terdekat Indonesia dengan mimpi tampil di pentas sepak bola dunia.

[Gambas:Instagram]

Tiga kisah itu, tiga perjalanan panjang yang penuh keringat dan pengabdian, akhirnya dihidupkan kembali di Surabaya sore itu. Untuk mengenang dan menghargai kontribusi luar biasa mereka, panitia Piala Presiden 2026 menyerahkan penghargaan berupa jersey Piala Presiden 2026 dan giant check senilai Rp100 juta untuk masing-masing legenda.

Sayang, keluarga Sinyo Aliandoe dan Bertje Matulapelwa tidak bisa hadir langsung karena berada jauh dari Surabaya. Penghargaan untuk keduanya pun diterima secara simbolis oleh keluarga Marundung Basri, dan bakal disampaikan oleh panitia ke pihak keluarga masing-masing.

Yang membuat momen ini terasa lebih haru, Marundung Basri sendiri baru saja berpulang, tak sampai dua minggu sebelum acara penghargaan ini digelar. Undangan yang seharusnya dihadiri langsung oleh sang pelatih legendaris, terpaksa harus diwakili oleh putra tertuanya, Ahmad Ridwan Basri.

"Saya sebagai anak tertua mewakili almarhum Bapak Marundung Basri yang beliau berpulang kurang lebih 10 hari yang lalu yaitu tepatnya tanggal 23 Juli 2026 hari Kamis ba'da subuh, menjelang umur 84 tahun," kata Ridwan.

Ia kemudian menjelaskan bahwa kehadirannya di panggung itu bukan hanya mewakili keluarga besar Muhammad Basri, tetapi juga keluarga dua legenda lain yang berhalangan hadir. Dia pun mengucapkan banyak terima kasih kepada penyelenggara Piala Presiden 2026.

"Kami mewakili mengucapkan terima kasih terutama yang sebesar-besarnya kepada Bapak Maruarar Sirait sebagai steering committee, juga kepada dari Bapak Presiden Prabowo, dan juga terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Ketua PSSI sebagai induk organisasi dan kepada Bapak Wali Kota kami mengucapkan terima kasih. Semoga ini sebagai cambuk juga buat yang lainnya untuk bisa lebih berprestasi, klub-klub lokal," ucapnya.

Suasana yang sempat syahdu itu kemudian berubah menjadi lebih hangat ketika Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan sambutan singkat sebagai tuan rumah. Ia menyampaikan rasa terima kasih karena Surabaya dipercaya menjadi kota pembuka gelaran Piala Presiden 2026, sekaligus menitipkan harapan agar babak semifinal dan final turnamen mendatang juga digelar di kotanya.

Eri kemudian berbicara dengan nada yang lebih reflektif, membawa hadirin masuk ke dalam renungan tentang makna menghargai, jasa dan sejarah, sebuah tema yang jarang terdengar di tengah hiruk-pikuk seremoni olahraga.

"Bagaimana menghormati orang? Bagaimana menghargai orang yang pernah mengangkat nama sebuah kota? Nama yang selalu indah apalagi nama negara. Bagaimana orang yang berjasa tidak pernah dilupakan karena negara itu akan menjadi negara yang hebat," kata Eri.

Ia melanjutkan dengan sebuah pernyataan yang terasa seperti inti dari seluruh acara sore itu, tentang hubungan antara kebesaran sebuah bangsa dan caranya memperlakukan sejarah.

"Karena negara itu akan menjadi negara yang hebat ketika negara itu tidak pernah melupakan sejarah, dan orang itu tidak akan pernah menjadi orang hebat kalau orang itu selalu melupakan sejarah," katanya.

"Maka saya yakin Piala Presiden akan terus berjaya dan Piala Presiden ini akan memberi contoh kebaikan. Hari ini pun sudah diberikan bagaimana contoh kebaikan itu menghormati para pelatih, menghormati orang yang berjasa untuk membawa nama Indonesia harum di kancah internasional," tutur Eri, disambut anggukan dari beberapa hadirin.

Bersambung ke halaman berikutnya...

Haru dan Suara Bergetar dari Legenda Indonesia usai Terima Apresiasi dari Piala Presiden BACA HALAMAN BERIKUTNYA


HALAMAN:

UGM Yogyakarta mulai implementasi program di desa wisata binaan Bakti BCA

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

UGM Yogyakarta mulai implementasi program di desa wisata binaan Bakti BCA

Minggu, 2 Agustus 2026 23:04 WIB

Image Print

Empat Tim Pemenang Genera-Z Berbakti Siap Mengabdi di Desa – Tim Universitas Indonesia (paling kiri), tim Universitas Gadjah Mada (kedua dari kiri), Entertainer & Sociopreneur Cinta Laura (ketiga dari kiri), Duta Bakti BCA Nicholas Saputra (tengah), Ilmuwan dan wirausahawan sosial Tri Mumpuni (ketiga dari kanan), tim Universitas Padjadjaran (UNPAD) (kedua dari kanan), dan tim Universitas Airlangga (paling kanan), pada babak final Genera-Z Berbakti 2026. (ANTARA/HO-BCA)

Yogyakarta (ANTARA) - Tim Laskar Selasik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sebagai salah satu dari empat pemenang Genera-Z Berbakti 2026 mulai mengimplementasikan program di Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang merupakan desa wisata binaan Bakti BCA.

Genera-Z Berbakti 2026 memasuki babak baru. Setelah rangkaian seleksi, bootcamp, hingga babak final yang kompetitif, empat tim terbaik telah terpilih sebagai pemenang program call for proposal mahasiswa yang diselenggarakan Bakti BCA ini. Selanjutnya, para pemenang akan mengimplementasikan gagasan secara langsung di desa wisata binaan Bakti BCA, dengan rincian sebagai berikut:

1. Tim Laskar Selasik (UGM) di Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung;
2. Tim Mega Lestari (UNPAD) di Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur;
3. Tim Amerta Pertiwi (UNAIR) di Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo;
4. Tim Katalis (UI) di Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon.

Duta Bakti BCA sekaligus panelis Genera-Z Berbakti 2026, Nicholas Saputra mengatakan, keempat pemenang menawarkan solusi yang patut dinanti implementasinya di desa tujuan masing-masing.

"Kami harap seluruh kampus terpilih bisa memetakan persoalan dan menawarkan solusi yang relevan di lapangan. Semoga seluruh pemenang semakin memahami kebutuhan masyarakat ketika sudah berada di lapangan, sehingga dapat menentukan prioritas dan menyempurnakan program masing-masing," kata Nicholas.

Sebelum berangkat ke desa tujuan, pemenang Genera-Z Berbakti 2026 mengikuti bootcamp untuk mendapatkan pembekalan seperti pemetaan kebutuhan masyarakat, perencanaan program, team building, pengolahan data, hingga pengetahuan tentang health, safety, and environment.

Salah satu anggota tim UGM, Fauzyiah, menyebut bootcamp menjadi pengalaman untuk memperkuat kesiapan timnya sebelum terjun langsung ke masyarakat. "Bootcamp ini sangat membantu kami untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mengingatkan bahwa sebagai generasi muda kami harus terus belajar, mengembangkan keterampilan, dan tetap on track terhadap tujuan yang ingin dicapai," kata perempuan yang akrab disapa Uzi.

Anggota tim UNAIR, Usamah, menganggap pembekalan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai makna pengabdian. "Kami harus memahami persoalan dari sudut pandang masyarakat dan membangun perubahan bersama mereka, bukan datang sebagai pihak yang merasa paling tahu. Dari situlah dampak yang berkelanjutan bisa tercipta," tutur Usamah.

Memasuki tahap implementasi, setiap tim juga telah mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan yang menanti di lapangan. "Yang terpenting adalah tetap adaptif, tangguh, dan selalu mengutamakan solusi ketika menghadapi tantangan," kata Ghifari, salah satu anggota tim UNPAD.

Terpisah, Sarah dari tim UI menilai kekompakan dan komunikasi yang terbuka menjadi fondasi utama keberhasilan program. "Ketika ada banyak ide, yang terpenting adalah kami dapat mengambil keputusan bersama demi keberhasilan program," ujar Sarah.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn, berharap, Genera-Z Berbakti 2026 dapat menjadi ajang mahasiswa melatih diri berkontribusi nyata bersama masyarakat.

"Terpilihnya pemenang Genera-Z Berbakti 2026 menandai dimulainya tahap yang krusial dari program ini, yaitu pengabdian di lapangan. Kami yakin para pemenang dapat menjalankan program yang sudah disusun dengan lancar bersama masyarakat. Harapannya, pengabdian ini dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk masa depannya, dan masyarakat agar semakin berdaya dan tangguh," ujar Hera.

Pewarta : SP
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Temukan Anak Kecoak di Susu Kedelai, Wanita Ini sampai Muntah 4 Hari

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Lagi menikmati susu kedelai, wanita ini kehilangan selera usai mengaku menemukan hewan di pesanannya. Ternyata ada anak kecoak di dasar cangkir!

Penemuan hewan di makanan sering kali bikin selera drop hingga berakhir mual atau muntah. Pengalaman menjijikkan inilah yang baru dialami seorang wanita di Singapura.

Mengutip Mothership SG (30/7/2026), Ruley Rhonda Tay curhat di Facebook mengenai insiden dirinya dan orang tua saat beli 3 cup susu kedelai dari restoran Taiwan, Alley Wei.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka membelinya dari cabang Tampines Mall pada 20 Juli 2026, sekitar pukul 14.40 waktu setempat.

Tay mengatakan orang tuanya biasanya tidak membuka tutup cangkir mereka. Mereka langsung menghabiskan minuman,

Namun dirinya berbeda. Ia terbiasa membuka tutup cangkir sebelum minum. Saat Tay endak menghabiskan minumannya, dia melihat sesuatu yang tampak seperti bayi kecoak di dasar cangkir.

Orang tua Tay pun khawatir. Mereka menduga berapa banyak kecoak yang mungkin mereka sudah konsumsi tanpa sadari.

Akhirnya, mereka kembali ke restoran sekitar pukul 17.50 untuk mengadukan temuan ini. Tay bilang, petugas kasir restoran minta maaf dan menawarkan pengembalian uang dan minuman pengganti.

Bahkan kasir itu sampai mengulangi tawaran 4 kali. Namun Tay menolak.

Ia memilih bercerita di Facebook. Tay dan orang tuanya menginginkan permintaan maaf publik melalui platform media sosial perusahaan.

Dalam tangkapan layar yang diunggah di Facebook, Tay juga menulis bahwa ia telah mengirimkan aduan kepada Badan Pangan Singapura (SFA).

Ia memberi tenggat waktu 24 jam agar pihak restoran Alley Wei mengeluarkan permintaan maaf publik.

Menyoal dampak dari insiden ini, Tay mengatakan ia dan orang tuanya muntah selama 4 hari penuh karena merasa jijik dan fobia mental membayangkan anak kecoak ada di dalam minuman.

Sementara itu, pihak restoran juga memberikan pandangan. Juru bicara Alley Wei mengatakan minuman tersebut dibeli Tay untuk dibawa pulang, baru kemudian 3 jam setelahnya dikembalikan.

Karena itu, mereka tidak dapat memastikan apakah anak kecoak berasal dari tempat usaha mereka atau bukan. Pihak restoran menambahkan, rajin melakukan pembersihan dan pengendalian hama.

Juru bicara tersebut juga mengatakan bahwa mereka secara pribadi berbicara dengan pelanggan melalui telepon untuk lebih memahami kekhawatirannya sebelum masalah tersebut diangkat ke publik.

"Mengingat pelanggan telah memilih untuk mempublikasikan masalah ini, meskipun kami telah berupaya menyelesaikannya secara pribadi, rekomendasi kami adalah membiarkan situasi mereda secara alami kecuali ada perkembangan lebih lanjut yang memerlukan perhatian kami," kata pihak restoran.

(adr/adr)

Porto Orang Ini Naik 54x dalam 15 Bulan Lalu Ambruk, Gini Ceritanya

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Gelson Kurniawan,  CNBC Indonesia

02 August 2026 14:00

Jakarta, CNBC Indonesia - Nama Leopold Aschenbrenner sempat menjadi buah bibir di Silicon Valley dan Wall Street. Mantan peneliti OpenAI ini dianggap mampu melihat masa depan kecerdasan buatan lebih cepat daripada kebanyakan investor.

Hedge fund AI miliknya, Situational Awareness, bahkan berkembang dari pemain baru dengan portofolio ratusan juta dolar menjadi pengelola eksposur investasi bernilai puluhan miliar dolar.

Namun, penggunaan leverage besar membuat pertumbuhan itu berakhir dramatis. Situational Awareness dilaporkan sempat memiliki aset dan eksposur hingga US$45 miliar atau sekitar Rp810 triliun, menggunakan asumsi kurs Rp18.000 per dolar AS.

Dalam hitungan hari, nilainya menyusut menjadi sekitar US$10 miliar setelah fund tersebut terpaksa menjual portofolio saham publik berleveragenya. Citadel milik miliarder Ken Griffin kemudian masuk sebagai pembeli dengan harga diskon, menurut laporan CNBC Internasional.

Angka tersebut merujuk pada aset atau holdings yang dilaporkan CNBC Internasional. Nilai US$35 miliar yang menyusut bukan seluruhnya uang tunai investor, tetapi juga mencerminkan penurunan harga pasar, pengurangan posisi dan eksposur yang sebelumnya dibangun menggunakan utang.

Situational Awareness dilaporkan menggunakan leverage hingga sekitar 400%. Leverage membuat keuntungan melonjak saat pasar naik, tetapi memperbesar kerugian ketika harga saham bergerak turun.

Bukan Perusahaannya yang Diambil Ken Griffin

Ken Griffin dan Citadel tidak mengambil alih perusahaan Situational Awareness.

Citadel tidak membeli nama perusahaan, tim pengelola, kontrak investor ataupun seluruh asetnya. Perusahaan tersebut membeli portofolio saham publik yang harus dilepas Situational Awareness untuk memenuhi margin call dan mengurangi utang.

Saat ini portofolio ekuitas publik Situational Awareness dijual kepada Citadel di tengah tekanan terhadap saham semikonduktor dan perusahaan AI.

Situational Awareness masih mempertahankan investasi privatnya, terutama kepemilikan bernilai miliaran dolar di Anthropic. Dengan demikian, Citadel memborong aset yang terpaksa dijual, bukan mengambil alih hedge fund tersebut.

Dari OpenAI Menjadi Pengelola Dana AI

Aschenbrenner memiliki latar belakang yang tidak lazim bagi pengelola investasi puluhan miliar dolar.

Pria kelahiran Jerman itu menyelesaikan sekolah menengah atas pada usia 15 tahun. Ia kemudian belajar ekonomi serta matematika-statistika di Columbia University dan lulus sebagai valedictorian pada 2021.

Aschenbrenner sempat bekerja di Future Fund, lembaga filantropi milik perusahaan kripto FTX. Pada 2023, ia bergabung dengan tim Superalignment OpenAI untuk mempelajari cara mengendalikan sistem AI yang kecerdasannya dapat melampaui manusia.

Kariernya di OpenAI berakhir pada 2024 akibat dugaan pembagian informasi internal secara tidak semestinya. Aschenbrenner membantah karakterisasi tersebut dan mengatakan dirinya sedang menyampaikan kekhawatiran mengenai keamanan internal OpenAI.

Beberapa pekan kemudian, ia menerbitkan manifesto sepanjang 165 halaman berjudul Situational Awareness: The Decade Ahead.

Dalam tulisan tersebut, Aschenbrenner memperkirakan artificial general intelligence atau AGI dapat hadir sekitar 2027. Ia juga memprediksi perusahaan teknologi akan menghabiskan triliunan dolar untuk membangun pusat data, pembangkit listrik dan chip AI.

Popularitas tulisan itu membantunya mengumpulkan modal. Pada Juli 2024, ia mendirikan hedge fund Situational Awareness dengan dana awal sekitar US$225 juta dari sejumlah tokoh teknologi, termasuk pendiri Stripe Patrick dan John Collison, mantan CEO GitHub Nat Friedman serta investor Daniel Gross.

Portofolio 13F Naik Hampir 54 Kali Lipat

Dokumen SEC memperlihatkan seberapa agresif Situational Awareness memperbesar portofolionya.

Namun, nilai 13F tidak boleh langsung disebut AUM. Laporan tersebut hanya mencakup efek tertentu yang diperdagangkan di Amerika Serikat. Posisi short, kas, utang, sejumlah saham asing dan investasi privat seperti Anthropic tidak terlihat secara lengkap.

Berdasarkan filing SEC, nilai portofolio yang dilaporkan naik dari US$254,8 juta pada akhir 2024 menjadi US$13,68 miliar pada Maret 2026. Artinya, eksposur 13F berkembang sekitar 53,7 kali lipat atau 5.267%.

Pertumbuhan tercepat terjadi pada Q1 2025, ketika nilai portofolio hampir naik empat kali lipat. Setelah tumbuh lebih dari 90% selama dua kuartal berikutnya, ekspansi melambat pada akhir 2025 sebelum kembali melonjak 147,9% pada Q1 2026.

Lonjakan Terakhir Didominasi Opsi Put

Lonjakan nilai 13F pada Q1 2026 tidak sepenuhnya berasal dari pembelian saham biasa atau masuknya uang investor baru.

Nilai saham biasa justru turun sekitar 1,5% dibandingkan Q4 2025. Sebaliknya, nilai efek yang terkait dengan opsi put melonjak dari sekitar US$8,9 juta menjadi US$8,46 miliar.

Posisi tersebut mencakup put terhadap ETF semikonduktor VanEck serta perusahaan seperti Nvidia, Oracle, Broadcom, AMD, Micron, TSMC dan ASML.

Karena itu, kenaikan total sebesar 147,9% tidak dapat disimpulkan sebagai pertumbuhan AUM sebesar persentase yang sama. Nilai pelaporan opsi juga tidak identik dengan uang tunai yang dikeluarkan untuk membeli kontraknya.

Berapa Nilai Q2 2026?

Nilai 13F Q2 2026 belum tersedia per 2 Agustus 2026. Filing yang menggambarkan posisi pada 30 Juni baru jatuh tempo sekitar pertengahan Agustus.

Angka US$45 miliar yang dilaporkan CNBC juga bukan nilai resmi 13F Q2. Angka itu merupakan estimasi aset atau eksposur bruto Situational Awareness pada awal Juli, setelah memperhitungkan posisi di luar cakupan laporan 13F.

Dengan demikian, perbandingan langsung antara US$13,68 miliar pada Q1 dan US$45 miliar pada awal Juli dapat menyesatkan karena keduanya menggunakan cakupan pengukuran berbeda.

Penjualan kepada Citadel terjadi pada akhir Juli. Artinya, filing Q2 kemungkinan masih memperlihatkan portofolio sebelum pembongkaran besar. Dampak penjualan tersebut baru akan terlihat lebih jelas dalam laporan Q3 2026.

Margin Call Mengakhiri Pertumbuhan

Masalah muncul ketika saham semikonduktor, memori dan penyedia komputasi AI berbalik turun. SK Hynix dan CoreWeave termasuk nama yang dilaporkan terpukul.

Karena sebagian posisi dibiayai utang, penurunan harga memperkecil nilai jaminan yang ditempatkan kepada bank. Situational Awareness pun diminta menambah modal atau mengurangi posisi.

Fund itu sempat mencari dana baru dan berhubungan dengan Bank of America, Goldman Sachs serta JPMorgan Chase. Namun, tekanan pasar bergerak lebih cepat. Portofolio saham publik berleveragenya akhirnya dijual kepada Citadel. Millennium Management juga dilaporkan sempat mengajukan penawaran.

Kata Mantan Rekan Kerjanya

CNBC tidak memperoleh komentar terbuka dari pegawai Situational Awareness yang masih aktif. Namun, media tersebut mewawancarai mantan kolega dan orang-orang yang mengenal Aschenbrenner.

Scott Aaronson, ilmuwan komputer yang pernah bekerja di OpenAI, mengatakan Aschenbrenner tampaknya sedang mencoba melakukan hal benar ketika menyuarakan kekhawatiran mengenai keamanan perusahaan.

Sofia Montrone, teman seangkatannya di Columbia, menggambarkan Aschenbrenner sebagai pribadi sangat cerdas, tetapi canggung secara sosial.

Sementara itu, praktisi Wall Street Jerry Diao mengatakan kehancuran tersebut bukan persoalan "apakah", melainkan "kapan". Menurutnya, prediksi Aschenbrenner mengenai AI mungkin benar dalam jangka panjang, tetapi investor tetap harus mampu bertahan menghadapi pergerakan pasar jangka pendek.

Itulah ironi terbesar kasus ini. Situational Awareness mungkin mampu melihat masa depan AI, tetapi penggunaan leverage membuatnya kehabisan waktu sebelum ramalan tersebut menjadi kenyataan.

(gls/luc)

Mengenal Big Three Astrologi yang Jadi Kunci Kecocokan Pasangan Sejati

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang kerap hanya berpegang pada tanda zodiak Matahari (Sun Sign) saat mencari pemahaman tentang kecocokan dalam sebuah hubungan. Namun, para ahli astrologi dan peneliti hubungan luar negeri mengungkapkan bahwa kunci untuk menggali kompatibilitas sejati jauh lebih kompleks, melibatkan apa yang dikenal sebagai "Big Three" astrologi. Konsep ini mencakup tanda Matahari, tanda Bulan (Moon Sign), dan tanda Ascendant (Rising Sign) seseorang.

Ketiga elemen ini dianggap membentuk tulang punggung psikologis yang krusial dalam dinamika hubungan. Pemahaman mendalam terhadap "Big Three" ini melampaui sekadar ketertarikan di permukaan, menawarkan perspektif yang lebih komprehensif mengenai bagaimana dua individu dapat berinteraksi secara mendalam.

"Untuk lebih memahami esensi kompatibilitas hubungan astrologi, yang terbaik adalah memulai dengan 'tiga besar'," demikian dijelaskan oleh tim Astroo AI pada tahun 2026. Posisi Matahari, Bulan, dan tanda Ascendant seseorang memang dikenal sebagai tiga besar dalam astrologi, yang membentuk tulang punggung psikologis dinamika hubungan.

Tanda Matahari: Identitas Inti dan Tujuan Hidup

Tanda Matahari, yang ditentukan oleh tanggal lahir, merepresentasikan identitas inti, ekspresi ego, serta arah hidup seseorang. Ini adalah kepribadian dasar yang menunjukkan bagaimana individu memandang dirinya sendiri dan apa yang dicari dalam kehidupannya.

Kecocokan berdasarkan tanda Matahari dapat menjadi indikator awal apakah dua orang merasa dipahami dan dihormati secara fundamental dalam suatu hubungan. Meskipun penting, fokus eksklusif pada kecocokan Matahari-ke-Matahari hanya menyentuh aspek dasar ini.

Tanda Bulan: Kebutuhan Emosional dan Pola Keterikatan

Berbeda dengan Matahari, tanda Bulan menyoroti kebutuhan emosional, pola keterikatan, dan reaksi naluriah seseorang. Ini mencerminkan dunia batin individu, termasuk cara mencari kenyamanan dan keamanan, serta bagaimana seseorang memberi dan menerima keamanan emosional.

Para ahli menekankan bahwa kompatibilitas Bulan seringkali jauh lebih krusial untuk keberlangsungan hubungan jangka panjang dibandingkan dengan kompatibilitas Matahari. Hal ini karena tanda Bulan secara spesifik mengungkapkan mekanisme pasangan dalam memberikan dan menerima keamanan emosional satu sama lain.

Tanda Ascendant: Kesan Pertama dan Gaya Komunikasi

Tanda Ascendant atau Rising Sign membentuk kesan pertama yang diberikan seseorang, gaya komunikasinya, dan kecepatan relasionalnya. Tanda ini sering diibaratkan sebagai "topeng" yang dikenakan seseorang saat berinteraksi dengan dunia luar.

Melalui tanda Ascendant, orang lain akan melihat individu pada pertemuan pertama, dan hal ini juga menjelaskan mengapa seseorang mungkin langsung merasa tertarik pada orang lain.

Menggabungkan 'Big Three' untuk Kecocokan yang Lebih Dalam

Melihat ketiga elemen "Big Three" secara bersamaan memberikan gambaran yang lebih berlapis dan realistis mengenai pertumbuhan suatu hubungan. Sebagai contoh, sepasang kekasih mungkin memiliki tanda Matahari yang berlawanan, namun hubungan mereka tetap dapat berjalan baik jika tanda Bulan mereka selaras secara emosional.

Kesesuaian juga bisa terjadi jika tanda Ascendant mereka memicu ketertarikan yang kuat. Sebaliknya, kecocokan tanda Matahari yang sempurna tidak selalu menjamin hubungan yang mulus, terutama jika tanda Bulan yang tidak cocok menyebabkan ketidaksesuaian emosional yang signifikan.

Astrologer Alice Sparkly Kat menyarankan pendekatan yang berbeda untuk hasil kompatibilitas terbaik, yaitu membandingkan tanda Matahari seseorang dengan tanda Bulan pasangannya, dan sebaliknya. Menurutnya, jika tanda Matahari Anda berada pada tanda yang sama dengan Bulan seseorang, Anda membuat orang tersebut merasa nyaman menjadi dirinya sendiri.

Meskipun "Big Three" menawarkan fondasi yang kuat, bagan kelahiran lengkap mencakup detail lebih lanjut yang memengaruhi kompatibilitas hubungan astrologi. Posisi planet-planet tertentu seperti Venus, yang melambangkan cinta dan ketertarikan, serta Mars, yang mewakili gairah dan dorongan, juga memainkan peran penting dalam dinamika romantis. Selain itu, Rumah ke-7 dalam astrologi, yang dikenal sebagai Rumah Pernikahan dan Kemitraan, memberikan wawasan tentang jenis hubungan yang ditarik seseorang dan kualitas pasangan idealnya. Pada akhirnya, astrologi berfungsi sebagai alat untuk pertumbuhan, bukan takdir yang kaku, membantu individu memperoleh kejelasan tentang kekuatan dan pelajaran dalam hubungan mereka.

KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Sumenep

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Surabaya (ANTARA) - Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 terbakar di wilayah perairan Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu pagi, saat berlayar dari Surabaya menuju ke Makassar.

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M. dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa perusahaan mendapatkan informasi dari nakhoda bahwa kapal itu terbakar sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB, saat kapal berada di ujung utara Madura.

"Setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali," katanya.

Nanang mengatakan, petugas siaga Kantor SAR Surabaya pada pukul 08.24 WIB menerima informasi dari Syahbandar Tanjung Perak berkenaan dengan kapal yang terbakar di perairan utara Madura.

Pada pukul 08.25 WIB, PT Atosim Lampung Pelayaran melaporkan bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 yang membawa sekitar 250 penumpang dan awak kapal mengalami kebakaran saat berlayar dari Surabaya menuju ke Makassar.

Setelah menerima laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya langsung berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk mengetahui posisi terakhir kapal.

Pos SAR Sumenep juga berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget guna mempercepat upaya pencarian.

Pada pukul 09.45 WIB, petugas Kapal Meratus Project 3 yang berada di sekitar lokasi menyebutkan bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi.

Saat itu kondisi sebagian kapal dilaporkan sudah terbakar, sementara para penumpang bertahan di anjungan dan haluan kapal.

Namun, Kapal Meratus Project 3 tidak dapat merapat karena sedang mengangkut muatan yang mudah terbakar.

Baca juga: Polisi selidiki penyebab kebakaran Kapal SAR di galangan Muara Baru

Upaya evakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 kemudian dilakukan oleh awak TB Hasnur 26.

TB Hasnur 26 pada pukul 09.59 WIB mulai mengevakuasi para penumpang, sementara Pos SAR Sumenep mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 menuju lokasi kejadian.

Sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang dilaporkan nekat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Mereka kemudian dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor.

Sedikitnya ada empat kapal yang berada di sekitar lokasi kapal yang nahas untuk untuk membantu proses penyelamatan penumpang dan awak kapal.

Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi bersama tim penyelamat Kantor SAR Surabaya diberangkatkan menuju ke lokasi kapal nahas pada pukul 09.55 WIB dan diestimasi tiba di lokasi kejadian dalam waktu sekitar enam jam setelah berangkat.

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi penumpang masih berlangsung.

Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban maupun penyebab pasti kebakaran kapal Mutiara Sentosa 2.

"Seluruh unsur SAR bersama instansi terkait masih melakukan operasi penyelamatan di lokasi kejadian," kata Nanang.

Baca juga: KMP Mutiara Sentosa mati mesin, Basarnas Lampung evakuasi penumpang

Baca juga: KM Dahlia F3 tenggelam di sungai Mahakam, semua penumpang selamat

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Aston Villa Menang di GBK, Unai Emery Akui Sepakbola Indonesia Berkembang Pesat

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Aston Villa memang berhasil meraih kemenangan 3-1 saat melawan Indonesia All Stars yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (1/7/2026).

Meski meraih kemenangan, Unai Emery mengatakan tujuan utama Aston Villa bukan hanya meraih hasil di lapangan, tetapi juga memberikan kesempatan bermain yang merata kepada seluruh pemain.

Setiap pemain Aston Villa mendapat jatah tampil selama 45 menit demi menjaga ritme pertandingan dan kondisi fisik.

Ia menilai pertandingan berlangsung dengan intensitas yang sesuai harapan. Indonesia All Stars juga dinilai mampu memberikan perlawanan sehingga laga berjalan kompetitif.

"Kami berhasil mencapai tujuan yang kami inginkan, yaitu memberikan kesempatan bermain kepada para pemain yang kami bawa dengan membagi masing-masing 45 menit agar mereka mendapatkan ritme pertandingan yang dibutuhkan," kata Unai Emery selepas laga.

https://www.akurat.co/photos/1379/aston-villa-kalahkan-indonesia-all-star

"Lawan juga menunjukkan kualitas dan permainan sepakbola yang bagus. Secara taktik mereka mampu memberikan tantangan kepada kami. Saya rasa para pendukung juga menyaksikan pertandingan yang menarik."

Pelatih asal Spanyol itu juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan sepakbola Indonesia. Menurutnya, performa para pemain Indonesia tidak membuatnya terkejut.

Emery mengungkapkan sebelum pertandingan ia sempat berdiskusi dengan seorang pelatih asal Spanyol yang bekerja di Jakarta.

Dari pembicaraan tersebut, ia mendapat informasi bahwa kualitas sepak bola Indonesia terus mengalami peningkatan.

"Itu bukan sebuah kejutan. Pagi tadi kami sempat berbicara dengan seorang pelatih asal Spanyol yang bekerja di Jakarta. Dia mengatakan kepada kami bahwa sepakbola Indonesia berkembang sangat pesat," ujar Emery.

"Para pemain yang tampil hari ini menunjukkan kemampuan dan kualitas individu yang baik. Mereka bermain dengan organisasi yang rapi dan level permainan yang mereka tampilkan saat menghadapi kami sangat baik."

Saat ditanya apakah ada pemain Indonesia yang paling menarik perhatiannya, Emery memilih tidak menyoroti individu tertentu. Ia justru memberikan pujian kepada penampilan kolektif tim Indonesia All Stars.

Menurut Emery, organisasi permainan yang diperlihatkan para pemain Indonesia menjadi salah satu aspek yang paling menonjol. Selain itu, ia juga mengapresiasi semangat para pemain saat bersaing sepanjang pertandingan.

"Saya mengapresiasi cara mereka bermain secara taktis. Saya juga menghargai semangat mereka untuk bersaing sebagai sebuah tim. Mereka menunjukkan permainan kolektif yang baik," tutur Emery.

Pujian tersebut menambah daftar kesan positif Emery selama menjalani lawatan bersama Aston Villa ke Indonesia. 

Baginya, pertandingan tersebut menjadi ajang yang bermanfaat bagi kedua tim untuk mengukur kemampuan sekaligus menjaga kesiapan menghadapi kompetisi berikutnya.

Bocoran spesifikasi kamera Samsung Galaxy S26 FE terungkap - ANTARA News Bangka Belitung

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Bocoran informasi terbaru mengenai Samsung Galaxy S26 FE mengungkap spesifikasi sistem kamera yang diperkirakan akan dipasang pada ponsel tersebut.

Gizmochina pada Sabtu (1/8) mengutip laporan Android Authority yang menyebutkan bahwa Galaxy S26 FE akan menggunakan kamera utama 50 megapiksel Samsung ISOCELL S5KGN3 seperti Galaxy S24 FE dan Galaxy S25 FE.

Sensor berukuran 1/1,57 inci dengan piksel 1 mikrometer itu memiliki bukaan lensa f/1.8, panjang fokus setara 24 mm, serta dukungan teknologi dual-pixel phase detection autofocus (PDAF) dan optical image stabilization (OIS).

Untuk kamera telefoto, Galaxy S26 FE akan menggunakan sensor OmniVision OV08A1 beresolusi 8 megapiksel yang mendukung pembesaran optik 3x dan bukaan f/2.4 serta dilengkapi dengan PDAF dan OIS.

Selain itu, ponsel dikabarkan akan dibekali dua sensor 12 megapiksel, yakni Galaxy Core GC12A2 dan Sony IMX825. Namun, belum diketahui mana yang akan digunakan sebagai kamera ultra-wide maupun kamera depan.

Karena pada ponsel Samsung sebelumnya Sony IMX825 digunakan sebagai kamera swafoto, maka pada Galaxy S25 FE mungkin akan digunakan untuk sensor kamera depan.

Galaxy Core GC12A2, yang sebelumnya digunakan pada Galaxy A37, kemungkinan akan berfungsi sebagai sensor kamera ultra-wide.

Seluruh kamera pada Galaxy S26 FE dikabarkan mendukung perekaman video 4K hingga 60 frame per detik (fps). Kamera utamanya juga mampu merekam video 8K pada 30 fps.

Galaxy S26 FE dirumorkan akan menggunakan chipset Exynos 2500 berbasis proses fabrikasi 3 nanometer dan baterai 4.900 mAh yang mendukung teknologi pengisian cepat 45 watt.

Ponsel tersebut diperkirakan mengusung layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi tinggi dan refresh rate 120Hz.

Samsung diperkirakan meluncurkan Galaxy S26 FE sekitar 1 September 2026.

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.