Temukan Anak Kecoak di Susu Kedelai, Wanita Ini sampai Muntah 4 Hari

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Lagi menikmati susu kedelai, wanita ini kehilangan selera usai mengaku menemukan hewan di pesanannya. Ternyata ada anak kecoak di dasar cangkir!

Penemuan hewan di makanan sering kali bikin selera drop hingga berakhir mual atau muntah. Pengalaman menjijikkan inilah yang baru dialami seorang wanita di Singapura.

Mengutip Mothership SG (30/7/2026), Ruley Rhonda Tay curhat di Facebook mengenai insiden dirinya dan orang tua saat beli 3 cup susu kedelai dari restoran Taiwan, Alley Wei.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka membelinya dari cabang Tampines Mall pada 20 Juli 2026, sekitar pukul 14.40 waktu setempat.

Tay mengatakan orang tuanya biasanya tidak membuka tutup cangkir mereka. Mereka langsung menghabiskan minuman,

Namun dirinya berbeda. Ia terbiasa membuka tutup cangkir sebelum minum. Saat Tay endak menghabiskan minumannya, dia melihat sesuatu yang tampak seperti bayi kecoak di dasar cangkir.

Orang tua Tay pun khawatir. Mereka menduga berapa banyak kecoak yang mungkin mereka sudah konsumsi tanpa sadari.

Akhirnya, mereka kembali ke restoran sekitar pukul 17.50 untuk mengadukan temuan ini. Tay bilang, petugas kasir restoran minta maaf dan menawarkan pengembalian uang dan minuman pengganti.

Bahkan kasir itu sampai mengulangi tawaran 4 kali. Namun Tay menolak.

Ia memilih bercerita di Facebook. Tay dan orang tuanya menginginkan permintaan maaf publik melalui platform media sosial perusahaan.

Dalam tangkapan layar yang diunggah di Facebook, Tay juga menulis bahwa ia telah mengirimkan aduan kepada Badan Pangan Singapura (SFA).

Ia memberi tenggat waktu 24 jam agar pihak restoran Alley Wei mengeluarkan permintaan maaf publik.

Menyoal dampak dari insiden ini, Tay mengatakan ia dan orang tuanya muntah selama 4 hari penuh karena merasa jijik dan fobia mental membayangkan anak kecoak ada di dalam minuman.

Sementara itu, pihak restoran juga memberikan pandangan. Juru bicara Alley Wei mengatakan minuman tersebut dibeli Tay untuk dibawa pulang, baru kemudian 3 jam setelahnya dikembalikan.

Karena itu, mereka tidak dapat memastikan apakah anak kecoak berasal dari tempat usaha mereka atau bukan. Pihak restoran menambahkan, rajin melakukan pembersihan dan pengendalian hama.

Juru bicara tersebut juga mengatakan bahwa mereka secara pribadi berbicara dengan pelanggan melalui telepon untuk lebih memahami kekhawatirannya sebelum masalah tersebut diangkat ke publik.

"Mengingat pelanggan telah memilih untuk mempublikasikan masalah ini, meskipun kami telah berupaya menyelesaikannya secara pribadi, rekomendasi kami adalah membiarkan situasi mereda secara alami kecuali ada perkembangan lebih lanjut yang memerlukan perhatian kami," kata pihak restoran.

(adr/adr)