Jember, Jawa Timur (ANTARA) - International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 diikuti puluhan grup marching band dan drum corps dari berbagai daerah di Jawa Timur, Yogyakarta, Tegal, hingga peserta mancanegara dari Thailand.
"Salah satu daya tarik utama kali ini adalah kehadiran tim Brass Projection asal Thailand yang akan berlaga di kategori Open Class," kata Ketua IJMC Tri Basuki di Gedung Olahraga (GOR) PKPSO Kaliwates, Kabupaten Jember, Jumat.
Rangkaian kompetisi akan dipusatkan di GOR PKPSO pada Jumat (7/8) dan Minggu (9/8), sedangkan puncak acara berupa parade marching band akan melintasi rute dari GOR PKPSO menuju alun-alun Jember digelar pada Sabtu (8/8).
"Pelaksanaan tahun ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Jember sebagai salah satu pusat pertunjukan marching band berskala nasional dan internasional," tuturnya.
Menurut dia, International Jember Marching Carnival bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah silaturahim, pertukaran budaya, dan peningkatan kualitas marching band karena kehadiran peserta dari Thailand menjadi bukti bahwa IJMC kian diakui di tingkat internasional.
Kompetisi IJMC 2026 mempertandingkan empat kategori utama, yakni Junior Class, Senior Class, Open Class, dan Military Class. Para peserta datang dari berbagai wilayah, antara lain Jember, Malang, Banyuwangi, Bondowoso, Blitar, Kediri, Pasuruan, Tegal, Yogyakarta, hingga Thailand.
Selain menyajikan hiburan dan ajang unjuk bakat, perhelatan ini diyakini membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Ribuan peserta, ofisial, keluarga, dan penonton diperkirakan memadati Kabupaten Jember selama tiga hari pelaksanaan.
"Kami berharap masyarakat Jember ikut merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan itu seperti sektor perhotelan, kuliner, UMKM, transportasi, hingga destinasi wisata akan bergerak bersama. Komitmen kami adalah menghadirkan perhelatan berkualitas yang memberi dampak langsung bagi warga," katanya.
Tri Basuki yang juga Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jember menargetkan partisipasi dari seluruh provinsi di Indonesia serta penambahan perwakilan negara luar pada International Jember Marching Carnival ke depan guna makin mengukuhkan Jember sebagai destinasi festival marching band bertaraf dunia.
Sementara Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan kegiatan berbagai agenda bertaraf nasional maupun internasional merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Jember untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Kegiatan IJMC itu tentu memiliki multiplier effect yang mendongkrak sektor ekonomi dan pariwisata karena peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada peserta dari Thailand," katanya.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Magetan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menerbitkan surat edaran (SE) untuk meningkatkan disiplin aparatur sipil negara (ASN), terutama dalam memanfaatkan jam kerja.
Sekretaris Daerah Magetan Welly Kristanto di Magetan, Jumat, mengatakan ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.5.2/11/403.013/2026 tentang Peningkatan Disiplin Aparatur Sipil Negara pada Saat Jam Kerja yang ditetapkan pada 31 Juli 2026.
"Melalui SE itu ditegaskan bahwa seluruh ASN wajib memanfaatkan jam kerja untuk melaksanakan tugas kedinasan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Surat edaran yang diterbitkan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti itu mengatur larangan ASN berada di warung makan, rumah makan, restoran, kafe, kedai kopi, pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan tempat lainnya untuk kepentingan pribadi selama jam kerja.
Larangan tersebut juga mencakup aktivitas berbelanja di minimarket, supermarket, dan pusat perbelanjaan lainnya selama jam dinas. ASN diminta menghindari kegiatan pribadi yang berpotensi mengurangi produktivitas dan mengganggu pelayanan publik.
Selain itu, ASN wajib berada di tempat kerja, baik yang menerapkan sistem Work From Office (WFO) atau sistem bekerja dari kantor maupun Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah sesuai ketentuan. Pegawai tidak diperbolehkan meninggalkan tempat kerja tanpa izin atasan langsung.
Pengecualian berlaku untuk kegiatan kedinasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Ketentuan tersebut dimaksudkan untuk memastikan ASN tetap menjalankan tugas dan fungsi pelayanan selama jam kerja.
Untuk memastikan aturan dipatuhi, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diminta memperketat pengawasan terhadap bawahannya. ASN yang terbukti melanggar akan diberikan pembinaan hingga sanksi sesuai ketentuan disiplin yang berlaku.
"Selain itu, Inspektorat Daerah bersama BKPSDM Magetan juga akan melakukan monitoring dan inspeksi secara berkala maupun mendadak," kata Welly.
Ia mengatakan penerbitan surat edaran tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan disiplin, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh ASN mengenai tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"SE ini sebagai refresh untuk mengingatkan agar selalu tetap disiplin," ujarnya.
Pemkab Magetan berharap penerapan ketentuan tersebut dapat memperkuat budaya disiplin ASN sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal, profesional, dan berintegritas.
Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Timika (ANTARA) - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Tengah melalui Satuan Pelayanan Pelabuhan Samabusa Kabupaten Nabire melakukan pemusnahan 14,5 ton daging ayam busuk dan tidak layak edar.
Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Tengah Anton Panji Mahendra dalam keterangan di Timika, Jumat mengatakan pemusnahan dilakukan setelah Karantina memastikan kondisi daging ayam itu tidak layak dikonsumsi akibat kerusakan sistem pendingin kontainer selama proses pengangkutan.
"Produk yang telah mengalami kerusakan tidak boleh diedarkan maupun dikonsumsi. Selain membahayakan keamanan pangan, kondisi tersebut juga berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit hewan," ujar Anton.
Ia mengatakan petugas Karantina memastikan daging ayam dalam satu kontainer tersebut telah mengalami penurunan mutu. Saat diperiksa, seluruh produk tidak lagi berada dalam kondisi beku, mengeluarkan bau busuk, dan tidak memenuhi persyaratan kesehatan Karantina untuk produk asal hewan.
Tindakan pemusnahan merupakan bagian dari upaya melindungi masyarakat dari pangan asal hewan yang tidak lagi memenuhi standar keamanan.
Peristiwa bermula pada Minggu (2/8) ketika KM Tanto Damai bersandar di Pelabuhan Laut Nabire. Salah satu muatan yang dibongkar adalah kontainer milik PT Central Grocery Mart (CGM) berisi daging ayam beku asal Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Anton menjelaskan, komoditas tersebut sebenarnya telah dilengkapi sertifikat karantina dari daerah asal. Namun, saat tiba di Nabire, sistem pendingin (refrigeration unit) pada kontainer diketahui mengalami kerusakan sehingga suhu penyimpanan tidak dapat dipertahankan sesuai standar.
Akibat gangguan tersebut, kualitas daging ayam menurun drastis hingga tidak lagi memenuhi persyaratan keamanan pangan dan dinyatakan tidak layak untuk diedarkan.
Menurut Anton, sertifikat karantina hanya menjamin kondisi komoditas saat diberangkatkan dari daerah asal. Selama proses distribusi, mutu produk tetap harus dijaga melalui sistem rantai dingin (cold chain) yang berfungsi optimal agar keamanan pangan tetap terpelihara hingga tiba di tujuan.
Karena itu, ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan penyedia jasa logistik untuk memastikan kontainer berpendingin selalu dalam kondisi baik sebelum digunakan.
"Pengendalian suhu selama proses distribusi merupakan faktor penting dalam menjaga mutu dan keamanan pangan asal hewan. Kami mengajak seluruh pelaku usaha bersama-sama memastikan setiap komoditas yang dilalulintaskan tetap memenuhi persyaratan karantina dan aman dikonsumsi masyarakat," katanya.
Proses pemusnahan dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Nabire disaksikan oleh perwakilan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Nabire, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire, TNI Angkatan Laut, pihak ekspedisi, serta pemilik komoditas sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tindakan karantina.
Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
AKURAT.CO Google mengumumkan akan menghentikan layanan Google Assistant di perangkat Android mulai September 2026.
Sebagai penggantinya, perusahaan akan menghadirkan Gemini, asisten berbasis kecerdasan buatan (AI) generatif yang menawarkan kemampuan lebih canggih dan interaksi yang lebih natural.
Perubahan ini menjadi bagian dari strategi Google untuk menghadirkan pengalaman AI yang lebih terintegrasi di seluruh ekosistem produknya. Pengguna Android nantinya tidak lagi menggunakan Google Assistant sebagai asisten utama, melainkan Gemini.
Google menjadwalkan proses penghentian Google Assistant dimulai pada 4 September 2026.
Transisi dilakukan secara bertahap selama beberapa minggu sehingga pengguna tidak langsung kehilangan akses dalam satu hari. Setelah proses migrasi selesai, Google Assistant tidak lagi tersedia sebagai pilihan asisten digital pada perangkat yang memenuhi syarat.
Google sebelumnya sempat merencanakan penghentian layanan ini lebih awal, namun implementasinya ditunda untuk menyempurnakan kemampuan Gemini.
Gemini merupakan asisten digital terbaru Google yang dibangun menggunakan teknologi AI generatif dan model bahasa besar (Large Language Model/LLM).
Berbeda dengan Google Assistant yang lebih berfokus pada perintah suara sederhana, Gemini mampu memahami konteks percakapan dengan lebih baik dan memberikan jawaban yang lebih alami.
Pengguna tetap dapat mengaktifkan asisten menggunakan perintah suara seperti "Hey Google", namun respons yang diberikan akan berasal dari Gemini.
Beberapa kemampuan Gemini antara lain:
Menyusun email dan dokumen.
Merangkum file di Google Drive.
Membuat ide dan konten.
Membantu perencanaan aktivitas.
Menghasilkan gambar menggunakan AI.
Terintegrasi dengan Gmail, Google Calendar, Google Maps, dan layanan Google lainnya.
Penghentian Google Assistant akan berlaku pada berbagai perangkat Android, meliputi:
Smartphone Android.
Tablet Android.
Smartwatch berbasis Wear OS.
Headphone dan earbuds yang mendukung Google Assistant.
Android Auto.
Sementara itu, beberapa perangkat masih tetap menggunakan Google Assistant untuk sementara waktu, seperti:
Google Home.
Google Nest.
Google TV.
Kendaraan dengan sistem Google built-in.
Google akan mengumumkan jadwal transisi perangkat tersebut secara bertahap.
Agar dapat menggunakan Gemini sebagai asisten utama, perangkat harus memenuhi persyaratan minimum berikut:
Android 9 atau versi lebih baru.
RAM minimal 2 GB.
Gemini tersedia di negara atau wilayah pengguna.
Menggunakan akun Google yang didukung.
Pengguna juga disarankan menginstal aplikasi Gemini melalui Google Play Store sebelum proses migrasi selesai.
Meski sama-sama berfungsi sebagai asisten digital, keduanya memiliki kemampuan yang berbeda.
Surabaya (ANTARA) - Paduan suara SMPN 1 Surabaya, One Voice Spensabaya berhasil meraih empat penghargaan dalam 3rd Thailand International Choral Festival (Thai ICF) 2026 pada 3–7 Agustus 2026 di Bangkok, Thailand.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Febrina Kusumawati dalam keterangannya di Surabaya, Jumat mengatakan empat penghargaan tersebut yakni Special Jury’s Award: Outstanding Conducting, Special Jury’s Award: Excellent Programming.
"Kemudian ada penghargaan First Winner of Children’s Choir Category dengan perolehan tertinggi 90,33 poin, serta First Winner of Pop & Jazz Category dengan nilai tertinggi 89,38 poin," katanya.
Ia mengatakan, dalam kompetisi tersebut,l peserta dapat mengikuti maksimal dua kategori, sementara para pemenang kategori berkesempatan melaju ke Grand Prize Competition.
Untuk kategori Children’s Choir, kata dia, One Voice Spensabaya membawakan lagu Suwidak Loro dan Agletta dan pada kategori Pop & Jazz, mereka menampilkan Reflection dan Golden.
"Selamat kepada anak-anak One Voice Spensabaya atas prestasi yang diraih di tingkat internasional. Ini membuktikan bahwa pengembangan bakat yang diiringi pembinaan karakter dapat melahirkan generasi yang berprestasi dan percaya diri,” katanya.
Menurut Febri, pengembangan karakter menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karena sekolah didorong tidak hanya menjadi tempat siswa memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ruang untuk mengembangkan potensi dan nilai-nilai positif melalui berbagai kegiatan.
“Paduan suara seperti ini menjadi salah satu contoh bahwa anak-anak bisa belajar banyak hal di luar kemampuan bernyanyi. Mereka belajar disiplin mengikuti latihan, bertanggung jawab terhadap perannya, menghargai teman, membangun kekompakan, dan berani tampil. Nilai-nilai seperti inilah yang penting untuk terus kita kembangkan,” katanya.
Kepala SMP Negeri 1 Surabaya, Eko Widayani, mengatakan pencapaian tersebut tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan dalam kompetisi. Proses panjang yang dijalani para siswa justru menjadi bagian penting dalam membentuk karakter mereka.
“Dukungan dan proses pembimbingan yang kami lakukan merupakan bagian dari pendidikan karakter dan tumbuh kembang anak melalui bakat dan talenta mereka, salah satunya di bidang olah vokal atau paduan suara. Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari para orang tua yang luar biasa,” kata Eko.
Ketua Koordinator Ekstrakurikuler One Voice Spensabaya, Novita Hidayati, mengungkapkan capaian di Thailand merupakan hasil dari persiapan panjang. Para siswa menjalani pembinaan sekitar enam bulan sebelum tampil dalam kompetisi internasional tersebut.
“Untuk mencapai hasil tersebut, proses latihan anak-anak tentu tidak mudah. Mereka menjalani pembinaan kurang lebih selama enam bulan dengan latihan yang cukup intensif,” kata Novita.
Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menduga kebakaran yang melanda kawasan Gunung Bromo bukan karena faktor alam tetapi dari aktivitas manusia.
"Ada kemungkinan faktor manusia, bukan alam," kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha di Gunung Bromo, Jawa Timur, Jumat.
Dugaan penyebab kebakaran tersebut berkaitan dengan titik awal terjadinya peristiwa tersebut, yakni di area Blok Bantengan.
Rudi menyampaikan di area Blok Bantengan terdapat jalur tradisional atau jalan tembus yang menghubungkan antara Desa Arjosari dengan Ranu Pani.
Meski demikian, hal itu masih bersifat dugaan awal sebab pihaknya perlu melakukan penyelidikan lanjutan terkait penyebab pasti kejadian kebakaran.
Selain itu, Balai Besar TNBTS masih membutuhkan waktu untuk menentukan sanksi kepada pihak yang terbukti membuat perapian dan memicu terjadinya kebakaran.
Terkait kerugian, Rudi menyampaikan belum melakukan penghitungan kerugian karena harus melibatkan pihak yang memiliki keahlian dalam melakukan tindakan tersebut, salah satunya menyangkut pemetaan detail terhadap vegetasi terdampak.
Sebab, hingga kini pihaknya masih terus fokus melakukan upaya pemadaman dan meminimalkan potensi munculnya api dari sisa rumput hingga pohon yang terbakar.
Pantauan ANTARA dari Gunung Bromo, penanganan kebakaran masih terus berlangsung. Meski mayoritas api sudah terlihat padam, namun terdapat titik yang masih memunculkan kepulan asap.
Penanganan pun dilakukan masif oleh petugas gabungan dari sisi darat dan diperkuat menggunakan drone water sprayer milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur.
Pemadaman pun berjalan lebih intensif setelah satu unit helikopter water bombing atau pengebom air milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan guna mempercepat penanganan.
Pewarta: Ananto Pradana
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan hambatan ekspor komoditas mineral akibat perbedaan interpretasi kandungan Logam Tanah Jarang (LTJ) telah diselesaikan.
Adapun, penyelesaian tersebut membuat ratusan ribu ton komoditas mineral kembali dapat diekspor.
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman memimpin pelepasan ekspor komoditas Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide dari Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/8/2026).
Dudung mengatakan, melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah berhasil mengatasi kendala ekspor yang sebelumnya terjadi akibat perbedaan interpretasi aturan terkait Logam Tanah Jarang (LTJ).
"Hasilnya, 85 Laporan Surveyor yang sebelumnya tertunda kini dapat diterbitkan. Lebih dari 100 kapal ekspor kembali beroperasi dengan membawa hampir 400 ribu ton komoditas mineral senilai sekitar Rp2,2 triliun. Total komoditas yang telah diproses pasca- penyelesaian hambatan mencapai hampir 471 ribu ton," ujar Dudung dikutip dari akun instagramnya, Jumat (7/8/2026).
Ia pun menegaskan pemerintah tetap mengedepankan kepastian hukum tanpa mengabaikan aspek pengawasan. Seluruh komoditas ekspor tetap wajib memenuhi standar pengujian, verifikasi teknis, serta ketentuan yang berlaku.
Menurut Dudung, KSP akan terus mengawal penyempurnaan regulasi sekaligus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna menjaga kelancaran ekspor, meningkatkan kepastian berusaha, serta mendorong percepatan hilirisasi mineral.
"KSP akan terus mengawal penyempurnaan regulasi serta memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menjaga kelancaran ekspor, " tambahnya.
Sebelumnya, Dudung membeberkan, salah satu penyebab hambatan ekspor adalah belum adanya aturan yang mengatur batas maksimal kandungan logam tanah jarang sebagai mineral ikutan dalam komoditas ekspor. Kekosongan regulasi tersebut membuat pelaku usaha maupun aparat penegak hukum memiliki perbedaan penafsiran dalam pelaksanaannya.
Ia lantas menegaskan bahwa selama belum terdapat aturan yang mengatur kandungan LTJ, aparat penegak hukum tidak boleh membuat penafsiran sendiri yang berujung pada terhambatnya kegiatan ekspor.
Oleh sebab itu, guna mengatasi persoalan tersebut, KSP mendorong penyusunan pedoman yang memberikan kepastian bagi pelaku usaha mengenai batas maksimal kandungan LTJ sebagai mineral ikutan. Pedoman tersebut disusun bersama kementerian teknis, aparat penegak hukum, serta pelaku usaha.
"Aturannya kita tata rapi kemudian tetapi ekspor tidak terhenti karena berdampak buruk juga kepada masyarakat saat ini. Banyak kapal-kapal yang tertahan karena memang satu, karena kekakuan aturan, karena tumpang tinggi, karena keraguan-raguan. Yang ketiga, karena rasa ketakutan juga dari pelaku usaha," ujar Dudung.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]
Jakarta, CNBC Indonesia - Bukti visual benturan sisa roket milik SpaceX ke permukaan Bulan akhirnya terlihat. Wahana pengorbit milik Korea Selatan bernama Danuri berhasil merekam perubahan medan yang baru saja terbentuk akibat hantamannya.
Roket yang menghantam adalah bagian atas dari booster Falcon 9 yang beratnya mencapai 4.000 kilogram atau 4 ton. Bagian ini melayang tak menentu sejak diluncurkan Januari 2025, setelah kehabisan bahan bakar saat mengantar wahana pendarat Bulan. Akibat tarikan gravitasi dan aktivitas matahari, ia akhirnya menabrak sisi barat Bulan dekat Kawah Einstein pada Rabu (5/8/2026) pukul 13.34 WIB dengan kecepatan mendekati 8.700 kilometer per jam.
Dikutip dari laporan resmi Lembaga Antariksa Korea (KARI) dan portal Space.com, Jumat (7/8/2026), keberhasilan pengambilan gambar ini sangat istimewa karena Danuri sudah mulai memantau lokasi sekitar 30 menit sebelum benturan terjadi. Danuri melintas kembali sebanyak tujuh kali setelah peristiwa itu berlangsung. Total ada delapan sesi pemotretan yang dilakukan hingga Kamis pagi.
Perbandingan gambar menunjukkan bekas benturan berupa noda gelap yang menyebar dari titik hantaman, berbeda dengan kondisi permukaan Bulan yang mulus pada rekaman lama. Kawah baru yang terbentuk diperkirakan selebar 20 hingga 27 meter.
"Danuri berhasil merekam kondisi sebelum dan sesudah kejadian, sehingga kita bisa menganalisis perubahan yang murni disebabkan benturan roket saja dan mendapatkan data penelitian yang sangat berharga," tulis KARI dalam unggahan akun resminya.
Data ini nantinya akan digabungkan dengan pengamatan Wahana Pengorbit Observasi Bulan milik NASA untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana benturan benda buatan manusia memengaruhi permukaan Bulan.
Selain gambar, jejak benturan juga terdeteksi teleskop raksasa di Cile yang menangkap gas natrium dan litium yang terlempar ke angkasa selama 10 menit setelah hantaman.
Ini adalah peristiwa kedua kalinya puing wahana antariksa tak sengaja menghantam Bulan, setelah kejadian serupa oleh sisa roket milik China pada tahun 2022. Temuan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sisa peralatan antariksa seiring makin padatnya aktivitas manusia menuju luar angkasa.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah bakal memperluas basis pajak pada 2027 dengan membidik sektor dan kelompok masyarakat yang selama ini dinilai belum optimal dalam memenuhi kewajiban pajaknya. Salah satunya, pemilik rumah yang menyewakan atau mengontrakkan propertinya.
Direktur Penyusunan APBN Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan Rofyanto Kurniawan mengatakan pemerintah akan mengoptimalkan penerimaan pajak tanpa menaikkan tarif, melainkan melalui perluasan basis pajak dan peningkatan kepatuhan wajib pajak.
"Kebijakan tahun 2027 terkait perpajakan, tentunya kita berupaya memperluas basis perpajakan. Sektor-sektor, kelompok yang belum optimal pembayaran pajaknya, ini akan kita optimalkan," ujar Rofyanto dalam acara Konsultasi Publik RUU APBN 2027 yang ditayangkan secara online, Kamis (6/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mencontohkan pemilik rumah yang memiliki lebih dari satu properti berpotensi menjadi salah satu sasaran optimalisasi penerimaan pajak. Apalagi, jika propertinya dijadikan sumber penghasilan tambahan.
"Kalau misalkan orang punya rumah lebih dari satu, tidak mungkin juga rumahnya itu ditinggali semua, pasti ada yang disewakan, ada yang dikontrakkan," jelasnya.
Menurut Rofyanto, pemerintah akan memperkuat sinergi dengan berbagai instansi untuk memperoleh data yang lebih komprehensif guna meningkatkan kepatuhan perpajakan.
Selain itu, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu juga terus menyempurnakan sistem administrasi perpajakan berbasis teknologi melalui pengembangan Coretax.
"Ini terus diperbaiki, disempurnakan, untuk bisa melakukan analisis data perpajakan secara menyeluruh," katanya.
Melalui sistem tersebut, pemerintah berharap dapat melakukan pencocokan (benchmarking) data wajib pajak dengan berbagai indikator ekonomi sehingga potensi penerimaan pajak yang selama ini belum tergali dapat dioptimalkan.
"Diharapkan kalau kita melakukan benchmarking, kemudian data wajib pajaknya itu lengkap, dilengkapi dengan data perekonomian, maka penerimaan pajak kita akan bisa lebih optimal," jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah untuk meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), misalnya dengan memperbaiki tata kelola melalui penguatan Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara Antar Kementerian/Lembaga (Simbara), peningkatan layanan kepada kementerian dan lembaga, standardisasi proses, digitalisasi, hingga penyederhanaan layanan.
"Nah yang tidak kalah penting tentunya penguatan pemeriksaan dan penegakan hukum dalam mengoptimalkan penerimaan negara bukan pajak," pungkasnya.
(ldy/pta)
Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan Kemenimipas, Rika Aprianti, menyampaikan, melalui perpaduan pembinaan kepribadian warga binaan dipersiapkan. Agar mampu bangkit, hidup mandiri, dan kembali menjadi bagian yang produktif di tengah keluarga maupun masyarakat.
"Pembinaan kepribadian diarahkan untuk membentuk karakter dan integritas warga binaan melalui pembinaan keagamaan, akhlak dan moral, kesadaran berbangsa dan bernegara, bela negara, kemampuan intelektual, kesadaran hukum, kemampuan beradaptasi dengan masyarakat, serta program deradikalisasi bagi yang membutuhkan," ujar Rika, melalui keterangan resmi, Jumat (7/8/2026).
Pembinaan kemandirian difokuskan pada pengembangan kompetensi dan keterampilan bernilai ekonomi melalui pelatihan kerja, pengembangan minat dan bakat, serta kegiatan produksi yang menghasilkan barang dan jasa. Seperti yang saat ini terus digalakkan yaitu pemberdayaan warga binaan dalam sektor ketahanan pangan dan UMKM.
Baca Juga: Produk Buatan Warga Binaan Laris Manis di Bazar Pasar Murah Ramadan Ditjenpas
Pembinaan ini membekali warga binaan dengan kemampuan untuk bekerja, berwirausaha, dan memperoleh penghasilan secara layak setelah bebas. Sehingga, mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk hidup mandiri dan tidak kembali melakukan tindak pidana.
Menurut Rika, saat ini sudah banyak mantan warga binaan yang sukses dan memberikan kontribusi positif dalam pembangunan ekonomi dan sosial.
Melalui perpaduan pembinaan kepribadian dan kemandirian, pemasyarakatan menghadirkan proses pemulihan yang utuh: memulihkan cara berpikir, membangun karakter, mengembangkan keterampilan, dan menyiapkan masa depan.
Dengan demikian, tujuan akhir pemasyarakatan bukan sekadar mengakhiri masa pidana, melainkan mengembalikan warga binaan sebagai pribadi yang lebih aktif, produktif, dan mampu berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, serta pembangunan bangsa.
Sebagai bentuk apresiasi dan dorongan motivasi, negara juga memberikan hak-hak bersyarat kepada warga binaan yang telah menjalankan program pembinaan dengan baik. Hak-hak tersebut antara lain pemberian remisi, pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, cuti mengunjungi keluarga, dan asimilasi.
Baca Juga: Pertama di Indonesia, UTB Dorong Penyetaraan Pendidikan Melalui Beasiswa bagi SDM Lapas dan Warga Binaan
Selain itu, Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Griya Abhipraya sebagai "rumah harapan" terus dioptimalkan menjadi wadah interaksi publik antara klien pemasyarakatan, petugas pemasyarakatan, dan masyarakat.
"Optimalisasi ini dilakukan melalui pembimbingan, pelatihan, pemberdayaan ekonomi, bursa kerja, pameran hasil karya, edukasi, serta kolaborasi lintas sektor," kata Rika.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat reintegrasi sosial, meningkatkan kemandirian klien pemasyarakatan, memperluas akses terhadap pekerjaan dan usaha, mengurangi stigma masyarakat, dan menekan angka residivisme. Serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemasyarakatan sebagai institusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.