Jakarta (ANTARA) - Tiga orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor gede (moge) Kawasaki ER650E dan Honda Beat di putaran balik depan Plaza Senayan, Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, Sabtu pagi.
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa menyampaikan insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.
"Kecelakaan melibatkan dua kendaraan sepeda motor. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dan saat ini sudah dievakuasi ke RSAL Mintoharjo untuk mendapatkan perawatan medis," kata Kharisma di Jakarta, Sabtu.
Kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Beat yang dikemudikan oleh Heri Setiadji (64) melaju dari arah selatan dan sedang melakukan putar balik di putaran depan Plaza Senayan.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Kawasaki ER650E yang dikendarai oleh Dalton Ezra Susanto (15) melaju dari arah utara menuju selatan. Kendaraan bermesin besar tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga pengendara tidak sempat mengendalikan kendaraannya.
"Pengendara motor Kawasaki diduga memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga tidak bisa menghindari motor Honda Beat yang sedang berputar balik. Tabrakan pun tidak terhindarkan," ujar Marwan.
Akibat peristiwa tersebut, pengendara Honda Beat, Heri Setiadji, mengalami luka memar pada bagian kaki, tangan, dan mulut. Sementara penumpangnya, Sabrina Abi Putri Widyana (22), mengalami luka di bagian kepala serta memar di pinggang.
Adapun pengendara Kawasaki ER650E, Dalton Ezra Susanto, mengalami luka memar pada tangan, kaki, bahu kanan, dan pinggang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal petugas di lokasi, pengendara moge tersebut belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Benturan keras membuat sepeda motor Honda Beat mengalami kerusakan berat di bagian belakang, sedangkan sepeda motor Kawasaki mengalami kerusakan parah pada bagian depan.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta -
Influenza A kembali menjadi perhatian di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan kasus influenza naik menjadi 46 persen dari 35 persen pada minggu sebelumnya, dengan 42 persen kasus terdeteksi pada anak usia 0-4 tahun.
Bagi orang tua, kondisi ini perlu menjadi perhatian, tidak hanya untuk mengenali gejala influenza, tetapi juga memahami tanda bahaya yang membutuhkan pertolongan medis segera. Meski umumnya dapat ditangani di rumah, influenza berisiko menimbulkan komplikasi, terutama pada anak di bawah lima tahun dan dengan kondisi medis tertentu.
Menurut dr. Ekawaty Yasinta Yohana Larope, SpA, Subsp.AI(K), dari Mayapada Hospital Tangerang, influenza A merupakan salah satu jenis virus influenza yang umum menginfeksi manusia dan menjadi salah satu penyebab influenza musiman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gejala influenza umumnya muncul secara tiba-tiba, seperti demam, batuk, sakit kepala, nyeri otot atau tubuh, sakit tenggorokan, pilek, serta rasa lelah atau lemas. Pada anak yang lebih kecil, mual, muntah, atau diare juga dapat menyertai gejala saluran pernapasan," jelas dr. Eka dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).
"Sebagian besar anak dengan influenza dapat pulih dalam 3-7 hari. Namun, orang tua perlu terus memperhatikan kondisi umum anak, bukan hanya suhu tubuhnya. Perhatikan apakah anak masih aktif, dapat makan dan minum dengan cukup, serta bernapas dengan normal. Hal ini penting terutama pada anak di bawah lima tahun yang lebih berisiko mengalami komplikasi, terlebih jika memiliki kondisi seperti asma, diabetes, atau penyakit jantung dan paru," imbuh dr. Eka.
Tak hanya itu, dr. Harun Wijaya, Sp.A di Mayapada Hospital Jakarta Selatan mengimbau orang tua untuk segara mencari pertolongan medis bila kondisi anak memburuk.
"Segera bawa anak ke IGD apabila anak kesulitan bernapas, sela-sela iga tampak tertarik saat bernapas, bibir atau wajah kebiruan, sulit dibangunkan, tidak responsif, atau tidak berinteraksi seperti biasanya. Kemudian, menunjukkan tanda dehidrasi seperti sangat jarang buang air kecil, mulut kering, atau tidak mengeluarkan air mata saat menangis, mengalami kejang dan demam atau batuk yang sempat membaik tetapi kemudian kembali memburuk," terang dr. Harun.
Sebagai langkah perlindungan, vaksinasi influenza setiap tahun dapat membantu menurunkan risiko influenza dan komplikasinya. Namun, jika anak tetap mengalami gejala, orang tua perlu memantau kondisinya dan memastikan anak cukup beristirahat serta mendapatkan cairan.
Kewaspadaan perlu ditingkatkan pada anak yang berisiko mengalami komplikasi atau menunjukkan kondisi yang lebih berat. Segera konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. Dokter dapat mempertimbangkan pemberian obat antivirus berdasarkan kondisi klinis anak, dan penanganan antivirus dapat memberikan manfaat lebih besar bila diberikan sedini mungkin.
Dengan mengenali gejala dan tanda bahaya sejak dini, orang tua dapat lebih cepat menentukan kapan anak membutuhkan pemeriksaan dan pertolongan medis. Untuk kondisi yang membutuhkan pertolongan segera, Pediatric Emergency Mayapada Hospital siaga 24 jam dengan Dokter Spesialis Anak yang siaga 24 jam di rumah sakit.
Layanan ini dilengkapi IGD ramah anak dengan protokol internasional sesuai akreditasi Joint Commission International (JCI). Akses layanan melalui Emergency Call 150990 atau Emergency Call Button di aplikasi MyCare.
Layanan kesehatan anak juga tersedia melalui Pediatric Center Mayapada Hospital untuk menangani berbagai kondisi, mulai dari infeksi, alergi, gangguan saluran cerna, ginjal, dan jantung hingga kebutuhan anak dengan kondisi perkembangan tertentu. Layanan Pediatric Center tersedia di Mayapada Hospital Jakarta Selatan (Lebak Bulus dan Kuningan), Tangerang, Bogor, Bandung, Surabaya, dan Jakarta Timur.
Untuk konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak, masyarakat dapat menghubungi Call Center 150770 atau WhatsApp 0817-17-150770. Berbagai informasi kesehatan dan layanan Mayapada Hospital juga dapat diakses melalui fitur Health Articles & Tips di MyCare.
Aplikasi ini memiliki fitur Personal Health yang terintegrasi dengan Google Fit dan Health Access untuk membantu memantau detak jantung, jumlah langkah, kalori yang terbakar, hingga Body Mass Index (BMI).
(prf/ega)
Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat tingkat pengangguran terbuka atau TPT di daerah itu pada tahun ini mengalami penurunan yakni 3,02 persen dari tahun lalu 3,15 persen.
Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah di Situbondo, Sabtu, menyampaikan pemerintah daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan setempat terus melakukan upaya menekan tingkat pengangguran terbuka di daerahnya, salah satunya dengan menggelar bursa kerja.
"Jadi, tahun ini kami melaksanakan bursa kerja (job fair) di tiga titik (wilayah timur, barat dan perkotaan). Sebelumnya, biasanya hanya fokus dilaksanakan di perkotaan," ujarnya.
Wabup Ulfiyah mencontohkan, beberapa hari lalu Dinas Ketenagakerjaan telah melaksanakan bursa kerja yang digelar di wilayah timur Situbondo, tepatnya di Balai Pertemuan PG Assembagoes, Kecamatan Asembagus.
Dalam kegiatan bursa kerja itu, lanjut Ulfiyah, pemerintah daerah setempat berkolaborasi dengan puluhan korporasi/perusahaan dan menyediakan sebanyak 2.718 lowongan kerja.
Menurutnya, bursa kerja menjadi kesempatan yang ditunggu para pencari kerja, utamanya bagi lulusan baru, sehingga pemerintah daerah setempat membuka akses kerja yang lebih dekat dengan masyarakat.
"Bursa kerja tentu sangat ditunggu-tunggu oleh para pencari kerja, baik bagi adik-adik yang baru lulus sekolah untuk melamar pekerjaan di perusahaan," kata Wabup Ulfiyah.
Ia menambahkan, semakin banyak perusahaan yang terlibat dalam membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Situbondo, penyerapan tenaga kerja juga dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi di daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo Suriyatno menjelaskan agenda Job Fair 2026 yang digelar di Balai Pertemuan PG Assembagoes menjadi wadah pertemuan langsung antara perusahaan dengan pencari kerja.
"Jadi, bursa kerja ini pemerintah memfasilitasi pencari kerja dipertemukan langsung dengan korporasi penyedia lowongan kerja," katanya.
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Gelaran Mooncake Festival 2026: Cahaya Harmoni Semarang masih berlangsung selama 23 hingga 27 September 2026. Rangkaian acara budaya ini hadir untuk merayakan tradisi kebersamaan keluarga sekaligus memperkuat semangat harmoni antar komunitas.
Mooncake Festival 2026: Cahaya Harmoni Semarang, merupakan kegiatan hasil gotong royong Sahabat Tionghoa Kota Semarang, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang, dan Katadata sebagai mitra penyelenggara.
Gelaran ini menghadirkan pengalaman budaya yang menggabungkan warisan Tionghoa dengan kekayaan budaya Indonesia dalam suasana yang hangat dan inklusif.
Menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pertunjukan seni, festival kuliner, aktivitas keluarga, hingga parade budaya dari berbagai komunitas.
Beragam kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat, termasuk generasi muda, untuk mengenal tradisi dan keberagaman budaya secara lebih dekat.
Bagi generasi muda, pengalaman seperti ini dapat menjadi bagian penting dalam mengenal kembali nilai-nilai budaya yang diwariskan dari generasi sebelumnya.
Tradisi pun tidak hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi dapat terus diperkenalkan dan dimaknai dalam kehidupan masyarakat saat ini.
Bukan cuma menikmati rangkaian acara dan pertunjukan budaya, kamu juga bisa mencicipi beragam kuliner dari berbagai tenant yang hadir di Mooncake Festival 2026: Cahaya Harmoni Semarang. Mulai dari makanan tradisional, jajanan khas, dessert, hingga pilihan kuliner kekinian.
Selain itu, Mooncake Festival 2026 juga menawarkan pengalaman budaya melalui pemanfaatan teknologi. Salah satunya adalah konsep pertunjukan imersif yang menghadirkan visual dan teknologi interaktif pada patung Cheng Ho.
Kegiatan ini merupakan hasil gotong royong masyarakat Tionghoa di Kota Semarang. Semangat kolaborasi tersebut turut terlihat dari dukungan berbagai pihak dalam menghadirkan rangkaian kegiatan dan fasilitas di Mooncake Festival 2026.
Dalam gelaran tersebut, BINUS melalui BINUS @Semarang dan BINUS SCHOOL Semarang turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Mooncake Festival Semarang 2026.
Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya BINUS untuk mendukung ruang interaksi yang mempertemukan generasi muda dengan keberagaman budaya dan komunitas di sekitarnya.
“Kami melihat Mooncake Festival sebagai kesempatan untuk mempertemukan generasi muda dengan nilai-nilai budaya sekaligus membuka ruang bagi mereka untuk memahami keberagaman yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia,” ujar Dr. Fredy, Direktur Kampus BINUS @Semarang.
Menurutnya, pengenalan budaya kepada generasi muda juga dapat berjalan beriringan dengan perkembangan zaman. Dengan pendekatan yang relevan dan ruang interaksi yang terbuka, nilai-nilai tradisi dapat terus diwariskan tanpa kehilangan maknanya.
“Bagi kami, pendidikan tidak hanya tentang membangun kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga membentuk generasi yang terbuka, adaptif, dan mampu menghargai keberagaman,” lanjutnya.
Sebagai institusi pendidikan tinggi, BINUS memiliki fokus pada pengembangan talenta yang memiliki kompetensi, kreativitas, dan perspektif global.
Melalui dukungannya terhadap Mooncake Festival Semarang 2026, BINUS turut mengambil bagian dalam menciptakan ruang bagi generasi muda untuk mengenal warisan budaya, membangun apresiasi terhadap perbedaan, serta meneruskan semangat kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.
Lebih dari sekadar perayaan, Mooncake Festival Semarang 2026 menjadi momentum untuk mempertemukan tradisi dan generasi masa kini, sekaligus menunjukkan bahwa keberagaman budaya dapat terus hidup ketika diwariskan, dipahami, dan dirayakan bersama.
Tanjungpinang (ANTARA) - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau (Kepri) terus mematangkan skema khusus pekerja perbatasan atau Special Border Treatment (SBT) guna memberikan kepastian hukum dan pelindungan bagi warga kawasan perbatasan yang bekerja di Malaysia.
Kepala BP3MI Kepri Kombes Pol Imam Riyadi di Tanjungpinang mengatakan skema tersebut dirancang sebagai salah satu upaya untuk memberikan jalur legal bagi mobilitas pekerja dari wilayah perbatasan yang selama ini melakukan aktivitas ekonomi di kawasan Johor dan Melaka.
"Usulan ini secara khusus mencakup masyarakat dari Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, dan Kabupaten Meranti, Provinsi Riau," kata Imam di Tanjungpinang, Sabtu.
Baca juga: KJRI Kuching dan Pemprov Kalbar perkuat kerja sama perbatasan
Dalam konsep yang dibahas, kata dia, pekerja dari kedua wilayah tersebut nantinya dapat bekerja secara legal menggunakan visa jangka pendek dengan durasi sekitar tiga hingga enam bulan yang dapat diperpanjang di negara tujuan tanpa harus kembali ke Indonesia.
Sektor pekerjaan dalam skema itu akan dibatasi pada tujuh bidang berdasarkan kebutuhan yang telah berlangsung selama ini, yakni konstruksi, pertanian, perkebunan, peternakan, pelayanan restoran atau penjaga kedai hingga cleaning service.
Untuk memastikan aspek keamanan dan keterdataan, pekerja dan pemberi kerja atau majikan dalam skema SBT akan diwajibkan tercatat dalam sistem basis data resmi SBT.
Imam menyebut skema SBT dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatur kebutuhan tenaga kerja di Malaysia yang selama ini banyak diisi masyarakat dari wilayah perbatasan.
"Kebutuhan Malaysia di bidang-bidang tertentu pada dasarnya dapat dipenuhi oleh warga Kepri dan Riau dari Karimun dan Meranti. Pembahasan mengenai hal ini juga telah berjalan di forum Sosek Malindo (forum kerja sama bilateral sosial ekonomi antara Indonesia dan Malaysia) didukung kunjungan pihak Construction Industry Development Board (CIDB) Malaysia ke daerah," ujar Imam.
Ia mengatakan penerapan skema SBT perlu berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di daerah. Program peningkatan kompetensi seperti SMK Go Global dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan calon pekerja agar memiliki kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.
Baca juga: Menlu Sugiono apresiasi kemajuan negosiasi perbatasan RI-Malaysia
Baca juga: Pemprov Kepri sebut perlu kerja sama dengan Malaysia untuk nelayan
"Indonesia juga dapat mengadopsi skema serupa yang telah diterapkan oleh Thailand. Yang paling utama, sesuai arahan Presiden, kita harus memastikan tidak ada lagi praktik eksploitasi terhadap PMI," ujar dia.
Kepala BP3MI Kepri menambahkan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah terkait akan melakukan harmonisasi regulasi untuk mendukung penerapan skema SBT.
Harmonisasi tersebut mencakup penyelarasan aturan teknis KP2MI, penyusunan kesepakatan bilateral, serta penyiapan regulasi daerah sebagai payung hukum operasional di kawasan perbatasan.
"Melalui pembahasan lintas sektor, pemerintah terus mematangkan konsep tata kelola mobilitas tenaga kerja lintas batas agar dapat memberikan kepastian hukum, meningkatkan keterdataan pekerja, serta memperkuat pelindungan bagi masyarakat kawasan perbatasan yang bekerja di luar negeri," kata Imam.
Pewarta: Ogen
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 26 September 2026, 01:00 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto angkat bicara soal persepsi publik terhadap pernyataannya yang berkaitan dengan para pakar. Prabowo mengaku kerap mendapati ucapannya dipelintir sehingga seolah-olah dirinya tidak menghormati orang-orang yang memiliki keahlian di bidang tertentu.
Padahal, Prabowo menegaskan dirinya justru sangat menghormati para pakar. Penegasan itu disampaikan ketika bertemu dengan 22 pakar untuk membahas mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Istana Merdeka.
Baca Juga: Pakar Hukum Bilang Gugatan Diskualifikasi Gibran Hanya Akan Lolos Sebagian: MK Kalau Mengabulkan...
"Jadi saudara-saudara, jangan salah ya menerima, kadang-kadang saya kalau bicara di audience, suka dipelintir ya, dibilang seolah saya enggak hormati pakar. Saya paling hormat sama pakar," kata Prabowo, dikutip Sabtu (26/9/2026).
Pernyataan tersebut disampaikannya di tengah pembahasan mengenai strategi pemerintah menghadapi ancaman karhutla. Dalam pertemuan itu, ia justru meminta para pakar memberikan masukan mengenai langkah yang harus dilakukan pemerintah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi.
Prabowo meminta para ahli memberikan solusi yang dapat diterapkan untuk menghadapi persoalan, khususnya di kawasan lahan gambut yang tersebar di Indonesia.
"Anyway, jadi mohon saya diberi masukan, what can we do supaya tahun depan kita, sudahlah," katanya.
Prabowo kemudian menjelaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah antisipasi. Ia mengatakan laporan yang diterimanya menunjukkan bahwa pengerahan berbagai peralatan, termasuk helikopter, belum tentu menjadi solusi paling efektif dalam menghadapi kebakaran.
"Jadi, sekarang saya sudah perintahkan, sudahlah kita antisipasi, jadi ternyata tadi saya dapat laporan kemarin ya, dengan segala macam helikopter apa, tetap yang paling efektif adalah petugas di darat," ungkapnya.
Karena itu, Prabowo meminta pembahasan bersama para pakar tidak berhenti pada teori. Ia ingin memperoleh rekomendasi konkret mengenai mitigasi yang bisa dilakukan pemerintah sebelum kebakaran terjadi.
Salah satu langkah yang disorot adalah kesiapan infrastruktur pemadam kebakaran. Prabowo meminta agar pompa dan embung telah tersedia jauh sebelum munculnya titik api.
"Jadi bagaimana, saya minta masukan dari saudara-saudara, what we have to do, soal mitigasi fisik kita lakukan ya. Pemadam kebakaran harus siap, enggak ada, jauh sebelum kebakaran bikin embung embung embung embung. Belum ada kebakaran bikin pompa pompa pompa, siapkan semua itu," ujarnya.
Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap karakteristik lahan gambut. Menurutnya, penanganan kawasan tersebut membutuhkan pendekatan yang tidak sekadar mengandalkan peralatan pemadam, tetapi juga solusi berdasarkan kajian ilmiah.
Baca Juga: Terseret Dugaan Korupsi, Golkar Sudah Tak Restui Nusron Wahid Bertahan Jadi Menterinya Prabowo
"Nah, tapi dengan gambut, kalau bisa ada jawaban ilmiah, a scientific, a scientific solution," tuturnya.
Liputan6.com, Jakarta - Nonton bareng laga perdana Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi Singapura menggema di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat, 25 September 2026. Riuh dukungan yang mengalun sepanjang pertandingan disebut tak kalah dari suasana di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, yang menjadi lokasi laga.
Keramaian warga dari berbagai kalangan kian semarak dengan kehadiran kelompok suporter Ultras Garuda Semarang. Chant-chant dukungan digemakan tanpa henti. Pertandingan ini disiarkan langsung oleh SCTV, Indosiar, dan Vidio.
Skor berubah cepat pada menit ke-13 ketika Ragnar Oratmangoen menyambar umpan silang Like Vickery dan menaklukkan gawang Singapura. Keunggulan Garuda berganda pada menit ke-73 lewat penalti Ole Romeny yang menipu kiper lawan dan mengubah angka menjadi 2-0.
Di tengah padatnya agenda, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir tepat saat babak kedua dimulai dan menyapa penonton yang memadati area. "Kita hari ini bersama-sama di sini memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia. Sementara timnas berhasil unggul dari Singapura," ujar Ahmad Luthfi.
Ia menegaskan area kantor pemerintahan ini terbuka bagi publik dan malam itu sengaja dibuka untuk nonton bareng sebagai wujud dukungan serta kebersamaan warga Jawa Tengah. "Ini adalah Kantor Gubernur, rumah gubernur adalah rumah rakyat sehingga siapapun boleh datang dan boleh nonton untuk memberikan suatu motivasi bahwa inilah kebersamaan Provinsi Jawa Tengah," jelasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358527/original/004929300_1790358287-WhatsApp_Image_2026-09-26_at_12.03.02_AM__2_.jpeg)
Perbesar
Taufik, warga Candisari, Kota Semarang, mengaku sangat terhibur dengan gelaran nobar yang diadakan Pemprov Jawa Tengah. Selain menyatu dalam dukungan untuk timnas, ia menyebut penonton juga bisa menikmati camilan dan makanan yang disediakan. Ia berharap format seperti ini bisa digelar rutin setiap kali Timnas Indonesia bermain.
"Nonton bareng ini sangat menghibur karena di Semarang nonton timnas itu jarang ada nobar. Kalau bisa dilaksanakan terus tiap timnas main. Kita bisa silaturahmi dan kumpul bareng mendukung timnas," ujarnya.
Datang bersama sang istri, Taufik optimistis Indonesia mampu melangkah jauh dan mengukir prestasi pada ajang perdana FIFA ASEAN Cup. Menurutnya, momentum ini sekaligus bisa mendorong peringkat Indonesia di FIFA.
"Timnas harus optimis. Ini kesempatan kita naik peringkat FIFA," katanya.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Timnas Indonesia Cuma Menang 2-0 Lawan Singapura, John Herdman: Pemain Masih Jet Lag
Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia memulai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/9/2026) malam WIB. Skuad John Herdman kesulitan menambah gol meski Singapura bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua.
Bermain dihadapan puluhan ribu fans di GBK, timnas Indonesia memulai laga dengan baik. Pada menit 13, Skuad Garuda sudah bisa memimpin lewat Ragnar Oratmangoen yang meneruskan umpan tarik Luke Vickery.
Namun setelah itu permainan timnas Indonesia sedikit menurun. Tak banyak peluang yang tercipta. Gol kedua baru bisa lahir di menit 73 lewat penalti Ole Romeny.
Gol Romeny terjadi setelah Singapura bermain dengan 10 pemain usai Muhammad Safuwan Baharudin diganjar kartu merah. Wasit mengecek VAR dan mengusir Safuwan. Indonesia awalnya cuma mendapat tendangan bebas dari pelanggaran tersebut. Namun tembakan bebas Thom Haye mengenai tangan Song Ui-Young sehingga menghasilkan penalti.
Unggul jumlah pemain, timnas Indonesia tak bisa menambah gol. Pasukan Herdman malah kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Menurunnya kinerja timnas Indonesia di babak kedua diakui Herdman. Mantan pelatih Kanada itu menilai para pemain memang masih beradaptasi dan dilanda jet lag. Maklum saja, mayoritas pemain yang diturunkan bermain di luar negeri dengan sebagian merumput di Eropa.
"Saya pikir para pemain telah memberikan usaha maksimal. Kami sudah memperkirakan akan ada momen ketika semuanya berjalan sangat baik di lapangan, tetapi juga akan ada momen ketika rasa lelah mulai muncul dan para pemain beradaptasi dengan kondisi, jet lag, sehingga mereka harus berjuang melewatinya dan menemukan kembali permainan mereka sebagai satu kesatuan. Saya pikir mereka berhasil melakukan itu malam ini," ujar Herdman dalam jumpa pers usai pertandingan.
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9358501/original/007112700_1790354568-033A0061.jpeg)
Perbesar
Meski belum maksimal dan kesulitan menambah gol, Herdman bangga dengan perjuangan anak asuhnya melawan Singapura. Pujian khusus diberikan Herdman kepada Ole yang rutin bikin gol serta pertahanan yang solid sehingga bsia clean sheet.
"Saya bangga kepada para pemain. Saya juga bangga kepada Ole yang mencetak golnya. Dia sudah mencetak beberapa gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Sangat menyenangkan melihatnya. Kami mulai memiliki pencetak gol yang konsisten. Sekali lagi, kami juga berhasil menjaga gawang tetap tidak kebobolan. Ini mungkin clean sheet keempat atau kelima kami di kandang," sambung Herdman.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Singapura, Gavin Lee, memberi selamat sekaligus memuji performa Timnas Indonesia seusai pertemuan perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menilai skuad asuhan John Herdman tampil lebih baik pada laga ini.
Pertandingan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam, dan berakhir 2-0 untuk Timnas Indonesia. Ragnar Oratmangoen serta Ole Romeny masing-masing mencetak satu gol ke gawang Singapura.
"Ya, pertama-tama, selamat kepada Indonesia. Menurut saya, mereka adalah tim yang sangat bagus malam ini. Namun, kami sudah mengetahui hal itu sebelum pertandingan. Kami tahu bahwa mereka adalah tim yang kuat," kata Lee dalam sesi konferensi pers selepas laga.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358502/original/008314900_1790354883-0L5A9418.jpg.jpeg)
Perbesar
Gavin Lee menyoroti cara bermain timnya saat tumbang dari Timnas Indonesia. Menurutnya, Ilhan Fandi dan rekan-rekan kurang menunjukkan kepercayaan diri sejak kick-off.
Ia juga melihat para pemain Singapura terlalu menghormati lawan. Hal tersebut disebut membuat permainan tidak berkembang, terutama sepanjang babak pertama, dan meninggalkan rasa kecewa pada dirinya.
"Sayangnya, seperti yang sudah kami bicarakan sebelumnya di ruang ganti, kami tidak cukup percaya kepada diri sendiri sejak awal pertandingan, terutama pada babak pertama," jelas Gavin Lee.
Memasuki paruh kedua, Lee menilai Singapura mampu meningkatkan respons. Ada upaya nyata untuk bangkit dan bermain lebih mendekati karakter tim sendiri.
Namun, momentum Singapura terganggu setelah sebuah insiden krusial. Shafuan Baharuddin menerima kartu merah langsung pada pertengahan babak kedua, yang memengaruhi jalannya pertandingan.
"Menurut saya, sekali lagi, pada babak kedua kami merespons dengan jauh lebih baik. Kami bermain lebih seperti diri kami sendiri. Bahkan setelah kami bermain dengan 10 pemain, kami tetap berusaha memberikan tekanan dan mencari peluang. Itu juga merupakan sesuatu yang harus kami banggakan," tandas Gavin Lee.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Meriah, Ahmad Luthfi: Mari Dukung Timnas Indonesia
Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia memulai langkah di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan baik. Skuad Garuda menang 2-0 atas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (25/9/2026) malam WIB. Namun kemenangan ini juga jadi sorotan terutama soal pemilihan pemain oleh pelatih John Herdman.
Dari 11 starter yang diturunkan tidak ada pemain kelahiran Indonesia yang diturunkan sama sekali. Herdman menurunkan 10 pemain yang dinaturalisasi.
Ada Maarten Paes, Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, Dean James, Luke Vickery, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, dan Mitchell Baker. Praktis cuma Elkann Baggott yang bukan pemain naturalisasi.
Baggott sendiri juga tidak lahir di Indonesia tapi memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sebelum genap 21 tahun.
Usai pertandingan Herdman dicecar soal keputusannya menurunkan 11 pemain yang tidak lahir di Indonesia. Eks pelatih Kanada itu meminta publik dan media untuk tidak membeda-bedakan.
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9358505/original/049013000_1790355575-0L5A9536.jpg.jpeg)
Perbesar
Menurut Herdman, pola pikir yang membeda-bedakan pemain kelahiran Indonesia asli dan diaspora harus dibuang jauh-jauh. Pasalnya para pemain semuanya mati-matian membela timnas Indonesia.
"Ini adalah line-up yang ingin mewakili negara ini. Mereka bersedia naik pesawat dan bekerja keras. Mereka bermain dengan penuh semangat dan gairah untuk suporter. Itu penting untuk dihormati," papar Herdman.
"Saya pikir pemain lokal tidak ada yang berbeda. Tidak ada pemain lokal, tidak ada pemain diaspora. Kami adalah Indonesia. Kita mewakili bendera (Merah-Putih). Kita berdiri bersama setiap saat. Ini adalah pola pikir yang harus kita ubah. Orang-orang ini adalah orang Indonesia sekarang. Mereka suka bermain untuk Indonesia," tegas Herdman.
Sejak era naturalisasi begitu gencar, timnas Indonesia biasanya masih menyisakan satu atau dua pemain kelahiran Indonesia di starter. Rizky Ridho atau Marselino Ferdinan yang paling sering dimainkan.
Kali ini Rizky Ridho duduk di bangku cadangan selama 90 menit. Sedangkan Marselino tidak dipanggil ke FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Meriah, Ahmad Luthfi: Mari Dukung Timnas Indonesia