Jakarta (ANTARA) - Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) masih menunggu finalisasi pembiayaan keberangkatan kontingen tenis Indonesia ke Asian Games, menyusul belum ditetapkannya keputusan akhir terkait kontingen Indonesia oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar mengatakan telah mengusulkan 10 petenis, terdiri atas lima putra dan lima putri, untuk memperkuat Indonesia pada ajang olahraga tingkat Asia tersebut.
"Untuk Asian Games sebenarnya kita sudah mengunci lima nama untuk putra dan lima untuk putri. Namun sampai hari ini belum ada SK dari KOI, tentu ini adalah kewenangan KOI, sehingga kita masih menunggu finalisasi," kata Andi di sela laga final Liga Tenis Indonesia 2026 Seri 1 di Jakarta, Minggu.
Menurut Andi, kepastian pembiayaan menjadi salah satu hal yang masih ditunggu Pelti, terutama di tengah adanya informasi mengenai efisiensi anggaran yang berpotensi memengaruhi jumlah atlet yang dapat diberangkatkan.
Andi mengatakan Pelti pada prinsipnya berharap seluruh kuota tenis yang tersedia dapat terisi sehingga para atlet yang telah menjalani persiapan memiliki kesempatan untuk tampil di Asian Games.
Namun, apabila terdapat keterbatasan pembiayaan dari pemerintah, Pelti siap mencari alternatif agar atlet yang telah masuk dalam usulan tetap dapat diberangkatkan.
"Kalau misalnya ada efisiensi dari pemerintah tentu Pelti akan memberikan solusi juga. Mungkin menjadi bagian dalam pemberangkatan atlet," ujar Andi.
Baca juga: Pelti dorong kehadiran lebih banyak petenis di Liga Tenis Indonesia
Ia mengatakan pembiayaan secara mandiri menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan untuk memastikan atlet tetap tampil di Asian Games.
"Mandiri adalah pilihan yang tepat supaya semangat teman-teman yang sudah berlatih selama ini tidak sia-sia," kata Andi.
Menurut dia, keikutsertaan di Asian Games memiliki arti penting bagi para atlet karena selain menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga Indonesia, ajang tersebut juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi atlet yang telah menjalani persiapan.
"Mereka bisa hadir di Asian Games. Tentu ini kebanggaan yang sangat luar biasa bagi mereka," ujar Andi.
Untuk komposisi tim, Andi menjelaskan lima petenis putri yang diusulkan merupakan bagian dari tim Indonesia pada SEA Games 2025 Thailand. Sementara itu, terdapat perubahan pada komposisi sektor putra. Salah satu atlet, Justin Barki, memberikan kesempatan kepada atlet lain untuk masuk dalam daftar usulan.
Andi menegaskan 10 nama tersebut masih berstatus usulan dari PP Pelti sehingga belum menjadi daftar final kontingen tenis Indonesia pada Asian Games.
"Minggu depan ada meeting lagi untuk finalisasi," kata Andi.
Adapun 10 petenis yang diusulkan Pelti ialah Janice Tjen, Aldila Sutjiadi, Priska Nugroho, Anjali Kirana Junarto, dan Meydiana Laviola Reinnamah. Sementara dari sektor putra terdapat Muhammad Rifqi Fitriadi, Christopher Rungkat, Lucky Candra Kurniawan, Anthony Susanto, dan Muhammad Gunawan Trismuwantara.
Baca juga: PELTI siapkan atlet Asian Games 2026 lewat “training on the road”
Baca juga: PELTI hadirkan Liga Tenis Indonesia 2026 untuk jaga regenerasi atlet
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Warga menangkap ikan beramai-ramai saat tradisi Ngagurah Dano di aliran sungai Cidanau di Desa Cikolelet, Banten, Minggu (9/8/2026). Tradisi menangkap ikan secara massal menggunakan tangan kosong maupun alat tangkap tradisional yang biasa dilaksanakan saat musim kemarau tersebut merupakan wujud rasa syukur masyarakat setempat atas kelestarian alam dan melimpahnya sumber air sekaligus upaya pelestarian kearifan lokal yang menjadi daya tarik wisata budaya di desa itu. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
Warga menangkap ikan beramai-ramai saat tradisi Ngagurah Dano di aliran sungai Cidanau di Desa Cikolelet, Banten, Minggu (9/8/2026). Tradisi menangkap ikan secara massal menggunakan tangan kosong maupun alat tangkap tradisional yang biasa dilaksanakan saat musim kemarau tersebut merupakan wujud rasa syukur masyarakat setempat atas kelestarian alam dan melimpahnya sumber air sekaligus upaya pelestarian kearifan lokal yang menjadi daya tarik wisata budaya di desa itu. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
Foto udara warga menangkap ikan beramai-ramai saat tradisi Ngagurah Dano di aliran sungai Cidanau di Desa Cikolelet, Banten, Minggu (9/8/2026). Tradisi menangkap ikan secara massal menggunakan tangan kosong maupun alat tangkap tradisional yang biasa dilaksanakan saat musim kemarau tersebut merupakan wujud rasa syukur masyarakat setempat atas kelestarian alam dan melimpahnya sumber air sekaligus upaya pelestarian kearifan lokal yang menjadi daya tarik wisata budaya di desa itu. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/agr
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan Jatim sebagai gudangnya ulama dan mendorong gerakan tafaqquh fiddin dari berbagai profesi saat menyampaikan orasi ilmiah pada Wisuda Angkatan V Ma'had Aly Nurul Cholil, Bangkalan.
"Untuk bisa membangun tafaqquh fiddin dari berbagai profesi-profesi yang lain, Insya Allah di Jawa Timur ini gudangnya ulama. Dan banyaknya ulama ini memberikan manfaat yang luar biasa di Jawa Timur," kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Minggu.
Dalam wisuda yang diikuti 51 mahasantri itu, Khofifah juga menegaskan komitmen Pemprov Jatim mendukung pendidikan tinggi keagamaan melalui berbagai program beasiswa yang disalurkan lewat Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jatim.
Sepanjang 2019-2026, sebanyak 7.976 mahasiswa telah menerima manfaat program beasiswa tersebut.
Dukungan untuk pendidikan Ma'had Aly tercatat diberikan kepada 240 mahasiswa pada 2019, 425 mahasiswa pada 2021, 285 mahasiswa pada 2023, 45 mahasiswa pada 2024, 380 mahasiswa pada 2025, dan 105 mahasiswa pada 2026.
Baca juga: Jatim jajaki kerja sama industri-teknologi dengan perkapalan Tiongkok
"Tentu ini karena doa, ikhtiar, dan kerja keras kita semua, kita sudah bisa menambah beasiswa S2 dan mulai memasifkan beasiswa S3. Dan ada beasiswa Al-Azhar yang dulunya kita kirim S1, tapi kita mendiskusikan untuk meningkatkan ke S2 ," ujarnya.
Program beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk jenjang S1 dan S2 di Al-Azhar Kairo mencatat penerima sebanyak 30 mahasiswa pada 2021, 30 mahasiswa pada 2022, 30 mahasiswa pada 2023, 33 mahasiswa pada 2024, 35 mahasiswa pada 2025, dan 30 mahasiswa pada 2026.
"Saya ingin menyampaikan untuk mendapatkan beasiswa di Al-Azhar itu persetujuannya harus oleh Grand Sheikh Al-Azhar. Alhamdulillah waktu itu kami diterima langsung oleh beliau. Saya menyampaikan bahwa mereka yang pulang dari Al-Azhar bukan sarjana Al-Azhar, mereka yang pulang dari Al-Azhar adalah ulama Al-Azhar. Jadi beda standar," katanya.
Khofifah juga berpesan agar para wisudawan menjadi ahli pada bidang yang digeluti. Ia berharap Ma'had Aly mampu melahirkan ulama, kiai, dan tokoh agama yang cakap dalam sektor pembangunan, teknologi, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Selain itu, ia berharap Ma'had Aly Nurul Cholil Bangkalan tidak berhenti pada marhalah ula (S1), melainkan terus meningkatkan jenjang pendidikan hingga marhalah tsaniyah (S2) dan marhalah tsalitsah (S3).
Baca juga: Khofifah: Jatim siap jadi pusat pendidikan vokasi nasional
"Nurul Cholil insya Allah termasuk yang punya peluang besar meningkat pada marhalah tsaniyah. Semoga semua bisa berseiring dengan program di Ma'had Aly ini. Salam sukses berkah semuanya dan semoga ilmunya manfaat barakah. Amin," katanya.
Sementara itu, Mudir Ma'had Aly Nurul Cholil KH Ahmad Faqoth Zubair mengapresiasi dukungan Gubernur Khofifah terhadap pesantren dan berharap lebih banyak program yang dapat diakses para mahasantri.
Ia juga meminta para mahasantri memperhatikan orasi ilmiah dan wejangan yang disampaikan Gubernur Khofifah sebagai bekal saat terjun di tengah masyarakat.
"Oleh karena itu, saya berharap orasi ilmiah dan wejangan-wejangan beliau mohon didengarkan dan perlu dicatat sebagai bahan ilmu dan bekal untuk anak-anakku sekalian nanti berjuang di tengah-tengah masyarakat," kata KH Ahmad Faqoth Zubair.
Baca juga: Khofifah: MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi harus bebas perundungan
Baca juga: Khofifah ajak anak muda gunakan ilmu pengetahuan jadi alat perjuangan
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Bandung Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi 27 keluarga penyintas longsor di Kecamatan Cipongkor yang terjadi pada tahun 2024 sebagai tahapan pembangunan rumah relokasi.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkimtan) Kabupaten Bandung Barat Anni Roslianti katanya dalam keterangan di Bandung Barat, Minggu, mengatakan dokumen lelang pekerjaan cut and fill saat ini tengah disiapkan untuk lahan relokasi yang telah dibebaskan pemerintah daerah.
"Kan sudah dibeli sama Pemda, sekarang mau lelang cut and fill. Baru mau proses lelang. Targetnya penyelesaian tiga bulan," katanya.
Lahan seluas sekitar 3.600 meter persegi tersebut berada di Kampung Bojong Huni, RT 02, RW 02, Desa Cibenda, atau sekitar 1,5 kilometer dari Kampung Gintung yang tertimbun material longsor.
Anni menjelaskan pekerjaan cut and fill dilakukan untuk menyiapkan kontur lahan sebelum pembangunan rumah sehingga kawasan relokasi memiliki kondisi tanah yang lebih aman dan stabil.
Pengadaan lahan untuk huntap tersebut telah dilakukan Pemkab Bandung Barat pada 2025 melalui sejumlah tahapan, mulai dari studi kelayakan untuk memastikan keamanan lokasi hingga penyusunan dokumen pengadaan dan penilaian harga oleh tim appraisal.
Setelah cut and fill selesai, pembangunan 27 unit rumah akan dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sedangkan Pemkab Bandung Barat bertanggung jawab terhadap pengadaan lahan dan penyiapan lahan.
"Untuk relokasi rumahnya itu ada 27 KK (kepala keluarga). Kalau yang membangun itu nanti BNPB, kami bagian pengadaan lahan dan cut and fill," ujarnya.
Kepala Desa Cibenda Abdul Rohman mengatakan sebelumnya terdapat dua lahan milik pribadi yang diajukan sebagai lokasi relokasi warga terdampak longsor Kampung Gintung.
Berdasarkan kajian Badan Geologi, kedua lokasi tersebut dinyatakan aman untuk dijadikan kawasan permukiman. Pemerintah kemudian menetapkan lahan di Kampung Bojong Huni sebagai lokasi pembangunan huntap.
"Ada 27 rumah, sisa lahan untuk fasilitas umum seperti masjid, sarana pengajian, madrasah dan jalan. Pembebasan lahan sama Pemkab," kata Abdul.
Pembangunan huntap tersebut merupakan tindak lanjut penanganan bencana longsor yang menerjang Kampung Gintung pada 24 Maret 2024.
Bencana tersebut menyebabkan 25 rumah rusak berat dan sejumlah rumah lainnya terdampak sehingga warga harus direlokasi. Sebanyak 10 orang meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.
Dengan segera dimulainya proses lelang cut and fill, Pemkab Bandung Barat menargetkan tahapan penyiapan lahan dapat diselesaikan sekitar tiga bulan sebelum dilanjutkan dengan pembangunan hunian bagi para penyintas.
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Bandung Barat (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, segera menerjunkan tim untuk menelusuri dugaan pencemaran Sungai Cihaur di Kecamatan Padalarang, setelah laporan air sungai berubah warna dan mengeluarkan bau menyengat.
Kepala Bidang Tata Kelola Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Bandung Barat Ilmi Royan Galih Surya mengatakan pihaknya segera menyiapkan tim pengawas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) untuk memeriksa kondisi serta memetakan dugaan sumber pencemaran.
"Saya terus terang baru tahu, memang belum ada pengaduan masuk, tetapi kami pastikan akan mengirimkan tim pengawas untuk bisa ke lokasi guna memetakan," katanya di Bandung Barat, Minggu
Galih mengatakan hasil pemeriksaan di lapangan akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan terhadap pihak yang nantinya terbukti melakukan pencemaran.
"Nanti dari hasil pemetaan oleh tim pengawas PPLH, kami akan coba lakukan tindakan berupa pengawasan atau pembinaan kepada pelaku kegiatan diduga melakukan pencemaran," katanya.
Sebelumnya, kondisi Sungai Cihaur di Kampung Pangkalan, Desa Cipeundeuy, menjadi sorotan setelah air sungai terlihat berubah warna menjadi merah, dipenuhi busa, serta mengeluarkan aroma tidak sedap.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (7/8), terlihat cairan berwarna merah mengalir dari sebuah saluran pembuangan berukuran besar yang berada di sisi sungai.
Saluran tersebut tampak tertanam di bawah tanah dan mengalirkan cairan secara langsung ke badan Sungai Cihaur. Selain berwarna merah, aliran tersebut terlihat menghasilkan busa dan menimbulkan bau menyengat.
Warga setempat juga menyebut cairan yang masuk ke sungai terkadang memiliki suhu cukup panas hingga terlihat seperti mengeluarkan kepulan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap ekosistem sungai dan aktivitas masyarakat di sekitar aliran Sungai Cihaur.
Warga menyebut populasi ikan di sungai terus menurun, sedangkan petani mulai khawatir menggunakan air sungai untuk kebutuhan pengairan tanaman.
DLH Bandung Barat akan memastikan kondisi tersebut melalui pemeriksaan lapangan dan penelusuran sumber aliran sebelum menentukan langkah penanganan lebih lanjut.
Pemerintah daerah juga akan menjadikan hasil pengawasan sebagai dasar untuk menentukan tindakan terhadap pihak yang terbukti melanggar ketentuan pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DLH Bandung Barat terjunkan tim telusuri pencemaran Sungai Cihaur
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNN Indonesia --
Remaja pelaku penembakan mematikan di sebuah sekolah di Thailand diketahui pernah membawa senapan angin ke sekolah hingga disita oleh seorang guru tahun lalu.
Polisi juga mengatakan bahwa remaja tersebut sering menonton konten kekerasan di internet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Komisaris Kepolisian Wilayah Provinsi 1, Atthapol Anusit, mengatakan tahun lalu seorang guru pernah menyita senapan BB, sejenis senapan angin, yang dibawa remaja 14 tahun tersebut ke sekolah.
Ia menambahkan bahwa remaja itu telah tinggal bersama kakek-neneknya selama 12 tahun setelah kedua orang tuanya berpisah.
"Berdasarkan wawancara dengan para saksi, pelaku telah menunjukkan ketertarikan untuk mempelajari penggunaan senjata api selama beberapa waktu, sekitar satu hingga dua tahun," kata Atthapol kepada wartawan.
Dikutip Reuters, Atthapol mengatakan polisi sejauh ini telah mewawancarai 17 saksi. Sebilah pisau juga ditemukan di dalam tas remaja tersebut. Barang bukti lain yang ditemukan di lokasi kejadian antara lain senjata api, selongsong peluru bekas, dan sebuah komputer pribadi.
"Setelah memeriksa komputer tersebut, ditemukan bahwa anak itu pernah menonton konten kekerasan di media sosial," kata Atthapol.
Polisi mengatakan remaja tersebut menggunakan media sosial untuk mempelajari cara menggunakan senjata api. Namun, ia menambahkan bahwa sejauh ini belum ada bukti bahwa remaja tersebut pernah berlatih menembak.
Berdasarkan penyelidikan terbaru, remaja 14 tahun itu menembak mati kakek dan neneknya di rumah sebelum kemudian pergi melancarkan aksi kejinya dan membunuh enam orang lainnya di sekolahnya.
Setelah itu, ia akhirnya menembak dirinya sendiri.
Kementerian Pendidikan mengatakan akan mengembangkan protokol keamanan baru dalam tiga bulan ke depan, termasuk pemeriksaan kesehatan mental dan sistem rujukan bagi individu yang dinilai berisiko kepada tenaga spesialis.
Langkah lainnya mencakup latihan menghadapi keadaan darurat, upaya memberantas perundungan, serta peningkatan deteksi untuk mencegah benda-benda berbahaya dibawa masuk ke sekolah.
(rds)
[Gambas:Video CNN]
Minggu, 9 Agustus 2026 16:06 WIB
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan melakukan angkatan clean and jerk kelas 65kg putra saat SEA Games 2025 di Chon Buri Sports Schools, Chon Buri, Thailand, Minggu (14/12/2025). Eko Yuli meraih medali perunggu dengan total angkatan 304 kg (snatch 138kg dan clean and jerk 166kg) sedangkan medali emas diraih lifter Thailand Patsaphong Tongsuk dengan total 307 kg (snatch 134kg dan clean and jerk 173kg) dan lifter Malaysia Muhamad Aznil Bidin meraih medali perak dengan total 306kg (snatch 133kg dan clean and jerk 173kg). ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/agr
Jakarta (ANTARA) - Lifter senior Indonesia Eko Yuli Irawan diproyeksikan menjalani Asian Games keenam dalam karirnya setelah masuk dalam tim angkat besi yang disiapkan menuju Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, 19 September-4 Oktober.
Berdasarkan daftar atlet yang terkonfirmasi ANTARA di Jakarta, Minggu, Eko yang kini berusia 37 tahun disiapkan turun pada kelas 65kg putra, dua dekade setelah pertama kali tampil pada pesta olahraga terbesar Asia tersebut di Doha, Qatar, pada 2006.
Pada penampilan perdananya di Doha, Eko yang ketika itu berusia 17 tahun turun pada kelas 56kg dan menempati peringkat keenam dengan total angkatan 271kg (121kg snatch, 150kg clean and jerk).
Empat tahun berselang, Eko meraih medali Asian Games pertamanya setelah merebut perunggu kelas 62kg di Guangzhou 2010 dengan membukukan 311kg (141kg snacth, 170kg clean and jerk).
Dia kembali membawa pulang perunggu dari kelas yang sama pada Incheon 2014 dengan 308kg (142kg snatch, 166kg clean and jerk), sebelum mencapai prestasi tertinggi dengan merebut medali emas di depan publik sendiri pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018.
Kala itu, Eko menjadi yang terbaik dengan total angkatan 311kg (141kg snatch, 170kg clean and jerk).
Catatan selalu membawa pulang medali sejak Guangzhou tersebut kemudian terhenti pada Asian Games Hangzhou 2022 yang berlangsung pada 2023.
Tampil pada kelas 67kg, Eko hanya mencatatkan angkatan snatch 145kg dan gagal dalam tiga kesempatan clean and jerk sehingga tidak membukukan total angkatan.
Dengan demikian, Aichi-Nagoya akan menjadi kesempatan bagi Eko untuk kembali ke podium sekaligus memburu medali Asian Games keempat sepanjang karirnya.
Eko menjadi salah satu dari empat lifter putra yang disiapkan Indonesia menuju Asian Games 2026. Selain dia, terdapat Ricko Saputra pada kelas 60kg, Rahmat Erwin Abdullah (75kg), dan Rizki Juniansyah (85kg).
Sementara pada sektor putri, Indonesia menyiapkan Luluk Diana Tri Wijayana pada kelas 49kg, Juliana Klarisa (53kg), Natasya Beteyob (61kg), dan Indah Afriza (69kg).
Jika tampil di Aichi-Nagoya, perjalanan Asian Games Eko akan membentang selama dua dekade, mulai Doha 2006, Guangzhou 2010, Incheon 2014, Jakarta-Palembang 2018, Hangzhou 2022, hingga Aichi-Nagoya 2026.
Pewarta: Muhammad Ramdan
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Ibu hamil berzodiak Leo dikenal memiliki kepribadian yang percaya diri, hangat, serta penuh semangat. Sosok yang lahir antara 23 Juli hingga 22 Agustus ini identik dengan jiwa kepemimpinan, optimisme, dan energi positif yang menular kepada orang-orang di sekitarnya.
Selama masa kehamilan, karakter khas Leo tetap terlihat. Ibu hamil berzodiak Leo biasanya ingin memberikan yang terbaik untuk calon Si Kecil, mulai dari mempersiapkan kebutuhan bayi hingga merancang momen-momen spesial menjelang persalinan. Namun, sifat perfeksionis dan dominan yang dimiliki terkadang membuat mereka lebih mudah merasa tertekan. Lantas, seperti apa karakter ibu hamil berzodiak Leo? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Dikutip Timesofindia, ibu hamil berzodiak Leo memiliki banyak sifat positif yang membuat perjalanan kehamilan terasa penuh warna. Di sisi lain, ada beberapa tantangan yang perlu mereka hadapi agar tetap menikmati setiap proses menjadi seorang ibu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang ibu berzodiak Leo sangat mencintai anak-anaknya dan selalu menganggap mereka yang terbaik. Ia adalah sosok ibu yang menyenangkan, penuh energi, dan penyayang. Ia sangat bangga pada anak-anaknya serta memiliki harapan yang tinggi terhadap mereka, tetapi juga akan melakukan apa pun agar kebutuhan dan keinginan anak-anaknya terpenuhi.
Salah satu ciri khas ibu hamil berdoziak Leo adalah rasa percaya diri yang tinggi. Mereka senang mengambil keputusan dan memastikan segala sesuatu berjalan sesuai rencana.
Mulai dari memilih perlengkapan bayi, menentukan warna kamar hingga merencanakan pesta baby shower yang besar.
Namun, sifat ini juga bisa menjadi tantangan. Karena ingin semuanya sempurna, ibu Leo terkadang sulit menerima pendapat yang berbeda dan merasa stres ketika rencana tidak berjalan sesuai harapan.
Ibu berzodiak leo dikenal bangga terhadap anak-anaknya. Mereka percaya bahwa Si Kecil memiliki potensi besar untuk berkembang.
Karena itu, mereka sering mendorong anak mengikuti berbagai aktivitas positif, seperti kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga. Ia akan hadir di setiap acara dan menjadi ibu yang bertepuk tangan serta memberi semangat paling meriah.
Namun, terkadang ia bisa bersikap terlalu dramatis dan lupa bahwa kekalahan dalam pertandingan, penampilan yang kurang baik, lutut yang terluka, atau nilai yang buruk bukanlah akhir dari segalanya.
Meski dikenal ceria, murah hati, dan berhati hangat, ibu Leo bukanlah sosok yang bisa diremehkan. Ia juga bisa sangat tegas. Ia tahu kapan dan bagaimana menetapkan aturan, serta tidak ragu untuk menegakkannya.
Bagaimana jika seorang ibu berzodiak Leo memiliki anak yang juga berzodiak Leo? Kombinasi ini menghasilkan energi ganda yang luar biasa!
Mengutip laman Lovetoknow, ibu berzodiak lea dan anak Leo, keduanya sama-sama ceria, kreatif, dan penuh semangat. Sang ibu akan sangat menikmati proses membesarkan anak ini dan merasa bangga saat menyaksikan kepercayaan diri sang anak tumbuh dari waktu ke waktu. Namun, ada beberapa dinamika unik yang perlu diperhatikan:
Anak berzodiak Leo, sama seperti ibunya, anak Leo juga senang menjadi pusat perhatian dan membutuhkan banyak perhatian, pengakuan, serta pujian.
Keduanya memiliki dorongan alami untuk memimpin, yang terkadang bisa memicu benturan keinginan (clash).
Anak Leo bisa mengamuk cukup hebat ketika keinginannya tidak terpenuhi atau merasa diabaikan.
Karena itu, ibu Leo sebaiknya memahami hal ini, memilih dengan bijak kapan harus bersikap tegas, dan memberi anak Leo sedikit kebebasan serta kesempatan untuk mengambil keputusan sesuai usianya.
Demikian pembahasan mengenai karakteristik ibu hamil berzodiak Leo. Mereka menjadi ibu hamil yang penuh semangat dan memiliki kepercayaan diri tinggi. Semoga informasinya membantu ya!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
...Mari kita jaga privasi dan kondisi psikologis anak agar mereka masih bisa belajar dengan nyaman
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi berpesan agar semua pihak menjaga privasi anak-anak dan tidak memberikan stigma akibat kasus temuan senjata, narkotika, dan CD/VCD bermuatan pornografi di sekolah di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
"Anak tidak boleh menjadi korban dari persoalan yang bukan tanggung jawab mereka. Mari kita jaga privasi dan kondisi psikologis anak agar mereka masih bisa belajar dengan nyaman," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Minggu.
Ia prihatin atas temuan ratusan senjata, narkotika, dan 25 keping CD/VCD bermuatan pornografi di salah satu ruangan di sekolah tersebut.
Ia pun berharap pihak sekolah dapat memastikan kondisi anak-anak tetap bisa belajar dengan baik dan aman.
Pihaknya juga mendorong sekolah untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap ruangan dan fasilitas sekolah serta memperkuat pengawasan guna memastikan lingkungan pendidikan tetap aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Baca juga: Anggota DPR minta pengawasan sekolah diperkuat usai temuan senjata
Ia meminta semua pihak menghormati proses penyelidikan dan tidak mendahului hasil pemeriksaan kepolisian.
"Kami menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan dan menyerahkan pendalaman kasus ini kepada kepolisian. Kami tidak akan mendahului proses hukum. Namun, kepentingan terbaik bagi anak tetap menjadi prioritas," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan barang bukti 995 unit airsoft gun yang terdiri atas 776 unit revolver airsoft gun dan 215 unit pistol airsoft gun dari gudang salah satu yayasan sekolah di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Selain itu, petugas juga mengamankan empat pucuk senapan angin, satu pucuk senjata api merek Francispa, serta empat laras senjata panjang pabrikan.
Selain temuan senjata, polisi juga menemukan dua linting yang diduga narkotika jenis ganja serta satu paket yang diduga sabu.
Baca juga: Adang Daradjatun minta polisi transparan usut temuan ratusan senjata
Baca juga: Sengketa kepengurusan yayasan awal ditemukannya senjata di sekolah
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Dari permukaan, proses tersebut nyaris tidak terlihat. Namun, di bawah tanah, air hujan disimpan untuk menjadi cadangan ketika musim kemarau datang
Cimahi (ANTARA) - Anak-anak berlarian di sebuah lapangan yang berada tidak jauh dari jalur rel kereta api di kawasan Baros, Kota Cimahi, Jawa Barat. Suara mereka sesekali terdengar di antara kegiatan warga yang melintas di sekitar permukiman.
Dari tampilannya, lapangan itu layaknya ruang bermain bagi anak-anak di sejumlah tempat lain. Namun, bagi warga setempat, lapangan tersebut memiliki fungsi lain yang tak kalah penting, yakni tempat menyimpan air.
Di sekitar kawasan itu, air hujan, yang sebelumnya dibiarkan begitu saja selama musim hujan dan mengalir entar ke mana, sebagian diarahkan menuju saluran menuju ke sejumlah titik resapan di bawah lapangan.
Warga merencanakan saluran itu dengan cermat.
Dari permukaan, proses tersebut nyaris tidak terlihat. Namun, di bawah tanah, air hujan disimpan untuk menjadi cadangan ketika musim kemarau datang.
Sebuah tandon berkapasitas sekitar 1.000 liter menjadi tempat warga mengambil air ketika membutuhkan. Dengan sistem gravitasi, air dapat dimanfaatkan tanpa harus menggunakan pompa.
Bagi warga setempat, cara tersebut merupakan hasil dari pengalaman menghadapi kekeringan yang dahulu datang berulang setiap musim kemarau.
Kini, ketika sebagian wilayah mulai merasakan ancaman kekeringan, lapangan itu menjadi pengingat bahwa air yang turun saat musim hujan dapat disimpan untuk menghadapi hari-hari kering.

Tabungan air
Editor: Sapto Heru Purnomojoyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.