Minggu, 9 Agustus 2026 16:03 WIB
Musa Yusuf, petani keramba Desa Sarang Burung, Kecamatan Jaluko, Jambi, membersihkan ikan mati dari dalam keramba apung miliknya yang berada di tepi Sungai Batanghari, Minggu (9/8/2026). ANTARA/Agus Suprayitno
Muaro Jambi, Jambi (ANTARA) - Puluhan ton ikan milik petani keramba di lima desa wilayah Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro, Jambi, mati karena diduga akibat pencemaran air Sungai Batanghari.
"Jumlahnya banyak, paling hanya 10 persen yang hidup dari total yang kita tabur, sisanya mati," kata petani keramba Musa Yusuf di Desa Sarang Burung, Kecamatan Jaluko, Jambi, Minggu..
Menurut dia, fenomena kematian ikan milik petani keramba semakin tinggi sejak tiga bulan terakhir, seiring semakin menyusutnya debit air Sungai Batanghari akibat musim kemarau.
Selain penurunan permukaan air sungai, kematian ini, menurutnya disebabkan pencemaran limbah beracun (merkuri) akibat aktivitas tambang di bagian hulu Batanghari yang semakin masif.
Untuk itu, Musa meminta pemerintah memikirkan persoalan tersebut agar petani ikan yang ada disepanjang aliran sungai tidak ikut merasakan dampak aktivitas pertambangan emas ilegal.
Ia merinci Kecamatan Jaluko merupakan salah satu pusat penghasil ikan air tawar di Provinsi Jambi.
Petani tambak di wilayah tersebut menyebar mulai dari Desa Sungai Duren, Sarang Burung, Mendalo Laut dan Pematang Jering, semuanya memanfaatkan aliran sungai untuk membudidayakan jenis ikan mas (Cyprinus carpio) dan nila (Oreochromis niloticus).
Akibat dampak pencemaran lingkungan itu, diperkirakan ikan yang mati jumlahnya mencapai puluhan ton dalam setiap bulan.
"Untuk Kecamatan Jaluko saja mungkin ada puluhan ton ikan mati setiap bulan, karena di daerah ini ada ribuan tambak. Bayangkan saja, dari delapan ribu ikan yang ditabur, mungkin hanya 800 sampai 900 ekor yang hidup, ini untuk satu petak. Kalau setiap petani punya 10 petak, tinggal kalikan saja," urainya.
Anggota DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata menilai bahwa pencemaran air Sungai Batanghari merupakan akumulasi persoalan dari hulu sampai hilir akibat persoalan aktivitas tambang ilegal, pembuangan limbah rumah tangga (sampah) dan industri, termasuk abrasi karena minimnya gerakan penghijauan.
Ia menambahkan berdasarkan laporan dari perusahaan air minum (PDAM), berdasarkan pengukuran tingkat kekeruhan (Nephelometric Turbidity Unit) atau NTU, kekeruhan air baku mencapai angka 1.400 NTU, melonjak hampir empat kali lipat dari batas normalnya yang berada di kisaran 250-300 NTU.
Menyikapi persoalan itu, Ivan meminta pemerintah segera mengambil langkah strategis penyelamatan lingkungan khususnya Sungai Batanghari dengan melibatkan lintas sektor.
Termasuk mendorong status Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari masuk menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN), supaya pemerintah pusat bisa ikut ambil bagian dalam upaya pelestarian.
"Ikan yang mati di keramba hanya contoh gejala di permukaan, masalah sebenarnya ada pada kerusakan ekosistem di bagian hulu yang harus dibenahi. Jika DAS Batanghari diselamatkan, sungai ini bukan sekadar sumber kehidupan, tetapi investasi besar yang menopang pertumbuhan ekonomi Daerah," jelas dia.
Peneliti ikan Sumatra sekaligus dosen ilmu Biologi Universitas Jambi (Unja) Tedjo Sukmono menilai aktivitas tambang emas ilegal terbukti mengancam biota perairan di Sungai Batanghari.
Tedjo menjelaskan, berdasarkan data, dari 1986 hingga 1994 Sungai Batanghari memiliki kurang lebih 300 spesies ikan.
Namun, seiring waktu, angka itu terus menyusut. Dari hasil penelitian tiga tahun lalu (2023), spesies ikan hanya tersisa sekitar 135 jenis.
Menyikapi persoalan itu, Tedjo menegaskan perlunya tindakan nyata dari pihak yang memiliki relasi kuasa agar spesies dan populasi di sungai tersebut bisa diselamatkan.
"Perlu gerakan sosial untuk penyelamatan Sungai Batanghari, penyusunan rencana pengelolaan secara bersama dan terintegrasi," sebutnya
Pewarta: Agus Suprayitno
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Berikut adalah poin-poin krusial yang diungkapkan manajemen Garuda Indonesia dalam sesi tanya jawab tersebut.
Baca Juga: Garuda Indonesia Pangkas Nilai Nominal Saham GMF, Apa Dampaknya bagi Maskapai Pelat Merah?
Menanggapi kekhawatiran investor mengenai kenaikan harga bahan bakar (avtur), manajemen Garuda menekankan bahwa mereka tidak tinggal diam. Perseroan menjalankan "langkah terukur" yang mencakup optimalisasi jaringan berdasarkan profitabilitas rute dan peningkatan produktivitas armada.
Dari sisi komersial, Garuda terus berkoordinasi dengan regulator terkait kebijakan fuel surcharge dan Tarif Batas Atas (TBA). "Perseroan senantiasa menjaga keterjangkauan tarif bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan keberlanjutan kinerja usaha," tulis manajemen.
Salah satu sorotan utama investor adalah perbedaan mencolok antara angka EBITDA yang positif dengan hasil laba bersih yang masih mencatatkan rapor merah. Manajemen menjelaskan bahwa hal ini merupakan konsekuensi dari struktur beban di luar kegiatan operasional, terutama beban depresiasi, amortisasi non-kas, serta beban keuangan pasca-restrukturisasi.
Ke depan, fokus utama Garuda adalah mendorong agar performa operasional yang sudah kuat ini bisa segera terkonversi menjadi perbaikan bottom line (laba bersih) melalui disiplin finansial yang berkelanjutan.
Untuk mendongkrak tingkat keterisian penumpang (Seat Load Factor/SLF), Garuda menerapkan strategi dynamic pricing dan Revenue Management yang lebih adaptif. Tidak hanya mengandalkan tiket reguler, Garuda juga agresif menggarap segmen ancillary revenue (pendapatan sampingan) dan memperkuat network fare.
Beberapa senjata utama yang disiapkan adalah gelaran Garuda Indonesia Travel Fair (GATF), Online Travel Fair (GOTF), hingga Umrah Travel Fair (GUTF). Bahkan, manajemen juga berupaya mengomersialkan penerbangan reposisi armada (empty leg) agar kapasitas kursi tidak terbuang sia-sia.
Terkait kabar burung mengenai rencana konsolidasi dengan Pelita Air, manajemen Garuda Indonesia memberikan jawaban diplomatis. Hingga saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap kajian mendalam di tingkat pemegang saham.
"Sampai dengan saat ini belum terdapat keputusan final mengenai bentuk maupun mekanisme konsolidasi tersebut," tegas manajemen. Garuda memastikan bahwa proses kajian ini dilakukan dengan sangat hati-hati guna memperkuat ekosistem penerbangan nasional tanpa mengganggu agenda transformasi yang sedang berjalan.
Melalui agenda transformasi yang komprehensif, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk optimistis dapat membangun struktur bisnis yang lebih tangguh. Fokus pada profitabilitas rute, efisiensi konsumsi bahan bakar, dan penguatan likuiditas menjadi kunci bagi maskapai nasional ini untuk terbang lebih tinggi di tengah ketidakpastian pasar global.
Minggu, 9 Agustus 2026 16:02 WIB
Kepala BGN Sudaryono (bawah) dalam rapat koordinasi bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti (kiri atas) terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara daring di Jakarta, Sabtu (8/8/2026). ANTARA/HO-BGN.
Jakarta (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mencantumkan batas waktu konsumsi pada setiap wadah atau ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai pekan depan sebagai upaya memperkuat keamanan pangan.
Kepala BGN Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar dalam keterangan resminya di Jakarta pada Minggu menjelaskan, informasi batas waktu konsumsi akan menjadi penanda bagi guru dan siswa untuk memastikan makanan dikonsumsi dalam kondisi aman.
"Selain itu, mulai minggu depan, kami akan memberlakukan kewajiban untuk menuliskan di setiap omprengnya ada tanda atau peringatan untuk makanan harus dikonsumsi sebelum jam berapa, gitu. Jadi, ini peran bapak/ibu guru sangat penting," katanya.
Mas Dar meminta guru memastikan makanan tidak dikonsumsi apabila sudah melewati batas waktu yang tercantum pada wadah. Larangan tersebut berlaku baik bagi guru maupun siswa.
"Kalau memang jamnya di dalam ompreng itu sudah melebihi jam yang tertera di dalam omprengnya, kami minta tidak dikonsumsi. Bapak/ibu guru tidak boleh mengkonsumsi, apalagi peserta didik atau anak didiknya juga tidak boleh mengkonsumsi apabila sudah melewati batas dari jam yang ditentukan," ucap Mas Dar.
Menurutnya, MBG yang telah matang memiliki batas waktu aman untuk dikonsumsi karena makanan tersebut tidak menggunakan bahan pengawet dan disiapkan sebagai makanan segar.
Ia menjelaskan, secara umum makanan maksimal dikonsumsi empat jam setelah matang, oleh karena itu, terdapat batas waktu atau window tertentu untuk memastikan makanan tetap aman dikonsumsi.
"Sesuai dengan penyajian makanan yang normal, setelah matang itu maksimal empat jam harus dimakan karena makanan ini tidak ada pengawetnya. Memang betul-betul dimasak dengan tidak ultra-proses, sehingga betul-betul barang ini fresh (segar) sehingga ada window-nya, ada jendela kapan dia aman untuk dikonsumsi," tuturnya.
Selain menetapkan batas waktu konsumsi, Mas Dar juga meminta siswa tidak membawa pulang makanan MBG. Makanan yang telah diterima di sekolah diharapkan langsung dikonsumsi di tempat sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
"Kami mohon sesuai dengan petunjuk teknis, bapak/ibu semua MBG sebaiknya tidak dibawa pulang. Pastikan makannya satu, dimakan di situ, dikonsumsi di kelas itu di jam yang memang diperbolehkan, dan sebaiknya tidak dibawa pulang," paparnya.
Menurutnya, praktik membawa pulang makanan MBG telah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kasus keracunan di sejumlah titik. Bahkan, kata dia, kasus tersebut tidak hanya dialami siswa, tetapi juga orang tua yang mengkonsumsi makanan yang dibawa pulang.
"Memang ini saya paham sekali, saya juga kemarin di satu SD yang di Bogor yang saya datangi itu kemudian dibelah dua, dia bilang dia teringat ibunya di rumah. Ini menjadi satu kasus keracunan di beberapa titik, bahkan yang keracunan bukan hanya siswanya, tetapi bapak, ibu orang tua di rumah ikut keracunan karena makanan yang dibawa pulang tadi," ucap Mas Dar.
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Medan (ANTARA) - Kepedulian nyata ditunjukkan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, SE, yang turun langsung menyambangi kediaman Ani br Sitohang, seorang lansia, warga prasejahtera di Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Jumat.
Kunjungan ini dilakukan setelah Hasyim menerima laporan darurat dari warga melalui layanan Call Centre PDI Perjuangan Kota Medan.
Setibanya di lokasi, Hasyim mendapati kenyataan yang sangat memprihatinkan. Ani hidup di sebuah rumah yang jauh dari kata layak huni dan selama ini tidak pernah tersentuh bantuan sosial apapun dari pemerintah. Alasannya sepele namun fatal: data administratif menggolongkan Ani ke dalam kelompok Desil 6.
Tak hanya Ani, Hasyim yang didampingi Bendahara DPC Ust. Fuad Akbar, Wakil Sekretaris Hermanto Sagala, Ketua PAC Medan Amplas Kawar Sembiring, serta Lurah Timbang Deli Vivi Andriani, juga menyempatkan diri meninjau rumah keponakan Ani, Noel Maranathan Sitohang, yang tak jauh dari lokasi. Noel tinggal bersama ibu dan kedua adiknya dalam kesusahan, di mana sang ibu harus banting tulang sebagai pemulung (botot) demi menyambung hidup.
Melihat kondisi di lapangan yang kontras dengan data birokrasi, Hasyim melontarkan kritik tajam.
"Data itu alat untuk melayani rakyat, bukan untuk menyiksa rakyat! Jangan sampai gara-gara kaku pada angka di atas kertas —seperti dikotak-kotakkan dalam Desil 6— warga yang jelas-jelas kelaparan dan tinggal di gubuk reot malah diabaikan negara.
Pemerintah harus benar-benar turun ke bawah melakukan validasi ulang data kemiskinan. Jangan hanya duduk manis di belakang meja, pastikan setiap bantuan tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar butuh pertolongan." tegas Hasyim.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara ini menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan selalu hadir dan bergerak cepat merespons setiap pengaduan rakyat, terutama yang datang melalui kanal Call Centre yang memang disiapkan sebagai jembatan aspirasi wong cilik.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan pengurus PDI Perjuangan Kota Medan menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan tali asih berupa uang tunai untuk meringankan beban harian keluarga Ani dan Noel.
Mendapat kunjungan dan perhatian langsung dari wakil rakyatnya, Ani br Sitohang tak mampu menyembunyikan rasa haru. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan terima kasih mendalam.
"Terima kasih banyak Pak Hasyim dan PDI Perjuangan Kota Medan yang sudah peduli melihat nasib kami. Selama ini kami seperti dilupakan, tidak pernah dapat bantuan apa-apa. Puji Tuhan, hari ini ada bapak yang datang membawa rezeki dan melihat langsung keadaan kami yang sebenarnya," ucap Ani lirih.
Sementara itu, Lurah Timbang Deli, Vivi Andriani, yang turut mendampingi rombongan, mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh jajaran PDI Perjuangan Kota Medan. Ia menyatakan pihak kelurahan akan segera menindaklanjuti temuan data ini agar persoalan validasi warga prasejahtera di wilayahnya dapat segera diselesaikan.
Pewarta: Evalisa
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Liputan6.com, Jakarta - Gelandang serang tim nasional Argentina, Thiago Almada, resmi kembali ke tanah airnya setelah menuntaskan kepindahan ke River Plate dari Atlético Madrid. Kesepakatan transfer ini diumumkan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, dan Almada akan menandatangani kontrak berdurasi tiga setengah tahun dengan klub barunya.
Kepindahan ini mengakhiri masa singkat Almada di Eropa yang digambarkan sebagai periode "sulit" dan "memudar" di Spanyol. Transfer Almada dilaporkan bernilai sekitar 20 juta Euro, atau setara dengan 23 juta Dolar AS, menjadikannya transfer termahal dalam sejarah sepak bola Argentina.
Sebelum petualangan singkatnya di Eropa, Almada telah menunjukkan bakat luar biasa di berbagai liga. Ia memulai karier profesionalnya di Vélez Sarsfield, Argentina, di mana ia dengan cepat menjadi salah satu prospek paling menjanjikan.
Kemudian, ia membuat gebrakan di Major League Soccer (MLS) bersama Atlanta United pada tahun 2022, di mana ia memenangkan penghargaan Pemain Pendatang Baru Terbaik MLS dan menjadi bagian dari MLS All-Star. Kemampuannya dalam menciptakan peluang, visi bermain, dan tendangan jarak jauh membuatnya menjadi sorotan, menarik perhatian klub-klub top Eropa.
River Plate mengakuisisi 50% hak transfer Thiago Almada dari Atlético Madrid dengan nilai 20 juta Euro. Angka ini secara resmi menempatkan Almada sebagai pemain termahal yang pernah dibeli oleh klub Argentina.
Meskipun demikian, Atlético Madrid dilaporkan masih memiliki klausul pembelian kembali (buy-back clause) untuk Almada yang ditetapkan sebesar 40 juta Euro. Kesepakatan ini merupakan langkah besar bagi River Plate, menunjukkan kemampuan mereka untuk menjadi pembeli signifikan di pasar transfer yang biasanya didominasi klub-klub Eropa.
Investasi besar ini menunjukkan ambisi River Plate untuk mendominasi kancah domestik dan bersaing di level kontinental. Dengan biaya transfer yang memecahkan rekor, tekanan akan sangat besar bagi Almada untuk segera menunjukkan performa terbaiknya dan memimpin tim meraih gelar.
Kehadirannya diharapkan dapat memberikan dimensi baru pada lini serang River Plate, yang dikenal dengan gaya bermain menyerang dan atraktif.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5170259/original/050907500_1742608089-000_37GZ4RT.jpg)
Perbesar
Thiago Almada bergabung dengan Atlético Madrid pada musim panas 2025 dengan biaya 21 juta Euro, setelah sebelumnya menghabiskan periode Januari hingga Juni 2025 sebagai pemain pinjaman di Lyon dari Botafogo.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Selama satu musim di Spanyol, Almada mencatatkan 40 penampilan di semua kompetisi untuk Atlético, berhasil menyumbangkan empat gol dan dua assist. Namun, sebagian besar penampilannya adalah sebagai pemain pengganti, dan ia kesulitan untuk mendapatkan tempat reguler dalam skuad yang dilatih oleh Diego Simeone. Peluang bermain Almada semakin terbatas dengan kedatangan Ademola Lookman pada Januari 2026. Meskipun demikian, ia tetap menjadi bagian dari skuad Argentina untuk Piala Dunia musim panas 2026. Sebelum petualangannya di Eropa, Almada dikenal bermain untuk Vélez Sarsfield, Atlanta United di Major League Soccer (MLS) pada 2022, dan Botafogo di Brasil pada Juli 2024. Gaya bermain Simeone yang cenderung pragmatis dan mengutamakan pertahanan seringkali tidak memberikan ruang yang cukup bagi pemain kreatif seperti Almada untuk berkembang sepenuhnya. Adaptasi terhadap tuntutan fisik dan taktis La Liga, ditambah dengan persaingan ketat di lini tengah Atlético, menjadi hambatan signifikan. Meskipun ia menunjukkan kilasan bakatnya, konsistensi dan peran utama yang ia harapkan tidak pernah terwujud, mendorongnya untuk mencari tantangan baru di lingkungan yang lebih akrab.
Jakarta -
Racikan Indomie dengan berbagai bahan viral di media sosial. Salah satunya kreasi Indomie mie goreng dengan tambahan mayones Hokben yang creamy.
Indomie menjadi mie instan paling populer di Indonesia. Varian mie goreng original yang banyak disukai hingga diolah dengan cara kreatif.
Tak sekadar ditambahkan topping lezat, tapi Indomie goreng juga bisa dikreasikan berdasarkan bumbunya. Belakangan viral di media sosial Indomie dengan campuran mayones.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan mayones biasa, melainkan buatan restoran Hokben. Mayones Hokben memang terkenal, karena rasanya yang lezat dengan sensasi creamy, asam, dan sedikit gurih.
Di TikTok kreasi Indomie campur mayones Hokben ini sudah banyak yang mencobanya. Menurut beberapa kreator video, racikan tersebut enak karena teksturnya jadi creamy.
Tim detikFood penasaran dan mencobanya sendiri. Kami menggunakan 1 bungkus Indomie goreng original dan 1 bungkus mayones Hokben.
Racikan Indomie goreng campur mayones Hokben Foto: Yenny Mustika/detikcom
Indomie goreng itu kami rebus seperti biasa, sesuai instruksi. Selama merebus Indomie, kami menyiapkan bumbunya di atas piring, serta menambahkan sebungkus mayones Hokben.
Bumbu Indomie goreng dan mayones itu diaduk sampai merata. Setelah itu, mie yang telah direbus dituang ke atasnya dan diaduk merata.
Racikan Indomie goreng campur mayones Hokben Foto: Yenny Mustika/detikcom
Menurut kami, teksturnya jadi lebih creamy. Aroma khas mayones Hokben juga tercium harum. Begitu kami santap, rasa Indomie goreng yang gurih masih terasa, tapi ada sensasi creamy-nya.
Kami juga mencecap rasa sedikit asam dan manis khas mayones. Namun, tak begitu mendominasi rasanya di lidah.
Selain itu, kami juga membandingkan kreasinya dengan campuran mayones Kewpie original. Sama seperti sebelumnya, kami menambahkan mayones itu bersama bumbu Indomie goreng original.
Aroma mayones Kewpie ini lebih pekat, rasanya juga lebih khas. Ketika kami campurkan dengan mie, tekstur creamy-nya jauh lebih terlihat.
Racikan Indomie goreng campur mayones Hokben Foto: Yenny Mustika/detikcom
Saat kami nikmati, benar saja rasa mayones dari Kewpie ini jauh lebih pekat dibandingkan milik Hokben. Rasa gurihnya jadi semakin meningkat. Tetap tercecap juga sensasi asam khas mayones Kewpie.
Kesimpulannya, tim detikFood lebih menyukai Indomie goreng yang dicampurkan mayones Kewpie. Karena lebih creamy dan gurihnya juga kuat.
Jadi, apakah kamu tertarik coba?
(yms/adr)
Jakarta, CNBC Indonesia - Generasi milenial mungkin merasakan nostalgia saat mendengar kabar tentang rencana kebangkitan Myspace. Namun, para analis memberi peringatan bahwa platform media sosial yang pernah mendominasi ini menghadapi peluang yang cukup berat di tengah pasar yang sudah terlalu padat.
Terlebih, media sosial pada zaman sekarang didominasi oleh feed berbasis algoritma dan rentang perhatian pengguna yang semakin pendek. Pemiliknya, Tim dan Chris Vanderhook, yang juga merupakan pendiri Viant Technology, baru-baru ini tampil dalam film dokumenter berjudul "Myspace", yang disutradarai oleh Tommy Avalone. Dalam dokumenter tersebut, mereka mengisyaratkan akan melakukan "peluncuran kembali" setelah upaya sebelumnya pada 2013 gagal.
"Kami masih memiliki Myspace. Saat ini kami adalah penjaga merek Myspace, dan kami akan meluncurkan kembali Myspace. Kami hanya menunggu waktu yang tepat untuk melakukannya," kata mereka dalam dokumenter tersebut, dikutip dari CNBC, Minggu (9/8/2026).
"Dan jika yang satu itu tidak berhasil, kami akan mencobanya lagi," sambungnya.
Sebagaimana diketahui, Myspace didirikan bersama pada 2003 oleh Tom Anderson dan Chris DeWolfe, kemudian diakuisisi oleh kakak beradik Vanderhook pada 2011. Platform ini dikenang karena tampilannya yang unik, profil yang dapat dikustomisasi, desain berkilauan, serta "teman pertama" semua orang, yaitu "Tom".
Pernah menjadi situs media sosial paling populer di dunia, dengan 115 juta pengunjung per bulan pada 2008, Myspace kemudian dengan cepat dikalahkan oleh Facebook dan berubah menjadi peninggalan era Y2K.
Kakak beradik Vanderhook mencoba "memodernisasi" platform tersebut dengan membangun "Myspace yang sepenuhnya baru". Kendati begitu, dengan kepemilikan yang terus berganti serta hilangnya pengiklan yang beralih ke Facebook, platform ini kesulitan bertahan.
"Ini benar-benar berubah menjadi rentetan kerugian," kata Tim Vanderhook dalam dokumenter tersebut.
"Kami kehilangan lebih dari $150 juta," tambah Chris Vanderhook.
Meski demikian, mereka tidak memberikan jadwal yang jelas mengenai kapan peluncuran kembali tersebut akan dilakukan.
Jika Myspace benar-benar diluncurkan kembali, platform ini akan memasuki era media sosial yang jauh lebih kompleks. Di era ini, pemain dominan seperti gram milik Meta, TikTok, Snapchat, YouTube, dan Reddit, antara lain, menghadapi gelombang tuntutan dan tekanan hukum, sekaligus meningkatnya kejenuhan masyarakat terhadap dunia digital.
"Antusiasme terhadap peluncuran kembali Myspace mencerminkan nostalgia terhadap masa yang lebih analog, ketika algoritma belum begitu dominan dalam kehidupan kita," kata Kate Winick, analis utama di Forrester, kepada CNBC.
"Kita melihat hal ini dalam berbagai langkah yang dilakukan merek maupun pengguna menuju pengalaman sosial yang lebih kecil dan privat, yang terasa tidak terlalu dibuat untuk algoritma dan lebih personal bagi masing-masing pengguna. Contohnya adalah ledakan pertumbuhan Substack dan komunitas privat di Discord," kata Winick.
Hal ini juga terjadi ketika semakin banyak generasi milenial dan Gen Z yang memilih mengurangi atau meninggalkan penggunaan media sosial karena masalah kesehatan mental yang memburuk serta kecanduan yang didorong oleh platform-platform dominan.
Sebagai gantinya, mereka mulai mencari kehidupan yang lebih offline, kembali menggunakan teknologi analog, serta merindukan era 1990-an dan awal 2000-an.
Dengan berbagai tantangan tersebut, keberhasilan Myspace akan bergantung pada sejumlah faktor penting, termasuk kemampuan menarik pengiklan, mempertahankan minat pengguna, serta menghindari lingkungan regulasi yang semakin rumit.
Di sisi lain, Myspace harus menyeimbangkan selera pengguna terhadap nostalgia dengan antarmuka yang bersih, kemudahan menemukan konten, serta konten berdurasi pendek yang kini telah menjadi ciri khas media sosial modern.
"Jika Myspace mengikuti pola tradisional, mereka hanyalah pemain terkecil di pasar. Namun, jika mereka terlalu mengandalkan Myspace versi lama, mereka akan kesulitan memenuhi ekspektasi generasi yang sudah terbiasa dengan pengalaman pengguna yang jauh lebih bersih dan sederhana," kata Winick.
Ia menjelaskan bahwa antarmuka media sosial era 2000-an relatif "membutuhkan banyak usaha", terutama bagi pengguna muda yang tumbuh dengan TikTok dan Instagram.
"Tidak mungkin orang yang benar-benar ingin menghabiskan lebih sedikit waktu di internet justru memutuskan untuk menghabiskan lebih banyak waktu online demi mendapatkan estetika 'offline'. Mereka harus menemukan keseimbangan yang sangat tepat," jelasnya.
Namun, berkat pengenalan merek yang sangat kuat, Myspace memiliki keunggulan dibandingkan banyak pemain kecil lainnya dan memiliki peluang yang cukup baik untuk sukses.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan demografi yang tepat. Generasi yang masih mengingat platform ini dengan penuh nostalgia kini merupakan "orang dewasa paruh baya yang sibuk dengan karier dan keluarga", sehingga kemungkinan besar mereka tidak akan aktif membuat postingan di platform lain.
Oleh sebab itu, Winick bilang, Myspace harus membangun produk yang benar-benar berbeda dan memberikan perhatian besar untuk menarik Gen Z dan Gen Alpha.
"Salah satu alasan Myspace kalah dari Facebook bertahun-tahun lalu adalah kegagalannya menarik pengguna yang lebih tua. Salah satu hal yang memperkuat kesuksesan TikTok dari sisi bisnis adalah pertumbuhannya yang cepat di kalangan milenial dan kelompok usia yang lebih tua," katanya.
Dengan adanya berbagai regulasi yang sedang disiapkan untuk melarang atau membatasi penggunaan media sosial oleh remaja, Myspace harus menerapkan strategi yang juga mencakup pengguna yang lebih tua, kelompok yang juga merupakan konsumen utama dalam hal pengeluaran.
"Salah satu alasan Myspace kalah dari Facebook bertahun-tahun lalu adalah kegagalannya menarik pengguna yang lebih tua. Salah satu hal yang memperkuat kesuksesan TikTok dari sisi bisnis adalah pertumbuhannya yang cepat di kalangan milenial dan kelompok usia yang lebih tua," terangnya.
Jamie MacEwan, Senior Research Analyst di Enders mengatakan, Myspace harus bekerja lebih keras untuk menarik pengiklan dibandingkan platform-platform besar yang sudah memiliki metrik kinerja yang terbukti.
"Pertanyaannya bagi Myspace bukanlah apakah mereka akan merebut pasar Facebook 20 tahun kemudian, melainkan apakah mereka bisa diluncurkan kembali sebagai platform iklan kecil dan tetap menghasilkan keuntungan," kata MacEwan.
Dirinya menjelaskan, Myspace harus menyeimbangkan investasi untuk pertumbuhan dengan tetap menjaga struktur perusahaan agar tetap ramping lantaran pendapatan pada platform berukuran menengah biasanya lebih rendah dan platform seperti ini lebih mudah diabaikan oleh pengiklan.
"UKM lebih mungkin mengeluarkan uang untuk platform yang sudah mereka gunakan dan memiliki kehadiran di sana."
Pada dasarnya, Myspace tidak harus menjadi platform terbesar untuk menghasilkan uang. Namun, platform ini harus mampu mendorong pengguna untuk membuat konten yang benar-benar menarik perhatian orang dan membuat mereka menghabiskan waktu untuk melihatnya, karena itulah cara menghasilkan pendapatan dari iklan.
Selain itu, Winick menambahkan bahwa sebagian besar bisnis akan menunggu untuk melihat apakah pelanggan mereka benar-benar aktif di sebuah platform media sosial sebelum mulai mengalokasikan anggaran untuk beriklan di sana.
"Adopsi platform baru sering kali menurun setelah lonjakan minat awal, contohnya Noplace, platform berbasis teks yang berfokus pada Gen Z dengan desain bergaya Myspace. Platform tersebut sempat menjadi aplikasi nomor satu di app store pada hari peluncurannya, tetapi kemudian menghilang dari daftar 'paling banyak diunduh' pada akhir hari berikutnya," jelasnya.
Bluesky, platform sosial open-source yang diluncurkan sebagai pesaing Twitter pada 2024, sempat mengalami ledakan popularitas ketika pengguna mencari alternatif dari platform milik Elon Musk tersebut.
Bluesky berhasil mendapatkan pendanaan Seri B sebesar $100 juta pada April 2025. Namun, menurut laporan, jumlah pengguna aktif harian melalui perangkat seluler turun 40% pada akhir Oktober dibandingkan 12 bulan sebelumnya.
Sementara itu, mantan pimpinan bidang engineering di Bluesky mengatakan bahwa jumlah pengguna aktif harian yang membuat postingan telah turun dari puncaknya, yaitu 1,4 juta pada akhir 2024, menjadi sekitar 600.000 pada Juni.
Contoh lainnya adalah aplikasi berbagi foto BeReal yang sempat populer dalam waktu singkat. Aplikasi tersebut mendapatkan momentum setelah pandemi, tetapi jumlah pengguna aktif bulanannya turun dari 20 juta pada puncaknya pada 2022 menjadi sekitar 16 juta, berdasarkan data SimilarWeb yang dibagikan kepada TechCrunch.
MacEwan mencatat bahwa kesuksesan Myspace justru berasal dari kemampuannya membedakan diri dari platform-platform besar, termasuk dengan memanfaatkan meningkatnya kejenuhan terhadap feed yang berorientasi pada algoritma serta fitur desain yang mendorong kecanduan.
"Saya tidak serta-merta melihat peluncuran platform-platform kecil sebagai tantangan langsung terhadap jaringan yang sudah mapan," kata MacEwan.
"Ini lebih merupakan bentuk counter-programming-mengidentifikasi bagian di mana platform-platform besar sudah melangkah terlalu jauh dan kemudian mencoba menjual sesuatu sebagai penawar terhadap kelelahan pengguna," kata dia.
Meskipun strategi seperti ini jarang menghasilkan hal besar berikutnya dalam dunia teknologi, Myspace sebenarnya tidak harus bersaing langsung dengan platform-platform besar.
Sebaliknya, Myspace sebaiknya memprioritaskan keberlanjutan pertumbuhan pengguna dan tingkat keterlibatan mereka.
(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]
ILUSTRASI. Ilustrasi Pemberian Uang Sogok (DOK/Shutterstock)
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan tiga aturan di bidang Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) sepanjang semester I-2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan salah satu ketentuan yang sudah diterbitkan, yakni Peraturan OJK (POJK) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pelaporan dan Permintaan Data Transaksi Pendanaan oleh Penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau fintech peer to peer (P2P) lending.
Adapun penerbitan ketentuan tersebut sebagai bagian dari penguatan regulasi industri fintech lending melalui penyelenggaraan sistem pelaporan yang andal, komprehensif, dan terintegrasi. OJK menyebut penerbitan POJK Nomor 8 Tahun 2026 merupakan salah satu langkah OJK dalam memperkuat infrastruktur data industri jasa keuangan digital. Dengan demikian, proses pengawasan dapat dilakukan secara lebih efektif, akurat, dan berbasis risiko.
Baca Juga: Insentif Kendaraan Listrik Bisa Mendongkrak Pembiayaan Kendaraan Listrik Multifinance
Melalui POJK itu, OJK mengatur kewajiban penyelenggara fintech lending untuk menyampaikan data transaksi pendanaan kepada OJK secara lengkap, akurat, terkini, utuh, dan tepat waktu melalui sistem pelaporan yang dikelola OJK.
"Selain itu, diterbitkan juga Peraturan Anggota Dewan Komisioner (PADK) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Buy Now Pay Later (BNPL) bagi Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah," ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Jumat (7/8/2026).
Agusman sempat menerangkan PADK tersebut sebagai ketentuan pelaksanaan Peraturan OJK (POJK) Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti. Dia menyebut terdapat sejumlah ketentuan yang tertuang dalam PADK Nomor 2 Tahun 2026, di antaranya mengatur batasan usia, pendapatan minimum calon debitur, dan rasio leverage.
"Ditambah, perusahaan pembiayaan dan persahaan pembiayaan syariah dapat melakukan strategi pengelolaan risiko dengan membatasi penyaluran pembiayaan, termasuk maksimum penggunaan platform," katanya.
Berikutnya, OJK sudah menerbitkan PADK Nomor 7 Tahun 2026 tentang Kualitas Aset PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI. Agusman menyampaikan PADK itu merupakan amanat Pasal 52 ayat (6) POJK Nomor 16 Tahun 2024 tentang Pengawasan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Dia bilang ada sejumlah ketentuan yang diatur dalam PADK tersebut.
"Adapun mengatur pedoman penilaian kualitas piutang pembiayaan berdasarkan tiga pilar, yaitu prospek usaha debitur, kinerja keuangan debitur, dan kemampuan membayar debitur," ucap Agusman.
Sementara itu, Agusman mengatakan saat ini, OJK juga sedang menyusun beberapa peraturan, antara lain perubahan regulasi terkait pengawasan, penetapan status pengawasan, dan tindak lanjut pengawasan PVML. Dia berharap aturan itu dapat diterbitkan pada Semester II-2026.
Baca Juga: Sektor Pertambangan dan Penggalian Dominasi Pembiayaan Alat Berat Multifinance
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
Selular.ID – Kelompok Advanced Persistent Threat (APT) SilverFox kembali memperlihatkan pola serangan yang memanfaatkan tren kecerdasan buatan (AI).
Kelompok yang disebut sebagai salah satu APT paling aktif di kawasan Asia Pasifik (APAC) tersebut kini menyebarkan malware dengan menyamar sebagai aplikasi Claude untuk Windows, macOS, dan Linux.
Temuan ini diungkap peneliti Kaspersky Global Research and Analysis Team (GReAT) dalam Kaspersky Cyber Security Weekend di Guangzhou, China.
SilverFox sebelumnya telah terdeteksi Kaspersky sejak Desember 2025 dan dikenal menggunakan metode serangan bertahap dengan infrastruktur yang dipisahkan untuk setiap tahap, sehingga lebih sulit dideteksi dan diblokir secara keseluruhan.
Baca juga:Menurut Ye Jin (Seth), Senior Security Researcher Kaspersky GReAT, SilverFox menjadi salah satu kelompok ancaman yang paling aktif di APAC.
Kelompok tersebut memanfaatkan tiga jalur utama untuk memasuki perangkat korban, yakni situs palsu, email phishing, dan file berbahaya yang disebarkan melalui aplikasi pesan.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
“SilverFox adalah salah satu kelompok ancaman paling aktif di seluruh kawasan APAC,” ujar Ye Jin.
Ia menjelaskan, malware yang disebarkan digunakan untuk aktivitas spionase siber jangka panjang dan pengumpulan data sensitif.
Aktivitas terbaru SilverFox tidak hanya menyasar satu negara. Dalam kampanye sebelumnya, kelompok tersebut menargetkan perusahaan di India, Indonesia, Afrika Selatan, dan Rusia.
Sektor yang menjadi sasaran mencakup industri, konsultasi, perdagangan, hingga transportasi.
Salah satu modus yang digunakan adalah mengirim email phishing yang dibuat seolah-olah merupakan pemberitahuan resmi audit pajak.
Korban juga diarahkan untuk mengunduh sebuah arsip yang diklaim berisi “daftar pelanggaran pajak”.
Dengan memanfaatkan nama lembaga pajak serta kesan mendesak dari pesan tersebut, penyerang berupaya membuat penerima membuka file dan memulai rangkaian serangan.
Kaspersky mencatat lebih dari 1.600 email berbahaya dalam kampanye tersebut sepanjang Januari hingga Februari 2026.
Kini, SilverFox mengembangkan pendekatan dengan memanfaatkan meningkatnya penggunaan AI di lingkungan perusahaan.
Aplikasi Claude palsu menjadi umpan baru untuk menembus pertahanan organisasi.
Claude sendiri merupakan asisten percakapan berbasis large language model (LLM) yang dikembangkan Anthropic dan digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk menulis, pemrograman, menganalisis dokumen, serta menyelesaikan persoalan kompleks melalui percakapan.
Dari sisi geografis, APAC menjadi kawasan yang paling banyak terdampak aktivitas SilverFox, dengan volume serangan yang jauh lebih tinggi dibandingkan gabungan kawasan lainnya.
Greater China menjadi sasaran utama. Kaspersky menyebut lebih dari 90% seluruh serangan SilverFox menargetkan kawasan tersebut, sementara China daratan sendiri menyumbang 71%.
Myanmar, Kamboja, dan Singapura juga disebut sebagai wilayah yang perlu mendapat perhatian karena mencatat aktivitas serangan yang cukup tinggi.
Dari sektor industri, manufaktur menjadi target terbesar, dengan kontribusi lebih dari sepertiga seluruh serangan SilverFox.
Sektor teknologi informasi dan layanan berada di belakangnya, terutama karena banyak serangan phishing diarahkan kepada pekerja bidang teknologi.
Sektor kesehatan dan keuangan juga menghadapi risiko besar karena memiliki aset serta informasi bernilai tinggi.
SilverFox bukan satu-satunya contoh perubahan lanskap serangan siber akibat AI. Kaspersky juga menyoroti kemunculan JADEPUFFER, yang disebut sebagai ransomware pertama yang sepenuhnya digerakkan oleh LLM.
Berbeda dengan pola serangan sebelumnya, ketika AI hanya berfungsi membantu operator manusia, JADEPUFFER menunjukkan AI dapat berperan sebagai pengambil keputusan sekaligus pelaksana serangan.
Dalam kasus tersebut, agen AI mampu menganalisis kegagalan serangan, memperbaiki pendekatan, kemudian meluncurkan serangan baru hanya dalam 31 detik.
Menurut Kaspersky, kecepatan tersebut melampaui kemampuan respons sebagian besar tim pertahanan yang masih mengandalkan proses manusia.
Perubahan ini membuat ancaman berbasis AI tidak hanya semakin cepat, tetapi juga lebih otonom.
AI agent dapat mengambil keputusan secara mandiri sepanjang proses serangan tanpa pengawasan langsung manusia.
Ancaman lain yang disoroti adalah ChatGPhish, sebuah teknik indirect prompt injection yang memanfaatkan fitur AI untuk merangkum konten dari internet.
Dalam skenario tersebut, penyerang menyisipkan instruksi berbahaya ke dalam sebuah halaman web. Korban kemudian meminta asisten AI untuk merangkum halaman tersebut.
AI yang tidak menyadari keberadaan instruksi tersembunyi dapat meneruskan instruksi atau tautan berbahaya kepada pengguna.
Karena informasi tersebut muncul melalui antarmuka AI yang dipercaya pengguna, korban berpotensi lebih mudah menganggapnya aman.
Masalahnya, serangan seperti ini juga berpotensi menyulitkan perangkat keamanan tradisional.
Aktivitas yang terlihat dari sisi sistem bisa saja tampak seperti interaksi normal antara pengguna dan layanan AI, bukan serangan siber konvensional.
Perkembangan AI juga menurunkan hambatan teknis bagi pelaku serangan siber.
Kaspersky mencontohkan VoidLink, framework malware berbasis AI dan cloud-native yang ditemukan pada Januari 2026.
Framework tersebut dilaporkan dikembangkan hampir seluruhnya dengan bantuan AI.
Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana AI generatif dapat mengubah cara malware canggih dibuat sekaligus membuat kemampuan tersebut semakin mudah diakses oleh pelaku dengan tingkat keahlian teknis yang lebih rendah.
Artinya, AI bukan hanya meningkatkan kemampuan kelompok APT yang sudah memiliki sumber daya besar.
Teknologi yang sama berpotensi memperluas akses terhadap kemampuan serangan siber yang sebelumnya membutuhkan keahlian khusus.
Menghadapi perkembangan tersebut, Kaspersky menilai strategi pertahanan juga perlu memanfaatkan AI.
Ada empat pendekatan yang disarankan untuk menghadapi ancaman berbasis AI.
Pertama, pertahanan proaktif. Perusahaan perlu beralih dari sekadar merespons insiden menjadi melakukan threat hunting berbasis AI untuk mencari ancaman yang belum dikenal.
Kedua, Zero Trust. Setiap permintaan akses perlu diverifikasi secara ketat untuk mengurangi risiko yang muncul dari kepercayaan internal dalam jaringan.
Ketiga, pertahanan sistematis. Perlindungan perlu mencakup endpoint, jaringan, aplikasi, hingga data, bukan hanya satu lapisan keamanan.
Keempat, AI versus AI. Perusahaan dapat memanfaatkan model AI dan teknologi dual-use untuk meningkatkan kemampuan deteksi serta respons secara real-time mengikuti perkembangan serangan.
“Ketika penyerang dapat memanfaatkan AI untuk mengotomatisasi pengambilan keputusan dan mempercepat setiap tahapan serangan, para defender harus merespons dengan tingkat kecerdasan yang sama,” kata Ye Jin.
Perkembangan SilverFox menunjukkan bahwa AI kini menjadi bagian dari medan pertempuran baru keamanan siber.
Bagi perusahaan di Indonesia dan kawasan APAC, ancamannya bukan lagi hanya email phishing konvensional atau malware yang mudah dikenali.
Penyamaran aplikasi AI populer, serangan berbasis AI agent, hingga kemampuan malware yang dikembangkan dengan bantuan AI memperlihatkan bahwa pertahanan siber perlu bergerak lebih cepat dari sebelumnya.
Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Minggu, 09 Aug 2026 16:00 WIB
Tes Kepribadian: Gambar yang Pertama Kali Dilihat Ungkap Apa yang Kamu Harapkan dalam Asmara/ Foto: Dok. The Mind Journal
Dalam menjalin sebuah hubungan, hubungan seperti apa sih yang kamu inginkan? Pasangan seperti apa yang kamu harapkan? Setiap orang mungkin mempunyai jawaban berbeda. Menariknya, apa yang mungkin kamu tidak yakin, bisa kamu ketahui melalui tes ilusi optik.
Dalam sebuah tes ilusi optik yang dibagikan The Minds Journal, kamu bisa mengetahui apa yang kamu harapkan dari hubungan asmara, Beauties. Caranya mudah. Kamu cukup melihat dengan sekilas gambar ilusi optik berikut, lalu cari tahu maknanya.

Tes Kepribadian: Gambar yang pertama kali dilihat ungkap apa yang kamu harapkan dalam asmara/ Foto: Dok. The Mind Journal
Gambar ilusi optik di atas terdiri dari tiga gambar berbeda. Gambar bunga, wajah perempuan, gambar langit, dan kupu-kupu punya artinya masing-masing. Di antara keempat gambar itu, apa gambar pertama yang kamu lihat dalam sekilas, Beauties? Cari tahu artinya di bawah ini.

Tes ilusi optik bisa ungkap apa yang kamu harapkan dalam hubungan. Cari tahu arti dari gambar yang kamu lihat pertama/ Foto: Pexels.com/Agung Pandit Wiguna
Jika gambar pertama yang dilihat adalah gambar bunga, itu berarti kehidupan asmaramu bukan sesuatu yang konstan, sehingga kamu mendambakan cinta romantis seperti di film-film. Namun, tentu saja realita akan terasa berbeda. Dibandingkan menunjukkan cinta dalam aksi yang besar, kamu juga perlu menghargai hal-hal sederhana, tapi penuh makna.
Jika gambar wajah perempuan adalah hal pertama yang kamu lihat, maka artinya kamu mengharapkan sebuah cinta yang membuatmu merasa utuh. Saat ini kamu berada dalam sebuah hubungan yang kurang memuaskan sehingga kamu berpikir untuk putus. Kamu dan pasanganmu perlu mengeluarkan usaha dan waktu yang seimbang untuk mempererat ikatan serta hubungan kalian.
Kalau gambar pertama yang dilihat adalah gambar kupu-kupu, itu berarti kamu percaya cinta punya kekuatan besar untuk mengatasi segala rintangan. Kamu berharap dengan adanya cinta, kamu dan pasanganmu bisa bertahan menghadapi semua permasalahan. Namun kenyataannya, lebih rumit dari itu. Impian dan rencanamu mengenai hubungan mungkin saja tidak sejalan dengan keinginan pasangan. Meski begitu, yang terpenting adalah kamu bisa menghabiskan waktu bersama dengan penuh kasih sayang.
Kalau hal pertama yang kamu lihat adalah gambar langit, itu berarti kamu menginginkan kedekatan dan passion dalam hubungan. Namun sama halnya dengan hidup, hubungan asmara bisa saja mengalami pasang surut. Oleh karena itu, kamu perlu selalu siap menghadapi apa pun yang terjadi dalam hubungan itu.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
(dmh/dmh)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.