...Mari kita jaga privasi dan kondisi psikologis anak agar mereka masih bisa belajar dengan nyaman
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi berpesan agar semua pihak menjaga privasi anak-anak dan tidak memberikan stigma akibat kasus temuan senjata, narkotika, dan CD/VCD bermuatan pornografi di sekolah di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
"Anak tidak boleh menjadi korban dari persoalan yang bukan tanggung jawab mereka. Mari kita jaga privasi dan kondisi psikologis anak agar mereka masih bisa belajar dengan nyaman," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Minggu.
Ia prihatin atas temuan ratusan senjata, narkotika, dan 25 keping CD/VCD bermuatan pornografi di salah satu ruangan di sekolah tersebut.
Ia pun berharap pihak sekolah dapat memastikan kondisi anak-anak tetap bisa belajar dengan baik dan aman.
Pihaknya juga mendorong sekolah untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap ruangan dan fasilitas sekolah serta memperkuat pengawasan guna memastikan lingkungan pendidikan tetap aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Baca juga: Anggota DPR minta pengawasan sekolah diperkuat usai temuan senjata
Ia meminta semua pihak menghormati proses penyelidikan dan tidak mendahului hasil pemeriksaan kepolisian.
"Kami menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan dan menyerahkan pendalaman kasus ini kepada kepolisian. Kami tidak akan mendahului proses hukum. Namun, kepentingan terbaik bagi anak tetap menjadi prioritas," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan barang bukti 995 unit airsoft gun yang terdiri atas 776 unit revolver airsoft gun dan 215 unit pistol airsoft gun dari gudang salah satu yayasan sekolah di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Selain itu, petugas juga mengamankan empat pucuk senapan angin, satu pucuk senjata api merek Francispa, serta empat laras senjata panjang pabrikan.
Selain temuan senjata, polisi juga menemukan dua linting yang diduga narkotika jenis ganja serta satu paket yang diduga sabu.
Baca juga: Adang Daradjatun minta polisi transparan usut temuan ratusan senjata
Baca juga: Sengketa kepengurusan yayasan awal ditemukannya senjata di sekolah
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.