Pontianak (ANTARA) - Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak warga Pontianak Utara untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan jalan sehat bersama warga di Kecamatan Pontianak Utara, Sabtu (15/8/2026).
Bahasan menyebut, kegiatan jalan sehat menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat. Menurutnya, aktivitas bersama seperti ini tidak hanya membuat tubuh bergerak, tetapi juga memperkuat kebersamaan antarwarga.
Dalam kegiatan tersebut, Bahasan juga banyak berinteraksi dengan anak-anak peserta jalan sehat. Ia membagikan balon kepada anak-anak yang hadir, sekaligus mengajarkan mereka untuk tertib dan sabar menunggu giliran. Suasana berlangsung akrab dan penuh canda. Bahasan beberapa kali mengingatkan anak-anak agar duduk tertib dan memastikan seluruh anak mendapat balon secara bergiliran.
Bahasan juga mengajak warga berdoa agar kondisi cuaca dan kualitas udara di Kota Pontianak semakin membaik. Ia berharap hujan dapat membantu mengurangi dampak cuaca buruk dan membuat udara kembali sehat.
“Kita berdoa bersama. Mudah-mudahan Allah menurunkan hujan, sehingga cuaca yang buruk ini bisa menjadi sehat kembali,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika kondisi cuaca dan udara terus membaik, anak-anak sekolah di Pontianak dijadwalkan kembali masuk sekolah. Bahasan berharap kegiatan belajar mengajar dapat berjalan normal, termasuk pelaksanaan upacara serentak di sekolah pada Senin.
“Anak sekolah insya Allah mulai masuk kembali. Mudah-mudahan tidak ada halangan dan cuaca semakin baik,” katanya.
Bahasan mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, lingkungan yang bersih akan membantu menciptakan suasana yang lebih sehat, nyaman, dan aman bagi keluarga.
Ia berharap kegiatan jalan sehat seperti ini terus menjadi ruang kebersamaan warga, sekaligus sarana menguatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Yang penting kita tetap semangat, jaga kebersihan, jaga keluarga, dan bersama-sama menjaga lingkungan kita,” pungkasnya.
Pewarta: Dedi
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Banda Aceh (ANTARA) - Polisi dan massa yang menghadiri zikir dan doa bersama dalam rangka Hari Damai Aceh ke-21 bentrok yang menyebabkan kerusuhan di seputaran taman kota di depan Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Sabtu,
Bentrokan massa berawal ketika seseorang memanjat tiang bendera di halaman Masjid Raya Baiturrahman serta menurunkan bendera merah putih dan menggantikannya dengan bendera bulan bintang. Sempat terdengar yel yel massa setelah bendera tersebut berkibar.
Polisi bersiaga di ruas jalan depan Masjid Raya Baiturrahman terus dilempari dengan batu. Sejumlah mobil yang parkir tampak terkena lemparan. Sekelompok polisi antihuru-hara sempat bertahan.
Mobil polisi dengan pengeras suara terdengar mengimbau massa untuk menghentikan pelemparan dan membubarkan diri. Imbauan tersebut tidak digubris dan pelemparan masih terus berlangsung.
Polisi sempat menyemprotkan air ke arah massa, namun itu tidak menghentikan aksi massa. Kemudian, polisi menyemprotkan gas air mata. Massa tampak berpencar dan pelemparan tidak terlihat lagi.
Sebelumnya, massa mengikuti zikir dan doa bersama. Di sela-sela kegiatan tersebut, sekelompok orang mengibarkan berbendera bulan bintang berbagai ukuran di gapura Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh.
Pengibaran bendera tersebut diawali ketika seorang anak muda menaiki gapura yang berada di kompleks halaman masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut.
Sempat terjadi insiden setelah beberapa polisi di antaranya terlihat bintang satu di pundak memasuki halaman masjid. Massa melempari polisi tersebut dengan gelas dan botol air mineral hingga mereka berlarian keluar halaman masjid tersebut.
M Jamil, peserta doa dan zikir, mengaku datang dari Kabupaten Pidie Jaya. Dirinya datang ke masjid tersebut atas ajakan kalangan ulama untuk mendoakan masyarakat Aceh adil dan makmur.
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pontianak (ANTARA) - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendorong Lomba Sampan Bidar di Kampung Yuka, Kecamatan Pontianak Barat, menjadi agenda tahunan. Ia menilai kegiatan ini dapat dipromosikan lebih luas hingga tingkat Kalimantan Barat, nasional, maupun internasional.
“Mudah-mudahan tahun depan bisa mendapat intervensi dari Pemerintah Kota dan dipersiapkan lebih matang. Ini bisa menjadi agenda tetap tahunan, bukan hanya untuk warga Kampung Yuka, tetapi juga agenda Kota Pontianak,” jelasnya usai membuka Lomba Sampan Bidar tersebut, Sabtu (15/8/2026).
Ia menyebut, lomba sampan bidar juga berpeluang melibatkan peserta dari negara tetangga, seperti Sarawak, Brunei, dan Sabah. Menurutnya, kesamaan budaya sungai dan tradisi perahu dapat menjadi daya tarik untuk memperluas jejaring kegiatan.
“Ke depan bisa saja dipromosikan hingga tingkat Kalbar bahkan internasional, diikuti peserta dari Sarawak, Brunei, Sabah, dan negara tetangga lainnya yang memiliki tradisi lomba sampan bidar,” ujarnya.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu berlangsung meriah dan menarik antusiasme warga. Sedikitnya 22 tim sampan bidar ambil bagian. Edi mengatakan, lomba sampan bidar tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memberi dampak positif bagi aktivitas warga, pelaku UMKM, serta penguatan budaya tepian sungai di Kota Pontianak.
“Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM. Saya berharap berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat bagi warga,” ujarnya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat besar. Tidak hanya warga Kampung Yuka, peserta dan pengunjung juga datang dari berbagai wilayah, termasuk Sungai Kupah, Kubu Raya, hingga Mempawah.
“Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga dan budaya seperti sampan bidar sangat tinggi. Apalagi dilaksanakan bertepatan dengan rangkaian Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Edi juga menanggapi aspirasi warga terkait kebutuhan infrastruktur di kawasan tersebut. Ia menyebut beberapa keluhan, seperti akses jalan, gertak, dan lingkungan sekitar, akan menjadi perhatian pemerintah.
“Apa yang menjadi keluhan warga terkait infrastruktur sudah saya lihat. Insya Allah akan menjadi perhatian kami dan akan diusahakan secepat mungkin untuk direnovasi atau ditingkatkan kualitasnya,” katanya.
Edi menambahkan, dukungan pemerintah terhadap kegiatan masyarakat harus diiringi dengan persiapan yang baik dari panitia. Ia meminta penyelenggara mulai melakukan evaluasi sejak dini agar pelaksanaan tahun berikutnya lebih matang, aman, dan semakin meriah.
Selain itu, ia mengajak masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar kawasan Kampung Yuka, untuk menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke parit maupun sungai.
“Jaga kebersihan lingkungan. Jangan membuang sampah di parit, apalagi di sungai, supaya biota sungai dan parit tetap sehat, bersih, dan asri,” pesannya.
Edi juga meminta panitia memperhatikan keselamatan penonton maupun atlet yang bertanding. Menurutnya, kegiatan di sungai harus dijalankan dengan pengamanan yang baik untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Keselamatan penonton dan atlet harus betul-betul dijaga. Panitia bersama petugas harus memastikan kegiatan berlangsung aman,” tegasnya.
Ia berharap Lomba Sampan Bidar Kampung Yuka terus berkembang sebagai ruang pelestarian budaya, olahraga air, hiburan rakyat, sekaligus penggerak ekonomi warga.
“Terima kasih kepada panitia dan seluruh warga yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga lomba sampan bidar semakin meriah, menjadi kebanggaan masyarakat, dan memberi manfaat bagi Kota Pontianak,” pungkasnya.
Pewarta: Dedi
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pontianak (ANTARA) - Jibril Cisse Alindra dan Farras Dila dinobatkan menjadi Bujang Dare Pontianak 2026. Keduanya berhasil menjadi yang terbaik dalam malam final yang berlangsung di Hotel Ibis Pontianak, Jumat (14/8/2026) malam.
Di posisi runner up 1 ada Bujang Hexaputra Arifianto dan Dare Lathiifah Adila. Sedang di runner up 2 diraih Bujang Rayhan Pratama dan Dare Agiesta Putri Shahira.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap para pemenang dan seluruh finalis dapat menjadi duta yang aktif mempromosikan budaya, pariwisata, dan identitas Kota Pontianak. Bujang Dare bukan hanya ajang pemilihan putra-putri terbaik daerah, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda agar memiliki wawasan, kepercayaan diri, kepedulian, dan kecintaan terhadap kota.
“Bujang Dare harus menjadi representasi anak muda Pontianak yang cerdas, berkarakter, dan bangga terhadap budaya kotanya,” ujarnya.
Menurutnya, Kota Pontianak memiliki kekayaan budaya yang besar dan perlu terus dikenalkan kepada masyarakat luas. Edi berharap para pemenang Bujang Dare Pontianak 2026 mampu memanfaatkan berbagai ruang, termasuk media sosial, untuk memperkenalkan kekayaan tersebut secara kreatif dan menarik bagi generasi muda.
“Promosikan Pontianak dengan cara yang kreatif. Tampilkan budaya, kuliner, destinasi, dan cerita-cerita baik tentang kota ini agar semakin dikenal,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa tugas mempromosikan Pontianak tidak hanya melekat pada pemenang utama. Seluruh finalis, lanjutnya, memiliki peran yang sama sebagai generasi muda yang dapat membawa citra positif Kota Pontianak.
“Semua finalis adalah bagian dari wajah muda Pontianak. Setelah malam penobatan ini, peran mereka tidak berhenti, justru baru dimulai,” jelasnya.
Edi menambahkan, Pemkot Pontianak akan terus memberi ruang bagi anak muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menilai anak muda memiliki energi, kreativitas, dan kemampuan komunikasi yang kuat untuk memperkenalkan potensi kota kepada publik yang lebih luas.
Selain menjadi duta budaya, Bujang Dare juga diharapkan dapat terlibat dalam berbagai kegiatan pemerintah dan masyarakat. Kehadiran mereka dinilai penting untuk menguatkan kampanye positif, mulai dari pelestarian budaya, pariwisata, kepedulian lingkungan, hingga gerakan cinta produk lokal.
“Jadilah teladan bagi generasi muda. Bawa nama Pontianak dengan sikap yang baik, tutur kata yang santun, dan semangat untuk terus belajar,” pesan Edi.
Ia menyampaikan selamat kepada para pemenang Bujang Dare Pontianak 2026 dan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah mengikuti proses seleksi hingga malam penobatan. Menurutnya, setiap peserta telah menunjukkan keberanian, kemampuan, dan kecintaan terhadap Kota Pontianak.
“Selamat kepada para pemenang. Terima kasih kepada seluruh finalis, panitia, dewan juri, dan semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Mari bersama-sama mempromosikan budaya Pontianak dan menjadikan kota ini semakin membanggakan,” pungkasnya.
Pewarta: Dedi
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 15 Agustus 2026 12:47 WIB
Pemaparan dari Tim Teknik Mesin UMS. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberdayakan kelompok pembudidaya jamur kuping Lembah Spora di Desa Polokarto, Sukoharjo, melalui penerapan teknologi tepat guna dan pemasaran digital.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai melalui hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tersebut menyasar kendala produksi dan pemasaran yang selama ini dihadapi kelompok tani, terutama proses pengeringan yang masih bergantung pada cuaca serta pemasaran yang dilakukan secara konvensional.
Tim pengabdian memperkenalkan mesin oven pengering 10 rak yang dirancang untuk skala usaha mikro. Teknologi tersebut mampu memangkas waktu pengeringan jamur kuping yang mulanya memakan waktu hingga dua hari menjadi sekitar 4-5 jam pada suhu 110°C.
Selain meningkatkan efisiensi, penggunaan oven juga membantu menghasilkan jamur kuping kering yang lebih higienis dan konsisten. Penerapan teknologi tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan pada 9 Mei dan 8 Juli 2026.
Ketua tim pengabdian Dessy Ade Pratiwi, S.T., M.T., menjelaskan program tersebut dirancang agar inovasi yang diberikan dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.
“Melalui hibah dari Kemdiktisaintek, kami ingin menghadirkan inovasi yang bisa langsung diterapkan oleh masyarakat desa, dengan pemberian mesin oven pengering dan pelatihan pemasaran digital,” ujar Sekprodi Program Studi Teknik Mesin itu, Sabtu.
Tidak hanya teknologi produksi, tim UMS juga memberikan pelatihan pemasaran digital, mulai dari optimalisasi toko online, pembukuan sederhana hingga pemanfaatan iklan digital untuk mengukur efektivitas pemasaran.
Setelah penerapan teknologi dan pelatihan, kelompok Lembah Spora mulai merasakan peningkatan efisiensi produksi dan kualitas jamur kuping kering. Program tersebut memberikan manfaat bagi 15 anggota kelompok yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga.
Ketua kelompok Lembah Spora, Endang Susilowati, mengungkapkan penggunaan mesin oven membantu kelompok tetap melakukan proses pengeringan tanpa bergantung pada kondisi cuaca.
“Sekarang, dengan bantuan mesin oven dan pelatihan dari UMS, kami bisa mengeringkan jamur sendiri tanpa harus khawatir dengan cuaca. Pengemasan dan pemasaran pun jadi lebih tertata,” ungkapnya.
Menurutnya, peningkatan efisiensi produksi dan penataan pemasaran diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan pendapatan anggota kelompok.
Dessy menambahkan pengabdian tersebut tidak hanya berorientasi pada transfer teknologi, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat melalui penguatan kapasitas produksi dan pemasaran.
“Pengabdian ini bukan sekadar transfer teknologi, tapi juga membangun semangat kemandirian dan inovasi di tingkat akar rumput,” tuturnya.
Tim UMS berharap model pemberdayaan tersebut dapat dikembangkan dan direplikasi pada kelompok masyarakat maupun desa lain yang memiliki potensi budidaya jamur.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 15 Agustus 2026 12:42 WIB
Suasana perkuliahan Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) UMS. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Langkah tersebut diwujudkan Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) UMS melalui revitalisasi dan finalisasi kurikulum dengan melibatkan pakar nasional dan internasional.
Ketua Program Studi PTI UMS Sukirman, Ph.D., mengatakan keterlibatan pakar internasional memberikan perspektif global yang penting dalam pengembangan kurikulum.
Menurutnya, percepatan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), menuntut perguruan tinggi untuk mampu mengantisipasi kebutuhan masa depan tanpa meninggalkan fondasi pedagogik.
“Perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial, berlangsung sangat cepat. Karena itu, kurikulum harus mampu mengantisipasi kebutuhan masa depan tanpa meninggalkan fondasi pedagogik yang kuat,” ungkapnya saat diwawancarai Sabtu.
Proses tersebut menjadi bagian strategis UMS dalam memastikan kurikulum PTI tidak hanya memenuhi ketentuan akademik dan akreditasi, tetapi juga mampu merespons perkembangan keilmuan informatika, transformasi digital, serta kebutuhan kompetensi masa depan. Pendekatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas lulusan PTI sebagai pendidik maupun praktisi teknologi.
Penyelarasan kurikulum bersama pakar internasional dilakukan dengan menghadirkan Prof. Dr. Thomas Köhler dari Technische Universität Dresden, Jerman.
Melalui Focus Group Discussion (FGD), pembahasan diarahkan pada penerapan AI di pendidikan tinggi dan pendidikan vokasi, termasuk peluang dan tantangan integrasi AI dalam pembelajaran serta pengembangan kompetensi digital.
Memasuki tahap finalisasi, PTI UMS melibatkan sejumlah pakar internal UMS pada Juli 2026, yakni Prof. Budi Murtiyasa, M.Kom., Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., dan Dr. Laili Etika Rahmawati, M.Pd. Review tersebut difokuskan pada penelaahan dokumen kurikulum agar selaras dengan kebijakan akademik UMS, pendekatan Outcome-Based Education (OBE), serta ketentuan dan instrumen akreditasi terbaru Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Para reviewer memberikan masukan terhadap sejumlah komponen, mulai dari struktur kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, mekanisme asesmen, hingga pemetaan mata kuliah terhadap standar akreditasi. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap bagian kurikulum memiliki keterkaitan yang kuat dan terarah.
Selain melibatkan pakar internal, PTI UMS juga melaksanakan review eksternal dengan menghadirkan pakar kurikulum dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dr. Priyanto, M.Kom. Kegiatan tersebut membahas penguatan visi keilmuan PTI serta penerjemahannya ke dalam struktur kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, dan mata kuliah.
Ketua Task Force Revitalisasi Kurikulum PTI Arif Setiawan, M.Eng., menjelaskan penyusunan kurikulum dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Masukan dari pakar internal maupun eksternal menjadi dasar penyempurnaan dokumen agar memiliki keterkaitan yang kuat dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan perkembangan teknologi.
“Kami berupaya memastikan bahwa setiap komponen kurikulum memiliki keterkaitan yang kuat, mulai dari visi keilmuan, profil lulusan, capaian pembelajaran, hingga implementasinya dalam mata kuliah,” jelasnya.
Sukirman menegaskan finalisasi kurikulum tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi tuntutan regulasi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan. Kurikulum tersebut diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang adaptif, inovatif, memiliki kompetensi profesional sebagai pendidik maupun praktisi teknologi, serta siap menghadapi dinamika transformasi digital.
Rangkaian revitalisasi tersebut berujung pada finalisasi dokumen kurikulum PTI UMS yang selaras dengan pedoman UMS, standar LAMDIK, serta kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Tahapan review bersama pakar internasional dilaksanakan pada 15 Desember 2025, sementara review eksternal bersama Dr. Priyanto, M.Kom., berlangsung di Yogyakarta pada 11 Juli 2026, disusul proses finalisasi bersama pakar internal UMS pada Juli 2026.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Bagikan:
JAKARTA - Perkembangan industri kreatif Indonesia semakin memperlihatkan bagaimana anak muda memiliki cara yang beragam dalam menciptakan, menikmati, dan menyebarkan karya.
Kreativitas tidak lagi terpaku pada satu format, melainkan berkembang mengikuti budaya digital, kebiasaan mengonsumsi konten, serta munculnya berbagai bentuk ekspresi baru di media sosial. Gambaran tersebut terlihat dari tiga karya Flux Creative Universe (FCU) yang meraih penghargaan dalam Marketeers Youth Choice Award 2026 Season 2.
Ketiganya hadir dengan pendekatan kreatif yang berbeda, mulai dari mengolah fenomena kenaikan harga emas menjadi gagasan tentang pendidikan, mengembangkan konten berbasis kontribusi pengguna, hingga mengadaptasi format drama vertikal yang tengah populer di kalangan generasi muda.
Pada karya untuk BINUS University bertajuk Beasiswa Emas misalnya, fenomena kenaikan harga emas menjadi titik awal lahirnya gagasan bahwa pendidikan juga dapat dipandang sebagai bentuk investasi.
Ide tersebut kemudian berhasil mendapatkan penghargaan pada kategori Campus Digital Marketing Initiative. Sementara itu, Migelas UGC Campaign mengandalkan kreativitas pengguna melalui konten user generated content (UGC) yang tersebar di berbagai platform media sosial.
Pendekatan ini memperlihatkan bahwa audiens muda tidak hanya berperan sebagai penonton, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses penciptaan dan penyebaran sebuah karya.
Karya lainnya, Kredivo – Drama TikTok, mengambil inspirasi dari popularitas drama China atau “dracin” dan mengemasnya dalam format serial video vertikal. Salah satu videonya bahkan mencapai belasan juta penayangan.
Ketiga karya tersebut masing-masing meraih penghargaan dalam kategori yang berbeda. BINUS University – Beasiswa Emas memenangkan kategori Campus Digital Marketing Initiative, Migelas UGC Campaign meraih kategori UGC Campaign to Gen Z, sedangkan Kredivo – Drama TikTok mendapatkan penghargaan Video Series to Gen Z.
Bagi industri kreatif, keberagaman format tersebut menunjukkan semakin luasnya ruang bagi anak muda untuk bereksperimen. Sebuah ide dapat dikembangkan menjadi cerita pendek, serial video, konten yang melibatkan pengguna, maupun bentuk karya digital lainnya.
CEO Flux Creative Universe, Yohanes Auri, mengatakan tiga penghargaan tersebut menjadi validasi atas pentingnya memahami bagaimana generasi baru mengonsumsi dan merespons kreativitas.
"Buat kami, kreativitas hari ini bukan hanya tentang membuat sesuatu yang terlihat bagus. Kreativitas harus bisa membuat orang berhenti, menonton, membicarakan, dan pada akhirnya memberikan impact kepada brand. Tiga campaign ini menggunakan cara yang sangat berbeda, tetapi punya satu kesamaan: semuanya berangkat dari bagaimana Gen Z berpikir dan mengonsumsi konten hari ini,” ujar Yohanes Auri.
Menurut Yohanes, keberhasilan tiga karya dengan karakter yang berbeda juga menggambarkan pentingnya membangun kemampuan kreatif yang tidak terbatas pada satu bentuk produksi.
"FCU sejak awal tidak ingin hanya menjadi sebuah agency. Kami membangun sebuah creative business ecosystem yang memiliki berbagai kapabilitas untuk menjawab perubahan industri. Karena hari ini sebuah ide bisa hidup sebagai campaign, UGC, entertainment, media, creator content, bahkan berkembang menjadi intellectual property. Itu yang ingin terus kami bangun di FCU,” lanjut Yohanes.
Fenomena tersebut juga memperlihatkan perubahan posisi anak muda dalam ekosistem kreatif. Mereka bukan hanya menjadi sasaran konsumsi konten, tetapi turut menentukan format seperti apa yang menarik perhatian dan bagaimana sebuah cerita berkembang di ruang digital.
UGC, misalnya, membuka ruang bagi pengguna untuk menciptakan versi mereka sendiri dari sebuah gagasan. Sementara format video vertikal memungkinkan cerita disampaikan secara episodik dengan pola konsumsi yang lebih sesuai dengan kebiasaan menonton melalui perangkat seluler.
Di sisi lain, kemampuan mengolah fenomena yang sedang berkembang menjadi sebuah gagasan juga menjadi bagian penting dari kreativitas generasi muda. Ketika kenaikan harga emas dibaca dari sudut pandang yang berbeda, misalnya, sebuah fenomena ekonomi dapat berkembang menjadi ide tentang nilai pendidikan dan masa depan.
Marketeers Youth Choice Award sendiri berfokus pada pilihan dan preferensi Gen Z. Pada Youth Choice Award 2026 Season 2, survei melibatkan 2.233 responden Gen Z dari puluhan kampus di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek, Serang, Bandung, Malang, Madura, Padang, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, Lampung, dan Riau.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Sabtu, 15 Aug 2026 12:30 WIB
Manfaat Ubi Ungu untuk Kesehatan/Foto: Magnific
Manfaat ubi ungu semakin banyak diperbincangkan karena umbi berwarna cerah ini mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Selain rasanya yang manis alami, ubi ungu juga kaya antioksidan, serat, hingga berbagai senyawa tumbuhan yang berpotensi memberikan manfaat kesehatan.
Kalau selama ini kamu hanya menikmati ubi ungu sebagai camilan, ternyata masih ada banyak alasan lain untuk mulai mengonsumsinya lebih rutin. Yuk, Beauties, cari tahu apa saja manfaat yang bisa kamu dapatkan dari umbi berwarna ungu ini dilansir dari Healthline!

Bantu Jaga Kadar Gula Darah/Foto: Magnific
Kalau kamu sedang berusaha mengontrol gula darah, memilih jenis karbohidrat yang tepat tentu menjadi langkah penting. Menariknya, penelitian kecil tahun 2014 yang dipublikasikan di PubMed Central menemukan bahwa ubi ungu memiliki indeks glikemik sebesar 77, lebih rendah dibandingkan kentang kuning dengan indeks glikemik 81 dan kentang putih sebesar 93.
Indeks glikemik menunjukkan seberapa besar suatu makanan meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi. Kandungan polifenol yang tinggi pada ubi ungu untuk kesehatan dipercaya membantu mengurangi penyerapan pati di usus sehingga dampaknya terhadap gula darah menjadi lebih rendah. Selain itu, penelitian tahun 2019 yang diterbitkan di ScienceDirect juga menemukan bahwa ekstrak ubi ungu membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan pada pria sehat.

Kaya Anti Oksidan/Foto: Magnific
Pernah bertanya-tanya mengapa warna ubi ungu begitu mencolok? Warna ungu cerah tersebut berasal dari antosianin, yaitu kelompok antioksidan yang juga ditemukan pada blueberry dan blackberry.
Antioksidan membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif yang terjadi akibat ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan. Menariknya, asupan antosianin yang lebih tinggi dikaitkan dengan kadar kolesterol yang lebih baik, risiko penyakit jantung yang lebih rendah, aktivitas antikanker, serta penurunan risiko obesitas dan diabetes.

Bantu Turunkan Tekanan Darah/Foto: Magnific
Menjaga tekanan darah tetap normal bukan hanya bergantung pada olahraga, tetapi juga dipengaruhi oleh pola makan sehari-hari. Salah satu makanan yang menarik untuk dipertimbangkan adalah ubi ungu karena kandungan kalium dan antioksidannya.
Penelitian selama empat minggu yang dipublikasikan di PubMed Central menemukan bahwa penderita tekanan darah tinggi yang mengonsumsi enam hingga delapan ubi ungu yang dimasak menggunakan microwave sebanyak dua kali sehari mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 3,5 persen dan diastolik sebesar 4,3 persen. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa makanan kaya polifenol seperti ubi ungu dapat membantu menjaga elastisitas pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih baik.

Bantu Lawan Pertumbuhan Sel Kanker/Foto: Magnific
Selain baik untuk kesehatan jantung, antioksidan dalam ubi ungu juga menarik perhatian para peneliti karena potensinya terhadap kanker. Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa senyawa antioksidan pada ubi ungu dapat membantu mencegah maupun melawan perkembangan sel kanker, termasuk kanker usus besar dan kanker payudara.
Tak hanya itu, penelitian tahun 2018 juga menunjukkan bahwa antosianin dalam ubi ungu memiliki efek antitumor pada sel kanker kandung kemih. Namun, penting dipahami bahwa penelitian tersebut masih terbatas pada sel kanker di laboratorium maupun hewan uji sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan manfaatnya pada manusia.

Bantu Penuhi Kebutuhan Serat Harian/Foto: Magnific
Tahukah kamu, Beauties? Banyak orang masih belum memenuhi kebutuhan serat harian yang direkomendasikan, yaitu sekitar 14 gram per 1.000 kalori. Karena itu, menambahkan ubi ungu ke dalam menu mingguan bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
Serat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, mencegah sembelit, menjaga kadar gula darah tetap stabil, hingga membantu mempertahankan kadar kolesterol yang sehat. Agar manfaatnya lebih optimal, sebaiknya konsumsi ubi ungu bersama kulitnya karena hampir setengah kandungan seratnya berada pada bagian kulit.
Beragam manfaat ubi ungu menunjukkan bahwa makanan ini bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga berpotensi mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Beauties, pastikan kamu tetap mengimbanginya dengan pola makan bergizi, olahraga rutin, dan gaya hidup sehat lainnya. Dengan begitu, manfaat yang diperoleh dari ubi ungu akan semakin optimal sekaligus membantu menjaga tubuh tetap sehat dalam jangka panjang.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
(naq/naq)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.
Jakarta -
McLaren kembali menghidupkan sensasi mengemudi dengan menghadirkan mobil sport yang benar-benar berbeda. Pabrikan asal Inggris itu memperkenalkan McL 6GT, supercar bermesin V8 yang dibekali transmisi manual dan dijadwalkan masuk produksi pada 2028.
McL 6GT diperkenalkan dalam ajang Monterey Car Week. Mobil ini menjadi McLaren pertama setelah F1 yang menggunakan transmisi manual. McLaren F1 sendiri meluncur pada 1992.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak sekadar memasang transmisi manual pada model yang sudah ada, McL 6GT dirancang sebagai lini supercar eksklusif baru yang mengutamakan pengalaman berkendara.
Mobil McLaren manual Foto: Doc. McLaren
Mobil ini mengandalkan mesin V8 yang tenaganya belum diumumkan. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual. Sistem kemudinya juga masih menggunakan hydraulic steering.
Untuk konstruksinya, McL 6GT menggunakan monokok serat karbon dengan bodi berbahan karbon. McLaren memang belum mengungkap bobot dan performanya, tetapi mobil ini dipastikan punya performa tinggi.
Desainnya pun berbeda jauh dari model McLaren modern. Bentuknya rendah dan lebar dengan hidung yang dekat ke permukaan jalan. Bagian belakang mengadopsi desain Kamm yang terinspirasi dari mobil klasik.
Inspirasi utama McL 6GT datang dari M6GT, proyek mobil jalan raya yang pernah digarap pendiri McLaren, Bruce McLaren, pada akhir 1960-an. Proyek tersebut tidak pernah benar-benar selesai.
Kini, McLaren mencoba menghidupkan kembali gagasan tersebut dengan teknologi modern.
Berbagai detail juga dibuat sebagai penghormatan kepada Bruce McLaren. Tanda tangan Bruce McLaren terdapat di ruang mesin, sementara logo Speedy Kiwi menghiasi tutup tangki bahan bakar.
Menariknya, McLaren tidak menggunakan model tuas transmisi manual dengan gerbang logam klasik. Desain tersebut dianggap kurang sesuai karena M6GT maupun F1 tidak menggunakannya.
McLaren menyebut McL 6GT masih berstatus konsep. Namun, mobil ini bukan sekadar pajangan. Versi produksinya telah dikonfirmasi untuk hadir pada 2028 dan akan ditempatkan di atas lini utama McLaren.
Satu hal yang sudah pasti: pedal kopling tetap ada.
(sfn/lth)
Liputan6.com, Jakarta - Bayam tidak hanya enak diolah menjadi sayur bening atau tumisan. Sayuran hijau yang mudah ditemukan di pasar ini juga bisa diubah menjadi bakwan yang renyah, gurih, dan cocok disantap kapan saja. Dengan bahan sederhana, Anda bisa membuat resep bakwan bayam renyah dan gurih sebagai camilan keluarga maupun lauk pendamping nasi.
Tekstur bagian luarnya yang garing berpadu dengan bayam yang lembut membuat bakwan ini terasa nikmat saat disantap hangat. Agar hasilnya tidak lembek, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari pemilihan bayam, kekentalan adonan, hingga teknik menggoreng. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Sabtu (15/8/2026).
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544791/original/023404700_1775117570-unnamed__15_.jpg)
Perbesar
Bahan bakwan bayam cukup sederhana dan umumnya tersedia di dapur. Anda bisa menyesuaikan jumlah bahan sesuai kebutuhan.
Bahan utama:
Untuk tambahan rasa dan tekstur, Anda juga dapat memasukkan sedikit wortel yang diiris tipis atau jagung pipil. Namun, jika ingin rasa bayam lebih terasa, cukup gunakan bayam dan daun bawang sebagai isian utama.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324237/original/061750800_1786695947-2e1711a1-5929-4e58-8d9f-9581f6dcca97.jpg)
Perbesar
Sebelum dicampurkan ke adonan, cuci bayam di bawah air mengalir hingga bersih. Tiriskan sampai tidak ada banyak air yang menempel pada daun.
Potong bayam menjadi bagian yang lebih kecil agar mudah tercampur dengan adonan. Hindari memotongnya terlalu halus karena tekstur bayam justru bisa hilang setelah digoreng.
Jika menggunakan bayam yang baru dicuci, pastikan kondisinya cukup kering. Kandungan air berlebih dapat membuat adonan menjadi terlalu encer dan berpotensi membuat bakwan kurang renyah.
Masukkan tepung terigu dan tepung beras ke dalam wadah. Tambahkan bawang putih, bawang merah, ketumbar, merica, garam, dan kaldu bubuk.
Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga membentuk adonan yang cukup kental. Jangan langsung menuangkan banyak air karena adonan yang terlalu encer dapat membuat bakwan menyerap lebih banyak minyak.
Setelah adonan tercampur rata, masukkan bayam dan daun bawang. Aduk perlahan hingga seluruh sayuran terlapisi adonan.
Adonan bakwan yang baik sebaiknya tidak terlalu cair, tetapi juga tidak terlalu padat. Saat diambil menggunakan sendok, adonan dapat jatuh perlahan dan tidak langsung menetes seperti adonan cair.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544792/original/047652800_1775117570-unnamed__16_.jpg)
Perbesar
Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak menggunakan api sedang. Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum memasukkan adonan.
Ambil satu sendok makan adonan, kemudian tuangkan perlahan ke dalam minyak. Anda dapat membuat bakwan dengan ukuran kecil agar lebih cepat matang dan bagian pinggirnya lebih renyah.
Jangan memasukkan terlalu banyak bakwan sekaligus. Wajan yang terlalu penuh dapat membuat suhu minyak turun sehingga bakwan justru menyerap minyak dan hasilnya kurang garing.
Goreng hingga bagian bawah berwarna kuning keemasan, lalu balik. Masak hingga kedua sisinya matang dan renyah.
Setelah matang, angkat dan tiriskan. Sebaiknya gunakan saringan atau rak peniris agar minyak tidak menggenang di bagian bawah bakwan.
Ada beberapa trik yang bisa dicoba jika Anda menginginkan bakwan bayam dengan tekstur lebih garing.
Pertama, tambahkan tepung beras ke dalam adonan. Tepung ini membantu memberikan tekstur renyah pada bagian luar bakwan.
Kedua, gunakan air secukupnya. Adonan yang terlalu encer biasanya membuat hasil gorengan lebih tipis dan mudah kehilangan kerenyahannya setelah dingin.
Ketiga, pastikan minyak sudah panas sebelum menggoreng. Anda dapat mengetesnya dengan memasukkan sedikit adonan. Jika langsung muncul gelembung di sekitar adonan, minyak sudah cukup panas.
Keempat, jangan menumpuk bakwan yang baru diangkat. Uap panas yang terperangkap di antara bakwan dapat membuat teksturnya lebih cepat lembek.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5544790/original/097229600_1775117569-unnamed__14_.jpg)
Perbesar
Bakwan bayam paling nikmat disantap ketika masih hangat. Bagian pinggirnya terasa garing, sementara bagian dalamnya tetap lembut dengan aroma gurih dari bumbu.
Anda bisa menikmatinya langsung bersama cabai rawit. Jika ingin sensasi berbeda, sajikan dengan sambal bawang, sambal kacang, saus sambal, atau cocolan kecap pedas.
Untuk menu keluarga, bakwan bayam juga bisa menjadi pelengkap nasi dan lauk sederhana. Rasanya yang gurih membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai hidangan rumahan.
Selain mudah dibuat, bakwan bayam juga dapat menjadi salah satu cara mengolah sayuran menjadi makanan yang lebih menarik. Bagi keluarga yang tidak terlalu suka makan bayam sebagai sayur, mengolahnya menjadi bakwan bisa menjadi alternatif.
Bahan yang dibutuhkan pun relatif sederhana sehingga cocok dibuat ketika ingin menyediakan camilan tanpa harus membeli banyak bahan tambahan. Jika ingin membuat dalam jumlah lebih banyak, adonan sebaiknya dibuat secukupnya dan digoreng bertahap agar hasil setiap bakwan tetap renyah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4363557/original/027644200_1679190009-a.jpg)
Perbesar
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menggunakan terlalu banyak air. Adonan yang encer membuat bakwan cenderung menyerap minyak dan teksturnya cepat lembek.
Kesalahan lainnya adalah memasukkan adonan ketika minyak belum panas. Akibatnya, bakwan lebih lama matang dan menyerap minyak lebih banyak.
Menggoreng terlalu banyak bakwan sekaligus juga sebaiknya dihindari. Berikan ruang di dalam wajan agar panas minyak tetap stabil dan setiap bakwan dapat matang secara merata.
Selain itu, jangan terlalu sering membolak-balik bakwan. Tunggu satu sisi cukup kokoh dan berwarna keemasan sebelum dibalik agar bentuknya tidak mudah hancur.
Tidak perlu. Bayam cukup dicuci hingga bersih, ditiriskan, kemudian dipotong dan langsung dicampurkan ke dalam adonan. Merebus bayam terlebih dahulu justru dapat menambah kandungan air pada bahan.
Penggunaan tepung beras, adonan yang tidak terlalu encer, serta minyak yang sudah panas saat menggoreng dapat membantu menghasilkan bakwan dengan tekstur lebih renyah.
Bakwan dapat menyerap banyak minyak jika minyak belum cukup panas, adonan terlalu encer, atau terlalu banyak adonan dimasukkan ke dalam wajan secara bersamaan.
Bisa. Daun bawang berfungsi memberikan aroma dan rasa tambahan. Jika tidak tersedia, Anda tetap dapat membuat bakwan hanya menggunakan bayam dan bumbu lainnya.
Tiriskan bakwan dengan baik dan jangan langsung menumpuknya ketika masih panas. Letakkan pada rak atau saringan agar uap panas tidak terperangkap sehingga teksturnya tidak cepat lembek.