Pemprov Sumsel dan PLN percepat program listrik masuk desa

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Pemprov Sumsel dan PLN percepat program listrik masuk desa

Rabu, 19 Agustus 2026 16:51 WIB

Image Print

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru di Palembang. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama PT PLN (Persero) memperkuat sinergi untuk mempercepat pemerataan akses listrik melalui Program Listrik Masuk Desa.

Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Rabu, mengatakan percepatan elektrifikasi menjadi penting agar masyarakat di pelosok yang belum menikmati layanan listrik dapat segera memperoleh akses energi.

Dari 3.258 desa dan kelurahan di Sumsel, saat ini masih terdapat sekitar 21 desa atau kurang dari satu persen yang belum teraliri listrik.

Kondisi geografis yang terpencil, jarak jaringan yang mencapai 20 hingga 30 kilometer, serta status sejumlah wilayah yang berada di kawasan hutan produksi, hutan lindung, dan taman nasional menjadi kendala dalam percepatan elektrifikasi.

Meski demikian, PLN telah mendapatkan persetujuan untuk menyelesaikan pembangunan jaringan listrik di 118 titik yang tersebar di 14 kabupaten/kota dengan sasaran 6.045 sambungan kepala keluarga (KK).

Maka dari itu, ia meminta pemerintah kabupaten, kecamatan, desa hingga perangkat RT dan RW turut membantu PLN dalam pelaksanaan program tersebut, terutama untuk wilayah yang memiliki medan sulit dan akses yang terbatas.

"Kita harapkan kerja yang simultan dan sinergi dari seluruh pihak, mulai dari pemkab, kecamatan, hingga desa untuk membantu PLN menyelesaikan program Lisdes ini," ujarnya.

Selain itu, penyelesaian penanganan sekitar 54.000 sambungan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Dalam program tersebut, jaringan kabel sepanjang sekitar 900 kilometer telah diambil alih atau take over oleh PLN.

Terkait potensi gangguan tegangan akibat panjangnya jaringan, ia juga meminta masyarakat bersabar. PLN, kata dia, akan melakukan penambahan transformator dan penguatan infrastruktur kelistrikan secara bertahap.

Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB Diksi Erfani Umar mengatakan anggaran Program Listrik Desa yang bersumber dari APBN telah tersedia untuk pengerjaan 118 titik di Sumsel.

Dari 118 titik tersebut, sebanyak 98 titik secara teknis sudah dapat langsung dikerjakan. Sementara 20 titik lainnya masih memerlukan penyesuaian karena berada di kawasan hutan lindung dan menghadapi kendala akses jalan.

"Alhamdulillah, anggaran program listrik desa sudah keluar, Pak Gubernur. Dari 118 titik lokasi tersebut, insyaallah sebanyak 98 titik akan selesai dikerjakan pada Desember 2026 atau sampai Maret 2027," katanya.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah hingga tingkat desa dapat membantu kelancaran pekerjaan di lapangan, termasuk memberikan informasi apabila terdapat lokasi yang belum masuk dalam daftar penerima program.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Sumsel dan PLN percepat program listrik masuk desa

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026