Bahlil Pangkas Aturan dan Siapkan Insentif Buat Kebut Panas Bumi

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Menteri ESDM), Bahlil Lahadalia ingin mempercepat pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia. Masalah regulasi akan diatasi termasuk kebutuhan insentif bagi para pengusaha.

Bahlil mengatakan, Indonesia merupakan negara dengan cadangan panas bumi terbesar di dunia. Namun, pemanfaatan daripada panas bumi itu, Indonesia masih kalah dari Amerika Serikat (AS).

"Kita ini lagi mendorong untuk percepatan realisasi daripada energi baru terbarukan, karena ini kan merupakan bagian daripada strategi untuk kedaulatan, ketahanan energi kita. Salah satu yang paling penting itu energi baru terbarukan itu adalah geotermal, karena kita itu cadangannya terbesar di dunia," ungkap Bahlil usai Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Dia menjelaskan, saat ini Indonesia baru memanfaatkan sekitar 10-13% dari potensi yang dimiliki Indonesia. Untuk itu, peermasalah seperti regulasi hingga insentif turut disiapkan pemerintah.

"Salah satu persoalannya itu adalah kecepatan regulasi, izin segala macam. Yang kedua insentifnya. Nah, ini yang akan kita lakukan, lagi dibahas oleh Dirjen (EBTKE)," jelas dia.

Bahlil menyinggung posisi Indonesia memiliki kapasitas terpasang panas bumi kedua di dunia, masih kalah dari AS. Hasil penelusurannya, ternyata regulasi menjadi salah sati hambatan.

"Kita nomor satu (dari segi cadangan) tetapi dalam implementasinya kita itu nomor dua, Amerika masih nomor satu. Sejak saya dilantik jadi Menteri SDM, saya cek apa sih yang membuat lambat," tegasnya.

Aturan Berbelit

Bahlil mengakui, banyak pengusaha ingin mempercepat proyeknya. Namun, regulasi kerap menjadi penghambat sehingga tak kunjung direalisasikan.

"Pengusaha itu kan mau cepat, tapi kalau aturannya berbelit-belit, lambat, ya mau gimana? Maka yang pertama saya lakukan adalah memangkas tahapan peraturan yang panjang lebar itu," tuturnya.

"Dan sekarang ternyata setelah saya evaluasi, masih banyak juga hambatan-hambatan terhadap aturan-aturan itu," Bahlil menambahkan.

Jadwal MPL ID S18 Week 2: Onic Vs RRQ Hoshi

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Daftar Isi

Jakarta -

Turnamen esports bertajuk Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) S18 memasuki pekan kedua. RRQ Hoshi akan kembali berhadapan dengan lawan yang tangguh.

Pada pekan kedua ini, mereka harus melawan sang runner-up MPL ID S17, yakni Onic. Pertandingan kedua tim ini akan diselenggarakan offline di XO Hall - MPL Arena, Jakarta Barat, Jakarta.

Format mainnya masih sama seperti sebelumnya, yaitu best of 3 (Bo3). Jadi kemenangan ditentukan berdasarkan tim yang berhasil mengamankan dua game duluan. Untuk skenario skornya ialah 2-0 atau 2-1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal MPL ID S18 Week 2

Total ada delapan pertandingan yang akan digelar pada pekan kedua. Sejumlah tim yang tampil juga masih serupa dengan pekan pertama, di antaranya Onic, RRQ Hoshi, Alter Ego Esports, Evos, Bigetron by Vitality, Geek Fam, Dewa United Esports, Team Liquid ID, dan Navi.

Acaranya dimulai dari Hari Jumat, 21 Agustus 2026, hingga Hari Minggu, 23 Agustus 2026. Dari sembilan tim tersebut, RRQ Hoshi dan Alter Ego hanya bermain satu kali, sedangkan sisanya dua kali.

RRQ Hoshi hanya akan melawan Onic, sementara Alter Ego Esports menghadapi Dewa United Esports. Untuk lebih jelasnya, berikut jadwal MPL ID S18 pekan kedua, Rabu (19/8/2026).

21 Agustus 2026

  • Team Liquid ID vs Navi - 15.00 WIB
  • Bigetron by Vitality vs Dewa United Esports - 18.00 WIB

22 Agustus 2026

  • Team Liquid ID vs Evos - 14.00 WIB
  • Navi vs Geek Fam - 17.00 WIB
  • Onic vs RRQ Hoshi - 20.00 WIB

23 Agustus 2026

  • Dewa United Esports vs Alter Ego Esports - 14.00 WIB
  • Onic vs Bigetron by Vitality - 17.00 WIB
  • Geek Fam vs Evos - 20.00 WIB

Hasil MPL ID S18 Week 1

Hasil pertandingan pada pekan pertama sungguh tak bisa ditebak. Evos yang berhasil mengalahkan RRQ Hoshi dengan skor telak 2-0, ternyata harus tumbang di tangan Navi 1-2.

Sementara Alter Ego Esports yang berhasil mengalahkan Navi 2-0, terpaksa harus mengakui lawan keduanya, Onic, dan kalah 0-2. Sedangkan RRQ Hoshi, setelah kalah dari Evos, mereka berhasil bangkit dan mengalahkan lawan keduanya, Dewa United Esports.

Adapun informasi lengkap terkait hasil pertandingan MPL ID S18 pekan pertama adalah sebagai berikut:

14 Agustus

  • Evos (2) vs (0) RRQ Hoshi
  • Navi (0) vs (2) Alter Ego

15 Agustus

  • Team Liquid ID (2) vs (1) Geek Fam
  • Dewa United Esports (1) vs (2) RRQ Hoshi
  • Evos (1) vs (2) Navi

16 Agustus

  • Team Liquid ID (2) vs (0) Dewa Unites Esports
  • Bigetron by Vitality (2) vs (1) Geek Fam
  • Alter Ego (0) vs (2) Onic

Dari hasil tersebut, puncak klasemen sementara diduduki oleh Team Liquid ID yang berhasil meraih dua kemenangan. Di bawahnya ada Onic, diikuti Bigetron by Vitality, lalu Evos, Alter Ego Esports, Navi, RRQ Hoshi, Geek Fam, dan terakhir Dewa United Esports.

Link Streaming MPL ID S18

Selain dapat datang ke lokasi acara di MPL Arena, para penggemar Mobile Legends di Indonesia juga bisa menyaksikannya secara online. Kompetisi MPL ID S18 disiarkan secara langsung di kanal YouTube MPL Indonesia.

Berikut link streaming MPL ID S18: Onic vs RRQ Hoshi.

(hps/fay)

TAGS

LIHAT LAINNYA

Pendakian Arjuno-Welirang ditutup akibat kebakaran hutan - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Malang Raya (ANTARA) - Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyatakan jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara waktu akibat kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.

Kepala Dishut Jatim  Jumadi saat dikonfirmasi ANTARA dari Kota Malang, Rabu, mengatakan penutupan yang diberlakukan guna memastikan keselamatan para pendaki.

"Yang terpenting adalah faktor keselamatan ya, sehingga kami tutup sementara (pendakian Arjuno-Welirang)," kata Jumadi.

Berdasarkan data sementara dari Dishut Jatim, kebakaran di kawasan Tahura Raden Soerjo terjadi pada Selasa (18/8) pukul 18.30 WIB di area Grid 903, 901, dan 854 yang terletak di Desa Pancalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Informasi mengenai kejadian kebakaran itu diterima basecamp Sumber Brantas dari relawan yang melihat kepulan asap di sisi timur Lapangan Kotak.

Kemudian pukul 21.50 WIB basecamp Sumber Brantas menerima laporan dari relawan di puncak Kembar 2 yang menyatakan bahwa api terpantau sudah melebar ke jalur pendakian via Sumber Brantas.

Sekitar pukul 22.00 WIB petugas melakukan evakuasi kepada seluruh pendaki yang sedang saat itu berada di semua jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang.

Selain itu petugas juga melakukan penyisiran untuk memastikan tidak adanya pendaki yang tak terevakuasi.

Per hari ini sekitar pukul 05.00 WIB terpantau tiga titik panas atau hotspot berdasarkan aplikasi sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan (SiPongi).

Titik panas didapati berada di atas area Pondokan dan di sekitar Lembah Kidang.

Dia menyampaikan terdapat tiga regu dari Sumber Brantas yang diberangkatkan untuk menangani kejadian kebakaran.

"Berangkat jam 10.30-an WIB, sudah sampai di Lengkehan," ucapnya.

Selain dari UPT Tahura Raden Soerjo, penanganan kebakaran di kawasan itu dari sisi Posko Sumber Brantas melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan relawan. Kemudian dari Posko Kaliandra terdapat Dishut Jatim, BPBD Jatim, dan dan BPBD Pasuruan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustiningtyas Marini menyampaikan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang dimulai per hari ini hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan tersebut tertuang di dalam Surat Pengumuman Nomor.500.4.6.10/1276/123.7.2/2026.

Agustiningtyas memastikan pihaknya telah menyiapkan mekanisme penjadwalan ulang atau reschedule bagi para pendaki. "Sudah disiapkan, menghubungi langsung ke admin," ucapnya.

Berdasarkan unggahan di akun resmi Tahura Raden Soerjo, pengajuan jadwal ulang pendakian bisa menghubungi nomor 0851-5657-9564.

Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Apa Itu Kimpul yang Viral di TikTok? Kenali Jenis, Manfaat, dan Cara Mengolahnya

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Kalimat yang kemudian ikut melekat dalam kontennya adalah, “Karena saya tidak punya [nama bahan makanan], jadi saya ganti kimpul.”

Namun, di balik meme tersebut, kimpul sebenarnya bukan bahan pangan baru. Umbi yang satu ini telah lama dimanfaatkan sebagai pangan lokal dan bahkan memiliki potensi sebagai alternatif sumber karbohidrat.

Lantas, apa itu kimpul sebenarnya? Apakah kimpul sama dengan talas, apa kandungan gizinya, dan bagaimana cara mengolahnya agar aman dimakan?

Ringkasan

Kimpul adalah tanaman penghasil umbi dari genus Xanthosoma, terutama Xanthosoma sagittifolium, yang termasuk famili Araceae atau kelompok tanaman talas-talasan. Umbinya mengandung pati dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat, baik dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi berbagai produk pangan.

Kimpul banyak tumbuh di wilayah tropis dan memiliki sejumlah nama lain di Indonesia, antara lain talas Belitung, bentul, bothe, glitung, dan genjlong.

Bagian tanaman yang paling umum dimanfaatkan sebagai bahan pangan adalah umbinya. Setelah diolah dengan tepat, kimpul dapat direbus, dikukus, digoreng, dibuat keripik, hingga dikeringkan dan diubah menjadi tepung.

Jadi, jika selama ini kimpul dikenal hanya karena konten viral di media sosial, sebenarnya cerita di baliknya jauh lebih panjang. Kimpul merupakan salah satu contoh pangan lokal yang sudah lama dimanfaatkan masyarakat Indonesia.

Mengapa Kimpul Bisa Viral di Media Sosial?

Fenomena kimpul menarik karena sesuatu yang sebenarnya sudah lama ada tiba-tiba mendapatkan popularitas baru melalui media sosial.

Kreator @black.sheep8208 menjadi salah satu pemicu perhatian tersebut melalui konten eksperimen makanan. Berbagai makanan kekinian dibuat ulang dengan mengganti bahan yang biasanya digunakan menggunakan kimpul.

Arancini, dumpling lasagna, hingga seblak menjadi contoh makanan yang dikreasikan menggunakan umbi tersebut.

Di sinilah letak keunikan tren kimpul. Biasanya, makanan viral membuat orang mencari bahan baru yang sulit ditemukan. Dalam kasus ini, justru bahan pangan lokal yang digunakan untuk menggantikan bahan makanan kekinian.

Kalimat “Karena saya tidak punya ..., jadi saya ganti kimpul” kemudian menjadi semacam punchline yang membuat kimpul mudah diingat.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana media sosial dapat mengubah cara generasi muda mengenali pangan tradisional. Sebuah bahan yang sebelumnya mungkin hanya dikenal di lingkungan tertentu bisa menjadi bahan meme dan percakapan nasional dalam waktu singkat.

Namun, penting membedakan viralitas dengan kebaruan. Kimpul baru menjadi viral, tetapi bukan berarti tanaman tersebut baru ditemukan atau baru digunakan sebagai makanan.

Apakah Kimpul Sama dengan Talas?

Kimpul dan talas masih berkerabat karena sama-sama termasuk famili Araceae, tetapi keduanya bukan tanaman yang sama.

Kimpul umumnya merujuk pada Xanthosoma sagittifolium, sedangkan talas atau taro umumnya merujuk pada Colocasia esculenta.

Keduanya memang sama-sama menghasilkan umbi dan memiliki kemiripan dalam penggunaan sebagai bahan pangan. Ditambah lagi, penyebutan nama lokal di berbagai daerah bisa berbeda sehingga masyarakat kerap menganggap kimpul dan talas sebagai hal yang sama.

Padahal, secara botani keduanya berbeda.

Kimpul

Talas

Umumnya Xanthosoma sagittifolium

Umumnya Colocasia esculenta

Termasuk famili Araceae

Termasuk famili Araceae

Menghasilkan umbi

Menghasilkan umbi

Dapat menjadi sumber karbohidrat

Dapat menjadi sumber karbohidrat

Bukan spesies yang sama dengan talas

Bukan spesies kimpul

Karena itu, istilah “talas kimpul” yang sering digunakan tidak sebaiknya langsung dipahami bahwa kimpul dan seluruh jenis talas adalah tanaman yang identik.

Apa Saja Kandungan Nutrisi Kimpul?

Kimpul terutama dikenal sebagai sumber karbohidrat karena mengandung pati. Selain itu, umbi ini juga mengandung protein, serat, serta sejumlah mineral.

Berdasarkan penelitian Boakye et al. (2018) yang dikutip dalam narasi sumber, kandungan gizi kimpul segar per 100 gram berada pada kisaran:

  • Energi: 125–135 kkal

  • Karbohidrat: 20–25 gram

  • Protein: 2–5 gram

  • Serat: 1–2 gram

  • Lemak: kurang dari 1 gram

Angka tersebut bukan nilai yang selalu sama untuk setiap kimpul. Kandungan nutrisi dapat berbeda tergantung varietas, kondisi pertumbuhan, bagian umbi yang digunakan, hingga metode pengolahan.

Yang dapat ditarik dari data tersebut adalah posisi kimpul sebagai pangan sumber energi, bukan sekadar sayuran atau makanan pelengkap.

Kandungan patinya membuat kimpul dapat ditempatkan dalam kelompok pangan yang fungsinya serupa dengan sumber karbohidrat lain seperti kentang, singkong, atau sagu.

Apa Saja Manfaat Kimpul untuk Kesehatan?

Manfaat kimpul terutama berkaitan dengan kandungan zat gizi di dalamnya. Namun, manfaat tersebut sebaiknya dilihat sebagai bagian dari pola makan secara keseluruhan, bukan sebagai efek ajaib dari satu jenis makanan.

1. Menjadi sumber energi

Karbohidrat merupakan salah satu kandungan utama kimpul. Ketika dicerna, karbohidrat dapat dipecah menjadi glukosa yang digunakan tubuh sebagai sumber energi.

Karena itu, kimpul dapat menjadi salah satu alternatif sumber karbohidrat dalam menu sehari-hari.

Diversifikasi seperti ini juga membuat pilihan pangan tidak hanya bergantung pada nasi atau satu jenis sumber karbohidrat.

2. Membantu memenuhi kebutuhan serat

Kimpul juga mengandung serat pangan. Serat berperan dalam mendukung fungsi normal saluran pencernaan.

Namun, kebutuhan serat tidak sebaiknya hanya mengandalkan kimpul. Sayuran, buah, kacang-kacangan, biji-bijian, dan pangan nabati lainnya tetap penting untuk melengkapi asupan.

3. Menyumbang mineral

Kimpul mengandung sejumlah mineral seperti kalium, fosfor, magnesium, dan kalsium.

Mineral tersebut dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi normal. Jumlah yang diperoleh tentu bergantung pada porsi dan bentuk kimpul yang dikonsumsi.

4. Bisa menjadi alternatif sumber karbohidrat saat diet

Kimpul dapat dimasukkan ke dalam pola makan untuk menurunkan berat badan, tetapi bukan karena umbi ini memiliki kemampuan khusus untuk membakar lemak.

Hal yang lebih penting adalah jumlah kalori, porsi, komposisi makanan, dan metode pengolahan.

Kimpul kukus atau rebus, misalnya, memberi kontrol yang berbeda dibandingkan kimpul yang dibuat menjadi keripik dengan tambahan minyak dan bumbu dalam jumlah besar.

Jadi, kimpul bukan otomatis makanan rendah kalori hanya karena berasal dari umbi lokal.

Baca Juga: Apa Makanan Terbaik Ikan Nila?

Baca Juga: Samar Jadi Bungkus Makanan, Vape Narkoba dari Malaysia Akhirnya Terbongkar

Bagaimana Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dimakan?

Ada satu hal yang tidak boleh dilewatkan ketika membahas kimpul: umbi ini harus diolah dengan benar dan dimasak hingga matang.

Kimpul mengandung oksalat, termasuk kristal kalsium oksalat. Jika dikonsumsi tanpa pengolahan yang tepat, senyawa tersebut dapat menimbulkan sensasi gatal atau iritasi pada mulut dan tenggorokan.

Karena itu, jangan mengonsumsi kimpul dalam keadaan mentah atau setengah matang.

Secara umum, pengolahan dapat dilakukan dengan:

  1. Mengupas dan membersihkan umbi.

  2. Merendam jika diperlukan sesuai metode pengolahan.

  3. Merebus atau mengukus hingga benar-benar matang.

  4. Mengeringkan untuk pengolahan tertentu, seperti pembuatan tepung.

Perendaman, perebusan, pengukusan, dan pengeringan dapat membantu mengurangi kadar oksalat. Pemanasan juga membuat tekstur umbi lebih lunak dan lebih nyaman dikonsumsi.

Kesalahan yang perlu dihindari adalah menganggap kimpul bisa diperlakukan seperti buah yang langsung dimakan setelah dikupas.

Kimpul Bisa Diolah Menjadi Apa Saja?

Kimpul sebenarnya cukup fleksibel untuk dijadikan bahan makanan.

Bentuk paling sederhana adalah kimpul rebus atau kukus. Umbi yang sudah dikupas dan dibersihkan dapat dimasak hingga matang sebelum disantap.

Kimpul juga dapat diiris dan dibuat menjadi keripik. Namun, kandungan minyak dan garam dalam produk akhir tetap perlu diperhatikan jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

Selain itu, kimpul dapat dikeringkan dan digiling menjadi tepung.

Menurut Prof Evy Damayanthi, dosen Departemen Ilmu Gizi IPB University, pemanfaatan kimpul sebenarnya dapat dikembangkan lebih jauh.

“Talas kimpul/belitung merupakan makanan sumber karbohidrat, rendah lemak dan indeks glikemiksnya rendah.”

Prof Evy juga menjelaskan bahwa kimpul memiliki serat pangan, pati resisten, mineral tembaga dan kalium, vitamin B3, serta komponen bioaktif seperti diogenin dan flavonoid.

Menurutnya, kimpul tidak harus berhenti pada olahan sederhana seperti rebus dan goreng.

“Selama ini, talas kimpul hanya diolah dengan cara direbus dan digoreng, padahal talas kimpul bisa dijadikan tepung yang kemudian diolah menjadi cookies, roti tawar, mie kering, mie kering sagon substitusi kimpul, mie basah, bakso, brownies, bahan pengental makanan.”

Potensi tersebut menunjukkan bahwa kimpul tidak hanya menarik sebagai bahan konten media sosial. Dari sisi pangan, umbi ini juga memiliki ruang untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang lebih beragam.

Mengapa Kimpul Menarik sebagai Pangan Lokal?

Di sinilah fenomena kimpul menjadi lebih menarik daripada sekadar tren TikTok.

Viralitas membuat orang yang sebelumnya tidak pernah memikirkan kimpul menjadi penasaran. Dari rasa penasaran itu, pembaca kemudian dapat mengetahui bahwa Indonesia memiliki banyak sumber karbohidrat selain nasi.

Kimpul menjadi contoh bahwa pangan lokal tidak selalu kalah menarik dibandingkan bahan yang digunakan dalam makanan kekinian.

Justru, karakter kimpul dapat menjadi keunggulan tersendiri.

Setelah direbus atau dikukus, kimpul memiliki tekstur yang lembut dan pulen dengan sedikit sensasi masir. Rasanya cenderung gurih dengan sentuhan manis alami, sehingga karakter rasanya dapat mengingatkan pada perpaduan kentang, talas, dan singkong.

Artinya, ketika seorang kreator menggunakan kimpul sebagai pengganti bahan makanan lain, ia bukan sekadar melakukan substitusi. Ia sebenarnya sedang membawa karakter bahan pangan lokal ke dalam resep yang lebih modern.

Bagaimana Jika Kimpul Dipakai untuk Mengganti Bahan Makanan Viral?

Bayangkan seseorang ingin mencoba membuat makanan kekinian yang biasanya menggunakan kentang, tetapi menggantinya dengan kimpul.

Langkah pertama bukan sekadar menukar bahan dengan jumlah yang sama. Kimpul perlu dimasak hingga matang terlebih dahulu. Setelah itu, tekstur dan kadar airnya perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi bentuk adonan.

Jika kimpul digunakan dalam makanan yang membutuhkan tekstur lembut, karakter patinya justru bisa menjadi kelebihan.

Namun, hasil akhirnya belum tentu sama persis dengan kentang.

Hal ini penting karena istilah “bahan pengganti” bukan berarti “bahan identik”. Setiap umbi mempunyai karakter rasa, tekstur, kadar air, dan pati yang berbeda.

Eksperimen seperti inilah yang sebenarnya membuat konten kimpul menarik: bahan pangan lokal tidak hanya diperkenalkan kembali, tetapi juga diuji dalam konteks makanan yang lebih dekat dengan budaya kuliner generasi muda.

Kimpul Viral, tetapi Bukan Sekadar Bahan Meme

Ada ironi menarik dari tren ini.

Kimpul menjadi populer bukan karena kampanye besar tentang ketahanan pangan, tetapi karena seorang kreator menggunakan bahan tersebut untuk mengganti bahan makanan yang tidak dimilikinya.

Namun, justru dari konten sederhana tersebut, perhatian publik bergerak ke pertanyaan yang lebih serius: sebenarnya apa itu kimpul?

Inilah sisi positif dari viralitas media sosial. Sebuah meme dapat menjadi pintu masuk menuju informasi mengenai pangan lokal, nutrisi, diversifikasi makanan, hingga potensi pengembangan produk.

Tetapi, viralitas tetap harus diikuti informasi yang benar.

Kimpul tidak otomatis menjadi makanan paling sehat hanya karena sedang populer. Manfaatnya tetap dipengaruhi oleh porsi, cara memasak, dan makanan lain yang dikonsumsi bersamanya.

Dengan kata lain, yang layak diviralkan bukan hanya nama kimpulnya, tetapi juga pengetahuan mengenai cara mengolah dan memanfaatkannya.

Kesimpulan

Jadi, apa itu kimpul? Kimpul adalah tanaman penghasil umbi dari genus Xanthosoma, terutama Xanthosoma sagittifolium, yang masih satu famili dengan talas tetapi bukan spesies yang sama.

Kimpul memang sedang viral karena konten kreator yang menjadikannya bahan pengganti berbagai makanan kekinian. Namun, popularitasnya di media sosial sebenarnya hanyalah babak baru dari perjalanan pangan lokal yang sudah lama dimanfaatkan.

Kandungan pati membuat kimpul dapat menjadi alternatif sumber karbohidrat. Umbi ini juga mengandung serat, protein, dan sejumlah mineral. Yang terpenting, kimpul harus diolah dengan tepat dan dimasak hingga matang sebelum dikonsumsi.

Pada akhirnya, tren kimpul memperlihatkan sesuatu yang cukup menarik: media sosial bisa membuat pangan lokal yang selama ini akrab di sebagian masyarakat kembali dikenal oleh generasi yang lebih luas. Dari sebuah meme, orang justru bisa berkenalan dengan salah satu kekayaan pangan Indonesia.

Pantau terus perkembangan tren makanan dan pangan lokal lainnya untuk mengetahui fakta di balik istilah yang ramai dibicarakan di media sosial.

Baca Juga: Grab-OVO Hadirkan Program MBG Swasta, Klaim Keamanan Makanan Capai 99,99 Persen

Baca Juga: Jam FYP TikTok Terbaru 2026: Waktu Upload Terbaik Agar Video Berpeluang Viral

FAQ

Apa itu kimpul?

Kimpul adalah tanaman penghasil umbi dari genus Xanthosoma, terutama Xanthosoma sagittifolium, yang termasuk famili Araceae. Umbinya mengandung pati sehingga dapat menjadi sumber karbohidrat dan dapat diolah menjadi makanan seperti kimpul rebus, keripik, maupun tepung.

Apakah kimpul sama dengan talas?

Kimpul dan talas masih berkerabat karena sama-sama termasuk famili Araceae, tetapi bukan tanaman yang sama. Kimpul umumnya merujuk pada Xanthosoma sagittifolium, sedangkan talas atau taro umumnya merujuk pada Colocasia esculenta. Kemiripan nama lokal membuat keduanya sering dianggap identik.

Apakah kimpul bisa dimakan?

Kimpul bisa dimakan setelah diolah dengan benar. Umbi ini sebaiknya tidak dikonsumsi mentah atau setengah matang karena mengandung oksalat yang dapat menyebabkan rasa gatal atau iritasi pada mulut dan tenggorokan. Kimpul perlu dimasak hingga matang sebelum dikonsumsi.

Apa manfaat kimpul untuk kesehatan?

Kimpul dapat menjadi sumber karbohidrat dan menyumbang serat serta sejumlah mineral seperti kalium, fosfor, magnesium, dan kalsium. Manfaat tersebut perlu dilihat sebagai bagian dari pola makan seimbang. Kimpul bukan makanan yang secara otomatis dapat menyembuhkan penyakit atau menurunkan berat badan.

Bagaimana cara mengolah kimpul agar tidak gatal?

Kimpul perlu dikupas, dibersihkan, kemudian diolah hingga matang. Perebusan, pengukusan, perendaman, dan pengeringan dapat membantu mengurangi kadar oksalat. Karena itu, mengonsumsi kimpul mentah atau setengah matang sebaiknya dihindari.

Kimpul bisa diolah menjadi makanan apa saja?

Kimpul dapat direbus, dikukus, digoreng menjadi keripik, atau dikeringkan untuk dibuat tepung. Tepung kimpul juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai produk seperti cookies, roti, mi, brownies, bakso, dan bahan pengental makanan.

Kemenhub: Batam kini bisa rawat dan perbaiki mesin pesawat udara - ANTARA News Jambi

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

......Sertifikat AMO 145D111 yang diberikan kepada PT BAE berlaku untuk melakukan perawatan dan perbaikan mesin pesawat serta 'Auxiliary Power Unit'......

Batam (ANTARA) -  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan sertifikasi Approved Maintenance Organization (AMO) kepada PT Batam Aero Engine (BAE), sehingga perawatan dan perbaikan mesin pesawat udara kini dapat dilakukan di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Sokhib Al Rokhman mengatakan penerbitan sertifikat tersebut menandakan BAE telah memenuhi persyaratan keselamatan, kualitas dan standar kelaikudaraan yang ditetapkan dalam regulasi keselamatan penerbangan sipil.

“Hari ini kita bersyukur dapat meresmikan terbitnya sertifikat AMO 145D111. Penerbitan sertifikat ini mengafirmasikan bahwa PT Batam Aero Engine telah memenuhi seluruh persyaratan keselamatan, kualitas dan standar kelaikudaraan,” kata Sokhib dalam peresmian BAE di Batam, Rabu.

Sertifikat AMO 145D111 yang diberikan kepada PT BAE berlaku untuk melakukan perawatan dan perbaikan mesin pesawat serta Auxiliary Power Unit (APU), kata dia.

Menurutnya, keberadaan fasilitas MRO (maintenance, repair and overhaul) di dalam negeri penting untuk memperkuat kemandirian industri penerbangan nasional.

Selama ini, sebagian perawatan komponen dan mesin pesawat masih dilakukan di luar negeri.

Baca juga: Ekspor ikan Batam ke Singapura capai Rp125 miliar hingga Mei

Baca juga: BP: Realisasi Investasi Batam capai 55,67 persen target Rp70 triliun

“Kita harus merdeka untuk melakukan perawatan airframe 100 persen dalam negeri. Ini dimulai oleh dengan fasilitas BAE di Batam Aero Technic,” ujarnya.

Sebagai informasi, PT BAE merupakan bagian dari ekosistem MRO Batam Aero Technic (BAT) milik Lion Group yang berlokasi di Nongsa, Batam.

Presiden Direktur Lion Group sekaligus Direktur Utama PT Batam Teknik/Batam Aero Technic Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan BAE secara khusus memiliki kapabilitas untuk menangani perawatan mesin pesawat dan APU.

“Semua fasilitas MRO itu sama, tapi pesawat kan banyak komponennya. BAE ini khusus mesin pesawat dan APU,” kata Daniel.

Ia mengatakan sertifikasi dari Kemenhub memungkinkan mesin pesawat yang sebelumnya dikirim ke luar negeri untuk menjalani perawatan dapat ditangani di Batam.

“Sehingga yang biasanya mesin-mesin pesawat ini dirawat di luar, Batam Aero Engine sudah mempunyai kapabilitas untuk bisa dilaksanakan di Indonesia, khususnya di Batam,” ujarnya.

Menurut Daniel, keberadaan BAE tidak hanya berpotensi menekan devisa yang keluar untuk kebutuhan perawatan pesawat, tetapi juga membuka peluang masuknya devisa apabila maskapai asing menggunakan fasilitas tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Amsakar Achmad mengatakan pengembangan industri MRO akan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, termasuk melalui penyerapan tenaga kerja.

Saat ini, jumlah pekerja di lingkungan Batam Aero Technic mencapai sekitar 5.000 orang.

“Pengembangan yang dilakukan oleh Batam Aero Technic akan memberi multiplier effect kepada Batam. Karyawan yang direkrut otomatis memiliki skill, mendapatkan gaji sesuai kompetensi dan standar. Ini akan memberi efek ganda terhadap ekonomi Batam dalam sektor konsumsi rumah tangga misalnya,” kata Amsakar.

Baca juga: ASDP bidik layanan RoRo Batam–Johor beroperasi pertengahan 2027

Baca juga: Pertamina pastikan pasokan Pertalite di Batam kembali normal

Pewarta: Amandine Nadja
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Debut di Kejuaraan Dunia, Amri/Nita Bidik Medali Usai Tembus 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:53 WIB

New Delhi, VIVA –  – Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, mulai menunjukkan ambisi besar pada debut mereka di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Tak ingin sekadar merasakan atmosfer turnamen bergengsi tersebut, Amri/Nita langsung memasang target tinggi setelah memastikan tiket ke babak 16 besar.

Baca Juga

Amri/Nita melangkah ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang berlangsung di New Delhi, India, setelah tampil meyakinkan saat menghadapi wakil Turki, Emre Sonmez/Yasemen Bektas, Rabu, 19 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasangan Indonesia tersebut menyudahi pertandingan hanya dalam dua gim. Amri/Nita menang 21-14, 21-10 untuk menjaga langkah mereka tetap berada di jalur persaingan perebutan gelar.

Baca Juga

Hasil tersebut sekaligus mempertegas kesiapan Amri/Nita menghadapi panggung besar. Sebagai pasangan yang baru menjalani debut di Kejuaraan Dunia, mereka tidak ingin kesempatan tersebut berakhir hanya dengan keberhasilan melewati babak awal.

Amri bahkan secara terbuka menyebut medali sebagai sasaran yang ingin mereka bawa pulang dari New Delhi.

Baca Juga

"Ini Kejuaraan Dunia pertama kami dan tidak semua pemain mendapat kesempatan seperti ini. Karena itu, kami bertekad memaksimalkannya," kata Amri dalam keterangannya.

Keberhasilan menembus 16 besar, sambung Amri, menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Ganda campuran itu juga menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan kondisi pertandingan, termasuk karakter permainan lawan dan arah angin di lapangan.

Sejak gim pertama, Amri/Nita berusaha mengambil kendali permainan. Namun, mereka tidak bisa begitu saja bermain terburu-buru karena Sonmez/Bektas memiliki pertahanan yang cukup rapat.

Nita mengungkapkan bahwa pasangan Turki beberapa kali mampu mengembalikan serangan sehingga Indonesia harus membangun serangan secara lebih sabar sebelum mendapatkan celah.

"Pertahanan mereka juga kuat sehingga kami harus beberapa kali melakukan serangan untuk mendapatkan poin," tambah Nita,

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Strategi tersebut berjalan efektif. Amri/Nita mampu menjaga keunggulan hingga menutup gim pertama 21-14.

Memasuki gim kedua, situasi lapangan justru lebih menguntungkan bagi pasangan Indonesia. Jika pada gim pertama mereka harus bermain dalam kondisi kalah angin, kali ini Amri/Nita berada dalam posisi menang angin.

Halaman Selanjutnya

Perubahan tersebut membuat permainan mereka menjadi lebih nyaman. Amri/Nita pun mampu meningkatkan tekanan dan membuat pasangan Turki semakin kesulitan mengembangkan permainan.

Pemprov Sumsel dan PLN percepat program listrik masuk desa

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Pemprov Sumsel dan PLN percepat program listrik masuk desa

Rabu, 19 Agustus 2026 16:51 WIB

Image Print

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru di Palembang. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama PT PLN (Persero) memperkuat sinergi untuk mempercepat pemerataan akses listrik melalui Program Listrik Masuk Desa.

Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Rabu, mengatakan percepatan elektrifikasi menjadi penting agar masyarakat di pelosok yang belum menikmati layanan listrik dapat segera memperoleh akses energi.

Dari 3.258 desa dan kelurahan di Sumsel, saat ini masih terdapat sekitar 21 desa atau kurang dari satu persen yang belum teraliri listrik.

Kondisi geografis yang terpencil, jarak jaringan yang mencapai 20 hingga 30 kilometer, serta status sejumlah wilayah yang berada di kawasan hutan produksi, hutan lindung, dan taman nasional menjadi kendala dalam percepatan elektrifikasi.

Meski demikian, PLN telah mendapatkan persetujuan untuk menyelesaikan pembangunan jaringan listrik di 118 titik yang tersebar di 14 kabupaten/kota dengan sasaran 6.045 sambungan kepala keluarga (KK).

Maka dari itu, ia meminta pemerintah kabupaten, kecamatan, desa hingga perangkat RT dan RW turut membantu PLN dalam pelaksanaan program tersebut, terutama untuk wilayah yang memiliki medan sulit dan akses yang terbatas.

"Kita harapkan kerja yang simultan dan sinergi dari seluruh pihak, mulai dari pemkab, kecamatan, hingga desa untuk membantu PLN menyelesaikan program Lisdes ini," ujarnya.

Selain itu, penyelesaian penanganan sekitar 54.000 sambungan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Dalam program tersebut, jaringan kabel sepanjang sekitar 900 kilometer telah diambil alih atau take over oleh PLN.

Terkait potensi gangguan tegangan akibat panjangnya jaringan, ia juga meminta masyarakat bersabar. PLN, kata dia, akan melakukan penambahan transformator dan penguatan infrastruktur kelistrikan secara bertahap.

Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB Diksi Erfani Umar mengatakan anggaran Program Listrik Desa yang bersumber dari APBN telah tersedia untuk pengerjaan 118 titik di Sumsel.

Dari 118 titik tersebut, sebanyak 98 titik secara teknis sudah dapat langsung dikerjakan. Sementara 20 titik lainnya masih memerlukan penyesuaian karena berada di kawasan hutan lindung dan menghadapi kendala akses jalan.

"Alhamdulillah, anggaran program listrik desa sudah keluar, Pak Gubernur. Dari 118 titik lokasi tersebut, insyaallah sebanyak 98 titik akan selesai dikerjakan pada Desember 2026 atau sampai Maret 2027," katanya.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah hingga tingkat desa dapat membantu kelancaran pekerjaan di lapangan, termasuk memberikan informasi apabila terdapat lokasi yang belum masuk dalam daftar penerima program.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Sumsel dan PLN percepat program listrik masuk desa

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Mengapa Soekarno dan Hatta Dibawa ke Rengasdengklok?

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

AKURAT.CO Peristiwa Rengasdengklok merupakan salah satu bagian penting dalam sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Pada 16 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta dibawa oleh sejumlah pemuda ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. Lalu, mengapa Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok?

Peristiwa tersebut terjadi karena adanya perbedaan pandangan antara golongan muda dan golongan tua mengenai waktu pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Hadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, Gibran Pakai Busana Adat NTT

Mendesak Proklamasi Segera Dilaksanakan

Golongan muda ingin Proklamasi Kemerdekaan segera dilakukan setelah Jepang menyerah kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945. Mereka melihat kekalahan Jepang sebagai kesempatan bagi Indonesia untuk menyatakan kemerdekaan atas kehendak sendiri.

Namun, Soekarno dan Hatta lebih berhati-hati dalam menentukan waktu pelaksanaan proklamasi. Perbedaan sikap tersebut kemudian menimbulkan ketegangan antara kedua kelompok.

Menjauhkan Soekarno dan Hatta dari Pengaruh Jepang

Golongan muda khawatir Soekarno dan Hatta akan dipengaruhi atau dicegah oleh pihak Jepang jika tetap berada di Jakarta. Karena itu, mereka membawa kedua tokoh tersebut ke Rengasdengklok.

Rengasdengklok dipilih karena lokasinya relatif jauh dari Jakarta dan terdapat kekuatan pemuda serta anggota PETA yang dapat membantu menjaga keamanan.

Menjamin Proklamasi Tidak Ditunda

Tujuan lain dari tindakan tersebut adalah memastikan Soekarno dan Hatta tidak menunda pelaksanaan proklamasi.

Golongan muda berharap kedua tokoh tersebut segera menyatakan kemerdekaan tanpa menunggu keputusan atau persetujuan dari pemerintah Jepang.

Meskipun sempat terjadi perbedaan pendapat, Soekarno dan Hatta akhirnya kembali ke Jakarta setelah tercapai kesepakatan.

Baca Juga: Mengenal Sayuti Melik dan Jasanya dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Berujung pada Perumusan Teks Proklamasi

Setelah kembali ke Jakarta pada malam 16 Agustus 1945, Soekarno, Hatta, dan sejumlah tokoh lainnya kemudian merumuskan teks Proklamasi di Rumah Laksamana Tadashi Maeda.

Teks tersebut kemudian dibacakan oleh Soekarno pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.

Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok berkaitan dengan perbedaan pandangan mengenai waktu dan cara pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan.

Golongan muda ingin kemerdekaan segera diumumkan tanpa campur tangan Jepang, sedangkan Soekarno dan Hatta mempertimbangkan situasi politik dan keamanan. Peristiwa tersebut akhirnya menjadi bagian penting yang mengantarkan Indonesia menuju Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Arika Yafi Fawazzain (Magang)

IEE Series 2026 Kembali Usung Tema Transformasi Keberlanjutan

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Pameran Indonesia Energy and Engineering (IEE) Series 2026 kembali digelar pada 3 hingga 12 September 2026. Adapun IEE Series terbagi dalam dua sektor yakni Energy Week pada 2-5 September dan Engineering Week pada 9-12 September.

Ajang pertemuan industri B2B terbesar di Asia Tenggara ini mengusung tema "Sustainability for Industrial Transformation" sebagaimana tema tahun lalu. Deputy Event Director Energy & Engineering Series Hanung Hanindito menjelaskan tema ini kembali diusung karena agenda transformasi tidak cukup dilakukan dalam jangka waktu singkat.

"Kami melihat untuk bertransformasi menjadi sesuatu yang lebih sustainable, menjadi yang lebih berkelanjutan, lebih baik lagi, itu tidak cukup waktu satu atau dua tahun. Itu hal-hal yang cukup panjang, yang kami juga menyadari bahwa industri konstruksi di dalam IEE Series memiliki dampak juga," ungkap dia dalam Media Briefing IEE Series 2026, Rabu (19/8/2026).

Dengan ini dia berharap IEE Series bisa menjadi panggung untuk memulainya agenda keberlanjutan bagi masing-masing industri.

"Contohnya untuk responsible mining, untuk energi bersih dan terbarukan, kami berharap platform kami IEE Series bisa menjadi wadah untuk menyampaikan informasi-informasi, informasi-informasi baik yang ada di industri," tutur dia.

Hanung mengungkapkan untuk Energy Week akan membawahi pameran Electric Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, dan Data Center Asia Jakarta. Sementara Engineering Week mencakup pameran mining, pameran construction Indonesia untuk infrastructure, dan construction Indonesia untuk building materials, industri beton, pameran ke oil and gas, pameran water Indonesia untuk industri air dan limbah, Asia Disaster Management & Civil Protection Expo and Conference (ADEXCO).

"Jadi setelah selesai Energy Week, kita set up lagi sebentar untuk berubah menjadi Engineering Week," terang dia.

Dia menjelaskan IEE Series masih menjadi pameran terbesar untuk energy and engineering di Asia Tenggara. Saat ini total peserta pameran yang terdaftar hingga, Rabu (19/8) sebanyak 2.046 exhibiting companies baik dari lokal maupun dari internasional.

Dia juga memaparkan IEE Series 2026 mencatat peserta dari 39 exhibiting countries dan regions. Total area yang digunakan IEE Series selama dua minggu yakni seluas 108.000 m2, dengan area indoor seluas 68.000 m2, dan area outdoor seluas 40.000 m2.

"Jadi kalau dilihat dari pamerannya, kenapa kita besar? Karena kita melakukan multi-industry di satu series yang sangat besar, yang komprehensif. Tidak hanya pameran, tapi juga ada konferensi, ada seminar, ada kompetisi, dan sudah hal-hal yang bersifat juga fun untuk menjadi pamerannya sendiri," pungkas Hanung.

Dalam memperluas ekspansinya IEE Series 2026 juga diselenggarakan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pada 10-12 Juni 2026 lalu. Pameran ini menghadirkan pameran Mining Indonesia, Construction Indonesia, dan Oil and Gas Indonesia. IEE Series Balikpapan 2026 diikuti lebih kurang 100 perusahaan yang menghadirkan sekitar 200 merek dagang terkemuka dalam dan luar negeri dari kisaran 10 negara di area pameran dengan luas 5.000 meter persegi dalam satu ekosistem.

IEE Series 2026 juga memperluas platform industrinya dengan menghadirkan Indonesia Energy Week Surabaya pada 15-18 Juli 2026 di Grand City Convention and Exhibition Surabaya. Dalam penyelenggaraannya, Indonesia Energy Week Surabaya menghadirkan berbagai solusi teknologi dan inovasi industri di sektor energi, kelistrikan, serta pengelolaan air dan utilitas industri. Rangkaian ini diperkuat oleh dua pameran utama dalam ekosistem IEE Series yakni Electric and Power Indonesia dan Water Indonesia.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

BI catat kredit perbankan tumbuh 13,58 persen pada Juli 2026 - ANTARA News Jambi

calendar_today 19.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) mencatat kredit perbankan tumbuh 13,58 persen secara tahunan (yoy) pada Juli 2026.

Pertumbuhan kredit ini meningkat dari pertumbuhan per Juni 2026 yang sebesar 12,67 persen (yoy).

"Perkembangan positif tersebut didukung oleh kebijakan makroprudensial longgar yang terus ditempuh melalui optimalisasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk mendorong peningkatan kredit/pembiayaan perbankan ke sektor prioritas," kata Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI Destry Damayanti, dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara daring di Jakarta, Rabu.

Hingga minggu pertama Agustus 2026, insentif KLM yang diperoleh bank tercatat sebesar Rp446,5 triliun dengan alokasi pada financing channel sebesar Rp368,4 triliun, interest rate channel sebesar Rp73,2 triliun, serta financing to funding channel sebesar Rp4,9 triliun.

Sementara itu, ketahanan perbankan juga tetap kuat dan mendukung pertumbuhan kredit, dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan pada Juni 2026 tercatat tinggi sebesar 23,70 persen.

Kemudian, rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) perbankan secara agregat tetap rendah di level 2,09 persen secara bruto dan 0,82 persen secara neto pada Juni 2026. Rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) tercatat stabil 23,10 persen pada Juli 2026.

Destry juga menyampaikan BI terus memperkuat kebijakan untuk menjaga kecukupan likuiditas pasar uang, perbankan, dan perekonomian, yang konsisten dengan pencapaian sasaran inflasi.

Uang primer (M0) pada Juli 2026 tercatat tumbuh tinggi 18,3 persen (yoy), didukung berbagai langkah yang ditempuh BI dalam menjaga kecukupan likuiditas.

Dari komponennya, pertumbuhan M0 pada Juli 2026 terutama dipengaruhi oleh giro bank umum di BI yang tumbuh sebesar 22,4 persen (yoy) dan uang kartal yang tumbuh sebesar 15,1 persen (yoy).

Baca juga: BI catat pembiayaan perbankan syariah capai Rp720 T pada Juni 2026

Baca juga: BI: Kepemilikan SRBI oleh bank guna kelola likuiditas, bukan investasi

Baca juga: BI: Peran kredit bank dalam mendukung ekonomi RI terus meningkat

Pewarta: Bayu Saputra
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.