PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE tengah mempercepat pengembangan bisnis panas bumi dengan mengoptimalkan aset eksisting di Ulubelu dan Lahendong. Selain itu, emiten energi pelat merah tersebut juga membuka peluang pengembangan baru di Cubadak Panti, Sumatra Barat.
Langkah itu ditandai dengan penandatanganan dua letter of intent (LoI) atau surat pernyataan komitmen antara PT PLN (Persero), PGE, dan PT PLN Indonesia Power (PLN IP) untuk pengembangan PLTP Ulubelu Bottoming Unit (BU) dan PLTP Lahendong BU. Pada saat yang sama, PGE menerima mandat untuk melakukan survei potensi panas bumi di wilayah Cubadak Panti.
Ketiga agenda tersebut berlangsung dalam The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 yang berlangsung dari 19-21 Agustus di Jakarta. PGE menilai capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan panas bumi nasional sekaligus memperkuat strategi perusahaan untuk menjadi produsen panas bumi kelas dunia.
Pada hari pertama IIGCE 2026, PGE, PLN IP dan PLN menandatangani LoI terkait pembelian listrik dari dua proyek panas bumi yang akan dikembangkan melalui perusahaan patungan. PLTP Ulubelu BU di Lampung akan memiliki kapasitas 30 megawatt (MW), sedangkan PLTP Lahendong BU di Sulawesi Utara berkapasitas 15 MW.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PGE, Ahmad Yani; Direktur Utama PLN IP, Bernardus Sudarmanta, dan; Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Acara tersebut disaksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia; Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, serta; Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri.
Ahmad Yani mengatakan, pengembangan kedua pembangkit tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan aset panas bumi yang telah beroperasi. “Kami menyambut penandatanganan LoI ini dengan penuh optimisme. PLTP Ulubelu dan Lahendong selama ini telah berperan penting dalam penyediaan listrik di Lampung dan Sulawesi Utara,” ungkap Ahmad Yani dalam keterangannya melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip pada Minggu (23/8).
Menurut dia, tambahan unit yang dikembangkan bersama PLN IP akan meningkatkan pasokan listrik bersih dan andal bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
PLTP Ulubelu BU dan Lahendong BU akan memanfaatkan panas sisa dari operasi pembangkit panas bumi eksisting untuk menghasilkan listrik tambahan melalui teknologi binary atau bottoming cycle. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari strategi pertumbuhan PGE melalui optimalisasi aset yang sudah dimiliki.
Sebelumnya, konsorsium PGE dan PLN IP telah menyepakati tarif listrik dengan PLN sebagai offtaker. Kesepakatan tarif untuk PLTP Ulubelu BU dicapai pada Desember 2025, sedangkan PLTP Lahendong BU pada April 2026.
Setelah penandatanganan LoI, kedua proyek akan memasuki tahapan berikutnya, termasuk pembentukan perusahaan patungan, penyusunan power purchase agreement (PPA), serta proses engineering, procurement, construction and commissioning (EPCC). Kedua pembangkit ditargetkan mulai beroperasi secara komersial atau commercial operation date (COD) pada 2028.
Selain mengoptimalkan aset eksisting, PGE juga mendapat mandat untuk mengeksplorasi potensi panas bumi baru di Cubadak Panti, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat. Mandat tersebut diberikan melalui Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor 176.K/EK.04/MEM.E/2026 tentang Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) Panas Bumi.
SK tersebut diserahkan Bahlil kepada Ahmad Yani dengan disaksikan Eniya Listiani Dewi dan Simon Aloysius Mantiri. Penugasan tersebut menjadi tahap awal bagi PGE untuk mengidentifikasi dan membuktikan potensi panas bumi di wilayah Cubadak Panti.
Sebelumnya, PGE menempati peringkat pertama dalam proses seleksi kompetitif yang diselenggarakan Kementerian ESDM dengan nilai 87,01.
Wilayah PSPE Cubadak Panti mencakup area sekitar 29.897 hektare. Berdasarkan data awal, wilayah tersebut diperkirakan memiliki potensi cadangan panas bumi sebesar 77 megawatts electric (MWe). Jika potensi tersebut dapat dibuktikan melalui proses eksplorasi, kapasitasnya diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 40 ribu rumah tangga.
Ahmad Yani mengapresiasi kepercayaan pemerintah kepada PGE untuk menjalankan mandat eksplorasi tersebut. Menurut dia, penugasan ini sejalan dengan komitmen PGE mendukung target Net Zero Emission 2060 sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Pengembangan Cubadak Panti juga dinilai mendukung komitmen Sumatra Barat sebagai green province. PGE menyatakan akan melaksanakan mandat tersebut dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat agar potensi panas bumi dapat memberikan nilai tambah secara berkelanjutan.
Pengembangan Ulubelu, Lahendong, dan Cubadak Panti berlangsung menjelang 100 tahun perjalanan industri panas bumi Indonesia. PGE melihat momentum tersebut sebagai peluang untuk meningkatkan pemanfaatan panas bumi sebagai salah satu sumber energi bersih nasional.
Selain kedua proyek bottoming unit, PGE saat ini mengembangkan sejumlah proyek strategis, antara lain PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4 di Sumatra Selatan, PLTP Hululais Unit 1 dan 2 di Bengkulu, PLTP Lahendong Unit 7 dan 8 serta Binary Unit di Sulawesi Utara, dan proyek Gunung Tiga di Lampung.
“Menjelang 100 tahun perjalanan panas bumi Indonesia, kami melihat masa depan dengan optimisme. Jika satu abad terakhir adalah perjalanan untuk membuktikan potensi panas bumi nasional, maka abad berikutnya adalah kesempatan untuk menjadikannya salah satu kekuatan utama Indonesia,” ujar Ahmad Yani.
Ia menambahkan, PGE akan terus menjaga keandalan operasi, mempercepat pengembangan kapasitas baru dan memperluas manfaat panas bumi bagi masyarakat. “Inilah kontribusi kami untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” kata dia.
REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan peringatan keras kepada Ukraina setelah Kyiv meningkatkan serangan terhadap infrastruktur ekonomi Rusia. Putin menyebut Ukraina telah membuka "kotak Pandora" dan memperingatkan Moskow akan membalas dengan menghantam sektor ekonomi Ukraina yang paling sensitif.
Pernyataan itu memperlihatkan perubahan penting dalam perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung hampir empat setengah tahun. Pertempuran kini tidak hanya terjadi di garis depan. Kedua negara semakin agresif menyerang urat nadi ekonomi lawan, mulai dari kilang minyak, pelabuhan, gudang logistik hingga infrastruktur ekspor pangan.
"Rezim Kyiv menetapkan tujuan untuk merusak ekonomi kami. Apa yang mereka lakukan? Mereka sendiri membuka kotak Pandora ini. Kalau begitu, bersiaplah menghadapi respons yang menyasar sektor-sektor ekonomi kalian yang paling sensitif," kata Putin dalam komentar kepada seorang jurnalis televisi pemerintah Rusia yang dipublikasikan Sabtu (22/8/2026).
Ancaman Putin muncul setelah Ukraina sepanjang musim panas meningkatkan serangan pesawat nirawak terhadap sasaran ekonomi di Rusia. Kilang minyak dan gudang perusahaan perdagangan daring termasuk di antara fasilitas yang menjadi target. Kyiv menyatakan infrastruktur tersebut berkaitan dengan kemampuan Rusia mempertahankan operasi perangnya.
Rusia kemudian meningkatkan tekanan terhadap infrastruktur ekonomi Ukraina. Salah satu sektor yang paling terdampak adalah ekspor pertanian melalui Laut Hitam.
Putin mengatakan gangguan terhadap ekspor pertanian Ukraina tidak akan menyebabkan kekurangan pangan global karena Rusia, menurut dia, mempunyai kemampuan menggantikan pasokan yang hilang dari Ukraina.
"Kami memang menghadapi tantangan terkait pengiriman barang kami, tetapi kami akan menyelesaikan masalah ini. Karena itu, tidak akan terjadi kekurangan di pasar global," kata Putin.
Serangan Ukraina terhadap fasilitas Rusia mulai menimbulkan dampak ekonomi yang dapat diukur.
Pengiriman minyak dari tiga pelabuhan utama Rusia di wilayah barat, yakni Primorsk, Ust-Luga, dan Novorossiysk, turun menjadi sekitar 2,3 juta barel per hari pada paruh pertama Agustus 2026. Angka tersebut sekitar 15 persen di bawah rencana awal.
Ekspor dari ketiga pelabuhan itu sebelumnya diperkirakan mencapai sekitar 2,7 juta barel per hari sepanjang Agustus. Gangguan terbesar terjadi di Novorossiysk di Laut Hitam, ketika serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi meningkatkan tekanan terhadap kemampuan Rusia mempertahankan arus ekspor minyaknya.
Novorossiysk mempunyai arti strategis karena menjadi salah satu gerbang penting minyak Rusia menuju pasar internasional. Ekspor minyak dari pelabuhan tersebut, termasuk minyak Urals Rusia dan KEBCO Kazakhstan, turun menjadi sekitar 400 ribu barel per hari dari kisaran 800 ribu hingga satu juta barel per hari pada Juni dan Juli. Jadwal pemuatan juga mengalami keterlambatan lebih dari dua pekan.
Dampak tekanan terhadap sektor energi Rusia bahkan terasa hingga konsumen domestik.
Pengendara di Moskow menghadapi antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar setelah kelangkaan bensin kembali terjadi. Sejumlah SPBU memberlakukan pembatasan pembelian, sementara sebagian lainnya hanya menyediakan diesel.
Kelangkaan tersebut dipicu kombinasi tingginya permintaan pada musim panas dan serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia. Pemerintah Rusia merespons dengan melarang ekspor bensin dan diesel, melonggarkan standar kualitas bahan bakar serta mulai mengimpor produk minyak untuk menjaga pasokan dalam negeri.
Bagi Rusia, sektor energi bukan sekadar industri. Pendapatan minyak dan gas merupakan salah satu penopang penting anggaran negara. Karena itu, serangan Ukraina terhadap kilang dan jalur ekspor memiliki tujuan strategis: menaikkan biaya perang Moskow sekaligus mengganggu sumber pendapatannya.
Tetapi strategi semacam itu membawa konsekuensi. Ketika Kyiv memperluas sasaran ke pusat-pusat ekonomi Rusia, Moskow mempunyai kemampuan membalas terhadap sektor yang tidak kalah vital bagi Ukraina. Dan salah satu titik paling rentan berada di Laut Hitam.
ILUSTRASI. CEO Citibank Indonesia Batara Sianturi dalam acara peluncuran buku Bankir, Growing with Purpose (KONTAN/Lydia Tesaloni)
Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank multinasional Citi Indonesia menyambut positif pencalonan tunggal Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Bank melihat keberlanjutan kebijakan moneter dan fiskal penting untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global.
CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan, pada prinsipnya pihaknya mendukung kebijakan pemerintah, termasuk terkait proses pencalonan Gubernur BI yang baru.
"Kalau harapan daripada Citi mengenai pencalonan Ibu Destry Damayanti sebagai calon gubernur baru, ya kita mendukung kebijakan pemerintah," ujar Batara dalam paparan kinerja Citi Indonesia, dikutip Minggu (23/8/2026).
Baca Juga: BI Fasilitasi Pembiayaan UMKM Capai Rp 285 Miliar Hingga Juli 2026
Sejumlah terobosan kebijakan BI yang telah diumumkan turut mendapat sambutan positif dari Citi. Salah satunya terkait stabilitas valuta asing (valas), termasuk perluasan skema concessionary swap untuk mendukung foreign direct investment (FDI) dan pinjaman luar negeri. "Terobosan itu kami sambut dengan baik," kata Batara.
Selain kebijakan di sektor valas, Batara juga menyoroti sejumlah kebijakan BI terkait sistem pembayaran melalui Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan QRIS.
Di sisi likuiditas, Citi juga melihat kebijakan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) tetap penting untuk menjaga momentum pertumbuhan kredit perbankan. Terlebih, pertumbuhan kredit perbankan yang telah mencapai kisaran 13% perlu dijaga keberlanjutannya.
"Kita melihat bahwa dalam moneter maupun dengan bekerja sama dengan fiskal, harapan kami supaya ke depan ini makin lebih baik lagi, as the world is becoming challenging," ujar Batara.
Batara menambahkan, tantangan ke depan masih cukup dinamis, terutama dari perkembangan ekonomi global. Pergerakan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan Eropa serta dampaknya terhadap pasar negara berkembang atau emerging markets masih bakal menjadi perhatian.
Menurutnya, perkembangan tersebut juga akan menentukan ruang pelonggaran kebijakan moneter di negara-negara emerging markets ke depan. Maka dari itu, keberlanjutan kebijakan-kebijakan bank sentral menjadi penting.
Sekadar informasi, Destry dikabarkan bakal menjalani uji kelayakan dan kepatuhan (fit and proper test) di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai calon tunggal Gubernur BI dalam waktu dekat. Destry diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Surat Presiden yang diserahkan kepada DPR.
Baca Juga: Bank Kasikorn (BMAS) Raih Pinjaman US$ 341 Juta dari KBank, Tarik US$ 55 Juta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag
Pekanbaru, (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru Provinsi Riau mendeteksi sebanyak 2.610 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera berdasarkan pembaruan data pada Minggu pukul 07.00 WIB.
Prakirawan BMKG Pekanbaru Elisa JS Kedang mengatakan bahwa titik panas ini tersebar di sembilan provinsi, dengan jumlah terbanyak terdeteksi di Sumatera Selatan yang mencapai 1.311 titik.
"Wilayah lain yang turut menyumbang angka tinggi adalah Provinsi Riau dengan 355 titik, Jambi 278 titik, Bangka Belitung dengan 268 titik, dan Lampung dengan 187 titik, disusul Aceh 67 titik, Kepulauan Riau 55 titik, Sumatera Utara 45 titik, Sumatera Barat 27 titik, dan Bengkulu 17 titik," katanya.
Kemudian Provinsi Riau dengan 355 titik panas tersebar di 11 kabupaten/kota. Kabupaten Pelalawan menjadi area paling krusial di Riau dengan temuan 216 titik panas, diikuti oleh Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 80 titik, dan Kabupaten Kuantan Singingi 12 titik.
Baca juga: BMKG sebut ada 33 titik panas di Kaltara
Baca juga: BMKG deteksi 310 titik panas di Provinsi Riau
Baca juga: BMKG deteksi 201 titik panas di Provinsi Riau terbanyak di Bengkalis
Selebihnya terdeteksi di Kabupaten Kampar (11), Siak (10), Kepulauan Meranti (7), Inderagiri Hulu (6), Bengkalis (5), Rokan Hilir dan Rokan Hulu masing-masing 3 titik, serta Kota Dumai (2).
Akibat banyaknya titik panas ini jarak pandang di Pekanbaru pada Sabtu (22/8) malam terpantau terbatas dengan kondisi berasap. Sedangkan kualitas udara pada dini hari dan pagi berdasarkan PM 2,5 masuk kategori tidak sehat.
Dalam beberapa hari terakhir menurut Manggala Agni kebakaran lahan di Riau sudah menghanguskan 700 hektare lebih. Terbanyak di Kabupaten Inderagiri Hulu seluas 434 hektare dan Pelalawan 300 hektare.
Selain dua daerah tersebut Manggala Agni juga menangani sejumlah kebakaran lahan di Provinsi Riau, di antaranya Kabupaten Kampar, Siak, dan Bengkalis.
Pewarta: Bayu Agustari Adha
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah fitur teknologi pada mobil modern ternyata jarang digunakan oleh pemilik kendaraan meskipun dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, kemudahan, dan keselamatan berkendara, menurut sebuah studi di Inggris.
Studi yang dilakukan Censuswide terhadap 1.350 pengendara di Inggris pada musim panas 2026 itu menemukan tingkat penggunaan sejumlah fitur kendaraan berbeda-beda, bahkan sebagian pengemudi mengaku tidak mengetahui cara mengoperasikannya.
Carscoops, Sabtu (22/8), melaporkan penelitian yang dilakukan atas permintaan jaringan diler otomotif Inggris Dick Lovett tersebut menemukan 25,9 persen pemilik mobil yang dilengkapi "adaptive cruise control" tidak pernah mengaktifkan fitur itu.
Sebanyak tujuh persen lainnya mengaku tidak mengetahui cara menggunakan "adaptive cruise control".
Pola serupa ditemukan pada sejumlah fitur bantuan pengemudi. Hampir 18 persen pengemudi tidak menggunakan "lane-keeping assist", sedangkan 21,3 persen mematikan fitur pengereman darurat otomatis.
Sebagian pengemudi menilai sistem bantuan tersebut terlalu agresif sehingga dianggap menimbulkan lebih banyak gangguan dibandingkan manfaatnya.
Fitur asisten suara juga tidak digunakan oleh 17,8 persen pengemudi yang memilikinya.
Sementara itu, sebanyak 17,1 persen pengemudi yang memiliki "augmented reality head-up display" tidak mengaktifkan fitur tersebut dan tujuh persen lainnya mengaku tidak mengetahui cara mengoperasikannya.
Studi juga menemukan sejumlah fitur kenyamanan relatif jarang digunakan secara rutin.
Dari responden yang memiliki kendaraan dengan kursi pijat, 22 persen mengatakan rutin menggunakan fitur tersebut. Sebanyak 22,4 persen responden yang memiliki "augmented reality head-up display" menggunakannya secara rutin, sedangkan 24,5 persen rutin menggunakan fitur menyalakan mesin dari jarak jauh.
Namun, sejumlah fitur itu juga belum banyak tersedia pada kendaraan responden.
Sebanyak 67,3 persen kendaraan responden tidak dilengkapi kursi pijat, 62 persen tidak memiliki fitur menyalakan mesin dari jarak jauh, 60,5 persen tidak memiliki "augmented reality head-up display", dan 57,3 persen tidak memiliki pengaturan suhu kabin melalui aplikasi.
Sebaliknya, teknologi yang lebih sederhana cenderung lebih banyak digunakan.
Studi menemukan 58,3 persen responden rutin menggunakan konektivitas Bluetooth, diikuti kamera mundur sebanyak 45,7 persen, navigasi satelit bawaan kendaraan 44,5 persen, dan kaca depan berpemanas 41 persen.
Sementara itu, sebanyak 27,3 persen responden rutin menggunakan mode berkendara. Tingkat penggunaannya lebih tinggi pada kelompok usia 25 hingga 34 tahun, yakni 38,3 persen.
Usia juga berkaitan dengan perbedaan penggunaan sejumlah teknologi kendaraan.
Bluetooth rutin digunakan oleh 68,5 persen pengemudi berusia 25–34 tahun dan 68,8 persen pada kelompok usia 35–44 tahun. Angkanya turun menjadi 49,7 persen pada pengemudi berusia 55 tahun ke atas.
Perbedaan juga terlihat pada pengisian daya nirkabel yang digunakan 44,4 persen pengemudi berusia 35–44 tahun, dibandingkan 20,7 persen pada pengemudi berusia 55 tahun ke atas.
Penggunaan fitur menyalakan mesin dari jarak jauh juga menurun dari lebih dari seperempat pengemudi berusia di bawah 35 tahun menjadi 5,1 persen pada kelompok usia 55 tahun ke atas.
Sebaliknya, penggunaan kaca depan berpemanas meningkat dari 27,2 persen pada pengemudi berusia 18–24 tahun menjadi hampir 45 persen pada kelompok usia 45–54 tahun.
Temuan tersebut menunjukkan tingkat pemanfaatan teknologi kendaraan tidak selalu sejalan dengan banyaknya fitur yang tersedia pada mobil.
Pakar otomotif Dick Lovett, Alex Lee, mengatakan pemilik kendaraan perlu meluangkan waktu untuk memahami berbagai teknologi yang tersedia pada mobil mereka.
“Seiring mobil menjadi semakin canggih, meluangkan waktu untuk mempelajari kemampuan kendaraan Anda bukan hanya soal mendapatkan manfaat yang sepadan dengan uang yang dikeluarkan, tetapi juga dapat membantu meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan pengalaman berkendara secara keseluruhan," kata Lee.
Fitur mobil yang paling sering digunakan:
Pewarta: Pamela Sakina
Uploader : Abdullah Rifai
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Warta Ekonomi, Jakarta -
PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) melaporkan enam orang kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Jumat (21/8/2026), atas dugaan penyalahgunaan dana dan investasi perusahaan.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Sabtu (22/6/2026), laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/386/VIII/2026/SPKT/Bareskrim Polri dan telah diterima melalui Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor STTL/386/VIII/2026/BARESKRIM pada hari yang sama.
ASBI melaporkan dugaan tindak pidana di bidang perasuransian, penipuan, penggelapan, penggelapan dalam jabatan, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU). Keenam pihak yang dilaporkan masing-masing berinisial JCM, RNN, PH, NMS, MAI, dan AA.
Presiden Direktur ASBI, Hastanto Sri Margi Widodo, mengatakan dugaan tindakan tersebut berkaitan dengan kondisi investasi dan kas perseroan. Dampaknya, sejumlah aset perusahaan, termasuk Surat Berharga Negara (SBN) dan kas, disebut mengalami penurunan.
Salah satu pihak yang dilaporkan ialah JCM atau Jenry Cardo Manurung, yang sebelumnya menduduki posisi Direktur Keuangan dan Layanan ASBI. Setelah dibebastugaskan dari jabatannya, posisi tersebut untuk sementara diisi oleh Hastanto.
Jejak Karier Jenry Cardo Manurung
Jenry Cardo Manurung mengawali perjalanan profesionalnya di bidang akuntansi dan audit. Pria kelahiran Jakarta, 1 Januari 1972 ini, meraih gelar sarjana dari Universitas Atma Jaya pada 1996, kemudian melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di kampus yang sama dan lulus pada 2004. Pada 2021, ia menyelesaikan program doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Gunadarma.
Kariernya dimulai pada 1996 di Kantor Akuntan Publik Hans Tuanakotta Mustofa & Halim, anggota Deloitte. Selama hampir satu dekade, ia menangani berbagai pekerjaan audit, termasuk audit khusus, proses IPO, dan due diligence. Pengalamannya mencakup sektor asuransi, dana pensiun, manufaktur, hingga penyiaran.
Baca Juga: Hasil Jasa Asuransi Ciputra Life Naik 22,6% Jadi Rp84,92 Miliar
Baca Juga: Ekonomi Palopo Tumbuh Positif, Askrindo Siapkan Dukungan Penjaminan dan Asuransi
Baca Juga: Tingkatkan Literasi Keuangan di Banten, BRI Insurance Kenalkan Asuransi Mikro Murah untuk Usaha
Pada 2004, Jenry bergabung dengan PT Asuransi Bintang Tbk. Tujuh tahun kemudian, ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Layanan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 9 Juni 2011.
Pengalamannya juga diperkuat dengan sertifikasi di bidang manajemen risiko perusahaan perasuransian. Pada 2016, ia memperoleh sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk penerapan analisis risiko perusahaan perasuransian yang kompleks.
Di luar perusahaan, Jenry turut aktif dalam Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Sejak 2011, ia menjadi bagian dari kepengurusan asosiasi tersebut dan kemudian dipercaya sebagai Wakil Ketua AAUI serta Ketua Bidang Keuangan, Akuntansi, dan Perpajakan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mendorong digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak sekadar membawa pelaku usaha masuk ke platform digital, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan daya saing.
"Kalau dulu kita masih pakai bendera 'go digital', UMKM 'go digital', sekarang saya kira kita harus mengarah kepada 'go produktif' dan 'go kompetitif'," ujar Nezar dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu.
Hal tersebut disampaikan Nezar dalam Gala Dinner dan Serah Terima Amanah (Sertinah) Pengurus Komunitas Tangan Di Atas (TDA) di Jakarta Selatan, Sabtu (22/8).
Nezar menilai konektivitas yang memberikan dampak bagi UMKM dapat diwujudkan melalui pemanfaatan platform digital untuk memperluas kegiatan usaha sekaligus mendorong pelaku usaha naik kelas.
"Ada banyak sekali contoh-contoh yang bisa kita lihat, dengan adanya 'go produktif' dan 'go kompetitif' melalui platform digital ini, sejumlah UMKM naik kelas, sejumlah UMKM juga bisa besar. Dan ada banyak yang sudah 'go global' juga," katanya.
Dengan penetrasi internet nasional yang mencapai sekitar 80,6 persen, pemerintah kini mengarahkan pemanfaatan konektivitas digital agar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Berdasarkan Sistem Informasi Data Tunggal UMKM (SIDT-UMKM) Kementerian UMKM, jumlah UMKM di Indonesia pada 2025 mencapai 30,21 juta unit usaha.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 30,12 juta unit atau sekitar 99,7 persen merupakan usaha mikro.
Besarnya jumlah usaha mikro tersebut menunjukkan pentingnya pemanfaatan konektivitas digital tidak berhenti pada perluasan akses, tetapi juga diarahkan untuk mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing pelaku usaha.
Dalam konteks UMKM, peningkatan produktivitas dan daya saing juga perlu diperkuat melalui kolaborasi antarpelaku usaha.
Nezar menilai filosofi TDA relevan dengan kebutuhan tersebut karena pertumbuhan usaha tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan ekosistem yang saling menguatkan.
Ia mendorong TDA terus memperkuat jejaring dan ekosistem yang memungkinkan pelaku UMKM saling berbagi keterampilan, pengalaman, serta peluang usaha.
Baca juga: BI dorong digitalisasi pembayaran UMKM untuk perluas pembiayaan
Baca juga: BI: QRIS dipakai 65,77 juta pengguna dan diterima 44,86 juta merchant
Baca juga: Pengamat: Digitalisasi layanan UMKM perlu sediakan alternatif akses
Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menyiapkan skema rekonstruksi untuk ratusan rumah di Desa Adat Sade yang hangus dilalap api pada Sabtu (22/8) kemarin.
Dalam pernyataan di lokasi kejadian, Iqbal menyampaikan rencana tersebut akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.
"Saya akan segera berkomunikasi dengan Bupati Lombok Tengah untuk mengambil langkah cepat dan tepat. Nanti kami pikirkan bagaimana merekonstruksi kembali Desa Adat Sade," kata Iqbal, Minggu (23/8), seperti dikutik Detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iqbal menilai Desa Adet Sade perlu segera dibangun kembali karena merupakan salah satu ikon budaya masyarakat Suku Sasak.
Kampung Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, kebakaran pada Sabtu (22/8) malam. Sebanyak 129 rumah hangus terbakar.
Menurut informasi, api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah warga. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lainnya.
Ratusan warga terdampak sudah dievakuasi ke gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Rambitan. Iqbal meminta jajarannya bergerak cepat memenuhi kebutuhan pokok para pengungsi di tempat penampungan sementara. Menurutnya, penanganan terhadap warga tidak boleh berhenti pada penyediaan tempat pengungsian.
"Yang pertama sekarang dan harus cepat adalah bagaimana kebutuhan dan rasa aman masyarakat yang rumahnya terbakar kita perhatikan. Kebutuhan sandang, pangan, dan aktivitas sosial ekonomi mereka harus kita pastikan," ujarnya.
Pilihan Redaksi
Iqbal juga ingin pemerintah memastikan anak-anak terdampak tetap mendapat pendidikan semestinya.
"Anak-anak kita pastikan pendidikannya tidak terganggu," ucapnya.
Dikutip dari Antara, Desa Adat Sade bukan sekadar hunian. Kampung adat tersebut merupakan slah satu ruang hidup masyarakat Sasak yang selama puluhan generasi mempertahankan tradisi, bentuk hunian, dan tata kehidupan leluhurnya.
Rumah adat Suku Sasak terbuat dari jerami dan berdinding anyaman bambu (bedek). Lantai terbuat dari tanah liat yang dicampur kotoran kerbau dan abu jerami.
Campuran tanah liat dan kotoran kerbau membuat lantai tanah mengeras sekeras semen. Cara membuat lantai seperti itu sudah diwarisi sejak nenek moyang mereka.
Bahan bangunan seperti kayu dan bambu diperoleh dari lingkungan sekitar. Mereka menggunakan paku dari bambu untuk menyambung bagian-bagian kayu.
Rumah Suku Sasak hanya memiliki satu pintu berukuran sempit dan rendah, serta tidak memiliki jendela.
(blq/pta)
Jakarta (ANTARA) - Seri iPhone 18 Pro dari Apple diperkirakan hanya berjarak beberapa minggu lagi dari peluncuran, dan tahun ini, tampaknya ada lebih banyak hal yang patut dinantikan dibandingkan biasanya.
Sejumlah bocoran yang dilansir laman Gizchina, Kamis (20/8) waktu setempat, menyebut adanya chip A20 Pro baru, baterai yang lebih besar, layar yang lebih baik, serta Siri yang lebih pintar.
Sementara itu, iPhone 18 Pro Max disebut-sebut akhirnya akan menghadirkan fitur apertur variabel pada kamera iPhone. Belum ada satu pun informasi tersebut yang dikonfirmasi secara resmi, tetapi berbagai bocoran mulai memberikan gambaran yang cukup menarik.
Chip A20 Pro diperkirakan menggunakan proses fabrikasi 2 nm terbaru dari TSMC. Sejumlah bocoran menyebut chip tersebut akan menawarkan peningkatan performa sekitar 18 persen dan efisiensi daya 30 persen lebih tinggi.
Apple juga mungkin menggunakan metode baru untuk mengemas chip dan memori, yang diharapkan dapat membantu mengendalikan panas saat perangkat digunakan untuk bermain game maupun menjalankan tugas berbasis AI.
Baca juga: Kebocoran data besar ungkap skema teknis seri iPhone 18 Pro
iPhone 18 Pro Max juga dikabarkan akan membawa baterai berkapasitas antara 5.200 mAh hingga 5.567 mAh, tergantung variannya. Kapasitas tersebut bisa sekitar 9-12 persen lebih besar dibandingkan model tahun lalu.
Jika digabungkan dengan chip yang lebih efisien dan modem C2 baru dari Apple, daya tahan baterai bisa menjadi salah satu peningkatan terbesar tahun ini.
Namun, ada satu hal yang menarik. Perubahan perangkat keras paling menarik kemungkinan hanya akan tersedia pada iPhone 18 Pro Max.
Apple dilaporkan akan menambahkan apertur variabel pada kamera utamanya. Fitur ini memungkinkan lensa mengatur jumlah cahaya yang masuk ke sensor.
Bukaan yang lebih lebar dapat membantu saat mengambil foto pada malam hari sekaligus menghasilkan latar belakang yang lebih buram. Sementara itu, bukaan yang lebih kecil dapat membuat lebih banyak bagian gambar tetap berada dalam fokus.
Samsung sebenarnya sudah menggunakan konsep serupa pada Galaxy S9 beberapa tahun lalu, sehingga Apple bukanlah perusahaan yang pertama menghadirkan teknologi tersebut.
Baca juga: Apple mungkin hanya bekali "variable aperture" di iPhone 18 Pro Max
Namun, dengan sensor kamera yang kini berukuran lebih besar dan pemrosesan gambar yang semakin baik, menarik untuk melihat bagaimana Apple memanfaatkan fitur tersebut.
Peningkatan besar lainnya datang dari sisi perangkat lunak. Model iPhone 18 Pro akan menjalankan iOS 27 dan Siri AI baru yang telah diumumkan Apple dalam ajang WWDC.
Siri nantinya dapat memahami apa yang sedang tampil di layar, menggunakan konteks pribadi pengguna, serta menjalankan berbagai tugas di dalam aplikasi. Bahkan akan ada aplikasi Siri terpisah yang menyimpan percakapan sebelumnya, mirip dengan ChatGPT atau Gemini.
Apple juga diperkirakan akan menggunakan layar LTPO+ baru yang dapat mengatur penggunaan daya hingga pada tingkat piksel. Dipadukan dengan material layar M16 baru, layar tersebut seharusnya menjadi lebih efisien sekaligus menawarkan akurasi warna yang lebih baik.
Akan ada pula pilihan warna baru. Dark Cherry disebut-sebut akan menjadi warna khas tahun ini, bersama Light Blue, Dark Gray, dan Silver. Jika gambar render yang beredar memang akurat, Dark Cherry — warna merah gelap keunguan — kemungkinan menjadi pilihan yang paling menarik.
Baca juga: Apple ditolak CXMT atas permintaan DRAM murah untuk lini iPhone 18
Baca juga: Apple mungkin debutkan AirPods dengan kamera bersama iPhone 18 Pro
Baca juga: Apple ingin tekan biaya layar iPhone 18 Pro Max
Penerjemah: Pamela Sakina
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Oleh Ahmadie Thaha, Kolumnis
REPUBLIKA.CO.ID, Kalau seseorang ingin memahami Prabowo Subianto, mungkin kita tak harus mulai dari pidato politiknya. Bisa jadi kita justru perlu membuka buku yang pernah ia rekomendasikan dibaca anak-anak muda.
Buku itu The Warrior of the Light karya Paulo Coelho. Versi Indonesianya, Kitab Suci Kesatria Cahaya, sudah lama terbit. Judulnya terdengar sangat Prabowo — warrior, cahaya, perjuangan.
Tapi isinya ternyata lebih rumit. Kesatria Cahaya tidak diajari untuk selalu menyerang. Ia diajari memilih pertempuran, mendengarkan lawan, dan memanfaatkan kekuatan lawan.
Dan, ini yang paling menarik, ia menghunus pedang hanya jika benar-benar perlu.
Dalam suatu wawancara dengan Najwa Shihab, suatu kali Prabowo menyebut Kitab Suci Kesatria Cahaya sebagai buku yang paling berpengaruh pada dirinya.
Buku itu, katanya, “tidak tebal, ringkas, namun penuh pelajaran yang membangkitkan semangat.” Ia bahkan merekomendasikannya kepada anak-anak muda yang ingin maju dan sukses.
Pernyataan itu menjadi lebih menarik karena Prabowo sendiri memberi petunjuk tentang cara membaca dirinya melalui buku tersebut. Dan satu buku lain tentang dirinya tersedia sebagai pembanding
Di buku Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letjen TNI (Purn.) Prabowo Subianto terbitan 2021, ia menyebut Kitab Suci Kesatria Cahaya
pada bagian yang membicarakan gambaran dirinya.
Seorang pengulas buku itu bahkan menempatkannya di halaman 473, setelah uraian panjang tentang sosok pemimpin yang berani, penuh perhitungan, berani mengambil keputusan tidak populer, dan merupakan perpaduan a man of action dengan a man of intellect.
Maka, membaca Kitab Suci Kesatria Cahaya bersama pengalaman politik Prabowo bukan sekadar permainan mencocok-cocokkan kutipan dengan peristiwa. Ada semacam peta yang bisa disusun.
Kita bisa melihat, nilai apa yang tampaknya ia serap, bagaimana nilai itu muncul dalam sikap politiknya, dan di mana perilakunya justru masih harus diuji oleh tuntutan menjadi presiden.
Sebab, sebuah buku yang berpengaruh tidak otomatis menjadikan pembacanya sebagai tokoh ideal buku tersebut. Buku adalah kompas, yang berguna bagi manusia yang kerap bisa salah membaca arah.
Mari kita masuk ke poin-poin penting yang saya ekstrak dari Kitab Suci Kesatria Cahaya, dan memproyeksikannya ke laku dan tindakan Prabowo. Dengan demikian, buku itu tampak membumi.
Pertama: kegagalan bukan alasan untuk berhenti.
Salah satu inti Kitab Suci Kesatria Cahaya adalah cara memandang kegagalan. Kesatria Cahaya bukan manusia tanpa luka. Ia justru menjadi kesatria karena pernah takut, pernah keliru, pernah jatuh, bahkan pernah merasa hidupnya kehilangan makna.
Dalam buku itu ditegaskan bahwa para kesatria cahaya “pernah gagal”, terus bertanya, terus mencari makna, dan akhirnya menemukannya.
Di sinilah kisah politik Prabowo terasa sangat dekat dengan arketipe Coelho. Ia kalah dalam Pilpres 2014 dan 2019 sebelum akhirnya memenangkan Pilpres 2024.
Kekalahan dalam politik Indonesia bukan perkara kecil. Di dalamnya ada biaya politik, luka pribadi, ejekan, perpecahan pendukung, dan godaan untuk menyimpulkan bahwa pintu telah tertutup. Tapi Prabowo tetap kembali ke gelanggang.
Bahkan jauh sebelum kemenangan 2024, ia berkali-kali berbicara tentang kegagalan sebagai bagian dari perjalanan. Dalam kerangka Kitab Suci Kesatria Cahaya, kegagalan tidak diperlakukan sebagai identitas. Orang boleh kalah dalam sebuah pertempuran, tapi kekalahan itu tidak harus menjadi kekalahan seluruh hidup.
Itulah mungkin salah satu bagian paling konkret dari “Kesatria Cahaya” dalam Prabowo, yakni persistensi.
Ia tidak membiarkan hasil satu pertempuran menentukan seluruh arah hidupnya. Yang menarik, sikap itu akhirnya membawanya bukan sekadar memenangkan pemilu, tapi sampai ke kursi yang selama bertahun-tahun ia kejar.
Tapi di sini ada satu catatan penting. Dalam filsafat Coelho, ketekunan bukan keras kepala. Kesatria harus mampu membedakan kapan terus maju dan kapan mengubah cara.
Buku Kitab Suci Kesatria Cahaya bahkan mengajarkan bahwa kegigihan harus dibedakan dari kebekuan. Sungai tetap menuju laut, tapi ia tidak memaksa menembus batu. Ia mengalir mengitarinya.
Prabowo pun mengalami perubahan strategi. Dari oposisi keras terhadap pemerintahan Jokowi, ia kemudian memilih rekonsiliasi dan masuk ke pemerintahan sebagai Menteri Pertahanan.
Setelah memenangkan Pilpres 2024, ia melanjutkan politik koalisi yang jauh lebih luas. Dalam perspektif Kitab Suci Kesatria Cahaya, ini bisa dibaca bukan sebagai menyerah kepada lawan, melainkan sebagai perubahan medan untuk mencapai tujuan yang dianggap lebih besar.
Disclaimer: Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Republika soal isu-isu terkait.