Enrique Akui Persiapan PSG Tak Maksimal Jelang Hadapi Villa

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Salzburg -

Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique mengaku persiapan timnya tak maksimal jelang melawan Aston Villa dalam final Piala Super Eropa 2026. Itu disebabkan banyaknya pemain Les Parisiens yang tampil di Piala Dunia lalu.

Sebanyak 15 pemain PSG ikut berlaga di Piala Dunia 2026 yang baru tuntas sekitar tiga pekan lalu, termasuk Fabian Ruiz yang membawa Spanyol menjadi juara serta lima pemain Prancis yang bertanding dalam perebutan tempat ketiga melawan Inggris.

"Kami senang bisa berada di sini karena itu berarti kami telah bekerja dengan baik musim lalu, namun dari segi persiapan, situasinya sangat sulit untuk ditangani," ujar Luis Enrique pada Selasa (11/8) waktu Austria, dikutip Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para pemain timnas baru saja kembali, pemain asal Prancis, Spanyol, dan Maroko baru kembali hari Senin, sementara pemain Brasil dan Portugal kembali pada tanggal 3 (Agustus), atau sekitar seminggu yang lalu. Ini adalah situasi yang timbul akibat jadwal pertandingan."

"Mengenai pertandingan tingkat tinggi besok, sulit untuk mengharapkan hal tersebut. Beberapa pemain kami hampir tidak berlatih sama sekali, namun mereka yang sudah berlatih akan bermain besok. Dari segi persiapan, kondisi ini bukanlah situasi yang ideal."

Meski belum dalam kondisi 100 persen siap tempur, PSG tetap memburu kemenangan demi meraih gelar pertama di musim 2026-27. Apalagi selanjutnya mereka sudah ditunggu Lens di Piala Super Prancis akhir pekan ini.

"Kami memasang target-target ambisius bagi diri kami sendiri, dan kami akan terus melakukannya," Enrique menambahkan.

"Kami mempersiapkan musim ini dengan cerdas dan ingin berada dalam kondisi terbaik di akhir musim, bukan di awal musim," tegasnya.

PSG akan menghadapi Aston Villa di Red Bull Arena, Salzburg, pada Kamis (13/8) pukul 02.00 WIB. Les Parisiens selanjutnya akan berjumpa Lens di Stade Bollaert-Delelis, Lens, pada Senin (17/8) pukul 01.45 WIB.

(adp/aff)

Ini cara Pemkab Badung jaga keberlanjutan pariwisata Canggu - ANTARA News Bali

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Badung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan sejumlah langkah strategis berskala besar untuk menjaga keberlanjutan sektor pariwisata di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung.

“Sebagai salah satu destinasi wisata utama yang perkembangannya sangat pesat, Canggu ini menghadapi tantangan besar terkait kemacetan dan pelanggaran tata ruang,” ujar Bupati Badung Wayan Adi Arnawa di Canggu, Rabu.

Ia mengatakan untuk mengurai kemacetan, Pemkab Badung berencana memberlakukan sistem arus lalu lintas satu arah (one-way system) dari arah timur ke barat di kawasan Canggu.

Untuk peningkatan infrastruktur jalan, Pemkab Badung juga telah menyiapkan anggaran hingga ratusan miliar.

“Kami juga telah berdiskusi dengan konsultan internasional guna mematangkan rencana jangka panjang pembangunan jalur bawah tanah (underground) yang menghubungkan titik-titik krusial menuju jalur utama seperti Jalan Gatot Subroto, Denpasar,” kata dia.

Bupati Adi Arnawa menjelaskan tidak hanya masalah kemacetan, Canggu adalah daerah tujuan wisata yang berkembang sehingga rawan terhadap pelanggaran tata ruang, seperti bangunan yang melanggar sempadan jalan atau sungai.

“Kami tegas terhadap pelanggaran tata ruang, jika dibiarkan, wisatawan tidak akan merasa nyaman lagi, dan hal itu akan menurunkan kunjungan yang berdampak langsung pada pendapatan daerah,” jelas dia.

Ia menambahkan selain fokus pada penataan infrastruktur demi kenyamanan wisatawan, pihaknya juga melakukan pembenahan kualitas SDM melalui sektor pendidikan sebagai prioritas utama.

"Kami tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun ekosistemnya. Kesejahteraan masyarakat dan masa depan pendidikan anak-anak di Badung harus berjalan beriringan dengan kemajuan pariwisatanya," pungkas Bupati Adi Arnawa.

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus Nampu
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Polrestabes Bandung: Pelaku tabrak Aiptu Asep dalam kondisi mabuk - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Kota Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung mengungkap mahasiswa berinisial A yang menjadi tersangka kasus tabrak lari hingga menewaskan anggota Polrestabes Bandung Aiptu Asep Suhara mengemudikan kendaraan dalam kondisi mabuk saat kejadian di Jalan Merdeka, Kota Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan berdasarkan pemeriksaan, tersangka dalam kondisi dipengaruhi minuman keras ketika mengemudikan mobil sedan tersebut pada Minggu (9/8) dini hari.

“Dalam keadaan ya mabuk, setengah mabuk, tapi masih bisa nyetir,” kata Dedi di Bandung, Selasa.

Dedi menjelaskan Aiptu Asep mengalami kecelakaan setelah mengikuti patroli dan dalam perjalanan pulang ke rumah.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan A sebagai pelaku tunggal setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan traffic accident analysis, memeriksa keterangan saksi, serta menerapkan scientific crime investigation.

“Dari hasil olah TKP yang menggunakan traffic accident analysis, keterangan saksi, serta scientific crime investigation, didapat pelakunya tunggal yaitu atas nama tersangka dengan inisial A,” ujarnya.

Dedi mengatakan tersangka mengemudikan mobil sedan milik seorang anggota TNI yang dipinjam sebelum kejadian.

Menurut dia, tersangka sebelumnya berada di sebuah kafe di kawasan Simpang Lima, Kota Bandung, bersama sejumlah rekannya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Dedi, kendaraan tersebut dipinjam untuk membeli rokok. Namun, saat mengemudikan mobil tersebut, tersangka kemudian terlibat kecelakaan dengan sepeda motor yang dikendarai Aiptu Asep di Jalan Merdeka.

“(Korban) ditabrak dari belakang, dari arah belakang,” kata Dedi.

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Bukan Uang, MacBook Pro dari Ayah Jadi Modal Amanda Bangun Usaha dari Nol

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Modal untuk memulai usaha tidak selalu berbentuk uang. Bagi Amanda Mitsuri, Founder Massicot, perjalanan membangun bisnisnya justru bermula dari sebuah MacBook Pro pemberian sang ayah.

Kisah itu dimulai pada 2011 ketika Amanda mulai kuliah. Alih-alih memberikan uang ratusan juta rupiah sebagai modal, ayahnya memilih membekali Amanda dengan perangkat yang dinilai dapat menunjang ketertarikannya terhadap desain dan seni.

"Dia bilang, 'Ini warisan yang bukan ratusan juta, tapi ini launcher for your career'," ujar Amanda saat ditemui di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amanda mengatakan ayahnya memiliki latar belakang sebagai geologis dan cukup dekat dengan teknologi. Sang ayah juga mengetahui betul ketertarikan putrinya terhadap dunia desain dan seni sehingga mencari perangkat yang cocok untuk mendukung aktivitas tersebut.

Keputusan itu rupanya ikut menentukan jalan karier Amanda. Berbekal MacBook Pro tersebut, ia mulai memberanikan diri untuk membangun brand pada tahun yang sama.

Amanda Mitsuri, Founder Massicot,Amanda Mitsuri menceritakan perjalanan mendirikan Massicot Foto: Adi FR/detikINET

"Saya nggak bisa kasih kamu ratusan juta untuk modal, tapi device ini bisa menarik kamu ke jalan berkarya," kenang Amanda menirukan pesan ayahnya saat itu.

Keinginan menjadi entrepreneur juga tidak muncul begitu saja. Amanda tumbuh melihat orang tuanya menjalankan usaha. Pengalaman tersebut membuatnya tertarik mengikuti jejak mereka dan akhirnya memilih membangun bisnis sendiri.

Dalam prosesnya, ketertarikan Amanda terhadap desain bertemu dengan latar belakang geologi sang ayah. Ia kemudian mengeksplorasi material dan membuat koleksi artificial gemstone, yang menjadi bagian dari perjalanan awalnya berkarya dan berbisnis.

Seiring bisnis berkembang, perangkat yang digunakan Amanda ikut bertambah. Saat ini ia mengandalkan sejumlah perangkat dalam ekosistem Apple, mulai dari iPhone Pro, iPad Pro hingga MacBook Pro untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Amanda Mitsuri, Founder Massicot,Produk Massicot dikenakan oleh artis Indonesia. Foto: Adi FR/detikINET

Menurut Amanda, penggunaan perangkat yang terintegrasi menjadi penting karena timnya relatif kecil. Dengan tools yang efisien, tim kecil tersebut tetap dapat menjalankan pekerjaan yang kompleks.

"Tim yang kecil kalau nggak di-provide dengan device yang efficient, itu juga bisa kacau. Justru bahkan dengan tim yang kecil, dengan kita integrasikan device kita, itu tuh jadi kayak orang lihatnya, 'Oh, ini timnya besar.' Padahal nggak," ungkapnya.

Untuk proses kreatif, salah satu aplikasi yang paling sering digunakan Amanda adalah Procreate di iPad Pro. Latar belakangnya yang terbiasa menggambar secara manual membuat kombinasi keduanya terasa natural.

Amanda Mitsuri, Founder MassicotAmanda menggunakan iPad untuk berkarya Foto: Adi FR/detikINET

"Procreate tuh kawin ya sama iPad Pro itu. Karena jadi kayak ada no limitation. Ketika saya pegang itu kayak semuanya saya gambar manual," jelas Amanda.

Ia juga menyoroti tekstur, warna, hingga akurasi warna sebagai aspek yang membuatnya nyaman berpindah dari medium manual ke digital.

iPad Pro Jadi 'Studio Portable'

Ada cerita personal di balik penggunaan iPad Pro. Amanda mulai menggunakan tablet tersebut pada 2018 setelah mendapatkannya dari sang suami.

Saat itu ia baru menjadi ibu dan mengalami kondisi klinis yang membuatnya harus sekitar tiga bulan lebih banyak berada di rumah. Aktivitas menggambar menggunakan iPad Pro kemudian menjadi salah satu cara Amanda untuk terus berkarya di tengah keterbatasan tersebut.

"Adanya iPad Pro dan output-nya adalah kegiatan saya menggambar, save my life," tuturnya.

Amanda Mitsuri, Founder Massicot,Amanda Mitsuri, Founder Massicot, Foto: Adi FR/detikINET

Menurut Amanda, periode tersebut membuatnya menemukan kembali ruang untuk bercerita melalui karya meski tidak bisa banyak bertemu orang. iPad Pro pun kemudian ia ibaratkan sebagai studio yang dapat dibawa ke mana-mana.

"Kalau iPad Pro, makanya saya tadi bilang ini tuh studio yang portable," katanya.

Kini teknologi menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari proses kreatif dan bisnis Amanda. Namun, perangkat hanyalah alat. Baginya, kemampuan menemukan cerita tetap menjadi fondasi utama sebuah karya.

Amanda mengatakan seorang kreator tidak seharusnya selalu menunggu mood untuk berkarya. Kepekaan justru perlu terus diasah karena inspirasi bisa muncul dari hal-hal sederhana di sekitar.

"Bahkan kayak dengan bunga yang layu aja kita bisa bikin inspirasi. Jadi mengasah kita untuk ber-storytelling itu jadi poin utama di brand masing-masing," pungkasnya.

(afr/fay)

TAGS

LIHAT LAINNYA

Polresta Cirebon gencarkan pencegahan peredaran obat keras ilegal - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Cirebon (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan pencegahan peredaran obat keras ilegal selama Agustus 2026 melalui operasi dan pengembangan kasus, yang menghasilkan penangkapan tiga pengedar serta penyitaan 6.964 butir obat sejak Senin (10/8).

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama di Cirebon, Rabu, mengatakan operasi tersebut dilakukan untuk mencegah distribusi obat keras ilegal semakin meluas sekaligus memutus rantai pasokan barang tersebut.

"Operasi serentak dan pengembangan terukur ini membuktikan bahwa Polresta Cirebon tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku peredaran obat keras ilegal," katanya.

Menurut dia, pencegahan dilakukan dengan menindak pengedar berdasarkan informasi yang diperoleh petugas di lapangan dan mengembangkan kasus hingga menemukan jaringan pemasok.

Ia menyebutkan, penindakan pada Senin (10/8) diawali dengan penangkapan T (35) di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon sekitar pukul 13.30 WIB.

Dari tersangka tersebut, polisi menyita Tramadol dan Trihexyphenidyl, uang hasil penjualan, telepon seluler, serta tas selempang.

“Hasil pemeriksaan T mengarahkan petugas kepada pemasok berinisial S yang hingga kini masih dalam pengejaran,” katanya.

Ia menyampaikan, petugas kemudian mengembangkan informasi tersebut dan sekitar pukul 15.00 WIB menangkap MF (27) di sebuah bengkel sepeda motor di Jalan Raya Arjawinangun.

Dari MF, kata dia, polisi kembali mengamankan sejumlah Tramadol, uang tunai, dompet, dan telepon seluler serta memperoleh informasi mengenai pemasok berinisial A (42) di Kecamatan Susukan, Cirebon.

“Petugas langsung mengamankan pelaku dan dari rumah A, kami menyita 4.820 butir Tramadol dan 2.037 butir Trihexyphenidyl yang disimpan dalam dua tas ransel,” katanya.

Secara keseluruhan, lanjut dia, barang bukti yang diamankan dari ketiga tersangka mencapai 4.893 butir Tramadol dan 2.071 butir Trihexyphenidyl atau sebanyak 6.964 butir obat keras ilegal.

Imara menegaskan pihaknya akan melanjutkan upaya pencegahan dengan mengejar pemasok dan bandar, yang menjadi bagian dari rantai peredaran obat keras ilegal di Kabupaten Cirebon.

“Ketiga tersangka kini diamankan di Mapolresta Cirebon dan dijerat UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan sebagaimana diubah UU Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun,” ucap dia.

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Pemerintah bidik penerapan campuran E20 di tahun 2029 - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menyampaikan penerapan campuran etanol 20 persen atau E20 dalam bahan bakar minyak (BBM) dilakukan pada 2029 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

"Maka 2029 itu etanol campuran 20 persen sudah bisa kita laksanakan," kata Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kemenko Perekonomian Elen Setiadi dalam MINDialogue, di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, saat ini penerapan campuran etanol dalam BBM masih berada pada tingkat lima persen. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah akan memperluas sumber bahan baku etanol yang berasal dari komoditas domestik, seperti tebu dan singkong.

Salah satu sumber potensial berasal dari tetes tebu yang dikembangkan melalui program food estate di sejumlah wilayah, termasuk Papua.

Selain itu, Elen menilai pengembangan ekosistem energi menjadi kunci dalam mempercepat industrialisasi nasional. Menurutnya, ketahanan energi memiliki keterkaitan erat dengan keberlangsungan sektor industri.

"Arahan Presiden sudah jelas Astacita bahwa ketahanan energi itu menjadi bagian penting. Kemudian ada bagian kedua adalah hilirisasinya," kata dia lagi.

Menurut dia, dinamika global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, menjadi pembelajaran penting bagi Indonesia untuk memperkuat pengelolaan sumber daya alam dan ketahanan energi.

Elen menyebut program Biodiesel 50 (B50) menjadi salah satu contoh penguatan ketahanan energi nasional, mengingat lewat program ini, Indonesia mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.

Ia menambahkan, pemerintah juga terus menjaga ketersediaan BBM bersubsidi, baik solar maupun pertalite, agar harga di tingkat masyarakat tetap terkendali.

"Presiden sudah jamin sampai akhir tahun harga untuk BBM bersubsidi, solar maupun pertalite tetap dijaga pada harga sekarang," ujar dia.

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Syarat Desil untuk Bansos Kurang Tepat, Tak Gambarkan Kondisi Ekonomi secara Utuh

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

AKURAT.CO Bagi warga berpenghasilan rendah, pinjaman online dan cicilan sepeda motor bisa menjadi jalan bertahan hidup. Namun, dua hal itu justru berpotensi membuat posisi mereka dalam desil kesejahteraan naik dan berujung kehilangan bantuan sosial.

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Jakarta, Lazarus Simon Ishak, mengkritik penggunaan desil sebagai salah satu syarat penerima bansos. Menurutnya, indikator tersebut belum tentu menggambarkan kondisi ekonomi warga secara utuh.

"Kalau memang negara memberikan bantuan sosial pada warganya, jangan pakai syarat yang memberatkan," kata Lazarus saat ditemui di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: Cara Cek Bansos Agustus 2026 dan Desil DTSEN Lewat NIK, Gampang Diakses dan Cepat!

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta perlu mengevaluasi sejumlah indikator yang dapat membuat desil warga meningkat, tetapi tidak mencerminkan kemampuan ekonomi mereka. Salah satunya kepemilikan pinjaman online.

Menurutnya, pinjol justru bisa menjadi tanda seseorang sedang kesulitan keuangan. "Cari tahu dulu dong, orang punya pinjol itu karena dia tidak punya kemampuan ekonomi, terpaksa pinjol. Kalau punya uang ngapain pinjol?," ujarnya.

Hal serupa berlaku bagi warga yang mencicil sepeda motor. Lazarus meminta Pemprov Jakarta tidak buru-buru menganggap kepemilikan kendaraan sebagai tanda peningkatan kesejahteraan. Bagi sebagian warga, sepeda motor merupakan alat untuk mencari nafkah.

"Jangan terus karena gara-gara itu desilnya jadi naik. Kredit motor juga terpaksa karena bisa dipakai untuk kerja, ojek online," kata dia.

Dia juga menyoroti indikator tempat tinggal. Rumah permanen belum tentu berarti penghuninya berkecukupan. Rumah tersebut bisa merupakan warisan orang tua yang ditempati beberapa keluarga sekaligus.

Dia mencontohkan sebuah keluarga yang tinggal di rumah warisan, tetapi penghuninya bekerja sebagai tukang parkir atau pekerja serabutan.

Baca Juga: Arti Desil DTSEN 1-10, Desil Berapa yang Berpeluang Dapat Bansos?

Kondisi menjadi lebih rumit ketika satu rumah dihuni beberapa keluarga. Menurut Lazarus, ukuran fisik rumah tidak dapat begitu saja dipakai untuk menentukan tingkat kesejahteraan penghuninya.

"Di situ ada tiga-empat keluarga karena kakak-adik bersaudara," ujarnya.

Anggota Komisi A DPRD Jakarta itu pun meminta Pemprov Jakarta melihat kondisi ekonomi warga secara menyeluruh sebelum menentukan kelayakan penerima bansos. Warga tidak semestinya kehilangan bantuan hanya karena satu atau dua indikator administratif membuat desilnya meningkat.

"Ini tidak adil menurut saya. Sangat tidak adil," kata Lazarus.

DPRD-Pemkab HSS sepakati KUA-PPAS perubahan 2026 dan KUA-PPAS 2027 - ANTARA News Kalimantan Selatan

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Penyusunan rancangan ini merupakan tahapan yang sangat krusial dalam siklus pengelolaan keuangan daerah.

Kandangan (ANTARA) - DPRD dan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan 2026 dan juga KUA-PPAS 2027 dalam rapat paripurna DPRD setempat, Kandangan, Rabu.

Kesepakatan tersebut dalam rangkaian rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD HSS, Haji Akhmad Fahmi, yang kemudian dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama unsur pimpinan dewan dan Bupati HSS, H Syafrudin Noor yang turut didampingi Wakil Bupati HSS, H Suriani.

Selanjutnya, angka tersebut berubah menjadi Rp2.038.279.751.520,-. Sementara itu, untuk target pagu anggaran untuk KUA-PPAS 2027 ditetapkan sama, yaitu sebesar Rp2.038.279.751.520,-.

Bupati HSS, H Syafrudin Noor, mengapresiasi tinggi kepada seluruh jajaran legislatif, ia berterima kasih karena DPRD telah bersinergi menyepakati KUA-PPAS Perubahan 2026 dan KUA-PPAS 2027 tepat waktu.

Bupati menyampaikan tim anggaran pemerintah daerah sudah melakukan penyesuaian secara mendalam, mengacu pada dinamika perkembangan makro ekonomi daerah saat ini.

Selain itu, tim juga menghitung realisasi pendapatan terkini beserta kebutuhan belanja yang mendesak, dengan demikian kesepakatan ini bisa menjadi landasan kuat untuk menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD.

“Semoga kesepakatan bersama ini menjadi awal yang baik, dan mampu mendorong pemulihan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Di sisi lain, anggaran ini juga harus efektif dalam mengatasi kemiskinan, serta membangun infrastruktur yang berkelanjutan di HSS," tambah bupati.

Pewarta: Fathurrahman
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

KDM siap menata Soekarno-Hatta hingga libatkan BJB untuk bangun JPO - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebutkan pihaknya siap melakukan penataan Jalan Soekarno-Hatta termasuk pemasangan penerangan jalan dan rambu, hingga melibatkan BUMD Bank Jabar Banten (BJB) untuk membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang memang kurang di sana.

Dedi menjelaskan untuk Jalan Soekarno-Hatta Bandung yang disebut kini memiliki kerawanan yang tinggi, sebenarnya Pemprov Jabar sudah berkirim surat ke Kementerian PU agar diserahkan pengelolaannya ke Pemerintah Kota Bandung, seperti Jalan Pasteur yang saat ini dikelola dan ditata oleh pemerintah provinsi.

"Tapi kalau memang ini (pengalihan ke Pemkot Bandung) juga agak lambat, karena ini menyangkut aspek strategis, saya segera meminta Dinas PU untuk untuk bersurat lagi agar Soekarno-Hatta diserahkan ke Pemprov Jabar," kata Dedi di Bandung, Rabu.

Terkait dengan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang lebih representatif agar jalan sepanjang 18,4 kilometer (km) itu lebih terang, Dedi Mulyadi menargetkan bisa dilaksanakan dalam satu bulan ini.

"Untuk pemasangan PJU tidak usah lama-lama, dalam waktu 1 bulan ini seluruh Jalan Soekarno-Hatta semuanya akan terpasang PJU dan terang, dalam sebulan ini," ucapnya.

Terkait kebutuhan JPO yang kini amat kurang di Jalan Soekarno-Hatta, Dedi mengaku tidak ada alokasi dana dari Pemprov Jabar untuk hal tersebut. Namun dia menjanjikan akan menggandeng berbagai pihak seperti BUMD Jabar yakni Bank BJB untuk kerja sama, dan ditarget tahun ini selesai.

"Walaupun tidak ada alokasinya kita bisa meminta dana kerja sama misalnya dengan BJB. Ada tulisan BJB-nya bikin JPO. Insyaallah tahun ini kita bangunkan karena itu menyangkut keselamatan," tuturnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Jawa Barat Tedy Rusmawan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi, turun tangan mengatasi kerawanan Jalan Soekarno-Hatta Bandung yang kian mengkhawatirkan.

"Kami mohon ini bisa menjadi perhatian Pak Gubernur Jabar," kata Tedy.

Tedy menjelaskan saat ini Jalan Soekarno-Hatta yang membentang di selatan Kota Bandung dari ujung barat di Cibereum hingga ujung timur kota di Cibiru, memiliki tingkat kerawanan yang tinggi mulai dari kondisi penerangan jalan dan rambu-rambu yang minim hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan hingga aksi pembegalan.

Kerawanan, lanjut Tedy, bukan hanya dialami oleh pengguna jalan dengan kendaraan bermotor, tapi juga pejalan kaki di Soekarno-Hatta, karena kurangnya jumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di jalan yang memiliki panjang sekitar 18,4 kilometer (km) itu.

Adapun Pemerintah Kota Bandung, memastikan akan membangun dua jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Soekarno-Hatta sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kemudahan akses masyarakat dalam menyeberang jalan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan dua unit JPO baru tersebut akan dibangun di lokasi strategis untuk menunjang akses penyeberangan yang aman bagi pelajar.

“Untuk JPO, yang pasti akan ditambah oleh Pemerintah Kota Bandung ada dua, yaitu di depan SMKN 7 dan SMKN 9. Itu sudah pasti akan dibangun,” kata Farhan di Bandung, Senin (10/8).

Menurut dia, pembangunan JPO lainnya di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta masih akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KDM siap tata Soekarno-Hatta hingga libatkan BJB untuk bangun JPO

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sebanyak 4.751 mahasiswa baru Undiksha dapat motivasi Menteri Brian - ANTARA News Bali

calendar_today 12.08.2026 - person  - timer ~

Singaraja, Bali (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memotivasi 4.751 mahasiswa baru Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali agar memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya sebagai bekal membangun kompetensi dan menyongsong masa depan.

Motivasi tersebut disampaikan Brian saat menghadiri pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Undiksha Tahun 2026 di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Rabu.

PKKMB Undiksha 2026 yang mengusung tema “Harmoni in Action: Ganesha Muda Berdampak” berlangsung hingga 14 Agustus 2026. Kehadiran Mendiktisaintek memberikan nuansa tersendiri bagi ribuan mahasiswa yang mengawali perjalanan akademiknya di perguruan tinggi.

Brian mengatakan menjadi mahasiswa merupakan sebuah pencapaian yang patut disyukuri karena tidak semua masyarakat Indonesia memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi, khususnya di perguruan tinggi negeri.

“Saya senang bisa hadir di tengah-tengah adik-adik sekalian. Kebetulan anak saya juga sedang PKKMB di kampusnya di Bandung,” kata Brian.

Ia mengajak mahasiswa baru Undiksha tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh dengan belajar secara sungguh-sungguh dan membangun kebiasaan positif sejak awal perkuliahan.

Menurut dia, masa kuliah merupakan periode penting untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah lulus. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan mengelola diri, disiplin waktu, serta disiplin dalam menjalankan tanggung jawab sebagai mahasiswa. “Ambillah ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan disia-siakan kesempatan yang ada di bangku kuliah,” ujarnya.

Selain prestasi akademik, Brian mendorong mahasiswa aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan. Aktivitas tersebut dinilai penting untuk mengembangkan soft skill, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, kerja sama, serta pengalaman yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja dan masyarakat.

Brian juga berpesan kepada mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk merasa rendah diri. Menurut dia, keterbatasan bukan penghalang untuk meraih keberhasilan selama mahasiswa memiliki semangat dan kemauan untuk berkembang.

Dia berharap mahasiswa baru Undiksha dapat menjalani proses pendidikan dengan serius, menyelesaikan studi tepat waktu, dan menjadi lulusan yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat. “Semoga semua mahasiswa bisa sukses dan wisuda tepat waktu. Jangan lama-lama kuliahnya, kalau bisa dalam rentang waktu empat tahun,” harapnya.

Rektor Undiksha, I Wayan Lasmawan mengatakan pelaksanaan PKKMB menjadi momentum penting untuk memberikan pengalaman awal yang positif bagi mahasiswa baru dalam memasuki lingkungan perguruan tinggi.

Lasmawan meminta seluruh panitia memastikan kegiatan berlangsung secara edukatif, nyaman, dan tidak memberikan beban di luar tugas mahasiswa.

“Jangan ada beban di luar tugas mahasiswa dan jangan ada pungutan di luar UKT,” tegas Lasmawan.

Undiksha, kata dia, terus berupaya menyediakan fasilitas yang mendukung mahasiswa selama menjalani proses pendidikan. Dukungan sarana dan prasarana tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran.

Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA Purnomo
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.