Pemerintah memastikan hubungan kemitraan antara pengemudi ojek online dan perusahaan aplikasi akan masuk dalam Peraturan Presiden tentang Ekosistem Transportasi Digital atau Perpres Ojol. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan memiliki peran dalam pembinaan, pemberdayaan, perlindungan, serta pengawasan hubungan kemitraan tersebut.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, kewenangan itu menjadi bagian dari pembagian peran kementerian dalam ekosistem transportasi online. "Dari aspek pembinaan, pemberdayaan, dan pengawasan, monitoring, itu akan ada di kami," kata dia di Jakarta, Jumat (21/8).
Ia menjelaskan kewenangan Kementerian UMKM dalam ekosistem ojol juga mencakup pemberian akses terhadap berbagai insentif bagi pengemudi ojol yang nantinya masuk dalam kategori usaha mikro.
Maman mengatakan pengaturan kemitraan antara pengemudi ojol dan aplikator merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem transportasi daring yang dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Namun, Maman belum memerinci bentuk hubungan kemitraan yang nantinya diatur dalam Perpres Ojol. Ia mengatakan pemerintah akan menjelaskan substansi aturan secara lebih komprehensif setelah Perpres ditetapkan.
Sebelumnya, Katadata.co.id menanyakan kepada Maman mengenai kemungkinan Kementerian UMKM mengatur program aplikator seperti Hemat dan Aceng. "Nanti akan kami cek. Itu kan teknis sekali. Yang terpenting, kami akan mendorong kebijakan berkeadilan untuk semua, sehingga ekosistem ini terjaga," ujar Maman pada 23 Juli.
Program Aceng merupakan istilah untuk program Mitra GoFood Jarak Dekat. Program ini bersifat opsional dan pengemudi perlu mendaftar terlebih dahulu untuk berpartisipasi.
Sementara itu, Hemat merujuk pada program Akses Hemat yang mengenakan biaya langganan kepada mitra pengemudi ojol. Grab Indonesia menyatakan akan menutup program langganan Akses Hemat bagi mitra pengemudi roda dua pada Mei. GoTo Gojek Tokopedia juga menyampaikan bakal menghentikan skema langganan GoRde Hemat untuk mitra driver pada Mei.
Masuknya hubungan kemitraan ojol dan aplikator ke dalam pengawasan Kementerian UMKM menjadi perubahan penting dalam posisi pemerintah.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyatakan komisi yang dikenakan aplikator atas layanan pengantaran barang dan makanan, termasuk program argo goceng atau Aceng, bukan merupakan ranah pemerintah.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan pada Juli 2025, menyebut hubungan tersebut sebagai business to business (B2B) antara aplikator dan mitra pengemudi.
Kini, tarif ojol untuk layanan pengantaran makanan dan barang akan diatur oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Hal ini juga bakal tertuang dalam Perpres Ojol.
Perpres Ojol ditargetkan terbit pada akhir Agustus atau paling lambat awal September. Meski begitu, kebijakan komisi yang diambil aplikator dari layanan pengantaran orang yang turun dari 20% menjadi 8%, sudah berlaku sejak Juli.
Liputan6.com, Jakarta - Pernah merasa lemari pakaian sudah penuh, tapi tetap bingung memilih baju saat ingin keluar rumah? Jika iya, bisa jadi Anda sedang terjebak dalam fenomena micro-trends, yaitu tren fashion yang muncul dan berganti dalam waktu sangat singkat.
Kehadiran TikTok dan Instagram membuat tren fesyen menyebar lebih cepat dari sebelumnya. Di Indonesia, perputaran gaya juga semakin dinamis berkat perpaduan pengaruh budaya lokal dan global.
Gen Z menjadi kelompok yang paling mendorong perubahan ini dengan gaya kasual yang nyaman, tapi tetap mampu mencerminkan karakter dan ekspresi diri. Di balik kreativitas tersebut, micro-trends juga memunculkan fenomena fear of missing out (FOMO).
Tak sedikit orang tergoda membeli pakaian yang sedang viral agar tidak ketinggalan tren. Akibatnya, lemari semakin penuh, tapi banyak koleksi hanya dipakai satu atau dua kali sebelum tergantikan oleh tren baru. Kebiasaan ini pada akhirnya membuat pengeluaran membengkak tanpa disadari.
Fenomena tersebut turut disoroti kreator konten fesyen TikTok @faarsyazz. Melalui video edukatifnya, ia mengajak warganet lebih selektif mengikuti tren dan mempertimbangkan apakah suatu item benar-benar sesuai dengan gaya pribadi atau hanya sekadar tren sesaat.
Lantas, micro-trends apa saja yang sebaiknya tidak langsung diikuti? Simak tiga tren fesyen musiman yang disoroti Faarsyazz berikut ini.
1. Jebakan "Semua Barang Harus Polkadot"
Motif polkadot memang menjadi salah satu tren fesyen yang banyak digemari belakangan ini. Namun, bukan berarti semua koleksi harus mengikuti motif yang sama.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289794/original/022914100_1783415348-FLORENCE_HUNT_4x5.jpg)
Perbesar
Saat sebuah tren sedang viral, banyak orang tergoda membeli berbagai item serupa, mulai dari pakaian hingga aksesori, tanpa mempertimbangkan apakah benar-benar akan sering digunakan.
Melalui videonya, kreator konten @faarsyazz mengingatkan agar tidak berlebihan mengikuti tren. "Punya satu atau dua atasan atau bawahan polkadot itu udah cukup, guys. Enggak mesti sampai sepatu, tas, dompet, casing HP, hingga sprei semuanya harus dipolkadotkan," ujarnya.
Menurutnya, motif yang sangat mencolok seperti polkadot, garis-garis, animal print, atau corak ramai lainnya umumnya memiliki siklus tren yang singkat. Karena mudah dikenali, motif-motif tersebut juga lebih cepat terasa membosankan. Ketika tren berganti, barang-barang itu berisiko hanya tersimpan di lemari dan jarang dipakai lagi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7164552/original/090131400_1779954443-Siaran_Media_Lace_Is_Back_Tren_Fashion_Berenda_Kembali_Digandrungi_Generasi_Muda_Berikut_Tips_Stylingnya_di_Shopee.jpg)
Perbesar
Luaran berbahan renda atau berumbai yang digunakan untuk teknik layering memang menjadi salah satu tren fesyen yang sedang populer. Tampilan ini terlihat unik, artistik, dan memberi kesan high fashion, sehingga banyak dikenakan oleh kreator konten maupun influencer.
Namun, kreator konten @faarsyazz menilai tren tersebut tidak cocok untuk semua orang. "Menurut gue, ini tuh fashion-nya niche banget. Kecuali kalau kamu bekerja di industri fashion atau seorang fashion content creator, kamu enggak butuh-butuh banget ini," ujarnya.
Menurutnya, model pakaian seperti ini cukup sulit dipadukan dengan outfit sehari-hari. Selain kurang praktis untuk aktivitas kasual, desainnya yang sangat spesifik membuat frekuensi pemakaiannya cenderung rendah. Karena itu, pertimbangkan kembali sebelum membelinya agar tidak hanya menjadi koleksi yang tersimpan di lemari.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4351608/original/003707800_1678326980-6_Ide_OOTD_Hijab_Stylish_untuk_Remaja_dari_Putri_Delina_hingga_Cut_Syifa__6_.jpg)
Perbesar
Cardigan bermotif unik memang mudah menarik perhatian karena mampu memberikan sentuhan baru pada penampilan. Dipadukan dengan berbagai inner, item ini dapat membuat gaya sehari-hari terlihat lebih rapi, elegan, dan tidak membosankan. Namun, bukan berarti setiap koleksi atau motif terbaru perlu dibeli.
Faarsyazz mengingatkan agar lebih bijak mengikuti tren cardigan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di Indonesia. "Apalagi di cuaca Indonesia, ya, cardigan tuh enggak sepenting lo harus punya basic item," ujarnya.
Menurutnya, dibanding terus mengoleksi cardigan dengan berbagai warna dan motif, lebih baik berinvestasi pada pakaian dasar yang lebih mudah dipadupadankan. Selain lebih fungsional, basic item juga lebih sering dipakai sehingga membantu mengurangi kebiasaan belanja impulsif akibat tren yang cepat berganti.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543442/original/071999500_1775025855-Depositphotos_801396662_L.jpg)
Perbesar
Di akhir videonya, @faarsyazz mengajak para pencinta fesyen untuk lebih bijak sebelum membeli item yang sedang viral. Menurutnya, tidak semua tren harus diikuti, terutama jika hanya bertahan dalam waktu singkat.
"Tenangin diri lo. Kalau lo bisa nahan buat beli barang lucu polkadot ini dan menyimpannya buat beli barang lain yang lebih berharga nanti. Mending uangnya kita simpan dulu buat beli barang yang bisa tahan lama (last longer), daripada beli item yang trennya lagi overhype dan bikin dompet menangis," ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa berbelanja sebaiknya didasarkan pada kebutuhan dan nilai guna jangka panjang, bukan sekadar rasa takut ketinggalan tren. Dengan cara ini, koleksi pakaian akan lebih fungsional sekaligus membantu menjaga kondisi keuangan tetap sehat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kebutuhan kompetensi bahasa Inggris yang semakin relevan dengan pendidikan dan dunia kerja mendorong sekolah memperkuat kemampuan guru dan siswa. Di Mesuji Raya, penguatan tersebut dilakukan melalui pelatihan yang menggabungkan kemampuan bahasa dengan praktik pembelajaran yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari.
Program Peningkatan Keterampilan Bahasa Inggris yang berlangsung April hingga Desember 2026 melibatkan 35 siswa kelas X SMA Negeri 1 Mesuji Raya serta lima guru dari SMA Negeri 1 Mesuji Raya dan SMK Negeri 1 Mesuji Raya.
Program yang dijalankan PT Prime Agri Resources Tbk (PAR) bersama Putera Sampoerna Foundation (PSF) tersebut mencakup empat keterampilan bahasa Inggris, yakni reading, speaking, listening, dan writing. Penguatan dilakukan terhadap guru dan siswa secara bersamaan agar peningkatan kompetensi dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
Untuk guru, materi mencakup strategi membaca, pembelajaran kooperatif, pengembangan keterampilan menulis, serta pemanfaatan kearifan lokal (local wisdom) dalam pembelajaran. Sementara bagi siswa, pembelajaran diarahkan pada penggunaan bahasa Inggris melalui materi yang bersifat praktik dan kontekstual.
“Kami meyakini bahwa pengembangan masyarakat di sekitar wilayah operasional tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga denganpeningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan menjadi salah satu bagian penting dari komitmen tersebut. Melalui program ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada guru dan siswa di Mesuji Raya untuk mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan,” kata ungkap Rudi Ismanto, General Manager Plantation Area I Sumatera Regional Prime Agri Resources dalam siaran pers, Ahad (23/8/2026).
Pembelajaran dilakukan melalui lokakarya, coaching, dan pendampingan daring. Pola tersebut memungkinkan peserta menerapkan materi yang diperoleh ke dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Bagi guru, program tersebut juga memberikan pengalaman dalam mengembangkan metode pembelajaran bahasa Inggris yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa.
“Mengikuti program ini memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi saya. Kami tidak hanya belajar meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, tetapi juga mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa,” ujar Dian Ekawati, Guru Peserta Program.
Penguatan kompetensi guru dan siswa menjadi tantangan penting bagi sekolah di wilayah perkebunan, terutama dalam memastikan proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan kebutuhan pendidikan dan dunia kerja.
Kolaborasi PAR dan PSF melalui program tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pembelajaran sekaligus memperluas kesiapan siswa menghadapi pendidikan lanjutan dan peluang kerja.
Jadi intinya...
Liputan6.com, Jakarta - Pada 2022 lalu, publik dari generasi ke generasi mendapat satu kabar kejutan: serial Oki dan Nirmala dari majalah Anak-Anak Bobo akan diangkat ke layar lebar. Bahkan saat itu Tissa Biani sudah diumumkan akan memerankan si peri cantik nan baik jati, Nirmala, dan sang aktris juga telah mengenakan gaun pink ikonis karakter ini.
Bertahun-tahun tanpa kabar, akhirnya Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment mengumumkan bahwa mereka secara resmi memulai produksi film yang memiliki judul resmi Oki & Nirmala. Pada Sabtu (22/8/2026) lalu digelar konferensi pers di Bajawa Kemang, Jakarta Selatan, untuk mengumumkan para pemain sekaligus sineas yang bergabung dalam film ini.
Film ini disutradarai Hanung Bramantyo, dengan Tissa Biani memerankan Nirmala, beradu peran dengan Azzamy Syauqi sebagai Oki, Dea Panendra sebagai Pipiyot, dan Titi Kamal sebagai Ratu Bidadari. Deretan pemain lain dan karakter yang mereka mainkan, dapat dicek di bagian akhir artikel ini.
Dalam wawancara bersama Andi Boediman, produser dan produser eksekutif film Oki & Nirmala, ia menjelaskan alasan mengapa proyek ini sempat bertahun-tahun seperti tenggelam.
“Persiapannya memang panjang, karena development cerita, kita kepengen sangat-sangat bagus,” tuturnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331208/original/098988900_1787504700-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_23.47.37.jpeg)
Perbesar
Andi Boediman menambahkan bahwa persiapan untuk film bergenre fantasi ini memang sangat panjang.
“Mulai dari riset, persiapan visual, kita siapin Negeri Dongeng-nya dengan luar biasa. Nanti costume design-nya, production design, kita siapin dengan luar biasa. Terus kita bikin storyboard. Kita pengennya segini, Hanung pengen lebih gede lagi,” tuturnya, sambil memberi isyarat tentang luasnya universe yang ingin disampaikan sang sutradara.
Proses persiapan naskah ternyata juga bolak-balik direvisi.
“Saat ini yang akan disyuting itu draft ke-22. Pengerjaannya sangat panjang dan luar biasa. One of the most… persiapan paling panjang, paling intensif yang kita siapin di film Paragon. Kalau tadi Hanung bilang, ini dua-3 kalinya. Secara bujet, secara produksi, secara skala dari film kita,” tambahnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331209/original/009034500_1787504701-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_23.57.31.jpeg)
Perbesar
Sementara itu, Harry Kristianto selaku Deputy Managing Director Grid Network – KG Media selaku pemilik IP majalah anak-anak ini, menyambut baik langkah mengangkat Oki dan Nirmala ke layar lebar.
“Salah satu mimpi kami yang sudah lama ingin diwujudkan adalah menghidupkan karakter yang kami miliki ke dalam bentuk film. Prosesnya panjang, tapi justru itu yang membuat kami yakin Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment adalah mitra yang tepat untuk mewujudkannya,” ujarnya.
Jadi, siapa saja pemeran dan karakter yang telah dipastikan akan tampil di film ini? Berikut daftar yang telah diumumkan:
1. Tissa Biani sebagai Nirmala
2. Azzamy Syauqi sebagai Oki
3. Dea Panendra sebagai Pipiyot
4. Titi Kamal sebagai Ratu Bidadari
5. Rey Bong sebagai Azka
6. Anjasmara sebagai Peri Putih
7. Karina Salim sebagai Ibu Kala
8. Tanta Ginting
9. Indra Birowo sebagai Pak Topi Tabib
10. Kala Madali sebagai Kala
11. Diandra Agatha sebagai Bidadari Ambara
12. Sheila Kusnadi sebagai Dayang Upay
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Ratu Felisha Bantah Terlibat Kasus Dugaan Arisan Bodong, Kecewa Namanya Dikait-kaitkan
Liputan6.com, Praha - Status Pluto sebagai planet kesembilan di Tata Surya resmi dicabut pada 24 Agustus 2006. Keputusan ini jadi sejarah, usai Persatuan Astronomi Internasional (IAU) menetapkan Pluto sebagai benda ruang angkasa kerdil setelah melalui perdebatan selama sepekan di Praha, Republik Ceko.
Dikutip dari History.com, Senin (24/8/2026), keputusan tersebut diambil setelah para astronom memperdebatkan sejumlah proposal mengenai definisi sebuah planet. Salah satu usulan bahkan mempertahankan Pluto sebagai planet sekaligus menambahkan Ceres dan Charon sebagai planet baru.
Dalam keputusan akhirnya, IAU menetapkan bahwa sebuah planet harus merupakan benda langit yang mengorbit Matahari, memiliki massa cukup besar sehingga gravitasinya membuat bentuknya hampir bulat, serta mampu membersihkan lingkungan orbitnya dari benda-benda lain dan puing-puing.
Pluto memenuhi dua kriteria pertama, tetapi tidak memenuhi syarat ketiga karena berbagi wilayah orbitnya dengan objek-objek lain di Sabuk Kuiper. Karena itu, Pluto diklasifikasikan sebagai planet kerdil.
Dua tahun setelah keputusan tersebut, IAU memperkenalkan istilah “plutoid” untuk menyebut planet-planet kerdil yang berada di luar orbit Neptunus. Nama tersebut merupakan gabungan dari kata Pluto dan Eris, salah satu planet kerdil yang diketahui berada di wilayah tersebut.
Hanya 424 Astronom yang Ikut MemilihKeputusan IAU tidak sepenuhnya diterima kalangan astronom. Sejumlah ilmuwan mempertanyakan proses pengambilan keputusan, termasuk rendahnya jumlah peserta yang memberikan suara.
Dari sekitar 10.000 astronom profesional di seluruh dunia, hanya 424 astronom yang mengikuti pemungutan suara dalam konferensi tersebut.
Seorang astronom bahkan menyoroti bahwa sejumlah planet seperti Bumi, Mars, Jupiter, dan Neptunus juga memiliki asteroid di sekitar orbitnya.
“Saya malu terhadap dunia astronomi,” ujarnya, seraya mengkritik tingkat partisipasi yang rendah dalam pemungutan suara.
Meski kontroversial, keputusan tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam sejarah astronomi modern.
Penurunan status Pluto bahkan berdampak pada budaya populer. Pada 2006, American Dialect Society memilih kata “plutoed” sebagai Word of the Year. Istilah tersebut berarti menurunkan status atau mengurangi nilai seseorang maupun sesuatu.
Presiden organisasi tersebut mengatakan reaksi emosional masyarakat terhadap perubahan status Pluto menunjukkan betapa kuatnya posisi Pluto dalam budaya populer.
Sejumlah badan legislatif negara bagian di Amerika Serikat bahkan menetapkan 13 Maret sebagai Hari Pluto sebagai bentuk penghormatan sekaligus protes terhadap keputusan untuk tidak lagi menganggap Pluto sebagai planet.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan RI-Malaysia mengunjungi Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sehari setelah reaktivasi pengoperasian jalur Temajuk–Pos Kawalan Sempadan (PKS) Telok Melano, Malaysia, pada Sabtu (22/8/2026).
Antusiasme masyarakat terlihat dari sekitar 100 warga yang mengunjungi PLB Temajuk. Selain untuk berwisata, kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk mengenal fasilitas dan memahami prosedur layanan perlintasan, termasuk persyaratan serta mekanisme pembuatan dokumen perjalanan atau PLB bagi masyarakat yang akan menuju Telok Melano, Malaysia.
Pengoperasian PLB Temajuk secara resmi ditandai melalui soft launching Reaktivasi Pengoperasian PLB Temajuk–PKS Telok Melano yang digelar pada Jumat 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diresmikan Sekretaris BNPP RI, Makhruzi Rahman, yang mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala BNPP RI.
Makhruzi mengatakan, pengoperasian jalur Temajuk–Telok Melano merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat perbatasan yang selama ini menantikan tersedianya akses perlintasan tersebut. Menurut dia, pembukaan akses lintas batas merupakan proses yang membutuhkan kesepakatan dan kesiapan kedua negara karena berkaitan langsung dengan aspek kedaulatan.
“Launching dan aktivasi PLB yang kita selenggarakan hari ini merupakan jawaban dari harapan, impian, dan pertanyaan publik selama ini mengenai kapan sempadan Temajuk dan Telok Melano kembali dibuka. Membuka gerbang negara merupakan bagian dari penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara,” kata Makhruzi pada soft launching Reaktivasi Pengoperasian PLB Temajuk–PKS Telok Melano, Jumat (21/8/2026).
Ia menjelaskan, reaktivasi jalur Temajuk–Telok Melano tidak semata-mata berkaitan dengan tersedianya akses fisik perlintasan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat hubungan ekonomi, sosial, budaya, perdagangan, dan pariwisata antara masyarakat Indonesia dan Malaysia.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat yang ingin memanfaatkan jalur perlintasan perlu mengikuti prosedur layanan yang berlaku, termasuk memenuhi persyaratan dokumen perjalanan PLB.
Kehadiran masyarakat di PLB Temajuk pada hari pertama setelah peresmian menjadi bagian dari proses pengenalan layanan sekaligus menunjukkan ketertarikan warga terhadap akses perlintasan yang tersedia.
BNPP RI berharap keberadaan PLB Temajuk dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat perbatasan dalam melakukan mobilitas lintas negara secara tertib dan sesuai ketentuan.
Selain mendukung aktivitas pariwisata, akses tersebut diharapkan turut memperkuat interaksi sosial dan hubungan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.
Reaktivasi perlintasan Temajuk–Telok Melano merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Border Crossing Agreement (BCA) Indonesia–Malaysia pada 8 Juni 2023 serta hasil Persidangan Ke-19 Sekretariat Bersama Kelompok Kerja/Jawatan Kuasa Kelompok Sosial Ekonomi Malaysia–Indonesia (Sekber KK/JKK Sosek Malindo) Tahun 2026.
Antusiasme masyarakat mengunjungi PLB Temajuk menjadi gambaran awal ketertarikan warga di kawasan perbatasan terhadap layanan perlintasan yang kini tersedia.
Dari sekadar datang untuk melihat, masyarakat dapat memahami prosedur, menyiapkan dokumen, dan memanfaatkan akses tersebut untuk mendukung aktivitas wisata serta hubungan antarmasyarakat di kedua sisi perbatasan.
Manggarai (ANTARA) - Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudy Sufahriadi mengatakan berdasarkan pengamatan tim dalam peninjauan langsung, kelistrikan di sejumlah titik terdampak gempa di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), hampir seluruhnya pulih.
Rudy mengatakan kondisi tersebut terlihat selama kunjungan Tim ESDM Siaga Bencana di beberapa lokasi di Kabupaten Manggarai, Minggu.
“Kalau masalah energi masyarakat, saya melihat listriknya sudah hampir nyala semua,” kata Rudy seusai meninjau Posko Dua ESDM Siaga Bencana di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu.
Sebelumnya, PLN melaporkan hingga Minggu (16/8) bahwa seluruh 11 gardu induk yang sempat terdampak gempa di Flores telah kembali beroperasi 100 persen, dengan daya mampu pasok mencapai 111 megawatt (MW).
Pada saat itu, beban kelistrikan Flores sekitar 95 MW, sedangkan sebagian besar jaringan distribusi telah kembali beroperasi. PLN masih mencatat 29 dari 1.557 desa belum dapat dipulihkan karena keterbatasan akses dan sejumlah lokasi masih terisolasi.
Rudy juga menyebut terdapat rumah sakit di Ruteng yang akan dipindahkan ke rumah sakit lapangan. Menurut dia, kebutuhan kelistrikan untuk fasilitas tersebut telah dikoordinasikan dengan Direktur Utama PLN.
“Itu listriknya sudah saya koordinasikan, tadi saya sudah coba komunikasi dengan Dirut PLN dan akan ditindaklanjuti oleh GM (General Manager) PLN yang ada di Ruteng ini,” ujarnya.
Selain kelistrikan, Rudy menilai pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat diharapkan tetap terpenuhi selama masa pemulihan.
“Masalah energi lain, BBM semuanya lancar, hanya memang kalau antrean, tidak bencana pun ada antrean,” ungkap Rudy.
Sebanyak 17 agen minyak tanah bersubsidi dan lima agen LPG juga telah kembali melayani masyarakat.
Rudy mengatakan hingga peninjauan pada Minggu dirinya belum menerima laporan mengenai kerusakan fasilitas energi.
“Saya rasa harapannya yang penting masyarakat sabar, segera pulih, kelistrikan juga segera normal, BBM-nya masyarakat tidak terganggu, masyarakat akan cepat bangkit,” tuturnya.
Berdasarkan pemutakhiran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (22/8) pukul 16.00 WIB, sebanyak 150.576 orang masih mengungsi akibat gempa M7,7 di NTT, dengan 41.427 orang di antaranya berada di Kabupaten Manggarai.
Pewarta : Aria Ananda
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jakarta (ANTARA) - Ponsel yang tiba-tiba mati total meski indikator baterai masih penuh tentu membuat panik. Kondisi ini tidak selalu berarti baterai rusak karena bisa dipicu masalah perangkat lunak hingga kerusakan komponen.
Pada perangkat Android, masalah ponsel tidak menyala dapat berkaitan dengan sistem yang membeku, gangguan pengisian daya, layar bermasalah, aksesori, hingga kerusakan perangkat keras. Panduan resmi Android dan Samsung juga menyarankan beberapa langkah pemeriksaan sebelum membawa ponsel ke pusat servis.
Berikut tujuh penyebab HP mati total padahal baterai terlihat masih penuh dan cara mengatasinya.
1. Sistem HP mengalami hang
Ponsel terkadang dapat mengalami freeze atau sistem berhenti merespons. Dalam kondisi ini, layar bisa menjadi hitam dan tombol daya seolah tidak berfungsi.
Cara mengatasinya: lakukan force restart. Pada sebagian besar Android, tombol daya dapat ditekan selama sekitar 5-7 detik. Beberapa perangkat membutuhkan kombinasi tombol tertentu.
Untuk Samsung Galaxy, misalnya, pengguna dapat menekan tombol Samping dan Volume Turun secara bersamaan selama sedikitnya tujuh detik hingga perangkat melakukan restart.
Baca juga: Samsung konfirmasi bakal rilis Galaxy S26 FE pada 27 Agustus
2. Indikator baterai tidak menunjukkan kondisi sebenarnya
Persentase baterai yang terlihat penuh tidak selalu berarti ponsel dapat bekerja normal. Gangguan pada sistem pengisian atau baterai dapat membuat perangkat kehilangan daya secara tiba-tiba.
Cobalah menghubungkan HP ke pengisi daya dan biarkan beberapa saat sebelum mencoba menyalakannya kembali. Android menyarankan pengisian minimal 30 menit dalam kondisi tertentu ketika perangkat tidak menunjukkan tanda-tanda menyala.
3. Kabel atau adaptor pengisi daya bermasalah
Masalah bisa berasal dari kabel, adaptor, maupun sumber listrik, bukan dari ponselnya.
Cara mengatasinya: gunakan kabel dan adaptor lain yang kompatibel dan pastikan koneksi ke stopkontak serta port ponsel terpasang dengan baik. Google juga menyarankan mencoba kabel atau adaptor berbeda ketika perangkat tidak dapat mengisi daya.
4. Port pengisian kotor atau rusak
Debu, serat atau benda asing yang masuk ke port dapat mengganggu koneksi pengisian. Port yang rusak, berkarat atau konektornya bengkok juga dapat menyebabkan masalah.
Periksa port secara hati-hati dan jangan memasukkan benda tajam ke dalamnya. Samsung menyarankan memeriksa port dan kabel dari kotoran, korosi atau kerusakan.
Baca juga: realme P4s 5G bersiap debut, spesifikasi utamanya terungkap
5. HP terlalu panas
Suhu perangkat yang terlalu tinggi dapat memengaruhi fungsi pengisian dan kinerja ponsel. Samsung menyebut pengisian dapat dibatasi ketika perangkat atau lingkungan terlalu panas maupun terlalu dingin.
Jika HP terasa sangat panas, lepaskan dari charger dan biarkan suhunya kembali normal sebelum mencoba menyalakannya.
6. Layar sebenarnya mati, tetapi HP masih menyala
Tidak semua HP yang layarnya hitam berarti perangkat benar-benar mati. Bisa saja sistem masih berjalan, tetapi layar mengalami gangguan.
Salah satu cara memeriksanya adalah menelepon nomor HP tersebut dari perangkat lain. Jika ponsel berdering tetapi layar tetap kosong, kemungkinan masalah berada pada bagian layar dan sebaiknya diperiksa di pusat perbaikan resmi.
7. Terjadi kerusakan pada komponen perangkat keras
Jika berbagai cara di atas tidak berhasil, kemungkinan terdapat masalah pada komponen internal. Kerusakan dapat berkaitan dengan baterai, rangkaian daya, port pengisian atau komponen lainnya.
Kerusakan perangkat keras pada sirkuit sebagai salah satu kemungkinan ketika Galaxy tidak dapat menyala. Kerusakan akibat cairan, panas berlebih atau benturan juga perlu diperhatikan.
Dalam kondisi tersebut, sebaiknya HP tidak dibongkar sendiri. Bawa perangkat ke pusat servis resmi atau teknisi yang kompeten untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: REDMI 17 dengan baterai 7500 mAh hadir di Indonesia mulai Rp2,8 jutaan
Langkah pertama yang bisa dilakukan
Sebelum menyimpulkan HP rusak total, lakukan pemeriksaan secara berurutan:
1. Tekan tombol daya beberapa detik.
2. Coba lakukan force restart sesuai tipe HP.
3. Hubungkan HP ke charger dan tunggu setidaknya 30 menit.
4. Coba kabel, adaptor dan sumber listrik lain yang kompatibel.
5. Periksa port pengisian dari debu atau kerusakan.
6. Pastikan HP tidak terlalu panas atau terkena cairan.
7. Jika tetap tidak merespons, bawa ke pusat servis.
Google juga mengingatkan agar pengguna tidak langsung melakukan factory reset tanpa pertimbangan. Tindakan tersebut dapat menghapus data yang tersimpan di perangkat, sehingga sebaiknya menjadi pilihan terakhir dan dilakukan setelah data dicadangkan jika masih memungkinkan.
Jadi, HP mati total meski baterai terlihat penuh tidak selalu berarti baterainya rusak. Gangguan sistem, masalah charger atau port, layar, suhu perangkat hingga kerusakan komponen internal juga dapat menjadi penyebab. Jika langkah dasar tidak berhasil, pemeriksaan teknisi diperlukan agar kerusakan dapat diketahui secara pasti.
Baca juga: POCO M8x 5G resmi meluncur, dipasarkan mulai dari Rp3,8 jutaan
Baca juga: Laptop cepat panas meski tidak dipakai gaming? Ini penyebabnya
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menangani 34 titik longsor dan sembilan jembatan hingga 20 Agustus 2026 atau sepekan setelah gempa bumi mengguncang wilayah Flores. NTT, pada 15 Agustus 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, sejak hari pertama terjadinya gempa, dirinya telah menginstruksikan jajaran balai di wilayah NTT untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan dukungan penuh dalam penanganan pascabencana.
"Kesiapan personel, alat berat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera dipulihkan," kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Sepekan setelah gempa bumi mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 lalu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan penanganan terhadap infrastruktur yang terdampak.
Hingga 20 Agustus 2026, tim Kementerian PU telah memeriksa puluhan titik longsoran dan jembatan di sejumlah ruas jalan nasional, sekaligus melakukan pembersihan, pengamanan, dan menyiapkan penanganan permanen pada lokasi yang mengalami kerusakan.
Berdasarkan pendataan awal Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur, tercatat 94 titik jalan dan jembatan rusak akibat gempa, terdiri dari 75 titik longsoran, tiga titik amblas, serta 16 jembatan dan duiker.
Dari jumlah tersebut, Tim Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana Direktorat Jenderal Bina Marga telah melakukan pemeriksaan lapangan pada 34 titik longsoran dan sembilan jembatan/duiker.
Penanganan dilakukan secara bertahap. Pada lokasi longsoran yang mengganggu badan jalan, tim melakukan pembersihan material dan pengamanan agar kendaraan tetap dapat melintas. Sementara pada titik yang memiliki potensi longsor lanjutan atau mengalami kerusakan struktur, Kementerian PU menyiapkan penanganan lebih permanen.
Baca juga: Kementerian PU menyalurkan air bersih kepada warga terdampak gempa di Sikka
Di ruas Ruteng–Reo–Kedindi, misalnya, material batuan yang menutup area jalan telah dibersihkan. Untuk mengantisipasi longsor susulan, penanganan lanjutan disiapkan melalui pemasangan rock bolt, wire mesh, dan rockfall barrier. Setelah penanganan darurat, lalu lintas pada lokasi tersebut tetap dapat berfungsi dua arah.
Penanganan juga dilakukan di ruas Ruteng–Km 210 dan Km 210–Batas Kabupaten Manggarai. Selain membersihkan material longsoran dan batuan, Kementerian PU memasang rambu peringatan, menutup retakan badan dan bahu jalan, membersihkan saluran, serta menyiapkan penguatan lereng menggunakan rock bolt dan jaring pengaman pada lokasi yang membutuhkan penanganan permanen.
Pembersihan longsoran telah dilakukan, sementara bahu jalan yang terdampak diperkuat dan beberapa lokasi disiapkan untuk penanganan permanen berupa dinding penahan tanah, shotcrete, jaring aktif, maupun sistem drainase untuk mengendalikan aliran air dari lereng.
Kementerian PU memastikan kondisi 15 ruas jalan nasional yang terdampak gempa secara umum tetap fungsional. Arus kendaraan, termasuk distribusi logistik dan BBM, juga masih berjalan lancar.
Kementerian PU melalui BPJN NTT dan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap infrastruktur terdampak, termasuk mengantisipasi kemungkinan kerusakan lanjutan akibat gempa susulan. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan keberlanjutan akses masyarakat di wilayah Flores.
Pewarta : Suharsana Aji Sasra J C
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jakarta (ANTARA) - Baek Ha-na/Lee So-hee mengakhiri penantian ganda putri Korea Selatan selama 31 tahun untuk kembali meraih gelar Kejuaraan Dunia BWF setelah menundukkan pasangan nomor satu dunia asal China Liu Sheng Shu/Tan Ning pada final di New Delhi, India, Minggu.
Baek/Lee yang menempati peringkat ketiga dunia tampil dominan untuk memenangi pertandingan dua gim langsung 21-15, 21-15 dalam waktu 51 menit.
Kemenangan tersebut menjadi gelar ganda putri Kejuaraan Dunia pertama bagi Korea Selatan sejak Gil Young-ah/Jang Hye-ock menjadi juara pada edisi 1995 di Lausanne, Swiss.
Baek/Lee sekaligus menjadi pasangan ganda putri Korea Selatan kedua sepanjang sejarah yang mampu berdiri di podium tertinggi Kejuaraan Dunia.
Pasangan Korea Selatan langsung mengambil kendali pertandingan dengan merebut lima poin pertama pada gim pembuka. Pertahanan rapat mereka memaksa Liu/Tan bekerja keras untuk menembus permainan sekaligus menghasilkan sejumlah kesalahan dari pasangan China.
Baek/Lee memimpin 11-6 saat interval dan kemudian memperlebar keunggulan hingga 17-10. Liu/Tan sempat memangkas jarak menjadi 17-14, tetapi Baek/Lee tetap mampu menjaga momentum untuk menutup gim pertama 21-15 tanpa pernah tertinggal.
Baca juga: Petenis Aldila Sutjiadi meju 16 besar ganda putri Cincinnati Open 2026
Persaingan lebih ketat terjadi pada gim kedua. Setelah kedudukan 4-4, Baek/Lee kembali mengambil kendali dan unggul 11-7 ketika memasuki interval.
Liu/Tan kemudian mendekat hingga hanya terpaut satu angka pada kedudukan 12-13, tetapi lima poin beruntun membawa Baek/Lee kembali menjauh 18-12 sebelum memastikan kemenangan 21-15.
Baek/Lee juga datang ke Kejuaraan Dunia setelah menunjukkan konsistensi pada turnamen-turnamen besar musim ini, termasuk menjadi runner-up Malaysia Open dan All England Open. Mereka sebelumnya juga mempertahankan gelar BWF World Tour Finals pada akhir 2025.
Gelar di New Delhi menjadi medali Kejuaraan Dunia pertama bagi Baek ketika berpasangan dengan Lee, sekaligus melengkapi koleksi medali Lee di ajang tersebut.
Lee sebelumnya meraih perunggu Kejuaraan Dunia 2014 dan perak pada edisi 2021 bersama Shin Seung-chan sebelum akhirnya memperoleh emas pertamanya tahun ini.
Dalam perjalanan menuju final, Baek/Lee juga menghentikan wakil Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dua gim langsung 21-11, 21-11 pada perempat final.
Mereka kemudian menyingkirkan pasangan China Li Yi Jing/Luo Xu Min 21-17, 21-12 pada semifinal sebelum kembali mengalahkan pasangan China lainnya, Liu/Tan, untuk memastikan gelar juara dunia.
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026