BGN: Daerah dengan stunting tinggi jadi prioritas Program MBG - ANTARA News Bangka Belitung

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah dengan angka stunting tinggi sebagai upaya mempercepat penanganan masalah gizi nasional.

"Sebagaimana saya sampaikan kemarin terkait daerah 3T, kami menyisir berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Sudah ada wilayahnya, provinsi mana, kabupaten mana, kecamatan mana, hingga desanya. Saat ini data tersebut sedang kami sinkronkan sehingga daerah yang menjadi prioritas dapat segera kami fokuskan, terutama wilayah yang memiliki angka stunting tinggi," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, penentuan wilayah prioritas dilakukan berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan saat ini tengah disinkronkan oleh BGN.

Dia menjelaskan bahwa fokus penanganan tidak hanya mencakup wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), tetapi juga daerah lain yang memiliki prevalensi stunting tinggi.

Ia menyebut, selain Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat sejumlah kabupaten di wilayah Sumatera dan Jawa yang juga tercatat memiliki angka stunting cukup tinggi sehingga memerlukan intervensi gizi secara cepat melalui Program MBG.

"Enggak hanya di Papua, tapi juga di NTT, di beberapa wilayah yang lain termasuk ada beberapa temuan di beberapa kabupaten di Jawa ada yang memang angka stuntingnya cukup tinggi," kata Sudaryono.

BGN menargetkan Program MBG dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan agar intervensi gizi diberikan secara tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di daerah dengan tingkat stunting tinggi.

Pewarta: Anita Permata Dewi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Kejati: Pokir DPRD bukan jatah proyek

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Palu (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah mengingatkan anggota DPRD bahwa pokok-pokok pikiran (pokir) merupakan instrumen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, bukan dasar menentukan pelaksana proyek.

Koordinator Kejati Sulawesi Tengah Agus Kurniawan di Palu, Jumat, mengatakan pokir harus dipahami sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan agar tidak menimbulkan persoalan hukum.

"Jadi, bukan sebagai dasar untuk menentukan pelaksana pekerjaan atau mengarahkan proyek kepada pihak tertentu," katanya.

Menurut Agus, pokir merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat melalui reses maupun komunikasi dengan konstituen yang kemudian diperjuangkan agar masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah apabila belum terakomodasi melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Ia menegaskan anggota DPRD tetap menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sehingga keberadaan pokir tidak mengubah kewenangan tersebut.

Agus juga menjelaskan setiap usulan pokir harus melalui proses verifikasi administratif dan kajian teknis sebelum dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam penyusunan APBD.

Dalam kegiatan yang sama, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK Edi Suryanto meminta anggota DPRD memanfaatkan aplikasi I-Pokir sebagai satu-satunya jalur resmi pengajuan usulan program guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyusunan APBD.

Menurut Edi, kepatuhan terhadap mekanisme tersebut penting untuk mencegah penyimpangan dalam proses penyusunan anggaran daerah.

Baca juga: Ketua DPRD Bogor beri penjelasan soal pokok-pokok pikiran disorot KPK

Baca juga: Bayang-bayang gratifikasi di rumah rakyat

Baca juga: Kejati panggil jajaran TAPD terkait "uang siluman" pokir DPRD NTB

Pewarta: Fauzi
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

SLB Negeri Purwosari Kudus terima dana revitalisasi Rp1,45 miliar

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Kudus (ANTARA) - Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Purwosari, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendapatkan dana revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebesar Rp1,45 miliar guna penambahan ruang kelas dan toilet.

"Dari anggaran sebesar itu, nantinya untuk membangun tiga ruang kelas baru dan toilet," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,Abdul Mu'ti ditemui usai peletakan batu pertama di SLB Negeri Purwosari Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jumat.

Mendikdasmen mengungkapkan pembangunannya sudah dimulai, sedangkan target pengerjaan bisa rampung pada Desember 2026.

Selain melakukan peletakan batu pertama, Mendikdasmen juga menyerahkan bantuan buku bacaan untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

"Ada audiobook, visual book, buku braille, dan juga bahan-bahan bacaan yang lainnya untuk anak-anak di SLB Negeri Purwosari," ujarnya.

​Abdul Mu'ti juga sempat berdialog dengan para siswa yang tengah asyik membaca buku braille.

"Mereka menunjukkan semangat belajar yang sangat tinggi dan sangat menikmati bahan bacaan yang diberikan. Kebetulan pagi hari kami lepas pendistribusian 5,54 juta eksemplar buku bacaan bermutu ke 24.609 sekolah tingkat SD dan SMP di seluruh Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah sinergikan keluarga dan sekolah bangun generasi berkualitas

Sementara sesuai permintaan Kepala SLB Purwosari, kata dia, sudah menjadi komitmen Presiden RI, Panel Interaktif Digital (PID atau Interactive Flat Panel) yang selama ini baru satu untuk masing-masing satuan pendidikan, nantinya akan ditambah tiga per satuan pendidikan.

Ia melihat secara langsung bagaimana PID juga dapat dimanfaatkan dengan sangat baik oleh anak-anak yang berkebutuhan khusus, bahkan gurunya juga kreatif menciptakan media pembelajaran sendiri dengan teknologi kecerdasan buatan (aritficial inteligence/AI).

​Kepala SLB Negeri Purwosari Edi S. Jito membenarkan mendapatkan bantuan dana revitalisasi sekolah sebesar Rp1,45 miliar yang digunakan untuk pembangunan ruang yang nantinya difungsikan sebagai ruang serba guna, baik untuk pembelajaran maupun aktivitas kegiatan belajar dan mengajar lainnya, serta untuk pembangunan toilet.

Jumlah ruang kelas yang dimiliki, kata dia, memang belum memadai, karena idealnya perlu ada penambahan 12 kelas untuk pembelajaran 240 siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Ia juga berterima kasih kepada Bupati Kudus Sam'ani Intakoris yang bersedia menghibahkan lahan di sisi utara SLB Negeri Purwosari untuk pengembangan sekolah.

"Kendala yang kami hadapi selama ini, soal ketersediaan lahan. Sedangkan lahan sekolah sangat terbatas dan tidak bisa pengembangan. Namun adanya tambahan lahan hibah dari Pemkab Kudus nantinya bisa untuk penambahan tiga ruang kelas baru," ujarnya.

Baca juga: Wamendikdasmen targetkan pembangunan SNT Banyumas dimulai Oktober

Baca juga: Mendikdasmen ajak guru cintai murid-jadi pembelajar sepanjang hayat

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Wamen ESDM tinjau potensi pengembangan proyek panas bumi Sarulla di Tapanuli Utara - ANTARA News Sumatera Utara

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Tapanuli Utara (ANTARA) - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung meninjau Proyek Panas Bumi Sarulla Operations Ltd di wilayah Namora I Langit, Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat, guna melihat potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sinergi dengan pelaku industri energi baru terbarukan sekaligus meninjau peluang pengembangan Proyek Sarulla sebagai salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di Indonesia.

Chief Operating Officer (COO) SOL Riza Pasikki mengatakan perusahaan saat ini menghadapi tantangan teknis berupa tingginya kadar asam (acid) pada sumur panas bumi di area Namora I Langit. 

Kondisi itu menyebabkan biaya perawatan sumur dan operasional meningkat sehingga produksi listrik belum dapat mencapai kapasitas optimal.

"Kami terus berkomitmen menjaga keandalan pembangkit melalui berbagai upaya optimalisasi operasi dan pemeliharaan agar pasokan listrik tetap berjalan maksimal," ujar Riza, Jumat (31/7).

Dalam pertemuan tersebut, manajemen SOL juga menyampaikan harapan kepada pemerintah agar dilakukan penyesuaian tarif jual listrik. Menurut Riza, kebijakan itu menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus membuka peluang pengembangan wilayah kerja panas bumi Sarulla di masa mendatang.

Ia menambahkan, apabila penyesuaian tarif dapat direalisasikan, pengembangan proyek akan semakin optimal sehingga mampu meningkatkan pasokan listrik bagi PT PLN (Persero), sekaligus memberikan dampak ekonomi melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tapanuli Utara.

Kunjungan Wakil Menteri ESDM difokuskan untuk meninjau potensi pengembangan proyek yang diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan listrik, khususnya di Pulau Sumatera, serta mempercepat pencapaian target bauran energi nasional berbasis energi baru terbarukan.

Kunjungan tersebut disambut Chief Executive Officer (CEO) SOL Taku Kimura, COO SOL Riza Pasikki, dan Direktur Utama PT Medco Power Indonesia Eka Satria.

Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat turut hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan energi panas bumi di daerah itu.

Hadir pula Kepala Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Prof Eniya Listiani Dewi serta Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Suroso Isnandar.

Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Padi organik PS-08 dukung Banten jadi lumbung pangan nasional

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Serang (ANTARA) - Pengembangan varietas padi organik unggul baru bernama PS-08 di Kabupaten Pandeglang diproyeksikan mampu menjadikan Provinsi Banten sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang mandiri dan bebas tengkulak.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Yayasan Bhakti Bela Negara Seno Aji, di Serang, Jumat, menjelaskan bahwa varietas PS-08 memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Banten karena sangat cocok dengan kondisi lahan yang subur di wilayah tersebut.

"Kami ingin menjadikan Banten sebagai lumbung pangan nasional, dan varietas PS-08 ini sangat cocok dikembangkan di Banten," katanya.

Secara legalitas, varietas padi PS-08 saat ini tengah dalam proses sertifikasi yang ditargetkan rampung dalam dua bulan ke depan. Oleh karena itu, benih unggul ini belum diperjualbelikan secara umum dan eksklusif hanya digunakan oleh kelompok tani binaan Yayasan Bhakti Bela Negara.

Dalam praktik pengembangannya, yayasan menerapkan sistem kemitraan terpadu bersama kelompok tani. Petani tidak hanya diberikan benih PS-08 dan pupuk, tetapi juga mendapat pendampingan budidaya secara intensif.

Menariknya, hasil panen padi varietas ini langsung diserap oleh yayasan sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Langkah strategis ini diklaim mampu memutus mata rantai praktik tengkulak yang kerap merugikan petani.

Baca juga: Padi organik PS-08 hasil persilangan unggul dikembangkan di Banten

Baca juga: Pemkab Ciamis dorong pengembangan padi organik

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni, mengatakan bahwa memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan padi organik PS-08 di lahan seluas 1.500 hektare yang berlokasi di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.

Ia menilai terobosan varietas unggul dan skema kemitraan ini merupakan langkah konkret untuk mendukung target swasembada pangan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

"Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi sektor pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya melalui peningkatan produksi pertanian di Banten," tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan dari keberhasilan panen varietas PS-08, pihak yayasan juga berencana membangun fasilitas hilirisasi berupa industri penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2026 ini untuk semakin mempermudah pengolahan hasil panen petani setempat.

Baca juga: Pemkab Gianyar gencarkan tanam padi organik

Baca juga: Utusan Presiden panen padi pertanian organik hewani di Karawang

Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Pemenang Blue Dragon Series Awards 2026, Intip Daftar Lengkapnya

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Jadi intinya...

  • Blue Dragon Series Awards ke-5 sukses digelar di Incheon pada 31 Juli 2026.
  • "The Legend of Kitchen Soldier" raih Best Drama; Shin Hye Sun dan Park Hae Soo aktor terbaik.
  • Go Youn Jung, Byeon Woo Seok, dan Yujin IVE juga memenangkan penghargaan populer.

Liputan6.com, Jakarta - Blue Dragon Series Awards 2026 atau Blue Dragon Series Awards ke-5 digelar pada Jumat (31/7/2026) di Paradise City, Incheon, Korea Selatan. Ajang penghargaan tahunan ini kembali memberikan apresiasi kepada drama dan program variety original yang dirilis melalui berbagai platform streaming selama satu tahun terakhir.

Sejumlah aktor, aktris, hingga entertainer ternama hadir dalam malam penghargaan tersebut. Drama The Legend of Kitchen Soldier menjadi salah satu sorotan setelah membawa pulang penghargaan Best Drama, sementara Better Late than Single dinobatkan sebagai Best Entertainment Program.

Shin Hye Sun dan Park Hae Soo Raih Penghargaan Akting Utama

Park Hae Soo

Perbesar

Park Hae Soo Menangkan Best Actor di Blue Dragon Series Awards 2026 (credit: Sports Chosun)

Kategori Best Actress dimenangkan oleh Shin Hye Sun berkat penampilannya dalam The Art of Sarah. Sementara itu, penghargaan Best Actor jatuh kepada Park Hae Soo melalui drama The Scarecrow.

Untuk kategori pemeran pendukung, Park Bo Kyung berhasil membawa pulang trofi Best Supporting Actress lewat The Art of Sarah. Di sisi lain, Yoon Kyung Ho meraih penghargaan Best Supporting Actor berkat perannya dalam The Legend of Kitchen Soldier.

Ajang tahun ini juga memberikan penghargaan bagi pendatang baru. Jeon So Young dinobatkan sebagai Best New Actress melalui If Wishes Could Kill, sedangkan Kim Jae Won memenangkan kategori Best New Actor berkat Yumi's Cells 3.

Kategori Popularity Award hingga Variety Show

Go Youn Jung

Perbesar

Go Youn Jung Menangkan Popularity Award di Blue Dragon Series Awards 2026 (credit: Sports Chosun)

Kategori Popularity Award diberikan kepada Go Youn Jung dan Lee Soo Ji di sektor perempuan. Sementara itu, Byeon Woo Seok serta Yoo Jae Suk menjadi penerima penghargaan untuk kategori laki-laki.

Go Youn Jung juga membawa pulang Global Icon Award with Lavien Cosmetic. Sementara penghargaan OST Popularity Award diraih oleh Yujin IVE lewat lagu "Sad Saltiness" dari drama The Legend of Kitchen Soldier.

Di kategori variety show, Kim Won Hoon memenangkan penghargaan Best Male Entertainer berkat SNL Korea 8, sedangkan Kim Sook meraih Best Female Entertainer melalui Screwballs 4.

Berikut daftar pemenang Blue Dragon Series Awards ke-5:

Best Drama: The Legend of Kitchen Soldier

Best Entertainment Program: Better Late than Single

Best Actor: Park Hae Soo (The Scarecrow)

Best Actress: Shin Hye Sun (The Art of Sarah)

Best Supporting Actor: Yoon Kyung Ho (The Legend of Kitchen Soldier)

Best Supporting Actress: Park Bo Kyung (The Art of Sarah)

Best New Actor: Kim Jae Won (Yumi's Cells 3)

Best New Actress: Jeon So Young (If Wishes Could Kill)

Best Male Entertainer: Kim Won Hoon (SNL Korea 8)

Best Female Entertainer: Kim Sook (Screwballs 4)

Outstanding Male Entertainer: Joo Woo Jae (Screwballs 4)

Outstanding Female Entertainer: Jung Yi Rang (Dabang Sisters)

Best New Male Entertainer: Kim Kyu Won (SNL Korea 8)

Best New Female Entertainer: Yoon STAYC (The White Collars 2)

Popularity Award (Female): Go Youn Jung, Lee Soo Ji

Popularity Award (Male): Byeon Woo Seok, Yoo Jae Suk

OST Popularity Award: Yujin IVE - "Sad Saltiness" (The Legend of Kitchen Soldier)

Global Icon Award with Lavien Cosmetic: Go Youn Jung

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Saksikan Sinetron Kisah Nyata Pagi Sabtu 1 Agustus Pukul 07.30 WIB di Indosiar

Keindahan bunga bermekaran hadir lewat “Blossomea”

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Jenama House of Syaira menampilkan koleksi busana bertajuk “Blossomea” yang terinspirasi dari momen bunga-bunga bermekaran.

“Dengan desain yang hari ini kita keluarkan dengan tema 'Blossomea', artinya perempuan yang lemah lembut kalem elegan tapi tidak heboh. Jadi simpel, bisa dipakai untuk busana sehari-hari,” kata pemilik House of Syaira Ferryka Budiastreani, dalam konferensi pers IFW 2026 di Jakarta, pada Jumat.

Koleksi “Blossomea” menggambarkan tentang wanita yang tumbuh seperti bunga-bunga di musim hangat, mekar dengan tenang, lembut, dan penuh cahaya.

Baca juga: Ulos dinilai sebagai warisan budaya yang kaya

Baca juga: Indonesia Fashion Week 2026 jadikan ulos sebagai daya tarik utama

Para model menampilkan koleksi busana bertajuk “Blossomea” dari jenama House of Syaira yang tampil dalam gelaran mode BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 bertajuk "Ulos Simetria" yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (31/7/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

Dalam pagelaran busana bertajuk “Luminara” di panggung BTN IFW 2026, koleksi “Blossomea” menampilkan tampilan 9 busana dalam bentuk gaun dengan siluet longgar dan flowy, material premium seperti sutera, organza dan brokat bermotif bunga, payet yang dipasang manual serta renda dengan warna-warna pastel lembut serta dominasi warna putih.

Para model menampilkan koleksi busana bertajuk “Blossomea” dari jenama House of Syaira yang tampil dalam gelaran mode BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 bertajuk "Ulos Simetria" yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (31/7/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

IFW 2026 yang diinisiasi oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) itu mengangkat tema "Ulos Simetria" yang menggaungkan industri mode Indonesia menjaga keseimbangan tradisi dan inovasi.

Gelaran mode BTN IFW 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, menghadirkan lebih beragam desainer dan tenant dari seluruh Indonesia dengan program mencakup fashion show, pameran dagang, talkshow, forum kreatif, pertunjukan hiburan, dan kuliner dirancang untuk membangun ekosistem fashion nan kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca juga: Kudapan Saroja jadi inspirasi motif busana Duai Fav di IFW 2026

Baca juga: Batik dengan pewarna alami dari Jombang dipamerkan di BTN IFW 2026

Baca juga: Warga Rusun Marunda hadirkan koleksi batik di Indonesia Fashion Week

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Ini 9 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Seseorang Merasa Kaya Padahal Saldo Rekening Biasa-biasa Aja

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:14 WIB

VIVA – Banyak orang menganggap kekayaan hanya diukur dari jumlah uang yang dimiliki. Padahal, rasa "kaya" tidak selalu identik dengan rekening yang penuh atau aset bernilai miliaran rupiah. Cara seseorang memandang hidup dan mengelola kesehariannya ternyata juga berperan besar dalam menciptakan perasaan berkecukupan.

Baca Juga

Sebuah survei pada 2025 menunjukkan bahwa banyak orang menganggap seseorang baru bisa disebut kaya jika memiliki kekayaan bersih sekitar 2,3 juta dolar AS atau sekitar Rp41miliar. Namun, tidak semua orang harus mencapai angka tersebut untuk merasa hidupnya nyaman dan memuaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, ada sejumlah kebiasaan yang sering dilakukan orang-orang yang tidak tergolong kaya secara finansial, tetapi tetap merasa hidup mereka berlimpah. Berikut sembilan kebiasaan tersebut, melansir dari YourTango

Baca Juga

1. Menjaga rumah tetap bersih dan rapi

Rumah yang bersih ternyata bisa memberikan efek psikologis yang besar. Lingkungan yang rapi membuat pikiran terasa lebih tenang dan nyaman, sehingga suasana rumah terasa lebih "mewah" meski sederhana.

Baca Juga

Sebaliknya, rumah yang berantakan sering kali memicu stres karena terus mengingatkan pada pekerjaan yang belum selesai atau barang-barang yang menumpuk. Dengan meluangkan waktu untuk membersihkan rumah secara rutin, seseorang dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

2. Memiliki gaya pribadi, bukan sekadar mengikuti tren

Orang yang merasa kaya biasanya tidak terlalu terpaku pada tren fesyen terbaru. Mereka lebih fokus menemukan gaya berpakaian yang sesuai dengan kepribadian masing-masing.

Tidak sedikit yang justru membeli pakaian bekas berkualitas atau memadupadankan koleksi lama sehingga tetap tampil menarik. Cara ini membuat seseorang merasa percaya diri tanpa harus terus-menerus membeli barang baru.

3. Tidak mengejar simbol status

Logo merek terkenal atau barang mahal sering dianggap sebagai simbol kesuksesan. Namun, orang yang benar-benar merasa berkecukupan justru tidak terlalu membutuhkan pengakuan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka membeli sesuatu karena memang dibutuhkan atau disukai, bukan demi terlihat kaya di mata orang lain. Sikap ini membantu mengurangi pengeluaran yang tidak perlu sekaligus membuat keputusan belanja menjadi lebih bijak.

4. Merawat barang yang sudah dimiliki

Halaman Selanjutnya

Alih-alih terus membeli barang baru, mereka memilih merawat barang yang sudah ada agar tetap awet.

Keran Rezeki Mengalir Deras, Selalu Amalkan Surat At-Talaq Saat Melakukan Shalat Dhuha

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:13 WIB

VIVA – Tak seorang pun mampu memprediksi bagaimana rezeki akan menghampirinya, sebab Allah SWT yang berhak menentukan sekaligus membagikannya sesuai porsi kebutuhan setiap hamba.

Baca Juga

Kendati demikian, merujuk pemaparan Ustaz Adi Hidayat, barang siapa yang konsisten mengamalkan surat tertentu setiap pagi, ia berpeluang memboyong kelimpahan rezeki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demi meraih rezeki yang diimpikan, setiap Muslim memang dituntut untuk terus berikhtiar sembari melangitkan doa kepada Allah SWT.

Baca Juga

Bekerja menjadi salah satu wujud nyata ikhtiar tersebut, yakni sebagai sarana menjemput rezeki berupa materi guna memenuhi hajat hidup sehari-hari.

Selain bekerja keras, umat Islam pun diimbau untuk memperbanyak doa serta menyerahkan segenap hasilnya kepada Allah SWT.

Baca Juga

Apabila seseorang telah berupaya maksimal namun masih membentur jalan buntu dalam mencari rezeki, terdapat beberapa amalan pendorong yang dapat dikerjakan untuk membendung kesulitan dan membuka kembali kran-kran rezeki.

Melansir dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, ada amalan berupa bacaan surat tertentu yang bila dirutinkan setiap pagi dipercaya sanggup mendatangkan rezeki yang tak terhingga.

Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa datangnya rezeki kerap kali tak terduga, bahkan mengalir dari pintu-pintu yang sama sekali tak pernah disangka sebelumnya.

Oleh sebab itu, amalan ini terbilang sangat krusial bagi siapa saja yang tengah berjuang menghadapi himpitan ekonomi atau merasa jalur rezekinya terhambat.

Ilustrasi Uang

Photo :

  • Ilustrasi AI Gemini

Pendakwah asal Pandeglang, Banten ini menjelaskan bahwa amalan pagi hari tersebut amat disarankan untuk dijadikan sebagai rutinitas harian.

Kendati begitu, tata cara pelafalannya mesti dicermati dengan seksama agar faedah dan keutamaan agung dari ayat-ayat tersebut dapat diraih secara optimal.

Adapun bacaan ayat ini dianjurkan untuk dilafalkan tatkala mendirikan shalat Dhuha di pagi hari, tepatnya dalam rangkaian shalat empat rakaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Contohnya ada empat rakaat shalat dhuha, atas izin Allah SWT dapat mempermudah datangkan rezeki bila khusyuk dalam sholatnya, ikhtiarnya benar, dan permohonannya bagus,” ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan YouTube Adi Hidayat Official.

Surat yang dapat mengantarkan rezeki yaitu Quran Surat At Talaq, khususnya pada ayat 2-4. 

Halaman Selanjutnya

“Ada lagi dibuka dari kesulitan rezekinya datang dari sisi yang tidak terduga, pada Quran Surat 65 akhir ayat kedua sampai awal ayat keempat,” katanya.

Jaksa usut dugaan korupsi pembayaran honorarium di BKAD Kepri

calendar_today 31.07.2026 - person  - timer ~

Jaksa usut dugaan korupsi pembayaran honorarium di BKAD Kepri

Jumat, 31 Juli 2026 23:12 WIB

Image Print

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Kepri Senopati. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) sedang mengusut dugaan korupsi pembayaran honorarium pengelolaan keuangan daerah di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemerintah Provinsi Kepri periode 2021-2026.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Kepri Senopati mengatakan tim tindak pidana khusus sudah turun tangan menangani dugaan korupsi tersebut, sejak diterbitkannya surat perintah penyelidikan pada tanggal 29 Juni 2026.

"Penanganan kasus ini menindak lanjuti temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Kepri tahun anggaran 2022," kata Senopati di Tanjungpinang, Jumat.

Ia menyebut hingga saat ini tim penyelidik pidana khusus Kejati Kepri telah memanggil sekaligus meminta keterangan dari 38 orang saksi guna memperkuat bukti-bukti awal menyangkut dugaan korupsi pembayaran honorarium tersebut.

Namun demikian, Senopati menyatakan proses hukum yang sedang berjalan masih dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket). Upaya ini dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan peristiwa pidana secara jelas sebelum menentukan status perkara selanjutnya.

"Masih pengumpulan bahan dan keterangan, berikan kami ruang untuk menyelesaikan tahapan selanjutnya," ujar dia.

Karena itu menurut Senopati, pihak kejaksaan belum dapat mengungkap secara rinci duduk perkara dugaan korupsi pembayaran honorarium di BKAD Pemprov Kepri itu kepada publik.

Dia meminta masyarakat bersabar menunggu hasil penyelidikan resmi dari tim penyidik tindak pidana khusus Kejati Kepri.

Senopati juga membantah isu beredar yang menyebutkan Kejati Kepri sedang menangani kasus dugaan korupsi seragam pegawai di BKAD Kepri.

"Kami tak ada menangani dugaan korupsi seragam pegawai, tapi dugaan korupsi honorarium di BKAD Kepri," katanya.

Pewarta : OGN
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.