Juara MTQ harus terus dibina untuk meningkatkan kemampuan,
Paringin (ANTARA) - Bupati Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Abdul Hadi meminta, qari, qariah dan ahli Al-Qur'an terbaik hasil Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-19 tingkat Kabupaten Balangan terus mendapatkan pembinaan untuk menghadapi kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.
“Untuk ke depannya dibina dan didukung agar semakin meningkatkan kemampuannya, sehingga mampu membawa Balangan ke tingkat provinsi atau jenjang yang lebih tinggi,” ucap Bupati saat menutup MTQ ke-19 tingkat Kabupaten Balangan di Lapangan Pahlawan Aseri, Desa Mungkur Uyam, Kecamatan Juai, Minggu.
Baca juga: MTQ Balangan ke-19 diikuti 357 peserta dari delapan kecamatan
H. Abdul Hadi menyampaikan, pelaksanaan MTQ tidak hanya bertujuan melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga diharapkan mendorong masyarakat untuk semakin mencintai, membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati mengatakan, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an diharapkan dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, termasuk dalam membangun kerukunan, perdamaian, serta sikap saling menghormati.
“Lebih jauh dari itu, kita berharap bahwa gelaran MTQ tingkat kabupaten ini serta para peserta juga menginspirasi kita semua untuk mencintai Al-Qur'an, rajin membaca dan mempelajari isinya,” kata H. Abdul Hadi.
Ia menyebut, pembinaan terhadap qari, qariah dan ahli Al-Qur'an menjadi penting agar prestasi Kabupaten Balangan pada MTQ tingkat Provinsi Kalsel dapat terus meningkat.
Bupati Balangan menuturkan, posisi Balangan pada kompetisi MTQ tingkat provinsi sebelumnya berada di papan bawah. Namun, melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, prestasi daerah tersebut perlahan mengalami peningkatan.
H. Abdul Hadi optimistis, pembinaan yang dilakukan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Balangan dapat kembali meningkatkan prestasi para peserta pada ajang tingkat provinsi yang akan datang.
Kepada peserta yang belum berhasil meraih juara, Bupati Balangan meminta mereka tidak berkecil hati dan menjadikan hasil tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan.
“Saya yakin akan ada saatnya nanti qori dan qoriah serta ahli-ahli Qur'an Kabupaten Balangan bisa mewakili Indonesia di kompetisi Tilawatil Qur'an antarbangsa,” ujarnya.
Sebelumnya, Camat Juai sekaligus Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-19 Balangan Nanang Edward melaporkan, seluruh rangkaian kegiatan di Kecamatan Juai dapat terlaksana hingga penutupan berkat dukungan berbagai pihak.
Camat Juai menyampaikan, pelaksanaan MTQ juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur'an.
“Penutupan MTQ bukan berarti berakhirnya tugas kita terhadap Al-Qur'an. Justru setelah perlombaan ini selesai, tanggung jawab kita yang sesungguhnya kembali menanti,” tuturnya.
MTQ Nasional ke-19 tingkat Kabupaten Balangan berlangsung pada 2-4 Oktober 2026 di Kecamatan Juai dengan diikuti 357 peserta dari delapan kecamatan yang berkompetisi dalam 28 cabang lomba.
Pewarta: M. Fattahillah Ajrun Azhiima
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung, Banten, menyiapkan fasilitas olahraga dirgantara melalui pengembangan kegiatan terjun payung, penerbangan olahraga, dan wisata penerbangan yang ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2026.
“Pekerjaan utama ialah membuat landing zone sembilan hektare, kemudian perpanjangan tempat parkir pesawat (apron), landasan yang menghubungkan antara runway dengan fasilitas Bandara (taxiway) di mana landasan pacu akan diperpanjang 200 meter agar lebih aman pendaratannya," kata Direktur Operasional PT Banten West Java (BWJ) sekaligus Kepala Bandara Salakanagara Tanjung Lesung Kunto Wijoyo dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Kunto mengatakan pengembangan fasilitas tersebut dilakukan melalui kerja sama PT BWJ selaku pengelola dan pengembang KEK Pariwisata Tanjung Lesung dengan PT Bro Skydive Indonesia untuk pengembangan kegiatan terjun payung, penerbangan olahraga, dan wisata penerbangan di kawasan tersebut.
Baca juga: BWJ: Nilai investasi di KEK Tanjung Lesung capai Rp2,5 triliun
Dalam kerja sama itu, PT BWJ menyediakan lokasi dan lahan seluas kurang lebih sembilan hektare, sedangkan PT Bro Skydive Indonesia bertanggung jawab melakukan konstruksi pembangunan dan pengembangan infrastruktur serta menyediakan fasilitas. Menurutnya, Tanjung Lesung telah memiliki Bandara Salakanagara dengan airstrip yang dapat mengakomodasi olahraga kedirgantaraan, termasuk skydiving.
Direktur Utama PT Bro Skydive Indonesia Fanny Kusuma Dewi mengatakan proses konstruksi akan langsung dilakukan setelah penandatanganan kerja sama. Pihaknya menargetkan fasilitas tersebut dapat beroperasi pada minggu kedua Desember 2026.
“Desember kami harap sudah siap, sudah beroperasi. Sebelum libur akhir tahun kita akan coba buka,” kata Fanny.
Baca juga: KEK Tanjung Lesung dorong pengembangan sport fishing di Pandeglang
Fanny mengatakan fasilitas dropzone yang dikembangkan di Tanjung Lesung akan didukung Bandara Salakanagara dengan hanggar di dalamnya. Selain itu, terdapat fasilitas pendukung dan aktivitas wisata olahraga laut serta darat di kawasan tersebut.
Direktur Utama PT BWJ Poernomo Siswoprasetijo berharap kerja sama pengembangan fasilitas tersebut dapat segera terwujud.
“Semoga kerja sama hari ini bisa menjadi langkah ke depan yang baik. Sehingga semua yang telah direncanakan untuk pengembangan skydiving di Tanjung Lesung bisa cepat terwujud,” kata Poernomo.
Baca juga: SMA di Tanjung Lesung ini jadikan "watersport" sebagai ekstrakurikuler
Ia mengatakan kegiatan wisata olahraga yang didukung akomodasi, aktivitas wisata, dan Bandara Salakanagara diharapkan dapat memicu ketertarikan generasi muda terhadap terjun payung atau olahraga dirgantara.
Sementara itu, kemudahan akses menuju Tanjung Lesung juga akan didukung penyelesaian Tol Serang-Panimbang Seksi 3A (Cileles–Bojong) yang ditargetkan selesai pada November 2026.
Tol Serang-Panimbang secara keseluruhan diproyeksikan rampung pada kuartal II 2027.
Baca juga: Fun Bike Tanjung Lesung jadi wisata olahraga tahunan
Baca juga: Pandeglang siapkan kawasan industri di lima kecamatan
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Yogyakarta (ANTARA) - Kegiatan karnaval bertajuk Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) yang diselenggarakan di kawasan Jalan Malioboro Kota Yogyakarta pada 5-7 Oktober 2026 sebagai upaya memperkuat Yogyakarta sebagai destinasi wisata dan kota budaya.
"Rangkaian WJNC sebagai wadah perayaan budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, olahraga, kreativitas, dan partisipasi masyarakat dalam rangka memperkuat daya tarik Yogyakarta sebagai destinasi wisata dan kota budaya," kata Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati di Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, rangkaian WJNC yang merupakan puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta itu juga diharapkan mampu mengembangkan WJNC dari sebuah event parade menjadi bagian dari ekosistem festival kota yang lebih luas.
"Sehingga wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan parade, tetapi memperoleh pengalaman selama beberapa hari melalui berbagai aktivitas budaya, kreativitas, ekonomi kreatif, olahraga, kuliner, komunitas, dan hiburan," katanya.
Baca juga: BI DIY sebut jumlah pengguna QRIS tumbuh 23,59 persen
Menurut dia, WJNC 2026 merupakan kegiatan karnaval yang mengusung konsep 'street art' dengan mengangkat tema-tema dari cerita pewayangan sebagai ciri khas sekaligus pembeda dengan acara serupa di Indonesia.
Dia mengatakan, peserta karnaval WJNC berasal dari perwakilan 14 kemantren (kecamatan) di Kota Yogyakarta yang terdiri atas kelompok usia remaja hingga dewasa.
"Dengan masing-masing kemantren menampilkan tokoh pewayangan yang berbeda melalui kostum, seni tari, properti pendukung, dan musik yang disiapkan," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, selain karnaval utama, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan tarian pembuka, tarian penutup, kendaraan hias sebagai ikon acara.
Baca juga: DIY selenggarakan Inovasi Lumbung Mataraman dorong ketahanan pangan
Rangkaian kegiatan WJNC meliputi pentas musik di Jalan Malioboro pada 5 Oktober, kemudian Paskibraka Yogyakarta, Marching band kampus atau sekolah, kendaraan tradisional, open submission dan pentas musik pada 6 Oktober.
Selanjutnya pada 7 Oktober penampilan delegasi luar daerah dari Kabupaten Bantul, Kota Magelang, DKI Jakarta, Kota Mojokerto, Kabupaten Sleman, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Ponorogo di kawasan Titik Nol KM dan ditutup dengan WJNC.
Pewarta: Hery Sidik
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengemukakan program Artificial Intelligence Talent Factory (AITF) merupakan wadah meningkatkan daya saing mahasiswa untuk masuk ke dunia kerja di tengah berkembangnya teknologi kecerdasan buatan (AI).
Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital BPSDM Kemkomdigi, Gunawan Hutagalung saat menghadiri Workshop 1 Artificial Intelligence Talent Factory di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, mengatakan lulusan perguruan tinggi sekarang tidak cukup berbekal transkrip nilai dan sertifikasi, tetapi perlu dibekali pengetahuan dan kemampuan mengembangkan proyek AI.
Baca juga: Kemkomdigi: AITF wadah lahirkan inovasi AI untuk sekolah rakyat-bansos
"Pasar dunia kerja ada yang membutuhkan kemampuan berpikir dan tenaga untuk bekerja, keduanya bisa digantikan AI, sehingga tantangan sekarang adalah mempersiapkan mahasiswa memiliki kemampuan mengadopsi AI," kata Gunawan.
Para peserta yang mengikuti program AITF terus didorong meningkatkan kemampuannya dalam menggagas inovasi teknologi berbasis AI, khususnya untuk menunjang perkembangan berjalannya program dari pemerintah.
"Ketika nanti mereka bekerja di dunia yang merumuskan strategi, kebijakan berpikir, meneliti itu sudah siap," ujarnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya, Ir Tri Astoto Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D., IPM., mengatakan AITF kali ini merupakan batch kedua yang dijalankan dan menjadi keberlanjutan dari program serupa pada 2026.
Tim dari Universitas Brawijaya mendapatkan studi kasus mengenai sistem monitoring di Sekolah Rakyat untuk jenjang SD dan SMP berbasis sistem AI.
"Tadi disampaikan oleh Kemensos itu terkait dengan pengawasan, harapannya dengan use case ini bisa dibantu untuk memonitor," kata dia.
Baca juga: Kemensos manfaatkan inovasi AI tim AITF Filkom UB untuk Sekolah Rakyat
Baca juga: Luhut ajak Universitas Tsinghua kembangkan riset AI di Bali tahun Ini
Sistem yang dirancang nantinya difungsikan untuk memudahkan tugas wali asrama untuk memantau aktivitas pelajar sehari-hari dan diintegrasikan dengan CCTV di bangunan sekolah rakyat.
Apabila ada pelajar yang melakukan kegiatan tak sesuai ketentuan, bisa terdeteksi oleh sistem dan informasinya langsung diketahui oleh wali asrama.
"Tadi diskusi dengan Bapak Kepala Pusat Pengembangan ada aspek psikologis yang dipertimbangkan, karena mereka masih SD dan SMP," ucapnya.
Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Warta Ekonomi, Jakarta -
Timnas Indonesia mendapat dukungan tak terduga jelang menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam, The Thao 247, justru menjagokan Skuad Garuda untuk keluar sebagai pemenang.
Indonesia dan Thailand akan berhadapan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam. Pertandingan final tersebut dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB.
The Thao 247 membuat prediksi berdasarkan perhitungan ELO rating. Hasilnya, Indonesia memiliki peluang kemenangan sebesar 40,7 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan Thailand yang berada di angka 36 persen.
Sementara itu, peluang pertandingan berakhir imbang berada di angka 23,3 persen. Prediksi tersebut membuat Indonesia menjadi tim yang lebih diunggulkan untuk mengangkat trofi di hadapan pendukungnya sendiri.
Media Vietnam itu juga memprediksi skor kemenangan Indonesia atas Thailand. Hasil 2-1 untuk Skuad Garuda menjadi skor yang paling mungkin terjadi dengan persentase 8,6 persen.
Sebagai pembanding, peluang Thailand menang dengan skor 2-1 berada sedikit di bawahnya, yakni 8 persen. Artinya, The Thao 247 melihat Indonesia memiliki keunggulan tipis atas Thailand menjelang pertandingan penentuan tersebut.
Prediksi itu tentu menjadi kabar baik bagi Indonesia. Terlebih, dukungan tersebut datang dari media Vietnam yang selama ini banyak mengikuti perkembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara.
Namun, angka-angka tersebut harus berhadapan dengan catatan sejarah yang justru kurang menguntungkan Indonesia. Thailand selama ini menjadi salah satu lawan yang sulit ditaklukkan Skuad Garuda ketika sudah mencapai partai final.
Indonesia dan Thailand tercatat sudah enam kali bertemu di final. Dari enam pertemuan tersebut, Indonesia hanya mampu meraih satu kemenangan, sedangkan lima laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Thailand di final terjadi pada SEA Games 1991. Saat itu, kedua tim bermain imbang hingga 120 menit sebelum Indonesia akhirnya menang melalui adu penalti di Rizal Memorial Stadium.
Catatan tersebut sekaligus mengingatkan Indonesia pada penantian panjang untuk kembali meraih gelar. Skuad Garuda sudah 35 tahun tidak merasakan trofi di level tersebut, dengan gelar SEA Games 1991 menjadi yang terakhir.
Pelatih Indonesia John Herdman menyadari Thailand mempunyai sejarah yang lebih baik dalam pertemuan kedua tim. Namun, ia tidak ingin para pemainnya terlalu terbebani oleh catatan masa lalu.
Baca Juga: John Herdman Buang Jauh-Jauh Sepak Bola Cantik, Timnas Indonesia Cuma Punya Satu Misi Lawan Thailand
“Saya mempelajari sejarah pertandingan kedua tim. Saya pikir Thailand telah memenangkan cukup banyak pertandingan melawan Indonesia. Jadi, saya yakin mereka akan percaya diri. Mereka memiliki sejarah mengalahkan Indonesia,” kata Herdman.
Herdman justru meminta para pemain Indonesia menjadikan final ini sebagai kesempatan untuk mengubah catatan tersebut. Menurutnya, laga melawan Thailand merupakan langkah penting untuk menunjukkan bahwa Skuad Garuda mampu membalikkan tren buruk di masa lalu.
“Bagi kami, ini merupakan langkah penting. Para pemain harus memastikan bahwa mereka mampu mengambil langkah untuk membalikkan tren tersebut. Kemudian jika melihat kualitasnya, tim Thailand sudah terbiasa bermain dalam kondisi seperti ini. Mereka memahami bagaimana bermain sepakbola di ASEAN,” ujarnya.
Kini, Indonesia datang ke final dengan dukungan prediksi yang sedikit lebih baik dari media Vietnam. Namun, apakah keunggulan angka tersebut cukup untuk mengakhiri dominasi Thailand di partai final, jawabannya akan ditentukan di SUGBK.
Jakarta (ANTARA) - Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menyerahkan jabatan menteri koordinator bidang politik dan keamanan (Menko Polkam) kepada Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin.
Jabatan tersebut secara resmi diserahkan setelah Djamari menyerahkan buku memorandum serah terima jabatan ke Dudung di ruang rapat kantor Menko Polkam.
Dalam momentum itu, Djamari menyampaikan terima kasih kepada jajaran pejabat Kemenko Polkam karena telah bekerja dengan keras selama masa kepemimpinannya.
"Kalau ada kekurangan apa pun yang saya pernah lakukan dalam bentuk tindakan, ucapan, dan sebagainya, maafkan saya. Semoga para pejabat sekalian bisa melaksanakan tugas lebih baik bersama dengan Pak Menko dibandingkan dengan saya," kata Djamari.
Dia berharap dirinya dan jajaran bisa melanjutkan kinerja baik yang telah dijalankan Djamari di Kemenko Polkam.
"Pada kesempatan ini saya tentunya mengucapkan terima kasih kepada Pak Djamari yang sudah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya di sini. Tentunya akan menjadi pegangan bagi kami, di dalam melaksanakan tugas ke depan," kata Dudung.
Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Djamari Chaniago, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).
Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya lalu dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 104 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.
Baca juga: Pemerintah pastikan aparat tidak hambat masyarakat datang ke DKI untuk demo
Setelah itu, Dudung mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan Negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," kata dia.
Setelahnya, acara pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Dudung, dilanjutkan oleh Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo lalu menyampaikan ucapan selamat kepada Dudung dan jajaran pejabat negara lainnya yang baru dilantik.
Dudung sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Posisi Kepala Staf Kepresidenan yang ditinggalkan Dudung kemudian diisi oleh Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Pewarta: Walda Marison
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - TikTok dan Agile Advertising mendorong pelaku usaha serta penjual (seller) e-commerce untuk mengandalkan strategi berbasis data guna mengoptimalkan belanja iklan dan menghadapi periode puncak transaksi daring pada kuartal IV (Q4) 2026.
Untuk itu, seminar "TikTok × Agile Advertising: It's A Match" digelar untuk mempertemukan seller, pemilik merek, dan pelaku bisnis e-commerce dengan praktisi untuk membahas strategi periklanan berbasis data menjelang periode belanja Q4.
"Mayoritas brand yang mengalami kendala pemasaran sebenarnya bukan kekurangan jangkauan atau reach. Iklan mereka sampai ke audiens, tetapi bukan ke orang yang tepat," kata Managing Director Agile Advertising, Ryan Sidharta dalam keterangan tertulis, Senin.
"Dinamika pasar dan perilaku konsumen bergerak sangat cepat, sehingga kecocokan antara produk, audiens, dan pesan iklan harus terus ditemukan dan disesuaikan kembali," ujar Ryan Sidharta.
Ia menambahkan, pendekatan tersebut menempatkan kemampuan beradaptasi sebagai bagian penting dalam strategi pemasaran digital.
Baca juga: TikTok setuju bayar denda Rp1,8 triliun untuk kasus di Alabama
Dalam persaingan e-commerce yang semakin dinamis, peningkatan jumlah kunjungan maupun pesanan belum tentu berbanding lurus dengan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas apabila tidak diikuti dengan optimalisasi konversi serta nilai transaksi.
Karena itu, strategi periklanan perlu memperhitungkan lebih jauh hubungan antara alokasi anggaran, karakteristik audiens, performa toko, dan benchmark masing-masing industri.
Ia memaparkan, data operasional kemudian digunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk apakah anggaran perlu ditingkatkan, strategi perlu diperbaiki, atau target audiens perlu disesuaikan.
Ryan mengatakan keputusan pemasaran sebaiknya tidak hanya bertumpu pada asumsi, melainkan pada data yang menunjukkan kondisi sebenarnya dari sebuah bisnis.
"Jangan pernah jatuh cinta pada ide, tetapi jatuh cinta pada apa yang dibuktikan oleh data secara faktual," kata dia.
"Saat volume pesanan meningkat tetapi pendapatan total justru stagnan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah berhenti membeli lalu lintas pengunjung baru dan segera perbaiki nilai basket size serta struktur konversi toko Anda," tegas Ryan.
Baca juga: Mantan karyawan TikTok kembangkan AI untuk mengarahkan pose foto
Dalam seminar tersebut, pendekatan berbasis data dibahas melalui sejumlah materi yang berkaitan dengan kebutuhan bisnis menjelang Q4.
Azzufar Wafi Fathiyakan dari TikTok membahas tren pasar, perubahan perilaku konsumen, serta rekomendasi alokasi anggaran dan strategi kampanye untuk menghadapi periode puncak belanja.
Sementara itu, Ryan Sidharta dari Agile Advertising memaparkan pemanfaatan analitik data untuk menemukan kecocokan antara karakteristik industri, target audiens, dan ekosistem platform.
Materi lainnya mengenai penguatan sales funnel dan optimasi konversi disampaikan Jonathan Limantoro dari Ada Revenue.
Peserta juga berkesempatan mengikuti konsultasi dengan tim ads ops Agile Advertising untuk mengevaluasi performa akun periklanan berdasarkan kondisi bisnis masing-masing.
Konsultasi tersebut mencakup pembahasan strategi advertising dan marketing pada berbagai kategori industri, mulai dari fashion, beauty, makanan dan minuman, barang konsumsi cepat saji, otomotif, elektronik, hingga home and living.
Selain sesi seminar dan konsultasi, kegiatan "TikTok × Agile Advertising: It's A Match" juga menghadirkan sejumlah mitra, antara lain Baru Berguna Social (BB Social), Ada Revenue, Primatama Data Solusi, WidaTech, dan Tuju.ai.
Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi networking yang mempertemukan para pelaku bisnis dari berbagai latar belakang industri. Forum itu sekaligus menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan membahas kemungkinan kolaborasi dalam mengembangkan strategi pemasaran digital.
Baca juga: TikTok Food Fest 2026 dukung pertumbuhan industri kuliner
Baca juga: Tokopedia-TikTok Shop bawa etalase produk kurasi Mendag Budi Santoso
Baca juga: Pemerintah fasilitasi 4.425 UMKM terdampak bencana masuk pasar digital
Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden FIFA Gianni Infantino mengundang Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10) malam.
Infantino yang hadir di Jakarta pada Minggu (4/10) bertamu ke Istana Kepresidenan pada Senin (5/10) siang.
Ditemani Menpora dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, orang nomor satu di FIFA itu bertemu dengan Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
Ketika bertemu dengan media, Infantino menyatakan mengundang Prabowo menghadiri pertandingan perebutan gelar FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Thailand.
"Saya sudah mengundang Bapak Presiden ke final malam ini, jadi kita akan tunggu apakah beliau datang atau tidak," kata Infantino kepada jurnalis di Istana Kepresidenan.
Pertemuan singkat Infantino, Erick, dan Prabowo membicarakan soal sepak bola dan Indonesia.
"Kami berdiskusi soal strategi umum dan visi Indonesia, seperti investasi soal stadion, lapangan sepak bola, di sekolah, dan segalanya yang berkaitan dengan olahraga dan sepak bola. Jadi kami akan berkolaborasi bersama dengan federasi dalam proyek ini," jelas Infantino.
Selain itu mantan sekjen UEFA itu juga menjelaskan turut menjadikan FIFA ASEAN Cup sebagai topik pembicaraan. Menurutnya FIFA ASEAN Cup yang pertama akan tertulis dalam sejarah.
"Indonesia adalah tuan rumah yang luar biasa, kita tahu itu, itulah mengapa kami mempercayai Indonesia menjadi tuan rumah. Saya berterima kasih kepada Presiden, kepada Erick Thohir dan tim yang ada di belakangnya," tutur sosok yang sempat jadi bahan perbincangan lantaran ide menjual saham Piala Dunia beberapa waktu lalu.
Partai final edisi perdana FIFA ASEAN Cup mempertemukan Indonesia dan Thailand yang menjadi juara Grup A dan B.
[Gambas:Video CNN]
(mnf/nva)
Senin, 5 Oktober 2026 16:35 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid. ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng
Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) membangun Jembatan Wombo Kalonggo di Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan memperkuat konektivitas antar-wilayah.
“Ini jalur yang sangat vital bagi masyarakat antara dua desa,” kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Palu, Senin.
Ia menyebut jembatan tersebut sebagai “tol desa” karena berperan penting dalam menghubungkan sejumlah desa dan mendukung aktivitas masyarakat setempat.
Ia mengatakan jembatan itu tidak hanya menghubungkan Desa Wombo dan Wombo Kalonggo, tetapi juga memperkuat konektivitas menuju Desa Wombo Mpanau dan wilayah sekitarnya sehingga memudahkan pergerakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menurut dia, pembangunan jembatan tersebut bentuk dukungan Pemprov Sulteng kepada pemerintah kabupaten untuk memastikan akses masyarakat tetap terbuka di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah.
Ia mengatakan jalan dan jembatan tidak sekadar menjadi bangunan fisik, tetapi juga membuka akses masyarakat menuju pusat ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, serta mendukung berbagai aktivitas sosial.
Selain itu, Pemprov Sulteng mendorong pengembangan konektivitas Siniu-Pantolon sebagai jalur alternatif untuk membuka akses baru sekaligus mendukung pengembangan kawasan industri.
“Kalau Kebun Kopi macet, bisa lewat Siniu, bisa lewat Sausu. Kira-kira begitu. Jadi, kita ingin membangun konektivitas yang memberikan pilihan akses bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan pengembangan konektivitas tersebut juga ditujukan mendukung Siniu sebagai salah satu kawasan industri pengolahan baterai dan industri pendukung lainnya.
Menurut dia, ketersediaan jalur alternatif menjadi bagian penting dalam membangun konektivitas yang dapat memberikan pilihan perjalanan bagi masyarakat sekaligus menunjang kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.
Ia juga mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi dan pengaduan melalui layanan Berani Samporoa di nomor 0811-6662-222 yang beroperasi selama 24 jam.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jakarta, CNBC Indonesia - Keberuntungan tak terduga menghampiri seorang pria berusia 60-an tahun di Korea Selatan (Korsel). Ia menemukan uang tunai sebesar 25 juta won (sekitar Rp280 juta) di dalam kantong sampah dan akhirnya mendapatkan hak kepemilikan atas uang tersebut.
Uang itu ditemukan pada 10 Februari 2026 ketika pria tersebut sedang mengumpulkan pakaian bekas dari sebuah kantong sampah berukuran 20 liter di dekat sebuah gedung tempat tinggal di Geumgok-dong, Incheon. Saat memeriksa kantong tersebut, ia menemukan uang tunai yang disembunyikan di bawah tumpukan pakaian.
Uang tersebut terdiri dari lima bundel pecahan 50.000 won, dengan masing-masing bundel berisi 100 lembar uang dan dibungkus menggunakan pita Bank of Korea. Alih-alih membawa pulang uang tersebut, pria itu langsung melaporkannya kepada kepolisian.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari pemilik uang. Mereka memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, melakukan analisis sidik jari, serta mendatangi puluhan rumah di kawasan tersebut.
Polisi juga memasang pengumuman melalui portal nasional barang hilang dan temuan serta menerbitkan pemberitahuan di surat kabar lokal. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ada seorang pun yang datang untuk mengklaim uang tersebut.
Berdasarkan Undang-Undang Barang Hilang Korea Selatan, kepemilikan barang yang ditemukan dapat beralih kepada penemu apabila pemilik asli tidak mengambilnya dalam waktu enam bulan setelah pemberitahuan kepada publik. Setelah masa enam bulan tersebut berakhir, polisi menyerahkan uang itu kepada pria yang menemukannya.
Namun, pria tersebut tidak menerima seluruh Rp280 juta. Polisi memotong sekitar 5,77 juta won untuk pajak dan biaya pemasangan pengumuman di surat kabar.
Uang tersebut juga dikenakan pajak sebesar 22% karena dikategorikan sebagai pendapatan lain-lain. Setelah pajak dan biaya lainnya dipotong, pria itu menerima sekitar 19,23 juta won atau sekitar Rp215 juta.
Kepolisian Incheon Jemulpo juga memastikan tidak menemukan bukti yang mengaitkan uang tersebut dengan aktivitas kriminal. Kasus ini menjadi contoh bagaimana aturan barang hilang di Korsel dapat membuat uang tunai yang ditemukan seseorang beralih menjadi hak miliknya secara sah, selama pemilik asli tidak muncul dalam batas waktu yang ditentukan.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]