Palu (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu menyiapkan layanan pemeriksaan keimigrasian di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri untuk mendukung pengoperasian penerbangan internasional yang dijadwalkan dimulai pada 6 Agustus 2026.
Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu Mursalim di Palu, Jumat, mengatakan seluruh sarana dan prasarana pemeriksaan keimigrasian telah disiapkan, termasuk penempatan perangkat yang telah dikoordinasikan dengan pengelola bandara.
"Kami memastikan sarana dan prasarana pemeriksaan keimigrasian sudah siap. Penempatan perangkat juga telah kami koordinasikan dengan pihak bandara," katanya.
Menurut Mursalim, sistem pemeriksaan keimigrasian telah melalui uji coba dan Kanim Palu akan melaksanakan simulasi akhir sebelum penerbangan internasional perdana dibuka.
Penerbangan internasional perdana akan melayani rute Palu–Guangzhou, China, menggunakan maskapai Garuda Indonesia setelah Bandara Mutiara SIS Al-Jufri kembali berstatus bandara internasional.
Ia mengatakan petugas telah menyiapkan mekanisme pemeriksaan terhadap seluruh penumpang internasional yang datang maupun berangkat, termasuk penanganan penumpang yang masuk daftar cegah dan tangkal atau tidak memenuhi persyaratan dokumen perjalanan sesuai ketentuan keimigrasian.
Otoritas bandara juga menginformasikan adanya rencana penerbangan China Southern Airlines pada 11 Agustus 2026.
Namun, Kantor Imigrasi Palu masih menunggu pemberitahuan resmi dari maskapai sebelum menyiapkan dukungan operasional lanjutan.
Menurut Mursalim, pembukaan rute internasional tersebut diharapkan mendukung peningkatan konektivitas, investasi, perdagangan, dan sektor pariwisata di Sulawesi Tengah.
Baca juga: Imigrasi Palu pindahkan deteni WN Filipina ke Rudenim Manado
Baca juga: Imigrasi pindahkan 15 WNA Filipina terdampar di Buol ke Rudenim Manado
Baca juga: Imigrasi Palu buka layanan biometrik paspor dinas dan diplomatik
Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus.
Berdasarkan laman resmi Pertamina yang dikutip dari Jakarta, Jumat, Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).
Seperti di Jabodetabek, tercatat harga Pertamax mengalami penurunan dari Rp16.250 per liter pada Juli 2026, menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026. Harga Pertamax Green juga turun dari Rp17.000 per liter menjadi Rp16.600 per liter.
Penurunan harga tersebut terjadi pertama kalinya sejak Pertamax dan Pertamax Green mengalami kenaikan pada 10 Juni 2026, beberapa bulan setelah pemerintah menahan harga BBM yang melonjak akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.
Sementara itu, harga Pertamax Turbo juga mengalami penurunan dari Rp19.300 per liter menjadi Rp18.300 per liter.
Akan tetapi, harga Dex Series atau BBM jenis solar di wilayah tersebut tidak mengalami penurunan. Harga BBM jenis Dexlite (CN 51) stabil di level Rp19.700 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) juga stabil di level Rp21.150 per liter.
Harga BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Penyesuaian harga tersebut dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai Perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.
Kepmen tersebut mengatur tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
Baca juga: Bahlil: BBM nonsubsidi berpeluang turun jika tren harga minyak melemah
Baca juga: Pakar: Kebijakan Pemerintah tahan harga pertamax masih rasional
Baca juga: Pertamina pertimbangkan daya beli masyarakat saat tetapkan harga BBM
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menjadikan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 sebagai bagian dari pembangunan sistem prestasi jangka panjang untuk mengembalikan atlet Indonesia ke panggung Olimpiade.
“Kalau berbicara target, tentu Indonesia harus naik podium. Namun yang sedang kami bangun jauh lebih besar karena prestasi tidak lahir dalam semalam. Prestasi lahir dari sistem yang kuat, kompetisi yang berkelanjutan, pembinaan yang terarah, dan keberanian mengukur kemampuan di level dunia,” kata Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.
Indonesia Open 2026 akan diikuti 478 taekwondoin dari 36 negara di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 1–5 Agustus.
Kejuaraan berstatus World Taekwondo G2 tersebut menyediakan poin peringkat dunia yang dibutuhkan para atlet dalam perjalanan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
PBTI menurunkan 31 atlet pemusatan latihan nasional yang terdiri atas 20 atlet kyorugi dan 11 atlet poomsae. Mereka merupakan hasil penjaringan melalui rangkaian Ksatria Nusantara Series.
Baca juga: Taekwondo genjot jam terbang atlet jelang Asian Games
Indonesia juga menyiapkan tiga atlet untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, yakni Muhammad Bassam Raihan pada nomor kyorugi kelas di bawah 68 kilogram, Arya Danu pada kelas di bawah 80 kilogram, serta Andi Sultan pada nomor poomsae.
Indonesia Open menjadi salah satu kesempatan bagi ketiganya dan atlet pelatnas lain untuk mengukur kemampuan menghadapi lawan dari berbagai negara sebelum tampil pada Asian Games 2026.
Sejak memimpin PBTI pada September 2023, Richard mendorong pembenahan sistem pelatnas dan pembinaan berjenjang dengan melibatkan atlet senior maupun atlet muda untuk menjaga kesinambungan regenerasi.
PBTI juga mendatangkan pelatih asal Iran Erfan Heydaari untuk menangani nomor kyorugi sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelatihan.
Baca juga: Indonesia datangkan pelatih Iran untuk dongkrak prestasi kyorugi
Erfan merupakan mantan atlet tim nasional Iran periode 2017–2021. Ia pernah meraih medali perak Kejuaraan Asia Senior 2018 serta perunggu Kejuaraan Klub Asia dan Piala Presiden Asia pada 2019.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PBTI membuka kembali jalan taekwondo Indonesia menuju Olimpiade setelah absen dalam lima edisi terakhir.
“Legacy yang ingin kami tinggalkan bukan hanya medali. Legacy itu adalah sistem yang terus berjalan, yang mampu melahirkan juara-juara baru, bahkan ketika kepengurusan ini sudah selesai,” ujar Richard.
Menurut Richard, keberhasilan pembinaan tidak hanya dinilai berdasarkan medali, tetapi juga dari kemampuan sistem tersebut dalam menghasilkan atlet berprestasi secara berkelanjutan.
Baca juga: PBTI bawa atmosfer taekwondo dunia ke Jakarta
Penyelenggaraan Indonesia Open juga diharapkan meningkatkan kualitas pelatih, wasit dan perangkat pertandingan, sekaligus memperkuat kemampuan Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga internasional.
“LA 2028 memang menjadi target kami. Namun yang lebih penting adalah memastikan Indonesia memiliki sistem yang terus melahirkan atlet-atlet berprestasi. Karena pada akhirnya, itulah legacy yang sesungguhnya,” tutur Richard.
Sekretaris Jenderal PBTI sekaligus Ketua Panitia Indonesia Open Rafael Siagian mengatakan persiapan penyelenggaraan telah mencapai 98 persen dan kini memasuki tahap finalisasi.
“Dengan 478 atlet dari 36 negara, Indonesia Open tahun ini memiliki tingkat persaingan dan kompleksitas penyelenggaraan yang tinggi. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk datang mendukung langsung atlet-atlet terbaik bangsa di Tennis Indoor Senayan secara gratis,” kata Rafael.
Nomor poomsae akan dipertandingkan pada 1–2 Agustus, sedangkan pertandingan kyorugi berlangsung pada 3–5 Agustus. Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung pada Minggu (2/8) pagi.
Baca juga: Andi fokus benahi "recognized" menuju Asian Games 2026
Baca juga: Arya uji fisik jelang Asian Games dalam Indonesia Open
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah dengan angka stunting tinggi sebagai upaya mempercepat penanganan masalah gizi nasional.
"Sebagaimana saya sampaikan kemarin terkait daerah 3T, kami menyisir berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Sudah ada wilayahnya, provinsi mana, kabupaten mana, kecamatan mana, hingga desanya. Saat ini data tersebut sedang kami sinkronkan sehingga daerah yang menjadi prioritas dapat segera kami fokuskan, terutama wilayah yang memiliki angka stunting tinggi," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
Menurutnya, penentuan wilayah prioritas dilakukan berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan saat ini tengah disinkronkan oleh BGN.
Dia menjelaskan bahwa fokus penanganan tidak hanya mencakup wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), tetapi juga daerah lain yang memiliki prevalensi stunting tinggi.
Ia menyebut, selain Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat sejumlah kabupaten di wilayah Sumatera dan Jawa yang juga tercatat memiliki angka stunting cukup tinggi sehingga memerlukan intervensi gizi secara cepat melalui Program MBG.
"Enggak hanya di Papua, tapi juga di NTT, di beberapa wilayah yang lain termasuk ada beberapa temuan di beberapa kabupaten di Jawa ada yang memang angka stuntingnya cukup tinggi," kata Sudaryono.
BGN menargetkan Program MBG dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan agar intervensi gizi diberikan secara tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di daerah dengan tingkat stunting tinggi.
Pewarta: Anita Permata Dewi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Palu (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah mengingatkan anggota DPRD bahwa pokok-pokok pikiran (pokir) merupakan instrumen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, bukan dasar menentukan pelaksana proyek.
Koordinator Kejati Sulawesi Tengah Agus Kurniawan di Palu, Jumat, mengatakan pokir harus dipahami sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan agar tidak menimbulkan persoalan hukum.
"Jadi, bukan sebagai dasar untuk menentukan pelaksana pekerjaan atau mengarahkan proyek kepada pihak tertentu," katanya.
Menurut Agus, pokir merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat melalui reses maupun komunikasi dengan konstituen yang kemudian diperjuangkan agar masuk dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah apabila belum terakomodasi melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Ia menegaskan anggota DPRD tetap menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sehingga keberadaan pokir tidak mengubah kewenangan tersebut.
Agus juga menjelaskan setiap usulan pokir harus melalui proses verifikasi administratif dan kajian teknis sebelum dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam penyusunan APBD.
Dalam kegiatan yang sama, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV KPK Edi Suryanto meminta anggota DPRD memanfaatkan aplikasi I-Pokir sebagai satu-satunya jalur resmi pengajuan usulan program guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas penyusunan APBD.
Menurut Edi, kepatuhan terhadap mekanisme tersebut penting untuk mencegah penyimpangan dalam proses penyusunan anggaran daerah.
Baca juga: Ketua DPRD Bogor beri penjelasan soal pokok-pokok pikiran disorot KPK
Baca juga: Bayang-bayang gratifikasi di rumah rakyat
Baca juga: Kejati panggil jajaran TAPD terkait "uang siluman" pokir DPRD NTB
Pewarta: Fauzi
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kudus (ANTARA) - Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Purwosari, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendapatkan dana revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebesar Rp1,45 miliar guna penambahan ruang kelas dan toilet.
"Dari anggaran sebesar itu, nantinya untuk membangun tiga ruang kelas baru dan toilet," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,Abdul Mu'ti ditemui usai peletakan batu pertama di SLB Negeri Purwosari Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jumat.
Mendikdasmen mengungkapkan pembangunannya sudah dimulai, sedangkan target pengerjaan bisa rampung pada Desember 2026.
Selain melakukan peletakan batu pertama, Mendikdasmen juga menyerahkan bantuan buku bacaan untuk anak-anak berkebutuhan khusus.
"Ada audiobook, visual book, buku braille, dan juga bahan-bahan bacaan yang lainnya untuk anak-anak di SLB Negeri Purwosari," ujarnya.
Abdul Mu'ti juga sempat berdialog dengan para siswa yang tengah asyik membaca buku braille.
"Mereka menunjukkan semangat belajar yang sangat tinggi dan sangat menikmati bahan bacaan yang diberikan. Kebetulan pagi hari kami lepas pendistribusian 5,54 juta eksemplar buku bacaan bermutu ke 24.609 sekolah tingkat SD dan SMP di seluruh Indonesia," ujarnya.
Baca juga: Pemerintah sinergikan keluarga dan sekolah bangun generasi berkualitas
Sementara sesuai permintaan Kepala SLB Purwosari, kata dia, sudah menjadi komitmen Presiden RI, Panel Interaktif Digital (PID atau Interactive Flat Panel) yang selama ini baru satu untuk masing-masing satuan pendidikan, nantinya akan ditambah tiga per satuan pendidikan.
Ia melihat secara langsung bagaimana PID juga dapat dimanfaatkan dengan sangat baik oleh anak-anak yang berkebutuhan khusus, bahkan gurunya juga kreatif menciptakan media pembelajaran sendiri dengan teknologi kecerdasan buatan (aritficial inteligence/AI).
Kepala SLB Negeri Purwosari Edi S. Jito membenarkan mendapatkan bantuan dana revitalisasi sekolah sebesar Rp1,45 miliar yang digunakan untuk pembangunan ruang yang nantinya difungsikan sebagai ruang serba guna, baik untuk pembelajaran maupun aktivitas kegiatan belajar dan mengajar lainnya, serta untuk pembangunan toilet.
Jumlah ruang kelas yang dimiliki, kata dia, memang belum memadai, karena idealnya perlu ada penambahan 12 kelas untuk pembelajaran 240 siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Ia juga berterima kasih kepada Bupati Kudus Sam'ani Intakoris yang bersedia menghibahkan lahan di sisi utara SLB Negeri Purwosari untuk pengembangan sekolah.
"Kendala yang kami hadapi selama ini, soal ketersediaan lahan. Sedangkan lahan sekolah sangat terbatas dan tidak bisa pengembangan. Namun adanya tambahan lahan hibah dari Pemkab Kudus nantinya bisa untuk penambahan tiga ruang kelas baru," ujarnya.
Baca juga: Wamendikdasmen targetkan pembangunan SNT Banyumas dimulai Oktober
Baca juga: Mendikdasmen ajak guru cintai murid-jadi pembelajar sepanjang hayat
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Tapanuli Utara (ANTARA) - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung meninjau Proyek Panas Bumi Sarulla Operations Ltd di wilayah Namora I Langit, Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat, guna melihat potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sinergi dengan pelaku industri energi baru terbarukan sekaligus meninjau peluang pengembangan Proyek Sarulla sebagai salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di Indonesia.
Chief Operating Officer (COO) SOL Riza Pasikki mengatakan perusahaan saat ini menghadapi tantangan teknis berupa tingginya kadar asam (acid) pada sumur panas bumi di area Namora I Langit.
Kondisi itu menyebabkan biaya perawatan sumur dan operasional meningkat sehingga produksi listrik belum dapat mencapai kapasitas optimal.
"Kami terus berkomitmen menjaga keandalan pembangkit melalui berbagai upaya optimalisasi operasi dan pemeliharaan agar pasokan listrik tetap berjalan maksimal," ujar Riza, Jumat (31/7).
Dalam pertemuan tersebut, manajemen SOL juga menyampaikan harapan kepada pemerintah agar dilakukan penyesuaian tarif jual listrik. Menurut Riza, kebijakan itu menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan operasional sekaligus membuka peluang pengembangan wilayah kerja panas bumi Sarulla di masa mendatang.
Ia menambahkan, apabila penyesuaian tarif dapat direalisasikan, pengembangan proyek akan semakin optimal sehingga mampu meningkatkan pasokan listrik bagi PT PLN (Persero), sekaligus memberikan dampak ekonomi melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tapanuli Utara.
Kunjungan Wakil Menteri ESDM difokuskan untuk meninjau potensi pengembangan proyek yang diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan listrik, khususnya di Pulau Sumatera, serta mempercepat pencapaian target bauran energi nasional berbasis energi baru terbarukan.
Kunjungan tersebut disambut Chief Executive Officer (CEO) SOL Taku Kimura, COO SOL Riza Pasikki, dan Direktur Utama PT Medco Power Indonesia Eka Satria.
Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat turut hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan energi panas bumi di daerah itu.
Hadir pula Kepala Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Prof Eniya Listiani Dewi serta Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Suroso Isnandar.
Pewarta: Rinto Aritonang
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Serang (ANTARA) - Pengembangan varietas padi organik unggul baru bernama PS-08 di Kabupaten Pandeglang diproyeksikan mampu menjadikan Provinsi Banten sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang mandiri dan bebas tengkulak.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Yayasan Bhakti Bela Negara Seno Aji, di Serang, Jumat, menjelaskan bahwa varietas PS-08 memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Banten karena sangat cocok dengan kondisi lahan yang subur di wilayah tersebut.
"Kami ingin menjadikan Banten sebagai lumbung pangan nasional, dan varietas PS-08 ini sangat cocok dikembangkan di Banten," katanya.
Secara legalitas, varietas padi PS-08 saat ini tengah dalam proses sertifikasi yang ditargetkan rampung dalam dua bulan ke depan. Oleh karena itu, benih unggul ini belum diperjualbelikan secara umum dan eksklusif hanya digunakan oleh kelompok tani binaan Yayasan Bhakti Bela Negara.
Dalam praktik pengembangannya, yayasan menerapkan sistem kemitraan terpadu bersama kelompok tani. Petani tidak hanya diberikan benih PS-08 dan pupuk, tetapi juga mendapat pendampingan budidaya secara intensif.
Menariknya, hasil panen padi varietas ini langsung diserap oleh yayasan sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Langkah strategis ini diklaim mampu memutus mata rantai praktik tengkulak yang kerap merugikan petani.
Baca juga: Padi organik PS-08 hasil persilangan unggul dikembangkan di Banten
Baca juga: Pemkab Ciamis dorong pengembangan padi organik
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni, mengatakan bahwa memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan padi organik PS-08 di lahan seluas 1.500 hektare yang berlokasi di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Ia menilai terobosan varietas unggul dan skema kemitraan ini merupakan langkah konkret untuk mendukung target swasembada pangan dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi sektor pertanian dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya melalui peningkatan produksi pertanian di Banten," tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan dari keberhasilan panen varietas PS-08, pihak yayasan juga berencana membangun fasilitas hilirisasi berupa industri penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2026 ini untuk semakin mempermudah pengolahan hasil panen petani setempat.
Baca juga: Pemkab Gianyar gencarkan tanam padi organik
Baca juga: Utusan Presiden panen padi pertanian organik hewani di Karawang
Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jadi intinya...
Liputan6.com, Jakarta - Blue Dragon Series Awards 2026 atau Blue Dragon Series Awards ke-5 digelar pada Jumat (31/7/2026) di Paradise City, Incheon, Korea Selatan. Ajang penghargaan tahunan ini kembali memberikan apresiasi kepada drama dan program variety original yang dirilis melalui berbagai platform streaming selama satu tahun terakhir.
Sejumlah aktor, aktris, hingga entertainer ternama hadir dalam malam penghargaan tersebut. Drama The Legend of Kitchen Soldier menjadi salah satu sorotan setelah membawa pulang penghargaan Best Drama, sementara Better Late than Single dinobatkan sebagai Best Entertainment Program.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312590/original/067453500_1785514578-park-hae-soo-444x640.jpg)
Perbesar
Kategori Best Actress dimenangkan oleh Shin Hye Sun berkat penampilannya dalam The Art of Sarah. Sementara itu, penghargaan Best Actor jatuh kepada Park Hae Soo melalui drama The Scarecrow.
Untuk kategori pemeran pendukung, Park Bo Kyung berhasil membawa pulang trofi Best Supporting Actress lewat The Art of Sarah. Di sisi lain, Yoon Kyung Ho meraih penghargaan Best Supporting Actor berkat perannya dalam The Legend of Kitchen Soldier.
Ajang tahun ini juga memberikan penghargaan bagi pendatang baru. Jeon So Young dinobatkan sebagai Best New Actress melalui If Wishes Could Kill, sedangkan Kim Jae Won memenangkan kategori Best New Actor berkat Yumi's Cells 3.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312591/original/069642500_1785514578-go-youn-jung-1-1-431x640.jpg)
Perbesar
Kategori Popularity Award diberikan kepada Go Youn Jung dan Lee Soo Ji di sektor perempuan. Sementara itu, Byeon Woo Seok serta Yoo Jae Suk menjadi penerima penghargaan untuk kategori laki-laki.
Go Youn Jung juga membawa pulang Global Icon Award with Lavien Cosmetic. Sementara penghargaan OST Popularity Award diraih oleh Yujin IVE lewat lagu "Sad Saltiness" dari drama The Legend of Kitchen Soldier.
Di kategori variety show, Kim Won Hoon memenangkan penghargaan Best Male Entertainer berkat SNL Korea 8, sedangkan Kim Sook meraih Best Female Entertainer melalui Screwballs 4.
Berikut daftar pemenang Blue Dragon Series Awards ke-5:
Best Drama: The Legend of Kitchen Soldier
Best Entertainment Program: Better Late than Single
Best Actor: Park Hae Soo (The Scarecrow)
Best Actress: Shin Hye Sun (The Art of Sarah)
Best Supporting Actor: Yoon Kyung Ho (The Legend of Kitchen Soldier)
Best Supporting Actress: Park Bo Kyung (The Art of Sarah)
Best New Actor: Kim Jae Won (Yumi's Cells 3)
Best New Actress: Jeon So Young (If Wishes Could Kill)
Best Male Entertainer: Kim Won Hoon (SNL Korea 8)
Best Female Entertainer: Kim Sook (Screwballs 4)
Outstanding Male Entertainer: Joo Woo Jae (Screwballs 4)
Outstanding Female Entertainer: Jung Yi Rang (Dabang Sisters)
Best New Male Entertainer: Kim Kyu Won (SNL Korea 8)
Best New Female Entertainer: Yoon STAYC (The White Collars 2)
Popularity Award (Female): Go Youn Jung, Lee Soo Ji
Popularity Award (Male): Byeon Woo Seok, Yoo Jae Suk
OST Popularity Award: Yujin IVE - "Sad Saltiness" (The Legend of Kitchen Soldier)
Global Icon Award with Lavien Cosmetic: Go Youn Jung
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Saksikan Sinetron Kisah Nyata Pagi Sabtu 1 Agustus Pukul 07.30 WIB di Indosiar
Jakarta (ANTARA) - Jenama House of Syaira menampilkan koleksi busana bertajuk “Blossomea” yang terinspirasi dari momen bunga-bunga bermekaran.
“Dengan desain yang hari ini kita keluarkan dengan tema 'Blossomea', artinya perempuan yang lemah lembut kalem elegan tapi tidak heboh. Jadi simpel, bisa dipakai untuk busana sehari-hari,” kata pemilik House of Syaira Ferryka Budiastreani, dalam konferensi pers IFW 2026 di Jakarta, pada Jumat.
Koleksi “Blossomea” menggambarkan tentang wanita yang tumbuh seperti bunga-bunga di musim hangat, mekar dengan tenang, lembut, dan penuh cahaya.
Baca juga: Ulos dinilai sebagai warisan budaya yang kaya
Baca juga: Indonesia Fashion Week 2026 jadikan ulos sebagai daya tarik utama

Dalam pagelaran busana bertajuk “Luminara” di panggung BTN IFW 2026, koleksi “Blossomea” menampilkan tampilan 9 busana dalam bentuk gaun dengan siluet longgar dan flowy, material premium seperti sutera, organza dan brokat bermotif bunga, payet yang dipasang manual serta renda dengan warna-warna pastel lembut serta dominasi warna putih.

IFW 2026 yang diinisiasi oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) itu mengangkat tema "Ulos Simetria" yang menggaungkan industri mode Indonesia menjaga keseimbangan tradisi dan inovasi.
Gelaran mode BTN IFW 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, menghadirkan lebih beragam desainer dan tenant dari seluruh Indonesia dengan program mencakup fashion show, pameran dagang, talkshow, forum kreatif, pertunjukan hiburan, dan kuliner dirancang untuk membangun ekosistem fashion nan kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.
Baca juga: Kudapan Saroja jadi inspirasi motif busana Duai Fav di IFW 2026
Baca juga: Batik dengan pewarna alami dari Jombang dipamerkan di BTN IFW 2026
Baca juga: Warga Rusun Marunda hadirkan koleksi batik di Indonesia Fashion Week
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.