Terpopuler: Maarten Paes Tergusur, 3 Pemain Timnas Indonesia Dirumorkan ke Persija

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:36 WIB

VIVA – Isu perundungan media sosial yang menimpa bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, beserta keluarganya mendominasi perhatian pembaca sepanjang Senin, 10 Agustus 2026.

Baca Juga

PSSI secara tegas pasang badan dan mengingatkan publik agar tidak melampaui batas dalam menyampaikan kritik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping itu, dinamika bursa transfer dan kiprah para penggawa Garuda di Eropa juga menjadi sorotan panas, mulai dari Shin Tae-yong yang mengisyaratkan amunisi baru untuk Persija Jakarta, debut manis Ole Romeny di Eredivisie bersama Fortuna Sittard, hingga persaingan sengit Maarten Paes dengan Marc-Andre ter Stegen di bawah mistar Ajax Amsterdam.

Baca Juga

Berikut rangkuman 5 berita terpopuler VIVA Bola sepanjang Senin 10 Agustus 2026 selengkapnya:

5. Justin Hubner dan Keluarga Diserang, PSSI: Jangan Sampai Pemain Tak Mau Bela Negara

Baca Juga

Justin Hubner

Photo :

  • PSSI

PSSI angkat suara terkait serangan di media sosial yang menyasar bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, hingga keluarganya. Federasi meminta publik tidak melewati batas dalam menyampaikan kritik kepada pemain yang tengah memperjuangkan nama Indonesia.

Justin Hubner menjadi sasaran ujaran kebencian dan ancaman melalui pesan di Instagram pada Minggu, 9 Agustus 2026. Serangan tersebut tak hanya ditujukan kepada pemain Timnas Indonesia itu, tetapi juga menyasar istri Justin, Jennifer Coppen, serta putri mereka.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengaku prihatin dengan tindakan oknum yang membawa kritik sepak bola hingga menyerang kehidupan pribadi pemain dan keluarganya.

Menurut Yunus, Justin merupakan salah satu pemain yang menunjukkan semangat tinggi ketika mengenakan seragam Timnas Indonesia. Gelandang bertahan tersebut dinilai selalu tampil dengan determinasi besar saat menghadapi lawan.

"Justin ini, Indonesia banget bagi saya," kata Yunus kepada awak media di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.

Baca selengkapnya

4. Shin Tae-yong Cari Pemain Baru, Ini Daftar 3 Pemain Timnas Indonesia yang Dirumorkan Merapat ke Persija

Pelatih Persija, Shin Tae-yong

Photo :

  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mengungkapkan Macan Kemayoran akan mendatangkan dua hingga tiga pemain baru pada bursa transfer musim panas untuk memperkuat skuad menghadapi Super League 2026/2027. 

Shin mengatakan kebutuhan pemain baru muncul setelah evaluasi penampilan Persija di Piala Presiden 2026. Meski berhasil finis di peringkat ketiga, pelatih asal Korea Selatan itu menilai kekuatan timnya saat itu belum mencapai kondisi ideal.

Halaman Selanjutnya

"Piala Presiden kami memang juara tiga, tetapi kekuatan tim kami waktu itu hanya 40 persen. Dan juga akan ada pemain tambahan, ya dua sampai tiga pemain baru," kata Shin Tae-yong kepada pewarta di Taman Suropati, Jakarta, Minggu 9 Agustus 2026.

Rizky Maulana Terpilih Jadi Ketua Umum BMK 1957

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Semarang, VIVA – Rangkaian Musyawarah Besar (Mubes) V Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut menghasilkan kesepakatan penting dengan terpilihnya Saudara Rizky Maulana sebagai Ketua Umum DPP Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 periode 2026–2031.

Baca Juga

Keputusan tersebut dicapai melalui kesepakatan seluruh DPD Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 se-Indonesia dalam forum Mubes V pada Minggu, 9 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi panitia Mubes V, proses tersebut merupakan momentum penting yang menunjukkan kuatnya semangat persatuan, kebersamaan, dan kedewasaan kader BMK 1957 dalam menjalankan proses regenerasi kepemimpinan organisasi.

Baca Juga

Ketua Umum terpilih, Rizky Maulana, mendapatkan mandat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan BMK 1957, sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan kaderisasi di seluruh Indonesia.

Panitia Mubes V menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya jajaran DPD BMK 1957 dari berbagai daerah, yang telah mengikuti seluruh tahapan musyawarah dengan penuh tanggung jawab dan menjaga suasana persaudaraan selama pelaksanaan Mubes.

Baca Juga

“Bagi kami selaku panitia, keberhasilan Mubes V bukan hanya ditandai dengan terpilihnya Ketua Umum, tetapi juga oleh bagaimana seluruh rangkaian proses dapat berjalan secara tertib, demokratis, penuh kekeluargaan, dan menghasilkan kesepakatan bersama,” kata Ketua Panitia Pelaksana Mubes V, Mahardika Soemantri.

Pelaksanaan Mubes V juga menjadi ruang konsolidasi nasional bagi kader BMK 1957 untuk menyatukan visi, memperkuat soliditas organisasi, serta memastikan kesinambungan kaderisasi dalam menghadapi tantangan kepemudaan dan kebangsaan ke depan.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian Mubes V, panitia berharap mandat yang telah diberikan kepada Rizky Maulana dapat menjadi energi baru bagi BMK 1957 untuk semakin aktif melahirkan kader-kader muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan komitmen terhadap pembangunan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum terpilih Rizky Maulana mengajak seluruh jajaran pengurus dan kader BMK 1957 memperkuat konsolidasi dari tingkat nasional hingga daerah, serta bersama-sama mengawal agenda organisasi ke depan.

“Mubes telah selesai, mandat telah diberikan. Saatnya seluruh kader kembali bersatu untuk memperkuat konsolidasi, dan bergerak bersama membangun Barisan Muda Kosgoro 1957 yang semakin solid, progresif, dan berdaya guna bagi bangsa dan negara," katanya.

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul

Gus Ipul Ungkap Nama-nama Calon yang Akan Maju Jadi Ketua Umum PBNU, Ada Menag Nasaruddin Umar

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membocorkan nama-nama yang akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35.

VIVA.co.id

15 Juli 2026

Iraola Akui Minus Pemain Liverpool: Tak Punya Energi untuk 90 Menit

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Andoni Iraola menyebut pemain Liverpool tidak memiliki energi bermain selama 90 menit setelah menelan kekalahan 2-3 dari AS Monaco dalam uji coba pramusim di Stadion Anfield, Minggu (9/8).

Tuan rumah Liverpool unggul 2-0 lebih dulu dalam laga tersebut melalui gol Alexander Isak dan Florian Writz. Monaco memperkecil ketinggalan dengan gol Aleksandr Golovin.

Pada babak kedua Monaco bangkit dengan gol dari Mika Biereth sebelum meraih kemenangan comeback lewat gol Paris Brunner.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Redaksi

  • Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Ranking FIVB: Timnas Voli Putri Indonesia Melesat, Dekati 50 Besar
  • Erick Thohir Jamin Timnas Indonesia Terbaik Tampil di FIFA ASEAN Cup

Kekalahan dari Monaco itu jadi yang kedua beruntun dari empat pertandingan selama pramusim. Sebelumnya, The Reds digebuk Leeds United 2-4.

"Saya rasa kami bermain sangat baik di babak pertama, terutama pada 30 menit awal, namun saat ini kami mungkin belum memiliki kapasitas yang cukup untuk mempertahankan level permainan seperti itu. Kemudian, mereka tampil jauh lebih baik di babak kedua," ujar Iraola dikutip dari ESPN.

"Dengan cara yang sama, kami yang tampil lebih baik di babak pertama, mereka jauh lebih baik di babak kedua, dan ya, mereka memang pantas membalikkan keadaan," tutur Iraola menambahkan.

Sejumlah pemain senior seperti Virgil van Dijk dan kiper Alisson Becker melakoni pramusim pertama bersama Liverpool. Menurut Iraola, kondisi pemain Liverpool saat ini belum bisa bermain selama 90 menit.

"Menurut saya, kondisi mereka bervariasi, namun sebagian besar berada dalam kondisi yang baik. Saya rasa para pemain yang baru menjalani pertandingan pertama, atau bahkan yang kedua, memiliki energi yang cukup," ucap Iraola.

"Masalahnya saat ini adalah mereka mungkin belum memiliki energi untuk bermain penuh selama 90 menit dan mulai kelelahan. Kami butuh waktu dan lebih banyak sesi latihan bersama mereka," kata Iraola melanjutkan.

[Gambas:Video CNN]

(sry/nva)

Catat! Timnas Indonesia Bakal Hadapi Tim Peserta Piala Dunia 2026 Pada FIFA Matchday November

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:32 WIB

VIVA – Sekretaris Jendral PSSI, Yunus Nusi menyebut Timnas Indonesia berpeluang menghadapi salah satu negara peserta Piala Dunia dalam agenda FIFA Matchday November 2026.

Baca Juga

FIFA Matchday November dijadwalkan berlangsung pada 9-17 November 2026. Dalam periode tersebut, setiap tim nasional berpeluang memainkan dua pertandingan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian juga kita akan ada FIFA Matchday yang nanti akan diumumkan oleh Ketua Umum, negara mana," ujar Yunus Nusi kepada wartawan, Senin 10 Agustus 2026.

Baca Juga

Yunus memberikan sedikit bocoran mengenai calon lawan Timnas Indonesia. Ia berharap Garuda bisa berhadapan dengan negara yang memiliki level kompetitif tinggi, termasuk tim yang tampil di Piala Dunia.

"Dan mudah-mudahan negara yang peringkatnya, bahkan negara yang ikut di Piala Dunia. Nanti Ketua Umum yang akan mengumumkan," katanya.

Baca Juga

Jika terealisasi, pertandingan tersebut bisa menjadi kesempatan berharga bagi Timnas Indonesia untuk mengukur kekuatan menghadapi tim dengan level lebih tinggi.

Sebelum memasuki FIFA Matchday November, Timnas Indonesia lebih dahulu akan menjalani FIFA ASEAN Cup 2026.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada September hingga awal Oktober. Indonesia dipercaya menjadi salah satu tuan rumah dan akan tampil di divisi utama.

Setelah itu, skuad Garuda memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menuju FIFA Matchday November.

Agenda tersebut sekaligus melanjutkan tren PSSI yang berusaha menghadirkan lawan berkualitas dalam pertandingan internasional Timnas Indonesia di era kepemimpinan Erick Thohir.

Timnas Indonesia memang cukup rutin menjalani pertandingan internasional pada periode FIFA Matchday.

Satu-satunya pengecualian terjadi pada November 2025, ketika Garuda tidak menjalani laga uji coba setelah kegagalan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, Timnas Indonesia kembali aktif menjalani pertandingan internasional. Sejak John Herdman ditunjuk sebagai pelatih pada Januari 2026, skuad Garuda telah memainkan empat pertandingan dalam agenda FIFA.

Pada FIFA Series Maret 2026, Indonesia menghadapi Bulgaria dan Saint Kitts and Nevis. Kemudian pada FIFA Matchday Juni 2026, Timnas Indonesia bertemu Oman dan Mozambik.

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes

Perbandingan Statistik Debut Maarten Paes dan Ter Stegen di Ajax, Siapa yang Lebih Baik?

Perbandingan statistik debut Maarten Paes dan Marc-Andre ter Stegen bersama Ajax Amsterdam. Siapa yang tampil lebih impresif berdasarkan data pertandingan?

VIVA.co.id

11 Agustus 2026

BPBD Medan Latih Paskibraka Teknik Water Rescue untuk Mitigasi Bencana Air |Republika Online

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Sumatera Utara, menggelar pelatihan water rescue untuk membekali kesiapsiagaan generasi muda dalam memitigasi risiko bencana kecelakaan di air. Pelatihan ini secara khusus diberikan kepada para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan sebagai bagian dari pembekalan menghadapi kondisi darurat.

Kepala BPBD Kota Medan, Yunita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan. Tujuannya adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dasar bagi para calon Paskibraka agar siap menghadapi situasi darurat, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan di air.

"Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Kesbangpol Kota Medan untuk memberi pembekalan calon Paskibraka dalam menghadapi kondisi darurat," ujar Yunita di Medan, Senin.

Materi dan Simulasi Water Rescue

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan materi yang komprehensif. Materi yang diajarkan mencakup pengetahuan tentang keselamatan di air serta penguasaan teknik dasar penyelamatan dan pertolongan pada korban kecelakaan air.

Yunita menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berisi teori. Seluruh peserta juga diwajibkan untuk melakukan praktik dan simulasi water rescue secara langsung. Metode ini diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata dan meningkatkan kepercayaan diri para peserta saat harus bertindak dalam kondisi darurat yang sebenarnya.

"Para peserta mendapatkan berbagai pembekalan dalam menghadapi kondisi darurat," kata dia menegaskan pentingnya pelatihan ini.

Bangun Ketangguhan Generasi Muda

Menurut Yunita, kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat merupakan kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh seluruh masyarakat, terutama generasi muda. Kemampuan ini dinilai krusial karena akan berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari dan dapat meminimalisasi risiko yang tidak diinginkan saat bencana terjadi.

Lebih lanjut, ia berharap melalui pelatihan ini, para calon Paskibraka tidak hanya unggul dalam kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan. Mereka juga diharapkan memiliki pengetahuan dasar mengenai keselamatan serta kemampuan untuk bersikap sigap dalam kondisi kedaruratan.

"Kita harapkan para calon Paskibraka tidak hanya memiliki kedisiplinan dan jiwa kepimpinan, tetapi juga memiliki pengetahuan dasar mengenai keselamatan dan kemampuan untuk bersikap sigap dalam kondisi kedaruratan," sebut Yunita.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Drag Race Maut Tewaskan 8 Orang di Sulut, Pengemudi Berpotensi Jadi Tersangka

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:27 WIB

Manado, VIVA – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie memastikan proses hukum terhadap kecelakaan dalam lomba drag race yang menewaskan delapan orang di Kota Kotamobagu tetap berjalan.

Baca Juga

"Proses hukum tetap berjalan. Penegakan hukum akan kami laksanakan secara terbuka dan akuntabel," kata Roycke di Kotamobagu, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan penanganan kasus tersebut akan ditarik ke tingkat Polda Sulut untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan transparan dan menyeluruh.

Baca Juga

Tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami rangkaian penyelenggaraan kegiatan, termasuk kemungkinan adanya kelalaian dalam pelaksanaan lomba.

"Tim saat ini sedang melakukan proses penyelidikan yang mendalam. Sudah ada sekitar lima orang yang diperiksa, termasuk pengemudi mobil. Pengemudi tentu berpotensi kuat menjadi tersangka karena unsur kealpaan atau kelalaian," ujarnya.

Baca Juga

Selain pengemudi, kepolisian juga akan memeriksa pihak penyelenggara atau panitia untuk mengetahui apakah seluruh prosedur dan mekanisme pelaksanaan kegiatan telah dijalankan sesuai ketentuan.

"Kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun jika ada perbuatan melawan hukum, pasti ditegakkan," kata Roycke.

Berdasarkan data terkini, kecelakaan dalam kegiatan Kejurda Open Turnamen Tidar Drag Race 2026 tersebut menyebabkan 17 korban, terdiri atas delapan orang meninggal dunia, delapan orang luka berat dan masih menjalani perawatan, serta satu orang luka ringan yang menjalani rawat jalan.

Kapolda mengimbau masyarakat untuk tetap bersatu dan saling menguatkan serta menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Sebelumnya, Roycke didampingi Karo Ops Polda Sulut, Dirlantas Polda Sulut, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kotamobagu melayat ke rumah duka dan menjenguk korban kecelakaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedatangan rombongan tersebut merupakan bentuk empati jajaran kepolisian kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Roycke menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa yang mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka. (Ant)

Polisi Sabhara Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara

Kronologi Aiptu Asep Suhara Jadi Korban Tabrak Lari Saat Menjalankan Patroli Malam di Bandung

Seorang anggota polisi Satuan Samapta Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara meninggal dunia usai menjadi korban tabrak lari. Polisi berikan kronologi kejadian

VIVA.co.id

10 Agustus 2026

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

PERGURUAN tinggi merupakan salah satu pilar penting dalam ketahanan nasional. Karena negara yang berdaulat dan maju, maka dapat dipastikan memiliki sumberdaya manusia (SDM) yang unggul. 

Pembentukan SDM unggul tidak bisa diselesaikan dalam satu atau dua tahun kerja, akan tetapi membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Paling mudah dapat dilihat dalam penyelenggaraan World Education Forum (WEduF) yang diselenggarakan setiap 15 tahun sekali secara periodik dengan alasan bahwa siklus pembangunan kualitas manusia dan pendidikan memerlukan proses yang panjang serta berkelanjutan.

Indonesia saat ini sedang menghadapi permasalahan yang cukup serius terkait penjaminan mutu pendidikan tinggi, dimana yang terlibat bukan hanya komponen peserta didik saja, tetapi juga melibatkan komponen lain yaitu tenaga pendidik dan kependidikannya.

Perguruan tinggi sebagai bagian dari proses menciptakan SDM yang unggul, saat ini menghadapi berbagai cobaan yang cukup berat, mulai dari lahirnya berbagai peraturan perundangan yang disinyalir mengerdilkan fungsi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), seperti lahirnya UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang memangkas otonomi Kemdiktisaintek dalam mengelola produksi SDM kesehatan nasional.

Hal lain yang juga menjadi perbincangan adalah tidak konsistennya kementerian dalam memberdayakan SDM. Sebagai contoh, adalah adanya pimpinan perguruan tinggi negeri yang diberikan tugas rangkap jabatan sebagai pimpinan perguruan tinggi lain, dan petinggi kementerian pun banyak yang memiliki rangkap jabatan.

Tentunya hal tersebut bertentangan dengan Pasal 23 UU No. 39 Tahun 2008 yang diubah menjadi UU No. 61 Tahun 2024 tentang Kementerian Negara.

Selain itu, bila dikaitkan dengan UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN, maka akan memunculkan persepsi bahwa pemerintah dianggap gagal dalam mekanisme pengadaan ASN dan pembinaan jenjang karirnya, yang berujung pada berbagai rangkap jabatan.

Bila dilihat dari bagian yang lain adalah terkait penjaminan mutu terhadap para pendidik di perguruan tinggi. Beberapa kali Kemdiktisaintek menghadapi berbagai permasalahan terkait para dosen yang memiliki jabatan akademik guru besar (profesor).

Salah satunya adalah permasalahan proses untuk mencapai jabatan akademik guru besar yang ditempuh oleh beberapa dosen dengan cara yang tidak benar dan tidak sesuai.

Cara-cara tersebut merupakan cara yang cenderung mengarah pada aktivitas kriminal di dunia pendidikan, yaitu plagiasi dan fabrikasi karya ilmiah. Yang dipermasalahkan di sini adalah ketidaktegasan Kemdiktisaintek dalam menyikapinya.

Terkait plagiasi dan fabrikasi di salahsatu perguruan tinggi negeri di Jawa Tengah, akan nampak sekali bahwa Kemdiktisaintek terkesan tidak berani bersikap.

Berdasarkan informasi yang beredar, ketidakberanian Kemdiktisaintek dalam bersikap diduga karena adanya kekuatan pendukung dari perguruan tinggi tersebut, yang diduga melibatkan empat petinggi (seorang pejabat setingkat menteri dan 3 orang Eselon 1) dari salah satu lembaga penegakkan hukum Indonesia yang terafiliasi dengan perguruan tinggi tersebut.

Kejahatan akademik tersebut jelas dan nyata adanya. Bahkan berdasarkan beberapa penelusuran yang dilakukan, ada beberapa lagi guru besar yang terindikasi melakukan hal yang sama.

Ini tentunya suatu bencana nasional di bidang pendidikan, dimana kampus yang seharusnya menjaga integritasnya, rela melacurkan fungsinya untuk mengejar target peningkatan jumlah guru besar dalam waktu singkat.

Berdasarkan temuan dari Inspektorat Jenderal Kemdiktisaintek, sudah keluar rekomendasi. Sayangnya menteri terkesan tidak mau melaksanakan, bahkan dikembalikan lagi ke universitas tersebut untuk dilakukan pemeriksaan ulang.

Ujung-ujungnya universitas tersebut mengeluarkan pernyataan yang membebaskan tuduhan kejahatan yang dilakukan oleh sang guru besar tersebut.

Teori Sistem Umum (General System Theory) oleh Ludwig von Bertalanffy memandang pendidikan tinggi sebagai sistem terbuka yang terdiri dari subsistem saling terkait, seperti kurikulum, dosen, mahasiswa, dan masyarakat yang terus berinteraksi dengan lingkungan luar untuk mencapai tujuan bersama.

Melihat situasi dan kondisi nasional saat ini yang dikaitkan dengan sepak terjang Kemdiktisaintek, maka sebagai warga negara sangat wajar bila pesimis dengan luaran pendidikan tinggi di masa depan.

Karena menteri terksesan lebih mengutamakan kepentingan politik pribadi, dibandingkan dengan kepentingan nasional secara menyeluruh.

Artinya, menteri terkesan selalu mengambil keputusan yang cenderung mengamankan diri sendiri daripada mengambil sikap tegas yang berpotensi tidak populis, tapi konstruktif.

Apakah presiden salah memilih pembantunya? Tentu yang bisa menjawab ini adalah presiden sendiri selaku kepala negara dan kepala pemerintahan.

Tetapi sebagai masyarakat, memiliki pendapat yang berbeda dengan presiden, bahwa pilihan presiden adalah suatu kesalahan yang bila dibiarkan terus-menerus akan semakin memperburuk luaran perguruan tinggi di masa mendatang. Keputusan akhir tetap ada di tangan presiden terkait pembantu-pembantunya di kabinet.

Ir. Yanto, MSc, PhD
Dosen Universitas Jenderal Soedirman

HCM Ads Media bawa informasi lewat media luar ruang bergerak LED-Go!

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

HCM Ads Media bawa informasi lewat media luar ruang bergerak LED-Go!

Senin, 10 Agustus 2026 17:20 WIB

Image Print

Peluncuran mobile videotron bernama LED-Go! oleh perusahaan media Digital Out-of-Home (DOOH), HCM Ads Media yang berafiliasi dengan ANTARA, yang digelar di Jakarta, pada Senin (10/8/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

Sesuai dengan tagline yang sudah kami usung yaitu 'Mobilize and Inspire', yang artinya itu bergerak dan untuk menginspirasi.

Jakarta (ANTARA) - PT Hikmah Cakra Mulia (HCM Ads Media), perusahaan media Digital Out-of-Home (DOOH) yang berafiliasi dengan ANTARA menghadirkan layanan publikasi, informasi, dan periklanan melalui media luar ruang bergerak mobile videotron bernama LED-Go!.

Direktur Utama PT Hikmah Cakra Mulia, Prasetyo Utomo menyampaikan bahwa mengusung tagline “Mobilize and Inspire” yang artinya bergerak untuk menginspirasi, LED-Go! hadir memberikan informasi ke masyarakat baik berbentuk konten foto, video, infografis, maupun teks secara bergerak maupun berhenti.

“Sesuai dengan tagline yang sudah kami usung yaitu 'Mobilize and Inspire', yang artinya itu bergerak dan untuk menginspirasi. Jadi kami berharap LED-GO! nanti bisa menjangkau ke audiens, ke lokasi di mana pun berada, kemudian menginspirasi, kita kasih konten-konten yang berkualitas, berdampak, informatif,“ kata Prasetyo Utomo, dalam peluncuran LED-Go! di Jakarta, Senin.

LED-Go! dirancang sebagai unit videotron bergerak (mobile) yang dapat dihadirkan langsung ke lokasi acara,kegiatan pemerintahan, aktivasi merek, kampanye publik, hingga area komersial sesuai kebutuhan klien.

Fleksibilitas ini menjadikan LED-Go! sebagai solusi periklanan dan publikasi yang efisien, sekaligus membuka peluang kerja sama baru bagi instansi pemerintah, korporasi, maupun pelaku usaha yang membutuhkan jangkauan komunikasi yang lebih dinamis.

“Kami salah satu perusahaan media Digital Out-of-Home (DOOH) yang terluas di Indonesia, punya lebih dari 350 perangkat tersebar dari Sabang sampai Merauke. Kami juga terkoneksi dengan Kantor Berita Antara. Jadi selain beriklan, klien juga dapat kesempatan untuk tampil informasi pemberitaannya di Antara News maupun Antara Foto dan Antara TV,” tutur Prasetyo.

Adapun LED-Go! sebagai langkah awal peluncurannya akan menjalani pilot project perdananya pada 10–23 Agustus 2026, dengan berkeliling menyambangi pusat-pusat aktivitas warga di wilayah Bogor dan Jakarta untuk menyosialisasikan program-program pemerintah kepada masyarakat.

Hal itu bertepatan dengan momentum perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga kehadiran LED-Go! di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari semarak kemeriahan HUT RI di berbagai titik yang dikunjungi.

Pewarta : Sri Dewi Larasati
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR Teken SEB

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meneken Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Mekanisme Penerimaan Setoran dan Penelitian Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). SEB ini mencakup tentang Pendaftaran Tanah serta Integrasi Data Pertanahan dan Data Perpajakan.

Prosesi penandatanganan SEB tersebut menjadi penanda untuk memperkuat layanan BPHTB dan layanan pertanahan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (10/8/2026).

Di samping itu, Tito menjelaskan, SEB tersebut ditujukan untuk meningkatkan sinergi dan integrasi antara pemerintah daerah (Pemda) dengan Kementerian ATR/BPN. Kebijakan ini diterapkan guna memberikan kepastian mengenai standar waktu dan mekanisme pelayanan.

"[SEB ini] yang inti paling utama itu adalah ada koordinasi antara Pemda dengan Badan Pertahanan Nasional, ATR/BPN yang ada di seluruh provinsi, kawasan, kota dalam rangka mempermudah masyarakat untuk membayar BPHTB," ungkap dia.

Menurutnya, selama ini masih terdapat sejumlah tantangan dan kendala teknis dalam pelayanan pertanahan, khususnya terkait integrasi data yang belum optimal. Selain itu, kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang belum merata turut menjadi kendala sehingga berdampak pada lambatnya proses penerbitan BPHTB.

"Lambatnya proses penerbitan BPHTB berpengaruh juga komplain masyarakat karena nanti akan lama juga pengurusan sertifikatnya," terang dia.

Maka dari itu, melalui penandatanganan SEB tersebut, kualitas layanan diharapkan dapat terus ditingkatkan. Mendagri juga meminta kepala daerah, khususnya bupati/wali kota, menugaskan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk berkoordinasi dengan perwakilan BPN di daerah. Menurutnya, SEB tersebut dapat menjadi payung hukum untuk memperkuat integrasi dan koordinasi antarlembaga.

"Karena kalau enggak ada payung ini rekan-rekan mungkin akan kesulitan, atau enggan untuk bergerak. Sekarang ada payung dasar hukum ini tentang teknis apa yang harus dikerjakan Pemda dan dikerjakan BPN di tingkat kabupaten/kota, nah silakan di lapangannya, intinya lakukan koordinasi," sambungnya.

Lebih lanjut, ia berharap, integrasi dan percepatan layanan BPHTB dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, turut disosialisasikan Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Nomor 6 Tahun 2026. Terkait hal tersebut, Mendagri meminta Pemda menyambut baik program perumahan rakyat yang telah disiapkan pemerintah.

Ia menjelaskan, Kementerian PKP telah memberikan kemudahan bagi daerah dalam mengajukan penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah. Menurut Mendagri, daerah yang aktif menangkap peluang dan mengusulkan program tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh Kementerian PKP.

"Nah tapi kalau nanti setelah kita lihat bulan depan ada daerah-daerah yang nggak ngajukan, ya kami tinggal. Jangan marah nanti kalau nanti masyarakatnya mempertanyakan kenapa daerah kami sedikit yang dibedah rumah, ya karena enggak diusulkan," tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP Roberia, Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Popy Rufaidah, serta pejabat terkait lainnya.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

Pemkab Bandung meningkatkan kapasitas nakes cegah penyalahgunaan medsos - ANTARA News Jawa Barat

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan (nakes) untuk mencegah penyalahgunaan media sosial yang dapat berdampak terhadap pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Bandung Dadang Supriatna, di Bandung, Senin, mengatakan peningkatan kapasitas dilakukan melalui pelatihan yang mencakup penguatan mental, karakter, akhlak, pelayanan prima, serta penggunaan media sosial secara bijak.

"Saya tegaskan lagi kepada Dinas Kesehatan, saya minta kumpulkan semua nakes yang ada di wilayah Kabupaten Bandung, kita bikin pelatihan. Kita bikin yang tujuannya peningkatan kapasitas (bijak bermedsos)," katanya.

Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya kasus tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Cicalengka yang turut melontarkan komentar tidak berempati kepada pasien hingga menjadi perhatian publik sehingga pihaknya ingin memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Ia menyesalkan perilaku tenaga kesehatan yang melakukan perundungan terhadap pasien dan menilai tindakan tersebut tidak seharusnya dilakukan oleh seorang tenaga kesehatan yang memiliki tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya sangat kecewa dan juga prihatin terhadap perilaku dari nakes. Kok nakes bisa mem-bully pasiennya? Kan ini keterlaluan," ujarnya.

Selain bagi nakes, pelatihan mengenai penggunaan media sosial secara bijak akan diberikan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bandung setelah APBD Perubahan. Pelaksanaan pelatihan akan melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung.

"Saya titip ya kepada ASN Kabupaten Bandung, ingat bahwa kita ini sebagai pelayan. Maka bijaklah dalam bermedsos. Bermedia sosial boleh, tapi harus bijak, apalagi selaku ASN," katanya.

Bupati Dadang menegaskan peningkatan kapasitas tersebut merupakan bagian dari pembinaan aparatur untuk mencegah kejadian serupa terulang, sedangkan ASN maupun nakes yang terbukti melakukan pelanggaran tetap akan dikenai sanksi sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.