REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Sumatera Utara, menggelar pelatihan water rescue untuk membekali kesiapsiagaan generasi muda dalam memitigasi risiko bencana kecelakaan di air. Pelatihan ini secara khusus diberikan kepada para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan sebagai bagian dari pembekalan menghadapi kondisi darurat.
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan. Tujuannya adalah untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dasar bagi para calon Paskibraka agar siap menghadapi situasi darurat, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan di air.
"Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Kesbangpol Kota Medan untuk memberi pembekalan calon Paskibraka dalam menghadapi kondisi darurat," ujar Yunita di Medan, Senin.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan materi yang komprehensif. Materi yang diajarkan mencakup pengetahuan tentang keselamatan di air serta penguasaan teknik dasar penyelamatan dan pertolongan pada korban kecelakaan air.
Yunita menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berisi teori. Seluruh peserta juga diwajibkan untuk melakukan praktik dan simulasi water rescue secara langsung. Metode ini diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata dan meningkatkan kepercayaan diri para peserta saat harus bertindak dalam kondisi darurat yang sebenarnya.
"Para peserta mendapatkan berbagai pembekalan dalam menghadapi kondisi darurat," kata dia menegaskan pentingnya pelatihan ini.
Menurut Yunita, kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat merupakan kemampuan yang seharusnya dimiliki oleh seluruh masyarakat, terutama generasi muda. Kemampuan ini dinilai krusial karena akan berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari dan dapat meminimalisasi risiko yang tidak diinginkan saat bencana terjadi.
Lebih lanjut, ia berharap melalui pelatihan ini, para calon Paskibraka tidak hanya unggul dalam kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan. Mereka juga diharapkan memiliki pengetahuan dasar mengenai keselamatan serta kemampuan untuk bersikap sigap dalam kondisi kedaruratan.
"Kita harapkan para calon Paskibraka tidak hanya memiliki kedisiplinan dan jiwa kepimpinan, tetapi juga memiliki pengetahuan dasar mengenai keselamatan dan kemampuan untuk bersikap sigap dalam kondisi kedaruratan," sebut Yunita.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara