Pemain Wuthering Waves Asal Indonesia Juarai Turnamen Holographic Overdrive 2026 - Gamebrott.com

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Pemenang Turnamen Wuthering Waves Holographic Overdrive 2026 Fi

Terlepas Wuthering Waves hadir sebagai game gacha yang menawarkan pengalaman bermain singleplayer, komunitasnya tetap memiliki cara untuk menjadikannya sebagai ajang kompetitif. Salah satunya seperti turnamen Holographic Overdrive 2026 yang diadakan oleh AIS eSports di Bangkok, Thailand baru-baru ini.

Didukung secara resmi oleh Kuro Games selaku pengembang gamenya, turnamen yang digelar pada tanggal 25–26 Juli dan 1–2 Agustus lalu ini mendatangkan pemain-pemain Wuthering Waves dari Asia Tenggara—berkompetisi speedrun dalam mengalahkan berbagai bos di mode permainan Tactical Hologram pada tingkatan paling sulit.

Namun yang terbilang mengejutkan dan sangat membanggakan adalah juara pertamanya dimenangkan oleh pemain asal Indonesia dengan nama ‘ragingzet’, mengalahkan pemain ‘Futazila’ asal Thailand.

Sebagai informasi tambahan, komunitas Wuthering Waves Indonesia mungkin lebih mengenal beliau dengan panggilan akrab “Dosen WuWa”.

Total hadiah sebesar 192 juta rupiah

Adapun total hadiah uang yang diperlombakan adalah sebesar 10.700 dolar AS atau sekitar 192 juta rupiah. Tidak hanya finalisnya saja, semua partisipan yang telah gugur lebih awal pun turut mendapatkan sejumlah uang.

Untuk ragingzet sebagai juara pertama berhasil membawa hadiah uang sebesar 2.200 dolar AS atau sekitar 39.6 juta rupiah. Berikut urutan pemenang Wuthering Waves Holographic Overdrive 2026 selengkapnya:

  • Juara 1: ragingzet (Indonesia) – 2.200 USD
  • Juara 2: Futazila (Thailand) – 1.800 USD
  • Juara 3: MCW (Thailand) – 1.500 USD
  • Juara 4: ThanhLongGTL (Vietnam) – 1200 USD

Juara ke 6–8 masing-masing membawa pulang 600 USD

  • Eqwr (Indonesia)
  • Erukidu (Indonesia)
  • FrechNaNo (Thailand)
  • Zaphkiell (Indonesia)

Juara ke 9-12 masing-masing membawa pulang 400 USD

  • Zanmiyaaz (Indonesia)
  • Inztict (Indonesia)
  • Phoebe (Vietnam)
  • Ryoja (Filipina)
Pemenang Turnamen Wuthering Waves Holographic Overdrive 2026
Wuthering Waves Holographic Overdrive 2026 (via AIS eSports)

Nah, kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini, brott? Yuk, langsung saja share pendapatmu di kolom komentar ya.


Baca juga informasi menarik lain atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Andy Julianto

Sesosok alien yang gemar berkelana menjelajahi segmentasi game-game RPG dan Indie. Cukup aktif dalam berpetualang di game MMO Guild Wars 2, dan saat ini masih berusaha menyelesaikan game Persona 5 ditengah-tengah kesibukan mengerjakan skripsi #Prioritas. You can contact me via [email protected]

Menpora Erick Thohir Terima Sabuk Kehormatan pada Pembukaan Asian Taekwondo Indonesia Open Champion |Republika Online

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menerima dobok dan sabuk kehormatan taekwondo saat menghadiri pembukaan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Ahad (2/8/2026).

Penyematan dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Richard Tampubolon. "Penyematan dobok dan sabuk kehormatan ini menandai bergabungnya Menpora Erick sebagai bagian dari keluarga besar taekwondo Indonesia."

Selain menerima dobok dan sabuk kehormatan, Menpora Erick juga memperoleh sertifikat DAN Kukkiwon kehormatan dari Presiden Asian Taekwondo Union (ATU) Kim Sang-jin. Bersama para pejabat dan tamu kehormatan lainnya, Menpora turut melakukan peresmian simbolik pembukaan kejuaraan berstatus World Taekwondo (WT) G2 tersebut dengan menekan tombol hitung mundur.

Dalam sambutan yang dibacakan mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan kejuaraan internasional ini terselenggara berkat kolaborasi TNI dan PBTI sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah setelah melalui proses bidding yang berlangsung ketat di Korea Selatan pada 2025.

Tandyo menjelaskan Indonesia bersaing dengan Malaysia, India, dan sejumlah negara lain untuk menjadi penyelenggara. Kepercayaan yang diberikan Asian Taekwondo Union dinilai menjadi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia menambahkan, terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah menunjukkan kepada dunia internasional bahwa situasi keamanan nasional kondusif. Selain itu, penyelenggaraan kejuaraan ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi sport tourism di dunia.

Kejuaraan tersebut menjadi salah satu penyelenggaraan taekwondo terbesar dalam sejarah Indonesia. Sebanyak 531 atlet dari 36 negara ambil bagian dalam ajang yang berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Agustus 2026.

Tandyo juga menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi momen bersejarah karena Indonesia kembali menggelar ajang taekwondo internasional setelah hampir dua dekade. Ia mengapresiasi dukungan seluruh pihak, mulai dari PBTI, Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, hingga KOI, yang turut menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

"Hari ini menjadi tonggak penting perkembangan taekwondo di Indonesia, sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional yang berkualitas," ujar Tandyo.

Ia mengajak seluruh atlet yang bertanding untuk terus mengejar prestasi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan saling menghormati. Menurutnya, kejuaraan ini juga menjadi momentum mempererat persahabatan antarbangsa melalui olahraga.

Pembukaan Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan, mulai dari atraksi taekwondo oleh tim Poomsae Indonesia dan Woosuk University Korea Selatan, defile bendera negara-negara peserta, hingga teatrikal dance dan treatment dance bertema taekwondo. 

Kisah Unik Namazu, Mitos Lele Raksasa yang Diyakini Picu Gempa Jepang

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Tokyo - Kisah unik datang dari Jepang usai peristiwa gempa dahsyat di di Prefektur Kumamoto, Jepang barat daya. Ternyata, telah lama ada mitos yang menyebut jika gempa  di Negeri Sakura disebabkan olen ikan lele raksasa bernama Namazu.

Jepang selama ini memang dikenal sebagai salah satu negara dengan aktivitas gempa bumi tertinggi di dunia. Berada di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, negara ini mengalami sekitar 2.000 gempa setiap tahun dan mencatat sekitar 20 persen dari seluruh gempa berkekuatan lebih dari magnitudo 6 di dunia. Namun jauh sebelum ilmu pengetahuan mampu menjelaskan penyebab gempa, masyarakat Jepang telah memiliki kisah turun-temurun yang dipercaya sebagai asal mula bumi berguncang.

Dalam cerita rakyat Jepang, gempa bumi diyakini berasal dari Namazu, seekor lele raksasa yang hidup di sungai dan lautan bawah tanah di bawah kepulauan Jepang. Konon, ketika Namazu mengibaskan ekornya atau menggeliat, permukaan bumi akan berguncang dan memicu gempa.

Dikutip dari History Extra, pada awalnya masyarakat Jepang mengaitkan gempa dengan naga atau ular raksasa. Namun sejak abad ke-17, sosok Namazu mulai menggantikan makhluk-makhluk tersebut sebagai penyebab utama gempa dalam kepercayaan rakyat.

Dalam mitologi Jepang, dewa petir Takemikazuchi berhasil menaklukkan Namazu dengan menekan kepalanya menggunakan batu raksasa yang disebut kaname-ishi. Dalam versi lain, sang dewa menusukkan pedang ke kepala lele tersebut. Batu itu dipercaya begitu besar sehingga ujungnya masih terlihat di permukaan bumi, tepatnya di kawasan Kuil Kashima Jingu di wilayah Kanto.

Meski demikian, ketika Takemikazuchi lengah atau meninggalkan tempatnya untuk menghadiri pertemuan tahunan para dewa, Namazu dipercaya kembali bergerak. Geliatan kecil makhluk itu saja diyakini sudah cukup untuk memicu gempa bumi.

Sementara itu, Forbes menyebutkan, gambar-gambar Namazu sebenarnya sudah dikenal sejak abad ke-15. Namun, hubungan antara lele raksasa tersebut dengan gempa baru benar-benar berkembang pada akhir abad ke-18. Pada masa Tokugawa (1603–1868), Namazu awalnya lebih dikenal sebagai dewa sungai yang berkaitan dengan banjir dan hujan lebat. Dalam sejumlah kisah, Namazu bahkan digambarkan memperingatkan manusia akan datangnya bencana atau menelan naga air berbahaya untuk mencegah malapetaka yang lebih besar.

Seiring waktu, Namazu kemudian menggantikan makhluk-makhluk mitologi lain, seperti naga air, belut raksasa Jinshin-Uwo, dan kumbang naga Jinshin-Mushi, sebagai simbol utama bencana gempa bumi.

Kepercayaan terhadap Namazu semakin mengakar setelah serangkaian Gempa Besar Ansei pada 1854 hingga 1860. Gempa yang mengguncang Edo—kini Tokyo—pada 1855 dan menewaskan sekitar 10.000 orang membuat sosok lele raksasa itu semakin populer di kalangan masyarakat.

Pemkot Yogyakarta kerahkan alat berat tata Sungai Code sisi selatan

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Pemkot Yogyakarta kerahkan alat berat tata Sungai Code sisi selatan

Minggu, 2 Agustus 2026 23:08 WIB

Image Print

Patroli kebersihan Sungai Code sisi selatan dengan perahu di Kota Yogyakarta. Jumat (31/7/2026). ANTARA/HO-Dinas Kominfosan Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan mengerahkan alat berat untuk membersihkan sekaligus penataan kawasan Sungai Code sisi selatan atau wilayah Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo.

"Rencananya sekitar dua minggu lagi alat berat akan kami turunkan sebagai tindak lanjut penataan fisik di kawasan Sungai Code wilayah selatan," kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, saat ini alat berat yang akan digunakan untuk menata tersebut masih difokuskan untuk menyelesaikan pekerjaan penataan Sungai Code sisi utara di wilayah Kelurahan Terban.

"Sekarang alat berat masih digunakan untuk merapikan Sungai Code di wilayah Kelurahan Terban. Setelah pekerjaan di sana selesai, baru kami lanjutkan ke wilayah selatan, termasuk Sorosutan," katanya.

Penataan dilakukan karena dari pemantauan menunjukkan kawasan Sungai Code wilayah selatan masih ada sampah di beberapa titik, selain itu pepohonan dan semak yang tumbuh liar membuat kawasan sungai kurang tertata.

"Setelah kami lihat langsung, memang Sungai Code wilayah selatan perlu dirapikan. Selain sampah di beberapa titik, pohon pohon dan vegetasi di sepanjang bantaran banyak yang kurang rapi sehingga perlu dilakukan penataan," katanya.

Pihaknya berharap penataan tersebut tidak hanya membuat Sungai Code menjadi lebih bersih dan tertata, tetapi juga meningkatkan fungsi sungai sebagai ruang publik yang nyaman sekaligus menjaga kelancaran aliran air.

Selain penataan fisik, Pemkot juga mengajak masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Code untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai.

"Keberhasilan menjaga kebersihan Sungai Code tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh warga," katanya.

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Bumkal Sumberharjo Prambanan Sleman sukses budi daya melon premium

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Bumkal Sumberharjo Prambanan Sleman sukses budi daya melon premium

Minggu, 2 Agustus 2026 23:07 WIB

Image Print

Bupati Sleman Harda Kiswaya (paling kiri) saat mengikuti panen perdana budi daya melon premium yang dikembangkan Bumkal Sumberharjo, Prambanan, di lahan kas kalurahan (tanah kas desa) setempat, Minggu (2/8/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman

Sleman (ANTARA) - Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) Sumberharjo, Kapanewon (Kecamatan) Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sukses mengembangkan budi daya melon premium di tanah kas kalurahan setempat.

Budi daya melon premium yang dikembangkan Bumkal Sumberharjo melalui melalui Kelompok Tani Sumber Tumuwuh ini melakukan panen perdana melon premium yang dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, Minggu.

"Budi daya melon premium ini memanfaatkan tanah kas kalurahan (setingkat desa) melalui program yang didukung pendanaan Dana Keistimewaan DIY," kata Direktur Bumkal Sumberharjo, Choirun Sutrisno.

Menurut dia, lahan tersebut sebelumnya kurang produktif dan berhasil dioptimalkan menjadi kawasan budi daya melon premium dengan teknologi "greenhouse" sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Melon premium yang ditanam ini varietas Kaori dan Dalmatian," katanya.

Ia mengatakan, selain mendukung ketahanan pangan, budi daya melon premium juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi agrowisata.

"Pada panen perdana ini, kelompok berhasil menghasilkan lebih dari 50 kilogram melon," katanya lagi.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi atas inovasi Bumkal Sumberharjo dalam mengoptimalkan pemanfaatan tanah kas kalurahan menjadi kegiatan yang produktif dan bernilai ekonomi.

"Saya apresiasi dan bangga. bumkal harus bekerja sebaik-baiknya sesuai program yang ada, sehingga benar-benar memberikan manfaat, termasuk membantu meningkatkan keuangan desa," katanya.

Ia mengatakan sektor pertanian masih menjadi salah satu potensi utama dalam menggerakkan perekonomian desa.

Dengan luas lahan yang mencapai sekitar 2,5 hektare, pengembangan hortikultura modern dinilai masih memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan melalui kreativitas, inovasi, dan pengelolaan yang berkelanjutan.

"Ini sangat potensial, kalurahan bisa menjalankan roda ekonomi melalui pertanian dan diharapkan panen berikutnya bisa lebih baik lagi," katanya.

Harda berharap pengembangan kawasan pertanian tersebut terus diperkuat melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, khususnya dalam penyediaan bibit berbagai komoditas pertanian.

"Sinergi tersebut akan semakin mengoptimalkan pemanfaatan lahan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat," katanya.

Ia mengatakan melalui pemanfaatan tanah kas kalurahan secara produktif, Pemerintah Kabupaten Sleman terus mendorong pengembangan sektor pertanian berbasis inovasi sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mewujudkan kemandirian ekonomi di tingkat kalurahan.

Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Tom Haye dinilai punya adaptabilitas tinggi

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia John Herdman mengakui gelandang Tom Haye punya tingkat adaptabilitas yang tinggi sehingga berperan krusial bagi tim menghadapi persaingan dalam Piala AFF 2026.

"Mengenai Tom (Haye), saya benar-benar terkesan dengan Tom atas performanya. Dia menunjukkan tingkat adaptabilitas yang tinggi," kata John Herdman dalam konferensi pers menjelang laga melawan Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu.

Tom Haye, menurutnya, pernah dimainkan sebagai penyerang lubang (inside forward), penyerang utama, serta gelandang tengah. Namun, dia telah menunjukkan kemampuan serta komitmen yang besar terhadap tim.

Pemain Persib Bandung itu menunjukkan komitmen yang nyata terhadap rasa kebersamaan dalam tim dan kemampuan untuk tampil menonjol di momen-momen besar.

Herdman pun menyebutkan sejumlah kontribusi penting Tom dalam dua pertandingan sebelumnya, seperti tiga umpan yang menghasilkan gol (assist) saat melawan Kamboja, kemudian gol dari tendangan bebas saat melawan Timor Leste, yang menurut Hermand, berada pada level yang berbeda.

Baca juga: Rizky Ridho hadapi tugas besar lawan penyerang Vietnam

"Jadi bagi kami, dia adalah pemain yang penting," katanya.

Meski demikian, Herdman mengatakan bahwa dalam sebuah turnamen, tim tidak bisa hanya bergantung pada pemain yang sama di setiap pertandingan agar pemain-pemain unggulan lain juga akan muncul.

Pelatih asal Inggris mengatakan laga melawan Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (3/8), merupakan ujian terbesar bagi Tom Haye dan kawan-kawan dalam turnamen.

Vietnam dinilai sebagai tim yang sangat tangguh, tetapi anak-anak asuhan Herdman sudah siap bersaing merebut tiga poin untuk mengamankan tempat pada babak semi final.

"Mereka siap untuk bertarung, mereka siap untuk menunjukkannya kepada para penggemar mereka," katanya.

Baca juga: Vietnam siap hadapi tekanan suporter Indonesia di Pakansari

Herdman menambahkan hal yang bisa dikendalikan adalah identitas tim, penerapan gaya permainan sendiri, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.

"Besok adalah pertandingan besar. Tapi, itu tetap hanya sebuah pertandingan dalam proses menuju babak final," katanya.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Basarnas: 232 korban KMP Mutiara Santosa 2 dievakuasi lima meninggal - ANTARA News Jambi

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Surabaya (ANTARA) - Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan sebanyak 232 korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur, berhasil dievakuasi hingga Minggu pukul 18.00 WIB, dengan 227 orang selamat dan lima meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan proses evakuasi dilakukan oleh unsur SAR gabungan bersama sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Data sementara hingga pukul 18.00 WIB, total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 232 orang, terdiri atas 227 selamat dan lima meninggal dunia," kata Nanang di Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan, korban paling banyak dievakuasi oleh KM Meratus Pematang Siantar, yakni 111 orang yang terdiri atas 109 korban selamat dan dua meninggal dunia.

Kapal tersebut, lanjutnya, sedang menuju Surabaya dan diperkirakan tiba sekitar pukul 21.00 WIB untuk melakukan intercept dengan KN SAR 249 Permadi.

Selain itu, TB Hasnur 26 mengevakuasi 66 korban yang terdiri atas 65 selamat dan satu meninggal dunia, Transco Arafura mengevakuasi 17 korban selamat, sedangkan KM Meratus Project 3 mengevakuasi 14 korban yang terdiri atas 13 selamat dan satu meninggal dunia.

Sementara itu, Prakarsa Mas mengevakuasi tujuh korban selamat, SC Aila XVII mengevakuasi tujuh korban selamat, Selaras Mas mengevakuasi tujuh korban selamat yang sedang menuju Surabaya, British Mentor mengevakuasi dua korban selamat, sedangkan Alcon Daniel membawa satu korban meninggal dunia.

Nanang mengatakan sejumlah kapal yang masih membawa korban, yakni TB Hasnur 26, Transco Arafura, KM Meratus Project 3, SC Aila XVII, dan Alcon Daniel, masih menunggu proses penjemputan oleh unsur SAR.

Dalam operasi tersebut, Basarnas mengerahkan KN SAR 249 Permadi, RIB 01 Sumenep, serta melibatkan KRI Nala 363 (Armada II) bersama kapal-kapal niaga yang berada di sekitar lokasi.

Di antaranya Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, Transco Arafura, Meratus Project 3, Prakarsa Mas, SC Aila XVII, Alcon Daniel, Selaras Mas, dan British Mentor untuk mempercepat penyelamatan korban.

Baca juga: Basarnas kerahkan KN Permadi evakuasi KMP Mutiara Santosa 2

Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Dispar DIY menilai karya seniman neurodivergen bagian ekonomi kreatif

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Dispar DIY menilai karya seniman neurodivergen bagian ekonomi kreatif

Minggu, 2 Agustus 2026 23:06 WIB

Image Print

Pengunjung mengamati karya pada pameran Jejak Warna di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (2/8/2026). ANTARA/Rahid Putra Laksana

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai karya seniman neurodivergen yang dipamerkan dalam "Jejak Warna" di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta merupakan subsektor ekonomi kreatif yang berpotensi terus dikembangkan.

"Jadi hasil karya yang hari ini ditampilkan ini merupakan bagian dari subsektor ekonomi kreatif," kata Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata DIY Iwan Pramana saat menghadiri pembukaan pameran Jejak Warna di GIK UGM Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, pengembangan ekonomi kreatif di DIY berlandaskan kreativitas dengan prinsip inklusivitas sehingga setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan mengembangkan potensinya.

"Jadi kami di ekonomi kreatif itu juga melibatkan teman-teman baik yang difabel ataupun adik-adik autis ini juga menjadi bagian dari kami," katanya.

Ia mengatakan karya para seniman neurodivergen tidak hanya berpotensi berkembang pada subsektor seni rupa, tetapi juga berpeluang dikembangkan pada subsektor ekonomi kreatif lain seperti seni pertunjukan dan musik, seiring terbukanya ruang kolaborasi dalam berbagai kegiatan kreatif.

"Kami berharap dapat berkolaborasi dengan Creative for Autism (C4A) maupun Pesona Autistik Indonesia (PAI) agar seniman neurodivergen dapat dilibatkan dalam berbagai pameran dan kegiatan ekonomi kreatif yang diselenggarakan pemerintah daerah bisa menghadirkan adik-adik ini di kegiatan kami," katanya.

Pameran Jejak Warna berlangsung pada 2 hingga 8 Agustus 2026 di GIK UGM dengan menghadirkan 46 karya dari 32 seniman neurodivergen.

Selain pameran lukisan, kegiatan tersebut juga diisi bazar karya, talkshow, dan layanan konseling bagi keluarga dengan anak neurodivergen.

Ketua panitia Adriana mengatakan neurodiversitas merupakan konsep yang menekankan keberagaman cara kerja otak manusia sehingga individu neurodivergen memiliki cara berpikir, berkomunikasi, dan memproses informasi yang berbeda.

"Pesan di balik neurodiversitas bukan berfokus pada ketidakmampuan, tetapi pada perbedaan kemampuan," katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai neurodiversitas sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi individu neurodivergen untuk berpartisipasi dalam dunia seni maupun kehidupan bermasyarakat.

Salah seorang orang tua seniman peserta pameran asal Mojokerto Dezy Lyzawaty mengatakan keikutsertaan anaknya dalam pameran tersebut menjadi penyemangat bagi keluarganya untuk terus mendukung proses berkarya.

Menurut dia karya pertama anaknya yang dipamerkan pada kegiatan serupa tahun lalu berhasil terjual sehingga semakin memotivasi keluarganya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Saya pulang membawa semangat dan energi untuk terus berjuang buat Dani," katanya.

Dezy berharap semakin banyak orang tua anak neurodivergen memperoleh semangat untuk terus mendampingi putra-putrinya mengembangkan bakat melalui ruang-ruang kreatif seperti pameran tersebut.

Pengunjung mengamati karya pada pameran Jejak Warna di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (2/8/2026). Pameran tersebut menghadirkan 46 karya dari 32 seniman neurodivergen, yakni individu dengan autisme, ADHD, disleksia, dispraksia, dan kondisi neurologis lainnya, sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat tentang neurodiversitas sekaligus menegaskan seni sebagai ruang yang inklusif bagi setiap individu. ANTARA FOTO/Rahid Putra Laksana. (ANTARA FOTO/Rahid Putra Laksana)

Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto dan Rahid Putra Laksana
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Piala Presiden dan Cek Raksasa untuk Pahlawan Sepak Bola Indonesia

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Sore itu langit Surabaya terasa lebih teduh dari biasanya. Angin berhembus pelan menyisir pohon di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8). Kursi-kursi terisi, kamera berjejer, namun yang menjadi pusat perhatian bukan jajaran pejabat yang duduk di barisan depan, melainkan nama-nama lama yang nyaris tenggelam oleh waktu.

Piala Presiden 2026 sudah sepekan lebih digelar di Kota Surabaya. Tapi, sebelum berlanjut ke babak semifinal dan berpindah kota lain, penyelenggara memilih untuk lebih dulu menoleh ke belakang.

Mereka mengingat orang-orang yang dulu berlari di bawah terik matahari, berkeringat demi lambang Garuda di dada. Tiga nama pelatih legendaris dihadirkan kembali dalam ingatan kolektif sore itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Redaksi

  • Shin Tae Yong Bisa Panen Pujian Jika Persija Kalahkan Persib
  • Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Resmi Naik Jadi Rp8 Miliar
  • Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Tanpa Penonton

Nama pertama yang disebut adalah Bertje Matulapelwa, salah satu pelatih lokal terbaik dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Di tangannya, Timnas Indonesia melangkah hingga babak semifinal Asian Games 1986. Setahun berselang, mimpi itu berlanjut ketika Indonesia menjuarai Piala Kemerdekaan 1987. Namun puncak dari perjalanan itu ialah pencapaian medali emas SEA Games 1987.

Kisah berikutnya adalah tentang perjalanan milik Marundung Basri. Sebelum ia dikenal sebagai legenda di pinggir lapangan, ia dulu adalah seorang pelari cepat di tengah lapangan hijau, mengenakan seragam Timnas selama lebih dari satu dekade.

Semangatnya ikut mengantar Indonesia merebut juara Pesta Sepak Bola Merdeka Games tahun 1969, sebuah gelar yang menjadi penanda awal kiprahnya di level tertinggi.

Namun ceritanya tidak berhenti di situ. Ketika masa bermainnya usai, ia berpindah ke sisi lain lapangan, dari pemain menjadi arsitek permainan.

Ia membentuk sebuah tim yang kelak dijuluki The Dream Team, juara Perserikatan yang disegani. Bersama Niac Mitra, ia tiga kali mengangkat trofi juara. Ia juga yang memberi Arema gelar pertamanya, membawa PSM kembali berbicara di partai final, dan mengantar Merah Putih pulang membawa medali perunggu SEA Games 1989.

Nama ketiga yang dikenang sore itu adalah Sinyo Aliandoe. Menjadi Pelatih Timnas Indonesia, ia nyaris membawa Garuda menembus panggung Piala Dunia 1986. Timnya juara grup, melangkah hingga ke final kualifikasi Asia, sebuah pencapaian yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu momen terdekat Indonesia dengan mimpi tampil di pentas sepak bola dunia.

[Gambas:Instagram]

Tiga kisah itu, tiga perjalanan panjang yang penuh keringat dan pengabdian, akhirnya dihidupkan kembali di Surabaya sore itu. Untuk mengenang dan menghargai kontribusi luar biasa mereka, panitia Piala Presiden 2026 menyerahkan penghargaan berupa jersey Piala Presiden 2026 dan giant check senilai Rp100 juta untuk masing-masing legenda.

Sayang, keluarga Sinyo Aliandoe dan Bertje Matulapelwa tidak bisa hadir langsung karena berada jauh dari Surabaya. Penghargaan untuk keduanya pun diterima secara simbolis oleh keluarga Marundung Basri, dan bakal disampaikan oleh panitia ke pihak keluarga masing-masing.

Yang membuat momen ini terasa lebih haru, Marundung Basri sendiri baru saja berpulang, tak sampai dua minggu sebelum acara penghargaan ini digelar. Undangan yang seharusnya dihadiri langsung oleh sang pelatih legendaris, terpaksa harus diwakili oleh putra tertuanya, Ahmad Ridwan Basri.

"Saya sebagai anak tertua mewakili almarhum Bapak Marundung Basri yang beliau berpulang kurang lebih 10 hari yang lalu yaitu tepatnya tanggal 23 Juli 2026 hari Kamis ba'da subuh, menjelang umur 84 tahun," kata Ridwan.

Ia kemudian menjelaskan bahwa kehadirannya di panggung itu bukan hanya mewakili keluarga besar Muhammad Basri, tetapi juga keluarga dua legenda lain yang berhalangan hadir. Dia pun mengucapkan banyak terima kasih kepada penyelenggara Piala Presiden 2026.

"Kami mewakili mengucapkan terima kasih terutama yang sebesar-besarnya kepada Bapak Maruarar Sirait sebagai steering committee, juga kepada dari Bapak Presiden Prabowo, dan juga terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Ketua PSSI sebagai induk organisasi dan kepada Bapak Wali Kota kami mengucapkan terima kasih. Semoga ini sebagai cambuk juga buat yang lainnya untuk bisa lebih berprestasi, klub-klub lokal," ucapnya.

Suasana yang sempat syahdu itu kemudian berubah menjadi lebih hangat ketika Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan sambutan singkat sebagai tuan rumah. Ia menyampaikan rasa terima kasih karena Surabaya dipercaya menjadi kota pembuka gelaran Piala Presiden 2026, sekaligus menitipkan harapan agar babak semifinal dan final turnamen mendatang juga digelar di kotanya.

Eri kemudian berbicara dengan nada yang lebih reflektif, membawa hadirin masuk ke dalam renungan tentang makna menghargai, jasa dan sejarah, sebuah tema yang jarang terdengar di tengah hiruk-pikuk seremoni olahraga.

"Bagaimana menghormati orang? Bagaimana menghargai orang yang pernah mengangkat nama sebuah kota? Nama yang selalu indah apalagi nama negara. Bagaimana orang yang berjasa tidak pernah dilupakan karena negara itu akan menjadi negara yang hebat," kata Eri.

Ia melanjutkan dengan sebuah pernyataan yang terasa seperti inti dari seluruh acara sore itu, tentang hubungan antara kebesaran sebuah bangsa dan caranya memperlakukan sejarah.

"Karena negara itu akan menjadi negara yang hebat ketika negara itu tidak pernah melupakan sejarah, dan orang itu tidak akan pernah menjadi orang hebat kalau orang itu selalu melupakan sejarah," katanya.

"Maka saya yakin Piala Presiden akan terus berjaya dan Piala Presiden ini akan memberi contoh kebaikan. Hari ini pun sudah diberikan bagaimana contoh kebaikan itu menghormati para pelatih, menghormati orang yang berjasa untuk membawa nama Indonesia harum di kancah internasional," tutur Eri, disambut anggukan dari beberapa hadirin.

Bersambung ke halaman berikutnya...

Haru dan Suara Bergetar dari Legenda Indonesia usai Terima Apresiasi dari Piala Presiden BACA HALAMAN BERIKUTNYA


HALAMAN:

UGM Yogyakarta mulai implementasi program di desa wisata binaan Bakti BCA

calendar_today 02.08.2026 - person  - timer ~

UGM Yogyakarta mulai implementasi program di desa wisata binaan Bakti BCA

Minggu, 2 Agustus 2026 23:04 WIB

Image Print

Empat Tim Pemenang Genera-Z Berbakti Siap Mengabdi di Desa – Tim Universitas Indonesia (paling kiri), tim Universitas Gadjah Mada (kedua dari kiri), Entertainer & Sociopreneur Cinta Laura (ketiga dari kiri), Duta Bakti BCA Nicholas Saputra (tengah), Ilmuwan dan wirausahawan sosial Tri Mumpuni (ketiga dari kanan), tim Universitas Padjadjaran (UNPAD) (kedua dari kanan), dan tim Universitas Airlangga (paling kanan), pada babak final Genera-Z Berbakti 2026. (ANTARA/HO-BCA)

Yogyakarta (ANTARA) - Tim Laskar Selasik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sebagai salah satu dari empat pemenang Genera-Z Berbakti 2026 mulai mengimplementasikan program di Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang merupakan desa wisata binaan Bakti BCA.

Genera-Z Berbakti 2026 memasuki babak baru. Setelah rangkaian seleksi, bootcamp, hingga babak final yang kompetitif, empat tim terbaik telah terpilih sebagai pemenang program call for proposal mahasiswa yang diselenggarakan Bakti BCA ini. Selanjutnya, para pemenang akan mengimplementasikan gagasan secara langsung di desa wisata binaan Bakti BCA, dengan rincian sebagai berikut:

1. Tim Laskar Selasik (UGM) di Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung;
2. Tim Mega Lestari (UNPAD) di Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur;
3. Tim Amerta Pertiwi (UNAIR) di Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo;
4. Tim Katalis (UI) di Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon.

Duta Bakti BCA sekaligus panelis Genera-Z Berbakti 2026, Nicholas Saputra mengatakan, keempat pemenang menawarkan solusi yang patut dinanti implementasinya di desa tujuan masing-masing.

"Kami harap seluruh kampus terpilih bisa memetakan persoalan dan menawarkan solusi yang relevan di lapangan. Semoga seluruh pemenang semakin memahami kebutuhan masyarakat ketika sudah berada di lapangan, sehingga dapat menentukan prioritas dan menyempurnakan program masing-masing," kata Nicholas.

Sebelum berangkat ke desa tujuan, pemenang Genera-Z Berbakti 2026 mengikuti bootcamp untuk mendapatkan pembekalan seperti pemetaan kebutuhan masyarakat, perencanaan program, team building, pengolahan data, hingga pengetahuan tentang health, safety, and environment.

Salah satu anggota tim UGM, Fauzyiah, menyebut bootcamp menjadi pengalaman untuk memperkuat kesiapan timnya sebelum terjun langsung ke masyarakat. "Bootcamp ini sangat membantu kami untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mengingatkan bahwa sebagai generasi muda kami harus terus belajar, mengembangkan keterampilan, dan tetap on track terhadap tujuan yang ingin dicapai," kata perempuan yang akrab disapa Uzi.

Anggota tim UNAIR, Usamah, menganggap pembekalan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai makna pengabdian. "Kami harus memahami persoalan dari sudut pandang masyarakat dan membangun perubahan bersama mereka, bukan datang sebagai pihak yang merasa paling tahu. Dari situlah dampak yang berkelanjutan bisa tercipta," tutur Usamah.

Memasuki tahap implementasi, setiap tim juga telah mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan yang menanti di lapangan. "Yang terpenting adalah tetap adaptif, tangguh, dan selalu mengutamakan solusi ketika menghadapi tantangan," kata Ghifari, salah satu anggota tim UNPAD.

Terpisah, Sarah dari tim UI menilai kekompakan dan komunikasi yang terbuka menjadi fondasi utama keberhasilan program. "Ketika ada banyak ide, yang terpenting adalah kami dapat mengambil keputusan bersama demi keberhasilan program," ujar Sarah.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn, berharap, Genera-Z Berbakti 2026 dapat menjadi ajang mahasiswa melatih diri berkontribusi nyata bersama masyarakat.

"Terpilihnya pemenang Genera-Z Berbakti 2026 menandai dimulainya tahap yang krusial dari program ini, yaitu pengabdian di lapangan. Kami yakin para pemenang dapat menjalankan program yang sudah disusun dengan lancar bersama masyarakat. Harapannya, pengabdian ini dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk masa depannya, dan masyarakat agar semakin berdaya dan tangguh," ujar Hera.

Pewarta : SP
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026