Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyiapkan mengoptimalkan penindakan parkir liar bersama tim gabungan dalam rangka menciptakan kenyamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas di wilayah perkotaan Garut.
"Sebagian kemarin sudah ada imbauan, minimal ketika parkir wajib mempertanyakan karcis retribusi parkirnya kepada wajib retribusi," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Satria Budi di Garut, Rabu.
Ia menuturkan, tim jajarannya bersama Satuan Tugas Anti Premanisme terus bergerak ke sejumlah ruas jalan yang selama ini terdapat aktivitas parkir liar yang mengganggu arus lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.
Selama ini, kata dia, keberadaan kendaraan bermotor yang parkir liar itu menjadi pemicu terjadinya kemacetan arus lalu lintas kendaraan atau mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.
"Betul, keberadaan parkir liar itu menyebabkan kemacetan, makanya disarankan untuk parkir di tempat yang sudah disiapkan," katanya.
Ia menyebutkan, sejumlah ruas jalan yang akan menjadi perhatian tim gabungan yakni jalan di kawasan Mal Ramayana, kemudian Jalan Bank-Veteran, terutama di sekitar area depan Stasiun Garut.
Menurut dia, jalan tersebut terdapat banyak pedagang kaki lima, kemudian menjadi tempat menunggu orang di Stasiun Garut, maupun yang berbelanja di Ramayana sehingga banyak kendaraan bermotor parkir sembarangan.
"Dalam tim tersebut juga ada dari Dinas Perdagangan yang akan mengatasi masalah pedagang di jalan agar tidak menyebabkan kemacetan," katanya.
Ia menambahkan, jajarannya sebelum melakukan tindakan akan terlebih dahulu memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak parkir sembarangan, dan akan diarahkan untuk parkir di dalam Stasiun Garut atau di Mal Ramayana, dan tempat parkir legal lainnya.
Selain itu, kata dia, tim gabungan juga akan memasang rambu-rambu larangan parkir di sejumlah ruas jalan di perkotaan, kemudian melakukan patroli secara berkala untuk penertibannya.
"Akan melakukan tindakan persuasif dari pihak kita dan kepolisian, begitu juga petugas sekuriti di Ramayana untuk sama-sama melakukan penertiban," katanya.
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Medan (ANTARA) - PT Pegadaian Kantor Wilayah I Medan menggencarkan penggunaan aplikasi Pegadaian Tring guna mempermudah akses layanan bagi nasabah, termasuk dalam transaksi digital.
"Tring untuk mempermudah layanan secara digital bagi segala lapisan masyarakat dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan," ujar Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah I Medan Yohanis Wulang di Medan, Rabu.
Yohanis mengatakan sistem keamanan aplikasi Tring terus diperkuat untuk meminimalkan risiko pembobolan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Namun, ia mengingatkan nasabah tetap harus menjaga keamanan data pribadi, seperti kata sandi dan kode OTP. Pegadaian tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat kelalaian nasabah dalam memberikan data tersebut kepada pihak lain.
"Untuk itu, kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak memberikan kata sandi secara sembarangan, walaupun kepada pegawai Pegadaian," tuturnya.
Ia mengatakan variasi produk Pegadaian kini semakin lengkap sehingga memudahkan masyarakat mengakses layanan pembiayaan maupun investasi.
Pegadaian mencatat jumlah nasabah Tring di Aceh dan Sumatera Utara mencapai 427,8 ribu dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,90 juta kali. Sementara itu, jumlah nasabah aktif mencapai 1,79 juta atau meningkat 36,3 persen secara tahunan.
Adapun jumlah nasabah tabungan emas tercatat 663 ribu dan nasabah pembiayaan sebanyak 1,12 juta.
"Kami berharap dengan adanya Tring dan peningkatan layanan Pegadaian, nasabah dapat menginstal aplikasi tersebut sehingga semakin mudah mengakses layanan," ujarnya.
Terkait tren harga emas yang sempat mengalami penurunan, Yohanis mengimbau masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk berinvestasi emas.
Ia juga memastikan setiap kendala yang terjadi pada aplikasi Tring akan segera direspons agar pelayanan kepada nasabah tetap berjalan dengan baik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pegadaian Medan gencarkan aplikasi Tring permudah layanan nasabah
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Lionel Messi menulis pesan perpisahan menyentuh untuk sang ayah, Jorge Messi yang meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Melalui unggahan di Instagram pada Rabu, Messi mengungkapkan Jorge terus memintanya tampil dalam Piala Dunia 2026. Namun, hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai, kondisi kesehatan sang ayah memburuk.
Jorge Messi meninggal dunia pada Jumat (7/8) waktu setempat atau Sabtu (8/8) WIB di sebuah klinik medis di Rosario, Argentina. Dia telah lama menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya.
“Ayah, kamu terus memintaku untuk bermain di satu Piala Dunia terakhir hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai, kondisimu memburuk,” tulis Messi.
Piala Dunia 2026 menjadi pengalaman berbeda bagi Messi karena untuk pertama kalinya Jorge tidak dapat mendampinginya secara langsung di sebuah turnamen.
Meski begitu, Messi terus berharap sang ayah dapat pulih dan menyaksikan perjuangannya bersama Argentina.
“Aku terus mengatakan kepadamu bahwa kami akan mencapai final Piala Dunia agar kamu bisa datang. Itu kembali menjadi misiku,” ujar Messi.
Namun, kondisi Jorge tidak kunjung membaik. Setelah setiap pertandingan, Messi mengaku selalu menunggu pesan dari sang ayah. Ketika pesan tersebut tak kunjung datang, ia menyadari keadaan Jorge jauh lebih serius.
Messi kemudian berusaha membawa Argentina melaju sejauh mungkin. Ia berharap perjalanan panjang tersebut dapat memberikan Jorge lebih banyak waktu dan kesempatan untuk menyaksikan salah satu pertandingan.
“Kami mencapai final, tetapi kamu tidak bisa berada di sana. Aku ingin memenanginya agar bisa membawa trofi itu kepadamu dan menunjukkannya sekali lagi. Aku tidak bisa,” ucap Messi.
Argentina akhirnya gagal menjadi juara. Messi juga mengakui kondisi fisiknya tidak pernah benar-benar prima selama turnamen.
“Kakiku benar-benar tidak bisa memberikan lebih banyak lagi. Kali ini aku mencoba mendorong diriku melampaui apa yang mampu ditanggung tubuhku, tetapi aku tidak bisa,” ujar Messi.
Meski gagal memenuhi keinginannya untuk mempersembahkan trofi kepada sang ayah, Messi tetap menganggap keputusannya untuk tampil di Piala Dunia 2026 sebagai sesuatu yang benar.
Jorge memiliki peran besar dalam perjalanan karier Messi. Ia mendampingi putranya sejak masih meniti karier di Argentina hingga berkembang menjadi salah satu pesepak bola terbaik dunia. Jorge juga bertahun-tahun menjadi agen Messi.
Kepergian Jorge menjadi kehilangan besar bagi Messi dan keluarganya. Sosok sang ayah tidak hanya hadir dalam perjalanan kariernya, tetapi juga menjadi bagian penting dari perjalanan panjang Messi hingga mencapai puncak sepak bola dunia.
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Salzburg -
Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique mengaku persiapan timnya tak maksimal jelang melawan Aston Villa dalam final Piala Super Eropa 2026. Itu disebabkan banyaknya pemain Les Parisiens yang tampil di Piala Dunia lalu.
Sebanyak 15 pemain PSG ikut berlaga di Piala Dunia 2026 yang baru tuntas sekitar tiga pekan lalu, termasuk Fabian Ruiz yang membawa Spanyol menjadi juara serta lima pemain Prancis yang bertanding dalam perebutan tempat ketiga melawan Inggris.
"Kami senang bisa berada di sini karena itu berarti kami telah bekerja dengan baik musim lalu, namun dari segi persiapan, situasinya sangat sulit untuk ditangani," ujar Luis Enrique pada Selasa (11/8) waktu Austria, dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pemain timnas baru saja kembali, pemain asal Prancis, Spanyol, dan Maroko baru kembali hari Senin, sementara pemain Brasil dan Portugal kembali pada tanggal 3 (Agustus), atau sekitar seminggu yang lalu. Ini adalah situasi yang timbul akibat jadwal pertandingan."
"Mengenai pertandingan tingkat tinggi besok, sulit untuk mengharapkan hal tersebut. Beberapa pemain kami hampir tidak berlatih sama sekali, namun mereka yang sudah berlatih akan bermain besok. Dari segi persiapan, kondisi ini bukanlah situasi yang ideal."
Meski belum dalam kondisi 100 persen siap tempur, PSG tetap memburu kemenangan demi meraih gelar pertama di musim 2026-27. Apalagi selanjutnya mereka sudah ditunggu Lens di Piala Super Prancis akhir pekan ini.
"Kami memasang target-target ambisius bagi diri kami sendiri, dan kami akan terus melakukannya," Enrique menambahkan.
"Kami mempersiapkan musim ini dengan cerdas dan ingin berada dalam kondisi terbaik di akhir musim, bukan di awal musim," tegasnya.
PSG akan menghadapi Aston Villa di Red Bull Arena, Salzburg, pada Kamis (13/8) pukul 02.00 WIB. Les Parisiens selanjutnya akan berjumpa Lens di Stade Bollaert-Delelis, Lens, pada Senin (17/8) pukul 01.45 WIB.
(adp/aff)
Badung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan sejumlah langkah strategis berskala besar untuk menjaga keberlanjutan sektor pariwisata di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung.
“Sebagai salah satu destinasi wisata utama yang perkembangannya sangat pesat, Canggu ini menghadapi tantangan besar terkait kemacetan dan pelanggaran tata ruang,” ujar Bupati Badung Wayan Adi Arnawa di Canggu, Rabu.
Ia mengatakan untuk mengurai kemacetan, Pemkab Badung berencana memberlakukan sistem arus lalu lintas satu arah (one-way system) dari arah timur ke barat di kawasan Canggu.
Untuk peningkatan infrastruktur jalan, Pemkab Badung juga telah menyiapkan anggaran hingga ratusan miliar.
“Kami juga telah berdiskusi dengan konsultan internasional guna mematangkan rencana jangka panjang pembangunan jalur bawah tanah (underground) yang menghubungkan titik-titik krusial menuju jalur utama seperti Jalan Gatot Subroto, Denpasar,” kata dia.
Bupati Adi Arnawa menjelaskan tidak hanya masalah kemacetan, Canggu adalah daerah tujuan wisata yang berkembang sehingga rawan terhadap pelanggaran tata ruang, seperti bangunan yang melanggar sempadan jalan atau sungai.
“Kami tegas terhadap pelanggaran tata ruang, jika dibiarkan, wisatawan tidak akan merasa nyaman lagi, dan hal itu akan menurunkan kunjungan yang berdampak langsung pada pendapatan daerah,” jelas dia.
Ia menambahkan selain fokus pada penataan infrastruktur demi kenyamanan wisatawan, pihaknya juga melakukan pembenahan kualitas SDM melalui sektor pendidikan sebagai prioritas utama.
"Kami tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun ekosistemnya. Kesejahteraan masyarakat dan masa depan pendidikan anak-anak di Badung harus berjalan beriringan dengan kemajuan pariwisatanya," pungkas Bupati Adi Arnawa.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus Nampu
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kota Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung mengungkap mahasiswa berinisial A yang menjadi tersangka kasus tabrak lari hingga menewaskan anggota Polrestabes Bandung Aiptu Asep Suhara mengemudikan kendaraan dalam kondisi mabuk saat kejadian di Jalan Merdeka, Kota Bandung.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan berdasarkan pemeriksaan, tersangka dalam kondisi dipengaruhi minuman keras ketika mengemudikan mobil sedan tersebut pada Minggu (9/8) dini hari.
“Dalam keadaan ya mabuk, setengah mabuk, tapi masih bisa nyetir,” kata Dedi di Bandung, Selasa.
Dedi menjelaskan Aiptu Asep mengalami kecelakaan setelah mengikuti patroli dan dalam perjalanan pulang ke rumah.
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan A sebagai pelaku tunggal setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan traffic accident analysis, memeriksa keterangan saksi, serta menerapkan scientific crime investigation.
“Dari hasil olah TKP yang menggunakan traffic accident analysis, keterangan saksi, serta scientific crime investigation, didapat pelakunya tunggal yaitu atas nama tersangka dengan inisial A,” ujarnya.
Dedi mengatakan tersangka mengemudikan mobil sedan milik seorang anggota TNI yang dipinjam sebelum kejadian.
Menurut dia, tersangka sebelumnya berada di sebuah kafe di kawasan Simpang Lima, Kota Bandung, bersama sejumlah rekannya.
Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Dedi, kendaraan tersebut dipinjam untuk membeli rokok. Namun, saat mengemudikan mobil tersebut, tersangka kemudian terlibat kecelakaan dengan sepeda motor yang dikendarai Aiptu Asep di Jalan Merdeka.
“(Korban) ditabrak dari belakang, dari arah belakang,” kata Dedi.
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta -
Modal untuk memulai usaha tidak selalu berbentuk uang. Bagi Amanda Mitsuri, Founder Massicot, perjalanan membangun bisnisnya justru bermula dari sebuah MacBook Pro pemberian sang ayah.
Kisah itu dimulai pada 2011 ketika Amanda mulai kuliah. Alih-alih memberikan uang ratusan juta rupiah sebagai modal, ayahnya memilih membekali Amanda dengan perangkat yang dinilai dapat menunjang ketertarikannya terhadap desain dan seni.
"Dia bilang, 'Ini warisan yang bukan ratusan juta, tapi ini launcher for your career'," ujar Amanda saat ditemui di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amanda mengatakan ayahnya memiliki latar belakang sebagai geologis dan cukup dekat dengan teknologi. Sang ayah juga mengetahui betul ketertarikan putrinya terhadap dunia desain dan seni sehingga mencari perangkat yang cocok untuk mendukung aktivitas tersebut.
Keputusan itu rupanya ikut menentukan jalan karier Amanda. Berbekal MacBook Pro tersebut, ia mulai memberanikan diri untuk membangun brand pada tahun yang sama.
Amanda Mitsuri menceritakan perjalanan mendirikan Massicot Foto: Adi FR/detikINET
"Saya nggak bisa kasih kamu ratusan juta untuk modal, tapi device ini bisa menarik kamu ke jalan berkarya," kenang Amanda menirukan pesan ayahnya saat itu.
Keinginan menjadi entrepreneur juga tidak muncul begitu saja. Amanda tumbuh melihat orang tuanya menjalankan usaha. Pengalaman tersebut membuatnya tertarik mengikuti jejak mereka dan akhirnya memilih membangun bisnis sendiri.
Dalam prosesnya, ketertarikan Amanda terhadap desain bertemu dengan latar belakang geologi sang ayah. Ia kemudian mengeksplorasi material dan membuat koleksi artificial gemstone, yang menjadi bagian dari perjalanan awalnya berkarya dan berbisnis.
Seiring bisnis berkembang, perangkat yang digunakan Amanda ikut bertambah. Saat ini ia mengandalkan sejumlah perangkat dalam ekosistem Apple, mulai dari iPhone Pro, iPad Pro hingga MacBook Pro untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Produk Massicot dikenakan oleh artis Indonesia. Foto: Adi FR/detikINET
Menurut Amanda, penggunaan perangkat yang terintegrasi menjadi penting karena timnya relatif kecil. Dengan tools yang efisien, tim kecil tersebut tetap dapat menjalankan pekerjaan yang kompleks.
"Tim yang kecil kalau nggak di-provide dengan device yang efficient, itu juga bisa kacau. Justru bahkan dengan tim yang kecil, dengan kita integrasikan device kita, itu tuh jadi kayak orang lihatnya, 'Oh, ini timnya besar.' Padahal nggak," ungkapnya.
Untuk proses kreatif, salah satu aplikasi yang paling sering digunakan Amanda adalah Procreate di iPad Pro. Latar belakangnya yang terbiasa menggambar secara manual membuat kombinasi keduanya terasa natural.
Amanda menggunakan iPad untuk berkarya Foto: Adi FR/detikINET
"Procreate tuh kawin ya sama iPad Pro itu. Karena jadi kayak ada no limitation. Ketika saya pegang itu kayak semuanya saya gambar manual," jelas Amanda.
Ia juga menyoroti tekstur, warna, hingga akurasi warna sebagai aspek yang membuatnya nyaman berpindah dari medium manual ke digital.
Ada cerita personal di balik penggunaan iPad Pro. Amanda mulai menggunakan tablet tersebut pada 2018 setelah mendapatkannya dari sang suami.
Saat itu ia baru menjadi ibu dan mengalami kondisi klinis yang membuatnya harus sekitar tiga bulan lebih banyak berada di rumah. Aktivitas menggambar menggunakan iPad Pro kemudian menjadi salah satu cara Amanda untuk terus berkarya di tengah keterbatasan tersebut.
"Adanya iPad Pro dan output-nya adalah kegiatan saya menggambar, save my life," tuturnya.
Amanda Mitsuri, Founder Massicot, Foto: Adi FR/detikINET
Menurut Amanda, periode tersebut membuatnya menemukan kembali ruang untuk bercerita melalui karya meski tidak bisa banyak bertemu orang. iPad Pro pun kemudian ia ibaratkan sebagai studio yang dapat dibawa ke mana-mana.
"Kalau iPad Pro, makanya saya tadi bilang ini tuh studio yang portable," katanya.
Kini teknologi menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari proses kreatif dan bisnis Amanda. Namun, perangkat hanyalah alat. Baginya, kemampuan menemukan cerita tetap menjadi fondasi utama sebuah karya.
Amanda mengatakan seorang kreator tidak seharusnya selalu menunggu mood untuk berkarya. Kepekaan justru perlu terus diasah karena inspirasi bisa muncul dari hal-hal sederhana di sekitar.
"Bahkan kayak dengan bunga yang layu aja kita bisa bikin inspirasi. Jadi mengasah kita untuk ber-storytelling itu jadi poin utama di brand masing-masing," pungkasnya.
(afr/fay)
TAGSLIHAT LAINNYA
Cirebon (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan pencegahan peredaran obat keras ilegal selama Agustus 2026 melalui operasi dan pengembangan kasus, yang menghasilkan penangkapan tiga pengedar serta penyitaan 6.964 butir obat sejak Senin (10/8).
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama di Cirebon, Rabu, mengatakan operasi tersebut dilakukan untuk mencegah distribusi obat keras ilegal semakin meluas sekaligus memutus rantai pasokan barang tersebut.
"Operasi serentak dan pengembangan terukur ini membuktikan bahwa Polresta Cirebon tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku peredaran obat keras ilegal," katanya.
Menurut dia, pencegahan dilakukan dengan menindak pengedar berdasarkan informasi yang diperoleh petugas di lapangan dan mengembangkan kasus hingga menemukan jaringan pemasok.
Ia menyebutkan, penindakan pada Senin (10/8) diawali dengan penangkapan T (35) di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon sekitar pukul 13.30 WIB.
Dari tersangka tersebut, polisi menyita Tramadol dan Trihexyphenidyl, uang hasil penjualan, telepon seluler, serta tas selempang.
“Hasil pemeriksaan T mengarahkan petugas kepada pemasok berinisial S yang hingga kini masih dalam pengejaran,” katanya.
Ia menyampaikan, petugas kemudian mengembangkan informasi tersebut dan sekitar pukul 15.00 WIB menangkap MF (27) di sebuah bengkel sepeda motor di Jalan Raya Arjawinangun.
Dari MF, kata dia, polisi kembali mengamankan sejumlah Tramadol, uang tunai, dompet, dan telepon seluler serta memperoleh informasi mengenai pemasok berinisial A (42) di Kecamatan Susukan, Cirebon.
“Petugas langsung mengamankan pelaku dan dari rumah A, kami menyita 4.820 butir Tramadol dan 2.037 butir Trihexyphenidyl yang disimpan dalam dua tas ransel,” katanya.
Secara keseluruhan, lanjut dia, barang bukti yang diamankan dari ketiga tersangka mencapai 4.893 butir Tramadol dan 2.071 butir Trihexyphenidyl atau sebanyak 6.964 butir obat keras ilegal.
Imara menegaskan pihaknya akan melanjutkan upaya pencegahan dengan mengejar pemasok dan bandar, yang menjadi bagian dari rantai peredaran obat keras ilegal di Kabupaten Cirebon.
“Ketiga tersangka kini diamankan di Mapolresta Cirebon dan dijerat UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan sebagaimana diubah UU Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun,” ucap dia.
Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menyampaikan penerapan campuran etanol 20 persen atau E20 dalam bahan bakar minyak (BBM) dilakukan pada 2029 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
"Maka 2029 itu etanol campuran 20 persen sudah bisa kita laksanakan," kata Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kemenko Perekonomian Elen Setiadi dalam MINDialogue, di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, saat ini penerapan campuran etanol dalam BBM masih berada pada tingkat lima persen. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah akan memperluas sumber bahan baku etanol yang berasal dari komoditas domestik, seperti tebu dan singkong.
Salah satu sumber potensial berasal dari tetes tebu yang dikembangkan melalui program food estate di sejumlah wilayah, termasuk Papua.
Selain itu, Elen menilai pengembangan ekosistem energi menjadi kunci dalam mempercepat industrialisasi nasional. Menurutnya, ketahanan energi memiliki keterkaitan erat dengan keberlangsungan sektor industri.
"Arahan Presiden sudah jelas Astacita bahwa ketahanan energi itu menjadi bagian penting. Kemudian ada bagian kedua adalah hilirisasinya," kata dia lagi.
Menurut dia, dinamika global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, menjadi pembelajaran penting bagi Indonesia untuk memperkuat pengelolaan sumber daya alam dan ketahanan energi.
Elen menyebut program Biodiesel 50 (B50) menjadi salah satu contoh penguatan ketahanan energi nasional, mengingat lewat program ini, Indonesia mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.
Ia menambahkan, pemerintah juga terus menjaga ketersediaan BBM bersubsidi, baik solar maupun pertalite, agar harga di tingkat masyarakat tetap terkendali.
"Presiden sudah jamin sampai akhir tahun harga untuk BBM bersubsidi, solar maupun pertalite tetap dijaga pada harga sekarang," ujar dia.
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
AKURAT.CO Bagi warga berpenghasilan rendah, pinjaman online dan cicilan sepeda motor bisa menjadi jalan bertahan hidup. Namun, dua hal itu justru berpotensi membuat posisi mereka dalam desil kesejahteraan naik dan berujung kehilangan bantuan sosial.
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Jakarta, Lazarus Simon Ishak, mengkritik penggunaan desil sebagai salah satu syarat penerima bansos. Menurutnya, indikator tersebut belum tentu menggambarkan kondisi ekonomi warga secara utuh.
"Kalau memang negara memberikan bantuan sosial pada warganya, jangan pakai syarat yang memberatkan," kata Lazarus saat ditemui di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Baca Juga: Cara Cek Bansos Agustus 2026 dan Desil DTSEN Lewat NIK, Gampang Diakses dan Cepat!
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta perlu mengevaluasi sejumlah indikator yang dapat membuat desil warga meningkat, tetapi tidak mencerminkan kemampuan ekonomi mereka. Salah satunya kepemilikan pinjaman online.
Menurutnya, pinjol justru bisa menjadi tanda seseorang sedang kesulitan keuangan. "Cari tahu dulu dong, orang punya pinjol itu karena dia tidak punya kemampuan ekonomi, terpaksa pinjol. Kalau punya uang ngapain pinjol?," ujarnya.
Hal serupa berlaku bagi warga yang mencicil sepeda motor. Lazarus meminta Pemprov Jakarta tidak buru-buru menganggap kepemilikan kendaraan sebagai tanda peningkatan kesejahteraan. Bagi sebagian warga, sepeda motor merupakan alat untuk mencari nafkah.
"Jangan terus karena gara-gara itu desilnya jadi naik. Kredit motor juga terpaksa karena bisa dipakai untuk kerja, ojek online," kata dia.
Dia juga menyoroti indikator tempat tinggal. Rumah permanen belum tentu berarti penghuninya berkecukupan. Rumah tersebut bisa merupakan warisan orang tua yang ditempati beberapa keluarga sekaligus.
Dia mencontohkan sebuah keluarga yang tinggal di rumah warisan, tetapi penghuninya bekerja sebagai tukang parkir atau pekerja serabutan.
Baca Juga: Arti Desil DTSEN 1-10, Desil Berapa yang Berpeluang Dapat Bansos?
Kondisi menjadi lebih rumit ketika satu rumah dihuni beberapa keluarga. Menurut Lazarus, ukuran fisik rumah tidak dapat begitu saja dipakai untuk menentukan tingkat kesejahteraan penghuninya.
"Di situ ada tiga-empat keluarga karena kakak-adik bersaudara," ujarnya.
Anggota Komisi A DPRD Jakarta itu pun meminta Pemprov Jakarta melihat kondisi ekonomi warga secara menyeluruh sebelum menentukan kelayakan penerima bansos. Warga tidak semestinya kehilangan bantuan hanya karena satu atau dua indikator administratif membuat desilnya meningkat.
"Ini tidak adil menurut saya. Sangat tidak adil," kata Lazarus.