Kami berupaya memberikan dukungan yang dibutuhkan, baik untuk membantu penanganan di lapangan maupun memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak
Samarinda (ANTARA) - Dukungan perlengkapan taktis dari sektor perbankan disalurkan untuk mempercepat upaya satuan tugas gabungan dalam membantu wilayah Kalimantan mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan seluruh logistik penanganan karhutla tersalurkan secara tepat sasaran.
"Kami berupaya memberikan dukungan yang dibutuhkan, baik untuk membantu penanganan di lapangan maupun memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak," kata Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo dalam keterangannya di Samarinda, Kamis.
Melalui inisiatif program BNI Berbagi, penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut telah sukses menjangkau wilayah rentan di Kalimantan, termasuk 10 wilayah kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
Kesepuluh wilayah sasaran distribusi itu meliputi Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Pulang Pisau, Barito Utara, Palangka Raya, Murung Raya, Gunung Mas, Katingan, Barito Selatan, dan Kabupaten Kapuas.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BNI kepada masyarakat sekaligus dukungan bagi petugas dan relawan yang berada di lapangan," ujarnya.
Untuk memaksimalkan daya juang relawan saat memadamkan api, BNI membekali tim BPBD dengan tambahan peralatan operasional penting berupa mesin pompa air, sepatu bot keselamatan, hingga senter kepala.
Sinergi lintas sektor ini tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman lahan, tetapi juga memprioritaskan perlindungan kesehatan warga sipil yang sangat rentan terpapar dampak kabut asap.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan pihak terkait untuk menyesuaikan dukungan dengan perkembangan kebutuhan," tuturnya
Guna menjaga daya tahan tubuh masyarakat setempat, posko-posko penanganan bencana kini telah disuplai dengan perlindungan medis berupa masker N95, tabung oksigen darurat, multivitamin, hingga susu.
Ketahanan pangan warga di kawasan rawan bencana juga turut dijamin keberlangsungannya melalui pendistribusian air mineral serta paket makanan cepat saji berupa mi instan dan sarden.
"Sebagai bagian dari BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus menjalankan peran sosialnya dengan hadir di tengah masyarakat termasuk dalam kondisi darurat dan bencana," ucapnya.
Langkah kolaboratif mitigasi bencana ini diharapkan dapat meringankan beban pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.
"Komitmen tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-80 BNI, Swadharma Bhakti Nagara, untuk terus melayani sepenuh hati dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta negara," pungkasnya.
Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pantauan di lokasi, aksi pembakaran ban bekas, sampah dan lain-lain itu berlangsung di tengah kerumunan massa yang berada di depan gerbang utama Gedung DPR.
Petugas langsung bergerak untuk mengendalikan situasi dan memadamkan api agar tidak meluas.
Petugas damkar turut dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan, aparat kembali melakukan pengamanan.
Baca Juga: Demo Mulai Memanas, Massa Aksi Paksa Terobos Masuk Gerbang DPR
Hingga kini, ratusan demonstran masih bertahan di depan gerbang Gedung DPR. Mereka juga melakukan aksi pelemparan berbagai benda ke dalam area gerbang, selain menyulut kembang api.
Diketahui, massa aksi yang berasal dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) sudah membubarkan diri dari lokasi, setelah menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pimpinan DPR.
Salah satunya terkait percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Dalam audiensi dengan pimpinan DPR, perwakilan AMPB meminta adanya kepastian mengenai target pengesahan RUU Perampasan Aset.
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan pimpinan DPR berkomitmen menyelesaikan RUU tersebut, sesuai tenggat yang telah diputuskan dalam rapat paripurna, yakni 15 Desember 2026.
Baca Juga: Bawa Golok ke Tengah Demo Depan DPR, Pria Ini Langsung Jadi Sasaran Amuk Massa
"Ini sudah menjadi komitmen kita bersama dan DPR sudah tadi di paripurna sudah menyampaikan dan sudah memutuskan 15 Desember 2026 itu batas untuk pengesahan RUU ini menjadi undang-undang," ujarnya.
Dasco bahkan menyatakan pimpinan DPR siap mengundurkan diri apabila target pengesahan tersebut tidak tercapai.
"Bahwa kami pimpinan DPR berkomitmen untuk menyelesaikan undang-undang ini tepat waktu dan kami tidak ada masalah, tidak ada kekhawatiran untuk kemudian memenuhi tuntutan teman-teman sekalian. Kalau memang tidak selesai, ya kami mengundurkan diri, itu tidak ada masalah," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dasco juga menjamin keselamatan massa aksi. Dia mengatakan telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) terkait pengamanan demonstran, baik di luar maupun di lokasi unjuk rasa.
"Ini saya langsung akan berkoordinasi kepada teman-teman dari APH untuk mengenai pengamanan teman-teman sekalian, baik di luar maupun yang bertugas," kata Dasco.
Baca Juga: Pimpinan DPR Jamin Keselamatan Pendemo AMPB
Jakarta, CNBC Indonesia — Bagi masyarakat yang sedang berburu rumah dengan harga terjangkau, Danantara Housing Expo 2026 bisa menjadi salah satu pilihan.
Pameran yang digelar pemerintah bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) ini menawarkan beragam pilihan hunian sekaligus skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan bunga relatif murah.
Danantara Housing Expo 2026 resmi dibuka pada Kamis (27/8/2026) dan digelar selama empat hari hingga 30 Agustus 2026 di NICE PIK 2, Jakarta.
Pameran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mendukung program 3 juta rumah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
CEO Danantara Rosan P. Roeslani mengatakan pameran tersebut dirancang untuk mempertemukan masyarakat dengan pasokan hunian dari berbagai pengembang, sekaligus memberikan akses pembiayaan yang lebih terjangkau.
"Kalau kita lihat dari acara pada pagi hari ini, bervariasi dari harga tadi kita lihat bersama di harga Rp120 juta sampai dengan yang tertinggi di level Rp2 atau 3 miliar," ujar Rosan dalam acara Danantara Housing Expo 2026, Kamis (27/8/2026).
Tak hanya menawarkan rumah dengan berbagai rentang harga, pameran ini juga menghadirkan skema pembiayaan dari bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Rosan mengatakan masyarakat bisa mendapatkan fasilitas KPR dengan uang muka atau down payment (DP) mulai dari 1%. Sementara itu, suku bunga ditawarkan mulai 2,75% per tahun dengan skema fixed yang kemudian meningkat secara bertahap.
Tak berhenti di situ, tenor KPR yang ditawarkan juga bisa mencapai 30 tahun hingga 40 tahun. Menariknya, fasilitas tersebut juga dibebaskan dari sejumlah biaya yang biasanya muncul dalam proses pengajuan KPR.
"Tenor juga, mungkin selama ini di perbankan hanya 10 tahun atau 15 tahun, kita bisa berikan sampai 30 tahun bahkan 40 tahun. Dan yang paling penting, ini juga bebas biaya administrasi, provisi, dan appraisal," kata Rosan.
Menurut Rosan, akses terhadap hunian terjangkau masih menjadi kebutuhan besar di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2026, sekitar 9,29 juta rumah tangga masih belum memiliki rumah.
Selain itu, terdapat sekitar 18 juta rumah tangga yang masih tinggal di hunian yang belum memenuhi standar kelayakan.
"Kalau kita meng-cover semua segmen yang ada, dan tentunya dengan angka-angka tersebut menunjukkan memang kebutuhan rumah ini menjadi hal yang sangat prioritas," tuturnya.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Danantara bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan terus mendorong penyediaan hunian yang memenuhi standar kehidupan layak bagi masyarakat.
Dalam pameran ini, tersedia lebih dari 120.000 pilihan properti yang berasal dari lebih dari 130 developer BUMN dan swasta. Pilihan hunian tersebut dibagi ke dalam tiga zona, yakni First Home, Family Home, dan Premium Living.
Rosan mengatakan terdapat 10 rumah contoh yang dapat dilihat langsung oleh pengunjung. Sementara dari sisi pengembang BUMN, terdapat 12 developer yang membawa sekitar 16.559 unit dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi.
Total nilai inventori properti BUMN tersebut mencapai Rp9,79 triliun. Dari jumlah itu, sebanyak 6.611 unit ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sedangkan 9.948 unit merupakan hunian non-MBR.
Danantara menargetkan pameran ini mampu menarik lebih dari 50.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan.
(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Pemerintah menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp 2.591,4 triliun pada 2027. Target ini tumbuh 12,1% dari proyeksi 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan tidak akan menaikkan tarif pajak maupun mengganggu wajib pajak yang sudah patuh.
Purbaya mengatakan, pemerintah akan mengandalkan perluasan basis pajak atau tax base dan peningkatan kepatuhan untuk mengejar target penerimaan tersebut.
“Pemerintah sampai sekarang enggak ada rencana untuk menaikkan tax rate-nya,” kata Purbaya dalam rapat penyampaian pokok-pokok RUU tentang APBN TA 2027 bersama Badan Anggaran DPR. di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8).
Bendahara negara tersebut menuturkan, strategi penerimaan pajak 2027 akan lebih banyak mengandalkan ekstensifikasi, bukan intensifikasi terhadap wajib pajak yang selama ini telah memenuhi kewajibannya.
“Yang bayar pajak yang harusnya bayar, bayar. Yang sudah bayar ya enggak diganggu,” katanya.
Purbaya menjelaskan, target penerimaan pajak tersebut merupakan bagian dari penerimaan perpajakan yang diproyeksikan mencapai Rp 2.908 triliun pada 2027. Angka itu tumbuh 10,5% dibandingkan proyeksi atau outlook 2026.
Selain penerimaan pajak sebesar Rp 2.591,4 triliun, penerimaan kepabeanan dan cukai ditargetkan mencapai Rp 316,6 triliun.
Purbaya mengatakan, untuk meningkatkan penerimaan, pemerintah akan melanjutkan reformasi perpajakan melalui pemanfaatan teknologi, penguatan sistem Coretax, peningkatan sinergi antarinstansi, serta penegakan hukum yang lebih efektif.
Ia menilai, peningkatan kepatuhan menjadi kunci untuk memperbesar penerimaan negara tanpa harus meningkatkan tarif pajak.
Di sisi lain, ia menegaskan akan membenahi integritas aparat yang bertugas mengumpulkan penerimaan negara.
“Ini berlaku untuk pegawai kami juga, jadi bukan hanya pembayar pajak, tapi juga penagih pajak akan pasti kami pastikan dilakukan dengan baik dan bersih,” kata Purbaya.
Dia mengatakan, pembenahan sumber daya manusia di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai diperlukan agar proses pemungutan penerimaan negara berjalan lebih optimal.
Adapun, Purbaya memaparkan, secara keseluruhan pendapatan negara dalam RAPBN 2027 ditargetkan mencapai Rp 3.426 triliun, tumbuh 6,8% dari outlook 2026. Pendapatan tersebut terdiri atas penerimaan perpajakan Rp 2.908 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp 517,4 triliun, dan hibah Rp0,7 triliun.
Di sisi lain, belanja negara pada 2027 direncanakan mencapai Rp 4.097,2 triliun. Dengan postur tersebut, defisit anggaran diproyeksikan sebesar Rp 671,2 triliun atau 2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Jakarta -
Rendy Kjaernett turut mendampingi hari-hari terakhir ibu mertua, Rima Sania Pontoh, sebelum meninggal dunia. Momen mendampingi sang mertua selama menjalani sakit meninggalkan kenangan mendalam bagi Rendy.
Rendy mengaku kagum dengan ketangguhan Rima dalam menghadapi penyakit berat yang diidapnya. Menurutnya, sang mertua tak pernah banyak mengeluh dan selalu berusaha terlihat tegar di hadapan keluarga.
"Kalau nemenin sih, bener-bener sama... sama kayak Lady, dikarenakan sama-sama yang bareng-bareng. Sama kayak Lady, jadi kayak salut terutama tuh melihat Mama tuh gak pernah ngeluh sakit. Mama juga... kita tahu Mama sakitnya tuh cukup, cukup parah ya. Maksudnya penyakit berat gitu," kata Rendy Kjaernett saat ditemui di Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (27/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rendy menceritakan kondisi Rima sempat memburuk setelah menjalani operasi. Penyakit tersebut kemudian kembali kambuh dan disertai sejumlah komplikasi.
"Tapi Mama tuh dari operasi, terus tiba-tiba relapse lagi, terus tiba-tiba ada komplikasi ke mana-mana lagi, itu Mama tuh kalau sakit dia cuma bilang, 'Di, Mama lagi sakit'. Dia WhatsApp Lady gitu. 'Mama gak bisa ini, gak bisa ini'. Mama bilang, 'Mama lagi sakit nih', gitu," tuturnya.
Fase terberat dirasakan keluarga dalam satu bulan terakhir. Kondisi Rima sempat drop pada tengah malam hingga keluarga memutuskan membawanya ke rumah sakit dan menjalani perawatan di IGD.
"Pikirnya awalnya kita pas Mama WhatsApp Lady... waktu itu WhatsApp-nya tuh kalau gak salah jam 02.00 pagi atau jam 01.00, kita kaget. 'Abang, ya udah bawa ke rumah sakit, masuk IGD'. Waktu itu kondisinya Mama cukup, cukup parah," ujar Rendy.
"Udah demam, terus juga trombositnya turun semua. HB-nya, iya. HB-nya juga turun semuanya. Terus akhirnya sampai... ya udah, Mama dirawat tuh 3 hari," lanjutnya.
Di tengah kondisi kritis tersebut, keluarga sempat kesulitan mendapatkan ruang Intensive Care Unit (ICU) untuk Rima. Namun, Lady Nayoan justru memandang kondisi itu sebagai bagian dari rencana Tuhan.
Menurut Lady, jika ibunda dirawat di ICU, keluarga mungkin tidak bisa berada di sisinya ketika waktunya tiba. Sebaliknya, Rima akhirnya mendapat perawatan menggunakan ventilator di ruang rawat biasa sehingga seluruh keluarga dapat mendampinginya hingga napas terakhir.
"Kalau mama saya di ICU dan mama saya harus pergi, kita semua gak ada di sebelahnya gitu. Tapi mama saya pakai ventilator di ruang rawat biasa. Kita semuanya ada, sampai hembusan napas terakhir. Itu sih," sambungnya.
Rendy mengaku lega karena hampir seluruh keinginan Rima sebelum meninggal dapat terwujud.
"Itu yang aku sama Lady tuh bersyukurnya. Tuhan baik banget sama Mama dan aku tuh percaya gitu lho, semua... karena semua yang aku lihat tuh semua yang Mama mau tuh ada," ungkap Rendy.
(fbr/pus)
Gates berpendapat, berbeda dari pergeseran teknologi pada masa lalu, AI mampu menggantikan pekerjaan kognitif manusia lintas industri secara jauh lebih cepat daripada durasi yang dibutuhkan pekerja terdampak untuk beralih ke profesi baru.
“Kita membutuhkan waktu untuk bersiap menghadapi masa gejolak sosial, politik, dan ekonomi yang akan datang. Sayangnya, saat ini kita sama sekali belum siap. Saya tidak melihat bukti bahwa para pemimpin, ahli, dan komunitas merespons tantangan ini secara memadai. Tidak ada rencana yang disiapkan untuk mempermudah transisi menuju era AI,” ungkapnya.
Gates menyoroti bahwa pekerja kantoran (white-collar) telah mulai merasakan dampaknya. Sektor penjualan (sales), layanan pelanggan (customer support), rekayasa perangkat lunak (software engineering), hingga asisten hukum (paralegal) menjadi area paling rentan pada tahap awal. Lebih jauh, AI diproyeksikan mampu mengambil alih tugas analisis data, penilaian kelayakan pinjaman, hingga analisis triase pasien di fasilitas kesehatan.
Pekerja kasar (blue-collar) pun tidak luput dari tekanan seiring hadirnya robot humanoid canggih dengan biaya produksi yang kian terjangkau. Kondisi ini membuat angkatan kerja muda berisiko memasuki pasar kerja yang menyempit.
“Pihak yang membutuhkan waktu paling banyak justru memiliki waktu paling sedikit—seperti staf akuntansi yang digantikan oleh program bot, atau pekerja berupah US$ 20 (sekitar Rp 354 ribu) per jam yang posisinya tergeser oleh operasional robot seharga US$ 10 (sekitar Rp 177 ribu) per jam,” tambahnya.
Kompetisi bisnis diprediksi akan mempercepat adopsi teknologi ini. Perusahaan mengandalkan AI dan robotika demi memangkas biaya operasional dan harga jual, yang pada akhirnya memaksa pesaing mengikuti langkah serupa.
“Kombinasi robot dan AI dapat menciptakan lingkaran setan (vicious cycle),” tegas Gates, seraya memperingatkan bahwa proses pelatihan ulang (retraining) serta pencarian kerja baru akan menimbulkan tekanan sosial yang masif.
Liputan6.com, Jakarta - DANA, perusahaan layanan keuangan digital, membuka lowongan kerja untuk lulusan berpengalaman. Penempatan kerja di Jakarta. Posisi yang ditawarkan adalah posisi manager.
DANA, adalah sebuah perusahaan layanan keuangan digital yang telah memperoleh izin dari Bank Indonesia sebagai Penyedia Jasa Pembayaran kategori I. Visi perusahaan adalah mentransformasi masyarakat untuk memiliki gaya hidup finansial yang sehat dan menjadi jembatan menuju inklusi keuangan untuk mewujudkan Indonesia Cashless Society, dikutip dari situs resmi DANA, Jumat (2827/8/2026).
DANA telah memperoleh beragam pencapaian, contohnya World’s Top Fintech Companies 2025 dari CNBC, Best Innovative Fintech App dari Sensor Tower APAC Awards 2024, dan masih banyak lagi.
Tertarik untuk bergabung? Berikut adalah posisi yang ditawarkan beserta persyaratannya:
1. Communications Manager
Deskripsi Pekerjaan:
Kualifikasi:
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyempurnakan Panduan Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif sebagai rujukan bagi satuan pendidikan dalam memahami kebijakan, karakteristik murid berkebutuhan khusus, serta penjaminan mutu satuan pendidikan.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin di Jakarta, Kamis, mengatakan panduan tersebut disusun untuk memberikan informasi, arah, dan acuan praktis bagi satuan pendidikan umum dan pemangku kepentingan dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengembangkan pendidikan inklusif sesuai jenjang, jalur, dan karakteristik satuan pendidikan.
Setiap murid, kata Toni, membawa latar belakang, kemampuan, karakteristik, dan kebutuhan belajar yang berbeda-beda ke ruang kelas yang sama.
Adapun pelaksanaan pendidikan inklusif berangkat dari kenyataan itu, guna memastikan bahwa keragaman tidak membuat sebagian murid tertinggal dalam belajar, berpartisipasi, dan mengembangkan potensinya.
Pada kesempatan yang sama, pengamat pendidikan Doni Koesoema menilai pendidikan inklusif harus menjadi semangat dan jiwa dalam pendidikan nasional.
Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk mengikuti pendidikan yang sama baik di jalur formal maupun nonformal, tanpa membeda-bedakan latar belakang dan kondisi mereka. Doni juga berpendapat prinsip pendidikan inklusif adalah memastikan seluruh anak dapat mengikuti pendidikan di sekolah umum atau reguler.
Dengan demikian, murid berkebutuhan khusus, termasuk murid penyandang disabilitas, murid yang memerlukan pendidikan layanan khusus bahkan murid yang masuk dalam kelompok rentan dapat belajar bersama murid lainnya dalam lingkungan sekolah yang sama.
Ia juga menjelaskan penerapan pendidikan inklusif juga perlu didukung oleh sistem asesmen untuk mengetahui kebutuhan masing-masing murid. Hasil asesmen tersebut, lanjutnya, dapat dijadikan dasar bagi sekolah dalam memberikan akomodasi yang sesuai selama proses pembelajaran.
“Kalau suatu sekolah misalkan anaknya itu hanya punya masalah disabilitas netra atau tunanetra atau disabilitas pendengaran, tunarungu misalkan, ya artinya anak-anak ini tetap masuk di sekolah umum, bukan di SLB. Dia masuk di sekolah umum bergabung dengan anak-anak yang lain, hanya pada saat belajar dia diberi akomodasi”, ujar Doni.
Dalam penerapannya, anak penyandang disabilitas dapat memilih untuk menempuh pendidikan di satuan pendidikan umum maupun satuan pendidikan khusus (SLB), sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Bagi anak yang memilih satuan pendidikan umum, proses pembelajaran dapat dilakukan bersama peserta didik lainnya dengan tetap memperoleh akomodasi dan dukungan sesuai kebutuhannya.
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kamis, 27 Agustus 2026 18:59 WIB
Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko memakaikan peralatan arum jeram kepada peserta Arung Progo Festival (APF) 2026 di Kulon Progo, Kamis (27/8). ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo
Kulon Progo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, membuka gelaran Arung Progo Festival (APF) 2026 di Gerbang Samudera Raksa (GSR), Kamis, sebagai upaya mendorong ekonomi lokal serta mempromosikan destinasi wisata berbasis olahraga di daerah tersebut.
Ajang arung jeram yang dibuka oleh Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Agustus 2026.
"Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendukung penuh terselenggaranya acara ini. Melalui optimalisasi media sosial, kami berharap momentum ini menjadikan Kulon Progo semakin dikenal di kancah internasional," kata Ambar Purwoko di Kulon Progo, Kamis.
Ia mengatakan ke depan, Pemkab Kulon Progo akan mengembangkan pariwisata terpadu yang mengintegrasikan olahraga arung jeram di Sungai Progo dengan kawasan wisata alam Bukit Menoreh dan paralayang.
"Integrasi ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi warga melalui peningkatan keterisian penginapan (homestay) dan penjualan produk UMKM," katanya.
Sebanyak 20 tim kontingen memeriahkan APF 2026, yang terdiri atas perwakilan luar DIY seperti Jawa Barat, Sidoarjo (Jawa Timur), dan Tanah Bumbu (Kalimantan Selatan), serta perwakilan klub Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) dan Pengcab FAJI se-DIY.
Sementara itu, Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) DIY Agus Langgeng Basuki menyampaikan festival keempat ini menjadi ajang pembuktian kesiapan kelayakan Sungai Progo untuk kompetisi berskala nasional maupun internasional.
Kategori yang dilombakan meliputi disiplin Kayak dan Rafting (Sprint, Head-to-Head, dan Down River Race). Ajang ini juga mengusung empat pilar FAJI, yaitu pembinaan prestasi, pariwisata, penyelamatan (rescue), dan kelestarian lingkungan sungai.
"Berdasarkan pengalaman dan kesiapan lokasi, pada penyelenggaraan APF kelima tahun 2027 mendatang kami berencana mengajukan Kulon Progo sebagai tuan rumah Babak Kualifikasi (BK) PON yang akan diikuti kontingen dari 27 provinsi," kata Agus.
Selain kejuaraan olahraga air, panitia juga menggelar lomba fotografi media sosial melalui Instagram untuk menggaet minat wisatawan serta insan fotografer guna memperkuat promosi digital pariwisata Kulon Progo.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Kulon Progo buka Arung Progo Festival 2026 dorong ekonomi lokal
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Liputan6.com, Jakarta - Danau perlu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari menjaga ketersediaan air, mengurangi risiko banjir, hingga menopang penghidupan. Peringatan Hari Danau Sedunia 2026 mengusung tema Healthy Lakes, Saving Generation, menegaskan bahwa danau sehat merupakan investasi bagi generasi mendatang.
Penetapan Hari Danau Sedunia melalui Resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa 79/142 pada 12 Desember 2024 turut didorong Indonesia. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), lebih dari 2.000 danau di Indonesia menampung sedikitnya 500 kilometer kubik air, setara sekitar 72 persen air permukaan nasional.
Danau menopang ketersediaan air tawar, pangan, keanekaragaman hayati, budaya, pariwisata, dan ekonomi lokal. Bagi layanan dasar, danau juga dapat menjadi mata rantai awal pasokan air minum.
Perserikatan Bangsa-Bangsa mencatat danau menyimpan sekitar 90 persen air tawar permukaan yang tidak membeku. Di Indonesia, air danau dapat dimanfaatkan sebagai air baku bagi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), lalu diolah melalui instalasi pengolahan air hingga memenuhi standar sebelum disalurkan kepada masyarakat.
Perlindungan daerah tangkapan air, sempadan, dan kualitas air menentukan kontinuitas pasokan. Pencemaran, eutrofikasi, serta sedimentasi dapat menurunkan mutu air baku, menambah beban pengolahan, dan mengganggu layanan bagi rumah tangga.
15 Danau Prioritas Nasional
Pemerintah telah menetapkan 15 Danau Prioritas Nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2021. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pentingnya rencana aksi konkret dalam pengelolaan danau.
"Saya ingin semua danau memiliki rencana aksi yang konkret, berbasis data, dan dirancang bersama masyarakat," kata Hanif, Kamis (27/8/2026).
Rencana yang disusun bersama warga diperlukan agar pemulihan tidak berhenti pada pembersihan, tetapi turut menjaga daerah tangkapan air, sempadan, dan kualitas air.
Manfaat nyata terlihat di Danau Bakuok, Desa Aur Sati, Kabupaten Kampar, Riau. Revitalisasi yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum melalui pengerukan, pembersihan gulma, penguatan tebing, dan penataan kawasan meningkatkan luas genangan dari sekitar 7 menjadi 21 hektare.
Danau kini berfungsi sebagai tampungan air dan pengendali banjir, sekaligus ruang rekreasi yang membuka peluang bagi UMKM dan usaha warga.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU berkomitmen mengawal pelaksanaan infrastruktur dengan memastikan kualitas, keberlanjutan, serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Kementerian PU berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal dengan selalu memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya sebagai dukungan kawasan pariwisata," ujar Dody.
Danau Bakuok menunjukkan bahwa pemulihan ekosistem dapat sekaligus memperkuat pengendalian banjir, ruang publik, dan ekonomi lokal.