Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara jadi wadah pembinaan atlet - ANTARA News Bali

calendar_today 05.09.2026 - person  - timer ~

Badung (ANTARA) - Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali yang juga Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mengatakan Kejuaraan Pencak Silat PSPS Bhakti Negara Cup I Tahun 2026 menjadi wadah untuk pembinaan atlet secara sistematis dan berkelanjutan.

“Kejuaraan ini merupakan langkah taktis dalam ruang lingkup keolahragaan. Kami tidak hanya mencari pemenang, tetapi menjadikannya sebagai sarana evaluasi kualitatif terhadap pola latihan yang selama ini diterapkan,” ujar Adi Arnawa di Mangupura, Jumat.

Ia mengatakan pihaknya juga membidik kejuaraan tersebut sebagai batu loncatan strategis bagi para atlet sebelum bertanding pada kompetisi yang lebih tinggi.

“Kejuaraan ini diproyeksikan sebagai media pra-conditioning atau pemanasan bagi atlet, sekaligus untuk membentuk tim bayangan guna menghadapi kejuaraan seperti Porprov Bali maupun Pekan Olahraga Nasional,” kata dia.

Bupati Adi Arnawa mengungkapkan pihaknya mengapresiasi DPC PSPS Bhakti Negara Badung atas komitmennya menyelenggarakan turnamen itu.

“Kami juga meminta para atlet untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas dan integritas di atas matras. Kepatuhan pada regulasi dan penghormatan terhadap lawan adalah esensi dari kemenangan sejati,” ungkap dia.

Ketua DPC PSPS Bhakti Negara Badung Ketut Artana menjelaskan kejuaraan yang akan berlangsung hingga 8 September itu diikuti oleh 364 orang pesilat dari kontingen DPC PSPS Bhakti Negara.

Atlet yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Bali itu akan saling bersaing di kategori remaja dan dewasa demi memperebutkan total 41 medali emas, 41 perak, dan 82 perunggu.

“Melalui kompetisi ini, Bali diharapkan mampu melahirkan generasi pesilat tangguh dan berkarakter yang siap bersinar di panggung nasional hingga internasional,” jelas dia.

Pewarta: Fikri Yusuf
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.