Salut! Sumbar Gotong Royong Kumpulkan 1,6 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Pemprov Sumbar mengumpulkan lebih dari 1,6 ton rendang untuk korban gempa NTT. Bantuan ini dikemas seragam sehingga mudah dikirimkan ke lokasi bencana.

Bantuan pangan terus berdatangan untuk warga yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Masyarakat dari berbagai daerah ikut menunjukkan kepedulian melalui makanan yang mudah disimpan dan dibagikan.

Salah satunya datang dari Sumatera Barat (Sumbar) yang mengandalkan makanan khas daerah sebagai bantuan. Jumlahnya terus bertambah setelah pemerintah daerah membuka pos pengumpulan bantuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Instagram @bpbdprovsumbar, (22/8/2026), Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan bantuan rendang untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini dikumpulkan melalui Pos Bantuan NTT di Kantor BPBD Sumbar.

Salut! Sumbar Gotong Royong Kumpulkan 1,6 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTTBPBD Provinsi Sumatera Barat kumpulkan bantuan rendang untuk dikirim kepada korban bencana di Nusa Tenggara Timur. Foto: Instagram/bpbdprovsumbar

Rendang dipilih karena dikenal sebagai makanan yang praktis dan memiliki daya tahan relatif lama. Karakter tersebut membuatnya cocok menjadi salah satu bantuan pangan dalam kondisi darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Erasukma Munaf mengatakan target awal bantuan mencapai 1,5 ton. Namun, jumlah rendang yang terkumpul kemudian terus bertambah.

"Kalau dari rilis data yang kita terima hari ini, sudah mencapai 1,4 ton. Kemungkinan besok ada lagi yang masuk," kata Erasukma.

Pos bantuan rendang tersebut baru dibuka sehari sebelum proses pengumpulan dilakukan. Pada hari kedua, lebih dari 457 kilogram rendang telah masuk dari berbagai organisasi perangkat daerah.

Bantuan tidak hanya berasal dari pemerintah daerah, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum. Kabupaten dan kota di Sumbar juga dipersilakan ikut menyumbangkan rendang untuk warga terdampak.

Jumlah bantuan kemudian mencapai 1.687,363 kilogram rendang atau sekitar 1,6 ton lebih hingga Kamis malam (20/08). Angka tersebut berpotensi bertambah karena pengumpulan masih terus berlangsung.

Salut! Sumbar Gotong Royong Kumpulkan 1,6 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTTTotalnya sebanyak 1,6 ton rendang akan dikirim dengan pesawat kargo. Foto: Instagram/bpbdprovsumbar

Rendang yang terkumpul tidak langsung dikirim dalam kemasan aslinya. BPBD Sumbar melakukan pengemasan ulang agar seluruh bantuan memiliki bentuk kardus yang lebih seragam.

"Karena rendang yang datang dalam bentuk kemasan berbeda-beda, jadi kami kemas lebih seragam," kata Ilham.

Langkah tersebut juga membuat bantuan lebih mudah didistribusikan di lokasi bencana. Pengemasan ulang sekaligus bertujuan menjaga rendang agar tetap tertata dan tidak mudah rusak selama perjalanan.

Jumlah bantuan yang diterima masyarakat juga diharapkan lebih mudah diketahui. Rendang tersebut rencananya dikirim menuju NTT menggunakan pesawat kargo

Gubernur Sumbar Mahyeldi juga dijadwalkan menyerahkan bantuan tersebut secara langsung. Ia mengatakan rendang dipilih karena sifatnya praktis dan relatif tahan lama cocok untuk kebutuhan pangan dalam situasi darurat.

Bagi Sumbar, mengirim rendang saat bencana bukanlah hal baru. Makanan khas Minangkabau itu sebelumnya juga pernah dikirim untuk korban bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Salah satunya karena rendang dikenal awet dan siap saji jadi praktis untuk korban bencana.

(dfl/sob)

Kemensos pilih Banyuwangi lokasi percontohan program PPSE - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Banyuwangi (ANTARA) - Kementerian Sosial RI memilih Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sebagai daerah percontohan program Pemberdayaan dan Pengentasan Sosial Ekonomi (PPSE) setelah sukses menjadi pilot project digitalisasi Perlindungan Sosial atau Perlinsos.

Tenaga Ahli Menteri Sosial, Andy Kurniawan menyampaikan pemilihan Banyuwangi sebagai lokasi percontohan program PPSE tidak lepas dari keberhasilan kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu menjalankan piloting digitalisasi Perlinsos yang kini telah diperluas ke 43 kabupaten/kota se-Indonesia.

"Model pengentasan kemiskinan ini tidak bisa kami uji di banyak tempat secara bersamaan, harus fokus di lokasi tertentu. Oleh karena itu, kami memilih Banyuwangi sebagai model percontohan dan harapannya kesuksesan Perlinsos terulang lagi di sini," katanya dalam keterangan tertulis diterima di Banyuwangi, Sabtu.

Andy menjelaskan, program ini akan mengembangkan model pemberdayaan keluarga penerima manfaat agar tidak hanya bergantung pada bantuan sosial, tetapi mampu meningkatkan kapasitas ekonomi, memiliki aset, memperoleh akses usaha, hingga mandiri dan graduasi dari bansos.

Menurut dia, PPSE merupakan program pemberdayaan yang mencakup aspek sosial dan ekonomi melalui pendekatan individu maupun kelompok, dan program ini dilakukan melalui penguatan kemampuan, kepemilikan aset dan akses untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Sasaran programnya, lanjut Andy, mencakup KPM penerima PKH, sembako serta orang tua siswa Sekolah Rakyat. Prioritas diberikan kepada masyarakat yang masuk Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1-4, berusia 19-64 tahun, serta telah menjadi penerima PKH dan/atau sembako minimal selama satu tahun.

KPM yang telah memiliki rintisan usaha akan mendapat prioritas karena program diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi yang sudah berjalan. Selain itu, program juga dapat diberikan kepada masyarakat yang mengalami risiko sosial sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

Andy memaparkan, berdasarkan pemetaan ekosistem kemiskinan di Banyuwangi, terdapat dua aspek utama yang berpengaruh terhadap penurunan angka kemiskinan, yakni aspek sektoral dan manajerial.

Dari sisi sektoral, katanya, pemberdayaan di bidang pertanian serta penciptaan lapangan kerja formal menjadi faktor penting, karena bansos tetap penting bagi masyarakat rentan, namun pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan membutuhkan penguatan kapasitas ekonomi masyarakat.

"Oleh karena itu, strategi pemberdayaan masyarakat dan kemudahan investasi jauh lebih signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan," katanya.

Sementara dari sisi manajerial, ketepatan data menjadi faktor yang sangat penting, dan Banyuwangi sendiri sudah biasa menggunakan data dalam penanganan kemiskinan.

"Ketepatan data menjadi faktor dominan, penguatan intervensi berbasis data seperti integrasi dengan sistem UGD Kemiskinan Banyuwangi, signifikan menurunkan angka kemiskinan," kata Andy.

Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani menyatakan siap menindaklanjuti rekomendasi teknis dari Kemensos.

"Ini menjadi 'PR' bagi Banyuwangi atas kepercayaan dari pusat, kami yakin program ini akan bermanfaat bagi warga, tidak hanya bansos, namun juga ada penguatan dan peningkatan kapasitas ekonomi rakyat," kata Ipuk.

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Bulan Menjauh dari Bumi, Manusia akan Rasakan Dampaknya

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia — Jarak antara Bumi dan Bulan rupanya tidak pernah benar-benar stabil. Dalam sebuah fenomena astronomi yang berlangsung secara perlahan, satelit alami Bumi tersebut diketahui terus bergerak menjauh dari planet yang kita huni.

Kepastian mengenai pergeseran posisi ini tidak lepas dari temuan bersejarah Misi Apollo pada era 1960-an. Saat itu, para astronot menempatkan pemantul cahaya khusus (reflektor) di permukaan Bulan. Melalui metode Lunar Laser Ranging Experiment, para ilmuwan mengukur waktu tempuh sinar laser yang ditembakkan dari Bumi hingga memantul kembali ke titik asal. Dari durasi pantulan itulah, tingkat presisi jarak kedua benda langit tersebut dapat dihitung.

Hasil pemantauan dan pengukuran yang dilakukan secara berkala menunjukkan tren yang konsisten: Bulan secara bertahap terus meregangkan jaraknya dari Bumi. Meskipun pergerakan ini tergolong sangat lambat yakni hanya berkisar 3,8 centimeter per tahun temuan ini menjadi bukti nyata bahwa dinamika ruang angkasa terus berubah seiring berjalannya waktu.

Ternyata menjauhnya Bulan dari Bumi memiliki dampak di masa depan dan dirasakan umat manusia. Menurut IFL Science, Gerhana Matahari Total yang tidak bisa dilihat lagi dari Bumi karena ukuran Bulan yang makin mengecil.

Berbeda dengan sekarang, ukuran Bulan hampir sama dengan Matahari. Hal ini membuat fenomena Gerhana Matahari Total masih bisa terlihat dari Bumi.

Sebagai informasi, jarak dengan Matahari mencapai 400 kali lebih jauh dari Bumi dan Bulan. Diameternya juga mencapai 400 kali lebih besar.

Bahkan ukuran Bulan jauh lebih besar pada 4 miliar tahun lalu. Saat belum menempati orbitnya sekarang, ukuran Bulan nampak tiga kali lebih besar dari sekarang.

"Seiring berjalannya waktu, jumlah dan frekuensi Gerhana Matahari Total berkurang. Sekitar 600 juta tahun lagi, Bumi akan melihat keindahan Gerhana Matahari Total untuk terakhir kalinya," kata ilmuwan NASA, Richard Vondrak pada 2017, dikutip Sabtu (22/8/2026).

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]

Ruben Onsu Bantah Lakukan Penipuan, Ini Murni Masalah Utang Piutang

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Sabtu, 22 Agustus 2026, 13:00 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Presenter Ruben Onsu akhirnya buka suara setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben menepis isu penipuan investasi dan menegaskan bahwa perkara ini murni berakar dari masalah utang piutang senilai Rp3,5 miliar.

Minola menyatakan bahwa kliennya berkomitmen penuh untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Ruben menargetkan pelunasan utang tersebut dapat dilakukan dalam waktu dekat agar kasus tidak berlarut-larut.

"Ruben akan coba untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin," kata Minola.

Ia berharap iktikad baik pelunasan utang ini dapat membuka jalan penyelesaian hukum melalui Restorative Justice (RJ).

Lebih lanjut, Minola mengungkapkan bahwa Ruben sebenarnya cukup terkejut ketika mengetahui dirinya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Pasalnya, selama ini Ruben merasa komunikasi dengan pihak pelapor berjalan dengan baik dan pinjaman dana sebesar Rp3,5 miliar itu sendiri sebelumnya digunakan Ruben untuk menambal kebutuhan bisnisnya yang tengah dilanda krisis internal.

Meski statusnya kini telah menjadi tersangka, Ruben dipastikan tidak akan lari dari tanggung jawab dan siap bersikap kooperatif menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Mungkin kalau bisa lebih cepat (selesai). Kita doakan saja semoga masalah ini bisa benar-benar diselesaikan Ruben," tambah Minola.

Kuasa hukum juga menegaskan bahwa kliennya bersikap terbuka dan tidak mencoba menghindar dari sorotan publik.

"Kalau memang misalnya ada hal-hal yang akhirnya menjadi seperti apa yang sekarang ada di media massa, ya dia juga enggak berusaha untuk menutupinya. Tidak juga berusaha untuk lari," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat

Presiden Prabowo tiba di Kalbar, pimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan - ANTARA News Kalimantan Timur

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Pontianak (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Sabtu sekitar pukul 10.50 WIB untuk meninjau langsung penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Setibanya di Kalbar, Prabowo langsung menuju Lanud Supadio untuk melakukan patroli udara menggunakan helikopter guna memantau sejumlah lokasi yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.

"Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden sehari sebelumnya kepada jajaran TNI dan Polri untuk mempercepat penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Jakarta, Sabtu.

Dalam arahannya, Prabowo meminta pimpinan TNI dan Polri turun langsung ke daerah terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan efektif.

Presiden juga membagi tugas penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan kepada jajaran TNI dan Polri. Untuk Kalimantan Barat, Panglima TNI dan Kapolri ditugaskan memimpin upaya penanganan bersama pemerintah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi Kapolri dan sejumlah pejabat terkait. Patroli udara dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi lapangan sekaligus memantau titik-titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan data BPBD Kalbar, luas karhutla di provinsi tersebut sejak Januari hingga Agustus 2026 mencapai 38.310,86 hektare. Sejumlah wilayah menjadi perhatian karena memiliki luasan kebakaran cukup signifikan dan berkontribusi terhadap munculnya kabut asap.

Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar Daniel mengatakan Kabupaten Ketapang menjadi daerah dengan luasan karhutla terbesar, yakni 12.443 hektare, disusul Kubu Raya 8.614 hektare, Mempawah 6.144 hektare, dan Sambas 2.318 hektare.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo pimpin langsung penanganan Karhutla Kalimantan Barat

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Helti Marini S

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Presiden Prabowo memimpin rapat penanganan karhutla di Kalbar

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Pontianak (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Mako Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu.

Rapat tersebut dihadiri delapan pimpinan kementerian/lembaga, 10 pimpinan pemerintah daerah, serta perwakilan BMKG dan BPBD.

Dalam rapat tersebut Presiden Prabowo menerima paparan mengenai kondisi terkini karhutla dan langkah penanganan yang telah dilakukan pemerintah bersama unsur terkait di Kalimantan Barat.

"Baik, terima kasih, saudara-saudara sekalian, saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata, sekarang saya minta siapa bisa kasih saya presentasi tentang situasi," ujar Prabowo saat membuka rapat.

Tenaga Ahli BNPB Asbullah menyampaikan, berdasarkan data terbaru luas wilayah Kalbar yang terbakar sejak Januari hingga Agustus 2026 mencapai 38.310,86 hektare.

Ia mengatakan sejumlah kabupaten menjadi perhatian karena mengalami kebakaran cukup signifikan dan turut berkontribusi terhadap munculnya kabut asap, terutama wilayah yang memiliki hamparan lahan gambut.

Baca juga: Kerja sama RI-India makin intensif usai kunjungan PM Modi

Kabupaten Ketapang tercatat memiliki luas karhutla terbesar dengan 12.443 hektare, disusul Kubu Raya 8.614 hektare, Mempawah 6.144 hektare, dan Sambas 2.318 hektare.

Sebelumnya, Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar Daniel mengatakan Pemerintah Provinsi Kalbar telah melakukan berbagai langkah penanganan sejak awal tahun, termasuk menetapkan status siaga darurat bencana asap berdasarkan kondisi dan status siaga yang ditetapkan sejumlah kabupaten/kota.

"Setidak-tidaknya di Kalimantan Barat ini ada sembilan kabupaten yang sudah menetapkan status siaga," katanya.

Selain penanganan melalui darat dan udara, operasi modifikasi cuaca (OMC) telah dilakukan sejak April 2026 untuk mendukung upaya pengendalian karhutla.

"Operasi modifikasi cuaca itu tidak bisa dilakukan sembarangan. Itu berdasarkan perkiraan dari BMKG apakah ada potensi awan yang bisa ditaburi garam berpotensi hujan. Kalau tidak, tidak bisa juga," jelasnya.

Dengan luas karhutla yang telah melampaui 38 ribu hektare, pemerintah terus mengoptimalkan patroli darat, pemantauan udara, pemadaman, serta operasi modifikasi cuaca sesuai kondisi atmosfer untuk mencegah kebakaran meluas dan mengurangi dampaknya terhadap masyarakat.

Pewarta : Rendra Oxtora
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Presiden Iran: Lebih baik akhiri perang saat Iran di posisi kuat

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Teheran (ANTARA) - Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Jumat (21/8) mengatakan bahwa lebih baik mengakhiri perang sekarang karena Iran berada dalam posisi yang kuat dan bermartabat.

Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut dalam Sidang Umum ke-31 Asosiasi Islam Perhimpunan Medis Iran (Islamic Association of the Iranian Medical Society) di ibu kota Teheran, saat dia menekankan bahwa perang dengan Amerika Serikat (AS) pada akhirnya harus berakhir, menurut pernyataan yang dipublikasikan di situs web kantornya.

"Lebih baik kita mengakhiri perang ini sekarang, saat kita berada dalam posisi yang kuat dan bermartabat, dan seluruh dunia mengakui kemenangan kita serta menegaskan bahwa AS, yang melanggar semua peraturan (internasional), telah menyerang sekolah, rumah sakit serta infrastruktur kita, dan dibenci di seluruh dunia," katanya.

Pezeshkian menggambarkan nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang ditandatangani antara Iran dan AS pada Juni sebagai sesuatu yang terhormat dan berharga.

Ia menekankan bahwa tidak ada satu pun ketentuan dalam MoU tersebut yang mengisyaratkan penyerahan diri dan bahwa semua kewajiban menjadi tanggung jawab pihak lain.

Dia mengatakan bahwa apa yang dicapai dalam perundingan dengan AS merupakan pencapaian besar, yang disetujui dengan semangat persatuan dan solidaritas di Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran, dan seluruh anggota dewan tersebut membelanya dengan tegas.

Namun, sang presiden menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerah jika diserang kembali. "Kita tidak akan tunduk pada tindakan intimidasi dalam keadaan apa pun, dan tidak ada keraguan mengenai hal itu."

"Kita akan melawan mereka hingga napas terakhir dan akan memberikan respons yang menghancurkan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa para komandan militer dan angkatan bersenjata Iran dengan sepenuh hati dan tanpa pamrih telah siap sepenuhnya untuk membela negara.

Pada 18 Juni, Iran dan AS menandatangani MoU tentang penghentian perang mereka di semua front di Timur Tengah.

Berdasarkan MoU tersebut, kedua negara dijadwalkan mengadakan perundingan dalam jangka waktu 60 hari, yang berakhir pada Senin (17/8), untuk mencapai kesepakatan final.

Namun, nasib perundingan tersebut masih belum jelas menyusul meningkatnya ketegangan antara kedua negara bulan lalu.

Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Presiden Prabowo pimpin rapat penanganan karhutla di Kalbar

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Pontianak (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Mako Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu.

Rapat tersebut dihadiri delapan pimpinan kementerian/lembaga, 10 pimpinan pemerintah daerah, serta perwakilan BMKG dan BPBD.

Dalam rapat tersebut Presiden Prabowo menerima paparan mengenai kondisi terkini karhutla dan langkah penanganan yang telah dilakukan pemerintah bersama unsur terkait di Kalimantan Barat.

"Baik, terima kasih, saudara-saudara sekalian, saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata, sekarang saya minta siapa bisa kasih saya presentasi tentang situasi," ujar Prabowo saat membuka rapat.

Tenaga Ahli BNPB Asbullah menyampaikan, berdasarkan data terbaru luas wilayah Kalbar yang terbakar sejak Januari hingga Agustus 2026 mencapai 38.310,86 hektare.

Ia mengatakan sejumlah kabupaten menjadi perhatian karena mengalami kebakaran cukup signifikan dan turut berkontribusi terhadap munculnya kabut asap, terutama wilayah yang memiliki hamparan lahan gambut.

Baca juga: Prabowo bertolak ke Kalimantan pimpin penanganan karhutla

Kabupaten Ketapang tercatat memiliki luas karhutla terbesar dengan 12.443 hektare, disusul Kubu Raya 8.614 hektare, Mempawah 6.144 hektare, dan Sambas 2.318 hektare.

Sebelumnya, Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar Daniel mengatakan Pemerintah Provinsi Kalbar telah melakukan berbagai langkah penanganan sejak awal tahun, termasuk menetapkan status siaga darurat bencana asap berdasarkan kondisi dan status siaga yang ditetapkan sejumlah kabupaten/kota.

"Setidak-tidaknya di Kalimantan Barat ini ada sembilan kabupaten yang sudah menetapkan status siaga," katanya.

Selain penanganan melalui darat dan udara, operasi modifikasi cuaca (OMC) telah dilakukan sejak April 2026 untuk mendukung upaya pengendalian karhutla.

Namun, pelaksanaan OMC sangat bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan yang memenuhi syarat untuk dilakukan penyemaian guna meningkatkan potensi hujan.

"Operasi modifikasi cuaca itu tidak bisa dilakukan sembarangan. Itu berdasarkan perkiraan dari BMKG apakah ada potensi awan yang bisa ditaburi garam berpotensi hujan. Kalau tidak, tidak bisa juga," jelasnya.

Dengan luas karhutla yang telah melampaui 38 ribu hektare, pemerintah terus mengoptimalkan patroli darat, pemantauan udara, pemadaman, serta operasi modifikasi cuaca sesuai kondisi atmosfer untuk mencegah kebakaran meluas dan mengurangi dampaknya terhadap masyarakat.

Baca juga: Prabowo pimpin langsung penanganan Karhutla Kalimantan Barat

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Kemenhut mengungkap aktivitas pembalakan liar di SM Kerumutan Riau

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkapkan dugaan pembalakan liar di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan di Riau saat melakukan pengawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan telah menetapkan enam orang tersangka.   

Dalam keterangan dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu, Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera Kemenhut Hari Novianto mengapresiasi jajaran Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau yang berhasil menemukan aktivitas tersebut melalui patroli dan pemantauan udara. Ia menegaskan penyidikan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.  

"Enam orang sudah kami proses dan beberapa pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Penyidikan terus kami kembangkan untuk mengetahui siapa yang menyuruh, membiayai, menyiapkan peralatan, maupun menerima kayu hasil pembalakan tersebut," kata Hari. 

Dia menjelaskan enam orang berinisial J, A, B, BKA, K dan AY ditetapkan sebagai tersangka dan sekitar 60 meter kubik kayu olahan ditemukan di lokasi. 

Kasus tersebut terungkap setelah Tim SMART Patrol BBKSDA Riau melakukan pemantauan udara dalam rangka menindaklanjuti laporan kebakaran hutan dan petugas menemukan indikasi aktivitas pembalakan liar di dalam kawasan konservasi itu.  

Penanganan perkara selanjutnya dilakukan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sumatera, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan yang kemudian menemukan tumpukan kayu olahan sekitar 60 meter kubik diduga merupakan hasil pembalakan liar pada 16 Agustus 2026. 

Para tersangka sendiri terancam pidana penjara paling singkat dua tahun dan paling lama 11 tahun, serta pidana denda sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Menurut Hari, diduga aktivitas telah berlangsung sekitar dua bulan dengan temuan kayu mencapai sekitar 60 meter kubik menunjukkan perlunya pengembangan perkara hingga ke pihak-pihak yang memiliki peran di balik kegiatan tersebut. 

Dalam pernyataan serupa, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa gangguan terhadap SM Kerumutan perlu mendapat perhatian serius karena berdampak tidak hanya pada tegakan hutan, tetapi juga pada habitat satwa liar dan fungsi ekologis kawasan.

Menurutnya, perlindungan kawasan perlu terus diperkuat melalui pengamanan di tingkat tapak, dukungan personel dan teknologi, serta keterlibatan masyarakat yang hidup di sekitar kawasan. Dia memastikan Kemenhut akan terus memperkuat pengamanan dan perlindungan SM Kerumutan dari berbagai bentuk gangguan, baik kebakaran hutan maupun aktivitas ilegal.

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Presiden Prabowo pantau langsung karhutla di Kalimantan Barat - ANTARA News Bangka Belitung

calendar_today 22.08.2026 - person  - timer ~

Pontianak (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Sabtu sekitar pukul 10.50 WIB untuk meninjau langsung penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Setibanya di Kalbar, Prabowo langsung menuju Lanud Supadio untuk melakukan patroli udara menggunakan helikopter guna memantau sejumlah lokasi yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.

"Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden sehari sebelumnya kepada jajaran TNI dan Polri untuk mempercepat penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Jakarta, Sabtu.

Dalam arahannya, Prabowo meminta pimpinan TNI dan Polri turun langsung ke daerah terdampak serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan efektif.

Presiden juga membagi tugas penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan kepada jajaran TNI dan Polri. Untuk Kalimantan Barat, Panglima TNI dan Kapolri ditugaskan memimpin upaya penanganan bersama pemerintah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi Kapolri dan sejumlah pejabat terkait. Patroli udara dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi lapangan sekaligus memantau titik-titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan data BPBD Kalbar, luas karhutla di provinsi tersebut sejak Januari hingga Agustus 2026 mencapai 38.310,86 hektare. Sejumlah wilayah menjadi perhatian karena memiliki luasan kebakaran cukup signifikan dan berkontribusi terhadap munculnya kabut asap.

Koordinator Harian Pusdalops BPBD Kalbar Daniel mengatakan Kabupaten Ketapang menjadi daerah dengan luasan karhutla terbesar, yakni 12.443 hektare, disusul Kubu Raya 8.614 hektare, Mempawah 6.144 hektare, dan Sambas 2.318 hektare.

"Sebenarnya ada beberapa kabupaten yang kebakarannya cukup parah dan sangat signifikan dalam menyumbangkan asap, antara lain Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, kemudian ada beberapa di Kabupaten Sambas," ujarnya.

Menurut Daniel, sebagian wilayah terdampak merupakan lahan gambut sehingga penanganannya membutuhkan perhatian lebih karena api dapat bertahan dan menyebar di bawah permukaan.

Pemprov Kalbar telah menetapkan status siaga darurat bencana asap dan melakukan berbagai langkah penanganan, termasuk apel kesiapsiagaan, patroli darat terpadu, serta pengerahan personel TNI, Polri, Manggala Agni, Brigade Karhutla UPT KPH, perusahaan, Masyarakat Peduli Api, dan desa tangguh bencana.

Pemerintah pusat melalui BNPB juga mendukung penanganan dengan helikopter patroli, water bombing, serta operasi modifikasi cuaca yang telah dilakukan sejak April 2026. Daniel mengatakan pelaksanaan modifikasi cuaca bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan yang memenuhi syarat untuk penyemaian.

Dengan luasan karhutla yang telah melampaui 38 ribu hektare, BPBD Kalbar terus mengoptimalkan patroli darat dan udara, pemantauan titik panas, pemadaman, serta operasi modifikasi cuaca untuk mencegah kebakaran meluas dan mengurangi dampak asap terhadap masyarakat.

Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.