Tirta Mayang jaga kualitas air melalui pengurasan IPA Tanjung Sari - ANTARA News Jambi

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Kota Jambi (ANTARA) - Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi menjaga kualitas air produksi melalui pengurasan unit sedimentasi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjung Sari pada Senin (24/8).

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mayang Arianto di Jambi, Minggu, mengatakan pengurasan itu merupakan langkah pemeliharaan yang dilakukan menyusul peningkatan kekeruhan air baku Sungai Batanghari.

"Pengurasan unit sedimentasi dilaksanakan mulai pukul 03.00 hingga 18.00 WIB atau selama 15 jam," katanya.

Ia mengatakan pengurasan dilakukan untuk memastikan proses pengolahan air tetap berjalan optimal sehingga kualitas air yang diproduksi dan disalurkan kepada pelanggan tetap terjaga.

Selama pekerjaan berlangsung, kata dia, Tirta Mayang mengurangi debit distribusi air sebesar 50 persen kepada pelanggan di sejumlah wilayah terdampak.

Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Jambi Timur, yakni Kelurahan Sejinjang, Tanjung Sari, Kasang Jaya, Tanjung Pinang dan Talang Banjar.

Kemudian Kecamatan Paal Merah meliputi Kelurahan Eka Jaya, Bakung Jaya, Talang Bakung dan Payo Selincah, serta Kecamatan Jambi Selatan mencakup Kelurahan Pakuan Baru, Wijaya Pura dan Pasir Putih.

Arianto mengatakan pengurangan debit distribusi dilakukan selama proses pemeliharaan agar pekerjaan dapat terlaksana dengan baik sekaligus mendukung keberlanjutan pelayanan air minum kepada masyarakat.

Normalisasi pengaliran dilakukan secara bertahap dan diperkirakan berlangsung hingga 1x24 jam, setelah pengurasan selesai.

Tirta Mayang mengimbau pelanggan di wilayah terdampak menampung persediaan air untuk memenuhi kebutuhan selama pekerjaan dan masa normalisasi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta memastikan pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga kualitas dan keandalan pelayanan air minum.

Pelanggan dapat memperoleh informasi dan menyampaikan pengaduan melalui WhatsApp Tirta Mayang di nomor 0821-2121-9692.

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Mesin V6 pada Genesis G70 disebut akan berhenti diproduksi

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Mesin V6 twin-turbocharged yang selama ini menjadi salah satu komponen penting pada sedan sport Genesis G70 dilaporkan akan berhenti diproduksi tahun 2027.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk efisiensi bahan bakar menurut siaran Motor1 yang dikutip pada Minggu (23/8).

Informasi hilangnya varian mesin V6 itu terlihat dari situs resmi konsumsi bahan bakar pemerintah AS, yang hanya mencantumkan data efisiensi bahan bakar untuk G70 bermesin empat silinder untuk model tahun 2027.

Baca juga: Genesis hentikan produksi G70 dan GV80 di Inggris

Baca juga: Genesis G70 Shooting Brake 2022 hadir di Australia

Mesin V6 3,3 liter twin-turbocharged berfungsi sebagai mesin performa opsional untuk model entry-level Genesis. Dipasangkan dengan transmisi otomatis delapan kecepatan dan tersedia dalam konfigurasi penggerak roda belakang dan semua roda, mesin ini menghasilkan 365 tenaga kuda dan torsi 376 pound-feet.

Dengan dihentikannya produksi mesin V6, pembeli G70 akan mendapatkan pilihan mesin empat silinder 2,5 liter turbocharged untuk model tahun mendatang. Mesin ini menghasilkan 300 hp dan torsi 311 lb-ft dan dipasangkan dengan transmisi otomatis delapan percepatan.

Tahun lalu, rumor menyebutkan Genesis akan memproduksi G70 hingga tahun 2027 dan tidak memiliki rencana untuk penerusnya. Pabrikan mobil asal Korea Selatan tersebut membantah laporan tersebut, tetapi rencana mereka untuk sedan sport ini tetap menjadi misteri.

Rumor terbaru dari awal tahun ini menunjukkan bahwa pabrikan akan memberikan facelift kedua pada G70. Sedan ini, yang berbagi platform dengan Kia Stinger yang sekarang sudah tidak diproduksi lagi, memulai debutnya di Amerika Utara untuk model tahun 2019.

Baca juga: Hyundai ungkap versi wagon Genesis G70 di Eropa

Baca juga: Hyundai perkenalkan model khusus G70 untuk Eropa

Baca juga: Genesis G80 dan G70 akan hadir di Australia

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

  • Tags
  • mesin v6
  • genesis g70
  • efisiensi bahan bakar

Cara Memotong Melon agar Daging Buah Tidak Banyak Terbuang, Begini Triknya

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Melon dikenal sebagai buah yang menyegarkan dengan daging buah yang lembut dan kaya air. Namun, memotong melon secara asal justru bisa membuat banyak bagian daging buah ikut terbuang bersama kulit dan bijinya.

Padahal, ada cara sederhana untuk memotong melon agar hasilnya lebih rapi dan daging buah yang didapat lebih banyak. Teknik ini juga membuat potongan melon lebih mudah disajikan, terutama untuk camilan, salad buah, atau stok buah di kulkas. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Minggu (23/8/2026). 

Pilih Melon yang Matang dan Tidak Terlalu Lembek

Melon

Perbesar

Melon/copyright pexels/Susanne Jutzeler, suju-foto

Sebelum dipotong, pilih melon yang sudah matang tetapi teksturnya masih cukup kokoh. Melon yang terlalu matang biasanya lebih lembek sehingga sulit dipotong dengan rapi.

Melon yang kondisinya baik juga akan menghasilkan potongan lebih utuh. Daging buah tidak mudah hancur saat dipisahkan dari kulitnya.

Cuci Melon Sebelum Dipotong

Meskipun kulit melon tidak dimakan, buah sebaiknya tetap dicuci terlebih dahulu di bawah air mengalir. Keringkan permukaannya menggunakan kain atau tisu dapur.

Langkah ini membantu menjaga kebersihan pisau dan tangan saat proses pemotongan. Setelah itu, letakkan melon di atas talenan yang bersih dan stabil.

Potong Melon Menjadi Dua Bagian

buah melon

Perbesar

Potong Melon Menjadi Dua Bagian (Image by pasja1000 from Pixabay)

Mulailah dengan memotong melon menjadi dua bagian secara memanjang. Gunakan pisau yang cukup tajam agar potongan lebih mudah dikendalikan.

Hindari menggunakan tekanan berlebihan karena dapat membuat daging buah tertekan dan rusak. Pisau yang tajam justru membuat proses pemotongan lebih cepat dan rapi.

Buang Biji Melon dengan Sendok

Setelah melon terbelah, bagian tengahnya akan berisi biji dan serat. Gunakan sendok untuk mengeruk bagian tersebut secara perlahan.

Jangan mengeruk terlalu dalam hingga mengenai daging buah. Cukup ambil bagian biji dan serat yang menempel di tengah agar daging melon tetap maksimal.

Potong Melon Menjadi Beberapa Irisan

Ilustrasi buah melon

Perbesar

Ilustrasi buah melon. (Photo created by jcomp on www.freepik.com)

Setelah bijinya dibersihkan, potong masing-masing bagian melon menjadi beberapa irisan memanjang. Ukuran irisan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Irisan yang tidak terlalu kecil akan lebih mudah dikupas. Cara ini juga membantu menjaga daging melon tetap utuh dan tidak banyak terbuang.

Pisahkan Daging dari Kulit dengan Pisau

Ini menjadi bagian penting agar daging melon tidak ikut terbuang. Letakkan satu irisan melon di atas talenan dengan posisi kulit berada di bawah.

Selipkan pisau di antara daging buah dan kulit, kemudian gerakkan pisau mengikuti bentuk melon. Jangan mengarahkan pisau terlalu dalam agar lapisan daging yang dekat dengan kulit tetap bisa dimanfaatkan.

Jangan Memotong Terlalu Dekat dengan Kulit

buah melon

Perbesar

ilustrasi buah melon/Image by Jill Wellington from Pixabay

Banyak orang justru membuang daging melon yang masih menempel pada bagian dalam kulit karena memotong terlalu jauh. Padahal, bagian tersebut masih dapat dimakan.

Potong secara perlahan dengan mengikuti lekukan kulit. Sisakan lapisan seminimal mungkin pada kulit tanpa memaksakan pisau hingga terlalu dalam.

Potong Sesuai Kebutuhan agar Tidak Banyak Sisa

Jika melon tidak langsung dimakan, sebaiknya jangan memotong seluruh buah menjadi potongan kecil. Ambil bagian yang memang akan dikonsumsi terlebih dahulu.

Melon yang masih utuh atau dalam potongan besar cenderung lebih mudah disimpan. Potongan kecil dapat dibuat ketika buah akan langsung disajikan.

Trik Memotong Melon untuk Salad Buah

Vitamin B

Perbesar

Ilustrasi Buah Melon Credit: pexels.com/Mugni

Untuk salad buah, melon dapat dipotong menjadi bentuk dadu. Setelah daging dipisahkan dari kulit, iris memanjang lalu potong melintang dengan ukuran yang relatif sama.

Potongan yang seragam membuat tampilan salad buah lebih menarik. Daging melon juga tidak perlu ditekan terlalu kuat agar tidak mengeluarkan terlalu banyak air.

Cara Menyimpan Melon Setelah Dipotong

Masukkan melon yang sudah dipotong ke dalam wadah bersih dan tertutup, lalu simpan di dalam kulkas. Hindari membiarkan potongan melon terlalu lama pada suhu ruang.

Jika melon akan disimpan, gunakan wadah yang cukup untuk menampung seluruh potongan tanpa membuat buah tertekan. Dengan begitu, teksturnya tetap lebih terjaga.

Kesalahan yang Bikin Banyak Daging Melon Terbuang

Beberapa kesalahan sederhana dapat membuat hasil potongan melon kurang maksimal. Misalnya, menggunakan pisau tumpul, mengeruk bagian biji terlalu dalam, dan memotong daging terlalu jauh dari kulit.

Selain itu, memotong melon dalam keadaan terlalu matang juga bisa membuat daging mudah hancur. Karena itu, pilih melon dengan tingkat kematangan yang pas dan gunakan pisau tajam saat memotong.

Potong Melon dengan Teknik yang Tepat agar Lebih Hemat

Memotong melon tidak harus menghasilkan banyak sisa daging. Dengan membelah buah terlebih dahulu, membersihkan biji menggunakan sendok, lalu memisahkan daging dari kulit secara perlahan, bagian buah yang bisa dimakan dapat dimaksimalkan.

Teknik sederhana ini juga membuat potongan melon terlihat lebih rapi dan siap disajikan. Jadi, tidak perlu lagi khawatir banyak daging buah ikut terbuang hanya karena salah cara memotong.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Memotong Melon

Bagaimana cara memotong melon agar tidak banyak terbuang?

Belah melon menjadi dua, buang biji menggunakan sendok, lalu potong menjadi beberapa irisan. Setelah itu, pisahkan daging dari kulit menggunakan pisau tajam dengan mengikuti bentuk kulit.

Apakah melon harus dicuci sebelum dipotong?

Ya. Sebaiknya melon dicuci terlebih dahulu meskipun kulitnya tidak dimakan. Setelah dicuci, keringkan permukaannya sebelum dipotong.

Bagaimana cara mengambil daging melon yang dekat dengan kulit?

Gunakan pisau tajam dan gerakkan perlahan mengikuti lekukan kulit. Hindari memotong terlalu dalam agar daging buah yang masih bisa dimakan tidak tertinggal.

Apakah melon lebih baik dipotong kecil sebelum disimpan?

Tidak selalu. Jika belum akan dimakan, lebih baik memotong melon sesuai kebutuhan. Potongan yang lebih besar cenderung lebih mudah ditangani dan tidak cepat kehilangan teksturnya.

Pisau seperti apa yang cocok untuk memotong melon?

Gunakan pisau yang tajam dan nyaman digenggam. Pisau yang tajam membantu membuat potongan lebih rapi sehingga daging melon tidak mudah hancur atau ikut terbuang.

TNI AU Kerahkan Pesawat untuk ‘Water Bombing’ Karhutla di Kalsel

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita mengatakan TNI AU mengerahkan sejumlah pesawat untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Pesawat untuk modifikasi cuaca serta dukungan operasi penerbangan untuk pemadaman titik api dari udara menggunakan metode water bombing," katanya lewat keterangan tertulis, Minggu (23/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pelaksanaan di lapangan, kata Hilman, TNI bersinergi dengan unsur Polri, BPBD, dan instansi terkait lainnya untuk melakukan pemadaman dan pengendalian titik api.

Ia menambahkan penanganan Karhutla membutuhkan koordinasi dan kerjasama seluruh pihak. Personel di lapangan diarahkan untuk mengutamakan keselamatan, bergerak cepat, serta melakukan pemadaman secara efektif agar api tidak meluas.

"Kami akan terus mendukung pemerintah dan seluruh unsur terkait dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Keselamatan masyarakat dan pencegahan meluasnya kebakaran menjadi prioritas utama kami," tegasnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut 696 titik panas (hotspot) muncul di Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan pemutakhiran data pada Minggu (23/8), dengan tingkat intensitas api dan risiko karhutla didominasi indikator tinggi.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarbaru Fitma Surya Arghani di Banjarbaru, Minggu, mengatakan dari 696 titik panas tersebut, sebanyak 45 titik berada pada tingkat rendah, 622 titik tingkat sedang, dan 29 titik tingkat tinggi.

Laporan pemantauan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarbaru menunjukkan evaluasi Fire Weather Index (FWI) terhadap wilayah Kalimantan Selatan didominasi indikator tingkat tinggi atau zona merah yang menunjukkan tingkat intensitas api dan risiko kebakaran hutan dan lahan.

"Data koordinat dan lokasi administratif, sebaran titik panas utama meliputi Kabupaten Banjar 127 titik, Hulu Sungai Selatan (115 titik), Tapin (104 titik), Hulu Sungai Utara (65 titik), Tanah Laut (58 titik), Hulu Sungai Tengah (48 titik), serta Kotabaru 46 titik," ujar Fitma mengutip Antara.

Padamkan titik api di Sumsel

TNI AU juga berupaya memadamkan api menerapkan metode water bombing di karhutla wilayah Palembang, Sumatera Selatan. Proses pemadaman karhutla itu dilakukan oleh jajaran Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan proses pemadaman karhutla bermula ketika petugas melakukan patroli udara ke beberapa tempat. Saat berpatroli, petugas menemukan beberapa titik api di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

"Titik-titik api tersebut selanjutnya ditindaklanjuti secara bertahap melalui upaya pemadaman," kata Nyoman.

Eks penerbang pesawat angkut ini mengatakan pihaknya juga bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Forkopimda, serta seluruh instansi terkait di daerah saat melakukan pemadaman karhutla.

Hingga saat ini, kata dia, helikopter milik TNI AU itu masih disiagakan untuk memadamkan api di beberapa titik. Dia memastikan helikopter itu akan terus disiagakan hingga karhutla selesai ditangani.

(tim/dal)

placeholder

Ndhalem Kasepuhan Tambakberas jadi lokasi sidang Ahwa Muktamar NU

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Jombang (ANTARA) - Ndhalem Kasepuhan K.H. Wahab Chasbullah di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, disiapkan menjadi lokasi sidang Ahlul Halli Wal Aqli (Ahwa) pada Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sekaligus Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU K.H. Abdurrozaq mengatakan pemilihan Ndhalem Kasepuhan sebagai lokasi sidang Ahwa diharapkan dapat menguatkan semangat perjuangan para ulama.

"Kami ingin memunculkan kembali semangat dan keteladanan Mbah Wahab," kata Gus Rozaq, sapaan K.H. Abdurrozaq, di Jombang, Minggu.

Bangunan yang berada di pusat kawasan pesantren dan berdampingan dengan Masjid Jami' Bahrul Ulum tersebut dipilih bukan hanya karena pertimbangan teknis, tetapi juga untuk menghadirkan kembali spirit perjuangan dan keteladanan K.H. Wahab Chasbullah bagi para peserta muktamar.

Baca juga: PBNU matangkan persiapan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang

Ia mengatakan K.H. Wahab Chasbullah merupakan salah satu tokoh penting dalam perjalanan NU sekaligus pahlawan nasional yang dikenal memiliki semangat pantang menyerah dalam memperjuangkan agama dan bangsa.

"Beliau adalah sosok pahlawan nasional dan penggerak utama NU yang dikenal pantang menyerah, tiada kata uzur untuk berjuang membela agama dan bangsa," ujarnya.

Menurut dia, penempatan sidang Ahwa di Ndhalem Kasepuhan diharapkan membuat nilai keteladanan perjuangan K.H. Wahab Chasbullah dapat menjadi inspirasi bagi para kiai yang bermusyawarah dalam menentukan arah kepemimpinan jamiyah NU.

"Kami harapkan dengan ditempatkannya Ahwa di Ndhalem Mbah Wahab, spirit keteladanan perjuangan beliau betul-betul meresap," katanya.

Baca juga: Ketum PBNU pastikan kesiapan Muktamar NU pada 27-31 Agustus

Selain nilai historis, kedekatan Ndhalem Kasepuhan dengan Masjid Jami' Bahrul Ulum juga dinilai dapat menghadirkan suasana musyawarah yang teduh dan khidmat.

"Nilai kesakralannya jauh lebih terasa, membawa aura keteladanan dari sang pahlawan penggerak NU," ujarnya.

Panitia lokal juga memastikan aspek kenyamanan para kiai sepuh yang menjadi anggota Ahwa menjadi perhatian dalam penyiapan lokasi sidang.

Ruangan tersebut ditata dengan mempertimbangkan keamanan, ketenangan, dan kenyamanan selama musyawarah berlangsung.

"Faktor kenyamanan menjadi prioritas kami. Tempatnya sangat steril dan berada tepat di tengah-tengah, di jantung Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas," kata Gus Rozaq.

Ia menambahkan penataan interior ruangan serta fasilitas pendingin udara telah disiapkan untuk mendukung sembilan kiai anggota Ahwa menjalankan musyawarah secara khidmat dan nyaman.

Baca juga: Ketum GP Ansor minta kader jaga kebatinan Indonesia jelang Muktamar NU

Baca juga: Forum ulama satukan komitmen tolak politik uang di Muktamar ke-35 NU

Baca juga: Jelang Muktamar NU, Gus Ipul minta peserta tak terpengaruh hoaks

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

DLH menyebut kualitas udara Kota Jambi masuk kategori tidak sehat - ANTARA News Jambi

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Kota Jambi (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi menyebut kualitas udara di daerah itu masuk kategori tidak sehat setelah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai angka 101 pada Minggu (23/8) pukul 12.00 WIB.

Kepala DLH Kota Jambi Mahruzar di Jambi, Minggu, mengatakan angka tersebut meningkat dibandingkan hasil pemantauan pada pukul 11.00 WIB yang masih berada di angka 89.

"Baru pukul 12.00 WIB tadi ISPU berada di atas 100 dan sebelumnya masih di bawah 100, termasuk kemarin," katanya.

Mahruzar mengatakan ISPU di atas 100 menunjukkan kualitas udara telah masuk kategori tidak sehat sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, khusus kelompok rentan yang memiliki gangguan pernapasan.

Ia mengimbau kelompok rentan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas yang berpotensi memperburuk kondisi pernapasan selama kualitas udara berada pada kategori tersebut.

"Masyarakat yang dalam kondisi sehat belum direkomendasikan menggunakan masker," kata Mahruzar.

Menurut dia, penggunaan masker bagi masyarakat secara umum baru direkomendasikan apabila ISPU telah mencapai lebih dari 150.

Pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara.

Pemerintah kota setempat akan mengeluarkan edaran kepada masyarakat sebagai langkah perlindungan, apabila ISPU meningkat hingga lebih dari 150.

"InsyaAllah potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga tidak ada, karena Kota Jambi tidak memiliki hutan yang luas," katanya.

Kebakaran di Kota Jambi, kata dia, kalau pun ada lebih kepada semak belukar.

Ia menilai kondisi yang menyebabkan peningkatan ISPU kemungkinan terbawa angin dari kebakaran hutan di sekitar kota setempat.

Kualitas udara di Kota Jambi saat ini berada dalam kategori tidak sehat dengan nilai Indeks Standar Pencemaran Udara yang fluktuatif, dipicu oleh peningkatan suhu harian serta potensi kabut asap karhutla.

Pewarta: Agus Suprayitno/Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

DMI Serukan Shalat Istisqa Sebagai Ikhtiar Hadapi Kekeringan dan Karhutla |Republika Online

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyerukan umat Islam di seluruh Indonesia untuk melaksanakan shalat istisqa secara serentak pada Agustus hingga awal September 2026. Seruan tersebut disampaikan menyusul musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan peningkatan suhu, kekeringan, krisis air, dan unuk menghadapi kebakaran hutan di sejumlah wilayah Indonesia.

Melalui edaran yang ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) DMI, KH Rahmat Hidayat, Pimpinan Pusat DMI mengajak pimpinan DMI di seluruh tingkatan bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau takmir masjid menggelar shalat istisqa, baik di lapangan terbuka maupun halaman masjid.

Dalam edaran tersebut, Kiai Rahmat menyampaikan, berkenaan dengan periode musim kemarau berkepanjangan yang mengakibatkan peningkatan suhu lingkungan, menyebabkan kekeringan, menimbulkan krisis air dan memicu kebakaran hutan yang meluas di beberapa wilayah Indonesia, maka Pimpinan Pusat DMI menyerukan serta mengajak pimpinan DMI di tingkat Wilayah, Daerah, Cabang, dan Ranting bersama-sama DKM/ Takmir Masjid seluruh Indonesia agar melakukan Shalat Istisqa' (shalat minta diturunkan hujan) secara serentak pada bulan Agustus dan awal September 2026, baik dilaksanakan di lapangan terbuka maupun di halaman-halaman masjid.

"Agar khatib shalat Istisqa mengajak umat Islam meminta ampun atas segala dosa (bertaubat), memperbanyak istighfar, dan berdoa sungguh-sungguh agar Allah SWT mengabulkan apa yang menjadi kebutuhan umat Islam dan seluruh bangsa ini," kata Kiai Rahmat dalam surat edaran bernomor 209.C/III/SE/PP-DMI/VIII/2026.

Kiai Rahmat menyampaikan, demikian edaran ini disampaikan untuk dilaksanakan bersama-sama. Semoga dengan karunia Allah Subhanaahu wa Taʼalaa berupa hujan serta rezeki lainnya yang menyertai akan menguatkan kesejahteraan, persatuan, dan kesatuan bangsa Indonesia. Wallaahul-mustaʼan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana pada periode Sabtu hingga Ahad, 22–23 Agustus 2026. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mendominasi kejadian bencana yang dilaporkan di sejumlah wilayah Indonesia.

Karhutla pertama dilaporkan terjadi di Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara. Kebakaran menghanguskan lahan seluas 2,5 hektare pada Sabtu (22/8) pukul 20.05 WIT.

Lokasi terdampak berada di Desa Batu Raja, Kecamatan Wasile. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Timur bersama personel gabungan melakukan pemadaman di lokasi kejadian. Pada hari yang sama, api berhasil dipadamkan.

Karhutla juga dilaporkan terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, pada Jumat (21/8) pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Kuala Penet, wilayah Resort Kuala Penet.

Kebakaran berdampak pada area seluas 673,4 hektare. BPBD Kabupaten Lampung Timur segera melakukan koordinasi lintas instansi dan pemadaman bersama untuk mencegah api meluas. Hingga Sabtu (22/8) pukul 19.12 WIB, seluruh titik api berhasil dipadamkan dan tidak ditemukan lagi titik panas (hotspot) di lokasi kejadian.

Sebelumnya, BNPB merangkum laporan bencana pada periode Rabu hingga Kamis, 19 – 20 Agustus 2026. Kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan serta cuaca ekstrem masih terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Laporan pertama mengenai karhutla yang terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur. Lahan seluas 10,65 hektare terbakar pada Rabu (19/8). Lokasi terdampak berada di Desa Sepan, Kecamatan Penajam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bersama personel gabungan melakukan pemadaman api di lokasi kejadian. Pada hari yang sama, Rabu (19/8) api telah berhasil dipadamkan.

Selanjutnya, dilaporkan kekeringan melanda Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Wilayah terdampak meliputi Desa Burikan di Kecamatan Cawas, Desa Kendalsari, Tegalmulyo, Tlogowatu dan Sidorejo di Kecamatan Kemalang. Bencana ini berdampak pada 12.946 jiwa dari 3.848 kepala keluarga (KK). Upaya penanganan darurat yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Klaten dengan mendistribusikan air bersih bagi warga terdampak.

Mengantisipasi potensi meluasnya karhutla, pemerintah terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan lintas sektor. BNPB bersama pemerintah daerah terus memantau perkembangan titik panas, memetakan wilayah rawan, serta melakukan koordinasi untuk menentukan langkah penanganan sesuai dengan kondisi di lapangan.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, khususnya karhutla. Pemerintah daerah diharapkan memperkuat kesiapsiagaan, pemantauan, serta deteksi dini terhadap potensi karhutla dan memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman.

Selain itu, masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran di wilayah yang rawan terbakar. Apabila mengetahui atau melihat kejadian kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pemerintah daerah atau petugas terkait, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

Tak Perlu Beli Skincare Impor Mahal, Daun Ini Bisa Cerahkan Kulit

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar gembira bagi industri kecantikan tanah air. Guru Besar Biokimia Nutrisi IPB University, Prof Mega Safithri, baru saja mengungkap potensi luar biasa dari tanaman sirih merah sebagai bahan alami pencerah kulit.

Penemuan ini diharapkan dapat menjadi terobosan besar untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada bahan baku kosmetik impor yang selama ini mendominasi pasar.

Selama ini, banyak produk pencerah kulit masih mengandalkan bahan kimia impor seperti hidrokuinon atau arbutin. Padahal, bahan-bahan tersebut terkadang memiliki risiko efek samping. Sirih merah hadir sebagai alternatif yang lebih aman dan alami.

"Secara ilmiah, senyawa bioaktif dalam sirih merah terbukti memiliki kemampuan hebat, yaitu antioksidan kuat sehingga mampu melindungi kulit dengan menghambat kerusakan pada membran sel," terang Prof Mega.

Selain itu, sirih merah terbukti mampu menghambat produksi melanin hingga 35 persen. Senyawa bioaktifnya bekerja langsung pada enzim kunci (tyrosinase) yang memicu produksi pigmen gelap dan pada uji seluler.

Bagi Prof Mega, penemuan ini bukan sekadar riset di laboratorium, tapi juga peluang strategis. Dengan tren masyarakat yang semakin menyukai konsep natural, halal, dan eco-beauty, kosmetik berbasis sirih merah memiliki potensi pasar yang sangat cerah.

Selain itu, tanaman ini sangat mudah dibudidayakan layaknya tanaman hias, asalkan ditempatkan di area yang teduh (tidak terkena sinar matahari langsung).

Untuk memperoleh senyawa aktifnya, Prof Mega menjelaskan, daun sirih merah yang berumur 1-2 tahun terlebih dahulu disortasi, dicuci, dan dikeringkan selama sekitar 48 jam sebelum dihaluskan. Serbuk daun tersebut kemudian diekstraksi menggunakan pelarut etanol 70 persen untuk menghasilkan ekstrak yang kaya senyawa bioaktif sebagai bahan alami pencerah kulit.

"Dengan memanfaatkan potensi lokal ini, Indonesia tidak hanya menghadirkan produk kecantikan yang aman dan berdaya saing global, tapi juga memperkuat kemandirian bahan baku kosmetik nasional," tuturnya.

(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]

Polri tetapkan 72 tersangka kasus karhutla di sembilan Polda - ANTARA News Jambi

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri menetapkan 72 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ditangani di sembilan kepolisian daerah (Polda).

Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Irhamni mengatakan penetapan tersangka tersebut merupakan hasil penanganan 89 laporan polisi yang tersebar di sembilan Polda.

"Kesembilan Polda ini telah melakukan proses penyelidikan dan penyidikan dengan jumlah tersangka kurang lebih yang sudah ditetapkan adalah 72 orang tersangka perorangan," kata Irhamni saat konferensi pers di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan sebagian besar perkara yang ditangani bermula dari pemantauan hotspot yang kemudian diverifikasi oleh petugas di lapangan.

Apabila ditemukan titik api atau lahan terbakar, petugas terlebih dahulu melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan keselamatan personel.

Setelah kondisi dinyatakan aman, penyidik melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan alat bukti untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana.

Menurutnya, modus yang ditemukan dalam sejumlah perkara tersebut didominasi pembukaan lahan dengan cara sengaja membakar. Cara tersebut dipilih karena dinilai lebih murah dan ekonomis dibandingkan menggunakan metode pembukaan lahan lainnya.

"Sebagian besar modus operandi yang digunakan oleh para tersangka adalah membuka lahan dengan cara sengaja membakar agar biaya operasional kegiatan berkebun menjadi murah atau ekonomis," ungkap Irhamni.

Dalam praktiknya, lahan yang sebelumnya telah ditebang kemudian dibakar untuk membersihkan sisa vegetasi.

Selain lebih murah, pembakaran juga dianggap memberikan keuntungan bagi pelaku karena abu hasil pembakaran dapat dimanfaatkan sebagai unsur yang menyuburkan tanah sebelum lahan digunakan untuk kegiatan perkebunan.

Irhamni menegaskan alasan ekonomi tidak dapat menjadi pembenaran untuk melakukan pembakaran, terlebih dalam kondisi kemarau panjang dan El Nino yang membuat api lebih mudah meluas serta sulit dikendalikan.

Dalam proses penyidikan, Polri juga telah menyita berbagai barang bukti yang menguatkan dugaan adanya aktivitas pembakaran secara sengaja.

Barang bukti tersebut, di antaranya 35 korek api, sejumlah botol dan jerigen berisi bahan bakar, 21 parang, dua kapak, cangkul, dua unit chainsaw, sampel tanah terbakar, bibit sawit hingga batang kayu bekas terbakar.

Irhamni menegaskan bahwa pengakuan tersangka bukan menjadi satu-satunya dasar dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka. Penyidik tetap mengedepankan alat bukti yang diperoleh melalui olah TKP, keterangan saksi, petunjuk, barang bukti serta penelusuran transaksi keuangan.

Untuk itu, Bareskrim Polri tidak hanya mendalami pelaku yang berada di lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang menyuruh, mendanai, atau memperoleh keuntungan dari aktivitas pembakaran tersebut.

Penyidik akan mendalami aliran transaksi keuangan untuk mengetahui apakah pembakaran dilakukan atas kepentingan pribadi atau terdapat keterlibatan pihak lain, termasuk kemungkinan adanya korporasi.

"Baik korporasi ataupun individu akan kami lakukan pengejaran dan lakukan penegakan hukum secara tegas," ujarnya.

Irhamni menyatakan penegakan hukum merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah terjadinya pembakaran berulang selama periode kemarau.

Ia memastikan proses penegakan hukum akan terus dikembangkan secara profesional berdasarkan alat bukti. Polri tidak hanya akan mengejar pelaku pembakaran di lapangan, tetapi juga pihak yang menyuruh melakukan maupun pihak yang memperoleh keuntungan dari kejahatan tersebut.

"Kami akan terus mengejar semua pelaku atau orang yang menyuruh melakukan dan semua pihak yang memperoleh keuntungan atas kejahatan pembakaran hutan dan lahan tersebut," ucapnya.

Terhadap para pelaku, penyidik menerapkan sejumlah ketentuan pidana, di antaranya Undang-Undang Kehutanan, Undang-Undang Perkebunan, Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Baca juga: Panglima TNI-Kapolri damping Presiden tangani Karhutla Kalbar

Baca juga: Kapolri pastikan kepolisian telah tangkap pelaku karhutla

Baca juga: Polri perkuat pemantauan karhutla lewat SiPongi

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Menhut ingatkan fluktuasi titik panas perlu terus dipantau

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Menhut ingatkan fluktuasi titik panas perlu terus dipantau

Minggu, 23 Agustus 2026 17:43 WIB

Image Print

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengecek lahan terbakar di sekitar kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Minggu (23/8/2026). ANTARA/Firman

Banjarbaru (ANTARA) - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengingatkan fluktuasi titik panas (hotspot) perlu terus dipantau sehingga petugas dapat langsung menuju lokasi dengan kemungkinan kebakaran aktif terjadi.

"Aksi cepat melakukan pemadaman dan pembasahan bisa menekan api semakin membesar dan meluas akhirnya sulit dikendalikan," kata dia di Banjarbaru, Minggu.

Raja Juli mengatakan Kemenhut telah memiliki aplikasi atau website Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) yang dapat dimanfaatkan seluruh petugas gabungan memantau titik panas secara realtime.

Titik-titik panas yang digambarkan dalam peta berasal dari satelit NASA-MODIS, NASA-SNPP dan
NASA-NOAA20 dengan akurasi tinggi.

Dia mengungkapkan kondisi di Kalimantan Selatan, titik panas cepat sekali berubah naik dan turun setiap harinya.

Raja Juli menyebut berdasarkan data SiPongi, jumlah hotspot pada 21 Agustus mencapai 157 titik, kemudian turun menjadi 11 titik pada Sabtu (22/8) pukul 22.00 Wita.

Namun, berdasarkan pemantauan Minggu pagi (23/8) pukul 06.00 Wita, jumlahnya kembali meningkat menjadi 44 titik tersebar di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.

"Mudah-mudahan dengan kerja keras petugas gabungan Manggala Agni, BPBD, TNI-Polri dibantu relawan barisan pemadam kebakaran dari masyarakat bisa terus menurunkan titik panas di Kalsel hingga karhutla bisa dikendalikan sepenuhnya," ucap Menhut.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menhut ingatkan fluktuasi titik panas perlu terus dipantau

Pewarta : Firman
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026