Seoul (ANTARA) - Kementerian Unifikasi Korea Selatan telah merencanakan pengiriman 1.400 unit perangkat medis untuk Korea Utara dalam rangka dukungan medis kemanusiaan, meski belum terdapat kejelasan apakah akan diterima Pyongyang atau tidak.
Menurut sebuah dokumen yang disampaikan kepada anggota legislatif dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP) Kim Dae-Sik, Minggu, Kementerian Unifikasi Korsel merencanakan pengiriman 1.431 perangkat medis dalam 166 kategori untuk diagnosis, operasi, dan perawatan di sebuah rumah sakit di Pyongyang.
Perangkat medis tersebut mencakup defibrilator eksternal otomatis, mesin sinar-x, stetoskop, alat pengukur tekanan darah, serta meja operasi dan peralatan sejenis lainnya.
Kementerian itu menyampaikan bahwa penentuan jenis peralatan medis yang disumbangkan diputuskan melalui konsultasi dengan Korea Foundation for International Healthcare dan pakar kesehatan.
Kementerian Unifikasi Korsel, pada Mei lalu, telah mendapat izin pengecualian sanksi dari komite sanksi Korut di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk menyumbang perangkat medis tersebut.
Akan tetapi, implementasi rencana yang diperkirakan menghabiskan dana 6,75 juta dolar AS tersebut akan bergantung pada respons Korut dan masih dapat berubah.
Masih belum jelas pula apakah Pyongyang akan mau menerima bantuan tersebut, mengingat komunikasi dan jalur dialog antara Korsel dan Korut sama sekali terputus di tengah memburuknya hubungan bilateral.
Langkah tersebut juga mengundang tanya dari sejumlah anggota legislatif yang khawatir peralatan medis tersebut dapat disalahgunakan untuk produksi senjata biokimia atau untuk memeriksa kelemahan alutsista Korut.
Merespons kekhawatiran tersebut, Menteri Unifikasi Chung Dong-young, dalam rapat parlemen baru-baru ini, menekankan bahwa bantuan medis tak perlu dikaitkan dengan kebijakan militer Korut. Ia juga mengingatkan bahwa kondisi medis di Korut sudah cukup parah, sehingga diperlukan bantuan mendesak.
Sumber: Yonhap
Baca juga: Korut tegaskan status nuklir dan mendorong stabilitas kawasan
Baca juga: Korsel tuntut ganti rugi dari Korut atas pengeboman kantor kerja sama
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Aktris Melissa Barrera.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sikap vokal Macklemore dalam menyuarakan kepedulian terhadap isu kemanusiaan di Palestina mendatangkan berbagai dukungan publik. Dukungan tersebut tidak hanya datang dari sesama musisi, tetapi juga dari kalangan pemain film.
Aktris Melissa Barrera turut menyuarakan pandangannya terkait gelombang simpati yang diterima oleh sang musisi. Barrera membandingkan respons publik atas situasi Macklemore dengan pengalaman pribadinya saat diberhentikan dari waralaba film Scream 7 beberapa tahun lalu karena alasan serupa.
Menurutnya, respons yang ditunjukkan masyarakat saat ini memperlihatkan adanya pergeseran cara pandang publik dalam merespons aksi kemanusiaan para figur publik.“Ini membuat saya emosional, Anda tahu,” ujar Barrera dalam wawancara dengan The Associated Press pada Rabu (16/9/2026) waktu setempat.
“Saya tidak mendapatkan hal itu ketika hal tersebut terjadi pada saya. Saya tidak mengalami hal seperti itu sama sekali. Saat itu terlalu cepat. Orang-orang terlalu takut. Namun, sangat baik melihat bahwa hampir tiga tahun kemudian, setidaknya berbagai hal telah berubah,” kata dia melanjutkan.
Dia sebelumnya dikabarkan dikeluarkan dari jajaran pemain film Scream 7 pada 2023 akibat sikap vokalnya dalam menyuarakan isu kemanusiaan di Palestina. Pihak rumah produksi film saat itu membantah bahwa pencoretannya berkaitan langsung dengan dukungan terhadap warga Palestina, melainkan menekankan kebijakan toleransi nol terhadap segala bentuk ujaran kebencian.
Kendati demikian, peristiwa tersebut tetap memicu perdebatan panjang di industri sinema. Rekan sesama pemeran Scream 7, Matthew Lillard, bahkan sempat mengungkapkan penyesalannya berpartisipasi dalam proyek tersebut dan menilai bahwa sikap kemanusiaan yang diambil Barrera menempatkannya pada posisi yang benar.
Peristiwa yang dialami Macklemore bermula ketika musisi berusia 43 tahun tersebut meneriakkan seruan kepedulian terhadap Palestina di atas panggung MetLife Stadium, New Jersey. Tindakan tersebut berlanjut pada keputusan pihak manajemen untuk menghentikan keterlibatannya dalam "Loop Tour". Ed Sheeran diduga mendapat tekanan dari penyelenggara dan pemilik lokasi acara, yang memicu keputusan penghentian keterlibatan tersebut pada Senin (14/9/2026).
Keputusan pencoretan Macklemore memicu aksi solidaritas dari musisi lain yang dijadwalkan mengisi tur tersebut. Nama-nama seperti Finneas dan kelompok musik Lukas Graham memutuskan mundur dari keterlibatan mereka sebagai bentuk dukungan moral. Perubahan mendadak ini berdampak pada penyesuaian jadwal serta format pertunjukan, sementara Ed Sheeran mengklarifikasi bahwa keputusan tersebut bukan murni berasal dari dirinya secara pribadi.
Madiun (ANTARA) - Korem 081/DSJ melayani pengobatan gratis ratusan warga Madiun melalui kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Taman Bantaran, Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu.
Pjs. Kasiter Korem 081/DSJ Mayor Arm Timbul Mudjihartoyo mengatakan, kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.
"Bakti sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada masyarakat," ujarnya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dilaksanakan secara serentak oleh satuan jajaran TNI di seluruh Indonesia, sekaligus menggelar donor darah, khitan massal, serta pemberian bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat kurang mampu.
Menurutnya kegiatan sosial tersebut juga menjadi momentum untuk terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Karena TNI berasal dari rakyat dan keberadaan kami harus bermanfaat untuk rakyat," katanya.
Kegiatan bakti kesehatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat sangat antusias mendatangi sejumlah layanan yang telah disiapkan. Mereka memanfaatkan pengobatan gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum dan pemeriksaan gigi.
Pihaknya berharap kegiatan pengobatan gratis itu dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan maupun bantuan sosial.
"Melalui momentum ini, kami juga ingin agar semangat pengabdian dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata dia.
Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Film berjudul "Lobang Buaya" karya sutradara Hanung Bramantyo menyasar anak muda agar tidak melupakan sejarah yang terjadi pada tahun 1965, sehingga mengajak mahasiswa Universitas Jember (Unej) untuk menonton spesial screening film tersebut di Kota Cinema Mall (KCM) Jember, Jawa Timur, Minggu.
"Film sejarah itu sepi penonton, sehingga saya mengangkat tema 1965 karena film sejarah belum banyak menarik perhatian penonton muda, padahal sebagian besar penonton bioskop saat ini berasal dari kalangan anak muda," kata Hanung di Jember.
Menurut dia, film dengan tema kehidupan anak muda mampu memperoleh jumlah penonton besar atau menjadi box office, namun sebaliknya, film yang mengangkat sejarah cenderung memiliki jumlah penonton sedikit, sehingga pihaknya ingin menggunakan medium film untuk memperkenalkan kembali sejarah kepada generasi muda.
“Anak muda jangan sampai melupakan sebuah tragedi besar di tahun 1965 karena peristiwa saat itu tidak semata-mata berkaitan dengan peristiwa penculikan dan pembunuhan sejumlah jenderal di Jakarta, namun ada peristiwa konflik politik dan ideologi juga terjadi di Jatim," tuturnya.
Suami Zaskia Adya Mecca itu mengatakan bahwa film tersebut berlatar waktu satu tahun sebelum peristiwa tragis tahun 1965, yang mencakup kejadian pembantaian massal dan kerusuhan di sebuah Desa Lobang Buaya.
"Film 'Lobang Buaya' itu berbicara tentang tahun 1965 terjadi sebuah tragedi nasional dan tentang para koruptor yang tergabung dalam 7 setan desa yang dianggap meresahkan masyarakat," katanya.
Ia menilai bahwa film tersebut bukan sebuah film horor yang bercerita tentang hantu, namun lebih tepat dengan film drama misteri investigasi yang menceritakan tujuh orang meninggal secara tidak wajar secara misterius, serta membawa isu sosial mengenai praktik yang merugikan masyarakat desa.
Istilah 7 Setan Desa menjadi salah satu pijakan cerita dalam film untuk menggambarkan kelompok-kelompok yang dianggap meresahkan masyarakat, termasuk birokrat koruptor, rentenir, dan pihak yang berkepentingan terhadap penguasaan sumber daya.
Isu tersebut ditempatkan berdampingan dengan latar sejarah 1965 untuk menghubungkan persoalan masa lalu dengan persoalan sosial yang masih relevan dibicarakan saat ini karena dirinya membuat sebuah film untuk menyuarakan sebuah keadaan masyarakat terkait kondisi sosial, keagamaan, dan politik.
Film Lobang Buaya yang dibintangi Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Iskak Khivano, Anya Zen, dan Mathias Muchus akan tampil serentak di seluruh bioskop pada 1 Oktober 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Antusiasme luar biasa mewarnai rangkaian kegiatan roadshow penayangan film terbaru karya sutradara ternama Indonesia, Hanung Bramantyo, di Kota Jember.
Bekerja sama dengan Universitas Jember (UNEJ), acara bertajuk “Mencari Dalangnya Duluan bareng Universitas Jember” itu sukses menyedot perhatian ratusan penonton dan mahasiswa yang memadati bioskop KCM Jember.
Usai pemutaran film, dilanjutkan sesi workshop perfilman eksklusif bersama Hanung Bramantyo yang dihadiri mahasiswa Unej dan berkesempatan berdiskusi langsung untuk membedah proses kreatif di balik penggarapan cerita, penulisan skenario, hingga dramaturgi sinematik.
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Situbondo (ANTARA) - Polres Situbondo, Jawa Timur, menggelar kegiatan sosial dan pemeriksaan kesehatan hingga donor darah dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 tahun 2026, pada Minggu.
Dalam kegiatan yang digelar di Alun-Alun Situbondo itu juga melibatkan komunitas ojek daring (ojol) dan masyarakat dengan membagikan sembako kepada masyarakat dan pemeriksaan kesehatan serta donor darah.
"Melibatkan komunitas ojol menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Situbondo membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat, khususnya para pengemudi yang sehari-hari beraktivitas di jalan raya," kata Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie di Situbondo, Minggu.
Menurut dia, peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
"Kegiatannya kami isi dengan olahraga bersama, doa bersama, bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, dan donor darah. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," kata AKBP Bayu.
Dia menyampaikan bahwa komunitas ojol memiliki peran penting karena setiap hari beraktivitas di jalan, oleh karena itu komunikasi dan kerja sama dengan para pengemudi ojol terus diperkuat termasuk dalam menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas.
"Kami mengajak rekan-rekan ojol untuk bersama-sama menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan di jalan, mereka setiap hari beraktivitas di jalan, perannya sangat penting dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib," kata Bayu.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 50 orang mengikuti donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis juga diberikan kepada masyarakat dan peserta kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan.
Sementara dalam kegiatan bakti sosial, Satlantas Polres Situbondo memberikan bantuan sembako kepada para pengemudi ojek daring dan masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima, sekaligus memperkuat kepedulian sosial dalam momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.
Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kabupaten Bogor (ANTARA) - Kontingen DKI Jakarta menjadi juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berkuda Memanah III Seri I 2026 di Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu, setelah mengumpulkan 25 poin.
Kejurnas yang berlangsung pada 17-20 September 2026 di Kawasan Wisata Terpadu Cakrawala Nuansa Nirwana (CNN) itu diikuti 98 atlet dari 13 provinsi dengan mempertandingkan 14 kategori junior dan senior.
Selain menjadi juara umum, DKI Jakarta menempatkan Rayyan Abdul Karim sebagai atlet putra terfavorit dan Alena Rabbani Putri Satriwan sebagai atlet putri terfavorit setelah masing-masing mengumpulkan delapan poin.
Rayyan antara lain meraih juara pertama bersama kuda Daebagi, mengungguli Tio Fawwaz Ananta dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Muhammad Yahya Ayyash dari Jawa Tengah.
Sementara Alena meraih juara pertama kategori Turangga Astra 1 Senior Putri bersama kuda Faruq, disusul Iffah Izaty Ramadhani dari Bengkulu dan Arum Nazlus Shobah dari NTB.
Pada kategori Raid 233 Junior Putra, Naryana Andi Hafy dari Banten menjadi juara pertama, disusul Rayyan Abdul Karim Ardianto dari DKI Jakarta dan Abdurrahman dari Jawa Timur.
Kemudian pada Raid 233 Junior Putri, Aqilah Fathiyah El Haq dari Jawa Timur menempati posisi pertama, diikuti Alena Rabbani Putri Satriwan dari DKI Jakarta dan Felyana Sivil dari Banten.
Atlet Jawa Tengah Muhammad Shalahudin Al Ayyubi menjadi juara Raid 233 Senior Putra, sedangkan Arsa Wening dari DKI Jakarta dan Gildan Javera dari Banten masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.
DKI Jakarta kembali meraih posisi pertama melalui Putri Rizki Ayasha pada Raid 233 Senior Putri, disusul Arum Nazlus Shobah dari NTB dan Henny Soviyati Karomah dari Jawa Timur.
Direktur Eksekutif Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (FN Pordasi) Berkuda Memanah Indonesia Widodo Edi Sektianto di Bogor, Minggu, mengapresiasi penampilan para atlet selama empat hari kejuaraan.
"Selamat kepada para juara dan seluruh atlet yang telah memberikan penampilan terbaiknya. Bagi yang belum meraih prestasi, mari terus berlatih dan mengejar prestasi," kata Widodo.
Menurut dia, Kejurnas tersebut juga menjadi sarana untuk mengevaluasi program pembinaan berkuda memanah yang dilakukan pengurus provinsi sehingga kualitas atlet dapat terus ditingkatkan.
Widodo juga mengapresiasi pelaksanaan pertandingan yang berlangsung dengan minim insiden. Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan aspek keselamatan telah menjadi perhatian dalam penyelenggaraan kompetisi.
"Kami bersyukur bahwa selama pelaksanaan pertandingan dalam Kejurnas kali ini insiden yang terjadi sangat minim. Ini menjadi hal positif dan menunjukkan bahwa aspek keselamatan dalam penyelenggaraan kompetisi telah menjadi perhatian bersama," ujarnya.
Ia mengatakan setelah seri pertama tersebut masih terdapat sejumlah kompetisi yang dipersiapkan, antara lain Kejurnas pada Januari 2027 dan PON Berkuda 2027.
Ketua Harian FN Pordasi Berkuda Memanah Indonesia Agape Zakaria D menambahkan kejuaraan berikutnya direncanakan menggunakan format circle atau circular, berbeda dengan Kejurnas kali ini yang menggunakan lintasan lurus.
Menurut dia, penggunaan format pertandingan berbeda diperlukan untuk memberikan pengalaman kepada atlet sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan berkuda memanah nasional.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: DKI Jakarta juara umum Kejurnas Berkuda Memanah 2026
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kediri (ANTARA) - Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri, Jawa Timur, menuntaskan musim giling 2026 sekaligus mengakhiri kegiatan penyerapan tebu petani setelah beroperasi sejak 12 Juni hingga 20 September 2026 di musim ini.
General Manager PG Meritjan Kediri Tites Agung Priyono mengatakan seluruh rangkaian kegiatan giling dan penyerapan tebu petani pada musim giling tahun ini dapat diselesaikan sesuai dengan rencana.
"Alhamdulillah, hari ini, 20 September 2026 pukul 06.45 WIB, kami telah menyelesaikan tugas giling dan menyerap tebu petani untuk musim giling 2026 dengan baik dan sesuai dengan apa yang sudah kami canangkan," kata Tites di Kediri, Minggu.
Pabrik Gula Meritjan Kediri secara aktif mulai menyerap tebu petani untuk musim giling 2026 ini dengan target perolehan rendemen hingga 7,5 persen.
Sesuai dengan rencana, pabrik akan menggiling tebu hingga 2,5 juta kuintal. sedangkan pada 2025 pabrik bisa menggiling tebu di angka 2,2 juta kuintal.
Ia juga mengatakan keberhasilan pelaksanaan musim giling tersebut tidak terlepas dari dukungan dan sinergi berbagai pihak, terutama karyawan PG Meritjan, petani tebu, serta para mitra yang terlibat dalam operasional pabrik.
Tites menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan giling dan penyerapan tebu petani dapat berjalan hingga selesai.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan sinergi seluruh karyawan, petani tebu, serta para mitra yang selama ini telah mendukung suksesnya musim giling PG Meritjan," ujarnya.
Setelah musim giling berakhir, PG Meritjan akan melakukan evaluasi terhadap seluruh rangkaian kegiatan selama musim giling 2026 sebagai bahan perbaikan kinerja dan persiapan menghadapi musim giling berikutnya.
Selain evaluasi, PG Meritjan juga akan memperkuat kemitraan dengan petani tebu, salah satunya melalui perluasan dan optimalisasi program CPCL bongkar ratoon yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat.
Program tersebut ditujukan untuk mendorong peremajaan tanaman tebu sehingga produktivitas lahan dan hasil panen petani dapat meningkat.
Menurut Tites, semakin banyak petani yang mengikuti program CPCL bongkar ratoon menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan produktivitas tebu di wilayah kerja PG Meritjan.
"Semakin banyak petani yang bergabung dalam program CPCL bongkar ratoon, kami berharap produktivitas tebu di wilayah kerja PG Meritjan dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani maupun industri gula nasional," katanya.
Ia menambahkan sinergi antara pabrik gula dan petani diperlukan untuk menjaga keberlanjutan industri gula, mulai dari tahapan budidaya, peningkatan produktivitas, hingga penyerapan hasil panen.
"Dengan sinergi antara petani dan PG Meritjan, kami optimistis target peningkatan produksi tebu dan swasembada gula nasional dapat tercapai," ujar Tites.
Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Dua legenda Liverpool, Sami Hyypia dan Natasha Dowie, menyapa penggemar The Reds di Jakarta saat keduanya menghadiri acara "LFC Legends Meet & Greet" pada Minggu di toko resmi Liverpool di Indonesia yang berlokasi di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan.
Kehadiran keduanya disambut meriah oleh penggemar Liverpool yang hadir dalam acara. Mereka rela mengantre untuk berfoto, meminta tanda tangan, hingga menyapa langsung dua legenda tim Liverpool Putra dan Putri tersebut.
"Saya tadi sudah mengatakan tentang besarnya antusiasme kalian terhadap sepak bola dan klub. Itu selalu luar biasa untuk dilihat ketika Anda datang ke bagian dunia ini. Saya sedikit terkejut mengetahui bahwa kami memiliki sekitar 31 juta penggemar di Indonesia," kata bek yang tampil penuh untuk Liverpool dalam kemenangan ikonik Liga Champions 2005 itu.
"Ini juga pertama kalinya saya berada di Indonesia, jadi saya sangat bersyukur bisa melihat kalian semua yang begitu antusias," tambah dia.
Hyypia memperkuat Liverpool selama 10 tahun dari 1999 hingga Juli 2009. Selama berseragam Liverpool, Hyypia mencatatkan 464 penampilan dengan torehan 35 gol dan 15 assist.
Ia turut membantu The Reds meraih sejumlah gelar. Selain Liga Champions, pria Finlandia yang kini berusia 52 tahun itu juga memenangkan Piala UEFA, dua Piala Super Eropa, dua Piala FA, dua Piala Liga, dan dua Community Shield.
Baca juga: Setelah 12 tahun, Lucas Leiva sapa penggemar Liverpool di Jakarta
Sebelum ke Jakarta, baik Hyypia dan Dowie berkunjung ke Bali dalam acara peresmian toko Liverpool di Pulau Dewata. Bagi Dowie, Bali dan Jakarta adalah kota pertama yang ia kunjungi, dengan hal ini menurutnya seperti "mencentang salah satu daftar impian saya karena bisa berada di tempat-tempat luar biasa".
"Seperti yang saya katakan, ini adalah kenangan yang akan bertahan selamanya. Kami telah menciptakan banyak kenangan sepanjang karier sepak bola kami, dan sekarang kami juga menciptakan kenangan di luar karier sepak bola. Jadi, terima kasih banyak," kata Dowie, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liverpool Putri dengan 47 gol.
Selama berada di Indonesia, Dowie yang sudah pensiun dari dunia sepak bola tiga tahun lalu, mengaku menikmati berbagai aktivitas di luar acara. Ia menyebut telah mencoba beragam makanan, menikmati chai latte, hingga bermain padel.
Sama halnya dengan Hyypia, bek legendaris yang memperkuat Liverpool selama satu dekade itu juga mengaku telah mencoba berbagai makanan khas Indonesia.
Baca juga: Jadi Hero FC Mobile, Sturridge sapa para penggemar di Jakarta
"Ya! Apakah kami sudah mencoba makanan? Ya, setiap hari kami mencoba berbagai jenis makanan. Banyak orang yang merekomendasikan berbagai makanan kepada kami. Chai latte di sini sangat enak, jadi terima kasih. Saya penggemar berat chai latte. Dan kami juga bermain padel," ucap Dowie, yang merupakan bagian dari Liverpool memenangkan gelar Liga Super Putri berturut-turut pada 2013 dan 2014 tersebut.
Adapun, kedatangan Hyypia dan Dowie di Jakarta juga bersamaan dengan peluncuran "Indonesia Pack", koleksi eksklusif yang dibuat khusus untuk para pendukung di Indonesia sebagai salah satu cara untuk merayakan hubungan istimewa antara klub dan penggemar The Reds di tanah air.
Koleksi ini memadukan identitas LFC dengan elemen desain yang terinspirasi dari Indonesia, termasuk rangkaian T-shirt yang merepresentasikan Jakarta, Surabaya, dan Bali, tiga kota yang menjadi lokasi toko resmi Liverpool di Indonesia.
Indonesia Pack menghadirkan berbagai pilihan apparel dan aksesori yang memungkinkan para pendukung merayakan kecintaan mereka terhadap LFC sekaligus Indonesia. Koleksi ini sudah tersedia dalam jumlah terbatas secara eksklusif di toko resmi Liverpool di Jakarta, Surabaya, dan Bali.
Baca juga: MU Legends vs Liverpool Legends akan tersaji di Jakarta pada November
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Banjarmasin (ANTARA) - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan menerima jenazah ke-10 korban Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di laut Jawa.
"Satu temuan korban meninggal atau ke-10 dari Kapal Virgo hari ini tiba di Rumah Sakit Bhayangkara dan langsung dilakukan proses identifikasi tim DVI," kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid di Banjarmasin, Minggu.
Dia menjelaskan waktu yang dibutuhkan dalam proses identifikasi bergantung kondisi mayat.
Jika kondisinya terbilang baik alias masih utuh dan mudah dikenali maka mempermudah tim DVI.
Namun jika sudah sulit dikenali maka waktunya bisa lebih lama.
Baca juga: Basarnas: Teknologi ROV gambarkan kondisi dalam bangkai KM Virgo
Maka dari itu, tambah Khamid, pentingnya data pembanding lewat pengumpulan data ante mortem dari keluarga.
"Nanti dicocokkan dengan data post mortem atau pemeriksaan pada jenazah," jelasnya.
Sebelumnya korban ditemukan tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) bersama tim gabungan pada Minggu pukul 14.14 Wita saat melakukan pencarian di dalam bodi kapal yang tenggelam di dasar laut.
Korban kemudian berhasil dievakuasi menuju KN SAR Kamajaya menggunakan sekoci kapal dan selanjutnya dibawa Helikopter HR 3601 Basarnas menuju Lanud Sjamsudin Noor di Banjarbaru dan akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Dengan temuan ini, maka sudah 118 korban ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 10 orang meninggal dunia.
Sementara masih terdapat 125 orang yang belum ditemukan dari total 243 penumpang dan kru Kapal Virgo.
Baca juga: Basarnas fokuskan 12 penyelam terbaik operasi bawah laut KM Virgo
Baca juga: Kemenhub optimalkan Kapal Negara dukung pencarian korban KMP Virgo
Baca juga: DVI minta keluarga korban KM Virgo lengkapi data bantu identifikasi
Pewarta: Firman
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menegaskan operasi pencarian dan pertolongan korban KMP Virgo Transport 8 berbeda dengan proses salvage atau pengangkatan kapal yang dilakukan perusahaan dan pihak asuransi. Meski terpisah, kedua proses tersebut tetap dikoordinasikan agar evakuasi korban dapat dimaksimalkan.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, proses salvage kapal saat ini telah berjalan melalui pihak perusahaan dan asuransi. Sementara itu, Basarnas bersama tim SAR gabungan tetap menjalankan operasi pencarian dan evakuasi korban.
"Ini terpisah antara salvage, proses salvage dengan proses operasi SAR, itu beda ya, beda," kata dia saat konferensi pers secara daring, Ahad (20/9/2026).
Menurut Putu, pihak perusahaan dan asuransi telah menjalankan tahapan proses salvage. Basarnas juga telah menerima informasi mengenai proses tersebut, sehingga dapat berkoordinasi untuk memanfaatkan waktu yang tersedia dalam melakukan evakuasi korban dari badan kapal.
"Operasi SAR dilaksanakan oleh Basarnas bersama seluruh tim SAR gabungan. Operasi salvage itu dilaksanakan oleh pihak asuransi dan perusahaan," kata dia.
Saat ini, Basarnas memang memfokuskan operasi pada badan KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Pada hari kedelapan pencarian, satu korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia dari badan kapal.
Proses evakuasi masih menghadapi kendala kondisi perairan. Arus bawah laut di lokasi kejadian disebut mencapai 1 hingga 2,7 knot sehingga berisiko bagi penyelam. Kondisi gelombang juga membuat pergerakan sejumlah kapal menjadi lebih lambat.
Basarnas sebelumnya mencoba menggunakan remotely operated vehicle (ROV) untuk membantu pencarian di dalam kapal. Namun, alat tersebut belum dapat dimaksimalkan karena arus laut yang kuat.
Putu mengatakan, Basarnas akan kembali memanfaatkan ROV untuk memandu penyelam dalam pencarian di bagian dalam kapal. Rancang bangun kapal yang telah diperoleh akan digunakan untuk menentukan akses dan lorong-lorong yang dapat ditelusuri ROV.
Selain itu, Basarnas telah menyiapkan Satgas Evakuasi untuk mengantisipasi tahapan pengangkatan kapal. Satgas tersebut melibatkan personel Polair, Lanal, Brimob, TNI Angkatan Laut, dan Basarnas.
"Begitu nanti proses ini diangkat kapalnya, nah tentunya pasti akan ada korban-korban yang mungkin yang masih dalam kapal itu pasti akan keluar misalnya. Nah, pada saat itulah tim ini sudah siap untuk melaksanakan proses evakuasi, berkolaborasi ya," kata Putu.
sumber : Antara