Sami Hyypia dan Natasha Dowie sapa penggemar Liverpool di Jakarta

calendar_today 20.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Dua legenda Liverpool, Sami Hyypia dan Natasha Dowie, menyapa penggemar The Reds di Jakarta saat keduanya menghadiri acara "LFC Legends Meet & Greet" pada Minggu di toko resmi Liverpool di Indonesia yang berlokasi di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan.

Kehadiran keduanya disambut meriah oleh penggemar Liverpool yang hadir dalam acara. Mereka rela mengantre untuk berfoto, meminta tanda tangan, hingga menyapa langsung dua legenda tim Liverpool Putra dan Putri tersebut.

"Saya tadi sudah mengatakan tentang besarnya antusiasme kalian terhadap sepak bola dan klub. Itu selalu luar biasa untuk dilihat ketika Anda datang ke bagian dunia ini. Saya sedikit terkejut mengetahui bahwa kami memiliki sekitar 31 juta penggemar di Indonesia," kata bek yang tampil penuh untuk Liverpool dalam kemenangan ikonik Liga Champions 2005 itu.

"Ini juga pertama kalinya saya berada di Indonesia, jadi saya sangat bersyukur bisa melihat kalian semua yang begitu antusias," tambah dia.

Hyypia memperkuat Liverpool selama 10 tahun dari 1999 hingga Juli 2009. Selama berseragam Liverpool, Hyypia mencatatkan 464 penampilan dengan torehan 35 gol dan 15 assist.

Ia turut membantu The Reds meraih sejumlah gelar. Selain Liga Champions, pria Finlandia yang kini berusia 52 tahun itu juga memenangkan Piala UEFA, dua Piala Super Eropa, dua Piala FA, dua Piala Liga, dan dua Community Shield.

Baca juga: Setelah 12 tahun, Lucas Leiva sapa penggemar Liverpool di Jakarta

Sebelum ke Jakarta, baik Hyypia dan Dowie berkunjung ke Bali dalam acara peresmian toko Liverpool di Pulau Dewata. Bagi Dowie, Bali dan Jakarta adalah kota pertama yang ia kunjungi, dengan hal ini menurutnya seperti "mencentang salah satu daftar impian saya karena bisa berada di tempat-tempat luar biasa".

"Seperti yang saya katakan, ini adalah kenangan yang akan bertahan selamanya. Kami telah menciptakan banyak kenangan sepanjang karier sepak bola kami, dan sekarang kami juga menciptakan kenangan di luar karier sepak bola. Jadi, terima kasih banyak," kata Dowie, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liverpool Putri dengan 47 gol.

Selama berada di Indonesia, Dowie yang sudah pensiun dari dunia sepak bola tiga tahun lalu, mengaku menikmati berbagai aktivitas di luar acara. Ia menyebut telah mencoba beragam makanan, menikmati chai latte, hingga bermain padel.

Sama halnya dengan Hyypia, bek legendaris yang memperkuat Liverpool selama satu dekade itu juga mengaku telah mencoba berbagai makanan khas Indonesia.

Baca juga: Jadi Hero FC Mobile, Sturridge sapa para penggemar di Jakarta

"Ya! Apakah kami sudah mencoba makanan? Ya, setiap hari kami mencoba berbagai jenis makanan. Banyak orang yang merekomendasikan berbagai makanan kepada kami. Chai latte di sini sangat enak, jadi terima kasih. Saya penggemar berat chai latte. Dan kami juga bermain padel," ucap Dowie, yang merupakan bagian dari Liverpool memenangkan gelar Liga Super Putri berturut-turut pada 2013 dan 2014 tersebut.

Adapun, kedatangan Hyypia dan Dowie di Jakarta juga bersamaan dengan peluncuran "Indonesia Pack", koleksi eksklusif yang dibuat khusus untuk para pendukung di Indonesia sebagai salah satu cara untuk merayakan hubungan istimewa antara klub dan penggemar The Reds di tanah air.

Koleksi ini memadukan identitas LFC dengan elemen desain yang terinspirasi dari Indonesia, termasuk rangkaian T-shirt yang merepresentasikan Jakarta, Surabaya, dan Bali, tiga kota yang menjadi lokasi toko resmi Liverpool di Indonesia.

Indonesia Pack menghadirkan berbagai pilihan apparel dan aksesori yang memungkinkan para pendukung merayakan kecintaan mereka terhadap LFC sekaligus Indonesia. Koleksi ini sudah tersedia dalam jumlah terbatas secara eksklusif di toko resmi Liverpool di Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Baca juga: MU Legends vs Liverpool Legends akan tersaji di Jakarta pada November

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.