Korem 081/DSJ layani pengobatan gratis ratusan warga di Madiun - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 20.09.2026 - person  - timer ~

Madiun (ANTARA) - Korem 081/DSJ melayani pengobatan gratis ratusan warga Madiun melalui kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Taman Bantaran, Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu.

Pjs. Kasiter Korem 081/DSJ Mayor Arm Timbul Mudjihartoyo mengatakan, kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.

"Bakti sosial dan bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada masyarakat," ujarnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dilaksanakan secara serentak oleh satuan jajaran TNI di seluruh Indonesia, sekaligus menggelar donor darah, khitan massal, serta pemberian bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat kurang mampu.

Menurutnya kegiatan sosial tersebut juga menjadi momentum untuk terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Karena TNI berasal dari rakyat dan keberadaan kami harus bermanfaat untuk rakyat," katanya.

Kegiatan bakti kesehatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat sangat antusias mendatangi sejumlah layanan yang telah disiapkan. Mereka memanfaatkan pengobatan gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum dan pemeriksaan gigi.

Pihaknya berharap kegiatan pengobatan gratis itu dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan maupun bantuan sosial.

"Melalui momentum ini, kami juga ingin agar semangat pengabdian dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata dia.

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.