Mercy dan DBS Foundation Dapat Apresiasi Pemerintah, Berdayakan 20 Ribu Perempuan UMKM |Republika Online

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Yayasan Mercy Corps Indonesia dan DBS Foundation menerima penghargaan apresiasi dari Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Menteri Sosial. Penghargaan ini atas kontribusi dalam mendukung pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro dan kecil melalui Program LAKSMI (Langkah Akselerasi Kapasitas Usaha Mikro Inklusif).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peluncuran Program LAKSMI di Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya. Program LAKSMI merupakan program pendampingan usaha end-to-end berbasis ekosistem yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengusaha mikro menuju kemandirian sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Apresiasi tersebut memperkuat peran DBS Foundation dan Mercy Corps Indonesia dalam mendukung pemberdayaan pengusaha mikro, khususnya perempuan, melalui pelatihan dan pendampingan yang inklusif.

Hingga Agustus 2026, program tersebut telah menjangkau lebih dari 20.000 perempuan melalui pelatihan yang mencakup literasi keuangan, literasi digital, manajemen usaha, pemasaran digital, serta akses terhadap produk dan layanan keuangan.

Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, mengatakan apresiasi dari pemerintah semakin memperkuat komitmen DBS Foundation untuk terus mendukung pemberdayaan perempuan pelaku UMKM.

“Kami sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan Menteri UMKM dan Menteri Sosial kepada DBS Foundation dan Mercy Corps sebagai kolaborator Program LAKSMI. Penghargaan ini semakin meningkatkan komitmen kami di DBS Foundation untuk terus memberdayakan perempuan pelaku UMKM melalui literasi keuangan dan digital serta inklusi keuangan,” ujar Mona.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil diperlukan untuk membangun ekosistem yang dapat mendukung perkembangan UMKM di Indonesia.

“Kami berharap kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah dan mitra NGO dapat membangun ekosistem yang lebih kuat lagi untuk kemajuan UMKM di Indonesia,” katanya.

Di Surabaya, pelaksanaan program juga bersinergi dengan berbagai agenda pemberdayaan wirausaha, termasuk Inspirational Talks dalam rangkaian Bursa Wirausaha Unggulan yang digelar Kementerian UMKM RI.

Melalui pendekatan yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga keuangan, komunitas, dan akademisi, program tersebut berupaya memperkuat ketahanan keuangan perempuan pelaku UMKM sekaligus memperluas peluang usaha.

Perwakilan Mercy Corps Indonesia mengatakan apresiasi yang diberikan pemerintah menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro.

“Pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro hanya akan berdampak luas jika dilakukan bersama-sama—pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan komunitas. Ke depan kami akan terus mendorong agar semakin banyak perempuan memiliki kapasitas mengelola keuangan, memanfaatkan digital, dan mengakses pembiayaan secara tepat,” ujarnya.

Program Financial Inclusion for Women Entrepreneurs tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membangun ekosistem belajar bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan mendapatkan akses pasar.

Pembelajaran dari rangkaian kegiatan di tiga kota tersebut selanjutnya akan dirangkum dalam dokumen rekomendasi untuk disampaikan kepada Kementerian UMKM sebagai masukan kebijakan.

Melalui kolaborasi dalam Program LAKSMI, DBS Foundation dan Mercy Corps Indonesia berkomitmen melanjutkan dukungan kepada perempuan pelaku UMKM agar semakin memiliki kapasitas dalam mengelola usaha, memperkuat ketahanan finansial, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Sinyorita Esperanza Beberkan Kronologi Keguguran Bayi Tabung

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Artis sekaligus komedian Sinyorita Esperanza harus merelakan calon anak keduanya setelah mengalami keguguran di usia kehamilan enam menuju tujuh minggu. Kehamilan tersebut merupakan hasil program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) kedua yang dijalaninya.

Sinyorita mengungkap keguguran terjadi pada Rabu (9/9/2026). Sebelum kejadian, ia mengaku hasil pemeriksaan dan kontrol kehamilannya menunjukkan perkembangan yang baik.

"Karena aku mikirnya itu tuh benar-benar dari kontrol terakhir yang bagus gitu kan. Kita paling senang kan kalau pas kontrol kandungannya bagus, terus habis itu dua hari setelah kontrol tiba-tiba drop, aku demam, terus memang ada flek sedikit," kata Sinyorita saat ditemui di Studio Brownis Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sinyorita awalnya tidak menyangka flek yang dialaminya menjadi tanda keguguran. Terlebih dokter sempat menyebut kondisi tersebut dapat terjadi dalam proses kehamilan.

"Nah kan jadi kita enggak berpikir itu bakal keguguran dan gimana-gimana kan? Kalau misal memang mungkin kayak darahnya ngalir deras dan lain-lain mungkin kayak sudah worry gitu. Terus juga dokter bilang kayak, 'Oh, ini mah kayak proses normalnya perempuan hamil yang ada implantasilah' gitu," tuturnya.

Kondisinya kemudian memburuk. Pada Selasa malam, Sinyorita merasakan sakit perut hebat setelah sebelumnya mengalami demam dan flek ringan.

"Terus habis itu pas Selasa malam, habis suamiku salat Isya, tiba-tiba perut sakit banget. Sudah kayak orang mau ngelahirin gitu kan. Sudah pernah dulu ngelahirin gitu ya. Rasa sakit banget. Aku bilang, 'Ah sakit banget'. Sudah aku zikir-zikir saja," ungkapnya.

Sinyorita kemudian pergi ke toilet ditemani sang suami. Saat buang air kecil, ia melihat adanya gumpalan yang menurutnya berbentuk seperti jaringan.

"Pas pipis tuh kan kayak biasa kalau misalnya kita haid kan hari-hari terakhir tuh kayak ada gumpalan darahnya gitu. Nah ini ada gumpalan tapi kayak jaringan, bentuk jaringan gitu. Tapi aku tuh kayak yang aku sudah langsung istighfar, 'Astagfirullahaladzim. Ini keluar nih'. Kayak sudah enggak percaya," ujarnya.

Saat itu, Sinyorita masih berusaha berpikir positif. Ia berharap jaringan yang keluar bukan calon bayinya, mengingat masih ada embrio lain dalam program bayi tabung yang dijalaninya.

"Kan aku ada embrio lain juga kan yang ditanam gitu, cuman memang kata dokter waktu itu di kantung kehamilannya cuma satu. Jadi aku pikir untuk menyenangkan hati kayak aku bilang, 'Wah, mungkin ini embrio yang lainnya yang luruh kali' kayak gitu kan," katanya.

Keesokan harinya, Sinyorita menjalani pemeriksaan USG. Dokter kemudian menyampaikan bahwa kantung kehamilan di dalam rahimnya sudah tidak ada.

"Tapi pas besok datang ke dokter, terus pas waktu lagi USG, ya dokter bilang di rahimnya udah enggak ada kantung kehamilan. Itu sudah kayak disamber petir ya. 'Ya Allah, jadi yang aku bawa ini calon bayiku ya?' 'Iya' gitu," tutur Sinyorita.

Dokter juga tidak memberikan penjelasan secara detail mengenai penyebab keguguran tersebut. Sinyorita pun berusaha menerima kondisi itu sebagai bagian dari perjalanan yang harus dilaluinya bersama sang suami.

"Jadi memang journey-nya Mas Roli sama Teteh Sinyo sudah sampai sini. Balik lagi ya rahim ranah Allah sih, gitu. Enggak bisa ada penjelasan secara detail kenapa bisa kegugurannya," ucapnya.

Di tengah kesedihan, Sinyorita bersyukur kondisi rahimnya sudah bersih sehingga dirinya tidak perlu menjalani tindakan kuretase. Dokter hanya memberikan obat untuk membantu proses pendarahan.

"Tapi ada satu hal yang disyukurinya, rahimnya sudah bersih. Jadi aku enggak perlu dikuret. Yang aku nanya beberapa kasus keguguran juga teman-teman aku, 'Alhamdulillah lho, Bun' katanya. 'Gue tuh harus kuret, tapi lo tuh enggak' jadi benar-benar baby-nya tuh enggak ngerepotin kayak gitu," pungkasnya.

(fbr/mau)

3 Bintang Timnas Indonesia saat Cukur Singapura

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Timnas Indonesia

Perbesar

Ragnar Oratmangoen (11) melakukan selebrasi bersama Ole Romeny setelah mencetak gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Singapura dalam laga pertama FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026). (Bola.com/Budy Santoso)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia membuka perjalanan di Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB.

Ragnar Oratmangoen membuka skor pada menit ke-15, lalu Ole Romeny menggandakannya di menit ke-73.

Skuad besutan John Herdman tampil dominan dan impresif. Penguasaan bola tercatat mencapai 57 persen berbanding 47 persen, mencerminkan kontrol permainan yang kuat sejak awal laga.

Hasil tersebut menempatkan Timnas Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup A, membayangi Malaysia yang baru saja menang 3-0 atas Bangladesh. Dari performa kolektif itu, tiga pemain tampil paling menonjol dan menjadi kunci kemenangan Garuda.

Ole Romeny

Foto: Timnas Indonesia Vs St Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

Perbesar

Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Striker 26 tahun ini menjadi figur sentral dalam serangan Timnas Indonesia. Perannya terasa dominan dari menit awal hingga akhirnya menuntaskan tugas dari titik putih untuk gol kedua Garuda.

Romeny berkali-kali membongkar organisasi pertahanan Singapura. Mobilitasnya tinggi, membuka ruang, dan kerap menghadirkan umpan kunci yang membuat rekan setim mendapatkan peluang.

Tekanan yang ia berikan memaksa barisan belakang lawan beberapa kali melakukan pelanggaran, bahkan berujung kartu kuning. Situasi itu membantu Indonesia mempertahankan momentum di area sepertiga akhir.

Peluang emas Romeny hadir di babak kedua saat tembakan kaki kirinya menyusur tanah melebar tipis dari gawang. Ancaman yang konsisten itu berpuncak pada eksekusi penalti yang mempertegas keunggulan Indonesia.

Luke Vickery

Luke Vickery - Timnas Indonesia

Perbesar

Luke Vickery berlatih bersama Timnas Indonesia di Stadion Madya, GBK, Jakarta, Rabu (23/9/2026). (Dok. PSSI)

Debut Luke Vickery bersama Timnas Indonesia langsung mencuri perhatian. Untuk pertama kalinya mengenakan seragam Merah-Putih, pemain 20 tahun itu dipasang sebagai starter di pos penyerang kanan oleh John Herdman.

Kontribusi krusial Vickery datang lewat satu assist untuk gol pembuka Ragnar Oratmangoen. Akselerasi dari sisi kanan diakhiri umpan silang terukur ke kotak penalti yang diselesaikan Ragnar dengan tenang.

Setelah gol tersebut, Vickery tetap aktif menebar ancaman. Tusukan dan umpan-umpan silangnya memberi variasi serangan dan menjaga lini belakang Singapura dalam tekanan.

Vickery ditarik keluar pada menit ke-78 dan digantikan Rizky Ridho. Selain memberi dampak langsung di laga ini, kehadirannya menambah kedalaman serta opsi taktik di lini depan Timnas Indonesia.

Ragnar Oratmangoen

Luke Vickery, Ragnar Oratmangoen, Timnas Indonesia

Perbesar

Dua pemain Timnas Indonesia, Luke Vickery (8) bersama Ragnar Oratmangoen (11) melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Singapura di laga pertama FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Ragnar Oratmangoen membawa Tim Garuda unggul 1-0 setelah menerima assist dari Luke Vickery pada menit ke-13. (Bola.com/Budy Santoso)

Ragnar menjadi pemecah kebuntuan dengan gol pembuka Indonesia ke gawang Singapura. Penyelesaian tenangnya lahir dari pergerakan tepat di kotak penalti untuk menyambar umpan silang dari sisi kanan.

Sepanjang tampil, Ragnar aktif merusak konsentrasi lini belakang Singapura yang dipimpin Harris Harun. Pergerakan tanpa bola serta intensitas duelnya menyulitkan lawan untuk menjaga area berbahaya.

Ia hampir menorehkan assist untuk Ole Romeny, namun peluang itu melebar dari sasaran. Kombinasinya di lini depan memberi Indonesia dimensi serangan yang variatif.

Pemain Persib Bandung tersebut harus mengakhiri laga lebih cepat. Ragnar terlihat pincang usai berduel dengan pemain Singapura dan digantikan Ivar Jenner pada menit ke-63.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Meriah, Ahmad Luthfi: Mari Dukung Timnas Indonesia

Mentan Tinjau Langsung HAT Bone, Berdikari Pastikan Percepatan Operasional Awal Juli 2027

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

Jum'at, 25 September 2026, 23:01 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Berdikari (Persero) memperkuat langkah percepatan pembangunan Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), menyusul kunjungan kerja Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, di Bone pada Jumat (25/9/2026). 

Didampingi Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Dirjen PKH Kementan RI Agung Suganda, Direktur Utama PT Berdikari (Persero) Maryadi beserta jajaran, direksi ID FOOD dan PTPN I, pemerintah daerah, serta pihak terkait, kunjungan tersebut menegaskan langkah percepatan HAT menuju operasional 1 Juli 2027 sekaligus memperkuat ekosistem perunggasan yang terhubung dari hulu hingga hilir.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta pembangunan kawasan beserta fasilitas pendukungnya dipercepat sehingga manfaat program dapat segera dirasakan masyarakat. “Sesuai arahan Presiden Prabowo, HAT 1 Juli tahun depan sudah beroperasi. Ini salah satu penekanan Presiden kepada kami. Olehnya, tidak ada lagi hambatan, baik dari segi birokrasi maupun teknis,” ujar Amran saat meninjau lokasi. 

Bagi Berdikari, arahan tersebut menjadi pijakan agar pembangunan HAT berkembang menjadi ekosistem perunggasan yang terhubung dari rantai pasok, bibit, pakan, teknologi hingga pasar. HAT dirancang untuk memperluas ruang tumbuh peternak rakyat sebagai mitra utama. Sehingga industri dan peternak tumbuh dalam ekosistem yang saling menguatkan serta memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mendukung HAT sebagai penggerak ekonomi daerah yang membuka ruang tumbuh bagi masyarakat lokal. “Pemkab Bone siap mendukung penuh. Kami ingin HAT ini segera terwujud dan memberikan manfaat bagi ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bone,” ujarnya. 

Keseriusan Berdikari dalam menjalankan mandat tersebut diterjemahkan melalui percepatan pekerjaan di lapangan. Sejumlah infrastruktur dasar mulai dikerjakan, antara lain pembangunan pagar kawasan, akses dan fasilitas pendukung serta pengeboran sumber air sebagai bagian dari persiapan menuju pembangunan dan pengoperasian fasilitas utama. 

Baca Juga: Amran Sebut Impor Pangan Ilegal Bisa Rugikan 115 Juta Petani

General Manager Corporate Secretary & Social Responsibility PT Berdikari (Persero) menegaskan perusahaan akan mengawal penyelesaian proyek sesuai target. “Tentu kami dari PT Berdikari akan memastikan program ini tuntas dan Insya Allah gunting pita 1 Juli 2027. Apalagi kunjungan Pak Mentan Amran tadi menegaskan jangan lagi ada keterlambatan gara-gara hambatan birokrasi,” ujar Hasbi.

HAT dirancang agar kekuatan pangan bergerak dalam satu ekosistem, sehingga nilai tambah tumbuh lebih dekat dengan sumber produksinya. Bagi Berdikari, keberhasilannya terletak pada manfaat yang tumbuh di sekitarnya, dengan petani mendapat akses pasar, peternak memiliki ruang berkembang, masyarakat memperoleh peluang ekonomi, dan rantai pasok pangan makin kuat.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Kualifikasi F1 GP Azerbaijan 2026: Russell Pole, Antonelli ke-16

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

Baku -

Pebalap Mercedes George Russell meraih pole position dalam sesi kualifikasi Formula 1 GP Azerbaijan 2026. Nasib berbeda dialami rekan setimnya, Kimi Antonelli yang harus memulai dari barisan belakang.

Russell selalu menjadi yang tercepat dalam tiga sesi yang berlangsung di Baku City Circuit, Jumat (25/9). Ia sukses mengunci posisi terdepan dengan catatan waktu 1 menit 42,526 detik. Ia unggul 0,837 detik dari Charles Leclerc (Ferrari) yang akan memulai balapan dari grid kedua.

Oscar Piastri menempati posisi ketiga setelah kalah tipis dari Leclerc. Ia hanya terpaut 0,01 detik dari pebalap asal Monako itu. Posisi empat diisi Isack Hadjar dari Red Bull dengan catatan waktu 1 menit 43,5 detik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juara bertahan Lando Norris berada di urutan lima setelah membukukan waktu 1 menit 43,672 detik. Lewis Hamilton dari Ferrari selanjutnya menempati posisi enam dengan 1 menit 43,858 detik. Pierre Gasly (Alpine) ada di peringkat tujuh dengan 1 menit 44,047 detik.

Max Verstappen (Red Bull) hanya berada di urutan delapan dengan 1 menit 44,081 detik. Melengkapi 10 besar ada Carlos Sainz (Williams) dengan 1 menit 44,566 detik dan Franco Colapinto (Alpine) dengan 1 menit 44,963 detik.

Nasib apes dialami Antonelli selaku pimpinan klasemen sementara F1 musim ini. Ia mengalami crash di sesi pertama dan akan memulai balapan dari grid 16.

Balapan F1 GP Azerbaijan akan berlangsung Sabtu (26/9) pukul 18.00 WIB. Berbeda dari biasanya, balapan digelar hari Sabtu karena akan ada peringatan Perang Patriotik di Azerbaijan yang jatuh pada Minggu (27/9).

Hasil Kualifikasi F1 GP Azerbaijan 2026:

PosDriverTeamQ1Q2Q3
1George RussellMercedes1m43.615s1m43.462s1m42.526s
2Charles LeclercFerrari1m44.360s1m43.780s1m43.363s
3Oscar PiastriMcLaren1m45.014s1m43.814s1m43.364s
4Isack HadjarRed Bull1m44.161s1m43.880s1m43.500s
5Lando NorrisMcLaren1m44.571s1m44.020s1m43.672s
6Lewis HamiltonFerrari1m44.260s1m44.037s1m43.858s
7Pierre GaslyAlpine1m44.489s1m44.106s1m44.047s
8Max VerstappenRed Bull1m44.041s1m43.706s1m44.081s
9Carlos SainzWilliams1m45.104s1m44.629s1m44.566s
10Franco ColapintoAlpine1m45.106s1m44.683s1m44.963s
11Oliver BearmanHaas1m45.228s1m44.775s
12Liam LawsonRacing Bulls1m45.535s1m44.860s
13Alex AlbonWilliams1m45.031s1m45.001s
14Esteban OconHaas1m45.039s1m45.016s
15Arvid LindbladRacing Bulls1m45.381s1m45.106s
16Kimi AntonelliMercedes1m45.504s
17Gabriel BortoletoAudi1m45.799s
18Nico HulkenbergAudi1m45.920s
19Fernando AlonsoAston Martin1m46.593s
20Sergio PerezCadillac1m46.658s
21Lance StrollAston Martin1m47.337s
22Valtteri BottasCadillac1m48.290s

(adp/adp)

BI Perluas QRIS Cross Border ke Hong Kong dan Timor-Leste

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

Jum'at, 25 September 2026, 23:00 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, terus memperluas konektivitas pembayaran lintas negara melalui QRIS Cross Border. Terbaru, ia menyebut, Hong Kong dan Timor-Leste masuk dalam rencana kerja sama yang didorong BI.

Destry mengatakan, perluasan konektivitas pembayaran antarnegara menjadi bagian dari strategi BI untuk mendorong integrasi ekonomi digital Indonesia dengan negara mitra.

“Yang kami lakukan adalah terus memperluas konektivitas ekonomi keuangan daerah antarnegara untuk integrasi ekonomi global. Salah satunya adalah perluasan dari QRIS Cross Border yang kami terus integrasikan dengan sistem pembayaran di luar negeri,” kata Destry dalam acara FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Menurut Destry, integrasi tersebut ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran ketika bertransaksi lintas negara.

“Tujuannya adalah juga untuk meningkatkan kemudahan pembayaran antarnegara. Strategi yang kami lakukan itu menjadi bagian penting juga untuk meningkatkan daya beli dan juga untuk mendukung program Asta Cita pemerintah,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Destry menyebut kerja sama QRIS Cross Border dengan mitra baru akan diperkuat, termasuk dengan Hong Kong dan Timor-Leste.

“Termasuk yang hari ini, di acara ini akan kita tandatangani bersama yaitu bersama dengan Hong Kong dan juga dengan Timor-Leste,” ucap Destry 

Perluasan tersebut menambah langkah BI dalam membangun konektivitas sistem pembayaran Indonesia dengan negara lain. Sebelumnya, QRIS Cross Border telah dikembangkan dengan sejumlah negara mitra untuk memungkinkan transaksi pembayaran lintas negara menggunakan sistem yang terhubung.

Baca Juga: 67 Juta Orang Pakai QRIS, Bagaimana Nasib Uang Tunai?

Baca Juga: Kerugian Serangan Siber RI Capai US$6,2 Miliar, BI Pertebal Sistem Keamanan QRIS

Destry juga menyampaikan capaian QRIS Cross Border di tingkat internasional. Menurutnya, skema pembayaran tersebut baru saja memperoleh penghargaan 50-in-5 Awards dalam kategori Collaboration.

“Alhamdulillah bahwa QRIS Cross Border Indonesia dua hari yang lalu itu sudah mendapatkan penghargaan internasional. Mereka melihat bagaimana QRIS Cross Border itu terus dilakukan oleh Indonesia dengan pencapaiannya yang buat mereka itu dianggap cukup signifikan,” ujar Destry.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aryo Hadi Wibowo
Editor: Dwi Aditya Putra

Akamai Soroti Risiko AI Berbasis Agen, Perusahaan Didorong Perkuat Tata Kelola Keamanan

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

Warta Ekonomi, Jakarta -

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) berbasis agen mendorong perubahan dalam strategi keamanan siber perusahaan. Kemampuan agen AI untuk menjalankan tugas secara otonom di berbagai aplikasi pemrograman (application programming interface/API) dan sistem digital membuat organisasi perlu memperluas pengawasan, tidak hanya terhadap identitas pengguna manusia, tetapi juga entitas non-manusia yang beroperasi secara mandiri.

Hal tersebut menjadi sorotan Akamai Technologies (NASDAQ: AKAM) melalui laporan State of the Internet (SOTI) terbaru berjudul The Agentic Frontier: Speed, Scale, and Nonhuman Identity. Laporan tersebut mengulas tantangan keamanan yang muncul seiring meningkatnya penerapan AI berbasis agen, termasuk keterbatasan visibilitas, percepatan eksploitasi kerentanan, dan risiko penggunaan AI di lingkungan perusahaan.

Bagi Chief Information Security Officer (CISO), perubahan ini menuntut pendekatan keamanan yang tidak hanya berfokus pada pemberian akses, tetapi juga pada pemantauan perilaku, kewenangan, dan tindakan yang dilakukan oleh entitas digital secara otonom.

Akamai menyoroti dua tantangan utama, yakni kesulitan menetapkan batasan bagi agen otonom dan kemampuan model AI dalam mengidentifikasi serta menghubungkan kerentanan dengan kecepatan yang berpotensi melampaui siklus pembaruan keamanan secara manual.

Salah satu temuan dalam laporan tersebut berkaitan dengan kesenjangan visibilitas terhadap Model Context Protocol (MCP), yaitu protokol yang memungkinkan agen AI berinteraksi dengan berbagai sistem perangkat lunak. Meskipun MCP mendukung tindakan lintas sistem, pengawasan terhadap protokol ini disebut masih menjadi prioritas yang relatif rendah dalam agenda keamanan CISO.

Akamai menyebut kondisi tersebut mencerminkan kesenjangan pengawasan ketika organisasi mulai memberikan kemampuan otonom kepada sistem AI. Laporan itu juga mencatat bahwa para pemimpin keamanan memperkirakan agen AI yang tidak terkendali berpotensi menjadi salah satu ancaman siber utama pada 2030.

Risiko keamanan juga muncul dari penggunaan chatbot AI di lingkungan perusahaan. Berdasarkan temuan yang disampaikan Akamai, lebih dari 6% percakapan chatbot AI yang dianalisis mengandung informasi sensitif, terutama data yang dapat mengidentifikasi individu. Laporan tersebut juga menyebut 47% interaksi yang teridentifikasi berlangsung melalui akun pribadi yang tidak diawasi.

Temuan ini menyoroti pentingnya penguatan kebijakan penggunaan AI, pengawasan akun, serta pengendalian akses terhadap informasi perusahaan. Namun, interpretasi angka tersebut perlu mempertimbangkan cakupan sampel dan metodologi yang digunakan dalam laporan.

Selain risiko kebocoran data, Akamai menggarisbawahi peningkatan kemampuan AI dalam menemukan kerentanan sistem. Melalui inisiatif Frontier AI, model-model AI disebut mampu mengidentifikasi dan menghubungkan kelemahan sistem secara cepat, sehingga pendekatan penambalan yang hanya dilakukan setelah kerentanan ditemukan dinilai menghadapi tantangan.

Baca Juga: Akamai Luncurkan Workforce Protector, Perkuat Keamanan AI di Lingkungan Kerja

Akamai merekomendasikan perusahaan mempertimbangkan mekanisme mitigasi secara langsung pada lapisan edge untuk membantu mengurangi risiko selama proses penambalan sistem backend berlangsung. Pendekatan tersebut ditujukan sebagai pelengkap, bukan pengganti, pengelolaan kerentanan dan pembaruan keamanan.

Di sisi lain, browser menjadi salah satu titik perhatian dalam pengelolaan keamanan perusahaan. Akamai mencatat lebih dari 40% pengguna korporat telah memasang ekstensi browser berbasis AI, sementara 25% ekstensi tersebut disebut mengubah izin dalam periode 12 bulan.

Dalam laporan itu, ekstensi berbasis AI disebut memiliki kemungkinan 60% lebih besar untuk mengandung kerentanan dan paparan umum (Common Vulnerabilities and Exposures/CVE) yang telah diketahui dibandingkan ekstensi standar. Perbandingan tersebut perlu dibaca sesuai definisi dan cakupan data yang digunakan Akamai, termasuk jenis ekstensi yang dianalisis.

Temuan ini menunjukkan perlunya perusahaan memperkuat visibilitas dan kontrol terhadap perangkat lunak yang digunakan karyawan melalui browser, khususnya ketika ekstensi memiliki akses terhadap data atau sistem organisasi.

Chief Security Officer Akamai, Boaz Gelbord, mengatakan perkembangan AI menghadirkan tantangan keamanan di berbagai lapisan operasional perusahaan.

“AI menghadirkan momen ‘everything, everywhere, all at once’ atau situasi yang sangat merepotkan karena banyak hal muncul secara bersamaan bagi ekosistem keamanan secara keseluruhan,” ujar Boaz.

Ia menjelaskan, terdapat tiga area utama yang perlu diperhatikan organisasi, yakni penggunaan AI secara internal, integrasi AI ke dalam produk dan beban kerja cloud, serta serangan yang didorong AI untuk menargetkan perusahaan.

Menurut Boaz, perubahan tersebut mendorong program keamanan untuk beradaptasi dengan profil risiko yang berkembang cepat. Ia menilai isu keamanan AI akan semakin relevan bagi dewan direksi, pelanggan, dan regulator.

Advisory CISO Akamai, Steve Winterfeld, menambahkan bahwa perkembangan web berbasis agen membawa perubahan terhadap cara nilai bisnis dan logika operasional diciptakan.

“Seiring dengan perkembangan AI otonom dari sekadar menjawab pertanyaan menjadi pelaksanaan strategi bisnis bertahap, kepemimpinan di bidang keamanan harus berkembang sejalan dengan hal tersebut,” kata Steve.

Dalam laporan tersebut, Akamai merumuskan empat pendekatan strategis bagi pemimpin keamanan untuk menghadapi perkembangan AI berbasis agen.

Pertama, perusahaan disarankan menerapkan tata kelola edge yang adaptif melalui perlindungan runtime berbasis edge, penyaringan API, dan mekanisme isolasi. Langkah tersebut ditujukan untuk membantu menetralkan kerentanan secara cepat, sementara proses penambalan sistem backend tetap berjalan.

Kedua, pengamanan browser perlu diperkuat melalui visibilitas dan pengendalian perilaku terhadap ekstensi AI yang tidak dikelola serta model AI yang di-hosting di web dan digunakan tenaga kerja.

Ketiga, perusahaan perlu memperluas perlindungan terhadap informasi dan reputasi merek dalam ekosistem digital yang semakin dipengaruhi sistem AI. Akamai menyoroti pentingnya strategi Generative Engine Optimization (GEO), termasuk pemantauan kutipan, akurasi informasi, sentimen, dan pengelolaan bot.

Seiring meningkatnya penggunaan agen AI untuk menemukan informasi dan produk, perusahaan perlu memperhatikan bagaimana data merek diproses dan disajikan oleh sistem berbasis AI. Konsep pelanggan sintetis atau synthetic customers dalam laporan tersebut berkaitan dengan perubahan pola interaksi digital yang melibatkan agen AI dan lalu lintas otomatis.

Keempat, tingkat otonomi agen AI perlu disesuaikan dengan kemampuan organisasi dalam memverifikasi tindakan dan membalikkan dampak kegagalan. Akamai merekomendasikan penerapan keterlibatan manusia (human-in-the-loop) untuk tindakan yang memiliki risiko tinggi.

Pendekatan tersebut menempatkan kemampuan verifikasi, tingkat risiko, dan reversibilitas tindakan sebagai pertimbangan dalam pemberian kewenangan kepada agen AI. Dengan demikian, perusahaan dapat mengembangkan pemanfaatan AI sambil mempertahankan mekanisme pengawasan terhadap keputusan dan tindakan yang berpotensi memengaruhi operasional.

Memasuki tahun ke-12, laporan SOTI Akamai menyajikan analisis mengenai perkembangan keamanan siber dan performa web berdasarkan data serangan yang terdeteksi di infrastruktur keamanan siber perusahaan. Temuan terbaru ini menyoroti kebutuhan organisasi untuk memperkuat tata kelola perilaku, pengawasan identitas non-manusia, dan pengamanan AI berbasis agen sebagai bagian dari strategi keamanan digital di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat.

Rapor Luke Vickery di Debut Timnas Indonesia, Selanjutnya Bidik Malaysia

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Luke Vickery menandai debutnya bersama Timnas Indonesia dengan kontribusi langsung pada kemenangan atas Singapura di laga pertama Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang 20 tahun itu mengirim assist untuk gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-15.

Vickery dipercaya turun sebagai starter di posisi sayap kanan saat pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB. Keputusan itu dibayar dengan performa agresif di sektor kanan.

Gol pembuka lahir dari pergerakannya yang menusuk dari sisi kanan lalu mengirim umpan silang ke kotak penalti, yang diselesaikan Ragnar. Setelah itu, ia beberapa kali mengancam lewat tusukan dan crossing dari kanal yang sama.

Bangga Jalani Debut

Luke Vickery, Ragnar Oratmangoen, Timnas Indonesia

Perbesar

Dua pemain Timnas Indonesia, Luke Vickery (8) bersama Ragnar Oratmangoen (11) melakukan selebrasi setelah menjebol gawang Singapura di laga pertama FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Ragnar Oratmangoen membawa Tim Garuda unggul 1-0 setelah menerima assist dari Luke Vickery pada menit ke-13. (Bola.com/Budy Santoso)

Vickery bermain selama 78 menit sebelum digantikan Rizky Ridho. Kehadirannya memberi variasi serangan di lini depan Timnas Indonesia.

Sesaat setelah pertandingan, ia menyampaikan kebanggaannya karena akhirnya bisa menjalani pertandingan perdana bersama skuad Garuda.

"Tentu sangat bangga bisa melakoni debut yang sudah lama ditunggu-tunggu. Akhirnya saya ikut bermain, dan membantu memenangkan pertandingan," kata Luke Vickery, pemain Macarthur di kompetisi sepak bola Australia.

Bidik Penampilan Lebih Baik

Vickery menambah kedalaman skuad racikan John Herdman, terutama sebagai opsi di sisi kanan berkat kemampuan menyisir flank dan akurasi umpan silang.

Berikutnya Timnas Indonesia akan berjumpa Malaysia, rival utama di Grup A. Kemenangan kembali dibidik, terlebih Malaysia sedang percaya diri usai menundukkan Bangladesh 3-0 pada pertandingan pembuka.

"Selanjutnya fokus untuk laga berikutnya melawan Malaysia. Tentu saya harus lebih memberikan kontribusi lebih. Masih ada hal yang perlu dikembangkan lagi, baik secara individu saya pribadi maupun secara tim," tandas Luke Vickery.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Meriah, Ahmad Luthfi: Mari Dukung Timnas Indonesia

ESET Luncurkan Layanan MDR Berbasis AI, Respons Deteksi Ancaman Diklaim 6 Menit

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan keamanan siber ESET resmi meluncurkan layanan Managed Detection and Response (MDR) di Indonesia. Layanan ini dirancang untuk membantu perusahaan menghadapi ancaman siber, keterbatasan talenta keamanan digital, serta tuntutan kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data dan keamanan siber.

ESET MDR menggabungkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan pemantauan dan analisis oleh pakar keamanan siber global ESET. Perusahaan mengklaim layanan tersebut mampu mencapai Mean Time to Respond (MTTR) rata-rata hingga enam menit, sehingga memungkinkan deteksi dan penanganan awal ancaman dilakukan secara lebih cepat.

Kehadiran layanan ini berlangsung di tengah meningkatnya tantangan keamanan siber di Indonesia. Berdasarkan laporan AwanPintar.id, ancaman siber di Indonesia disebut mencapai 16 serangan per detik. Di sisi lain, perusahaan juga menghadapi kewajiban perlindungan data pribadi berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), serta perkembangan regulasi keamanan dan ketahanan siber.

Bagi perusahaan, tantangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan potensi gangguan operasional, tetapi juga kebutuhan untuk memastikan keamanan data dan pemenuhan standar kepatuhan yang semakin kompleks.

CTO Prosperita Group, Yudhi Kukuh, mengatakan ancaman siber berkembang dengan cepat, sementara tim teknologi informasi (IT) perusahaan masih menghadapi keterbatasan sumber daya dalam melakukan pemantauan dan analisis secara berkelanjutan.

“Ancaman siber hari ini bergerak dalam hitungan detik, sementara banyak tim IT terjebak dalam rutinitas analisis manual yang melelahkan di luar jam operasional,” ujar Yudhi.

Baca Juga: ESET Perkuat Keamanan Siber Perusahaan dengan Platform ESET PROTECT Berbasis AI

Menurutnya, ESET MDR, dengan dukungan PT Prosperita Mitra Indonesia, mengombinasikan otomatisasi AI dan analisis pakar global untuk mempercepat waktu respons terhadap ancaman.

“ESET MDR, dengan support penuh PT Prosperita Mitra Indonesia, mengombinasikan otomatisasi AI dan analisis pakar global untuk memangkas waktu respons hingga 6 menit saja, sebuah kecepatan krusial untuk menghentikan serangan sebelum berdampak fatal pada bisnis,” katanya.

Layanan ESET MDR dirancang untuk mengurangi beban analisis manual yang selama ini harus ditangani tim internal perusahaan. Berbeda dari solusi keamanan yang hanya memberikan peringatan atau alert, ESET MDR menawarkan pemantauan, deteksi, dan isolasi ancaman secara otomatis selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan.

Teknologi tersebut didukung jaringan global ESET yang terdiri dari lebih dari 100 threat hunter atau pakar keamanan siber. Sistem ini memungkinkan proses mitigasi awal dilakukan secara otomatis, sementara analisis lebih lanjut didukung oleh tenaga ahli.

Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada tim IT internal untuk melakukan pemantauan ancaman di luar jam operasional, termasuk analisis log dan penelusuran akar masalah (root cause).

ESET menyebutkan layanan MDR mampu mencapai MTTR rata-rata hingga enam menit. Sebagai pembanding, laporan 2025 Data Breach Investigations Report dari Verizon mencatat tantangan organisasi dalam mendeteksi dan menangani pelanggaran keamanan siber. Namun, angka waktu 24 hari dalam materi awal perlu diperiksa kembali terhadap konteks dan metrik yang digunakan dalam laporan Verizon sebelum digunakan sebagai perbandingan langsung dengan MTTR ESET MDR.

Di Indonesia, ESET MDR ditawarkan melalui dua tingkatan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Pertama, ESET PROTECT MDR, yang ditujukan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) dengan cakupan perlindungan endpoint, email, aplikasi cloud, serta pemantauan dan pengelolaan patch kerentanan secara otomatis.

Kedua, ESET PROTECT MDR Ultimate, yang menyasar perusahaan skala besar atau enterprise. Layanan ini mencakup customized threat hunting, investigasi forensik digital jarak jauh, serta dukungan ekosistem Extended Detection and Response (XDR) melalui ESET Inspect.

Selain fitur pemantauan dan respons ancaman, ESET MDR telah memperoleh sertifikasi SOC 2 Type 2. Sertifikasi tersebut berkaitan dengan evaluasi pengendalian organisasi atas aspek keamanan dan kriteria layanan yang relevan, serta dapat menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam menilai penyedia layanan keamanan siber.

Bagi sektor usaha yang memiliki tuntutan kepatuhan tinggi, seperti industri keuangan dan manufaktur, layanan keamanan terkelola dapat menjadi alternatif untuk memperkuat pengawasan keamanan tanpa harus membangun dan mengoperasikan Security Operations Center (SOC) internal secara mandiri. Kendati demikian, pemenuhan regulasi tetap bergantung pada kebutuhan, kontrol, dan kewajiban spesifik masing-masing organisasi.

Fitur patch management otomatis yang tersedia dalam layanan juga ditujukan untuk membantu perusahaan mengelola kerentanan sistem secara konsisten dan mengurangi risiko eksploitasi terhadap celah keamanan yang belum diperbarui.

Yudhi menambahkan, keamanan siber perlu dipandang sebagai bagian dari fondasi kepercayaan bisnis dan publik, bukan hanya sebagai investasi teknologi.

“Keamanan siber bukan sekadar produk teknologi, melainkan fondasi kepercayaan bisnis dan publik. ESET siap berdiri di garda terdepan mendampingi organisasi-organisasi di Indonesia, termasuk UKM, agar tidak hanya compliance tetapi juga memiliki resilience yang mutlak dalam menghadapi lanskap ancaman siber yang terus berkembang,” pungkasnya.

Perkuat Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker

calendar_today 25.09.2026 - person  - timer ~

ILUSTRASI. Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) (Dok Inhealth/Inhealth)

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia  memperkuat komitmennya dalam mendukung penanganan dan pencegahan kanker di Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui penguatan akses layanan kesehatan, edukasi masyarakat, serta dorongan terhadap deteksi dini.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Inhealth untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Dengan deteksi lebih awal, penanganan kanker dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

Melalui dukungan pada aspek promotif, preventif, dan kuratif, Inhealth terus mendorong peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Terbaru, perusahaan menyalurkan bantuan untuk mendukung penanganan kanker anak dan kanker payudara di 11 kota pada September 2026. 

Direktur Operasional Inhealth Jenni Wihartini mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus mendorong upaya pencegahan serta deteksi dini kanker.

Baca Juga: Inhealth Ganti Logo, Fokus Perkuat Sinergi Grup

“Perlindungan kesehatan tidak hanya mencakup aspek kuratif dan rehabilitatif, tetapi juga upaya promotif dan preventif yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Jenni dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan 2025, sekitar 400.000 kasus baru kanker terdeteksi setiap tahun di Indonesia. Jumlah itu diproyeksikan meningkat lebih dari 70% pada 2050 jika pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat.

Bantuan disalurkan melalui sejumlah yayasan kanker di Jakarta, Bandung, Balikpapan, Tangerang, Solo, Palembang, Makassar, Denpasar, Surabaya, Medan, dan Pekanbaru.

Kegiatan ini menyasar sejumlah yayasan dan rumah singgah yang mendampingi pasien kanker. Aksi tersebut digelar di Yayasan Kanker Payudara Indonesia di Jakarta, Rumah Pejuang Kanker Ambu di Bandung, Yayasan Rumah Singgah Kanker Anak di Balikpapan, Yayasan Respon Cepat Badan Darurat Kemanusiaan di Tangerang, serta Yayasan Kanker Indonesia di Solo.

Baca Juga: Mandiri Inhealth Catat Kenaikan Laba 82% pada Kuartal I-2026

Selanjutnya, kegiatan juga berlangsung di Rumah Singgah Sehat Ceria Yayasan Kanker Anak Sumatera Selatan di Palembang, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia di Makassar, Yayasan Peduli Kanker Anak di Denpasar, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia di Surabaya, SmilingKids Foundation di Medan, dan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia di Pekanbaru.

Pengurus Yayasan Peduli Kanker Anak Denpasar, Wahyu, menyampaikan apresiasi atas dukungan Inhealth. Menurut dia, dukungan tersebut membantu yayasan dalam menjalankan kegiatan pendampingan dan penanganan kanker.

“Dukungan ini sangat berarti bagi kami dalam menjalankan kegiatan pendampingan dan penanganan kanker. Semoga dukungan dan kolaborasi ini dapat terus terjalin serta memberikan manfaat,” ujar Wahyu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

  • Asuransi
  • PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia