Cindy Novita | Beautynesia
Sabtu, 26 Sep 2026 18:00 WIB
Ini yang terjadi pada tubuh jika kamu sering makan larut malam/Foto: Magnific.com
Setelah seharian beraktivitas, rasa lapar yang muncul menjelang tidur mungkin membuatmu tergoda untuk makan. Waktu makan malam pun perlu diperhatikan, terutama jika kamu sering makan mendekati waktu tidur. Secara umum, waktu yang lebih baik untuk makan adalah sekitar pukul 17.00-19.00 atau setidaknya tiga jam sebelum tidur.
Sesekali makan larut malam mungkin tidak masalah. Namun, bila sering dilakukan, kebiasaan ini ternyata bisa memengaruhi tubuh. Melansir Real Simple, berikut beberapa hal yang dapat terjadi pada tubuh jika kamu sering makan larut malam.

Pencernaan terganggu/Foto: Magnific.com
Makan larut malam dapat memicu berbagai gangguan pencernaan, terutama jika sering dilakukan. Ahli gizi Nadja Abada, RD, BSc, menjelaskan bahwa fungsi metabolisme dan pencernaan tubuh cenderung melambat menjelang malam. Hal ini berkaitan dengan ritme sirkadian atau jam internal tubuh yang mengatur berbagai fungsi tubuh.
Saat kamu makan terlalu larut, pergerakan usus bisa melambat sehingga lebih rentan mengalami kembung, refluks asam, kram, hingga perubahan pola buang air besar. Risiko ini juga lebih besar ketika makanan yang dikonsumsi dalam porsi banyak karena sistem pencernaan perlu bekerja lebih keras untuk mencernanya.
Selain itu, langsung berbaring setelah makan meningkatkan risiko refluks asam dan menimbulkan sensasi terbakar di dada. Posisi berbaring membuat asam lambung lebih mudah naik kembali ke kerongkongan.

Kualitas tidur menurun/Foto: Magnific.com
Ketika kamu makan terlalu larut malam, kadar gula darah bisa meningkat secara bertahap dan membuat sistem pencernaan tetap bekerja saat tubuh seharusnya beristirahat. Kondisi ini dapat mengganggu tidur, Beauties. Ahli Marissa (Meshulam) Karp, MS, RD, CDN, menjelaskan bahwa tubuh tidak ideal mencerna makanan dalam porsi besar sekaligus bersiap untuk tidur. Karena itu, makan menjelang waktu tidur membuatmu lebih sulit terlelap.
Meskipun makan larut malam sebaiknya dihindari, tetapi jika kamu lapar setelah beraktivitas seharian, pilih makanan yang ringan dan mudah dicerna. Misalnya Greek yogurt dengan buah, keju dan biskuit gandum utuh, atau roti gandum dengan selai kacang. Pilihan ini cukup mengenyangkan tanpa terasa terlalu berat sebelum tidur.
Itulah beberapa dampak yang dapat terjadi jika kamu sering makan larut malam, Beauties.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
(dmh/dmh)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.
Jadi intinya...
Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi Kris Dayanti membagikan kenangan pribadinya bersama mendiang Guruh Soekarnoputra usai melayat ke rumah duka. Kris Dayanti mengaku mengenal sosok Guruh sebagai seniman yang sangat detail dan teliti.
Kris Dayanti menceritakan kesan mendalamnya terhadap sosok Guruh selama ini. Menurutnya, Guruh selalu memberi perhatian penuh kepada para seniman dan murid-muridnya.
"Sangat, sangat detail, sangat teliti, semua perhatiannya sama seniman sangat luar biasa, murid-muridnya sangat luar biasa," ujar Krisdayanti saat ditemui di rumah duka kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318503/original/035497100_1755488488-Screenshot_20250818_095855_Instagram.jpg)
Perbesar
Kris Dayanti juga menyinggung soal Swara Maharddhika, grup seni bentukan Guruh, yang tahun depan genap berusia 50 tahun. Ia berharap seluruh murid dan seniman yang pernah bekerja sama dengan Guruh bisa meneruskan cita-citanya.
"Guruh Soekarnoputra masyaallah tahun depan genap 50 tahun. Semoga seluruh murid-muridnya, seluruh orang-orang seni yang pernah bekerja sama bisa terus meneruskan cita-citanya untuk budaya Indonesia," katanya.
Kenangan yang paling melekat bagi Krisdayanti adalah saat menjenguk Guruh di Rumah Sakit Medistra pada tanggal 15. Saat itu, ia sempat mengajak Guruh menyanyikan lagu ciptaannya sendiri.
"Kenangannya kemarin tanggal 15 saya masih besuk di Medistra dan saya masih ajak nyanyi lagu Renjana, lagu ciptaan beliau," kenang Kris Dayanti.
Kris Dayanti juga sempat memberikan bantal kepada Guruh saat menjenguknya di rumah sakit. Bantal pemberiannya itu disebut masih digunakan Guruh hingga akhir hayatnya.
"Saya masih kirim bantal dan masih dipakai. Ya, makasih ya. Itu kenangan dari saya," ujar Krisdayanti.
Saat ditanya soal penyakit yang diderita Guruh, Krisdayanti memilih tidak menjelaskan secara detail dan menyerahkan hal itu kepada pihak keluarga.
"Nanti biar keluarga yang sampein," pungkasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu? Tembus 120 Ribu Penonton pada Hari Kedua Penayangan
Sabtu, 26 September 2026 17:58 WIB
AKMPR gandeng Brigade Pangan Petani Keren Kalteng perkuat SDM ketahanan pangan. (ANTARA/UMPR.)
Palangka Raya (ANTARA) - Akademi Komunitas Muhammadiyah Palangka Raya (AKMPR) menjalin kerja sama dengan Brigade Pangan Petani Keren Kalimantan Tengah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mendukung ketahanan pangan daerah.
Direktur AKMPR Prof Dr Ir Chandra Anugrah Putra, ST MlKom di Palangka Raya, Sabtu mengatakan bahwa penguatan SDM menjadi bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan, terutama seiring dengan pengembangan lahan pertanian melalui program cetak sawah yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Program cetak sawah yang dikembangkan pemerintah tentu membutuhkan sumber daya manusia yang handal untuk mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian tersebut," katanya.
Melalui kerja sama ini, AKMPR ingin turut mempersiapkan generasi muda agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan motivasi untuk terlibat dalam sektor ketahanan pangan.
Ia menjelaskan kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah awal dalam mendukung peningkatan kualitas SDM bidang pertanian melalui program Brigade Pangan Petani Keren.
Menurut dia, pengembangan lahan pertanian di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kapuas, seperti kawasan Dadahup, perlu diiringi dengan kesiapan tenaga pengelola yang memiliki kompetensi dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan sektor pertanian.
Program peningkatan kualitas SDM ini juga diharapkan dapat menjadi stimulan bagi generasi muda, khususnya Generasi Z di Kalimantan Tengah, untuk melihat bidang pertanian sebagai sektor yang memiliki peluang dan peran strategis dalam pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 127 peserta dengan masa pelaksanaan selama satu tahun. Para peserta dipersiapkan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang mendukung pengelolaan sektor pertanian serta penguatan ketahanan pangan.
Chandra berharap program Brigade Pangan Petani Keren dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas generasi muda di Kalimantan Tengah.
“Harapan kami, program ini dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujarnya.
Kerja sama AKMPR dengan Brigade Pangan Petani Keren Kalimantan Tengah tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan SDM dan program ketahanan pangan melalui pendidikan serta peningkatan keterampilan generasi muda.
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 26 September 2026, 17:58 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa, kembali mengunggah konten yang menyoroti penampilan fisik Presiden ke-7 RI tersebut.
Melalui akun X pribadinya, Dokter Tifa membagikan potongan video TikTok yang memperlihatkan Jokowi mengenakan topi hitam dan kemeja putih. Ia kemudian menyoroti keberadaan tahi lalat di pipi kanan Jokowi yang terlihat dalam video tersebut.
“Lho! Kok tahi lalat muncul lagi? Kuce-kucak mata,” tulis Dokter Tifa, Sabtu (26/9/2026).
Unggahan tersebut bukan kali pertama Dokter Tifa mempermasalahkan bagian wajah Jokowi. Pada Juli 2025, ia juga pernah mempertanyakan letak dan ukuran tahi lalat Jokowi yang menurutnya tampak berbeda dalam sejumlah foto.
Sorotan terhadap fisik Jokowi itu muncul ketika Dokter Tifa masih menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Ia merupakan terdakwa dalam perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan tuduhan mengenai keaslian ijazah Jokowi.
Dalam perkara tersebut, jaksa mendakwa Dokter Tifa dengan sejumlah pasal terkait dugaan fitnah, pencemaran nama baik, serta manipulasi informasi atau dokumen elektronik. Dakwaan itu berkaitan dengan sejumlah unggahan dan pernyataan mengenai ijazah Jokowi yang disampaikan melalui media sosial maupun forum lainnya.
Persidangan perkara tersebut masih berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi yang dijadwalkan pada 1 Oktober 2026. Dengan demikian, unggahan terbaru Dokter Tifa muncul ketika proses pemeriksaan perkara pokok masih berjalan.
Sementara itu, kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, sebelumnya menyampaikan bahwa Jokowi kemungkinan hadir dalam persidangan pada 8 Oktober 2026. Kehadiran tersebut disebut berkaitan dengan rencana untuk menunjukkan ijazah asli sekaligus menjelaskan persoalan yang menjadi pokok perkara.
Baca Juga: Rismon Sianipar: Roy Suryo dan Dokter Tifa Bercanda hingga Cengengesan Depan Makam Keluarga Jokowi
“Klien kami ingin persoalan ini terang benderang,” ujar Rivai seusai persidangan pada 17 September 2026.
Adapun tudingan mengenai keaslian ijazah Jokowi masih menjadi bagian dari perkara yang sedang diperiksa di pengadilan. Karena proses persidangan belum selesai, pembuktian mengenai seluruh dalil para pihak tetap akan berlangsung melalui tahapan persidangan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Sabtu, 26 September 2026 17:57 WIB
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani saat menjadi narasumber utama dalam seminar “UMKM Surakarta Go Digital: Afiliasi sebagai Strategi Kolaborasi” yang digelar Solo Entrepreneur Community (SOLEC) di Minoa Hotel, Sumber, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Surakarta
Solo (ANTARA) - Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Solo memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan platform digital untuk memperluas pasar hingga ke tingkat global.
Astrid saat menjadi narasumber utama dalam seminar “UMKM Surakarta Go Digital: Afiliasi sebagai Strategi Kolaborasi” yang digelar Solo Entrepreneur Community (SOLEC) di Minoa Hotel, Sumber, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu mengatakan digitalisasi harus dimanfaatkan sebagai strategi pengembangan usaha, bukan sekadar mengikuti tren.
Dalam seminar tersebut, Astrid membawakan materi “Kolaborasi Pemerintah, Platform Digital & UMKM untuk Menembus Pasar Global melalui E-Commerce”. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem yang mempertemukan peran pemerintah, platform digital, komunitas, dan pelaku UMKM.
“Go digital jangan hanya sekadar ikut tren. Yang paling penting adalah bagaimana teknologi benar-benar menjadi alat untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, meningkatkan kualitas produk, dan membuat UMKM kita naik kelas,” katanya.
Menurutnya, pemerintah memiliki peran dalam membuka akses dan menciptakan ruang kolaborasi, sementara platform digital dapat memberikan sarana bagi UMKM untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas. Di sisi lain, pelaku usaha harus mampu memanfaatkan akses tersebut untuk mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi dengan platform digital dan tentu para pelaku UMKM. Bagaimana pemerintah membuka ruang, platform memberikan akses, dan UMKM mampu memanfaatkan peluang tersebut untuk membawa produknya ke pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masuk ke pasar digital tidak berhenti pada kemampuan mengunggah dan menjual produk. Kesiapan produk menjadi bagian penting ketika UMKM ingin memperluas pasar.
“Ketika kita bicara pasar global, bukan hanya soal bagaimana menjual produk. Produknya juga harus siap. Kualitas harus dijaga, branding harus kuat, dan pelaku usahanya harus siap memenuhi kebutuhan konsumen,” katanya.
Penguatan digitalisasi UMKM di Solo juga berjalan beriringan dengan berbagai program yang melibatkan pemerintah dan mitra strategis. Pada September 2026, Pemkot Surakarta mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi pelaku UMKM untuk mendukung pengembangan usaha, mulai dari menggali ide produk, menyusun strategi komunikasi pemasaran, membuat konten promosi hingga membaca tren pasar.
Kolaborasi #BeliLokal yang melibatkan Pemkot Surakarta, Kementerian Perdagangan, serta platform digital Tokopedia dan TikTok Shop juga membuka ruang bagi UMKM Solo untuk memperluas pasar. Dalam program tersebut, lebih dari 200 pelaku usaha dari Solo dan sekitarnya mendapatkan pembekalan mengenai perdagangan digital, termasuk legalisasi usaha, pembuatan konten digital, dan affiliate marketing.
Perubahan pola perdagangan digital tersebut turut mendorong pelaku UMKM memanfaatkan format pemasaran seperti video pendek dan live shopping untuk memperkenalkan produk. Pada saat yang sama, penguatan legalitas melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) menjadi bagian penting agar pelaku usaha memiliki fondasi yang lebih kuat dalam mengembangkan bisnisnya.
“Saya kira ini yang harus kita dorong bersama. Digitalisasi itu alat, bukan tujuan akhir. Kita ingin teknologi benar-benar digunakan untuk membangun branding, memperkenalkan produk, menjangkau konsumen baru, dan membuka akses pasar,” ujarnya.
Ia menilai komunitas seperti SOLEC memiliki peran penting dalam memperkuat jejaring antarpelaku usaha. Kolaborasi yang terbangun melalui komunitas diharapkan tidak berhenti pada pertemuan, tetapi berlanjut menjadi kerja sama konkret dan peluang usaha.
“UMKM tidak bisa berjalan sendiri. Komunitas menjadi penting untuk membangun jejaring dan kolaborasi. Dari sana bisa muncul pengetahuan baru, kerja sama baru, bahkan akses pasar baru,” katanya.
Sebelumnya, saat mengukuhkan pengurus SOLEC, Astrid juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat branding, meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta mendorong UMKM memiliki daya saing yang lebih luas.
Astrid berharap seminar tersebut tidak berhenti pada pertukaran pengetahuan, tetapi dapat mendorong pelaku UMKM segera mempraktikkan strategi digital yang sesuai dengan kebutuhan usahanya.
“Jangan sampai ilmu yang didapat hanya berhenti di seminar. Harapannya ada yang dipraktikkan, ada jejaring yang dilanjutkan, dan ada kolaborasi yang kemudian menghasilkan peluang usaha baru,” pungkasnya.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sabtu, 26 September 2026, 17:57 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra atau Guruh Soekarnoputra. Airlangga mengenang Guruh sebagai budayawan dan maestro seni yang memiliki kepedulian terhadap sesama.
Airlangga menyampaikan penghormatan tersebut setelah melayat ke rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jalan Sriwijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).
“Bagi saya dan Ibu Yanti Airlangga, Mas Guruh adalah sosok yang kami hormati, pribadi yang penuh dedikasi, budayawan, maestro seni, sosok yang memiliki kepedulian yang tulus terhadap sesama,” tulis Airlangga dalam caption unggahan Instagram pribadinya.
Menurut Airlangga, kepergian Guruh meninggalkan duka dan kehilangan yang mendalam. Namun, ia menilai karya dan pemikiran Guruh akan tetap menjadi bagian dari warisan kebudayaan Indonesia.
“Kepergian Mas Guruh tentu meninggalkan duka dan kehilangan yang mendalam. Namun karya, pemikiran, dan pengabdiannya bagi bangsa dan negara, kesenian dan kebudayaan Indonesia, akan selalu menjadi bagian dari warisan yang selalu dikenang,” lanjutnya.
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada Sabtu pagi. Putra Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati tersebut mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi pada usia 73 tahun.
Baca Juga: PDIP Kenang Guruh Soekarnoputra: Beliau adalah Seniman Besar, Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai
Kabar wafatnya Guruh membuat sejumlah tokoh nasional berdatangan ke rumah duka. Selain Airlangga, sejumlah pejabat dan tokoh nasional turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian adik Megawati Soekarnoputri tersebut.
Airlangga juga mengenang kontribusi Guruh dalam bidang seni dan kebudayaan Indonesia. Bagi Airlangga, karya yang ditinggalkan Guruh tidak berhenti bersama kepergiannya, tetapi akan terus menjadi bagian dari perjalanan kebudayaan nasional.
Dalam unggahannya, Airlangga turut mendoakan agar Guruh mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta seluruh dosa dan kekhilafannya diampuni.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Aamiin YRA,” tulis Airlangga.
Guruh Soekarnoputra dikenal sebagai seniman dan budayawan yang memiliki kiprah panjang dalam perkembangan seni dan kebudayaan Indonesia. Ia juga dikenal melalui sejumlah karya musik dan aktivitasnya dalam melestarikan kebudayaan nasional.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Aryo Hadi Wibowo
Editor: Istihanah
Bandung -
Menjadi ibu membuat waktu untuk diri sendiri sering kali tersisih di tengah kesibukan mengurus keluarga. Padahal, mengambil jeda sejenak untuk beristirahat dan melakukan hal yang disukai juga penting agar ibu tetap memiliki energi untuk menjalani berbagai perannya.
Hal itu menjadi bahasan utama dalam sesi talkshow pada gelaran #TanggalMerahUntukIbu yang digelar Frisian Flag di Trans Studio Mall Bandung, Jumat (25/9/2026). Talkshow tersebut menghadirkan psikolog Fahrina Safitri serta momfluencer dan beauty vlogger Ghina Alwi.
Moderator Vida Alatas membuka obrolan dengan pertanyaan sederhana kepada para ibu yang hadir. Ketika ditanya apakah seorang ibu membutuhkan "tanggal merah" untuk berhenti sejenak dari rutinitas, para peserta langsung menjawab serempak, "Perlu!"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ghina kemudian berbagi pandangannya mengenai pentingnya waktu istirahat bagi seorang ibu. Menurutnya, "tanggal merah" bagi ibu bukan berarti meninggalkan tanggung jawab, melainkan kesempatan untuk mengisi kembali energi.
"Kadang ada rasa bersalah untuk libur sebentar. Padahal tanggal merah itu kemuliaan yang diberikan ayah dan keluarga. Tanggal merah bisa dipakai untuk me time agar kita lebih tenang dan lebih wise menyikapi sehari-hari," ujar Ghina.
Ia mengatakan, mengambil waktu untuk diri sendiri juga tidak harus dilakukan dalam waktu yang lama. Ketika kondisi memungkinkan, sekitar 30 menit yang benar-benar digunakan untuk diri sendiri sudah dapat menjadi bentuk jeda di tengah kesibukan.
"Harus dilihat waktunya memungkinkan atau enggak. Sesederhana 30 menit untuk diri sendiri itu sudah lebih cukup. Karena sebagai ibu, peran kita enggak pernah berhenti," katanya.
Menurut Ghina, kebutuhan untuk recharge juga berkaitan dengan kondisi emosi ibu. Ketika terlalu lama tidak mendapatkan waktu istirahat, energi yang terkumpul bisa membuat seseorang lebih mudah tersulut emosi.
"Kalau kelamaan enggak recharge, kita bisa marah-marah dan salah menyalurkan energi. Ketika emosi kita lagi kurang stabil, perlu ambil tanggal merah karena emosi kita penting banget untuk keluarga. Kalau ibu bad mood, rumah jadi suram," tuturnya.
Karena itu, ia menilai dukungan suami dan keluarga menjadi hal penting ketika seorang ibu membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri. Komunikasi juga diperlukan agar kebutuhan tersebut tidak menjadi beban psikologis bagi ibu.
"Kalau lagi butuh tanggal merah, penting banget peran suami. Komunikasi dengan orang di rumah penting banget, komunikasi dengan keluarga atau pasangan. Jangan merasa bersalah, komunikasikan dengan suami dan keluarga," ujarnya.
Ibu Tetap Punya Identitas Diri
Sementara itu, psikolog Fahrina Safitri memaparkan, salah satu tantangan menjadi ibu adalah munculnya perasaan sulit mencari waktu untuk diri sendiri. Padahal, jeda sangat dibutuhkan untuk mengisi kembali energi.
"Tantangan jadi ibu-ibu adalah merasa susah cari waktu untuk diri sendiri, padahal itu penting banget untuk recharge energi di sela-sela rutinitas," ujar Fahrina.
Ia mengatakan, seorang ibu memang memiliki berbagai peran yang harus dijalankan. Namun, ibu juga memerlukan waktu untuk kembali menjadi dirinya sendiri yang utuh.
"Kita perlu ingat nama kita sendiri tanpa embel-embel ibu siapa dan nyonya siapa. Kita butuh ingat kita juga pribadi yang utuh," katanya.
"Ibu harus bagi berbagai peran. Kapan jadi diri sendiri dan full jadi ibu dan istri," lanjutnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ibu tidak perlu menunggu sampai benar-benar kelelahan untuk mengambil jeda. Salah satu cara sederhana untuk melihat kondisi diri adalah dengan mencoba beristirahat dan melihat apakah tubuh serta pikiran menjadi lebih baik.
"Burn out bisa dicek dengan cara coba istirahat, tidur, rileks, apakah jadi lebih baik. Jangan ditunggu sampai capek. Ambil di sela-sela kegiatan tanpa merasa bersalah. Bukan berarti enggak peduli, tapi tanda sayang dengan diri sendiri," tuturnya.
Menurut Fahrina, me time juga tidak harus berupa kegiatan mahal atau pergi jauh dari rumah. Aktivitas sederhana yang dilakukan secara penuh untuk diri sendiri tetap bisa memberikan ruang bagi ibu untuk merasa lebih rileks.
"Misalnya waktu anak-anak pergi sekolah, me time mandinya agak lama biar rileks. Minum minuman hangat, makan kesukaan kita. Karena setelah jadi ibu, kadang selera makan kita pun ditunda untuk mengakomodasi anak," bebernya.
Selain itu, ia mengatakan, berinteraksi dengan sesama ibu dan berkumpul bersama komunitas juga dapat memberikan dampak positif.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kebutuhan untuk mengisi waktu sendiri bukanlah sesuatu yang egois. Ibu tidak perlu merasa bersalah ketika hendak mengambil jeda demi kewarasan diri.
"Jangan merasa bersalah kalau sudah dikasih me time. Yang konseling ke saya juga ada yang merasa berdosa banget ketika mau me time. Jangan, gunakan sebaik-baiknya. Keluarga enggak hanya butuh fisik dan materi, tapi butuh dipahami dan didengarkan," ujar Fahrina.
Sesi talkshow kemudian ditutup dengan afirmasi dan latihan pernapasan. Para peserta diajak mengucapkan, "Aku ibu yang sudah bahagia, aku cukup untuk membersamai keluarga dan aku tidak perlu merasakan ini sendirian."
Suasana pun berubah haru. Para peserta tampak memeluk dan menepuk tubuh masing-masing sambil mengucapkan terima kasih. Bahkan, beberapa ibu tampak berkaca-kaca dan meneteskan air mata.
Serunya Drink Creation hingga Arisan Ibu
Sebelum sesi talkshow, keseruan #TanggalMerahUntukIbu sudah berlangsung sejak pagi. Pada sesi Drink Creation, para ibu diajak membuat kreasi minuman menggunakan produk Frisian Flag, di antaranya ube matcha latte dan creamy milk choco.
Para peserta terlihat antusias ketika diberi kesempatan mengikuti sesi tersebut. Mereka berebut mengacungkan tangan untuk mencoba membuat minuman yang resepnya sederhana dan bisa ditiru di rumah.
Keseruan berlanjut melalui Arisan Ibu Frisian Flag yang diikuti tiga tim. Permainan berlangsung dalam tiga babak, mulai dari kuis tebak kata hingga tantangan menjawab menggunakan lagu. Para pemenang diganjar hadiah berupa perabotan rumah tangga.
Sementara itu, berbagai booth layanan relaksasi, kecantikan dan aktivitas seru bersama Frisian Flag masih terus dibanjiri pengunjung hingga sore hari. Tak hanya kaum ibu, para bapak dan anak-anak pun tampak asyik menikmati berbagai kegiatan yang tersedia.
(prf/ega)

Sejak popularitas AI (dalam hal ini LLM), muncul kategori baru di ranah mini PC yaitu mini PC AI untuk menjalankan AI model open weight secara lokal. Selain Apple yang kejatuhan durian runtuh karena Mac Studio tiba-tiba menjadi idola untuk menjalankan AI lokal, beberapa mini PC juga berusaha masuk ke PC kategori baru ini, misalnya saja NVIDIA dengan DGX Spark nya atau AMD dengan Ryzen AI Halo nya.
Tapi siapa sangka Xiaomi ternyata juga gak mau ketinggalan. Beberapa waktu lalu mereka memperkenalkan Xiaomi AI Cube, Mini PC yang bisa menjalankan AI lokal sampai 120B parameter. Ini AI model yang terbilang besar untuk dijalankan secara lokal. Nah yang mengejutkan ada di chip prosesornya, dimana Xiaomi ternyata tidak menggunakan chip buatan NVIDIA, Intel, AMD, atau produsen chip prosesor populer lainnya — tetapi memilih untuk menggunakan tiga chip buatan Xiaomi sendiri, yaitu XRING O3 yang merupakan chipset Xiaomi untuk smartphone, XRING O100 sebagai AI accelerator, dan XRING D100 yang sebenarnya malah chipset Xiaomi untuk mobil.
Terdengar aneh memang, menggabungkan chipset untuk smartphone, mobil, dan AI accelerator menjadi satu mini PC AI, untuk melawan mini PC AI dari NVIDIA, AMD, dan juga Apple. Apakah Xiaomi sedang bercanda?
Ternyata tidak.
Diperkenalkan akhir bulan lalu, Xiaomi AI Cube menjadi prototype mini-PC AI untuk melawan NVIDIA DGX SPARK dkk yang harganya memang sangat mahal.

Sebenarnya desainnya masih mirip kayak desktop mini PC pada umumnya. Hanya saja Xiaomi AI Cube ini terlihat lebih besar dan lebih tinggi. Body nya metal unibody yang kalo diliat terlihat seperti dua tingkat dengan desain garis-garis yang punya banyak sekali lubang ventilasi di bawah, sedangkan di atas smooth metal body dengan garis lampu menyala sebagai pemanis di tengah2nya. Di atas pun juga ada banyak lubang ventilasinya, yang menunjukkan bagiamana pembuangan panas terlihat sangat dimaksimalkan di mini PC ini.

Nah yang gak biasa memang dari racikan chip nya, karena Xiaomi menggabungkan 3 chipset dengan peruntukan yang berbeda kedalam satu mini PC.
Chipset utamanya XRing O3 merupakan chipset Xiaomi untuk smartphone. Chipset ini punya 10 core prosesor, 16 core GPU, dengan 200 Tops NPU di fabrikasi 3nm. Ini chipset yang sudah diproduksi massal oleh Xiaomi saat ini dan bakal menjadi chipset Xiaomi 18 Fold dan Xiaomi Pad 9 Pro Max yang dirilis bulan September ini. Ini chipset pertama yang support native LPDDR6 memory dengan bandwidth 113.8 GB/s — yang score test antutu nya tembus 5.2 juta lebih.
Chip keduanya XRing O100 yang merupakan AI accelerator dengan DRAM yang langsung tertanam. Fabrikasinya 6nm memang, tapi punya bandwith yang tembus sampai 1.22TB/s. Sayangnya meskipun kencang, besarnya kapasitas memory yang dimiliki AI accelerator ini belum diungkap oleh Xiaomi.
Lalu chip ketiga adalah XRing D100 yang sebenarnya merupakan chipset untuk smart driving car Xiaomi dengan 20 core CPU dan 16 core NPU. Nah yang membuat chip ini cocok untuk menjadi chip AI mini PC adalah kapasitas memory pool nya yang support sampai 160GB — meskipun di prototype Xiaomi AI Cube kali ini, diisi dengan 80GB unified memory . Sayangnya kecepatan bandwidth nya belum diungkap oleh Xiaomi.
3 chip berbeda ini dikolaborasikan untuk menjalankan 2 AI model. Pertama AI model kecil dengan 3B parameter dan yang kedua AI model besar dengan 120B parameter. Dua model ini bisa di switch sesuai keperluan dan peruntukannya, dan mestinya AI model default yang dijalankan di mini PC ini adalah Xiaomi Mimo, AI model yang memang dibuat sendiri juga oleh Xiaomi.
Besarnya power yang dibutuhkan oleh Xiaomi AI Cube ini stabil di 150W — bisa lebih hemat daya dari NVIDIA DGX Spark yang daya puncaknya sampai 240W — tapi masih lebih boros dari AMD Ryzen AI Halo yang cuman butuh sekitar 120W aja.
Setelah diperkenalkan, Xiaomi AI Cube ini langsung viral karena punya spesifikasi dan performa yang terlihat mentereng dengan bandwidth 1.22 TB/s, bisa menjalankan AI model besar 120B parameter, dengan token generation speed sampai 330 tokens/s. Publik langsung memprediksi kalo ini bakal menjadi NVIDIA DGX Spark killer.
Tetapi sebenarnya performa yang banyak viral ini bukan gambaran performa secara utuh, karena terlihat diambil sepotong2 dari performa yang paling bagus di masing2 chipset.
Misalnya, benar memang kecepatan bandwidth mini PC ini 1.22 TB/s — tapi ini kecepatan bandwidth Xring O100 nya saja yang menjadi AI acceleratornya. AI model besar 120B parameternya sendiri gak bakal berjalan di chip ini karena kapasitas memory nya yang sangat terbatas. AI model besarnya bakal berjalan di chipset D100 yang kecepatan bandwidth nya masih belum diungkap oleh Xiaomi. Pastinya bakal lebih rendah dari 1.22 TB/s ini.
Lalu bisa menjalankan AI model 120B ini juga benar, karena dengan memory pool up to 160GB di chip D100, bisa muat untuk menjalankan AI lokal dengan 120B parameter — bahkan 200B parameter juga masih bisa. Tapi kecepatannya tidak akan sekencang 330 token/s, karena yang di test Xiaomi dengan hasil 330 token per second ini adalah AI model kecil 3B parameter yang kemungkinan berjalan sepenuhnya di AI Accelerator O100 nya — bukan AI model besar 120B parameter yang berjalan di chip D100 nya. Jadi bakal ada perbedaan kecepatan tergantung AI model yang dijalankan, berapa besar parameternya, dan di memory mana AI model ini berjalan.
Lalu apakah Xiaomi AI Cube ini bisa menjadi NVIDIA DGX Spark Killer atau bahkan Mac Studio killer untuk menjalankan local AI?

Untuk bisa mengetahui apakah Xiaomi AI Cube bisa menjadi AI mini PC killer, tentu kita perlu tahu dulu detail spesifikasi lengkap — yang mana ini masih belum dibuka semua oleh Xiaomi. Ya wajar sebenarnya karena memang statusnya masih prototipe, tapi kalo kita bandingkan dengan lawan-lawannya, dari data yang sudah ada, speed bandwidth Xring O100 memang terlihat lebih kencang dari mini PC lainnya dengan 1220 GB/s. Tetapi ini cuman speed di chip accelatornya ya alias baru valid kalo buat menjalankan AI model kecil seperti MiMo 3B parameter tadi.
Untuk AI model besar yang dijalankan di XRing D100, belum bisa kita bandingkan karena kecepatan bandwidth nya belum diungkap juga oleh Xiaomi. Bisa jadi gak jauh-jauh dari NVIDIA DGX Spark, karena di banyak mini PC AI saat menjalankan big model, bottleneck memang ada di bandwith memory tempat big model itu berjalan — yang di Xiaomi AI Cube ini ya bandwith memory di XRing D100.
Kapasitas memory nya secara support pool memory lebih unggul Xiaomi AI Cube dengan up to 160GB sedangkan NVIDIA DGX SPark dan Ryzen AI Halo di 128GB. Tetapi di prototype masih terisi 80GB unified memory saja. Jadi sebenarnya dari besar memory, prototipe Xiaomi AI Cube ini tidak lebih unggul dari dua kompetitornya.
Untuk penggunaan daya dia ada di tengah-tengah, lebih hemat listrik dari DGX Spark tapi masih lebih boros dari AMD Ryzen AI Halo.
Dan untuk harga ini belum tahu, mestinya ya bakal lebih murah dari DGX Spark yang harganya paling mahal diantara banyak AI Mini PC lainnya.
Jadi intinya masih terlalu dini menyebut Xiaomi AI Cube ini adalah DGX Spark Killer atau AI Mini PC killer untuk saat ini. Tetapi tetap aja ini hal yang sangat bagus untuk market AI mini PC karena dengan semakin banyaknya pemain, akan ada semakin banyak inovasi, semakin banyak produk, dan akhirnya bisa saling perang harga dengan banyaknya pilihan — terlebih kalo produk ini dari China, yang terkenal jago soal bersaing harga.
Belum ada tanggal pasti kapan Xiaomi AI Cube ini bakal rilis. Tetapi kalaupun dirilis kemungkinan baru di 2027. Kita masih perlu menunggu kabar kapan produksi massal dari chipset XRing O100 dan D100 dulu, karena ya dari 3 chip di mini PC ini, yang sudah diproduksi massal baru satu yaitu Xring O3. Itupun juga untuk lini baru smartphone Xiaomi.
Ya semoga aja Xiaomi AI Cube ini bukan sekedar prototipe untuk marketing dan nge-buzz smartphone baru Xiaomi yang pake Xring O3 aja..tapi benar-benar bakal dijadikan produk AI mini PC yang bersaing secara harga di pasaran.
Hype nya sendiri tidak berlangsung lama, karena baru sehari setelah pengumuman Xiaomi AI Cube, Apple langsung merilis Mac Studio M5 Ultra yang bahkan sudah bisa dibeli oleh pengguna. Meskipun tidak dirilis khusus untuk AI PC, Mac Studio ini diam-diam memang jadi idola untuk menjalankan AI model besar secara lokal.
Bagaimana menurut temen2. Adakah kesempatan bagi Xiaomi untuk menang di persaingan AI Mini PC yang untuk saat ini pemainnya masih sangat terbatas tetapi didominasi brand-brand besar yang punya chip sendiri seperti NVIDIA, AMD, dan Apple?
Bagikan pendapat teman2 di kolom komentar.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Productivity addict. Geek by nature. Platform Agnostic.
Previous Post
Sabtu, 26 September 2026 17:51 WIB
Pemberian cenderamata dari BPJS Kesehatan kepada UMS. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmen dalam mendukung perlindungan dan layanan kesehatan sivitas akademika melalui sinergi dengan BPJS Kesehatan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional dan Kuliah Tamu yang menghadirkan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K)., FIHA., M.M.R.S., di Gedung Induk Siti Walidah UMS, Solo, Jawa Tengah, Sabtu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-68 UMS sekaligus Milad ke-1 Rumah Sakit AR Fachruddin sebagai rumah sakit pendidikan UMS. Seminar nasional diikuti oleh mahasiswa dan sivitas akademika, khususnya dari rumpun kesehatan, serta dihadiri jajaran pengelola rumah sakit Muhammadiyah-’Aisyiyah dan sejumlah perwakilan Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU).
Direktur Rumah Sakit AR Fachruddin Prof. dr. Dr. Em Sutrisna, M.Kes., dalam laporannya menyampaikan seminar nasional tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi UMS dengan BPJS Kesehatan sekaligus memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai sistem pembiayaan dan pelayanan kesehatan nasional.
Ia menjelaskan UMS memiliki komitmen untuk memastikan seluruh mahasiswa memperoleh perlindungan kesehatan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan. Komitmen tersebut diperkuat melalui kebijakan Rektor UMS yang mencakup kepastian mahasiswa memiliki BPJS Kesehatan, memastikan status kepesertaannya aktif, serta memfasilitasi pendaftaran bagi mahasiswa yang belum memiliki BPJS Kesehatan.
“Pak Rektor telah mengeluarkan SK yang tadi menjamin tiga tadi, memastikan mahasiswa itu punya BPJS, BPJS-nya aktif, dan sekaligus mahasiswa yang belum punya BPJS didaftarkan oleh UMS,” jelasnya.
Setiap tahun, UMS juga menyetorkan data mahasiswa baru kepada BPJS Kesehatan untuk dilakukan pengecekan kepesertaan. Mahasiswa yang belum memiliki BPJS Kesehatan selanjutnya difasilitasi untuk melakukan pendaftaran secara kolektif oleh UMS.
Selain itu, UMS mengimbau mahasiswa yang memiliki fasilitas kesehatan tingkat pertama di luar wilayah Jawa Tengah atau Pulau Jawa untuk mempertimbangkan pemindahan fasilitas kesehatan ke wilayah Surakarta. Hal tersebut dilakukan agar mahasiswa lebih mudah memperoleh akses layanan kesehatan selama menjalani studi di UMS.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menegaskan bahwa Muhammadiyah melalui Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah memberikan perhatian serius terhadap dua bidang utama, yakni kesehatan dan pendidikan.
“Keduanya dipandang sangat penting dan tidak bisa dipisahkan, dan itulah keduanya yang menjadi roh dakwah Muhammadiyah dan ’Aisyiyah,” ungkapnya.
Ia berharap kehadiran Direktur Utama BPJS Kesehatan dapat memberikan wawasan baru bagi civitas academica UMS mengenai perkembangan sistem jaminan kesehatan nasional.
“Mohon berkenan memberikan insight baru, penyegaran baru. Prinsip UMS tadi sudah dilaporkan komit, sangat komit terhadap peran serta kontribusi dari lebih dari 40.000 mahasiswa UMS itu untuk menjadi bagian dari warga BPJS di wilayahnya,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayjen TNI Dr. dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K)., FIHA., M.M.R.S., dalam pemaparannya menjelaskan mengenai perkembangan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta tantangan keberlanjutan pembiayaan kesehatan di Indonesia.
Ia menyampaikan bahwa ekosistem JKN melibatkan berbagai unsur dalam konsep pentahelix, yakni pemerintah, peserta, pelaku usaha, akademisi atau pakar, serta media massa. Kolaborasi antarpihak dinilai penting untuk memperkuat pelaksanaan program JKN.
“Di hadapan saya ini kita adalah komponen pentahelix ekosistem JKN: pemerintah, peserta, pelaku usaha, akademisi para pakar, termasuk media massa yang secara bersama-sama berkolaborasi melaksanakan program JKN ini,” jelasnya.
Menurutnya, BPJS Kesehatan saat ini telah memiliki sekitar 285 juta peserta dengan tingkat kepesertaan mencapai sekitar 98 persen. Namun, ia menekankan bahwa tantangan berikutnya adalah memastikan peserta tersebut memiliki status kepesertaan yang aktif.
Pujowaskito juga menyoroti pentingnya perubahan orientasi pelayanan kesehatan dari pendekatan berbasis volume menuju pendekatan berbasis nilai atau value-based. Menurutnya, pelayanan kesehatan perlu semakin berorientasi pada hasil pelayanan atau outcome dengan penggunaan biaya yang lebih efisien.
“Value itu enggak susah, berbanding lurus dengan outcome, berbanding terbalik dengan biaya. Kalau bisa sembuh dengan biaya lebih efisien, apa salahnya?” ujarnya.
Ia juga menjelaskan sejumlah tantangan yang dihadapi sistem jaminan kesehatan, antara lain inflasi medis, pertumbuhan penduduk, perubahan pola penyakit, meningkatnya harapan hidup, serta peningkatan pemanfaatan layanan kesehatan.
Dalam konteks UMS, Prihati mengapresiasi komitmen universitas dalam memastikan mahasiswa memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang aktif. Ia mendorong agar mahasiswa baru UMS yang belum memiliki kepesertaan BPJS dapat segera didaftarkan dan diaktifkan.
“Saya setuju, Pak Direktur Rumah Sakit, Pak Rektor. Setiap mahasiswa yang mendaftar UMS, tolong BPJS-nya aktifkan,” ungkapnya.
Menurutnya, mahasiswa sebagai kelompok usia produktif juga perlu mendapatkan perlindungan kesehatan secara berkelanjutan. Kepesertaan yang aktif dinilai penting agar mahasiswa dapat mengakses layanan kesehatan ketika membutuhkan.
Seminar nasional tersebut sekaligus menjadi ruang diskusi bagi civitas academica UMS dan pengelola rumah sakit Muhammadiyah dan ’Aisyiyah untuk memperoleh pemahaman mengenai regulasi, pembiayaan, pelayanan, serta arah pengembangan JKN di Indonesia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan MPKU PP Muhammadiyah, MPKU wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur, serta para direktur Rumah Sakit Muhammadiyah- dan Aisyiyah se-Jawa Tengah.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
matamata.com - Usai jenazahnya disemayamkan di rumah duka di kawasan Jakarta Selatan, seniman, politikus PDI-Perjuangan sekaligus putra bungsu Presiden Pertama RI Soekarno, Guruh Soekarnoputra, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).
Sebelum jenazah diantarkan ke liang lahad, sejumlah prestasi dan catatan karier Guruh semasa hidup dibacakan.
Setelah itu, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno membacakan sambutan sebagai perwakilan keluarga Guruh.
Para pelayat berdoa bersama mengantar jenazah dikebumikan.
Suasana haru semakin terasa ketika petugas mulai menutup makam dengan tanah.
Sejumlah kerabat tampak menangis dan menyeka air mata menggunakan tisu.
Sang kakak Megawati Soekarnoputri melakukan tabur bunga Setelah makam tertutup.

Ketum PDIP itu menaburkan bunga beraneka warna ke atas makam sang adik.
Prosesi itu kemudian dilanjutkan putrinya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo, serta sejumlah pelayat yang hadir.
Dalam sambutannya, Rano Karno mengungkapkan bahwa kepergian Guruh Soekarnoputra, bukan hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga bagi Indonesia.
Baca Juga: Lirik Lagu Marlina - Guruh Soekarnoputra, ost Film Puspa Indah Taman Hati
Menurut Rano, Indonesia kehilangan sosok seniman sekaligus maestro budaya.
"Mas Guruh mencintai Indonesia dengan cara yang sangat indah. Dia tidak hanya berbicara tentang Indonesia, ia menyanyikannya, ia menciptakan panggung untuknya, ia menggali kekayaan tradisinya, dan dia mempersembahkan hidupnya untuk kebudayaan Indonesia," tegas Rano Karno di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno, meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pukul 04.16 WIB tadi.
Politikus sekaligus seniman berusia 73 tahun itu tutup usia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta Selatan.
Mohammad Guruh Irianto Sukarno Putra, lahir pada 13 Januari 1953 merupakan seniman dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sejak 1992–1997 dan 1999–2024.
Ia merupakan anak bungsu presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno dari pernikahannya dengan Fatmawati.
Ia juga merupakan saudara dari Megawati Soekarnoputri, presiden kelima Republik Indonesia.
Guruh menempuh pendidikan di SD dan SMP Perguruan Cikini.
Ia bersekolah di SMA Negeri 25 Jakarta tahun 1967—1970.
Ia pernah berkuliah jurusan Arkeologi selama tiga tahun (1971—1974) di Universitas Amsterdam, Belanda, tetapi tidak selesai.
Ia berkuliah S1 Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) tahun 2005-2008 dan meraih gelar Sarjana Administrasi Publik (S.A.P.).
Ia meraih gelar Magister Manajemen (M.M.) Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia tahun 2010.
Tahun 2012 ia meraih gelar Magister Sains (M.Si.) Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Ilmu Administrasi Publik.
Sejak kecil, Guruh telah terlatih sebagai penari yang terampil di samping mengasah bakatnya di dunia musik, Ia mendirikan grup kesenian Indonesia yang bernama GSP Production (Gencar Semarak Perkasa) dan juga sebelumnya Swara Mahardhika.
Selain itu ia juga pernah mendirikan grup musik Guruh Gipsy dan Gank Pegangsaan bersama Keenan Nasution, Abadi Soesman, dan Chrisye.
Pada tahun 2023, lagu ciptaannya "Kala Sang Surya Tenggelam" kembali populer setelah diunggulkan di serial Gadis Kretek.
Tiga tahun kemudian, lagu "Kala Cinta Menggoda" menjadi lagu latar sinetron Cinta Seluas Samudra.
Sebagai bagian dari keluarga besar Bung Karno, Guruh juga aktif dalam dunia politik Indonesia dan tercatat sebagai anggota DPR dari PDIP.
Kehidupan pribadi
Pada tahun 2002, di usia 49 tahun, Guruh menikah untuk pertama kalinya di tengah spekulasi media bahwa ia sedang mengincar jabatan politik yang lebih tinggi, bahkan mungkin kursi kepresidenan.
Istrinya adalah seorang penari berdarah Azerbaijan kelahiran Uzbekistan bernama Guseynova Sabina Padmavati, yang berusia 26 tahun lebih muda darinya.
Mereka menikah pada 20 September 2002 di Tashkent, Uzbekistan, dan kemudian menggelar upacara pernikahan pada 19–20 Oktober 2002 di Sriwidjaya Raya, Jakarta.
Pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian, dan Sabina dikabarkan kembali ke Uzbekistan.
Tanggal 23 Maret 2011, bertepatan dengan Perayaan Hari Musik Nasional, Guruh menerima Penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia (NBMI) dari Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia (PAPPRI).
Diabadikan oleh majalah Rolling Stone Indonesia sebagai salah satu dari The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa pada tahun 2008
Pada tahun 1998 ia mendapatkan Penghargaa Anugerah Musik Indonesia, sebagai Pencipta Lagu Pop Terbaik "Kala Cinta Menggoda" yang Ditampilkan oleh Chrisye.
Pada tahun 2010, ia menerima penghargaan 'Lifetime Achievement Award' dari Anugerah Musik Indonesia.