Vina Oktiani - wolipop
Selasa, 21 Jul 2026 22:00 WIB
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Jakarta - Pevita Pearce membagikan penampakan rumahnya yang diberi nama Lovenest. Berkonsep open space, rumah Pevita tampak elegan dan cozy. Seperti apa?
Pevita Pearce membagikan penampakan rumahnya melalui video yang diunggah ke akun YouTube pribadinya. Rungan pertama disambut dengan foyer yang dihiasi lukisan foto, serta bunga. Pevita mengatakan bahwa di setiap ruangan rumahnya ia selalu memiliki vas yang berisi bunga berwarna-warni. Foto: YouTube/Pevita Pearce
Salah satu ruangan yang menjadi favorit Pevita, living room. Ruangan tersebut tampak cozy dengan sofa putih panjang, televisi, serta meja yang dipakai untuk meletakkan beberapa board game milik Pevita. Foto: YouTube/Pevita Pearce
Di dekat living room terdapat area kitchen atau dapur. Pevita mengungkapkan bahwa interior di dalam rumahnya itu menjadi bagian yang pengerjaannya cukup lama. Panel-panel kayu di rumahnya itu bahkan baru ada sejak 1 tahun terakhir. Foto: YouTube/Pevita Pearce
Ruang makan berdekatan dengan area dapur. Uniknya, Pevita mengungkapkan bahwa meja makannya itu sudah berusia lebih tua dari dirinya. Awalnya meja tersebut merupakan milik sang mama yang dipinjam oleh Pevita. Foto: YouTube/Pevita Pearce
Berkonsep open space, rumah Pevita tampak nyaman dan sejuk dengan tanaman hijau. "Memang dari awal intention aku ngebangun rumah ini dari nol itu aku mau punya space yang bisa nge-host banyak orang, dan juga bisa membuat banyak orang bahagia, makanya namanya itu Lovenest," terang Pevita. Foto: YouTube/Pevita Pearce
Sebelumnya jadi ruangan untuk gym, kini Pevita memilih mengubahnya dan menjadikannya sebagai glam room. Ruangan tersebut menjadi tempatnya untuk bersiap-siap atau berdandan sebelum ke luar rumah. Foto: YouTube/Pevita Pearce
Sebagai pecinta warna pink, Pevita juga memiliki rruangan yang disebutnya 'paling pink' di dalam rumahnya. ruangan powder room tersebut tampak minimalis dengan cat tembok berwarna pink berpadu lampu kuning yang menciptakan suasana hangat. Foto: YouTube/Pevita Pearce
Kamar tidur utama yang menjadi tempat Pevita beristirahat. Kamar tidur ini merupakan ruangan yang pertama kali rampung. Terlihat kamar tiddur tersebut didominasi oleh warna coklat. Sedikit perpaduan warna pink dan biru mempermanis ruangan dan membuatnya lebih hidup. Foto: YouTube/Pevita Pearce
Kamar mandinya dilengkapi dengan bathtub. Sesuai dengan konsep rumah, kamar mandi tersebut juga dilengkapi sky light untuk pencahayaan yang alami. Foto: YouTube/Pevita Pearce
Di lantai 3 rumah terdapat area outdoor untuk bersantai. Pevita sendiri menjelaskan bahwa sebenarnya ia sudah membeli tanah yang kini menjadi lokasi rumahnya sejak tahun 2013. Namun rumahnya tersebut baru rampung di tahun 2019. Foto: YouTube/Pevita Pearce
(Vina Oktiani)
Tags
Lihat lainnya
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Liputan6.com, Jakarta - Top 3 Berita Hari Ini salah satunya menyorot Fear of Missing Out alias FOMO. Itu merupakan istilah yang menggambarkan rasa takut tertinggal dari pengalaman yang dinikmati orang lain.
Perasaan ini semakin mudah muncul saat musim liburan, ketika media sosial dipenuhi unggahan teman yang sedang menjelajahi berbagai destinasi menarik. Tanpa disadari, melihat foto-foto tersebut bisa memunculkan keinginan untuk ikut bepergian atau mengunjungi tempat yang sama.
Topik selanjutnya membahas Jakarta selalu punya cara untuk mempertemukan banyak budaya dalam satu ruang. Di balik deretan gedung pencakar langit dan ritme kota yang nyaris tak pernah berhenti, ibu kota juga menyimpan perjalanan rasa kuliner lintas negara.
Menikmati makanan pun tak lagi sekadar mengisi perut, melainkan cara sederhana mengenal tradisi, sejarah, dan kebiasaan masyarakat dari berbagai belahan benua. Perjalanan lintas rasa itu kembali mendapat warna baru melalui kampanye "A Journey Through Asia" yang menghadirkan sederet menu terbaru di East Quarter, Grand Indonesia.
Tidak ketinggalan, Indonesia memiliki kekayaan hayati yang selama ini dikenal sebagai sumber berbagai tanaman berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan. Potensi tersebut kini semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya upaya mengembangkan bahan aktif skincare berbasis riset dari tanaman lokal.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah tamanu asal Sulawesi yang dikembangkan menjadi bahan aktif untuk membantu mengatasi kulit berjerawat. Perkembangan tersebut datang dari kolaborasi antara jenama skincare From This Island, Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), dan EBM SciTech yang dimulai sejak 2023.
Berikut ringkasan Top 3 Berita Hari Ini:
Jangan Terjebak FOMO Saat Lihat Teman Liburan ke Luar Negeri
Banyak orang merasa harus mendatangi semua tempat yang sedang viral, mencoba setiap restoran yang direkomendasikan, bahkan menyusun jadwal yang sangat padat agar tidak melewatkan apapun. Akibatnya, liburan justru terasa melelahkan karena lebih berfokus mengejar daftar destinasi daripada menikmati setiap momen.
Baca selengkapnya...
Keliling Asia Lewat Satu Meja, Jelajahi Cita Rasa Kuliner India hingga Jepang
Menu ini mengajak pengunjung menyusuri kekayaan kuliner enam negara Asia melalui interpretasi modern yang tetap menghormati karakter asli setiap hidangan. Chef Owner TOMA Group, Alnico Andreas, mengatakan setiap menu dipilih bukan hanya karena rasanya, tapi juga karena cerita budaya yang dibawanya.
Baca selengkapnya...
Maudy Ayunda Ungkap Potensi Tamanu, Bahan Aktif Skincare Lokal untuk Atasi Jerawat
Kolaborasi selama lebih dari dua tahun itu menghasilkan PolyAcNix, proprietary bioactive-rich concentrate yang dikembangkan dari tamanu oil melalui pendekatan ilmiah untuk membantu melawan bakteri penyebab jerawat, sekaligus mendukung regenerasi kulit.
Baca selengkapnya...
Jakarta -
Sering kali kata “maaf” terlontar begitu saja, bahkan ketika Bunda sebenarnya tidak melakukan kesalahan. Misalnya, tanpa sengaja tersenggol orang lain, hendak bertanya dalam rapat, atau ketika situasi yang terjadi sepenuhnya berada di luar kendali.
Kebiasaan mengucapkan “maaf” dalam situasi seperti itu kerap dianggap sebagai bentuk sopan santun atau keramahan.
Padahal, menurut psikolog, kebiasaan tersebut bisa menjadi respons otomatis yang muncul tanpa disadari karena sudah tertanam sejak lama. Hal ini pun disebut dapat menggambarkan kepribadian seseorang, Bunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir The Times of India, psikolog mempelajari ada banyak kepribadian yang muncul di balik permintaan maaf yang sering dilakukan beberapa perempuan. Berikut di antaranya:
Perempuan yang terlalu sering mengatakan “maaf” umumnya memiliki tingkat empati yang tinggi dan lebih peka terhadap perasaan orang lain.
Hal ini sejalan dengan studi berjudul Associations between Empathy and Big Five Personality Traits among Chinese Undergraduate Medical Students yang dipublikasikan di PMC PubMed Central.
Studi tersebut menemukan bahwa empati berkaitan erat dengan sifat agreeableness (keramahan), salah satu dimensi dalam teori kepribadian Big Five.
Masalahnya adalah rasa bersalah menyelinap masuk dengan cepat, bahkan ketika Bunda sama sekali tidak melakukan kesalahan.
Para psikolog tidak menganggap perilaku people pleaser sebagai kekurangan. Mereka melihatnya sebagai kebiasaan yang dipelajari, sesuatu yang didapat dari lingkungan sekitar, didikan, dan ketidaknyamanan dalam menghadapi konflik.
Di suatu titik, kata “maaf” menjadi jalan pintas untuk menjaga perdamaian, cara untuk meredakan situasi sebelum ketegangan meningkat.
Perempuan memang cenderung lebih sering minta maaf dibandingkan laki-laki. Namun, hal ini bukan berarti mereka merasa lebih bersalah, melainkan memiliki standar yang berbeda dalam menilai suatu tindakan.
Penelitian dalam jurnal Psychological Science menemukan bahwa perempuan lebih sering menganggap situasi sehari-hari, seperti terlambat beberapa menit, meminta bantuan, atau merasa merepotkan orang lain, sebagai hal yang layak diakhiri dengan ucapan “maaf”.
Sementara itu, laki-laki umumnya memiliki batas yang lebih tinggi dalam menentukan apakah suatu tindakan benar-benar merupakan kesalahan yang perlu disesali.
Terdapat tekanan diam-diam dan tak terucapkan pada perempuan untuk menjadi penyayang, kompetitif, dan disukai tanpa usaha, semuanya sekaligus, tanpa perlu berusaha terlalu keras.
Sebuah penelitian menemukan bahwa ketika tidak mungkin untuk menjadi ketiganya sekaligus, kebanyakan perempuan tidak menyalahkan ekspektasi. Namun, malah menyalahkan diri sendiri.
Rasa itu tidak hilang seiring bertambahnya usia. Hal tersebut hanya muncul dalam bentuk ucapan “maaf” yang spontan.
Sifat mudah bergaul sering kali mendapat reputasi buruk, tetapi sebenarnya itu bukan kelemahan. Justru sifat inilah yang membuat Bunda terlihat hangat, kooperatif, dan benar-benar pandai membangun hubungan.
Masalah mulai muncul ketika sifat mudah bergaul yang tinggi berpasangan dengan ketegasan yang rendah atau kecemasan, saat itulah hal itu berubah menjadi apa yang disebut para peneliti sebagai akomodasi kompulsif, yakni terus-menerus minta maaf.
Banyak perempuan yang sering mengatakan “maaf” sebenarnya memiliki sifat perfeksionis, meski tidak selalu terlihat.
Ucapan “maaf” menjadi semacam pelindung untuk mengantisipasi penilaian orang lain, baik saat melakukan kesalahan, meminta bantuan, maupun sekadar menyampaikan pendapat dalam percakapan.
Sejumlah penelitian mengaitkan kebiasaan ini dengan rasa takut dianggap sebagai orang yang sulit atau merepotkan.
Pola tersebut sering kali terbentuk karena mereka terbiasa merasa bahwa penerimaan atau penghargaan dari orang lain harus diperoleh dengan selalu bersikap menyenangkan dan tidak merepotkan.
Kebiasaan meminta maaf terus-menerus sering dikaitkan dengan kebutuhan akan validasi dari luar. Perasaan terpendam bahwa harga diri Bunda bergantung pada disukai oleh semua orang di ruangan itu.
Para peneliti kesehatan mental menunjukkan bahwa pola ini biasanya berakar sejak dini, di rumah-rumah, di mana kasih sayang terasa bersyarat, sesuatu yang harus Bunda peroleh melalui perilaku baik.
Nah, itulah beberapa ciri kepribadian perempuan yang sering kali mengucapkan “maaf”. Bunda juga termasuk?
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)
Jakarta -
Pesinetron dan pemain FTV Rifky Balweel mengaku pernah terlalu terbawa emosi saat menyaksikan pertandingan sepak bola, terutama ketika klub favoritnya, Arsenal, kalah. Fanatismenya terhadap klub asal Inggris tersebut bahkan sempat memengaruhi suasana hati hingga kehidupan pribadinya.
Rifky menceritakan, hasil pertandingan Arsenal kerap menentukan mood-nya. Saat tim berjuluk The Gunners itu kalah, ia mengaku bisa merasa sangat kesal.
"Kesal sih ya, kesal sih maksudnya. Apalagi kalau gua kan tim yang gua dukung Arsenal tuh. Baru tahun ini dia akhirnya juara. Makanya piala dunia ini gua enggak nge-dukung siapa-siapa, dukung Arsenal aja yang menyakiti hati gua gitu. Nonton sepak bola dunia yang sekarang ini ya hepi-hepi doang," ujar Rifky Balweel di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Rifky mengaku berbeda saat menyaksikan turnamen antarnegara seperti Piala Dunia 2026. Ia tidak memiliki tim nasional yang benar-benar didukung sehingga lebih memilih menikmati pertandingan sebagai penonton netral.
"Sampai akhir nonton, cuma maksudnya nggak ada yang gue cintain banget gitu. Cuma ya gue pengin kalau kayak kemarin ngarep Portugal menang, Inggris, terus salah satunya ya Belanda atau Spanyol," tuturnya.
Rifky mengatakan sikap emosionalnya terhadap sepak bola kini sudah jauh berkurang. Menurutnya, seiring bertambahnya usia, ia merasa tidak lagi pantas membiarkan hasil pertandingan memengaruhi kehidupan sehari-hari.
"Dulu sih iya ya, sekarang kayaknya udah kayak nggak pantaslah gitu. Udah habis kayak masa-masa kayak gitunya udah," ungkapnya.
Aktor berusia 36 tahun itu kemudian mengenang masa-masa saat masih berpacaran dengan sang istri, Bibi. Kala itu, kekalahan Arsenal bahkan bisa membuatnya memilih mengurung diri di rumah dan membatalkan agenda jalan bareng Bibi.
"Bisa, bisa, bisa sampai bete. Kalau misalnya zaman kayak zaman pacaran gitu sama Bibi, Arsenal lagi menang terus kalah gitu, udah menang terus kalah kayak bete, nggak mau keluar rumah gitu. Ada sih masa-masa ada," pungkas Rifky sambil tertawa.
(fbr/pus)
Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan Kementerian UMKM akan mendapat kewenangan menangani perlindungan dan pemberdayaan pengemudi ojek online (ojol) dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
Aturan yang juga mengatur pembagian kewenangan antarkementerian itu saat ini masih dalam tahap finalisasi.
"Terkait kewenangan penentuan tarif untuk transportasinya selama ini kan memang ada di Kementerian Perhubungan. Lalu kewenangan penentuan tarif hantaran barang itu kan memang ada di Komdigi," kata Maman di Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Selasa (21/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maman juga menekankan bawah kewenangan pengawasan hingga perlindungan fasilitas bagi pengemudi ojek online akan berada di bawah Kementerian UMKM.
"Kewenangan mengenai monitoring, evaluasi kemitraan, pemberdayaan ojek online, pemberian perlindungan fasilitas terhadap ojek online-nya dan ekosistem ini di Kementerian UMKM," sambungnya.
Maman mengatakan pembagian tugas tersebut menjadi bagian dari pembahasan revisi Perpres yang saat ini dilakukan pemerintah bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Kementerian Ketenagakerjaan.
"Pembahasan review Perpres-nya sedang dalam proses. Makanya kami, Kementerian UMKM, Kementerian Perhubungan, Komdigi berkoordinasi dan juga Kemnaker, dan nanti dalam Perpres itu membagi beberapa kewenangan-kewenangan masing-masing kementerian," ujarnya.
Menurut Maman, pembagian kewenangan tersebut dilakukan agar setiap kementerian tetap menangani bidang yang selama ini menjadi tugasnya, sekaligus memperkuat koordinasi dalam mengatur ekosistem transportasi online.
Ia menjelaskan Kementerian Perhubungan tetap bertanggung jawab menetapkan tarif layanan transportasi, sedangkan pengaturan tarif layanan pengantaran barang berada di bawah kewenangan Komdigi.
Sementara itu, Kementerian UMKM akan menangani monitoring dan evaluasi kemitraan, pemberdayaan pengemudi ojol, serta pemberian perlindungan dan berbagai fasilitas bagi pengemudi dalam ekosistem usaha mikro.
Maman mengatakan koordinasi lintas kementerian bersama perusahaan aplikasi juga akan dilakukan secara berkala untuk mengawal implementasi kebijakan tersebut.
"Artinya ini semua kita jaga, dan ini pun rapat koordinasi ini rapat yang akan kita lakukan secara rutin dalam rangka supaya koordinasi lintas sektoral dengan teman-teman aplikator dan juga kemarin kita sudah dua malam bikin nobar bareng sama teman-teman ojol, teman-teman aplikator hadir, jadi supaya ekosistem ini guyub dan sehat," katanya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pengaturan terhadap pengemudi ojol dilakukan dalam satu ekosistem yang melibatkan sejumlah kementerian sehingga masing-masing instansi tetap menjalankan kewenangannya.
"Kan ini kita satu ekosistem. Jadi makanya Pak Menteri UMKM mengundang kita karena ini merupakan ekosistem digital jadi kita ketemu, kita berdiskusi, berembuk dengan semuanya supaya ini menjadi tidak terpisah. Jadi semua ada bagian di UMKM, kemudian kami mengatur tarif perjalanannya, jadi sehingga tadi semuanya berkeadilan," kata Dudy.
Ia mengatakan Kementerian Perhubungan tetap berfokus pada pengaturan tarif layanan transportasi, sementara aspek lain ditangani kementerian terkait sesuai pembagian tugas dalam Perpres.
Menurut Dudy, pengaturan tersebut ditujukan agar seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem transportasi online, mulai dari perusahaan aplikasi, pengemudi, merchant, hingga penumpang dan konsumen, memiliki kepastian peran dan pengaturan yang saling terhubung.
Terkait implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026, Dudy mengatakan Kemenhub telah menyiapkannya lebih lanjut melalui aturan teknis.
"Kita tindak lanjuti dengan Keputusan Menteri Perhubungan. Perpres itu sebagai salah satu acuan kita dan sekarang sudah kita tindak lanjuti dengan Keputusan Menteri Perhubungan sebagai aturan teknisnya," ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah memastikan status pengemudi ojol sebagai pelaku usaha mikro akan dimasukkan ke dalam revisi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
Revisi aturan tersebut juga akan mengatur pembagian kewenangan antarkementerian dalam pengelolaan ekosistem transportasi online, termasuk pemberdayaan dan perlindungan bagi pengemudi ojol, sementara proses finalisasinya masih berlangsung.
(del/ins)
Add
as a preferred
source on Google
CNN Indonesia
Selasa, 21 Jul 2026 22:00 WIB
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --
Membagi perhatian kepada anak secara adil menjadi salah satu problematika yang dihadapi oleh para orang tua. Namun, terkadang tanpa disadari, orang tua cenderung memberikan perhatian yang lebih pada salah satu anak saja.
Orang tua tak perlu bingung, berikut cara membagi perhatian kepada anak secara adil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai orang tua, sudah menjadi kewajibannya untuk dapat memberikan segala hal kepada anak secara adil, termasuk perhatian. Dengan memberikan perhatian yang adil, maka anak akan merasa dihargai dan dibutuhkan. Hal ini sangat penting bagi tumbuh kembang emosional mereka.
Orang tua yang gagal memberikan perhatian dengan adil akan berdampak buruk bagi perkembangan emosional anak. Rasa cemburu, diabaikan, dan sakit hati akan terasa oleh si kecil.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini lima cara membagi perhatian kepada anak secara adil yang dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi orang tua.
Pilihan Redaksi
Cara pertama adalah dengan melibatkan masing-masing anak dalam berbagai kegiatan, terutama kegiatan keluarga.
Cukup banyak kegiatan keluarga yang bisa dilakukan bersama-sama, misalnya saja nonton film, makan di luar, atau rekreasi keluarga.
Dengan mengikutsertakan anak dalam berbagai kegiatan, mereka akan merasa dibutuhkan, dihargai, dan rasa saling memiliki.
Tak hanya itu saja, kegiatan keluarga yang dilakukan bersama-sama juga berfungsi untuk menjalin ikatan anak dengan orang tua semakin terjalin dengan erat.
Ilustrasi. Ada beberapa cara membagi perhatian kepada anak secara adil. (iStock/imtmphoto)
Menjadwalkan waktu berdua dengan anak menjadi salah satu cara paling mudah untuk membagi perhatian dengan setara.
Sebagai orang tua, Anda bisa meluangkan jadwal untuk masing-masing anak dengan melakukan aktivitas pribadi yang mereka sukai. Bermain gim bersama, olah raga, atau hanya duduk-duduk dan mengobrol berdua.
Cara ini sangat efektif bagi orang tua agar dapat menjalin hubungan lebih intim dengan anak. Jika dilakukan dengan rutin, maka hal ini dapat membantu menumbuhkan kepercayaan dan rasa saling memiliki antara orang tua dengan anak.
Seperti yang diketahui, menunjukkan kasih sayang kepada buah hati menjadi salah satu faktor terpenting dalam rangka memberikan perhatian yang sama besarnya kepada setiap anak. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk dapat menunjukkan kasih sayang ini, baik melalui sentuhan fisik atau secara verbal.
Ini sangat penting dilakukan oleh orang tua, karena mampu membuat anak merasa diperhatikan, dicintai, dan aman. Kondisi inilah yang nantinya dapat membuat kesehatan emosional anak dapat terjaga dengan baik.
Tak bisa dipungkiri, orang tua pasti memiliki kecenderungan berpihak pada salah satu anak atau bias. Kendati demikian, orang tua tidak boleh menunjukkan terang-terangan bias itu kepada anak-anak.
Selain dapat menyebabkan kecemburuan, hal ini juga dapat membuat hubungan antara orang tua dengan anak menjadi renggang.
Mau mendengarkan menjadi cara membagi perhatian kepada anak secara adil yang terakhir.
Sering kali, orang tua menuntut agar anak selalu mendengarkan setiap perkataan dari orang tua. Namun, acap kali kita lupa jika anak juga butuh untuk didengarkan.
Pada saat orang tua mau mendengarkan, maka anak akan merasa dihargai dan diakui keberadaannya dalam keluarga. Hal ini juga dapat membuat anak merasa nyaman untuk mengungkapkan perasaan dan pikirannya secara bebas.
(ahd/asr)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNN]
Sejumlah santri menunggu kedatangan Presiden Perbowo Subianto saat penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syachona Mohammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). Munas dan Konbes tersebut diantaranya memutuskan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU pada 1-5 Agustus 2026 dengan lokasi yang masih menunggu keputusan resmi PBNU.
REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG — Di tengah tantangan besar yang dihadapi Nahdlatul Ulama (NU) untuk menjaga independensi organisasi dari tarik-menarik kepentingan politik dan ekonomi, sosok pemimpin yang mampu menjaga marwah jam'iyah sekaligus menjadi jembatan antara umat dan negara dinilai semakin dibutuhkan.
Dalam konteks itu, Dr KH Marsudi Syuhud disebut sebagai salah satu figur yang layak dicalonkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada periode mendatang.
Pandangan tersebut disampaikan Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pandeglang periode 2024–2029, Dr Enci Zarkasih, saat menyoroti dinamika politik nasional dan tantangan yang dihadapi NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.
Menurut tokoh NU Banten yang akrab disapa Abah Enci itu, NU harus kembali meneguhkan posisinya sebagai kekuatan moral bangsa, bukan menjadi alat kepentingan politik praktis.
“Akhir-akhir ini NU menghadapi tantangan yang tidak ringan untuk tetap menjaga independensinya di tengah kuatnya tarikan kepentingan kekuasaan dan ekonomi. Banyak tokoh yang tergoda masuk terlalu jauh ke dalam kontestasi politik, sehingga fungsi dakwah dan pembinaan umat berpotensi terpinggirkan,” kata dia, kepada media di Pandeglang, Selasa (21/7/2026).
Dia menegaskan bahwa kekuatan utama NU selama ini justru terletak pada independensi moralnya.
Dengan posisi tersebut, NU dapat berperan sebagai penyeimbang yang mampu mendukung kebijakan pemerintah yang membawa kemaslahatan, sekaligus mengingatkan ketika terjadi penyimpangan.
“NU bukan alat kekuasaan. NU adalah penjaga nilai, etika, dan integritas kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, para pemimpin organisasi yang terlalu terseret kepentingan politik harus kembali kepada khitthah perjuangan NU,” katanya.
Jakarta, CNBC Indonesia - Perang Iran yang diluncurkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada akhir Februari berpotensi berubah menjadi bencana politik. Sejumlah survei menunjukkan perang ini menjadi salah satu yang paling tidak populer dalam sejarah modern AS, bahkan lebih cepat ditolak dibandingkan perang Irak, Afghanistan, dan Vietnam.
Survei Washington Post-Ipsos yang dirilis pekan lalu menunjukkan 68% warga Amerika menilai perang Iran tidak layak diperjuangkan, sementara hanya 28% yang menyatakan sebaliknya. Hasil itu menciptakan selisih negatif 40 poin, lebih buruk dibandingkan titik terendah perang Irak maupun Afghanistan.
"Sebanyak 68% warga Amerika mengatakan perang Iran tidak layak diperjuangkan, sementara hanya 28% yang menilai perang tersebut layak dilakukan," demikian hasil survei tersebut, seperti dikutip Selasa (21/7/2026).
Pilihan Redaksi
Kecepatan perubahan opini publik itu menjadi pukulan tersendiri bagi Trump. Pada perang Afghanistan, mayoritas warga AS baru menganggap konflik tidak layak diperjuangkan setelah hampir delapan tahun, sedangkan perang Irak membutuhkan waktu sekitar satu tahun hingga mayoritas publik berbalik arah. Bahkan diperlukan hampir empat tahun hingga dua pertiga warga Amerika menilai perang Irak tidak layak diteruskan.
"Bahkan perang Irak tidak pernah kehilangan dukungan publik sebesar perang Iran," demikian analisis Washington Post.
Sentimen negatif juga tercermin dalam survei Washington Post-ABC News pada akhir April. Hanya dalam waktu kurang dari dua bulan sejak perang dimulai, 61% warga Amerika menyebut perang Iran sebagai sebuah kesalahan.
Sebagai perbandingan, perang Irak baru dianggap sebagai kesalahan oleh mayoritas publik hampir empat tahun setelah invasi dimulai, sementara perang Vietnam membutuhkan lebih dari enam tahun untuk mencapai tingkat penolakan serupa.
Upaya Trump menggambarkan perang Iran sebagai simbol kekuatan Amerika juga tidak mendapat dukungan publik. Survei Universitas Quinnipiac menemukan 45% pemilih terdaftar menilai perang tersebut justru membuat posisi AS semakin lemah di dunia, sedangkan hanya 33% yang mengatakan Amerika menjadi lebih kuat.
"Pemilih mengatakan perang Iran telah membuat Amerika Serikat lebih lemah di dunia daripada lebih kuat," demikian hasil jajak pendapat tersebut.
Penolakan terhadap perang Iran bahkan sudah terlihat sejak hari-hari pertama konflik. Analisis New York Times menunjukkan hanya 41% responden dalam survei CNN yang mendukung serangan terhadap Iran. Angka itu menjadi tingkat dukungan awal terendah yang pernah tercatat bagi dimulainya operasi militer internasional AS.
Temuan Gallup memperkuat gambaran tersebut. Dari lebih dari selusin aksi militer AS yang pernah disurvei, hampir seluruhnya memperoleh dukungan awal di atas 50%. Sebelum perang Iran, hanya operasi militer di Libya pada 2011 yang gagal menembus angka tersebut dengan dukungan 47%. Namun, dukungan terhadap perang Iran anjlok lebih cepat hingga tinggal 34% hanya dalam tiga bulan setelah konflik dimulai.
Meski menjadi salah satu perang paling tidak populer dalam sejarah modern AS, konflik Iran belum menjadi perhatian utama masyarakat. Berbeda dengan perang Vietnam yang pada 1967 dianggap sebagai persoalan terbesar negara oleh 55% warga AS atau perang Irak yang mencapai 36% pada 2007, sebagian besar survei menunjukkan perang Iran hanya dipandang sebagai isu prioritas oleh persentase satu digit warga Amerika.
Rendahnya perhatian publik itu antara lain karena perang Iran tidak melibatkan pengerahan besar pasukan darat AS maupun jumlah korban militer seperti konflik-konflik sebelumnya. Kondisi tersebut membuat tekanan politik agar Trump segera mengubah kebijakan relatif terbatas.
(luc/luc)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan program Magang Nasional (MagangHub) menjadi mekanisme rekrutmen yang lebih efektif bagi dunia usaha untuk mendapatkan talenta sesuai kebutuhan industri.
“Berdasarkan masukan dari manajemen perusahaan, program Magang Nasional memberikan manfaat yang nyata. Perusahaan memiliki kesempatan untuk membina, mendampingi, sekaligus menilai kompetensi calon tenaga kerja secara langsung sebelum memutuskan untuk merekrut mereka sebagai karyawan,” kata Menaker dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.
Ia menilai, proses pembelajaran di tempat kerja memungkinkan perusahaan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kompetensi dan kesiapan peserta sebelum direkrut.
“Program Magang Nasional memberikan kepastian yang lebih baik bagi perusahaan dalam memperoleh talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri,” kata Yassierli.
“Ini menjadi bentuk talent acquisition yang lebih efektif karena proses pembelajaran dan penilaian berlangsung secara bersamaan,” ujarnya menambahkan.
Tak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menilai Magang Nasional juga menjadi sarana bagi lulusan baru, khususnya lulusan perguruan tinggi yang belum memiliki pengalaman kerja, untuk memperoleh pengalaman kerja nyata di dunia industri.
Melalui program ini, lanjut dia, peserta dapat meningkatkan kompetensi, membangun etos kerja, sekaligus memperbesar peluang untuk direkrut sebagai karyawan.
Lebih lanjut, Menaker Yassierli menambahkan, keberhasilan penyerapan alumni magang menjadi karyawan juga menunjukkan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif terhadap kebutuhan industri.
“Kami ingin program Magang Nasional menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan industri akan tenaga kerja yang kompeten dengan talenta-talenta muda Indonesia yang siap berkembang,” kata Menaker.
“Dengan demikian, produktivitas perusahaan meningkat, sementara lulusan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan yang layak,” ujarnya menambahkan.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rini Apriliani | Beautynesia
Selasa, 21 Jul 2026 22:00 WIB
Kebiasaan orang tua yang bikin anak terbuka dan percaya hingga dewasa/Foto: Magnific.com
Banyak orang tua mengira bahwa kedekatannya dengan anak, akan otomatis membuat mereka mau terbuka. Padahal, berbicara soal kepercayaan tidaklah mudah, bahkan tidak bisa terbangun dalam semalam.
Reem Raouda, pelatih pengasuhan anak mengungkapkan dari hasil penelitian terhadap lebih dari 200 hubungan orang tua dan anak, kedekatan saja tidak cukup menjamin anak merasa aman untuk jujur. Anak baru mau terbuka saat mereka tahu tanggapan orang tuanya akan tetap baik setelah mendengar cerita mereka.
Orang tua yang selalu bisa menjadi "tempat pulang" terpercaya bagi anaknya sejak kecil hingga dewasa adalah mereka yang mampu menciptakan suasana nyaman untuk obrolan yang sulit sekali pun.
Melansir CNBC Make It, ini dia deretan kebiasaan orang tua yang bikin anak terbuka dan percaya hingga mereka dewasa. Simak!

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com
Seorang anak bisa terbuka saat mereka tidak khawatir tentang bagaimana respons orang tua saat bercerita.
Orang tua yang bijak memahami bahwa emosi anak bukan sebuah ancaman atau masalah yang harus langsung marahi. Oleh karena itu, mereka belajar menenangkan emosinya terlebih dahulu sebelum menanggapi cerita anak. Hasilnya, sang anak bisa percaya dan bercerita kepada orang tua tentang hal-hal sulit yang dihadapinya.

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com
Banyak orang tua yang berharap anaknya bisa terbuka pada mereka, sedangkan mereka sendiri tertutup tentang dirinya. Padahal, anak adalah peniru yang memang sering kali menyontek bagaimana orang tuanya bersikap.
Para orang tua dengan anak yang terbuka tidak bersembunyi di balik statusnya sebagai ayah atau ibu. Mereka tetap menunjukkan sisinya tentang rasa bahagia, sedih, atau stres kepada anaknya. Hal tersebut akhirnya membuat anak nyaman untuk turut berbagi apa yang sedang dirasakannya.

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com
Selanjutnya, orang tua dengan anak yang terbuka tidak hanya fokus menanyakan soal nilai, tugas, atau prestasi anak. Namun, mereka juga memerhatikan dengan penuh perasaan anaknya.
Mereka sering mengajukan pertanyaan seperti, “Apa perasaanmu hari ini?”, “Ada yang hal sulit yang sedang kamu pikirkan?”, atau “Apakah kamu bahagia?”
Pertanyaan-pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa pikiran dan perasaan anak layak mendapatkan perhatian. Hal ini membuat anak merasa dihargai dan mau terbuka.

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com
Kebiasaan orang tua yang bikin anak percaya adalah menerima berbagai emosi anak. Mereka menerima saat anak bahagia, dan menanggapi dengan tulus saat anaknya marah, sedih, atau kecewa.
Mereka tidak selalu menuntut anaknya baik-baik saja. Mereka hadir merangkul berbagai emosi anak, tanpa membuat anak merasa takut dihakimi.

Ilustrasi orang tua dan anak/Foto: Magnific.com
Tidak ada hubungan tanpa ada pertengkaran, termasuk bisa terjadi pertengkaran orang tua dan anak sekali pin. Namun, orang tua yang bisa dekat dengan anak hingga mereka dewasa bisa memulihkan situasinya.
Mereka tidak takut memperbaiki diri dengan meminta maaf. Mereka bertanggung jawab, bersikap bijak, serta meminta maaf saat ada kesalahan.
Mereka akan mengatakan, “Tadi aku terlalu keras padamu” atau “Maafkan kesalahan ibu dan ayah ya”. Mereka mengajarkan bahwa adanya konflik adalah hal yang wajar, dan pentingnya memperbaiki diri setelah konflik tersebut.
Beauties, itu dia deretan kebiasaan orang tua yang bikin anak terbuka dan percaya hingga mereka dewasa. Bagaimana menurutmu?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi
(ria/ria)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.