Jumat, 31 Juli 2026 - 23:14 WIB
VIVA – Banyak orang menganggap kekayaan hanya diukur dari jumlah uang yang dimiliki. Padahal, rasa "kaya" tidak selalu identik dengan rekening yang penuh atau aset bernilai miliaran rupiah. Cara seseorang memandang hidup dan mengelola kesehariannya ternyata juga berperan besar dalam menciptakan perasaan berkecukupan.
Baca Juga
Sebuah survei pada 2025 menunjukkan bahwa banyak orang menganggap seseorang baru bisa disebut kaya jika memiliki kekayaan bersih sekitar 2,3 juta dolar AS atau sekitar Rp41miliar. Namun, tidak semua orang harus mencapai angka tersebut untuk merasa hidupnya nyaman dan memuaskan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menariknya, ada sejumlah kebiasaan yang sering dilakukan orang-orang yang tidak tergolong kaya secara finansial, tetapi tetap merasa hidup mereka berlimpah. Berikut sembilan kebiasaan tersebut, melansir dari YourTango.
Baca Juga
Rumah yang bersih ternyata bisa memberikan efek psikologis yang besar. Lingkungan yang rapi membuat pikiran terasa lebih tenang dan nyaman, sehingga suasana rumah terasa lebih "mewah" meski sederhana.
Baca Juga
Sebaliknya, rumah yang berantakan sering kali memicu stres karena terus mengingatkan pada pekerjaan yang belum selesai atau barang-barang yang menumpuk. Dengan meluangkan waktu untuk membersihkan rumah secara rutin, seseorang dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
Orang yang merasa kaya biasanya tidak terlalu terpaku pada tren fesyen terbaru. Mereka lebih fokus menemukan gaya berpakaian yang sesuai dengan kepribadian masing-masing.
Tidak sedikit yang justru membeli pakaian bekas berkualitas atau memadupadankan koleksi lama sehingga tetap tampil menarik. Cara ini membuat seseorang merasa percaya diri tanpa harus terus-menerus membeli barang baru.
Logo merek terkenal atau barang mahal sering dianggap sebagai simbol kesuksesan. Namun, orang yang benar-benar merasa berkecukupan justru tidak terlalu membutuhkan pengakuan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mereka membeli sesuatu karena memang dibutuhkan atau disukai, bukan demi terlihat kaya di mata orang lain. Sikap ini membantu mengurangi pengeluaran yang tidak perlu sekaligus membuat keputusan belanja menjadi lebih bijak.
Halaman Selanjutnya
Alih-alih terus membeli barang baru, mereka memilih merawat barang yang sudah ada agar tetap awet.