
Gelombang penolakan dari berbagai konfederasi akhirnya memaksa FIFA membatalkan salah satu proyek komersial terbesar dalam sejarah organisasi tersebut. Proyek yang digagas Presiden FIFA Gianni Infantino itu bukan hanya gagal berjalan, tetapi juga memicu krisis internal hingga membuat orang-orang terdekatnya berbalik arah.
Keputusan menghentikan proyek tersebut datang setelah penolakan meluas dari berbagai federasi sepak bola dunia, disusul pengunduran diri penasihat senior FIFA dan kritik terbuka dari CEO FIFA sendiri.
FIFA sebelumnya berencana membentuk perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) yang akan mengelola berbagai aset komersial turnamen FIFA. Mulai dari hak siar televisi, sponsor, lisensi hingga penjualan tiket Piala Dunia.
Dalam skema itu, FIFA ingin menjual sekitar 20 persen saham FFE kepada investor eksternal. Langkah tersebut ditargetkan menghasilkan dana hingga US$4,2 miliar, atau sekitar Rp68,5 triliun, dengan valuasi perusahaan mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp326,4 triliun.
Perusahaan investasi Thrive Eternal yang dipimpin Joshua Kushner sempat diproyeksikan menjadi investor utama bersama dukungan layanan konsultasi dari JPMorgan.
Namun rencana tersebut resmi dibatalkan.
BACA JUGA:
Dalam pernyataannya, Gianni Infantino mengatakan proyek itu awalnya dirancang untuk memperkuat dukungan kepada asosiasi anggota FIFA, terutama negara-negara yang masih membutuhkan bantuan pengembangan sepak bola.
Ia mengakui proses konsultasi menunjukkan proyek tersebut justru memunculkan perpecahan.
Karena itu FIFA memutuskan tidak melanjutkan proposal tersebut dan akan kembali mengajak seluruh pemangku kepentingan berdiskusi demi menjaga persatuan sepak bola dunia.
Penolakan terhadap proyek itu datang hampir bersamaan dari berbagai konfederasi.
UEFA bahkan menyatakan seluruh 55 asosiasi anggotanya sepakat menolak rencana tersebut. Organisasi sepak bola Eropa itu juga menegaskan Piala Dunia bukan aset yang dapat diperjualbelikan kepada kepemilikan swasta.
CONCACAF yang menaungi 41 negara, termasuk tiga tuan rumah Piala Dunia, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, ikut mengambil sikap serupa setelah menggelar pertemuan darurat.
Sementara Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) meminta dilakukan peninjauan mendesak terhadap tata kelola FIFA. Menurut AFC, proposal tersebut tidak mampu membangun konsensus yang dibutuhkan dan berpotensi mengganggu persatuan sepak bola dunia.
Laporan Sky News juga menyebut sedikitnya 90 dari 211 asosiasi anggota FIFA telah menyatakan penolakan terhadap proposal tersebut. Jika dukungan mayoritas gagal diperoleh, peluang proyek itu disahkan memang nyaris tertutup.
Tekanan terhadap Gianni Infantino tidak hanya datang dari luar.
Carlos Cordeiro, penasihat senior Infantino sekaligus mantan Presiden U.S. Soccer, memilih mengundurkan diri sebagai bentuk protes. Ia menilai keterlibatan investor swasta merupakan “kesepakatan buruk” bagi sepak bola.
Kritik yang lebih keras justru disampaikan CEO FIFA, Kevin Lamour.
Ia menyebut proyek tersebut bukanlah program resmi FIFA, melainkan inisiatif satu orang.
Lamour bahkan mengaku siap kehilangan jabatannya setelah menyampaikan pendapat tersebut.
“Jika itu membuat saya kehilangan pekerjaan, biarlah. Saya akan memahami keputusan itu dan menghormatinya. Setidaknya malam ini saya bisa tidur dengan tenang,” ujar Lamour.
Menurutnya, para pemimpin sepak bola kini harus mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan penting mengenai arah organisasi.
Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa kepemimpinan Gianni Infantino bisa menghadapi tantangan serius menjelang pemungutan suara FIFA yang dijadwalkan berlangsung di Rabat, Maroko, pada Maret mendatang.
Jakarta -
Miss Supranational telah memilih ratu kecantikan baru. Katrina Llegado asal Filipina dinobatkan sebagai Miss Supranational 2026.
Malam final Miss Supranational ke-17 digelar di Strzelecki Park Amphitheater, Nowy Sącz, Polandia, pada Jumat (31/7/20026) malam waktu setempat.
Katrina yang sebelumnya memegang titel Miss Supranational Philippines 2026 menang setelah berhasil melaju ke top five, bersama kontestan dari Brasil, Republik Czech, Prancis dan Nigeria. Dalam babak lima besar, host menanyakan Katrina tentang kapan momen ketika dia akhirnya berhenti mencona menjadi wanita yang diharapkan semua orang, dan mulai menjadi wanita yang diinginkannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya selalu percaya bahwa kita tidak seharusnya memaksakan diri masuk ke dalam cetakan tertentu. Kita ini sempurna dalam ketidaksempurnaan," jawabnya.
Katrina melanjutkan, "Saya adalah seseorang yang bergulat dengan gagasan tentang kesempurnaan. Hari ini, saya hadir di sini untuk melakukan yang terbaik dan menjadi versi terbaik dari diri saya."
Miss Philippines Katrina Llegado Juara Miss Supranational 2026. Foto: Instagram/2misssupranational
Miss Supranational 2026 diikuti sebanyak 64 kontestan dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Sementara itu, Agnes Rahajeng yang mewakili Indonesia, berhasil masuk 12 besar.
Tahun ini, Miss Supranational 2026 memperkenalkan mahkota baru yang diberi nama Fioletowa Crown. Mahkota ini menampilkan batu permata berwarna ungu yang dirancang oleh jeweler George Wittels dari Venezuela.
Miss Philippines Katrina Llegado Juara Miss Supranational 2026. Foto: Instagram/2misssupranational
Warna ungu pada mahkota memiliki makna tersendiri.
"Bagi kami, ungu bukan sekadar warna. Itu adalah ambisi, kerajaan, warna yang dikenakan seorang wanita ketika dia tidak perlu membuktikan apa pun lagi," jelas George.
(hst/hst)
Nama Band/Musisi
Genre:
Kota
Email
No Kontak
Jumlah Personil:
Nama Personil
Jenis Kelamin :
Tanggal Lahir :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 4
Jenis Kelamin Personil 4 :
Tanggal Lahir Personil 4 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 4
Jenis Kelamin Personil 4 :
Tanggal Lahir Personil 4 :
Nama Personil 5
Jenis Kelamin Personil 5 :
Tanggal Lahir Personil 5 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 4
Jenis Kelamin Personil 4 :
Tanggal Lahir Personil 4 :
Nama Personil 5
Jenis Kelamin Personil 5 :
Tanggal Lahir Personil 5 :
Nama Personil 6
Jenis Kelamin Personil 6 :
Tanggal Lahir Personil 6 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 4
Jenis Kelamin Personil 4 :
Tanggal Lahir Personil 4 :
Nama Personil 5
Jenis Kelamin Personil 5 :
Tanggal Lahir Personil 5 :
Nama Personil 6
Jenis Kelamin Personil 6 :
Tanggal Lahir Personil 6 :
Nama Personil 7
Jenis Kelamin Personil 7 :
Tanggal Lahir Personil 7 :
Nama Personil 1
Jenis Kelamin Personil 1 :
Tanggal Lahir Personil 1 :
Nama Personil 2
Jenis Kelamin Personil 2 :
Tanggal Lahir Personil 2 :
Nama Personil 3
Jenis Kelamin Personil 3 :
Tanggal Lahir Personil 3 :
Nama Personil 4
Jenis Kelamin Personil 4 :
Tanggal Lahir Personil 4 :
Nama Personil 5
Jenis Kelamin Personil 5 :
Tanggal Lahir Personil 5 :
Nama Personil 6
Jenis Kelamin Personil 6 :
Tanggal Lahir Personil 6 :
Nama Personil 7
Jenis Kelamin Personil 7 :
Tanggal Lahir Personil 7 :
Nama Personil 8
Jenis Kelamin Personil 8 :
Tanggal Lahir Personil 8 :
Biodata Band
Selular.ID – Sharp Indonesia memperluas program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan vokasi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Sharp Class bersama SMKN 35 Jakarta pada 29 Juli 2026.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Sharp Indonesia memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan guna menyiapkan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri elektronik dan teknologi.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di SMKN 35 Jakarta Barat dan dihadiri oleh Customer Satisfaction Division Head PT Sharp Electronics Indonesia Lise Tiasanty, PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia Pandu Setio, Kepala SMKN 35 Jakarta Sopandi, serta Kepala Seksi SMK, Kursus dan Pelatihan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat Muchlis.
Program ini menjadi salah satu langkah Sharp Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi sekaligus memperluas akses pembelajaran berbasis industri.
Lise Tiasanty mengatakan Sharp Indonesia memandang pendidikan vokasi sebagai fondasi penting untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan industri.
Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda
Menurutnya, Sharp Class dirancang agar materi pembelajaran yang diterima siswa selaras dengan perkembangan teknologi dan praktik kerja di lapangan sehingga lulusan memiliki bekal yang lebih kuat saat memasuki dunia kerja.
Melalui Sharp Class, sebanyak 25 siswa terpilih dari SMKN 35 Jakarta akan mengikuti program pembelajaran intensif selama tiga bulan.
Seluruh materi disampaikan langsung oleh tim pengajar profesional dari divisi Customer Satisfaction PT Sharp Electronics Indonesia dengan kurikulum yang disusun berdasarkan kebutuhan industri.
Fokus pembelajaran diarahkan pada bidang Audio Video yang memadukan teori dan praktik.
Pendekatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif sekaligus meningkatkan pemahaman siswa terhadap teknologi yang digunakan di industri elektronik saat ini.

Selain keterampilan teknis, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai budaya kerja, disiplin, etika profesional, dan standar operasional yang umum diterapkan di lingkungan industri.
Sharp Indonesia menilai aspek tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan lulusan SMK agar mampu beradaptasi dengan dunia kerja yang terus berkembang.
Kepala SMKN 35 Jakarta, Sopandi, menyambut positif kerja sama tersebut.
Menurutnya, keterlibatan praktisi industri dalam proses pembelajaran memberikan nilai tambah karena siswa dapat memahami kebutuhan dunia kerja secara langsung.
Ia berharap program ini mampu meningkatkan kompetensi peserta didik sekaligus memperluas peluang lulusan untuk terserap di berbagai sektor industri.
Dukungan terhadap kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha juga disampaikan oleh Kepala Seksi SMK, Kursus dan Pelatihan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Barat, Muchlis.
Ia menilai Sharp Class merupakan implementasi nyata konsep link and match yang selama ini didorong pemerintah agar kurikulum pendidikan vokasi semakin relevan dengan kebutuhan industri.
Program Sharp Class sendiri bukan inisiatif baru bagi Sharp Indonesia.
Program CSR ini pertama kali diperkenalkan pada 2012 dengan fokus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui kerja sama langsung dengan sekolah kejuruan di berbagai daerah.

Hingga pertengahan 2026, Sharp Class telah diterapkan di 28 SMK yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh, Padang, Malang, Denpasar, Banjarmasin, serta sejumlah kota di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.
Perluasan tersebut menunjukkan upaya perusahaan membangun ekosistem pembelajaran berbasis industri secara lebih merata.
Berdasarkan data Sharp Indonesia, sebanyak 923 siswa telah mengikuti program Sharp Class sejak pertama kali diluncurkan.
Sekitar 10 persen lulusan kemudian bergabung sebagai karyawan PT Sharp Electronics Indonesia, sementara peserta lainnya bekerja di berbagai perusahaan nasional maupun internasional atau memilih membangun usaha secara mandiri sesuai kompetensi yang dimiliki.
Bagi industri elektronik, penguatan pendidikan vokasi menjadi salah satu strategi penting untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kemampuan teknis sesuai perkembangan teknologi.
Transformasi digital, otomatisasi proses produksi, hingga semakin kompleksnya perangkat elektronik mendorong perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga menguasai praktik kerja industri.
Sharp Indonesia menempatkan Sharp Class sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Program ini mendukung SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui peningkatan kompetensi siswa, SDG 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kesiapan kerja lulusan, serta SDG 17 yang menekankan pentingnya kemitraan antara sektor industri, institusi pendidikan, dan pemerintah.

Pandu Setio mengatakan investasi pada pengembangan sumber daya manusia merupakan salah satu langkah penting untuk menciptakan keberlanjutan.
Menurutnya, kolaborasi antara industri dan lembaga pendidikan akan membantu melahirkan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di masa depan.
Melalui perluasan Sharp Class di SMKN 35 Jakarta, PT Sharp Electronics Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendidikan vokasi sebagai bagian dari strategi pengembangan talenta industri.
Perusahaan berharap model kolaborasi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi sekolah, peserta didik, dunia usaha, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang semakin kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri berbasis teknologi.
Baca Juga: Sharp Indonesia Gelar Run for the Future dan Tanam 600 Pohon
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelemahan rupiah hingga menembus level Rp18.100 per dolar AS belum tentu berlanjut ke Rp18.500 dalam waktu dekat menurut analis.
Rupiah beberapa kali menyentuh level psikologis Rp18.100 per dolar AS sepanjang pekan terakhir Juli. Mata uang Garuda ditutup di level Rp18.100 per dolar AS pada 28 Juli, kemudian melemah menjadi Rp18.108 per dolar AS pada 29 Juli, sebelum menyentuh Rp18.111 per dolar AS pada 30 Juli, yang menjadi level terlemah sepanjang pekan tersebut.
Pada perdagangan Jumat (31/7), rupiah kembali menguat dan ditutup di level Rp18.022 per dolar AS, naik 89 poin atau 0,49 persen dibandingkan sehari sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski peluang merosot ke Rp18.500 terbuka, analis menilai pergerakan rupiah akan sangat bergantung pada perkembangan sentimen global maupun respons pemerintah terhadap berbagai isu domestik.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan secara jangka pendek rupiah berpeluang bertahan di bawah level Rp18.500 per dolar AS.
"Jangka pendek lebih mungkin tidak akan ke Rp18.500," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Jumat (31/7).
Menurutnya, tekanan terhadap rupiah masih berasal dari faktor eksternal, terutama harga minyak dunia dan arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed).
Namun, ia melihat sejumlah perkembangan terakhir justru mengurangi tekanan terhadap dolar AS.
"Faktor utama masih dari eksternal, harga minyak dunia dan prospek suku bunga The Fed. Namun kalau melihat perkembangan belakangan ini, minyak walau masih tinggi, namun cukup stabil dan data ekonomi AS yang kemarin dirilis sangat negatif bagi dolar AS," kata Lukman.
Sementara itu, pengamat pasar uang Ariston Tjendra menilai peluang rupiah melemah ke Rp18.500 per dolar AS masih terbuka.
Meski demikian, kecepatan pelemahannya akan ditentukan oleh respons pemerintah terhadap berbagai kebijakan yang menjadi perhatian pelaku pasar, serta perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah.
Ariston menjelaskan respons pemerintah dalam menjaga kepercayaan investor terhadap perekonomian domestik juga dinilai menjadi faktor penting yang menentukan arah pergerakan rupiah dalam beberapa waktu ke depan.
Di sisi lain, Ariston berpendapat apabila konflik geopolitik kembali memicu lonjakan harga energi dan inflasi global, The Fed berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi tersebut dapat memperkuat dolar AS sekaligus memberi tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
"Kecepatannya tergantung sejauh mana pemerintah menanggapi isu program-program yang disorot pasar dan situasi perang Iran-AS yang bisa mendorong kenaikan suku bunga acuan AS," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN]
(lau/pta)
Perbesar:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258672/original/095320200_1781400289-Brasil_Ditahan_Imbang_Maroko-8.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid dikabarkan telah mengajukan tawaran kontrak terakhir kepada Vinicius Junior di tengah ketertarikan serius dari Arsenal. Klub raksasa Spanyol itu ingin segera mengakhiri negosiasi yang telah berlangsung hampir satu tahun, sekaligus memastikan masa depan sang penyerang sebelum dimulainya musim La Liga 2026/2027.
Masa depan Vinicius di Santiago Bernabeu masih belum menemui titik terang. Meski Real Madrid bertekad mempertahankan pemain asal Brasil tersebut, pembicaraan kontrak baru hingga kini belum menghasilkan kesepakatan.
Arsenal, yang baru saja menjuarai Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 22 tahun, disebut menjadi salah satu klub yang paling berminat mendatangkan Vinicius. Namun, berbagai laporan sebelumnya menyebutkan bahwa sang pemain diperkirakan tetap bertahan di Madrid setidaknya hingga bursa transfer musim panas ini berakhir.
Musim yang Tidak MaksimalVinicius menjalani musim 2025/2026 yang dinilai kurang memuaskan jika dibandingkan dengan standar performanya sendiri. Dalam 36 pertandingan La Liga, pemain berusia 26 tahun itu mencetak 16 gol dan menyumbang lima assist.
Meski tampil cukup produktif, kontribusinya belum mampu membawa Real Madrid mempertahankan gelar liga. Los Blancos harus puas finis di posisi kedua klasemen, berada di belakang rival abadi mereka, Barcelona.
Kekecewaan Vinicius juga berlanjut di level internasional. Bersama tim nasional Brasil, ia gagal melangkah jauh di Piala Dunia setelah timnya tersingkir pada babak 16 besar oleh Norwegia yang diperkuat Erling Haaland.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549325/original/026198600_1775615697-Real_Madrid_vs_Bayern_Munchen-5.jpg)
Perbesar
Menurut laporan media Spanyol MARCA, Real Madrid telah mengajukan tawaran kontrak yang bersifat final kepada Vinicius. Klub tidak akan lagi mengubah proposal yang telah diajukan.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa pelatih yang kembali menangani Real Madrid, Jose Mourinho, ingin menjadikan Vinicius sebagai bagian penting dari proyek kebangkitan klub.
Salah satu kendala utama dalam negosiasi adalah masalah gaji. Vinicius dikabarkan menginginkan bayaran setara dengan pemain bergaji tertinggi Kylian Mbappe. Namun, manajemen klub tidak bersedia mengubah struktur penggajian yang telah diterapkan.
Jika kesepakatan baru gagal dicapai, Real Madrid disebut tidak menutup kemungkinan melepas Vinicius pada bursa transfer musim panas ini. Situasi tersebut diperkirakan akan memicu persaingan sejumlah klub besar untuk mendapatkan tanda tangannya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509457/original/072763900_1771714390-7.jpg)
Perbesar
Arsenal menjadi salah satu klub yang terus memantau perkembangan negosiasi tersebut. Selain The Gunners, sejumlah klub dari Liga Pro Arab Saudi juga dikabarkan siap memenuhi tuntutan gaji Vinicius apabila sang pemain benar-benar tersedia di pasar transfer.
Bagi Arsenal, kehadiran Vinicius dianggap sebagai solusi ideal untuk memperkuat sektor sayap kiri. Pada musim lalu, tim asuhan Mikel Arteta dinilai terlalu bergantung pada serangan dari sisi kanan yang dipimpin Bukayo Saka.
Setelah melakukan evaluasi terhadap musim 2025/2026, manajemen Arsenal dikabarkan memprioritaskan perekrutan pemain sayap kiri kelas dunia guna menciptakan keseimbangan dalam lini serang.
Kebutuhan tersebut semakin mendesak setelah Leandro Trossard hengkang ke Besiktas. Sementara itu, Gabriel Martinelli disebut belum sepenuhnya diyakini untuk menjadi pilihan utama secara konsisten.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Marcus Rashford Kehabisan Pilihan?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 20301 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20263 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20265 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20265 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
Gelandang Argentina Sindir Teori Konspirasi di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
Lihat Selengkapnya
Sonia Basoni - detikFood
Sabtu, 01 Agu 2026 08:00 WIB
Jakarta -
Bioskop Metropole di Cikini merupakan bioskop tertua di Indonesia. Diresmikan pada 1949, kawasan ini juga dikenal sebagai surga kuliner legendaris yang enak.
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
detikNews
detikFinance
detikHot
detikOto
detikFood
detikHealth
detikTravel
detikInet
Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo berkesempatan berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Dia pun melihat langsung progres pembangunan IKN yang tengah berjalan.
Salah satu yang bikin takjub Rahayu adalah air keran di IKN yang bisa langsung diminum. Menurut Rahayu, hal ini seperti di negara-negara maju seperti di Eropa.
"Bahkan untuk air keran pun itu sudah bisa diminum jadi sudah serasa kita lagi di Eropa kita," kata dia dikutip Sabtu (1/8/2026).
Rahayu menjelaskan kenapa air keran di IKN bisa langsung diminum. Menurut dia, air keran di IKN sudah melewati tahapan filterisasi saat masuk reservoir
"Kita ya yang airnya itu bisa diminum karena sudah difilter bahkan dari reservoirnya ini akan sangat luar biasa," jelasnya.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo melakukan Kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke IKN pada Jumat (10/07/2026). (Dok. OIKN) Foto: (Dok. (OIKN)
Perlu diketahui, air keran di IKN berasal dari SPAM Sepaku yang terdiri dari IPA berkapasitas 300 liter/detik, pipa transimisi 16 km, reservoir dan pipa distribusi 22 km. SPAM Sepaku tahap I ditargetkan akan melayani Kantor dan Istana Presiden, Kemensetneg, Paspampres, kompleks Kemenko 1,2,3, dan 4, Amphitheater, Galeri, Service Area, Hunian ASN, Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) dan fasilitas umum lainnya seperti hotel, sekolah, pertokoan dan rumah sakit.
Secara teknis, air baku akan dipompa oleh unit intake menuju IPA. Sehingga proses pengolahan dimulai dari unit aerasi untuk meningkatkan oksigen terlarut di dalam air baku. Selanjutnya, air akan dialirkan menuju unit koagulasi - flokulasi - sedimentasi (KFS), Filtrasi, Ozone dan Granular Activated Carbon (GAC).
Air terproduksi yang telah memenuhi kualitas air minum (potable water) tersebut kemudian ditampung di Clearwell untuk dipompakan ke Reservoir Induk melalui jaringan pipa transmisi sepanjang 16 km.
Pemanfaatan teknologi Ozon sebagai green technology pada pengolahan air minum diterapkan juga di IPA Sepaku, melalui 3 tahapan ozonisasi sebagai metode sterilisasi, perlindungan terhadap mikroorganisme, penghilangan zat organik, dan perlindungan jaringan distribusi dari gangguan korosi dan kontaminasi sehingga metode ini memegang peranan yang sangat penting demi menjamin produk air minum yang aman dikonsumsi di IKN.
(wur/wur)
[Gambas:Video CNBC]
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman puas dengan penampilan anak-anak asuhnya ketika menghajar Timnas Timor Leste pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat waktu setempat.
"Tiga gol pada 25 menit terakhir saya pikir itu adalah hal yang luar biasa. Pada akhirnya tim kami bisa menyelesaikannya di 20 menit terakhir, dengan terus berusaha bersama-sama dan saya pikir itu adalah hal yang luar biasa," ujar Herdman, seusai pertandingan.
Pada pertandingan ini Indonesia harus menunggu hingga menit ke-74 untuk bisa menciptakan gol pertama lewat tendangan Shayne Pattynama sebelum memastikan kemenangan 3-0 berkat dua gol tambahan dari Thom Haye serta Mitchell Baker.
Pelatih berkebangsaan Inggris itu melanjutkan bahwa momen-momen seperti ini adalah hal yang penting bagi perjalanan Indonesia pada turnamen ini dan hal tersebut akan mereka bawa di laga-laga selanjutnya.
"Apa yang kami katakan, pertandingan demi pertandingan, satu pertandingan saat ini, tidak pernah meremehkan lawan, ini adalah turnamen sepak bola," tegas Herdman.
"Kami memiliki pemain yang bisa memenangkan pertandingan, mereka menunjukkannya hari ini, mereka bisa menyelesaikannya dengan baik, pertandingan sebelumnya mereka memulai dengan baik," tambah dia.
Mengenai jalannya pertandingan hari ini, mantan pelatih Timnas Kanada itu mengatakan Timor Leste layak mendapatkan pujian karena memberikan perlawanan hebat dan membuat Indonesia sempat kesulitan.
"Mereka memiliki tujuan yaitu mencegah kami mencetak gol dan memanfaatkan serangan balik. Mereka bermain bagus, tapi kami tahun jika kami bersabar, waktunya akan datang," ungkap Herdman.
Berkat kemenangan ini, Indonesia berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A Piala AFF 2026 dengan enam poin hasil dari dua pertandingan.
Selanjutnya Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8).
Pewarta: Aldi Sultan
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Cirebon (ANTARA) - Rompi hitam bertuliskan “Petugas Sensus Ekonomi” menjadi penanda kehadiran negara di antara deretan rumah di pelosok Kampung Benda Kerep, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Untuk sampai ke rumah warga, Widi Nugroho (42), petugas sensus, harus lebih dulu menaklukkan jalan sempit dan terjal.
Pada Selasa (28/7), ANTARA mengikuti langkah Widi sebagai petugas pencacah lapangan Sensus Ekonomi 2026. Ia mendapat amanah dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon untuk menghimpun data yang nantinya menjadi pijakan negara dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan.
Riwayat penyakit jantung membuatnya harus mengukur kemampuan fisik. Sepeda motor pun tak selalu dapat menjangkau permukiman, sehingga di beberapa titik perjalanan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
Langkah sang petugas akhirnya berlabuh di rumah Jaenab (51), yang menyambut kedatangannya dengan senyum ramah. Jarak antara negara dan warganya melebur di selembar tikar plastik biru yang digelar seadanya.
Tak berselang lama, ia mengeluarkan ponselnya. Pada layar gawai itu terpasang FASIH, aplikasi digital yang digunakan petugas untuk metode wawancara tatap muka.
Widi tidak langsung membuka daftar pertanyaan. Ia mengawali percakapan dengan menanyakan kabar dan aktivitas sehari-hari.
Akrab
Pintu kayu bercat hijau di rumah Jaenab tampak mulai lapuk. Dindingnya masih kokoh, meski terdapat retak rambut dan atap yang masih bocor saat hujan.
Dengan duduk di alas tikar plastik, Widi mulai mengajukan pertanyaan tentang pekerjaan, pengeluaran rumah tangga, kondisi bangunan, sumber energi, hingga kepemilikan aset. Dari percakapan tersebut terungkap kehidupan Jaenab yang bertahan dalam keterbatasan.
Ia mengandalkan pekerjaan serabutan membantu mengurus kebun warga dengan upah sekitar Rp50 ribu setiap kali mendapat panggilan. Saat pekerjaan sepi, ia menghemat pengeluaran, memanfaatkan hasil pekarangan, bahkan terkadang menerima beras sebagai imbalan bekerja.
“Disyukuri saja, biasanya bantu-bantu mengurus kebun warga lain. Bisa dibilang buruh serabutan,” kata Jaenab kepada ANTARA.
Sejak suaminya meninggal sekitar delapan tahun lalu, Jaenab tinggal bersama seorang anak laki-laki penyandang disabilitas mental. Delapan anaknya yang lain telah berkeluarga dan sesekali membantu biaya hidup sesuai kemampuan mereka.
Semua informasi itu dicatat Widi dengan sabar. Bahkan saat menanyakan aset, ia menyelipkan candaan, “Punya emas berapa kilo, Bu?” yang langsung disambut tawa.
Suasana hangat memang sengaja dibangun. Baginya, pertanyaan mengenai penghasilan, pengeluaran, hingga kepemilikan harta akan lebih mudah dijawab ketika responden merasa nyaman.
Jaenab mengaku baru mengetahui adanya Sensus Ekonomi setelah didatangi Widi. Meski demikian, ia tidak keberatan memberikan seluruh informasi karena menganggap pendataan tersebut merupakan bagian dari tugas negara yang patut didukung.
Menurut dia, pendataan seperti itu penting agar pemerintah memiliki gambaran kondisi masyarakat secara utuh sehingga bantuan dapat disalurkan lebih tepat sasaran.
“Penting, biar kalau pemerintah mau ngasih bantuan, tahu nama si A atau si B-nya secara akurat, tepat sasaran,” ujarnya.
Pengabdian
Sensus di Kelurahan Argasunya ini tanpa sengaja mempertemukan dua perempuan pejuang. Widi menjadi perpanjangan tangan pencari fakta murni, sementara Jaenab adalah potret nyata subjek yang perlu dilindungi dan disejahterakan oleh negara.
Widi sangat ingin data riil yang disisirnya susah payah ini, berujung pada kebijakan pengentasan kemiskinan yang presisi.
“Seandainya saya orang kaya, rasanya ingin langsung membantu mereka yang rumahnya hanya disekat kain,” kata Widi dengan suara lirih. Empatinya tumbuh secara organik melampaui batas kewajibannya sebagai petugas lapangan.
Meski begitu, sulit membayangkan bahwa perempuan tersebut pernah menangis dan berniat menanggalkan rompinya ketika pertama kali menelusuri Kampung Benda Kerep beberapa pekan sebelumnya.
Ia bercerita, mentalnya sempat terguncang saat pertama kali menjejakkan kaki di kawasan ini, ia menangis di bawah sebuah menara pemancar telekomunikasi.
“Allahu Akbar, ini ke mana arahnya?” batinnya kalut saat itu. Ia sempat tertinggal dari rombongan. Keinginan untuk menyerah dan mengembalikan seragam sensus ini sempat terlintas kuat di kepalanya.
Sang suami bahkan sudah memberinya kebebasan untuk mundur. Namun, Widi mengingat kembali amanah yang diembannya.
Solusi akhirnya datang dari sang keponakan. Pemuda yang bekerja paruh waktu di Dinas Lingkungan Hidup itu bersedia mengantarnya setiap siang. Widi pun merogoh kocek pribadinya untuk ongkos bensin ojek.
Widi sejatinya bukanlah aparatur negara dengan gaji berlebih. Di luar rompi sensusnya, ia adalah guru honorer Raudhatul Athfal (RA) di Kota Cirebon yang telah mengabdi 23 tahun. Dedikasinya bertepuk sebelah tangan dengan kesejahteraannya.
Honor bulanannya hanya Rp589 ribu, tak sampai seperempat dari upah minimum. Ironisnya, untuk biaya ojek saja dia bisa mengeluarkan uang Rp400 ribu dalam sebulan.
Pekerjaan sebagai petugas sensus ini adalah jalan logisnya untuk bertahan. Upah dari negara menjadi penyambung napas keluarga, sekaligus penopang biaya kuliah putri sulungnya di sebuah akademi keperawatan.
Sebagai petugas, ia berkewajiban untuk menggali data 430 responden yang tersebar di RT 1-3 di RW 11 Kampung Benda Kerep, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon.
Integritas pendataan benar-benar dijaga oleh Widi. Di Benda Kerep, ia menemukan banyak rumah permanen mewah yang kosong melompong. Pemiliknya merantau menetap ke Jakarta sebagai pekerja usia produktif.
Widi mencatat kondisi itu sesuai fakta. Ia menolak mengarang angka fiktif sekadar untuk memuluskan laporan ke atasan. Realitas sosiologis warga desa yang melakukan urbanisasi direkamnya secara akurat.
Perjalanan menyusuri Benda Kerep tidak melulu bercerita tentang keletihan. Selepas waktu zuhur, udara desa ini selalu dipenuhi lantunan muratal Al-Quran yang menggema dari mushala dan pondok pesantren.
Bagi Widi, suasana religius itu laksana oase penyembuh. Rasa lelahnya menguap melihat anak-anak kecil yang sudah mondok hidup mandiri. Adab mereka sangat memuliakan tamu yang datang dari luar.
Setiap Widi melintas, para santri kecil itu berbaris rapi. Mereka menyodorkan tangan untuk bersalaman, lalu bergegas membentangkan karpet tanpa disuruh. Pemandangan akhlak mulia ini amat mahal nilainya di era sekarang.
Kekuatan kultural inilah yang membuat Widi bertahan merampungkan tugas beratnya. Penolakan kecil dari satu dua warga yang apatis terhadap pendataan bisa ia hadapi dengan ketenangan jiwa yang mapan.
Pengalaman paling menegangkan justru terjadi di wilayah lain. Baru turun dari motor, ia langsung dimarahi seorang warga tanpa sempat memperkenalkan diri.
Alih-alih membalas, Widi memilih diam. Ia membiarkan emosi warga mereda. Tak lama kemudian, seorang tetangga menghampiri dan menawarkan bantuan memberikan informasi yang diperlukan. Perempuan ini percaya, sikap tenang sering kali menjadi jalan keluar terbaik.
Kemampuan berkomunikasi sebenarnya telah lama ia pelajari. Widi terbiasa menghadapi berbagai karakter orang tua murid. Di lingkungan tempat tinggalnya, ia juga aktif memimpin kegiatan pengajian.
Pengalaman itulah yang membantunya memahami bahwa setiap orang membutuhkan pendekatan berbeda.
Keberadaan Jaenab pun, kata dia, sangat membantu pekerjaannya karena bisa menjadi jembatan penghubung agar warga mau menerimanya dan menyampaikan data secara jujur.
Sebelum memulai pendataan setiap hari, Widi selalu memanjatkan doa agar pekerjaannya lancar dan warga bersedia menerima kehadirannya dengan baik.
“Saya selalu minta dimudahkan dan semoga hati responden dilunakkan supaya menerima saya,” katanya.
Setelah menyusuri lorong-lorong sempit Kampung Benda Kerep, Widi pun kini beranjak ke rumah Alan Duslan, salah satu warga yang ikut berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026.
Alan mengaku sudah terbiasa menerima petugas pendataan, mulai dari sensus penduduk, pertanian, hingga kini Sensus Ekonomi 2026.
Meski belum sepenuhnya memahami manfaat nyata dari data yang berulang kali diminta pemerintah, ia tetap menerima petugas, menjawab seluruh pertanyaan, serta mempersilakan rumahnya didokumentasikan.
Alan menilai masyarakat perlu memberikan informasi secara terbuka agar pemerintah memperoleh gambaran riil mengenai kondisi ekonomi warga, sehingga kebijakan dan berbagai program dapat disusun lebih tepat sasaran.
“Pendataan penting. Karena pemerintah bisa mengetahui kondisi masyarakat,” katanya.
Menangkal keraguan
Di balik pertanyaan mengenai keluarga, usaha, pendapatan, dan pengeluaran, Sensus Ekonomi 2026 di Kota Cirebon menghadapi tantangan lain yang tak kalah penting, yakni membangun kepercayaan masyarakat.
Di lapangan, petugas masih menjumpai warga yang khawatir jawaban mereka akan berkaitan dengan pajak atau mempengaruhi posisi dalam data kesejahteraan sosial.
Kekhawatiran itu diperkuat oleh beredarnya informasi keliru di media sosial, yang mengaitkan Sensus Ekonomi dengan penetapan pajak maupun perubahan desil kesejahteraan.
Kepala BPS Kota Cirebon Samiran menegaskan bahwa anggapan tersebut tidak benar. Menurut dia, BPS hanya bertugas mengumpulkan data statistik, sedangkan urusan perpajakan berada pada instansi yang berwenang.
“Selama ini BPS ketika mendata tidak ada sangkut pautnya dengan pajak. Sama sekali tidak ada,” kata Samiran kepada ANTARA.
Menurut dia, desil merupakan urutan relatif kondisi ekonomi masyarakat yang diperbarui melalui mekanisme dan pengolahan data tersendiri.
Oleh karena itu, perubahan desil tidak dapat dikaitkan secara langsung dengan Sensus Ekonomi 2026 yang saat ini masih berada pada tahap pendataan, verifikasi, dan validasi.
Jaga akurasi
Samiran menjelaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan sensus sebelumnya. Selain menghimpun informasi pelaku usaha dari skala mikro hingga besar, pendataan kali ini mengintegrasikan sektor pertanian serta kondisi keluarga sehingga menghasilkan gambaran ekonomi yang lebih komprehensif.
Menurut dia, data tersebut dapat dimanfaatkan pemerintah untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat, termasuk memetakan kebutuhan rantai pasok berbagai komoditas.
Sebagai contoh, data jumlah pelaku usaha kuliner tahu gejrot beserta kebutuhan bahan bakunya dapat menjadi dasar perencanaan pasokan agar harga tetap stabil.
Hingga akhir Juli 2026, BPS Kota Cirebon telah mendata 103.246 responden atau 70,75 persen dari target 145.922 responden yang terdiri atas keluarga dan unit usaha.
Pendataan terhadap usaha besar hampir selesai dengan capaian 114 perusahaan dari target 118 perusahaan. Pada kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah, petugas telah mendata 16.593 usaha atau 92,08 persen dari target 18.021 usaha.
Sementara itu, pendataan keluarga mencapai 48.007 responden dari target 105.117 responden. Samiran mengatakan capaian pada kelompok ini bergerak lebih lambat karena petugas masih harus memastikan keberadaan sejumlah keluarga yang telah berpindah domisili, tetapi masih tercatat dalam data administrasi.
“Dari capaian itu, Kota Cirebon sementara berada di peringkat kelima tercepat dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026,” katanya.
Pijakan
Untuk menyelesaikan pendataan tersebut, BPS Kota Cirebon menerjunkan 232 petugas yang terdiri atas 229 petugas lapangan hasil rekrutmen dan tiga pegawai organik. Sebanyak 27 orang di antaranya bertugas sebagai pengawas.
Setiap petugas rata-rata menangani enam hingga tujuh Satuan Lingkungan Setempat (SLS) atau setara RT.
Sebelum turun ke lapangan, BPS menyiapkan daftar awal sekitar 124 ribu calon keluarga dan unit usaha yang berasal dari integrasi Sensus Ekonomi 2016, Pendataan Lengkap UMKM 2023, serta data administrasi sejumlah kementerian.
Seluruh daftar tersebut kemudian dimutakhirkan untuk menghapus data ganda, usaha yang sudah tutup, maupun menambahkan usaha baru.
Ketua Tim Pelaksana Pendataan Sensus Ekonomi 2026 BPS Kota Cirebon Ujang Maulidin menjelaskan petugas terlebih dahulu memverifikasi keberadaan keluarga dan status usaha sebelum melakukan wawancara mengenai karakteristik usaha, tenaga kerja, aset, pendapatan, pengeluaran, sumber permodalan, Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga status badan hukum.
Pendataan mencakup seluruh jenis usaha. Bahkan bangunan kosong tetap dicatat untuk mencegah wilayah terlewat atau tercatat ganda.
Untuk menjaga kualitas data, seluruh petugas mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi, materi sensus, dan teknik wawancara.
Jika menemui penolakan, petugas melakukan kunjungan berulang sesuai prosedur sebelum kasus tersebut ditangani bersama pengawas.
Seluruh data kemudian diperiksa, divalidasi, dan dianalisis secara berlapis sebelum dipublikasikan.
Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 itu bertujuan memotret struktur perekonomian nasional dan daerah.
Di Kota Cirebon, hasil sementara menunjukkan sektor perdagangan menjadi kegiatan ekonomi yang paling dominan, disusul akomodasi dan makan minum, industri, transportasi dan pergudangan, serta pertanian.
Seiring berkembangnya ekonomi digital, pendataan kini mencakup penggunaan QRIS, usaha berbasis daring, dan berbagai model bisnis baru yang belum banyak dijumpai satu dekade lalu.
Dengan sisa waktu pendataan lapangan yang terus berjalan hingga akhir Agustus 2026, kerja keras para pahlawan data di Kota Cirebon ini diharapkan mampu menghasilkan potret ekonomi yang jujur dan akurat.
Data memang benda mati. Namun keputusan yang lahir dari data menentukan hidup banyak orang. Di situlah Sensus Ekonomi 2026 menemukan makna paling pentingnya, yakni memastikan pemerintah tidak mengambil keputusan dengan peta ekonomi yang keliru.
Pewarta: Fathnur Rohman
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.