Selasa, 28 Juli 2026, 05:34 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Program sayembara bagi warga yang berhasil membantu menangkap pelaku kejahatan di Jawa Barat menuai berbagai persepsi di masyarakat. Gubernur Dedi Mulyadi pun meluruskan tujuan sebenarnya dari program tersebut usai mendatangi Satreskrim Polres Purwakarta, Senin (27/7/2026).
Dedi menegaskan sayembara bukan untuk mendorong aksi main hakim sendiri. Sebaliknya, program itu justru dirancang untuk menekan kekerasan massa terhadap pelaku yang kerap terjadi selama ini.
"Kalau pelaku berhasil ditangkap dan diserahkan ke polisi, ada penghargaan. Jadi tidak perlu dipukuli atau dihakimi. Tujuan sayembara justru untuk mencegah terjadinya main hakim sendiri," ujar Dedi kepada wartawan di Mapolres Purwakarta.
Dedi mengungkapkan selama ini kasus pelaku yang tewas dihajar massa sudah sering terjadi bahkan tanpa adanya sayembara. Ia pernah menangani sejumlah kasus serupa mulai dari pencurian kendaraan bermotor di Subang, pencurian kambing di Banten, hingga pencurian hasil pertanian di Cianjur.
Dengan adanya sayembara, masyarakat diharapkan cukup menangkap pelaku lalu menyerahkannya ke polisi. Proses hukum kemudian berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada kekerasan tambahan dari massa.
"Selama ini tanpa sayembara pun aksi main hakim sendiri sudah sering terjadi. Dengan adanya sayembara, masyarakat cukup menangkap pelaku, serahkan kepada polisi, dan biarkan proses hukum berjalan. Itu justru cara terbaik untuk mencegah kekerasan," ujar Dedi.
Dedi juga mencatat perubahan psikologis positif di tengah masyarakat sejak sayembara diumumkan. Warga mulai lebih berani beraktivitas tanpa terus dihantui rasa takut.
"Semenjak sayembara diumumkan, warga jadi lebih berani keluar rumah. Bahkan ada yang bercanda, nongkrong malam-malam siapa tahu bisa menangkap begal. Ini menunjukkan keberanian masyarakat mulai tumbuh," ujarnya.
Baca Juga: Diikat di Kuburan, Begini Modus Begal Sasar Laki-Laki Penyuka Sesama Jenis
Dedi menegaskan jutaan warga Jawa Barat tidak seharusnya terus hidup dalam ketakutan hanya karena ulah segelintir pelaku kriminal. Justru para pelaku kejahatan yang harus merasa takut menghadapi masyarakat yang bersatu.
"Kita ini puluhan juta penduduk. Masa psikologi masyarakat harus terganggu hanya oleh ratusan pelaku kejahatan. Jangan sampai jutaan orang takut kepada segelintir pelaku. Justru mereka yang harus takut kepada masyarakat yang bersatu melawan kejahatan," ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Bagikan:
JAKARTA - Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mendorong pemerintah memperkuat diplomasi perdagangan dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) guna memperoleh kepastian kebijakan tarif.
"Selama proses penetapan tarif masih berlangsung, pemerintah perlu terus memperkuat diplomasi dengan Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) dan pemerintah AS untuk memperoleh kepastian serta memperluas daftar produk yang dikecualikan dari tarif tambahan," kata Yusuf dilansir ANTARA, Senin, 27 Juli.
Selain jalur diplomasi, Yusuf menilai pemerintah perlu menjaga daya saing industri dalam negeri melalui penyederhanaan regulasi impor bahan baku, dukungan pembiayaan, serta insentif sementara bagi sektor-sektor yang paling terdampak.
Ia menyebut sektor manufaktur padat karya menjadi kelompok yang paling rentan terdampak, terutama industri tekstil, pakaian jadi, alas kaki, dan furnitur yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap pasar AS.
Menurut diaketika pesanan tertunda, margin perusahaan dapat tertekan, kapasitas produksi berpotensi dikurangi, dan penyerapan tenaga kerja ikut melambat.
Ia juga mendorong percepatan diversifikasi pasar ekspor ke kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Asia Tenggara agar ketergantungan terhadap pasar AS dapat dikurangi.
“Penguatan kepatuhan terhadap standar ketenagakerjaan internasional juga penting karena menjadi salah satu isu utama dalam proses investigasi,” ucap dia.
Meski dunia usaha memproyeksikan tarif final dapat mencapai sekitar 18 persen, Yusuf menilai daya saing Indonesia belum tentu hilang.
Menurut dia, daya saing ekspor tidak hanya ditentukan oleh besaran tarif, tetapi juga efisiensi produksi, kualitas produk, keandalan rantai pasok, kepatuhan terhadap standar internasional, serta hubungan jangka panjang dengan pembeli.
Amerika Serikat mulai memberlakukan tarif baru sebesar 10 persen hingga 12,5 persen terhadap barang impor dari 60 mitra dagang mulai Jumat (24/7).
Indonesia termasuk dalam kelompok 17 negara yang dikenai tambahan tarif sebesar 10 persen oleh AS berdasarkan hasil investigasiSection 301 Trade Act of 1974.
Pemerintah AS menyatakan kebijakan tersebut diambil karena negara-negara itu dinilai belum cukup tegas melarang impor barang yang diproduksi menggunakan tenaga kerja paksa(forced labor).
Di sisi lain, proses evaluasi lanjutan terkait kebijakan perdagangan AS masih berlangsung dan berpotensi mempengaruhi besaran tarif final yang harus ditanggung eksportir Indonesia.
Menanggapi kebijakan tersebut, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan pemerintah terus berkonsultasi dengan USTR agar Indonesia memperoleh tarif yang lebih kompetitif.
Menurut Haryo, Indonesia juga berpartisipasi aktif dalam investigasi tersebut melalui penyampaianwritten submission, kehadiran dalampublic hearing, serta konsultasi antarpemerintah.
Menurut dia, pemerintah mencermati pengakuan USTR Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki komitmen dan kerangka regulasi untuk mencegah serta memberantas praktik kerja paksa (forced labor) dalam rantai pasok global.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
28 Juli 2026, 05:31
28 Juli 2026, 05:45
28 Juli 2026, 06:05
28 Juli 2026, 06:45
28 Juli 2026, 07:20
Selasa, 28 Juli 2026 - 05:30 WIB
VIVA – Rumor kepindahan Justin Hubner ke Indonesia akhirnya mendapat jawaban langsung dari sang pemain. Bek Timnas Indonesia itu memastikan belum memiliki keinginan meninggalkan Eropa meski dikabarkan mendapat tawaran menggiurkan dari salah satu klub Indonesia Super League.
Baca Juga
Belakangan, nama Hubner santer dikaitkan dengan klub promosi Garudayaksa FC. Klub tersebut disebut-sebut siap menggelontorkan dana besar demi memboyong bek berusia 22 tahun itu ke kompetisi domestik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Spekulasi tersebut bahkan sempat menjadi perbincangan di kalangan pendukung Fortuna Sittard, klub yang kini dibela Hubner. Namun, pemain berdarah Indonesia-Belanda itu memilih mengakhiri rumor dengan memberikan pernyataan tegas.
Baca Juga
Momen itu terjadi seusai Fortuna Sittard mengalahkan FC Metz 3-1 dalam laga uji coba pramusim di Stade du Schlossberg, Prancis, Sabtu (25/7/2026). Hubner tampil impresif pada pertandingan tersebut dan ikut menyumbang satu gol bagi kemenangan timnya.
Usai laga, Hubner mendapat pertanyaan dari pendukung Indonesia mengenai kabar dirinya diminati klub Tanah Air. Tanpa ragu, ia menegaskan masih ingin melanjutkan karier di Benua Biru. "Saya baik di sini (Fortuna Sittard)."
Baca Juga
Hubner kemudian menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah terus berkembang di sepak bola Eropa. "Saya lebih baik bertahan di Eropa saat ini."
Pernyataan itu sekaligus mematahkan spekulasi yang berkembang dalam beberapa pekan terakhir. Hubner memberi sinyal belum tertarik kembali ke Indonesia di level klub meski namanya terus dikaitkan dengan sejumlah tim Super League.
Sebelumnya, nama Hubner juga menjadi sorotan setelah masuk dalam daftar 26 pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026. Namun hingga turnamen bergulir, ia tak kunjung bergabung dengan skuad asuhan John Herdman.
Bukan karena alasan teknis, Hubner batal memperkuat Timnas Indonesia lantaran Fortuna Sittard tidak memberikan izin. Piala AFF 2026 digelar di luar kalender resmi FIFA sehingga klub tidak memiliki kewajiban melepas pemainnya untuk membela tim nasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Alhasil, Hubner tetap mengikuti seluruh agenda pramusim Fortuna Sittard sebagai persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Meski memilih bertahan di Eropa, komitmen Hubner terhadap Timnas Indonesia diyakini tidak berubah. Bek kidal itu diperkirakan akan kembali memperkuat Skuad Garuda pada agenda FIFA Matchday berikutnya, ketika klub-klub wajib melepas pemain untuk membela negara masing-masing.
Halaman Selanjutnya
Dengan pernyataannya tersebut, Justin Hubner mengirim pesan yang jelas. Prioritasnya saat ini bukan pulang ke Indonesia, melainkan terus berkembang dan membangun karier di sepak bola Eropa.
Pemukim Israel membakar dua masjid dan mencoret grafiti di desa-desa Palestina, Tepi Barat. Militer Israel memburu pelaku di tengah meningkatnya ketegangan.
Para pemukim Israel menyerang sejumlah desa Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Minggu pagi (26/7/2026), membakar dua masjid dan mencoret-coret bangunan dengan grafiti berbahasa Ibrani, menurut pejabat Palestina. Di Desa Qusra, tenggara Nablus, sebuah masjid yang baru selesai dibangun dilaporkan dibakar, sementara dinding bangunan dicoret dengan slogan seperti "balas dendam Yahudi". (REUTERS/Mohamad Torokman)
Serangan tersebut terjadi dua hari setelah bentrokan mematikan di sekitar Desa Tal, barat daya Nablus, pada Jumat. Dalam insiden itu, empat warga Palestina dan dua tentara Israel, termasuk seorang koordinator keamanan setempat, tewas setelah warga desa menghadapi sekelompok pemukim Israel. (REUTERS/Mohamad Torokman)
Menurut data PBB dan Otoritas Palestina, bentrokan yang melibatkan para pemukim di Tepi Barat telah menewaskan puluhan warga Palestina dan melukai ratusan lainnya sepanjang tahun ini. Kekerasan terus meningkat di tengah memanasnya situasi keamanan di wilayah tersebut. (REUTERS/Mohamad Torokman)
Militer Israel menyatakan pasukannya menemukan grafiti dan bekas pembakaran saat tiba di Qusra. Pihak militer mengatakan sedang memburu para pelaku dan akan mengerahkan polisi untuk mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. (REUTERS/Mohamad Torokman)
Menanggapi bentrokan sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan penambahan pasukan di kawasan tersebut dan menyatakan lebih banyak permukiman akan diizinkan meningkatkan keamanan. Sementara itu, di Hebron, pasukan Israel juga memperketat pengamanan di sekitar kota di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat. (REUTERS/Mohamad Torokman)
Add
as a preferred
source on Google
Lisbon -
Mantan Presiden Benfica, Luis Filipe Vieira, yakin Cristiano Ronaldo takkan lagi jadi pilihan di bawah asuhan Jorge Jesus. Ia yakin Jesus bakal berani tepikan CR7.
Jabatan pelatih Timnas Portugal beralih dari Roberto Martinez ke Jorge Jesus. Martinez meninggalkan kursi pelatih Portugal usai Piala Dunia 2026.
Martinez hanya mampu membawa Selecao das Quianes mentok di babak 16 besar pada ajang tersebut. Portugal tersingkir usai kalah dari Spanyol 0-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di era Martinez, Cristiano Ronaldo jadi pilihan utama sebagai ujung tombak Portugal, termasuk saat Piala Dunia 2026. Ia selalu tampil sebagai starter dalam enam laga di ajang tersebut dengan sumbangan dua gol. Ronaldo menorehkan rekor sebagai pemain pertama yang tampil di enam Piala Dunia berkat penampilannya di edisi 2026.
Meski begitu kritik mengiringi penampilan Ronaldo di Piala Dunia 2026. Ia dianggap tak layak jadi pilihan utama karena peformanya sudah jauh menurun karena usia. Ronaldo kini telah berusia 41 tahun.
Banyak pihak memprediksi perubahan pelatih Portugal dari Martinez ke Jesus takkan mempengaruhi peran Ronaldo di Timnas Portugal. Hal ini karena Jesus merupakan mantan pelatih Ronaldo di Al Nassr.
Mantan Presiden Benfica, Luis Filipe Vieira, tapi yakin Jesus bakal berani untuk menepikan Ronaldo. Faktor kedekatan dengan Ronaldo justru bakal membuat Jesus tak segan untuk memarkirnya.
Vieira mengenal Jesus sebagai sosok yang sangat profesional ketika masih melatih Benfica. Jesus pernah melatih Benfica pada 2009-2015 dan 2020-2021. Vieira merasa Jesus bakal memilih pemain berdasar performa di lapangan.
"Saya pikir dia tahu bagaimana mengelola situasi itu, dan akan tahu bagaimana mengelolanya. Dia memiliki hubungan yang hebat dengan Ronaldo, tentu saja," ujar Vieira dikutip dari Marca.
Ronaldo juga tahu bahwa akhir kariernya sudah mulai dipertimbangkan. Dia harus memutuskan dan, terkadang, mungkin dia akan bermain, terkadang tidak, dan seterusnya," jelasnya.
(pur/krs)
Manokwari (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat mematangkan rencana pembentukan perusahaan perseroan daerah (perseroda) sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi ekonomi sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Ketua tim pembentukan perseroda Ayub Msiren di Manokwari, mengatakan pembentukan badan usaha tersebut merupakan arahan langsung Bupati Pegunungan Arfak karena pengelolaan potensi daerah belum memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD.
"Kurang lebih 13 tahun kabupaten berdiri, belum ada kontribusi PAD yang signifikan dari pengelolaan potensi daerah. Karena itu, pemerintah mengambil langkah strategis dengan membentuk perseroda," kata Ayub.
Ia menjelaskan tim telah menyelesaikan sejumlah tahapan penting, mulai dari pemetaan potensi ekonomi daerah hingga analisis kemampuan keuangan daerah berdasarkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dalam tiga tahun terakhir.
Pemerintah daerah juga melibatkan akademisi dari Universitas Papua dalam menyusun studi kelayakan serta mengidentifikasi sektor-sektor ekonomi di Pegunungan Arfak yang memiliki prospek pengembangan.
“Hasil kajian awal menetapkan empat sektor potensial, yakni pertanian, pariwisata, pertambangan, dan logistik,” katanya.
Saat ini, kata dia, tim telah berkoordinasi dengan Direktorat Badan Usaha Milik Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mempertajam pilihan sektor usaha, dan disarankan agar menggunakan perseroda.
Kemendagri juga merekomendasikan perseroda memprioritaskan dua sektor yang dinilai lebih cepat menghasilkan pendapatan bagi daerah, yakni penyediaan logistik bahan bangunan dan perdagangan hasil pertanian.
"Masyarakat Pegunungan Arfak sampai hari ini masih membeli kebutuhan bahan bangunan di Manokwari. Perseroda diharapkan dapat menyediakan kebutuhan tersebut supaya dana kampung tidak lagi berputar ke luar," kata Ayub.
Untuk mendukung hal itu, kata dia, pemerintah daerah berencana memasukkan ketentuan dalam kontrak pekerjaan yang mewajibkan pengusaha jasa konstruksi di Pegunungan Arfak membeli kebutuhan material melalui perseroda.
Untuk sektor logistik, nantinya perseroda juga akan membeli dan memasarkan seluruh hasil pertanian masyarakat guna memberikan kepastian pasar bagi petani sekaligus memperkuat rantai distribusi komoditas lokal.
“Kemendagri menyarankan perseroda memulai operasional dengan modal awal yang disesuaikan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
Siapkan tiga regulasi pendukung
Pemkab Pegunungan Arfak menyiapkan tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) untuk memperkuat dasar hukum operasional, yakni ranperda penyertaan modal sebagai dasar pengalokasian modal pemerintah daerah.
Kemudian, ranperda pertambangan guna mengatur pemanfaatan potensi tambang secara legal, serta ranperda dana abadi soal kewajiban pemegang izin pertambangan menyetorkan dana jaminan pemulihan lingkungan setelah kegiatan tambang berakhir.
Ayub mengatakan pihaknya masih melengkapi persyaratan administrasi, termasuk dokumen studi kelayakan serta surat permohonan pembentukan perseroda yang akan diajukan Bupati Pegunungan Arfak kepada Menteri Dalam Negeri.
Salah satu faktor yang menentukan percepatan pembentukan perseroda adalah penyelesaian dokumen rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).
"Kalau RPJMD sudah tuntas, kami optimistis tahun ini perseroda bisa ditetapkan. Tahun depan pemerintah daerah sudah melakukan penyertaan modal awal, sehingga operasional perusahaan dapat segera dimulai," ujarnya.
Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Manokwari (ANTARA) - Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan (IHTP) Papua telah mengusulkan tiga orang dosen untuk mengikuti proses sertifikasi tahun 2026 guna meningkatkan standar mutu dan kualitas tenaga pengajar.
Rektor IHTP Papua Dr Filep Wamafma di Manokwari, Papua Barat, Minggu, mengatakan pengusulan sertifikasi dosen dilakukan secara bertahap pascaperubahan status dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) menjadi institut.
"Tahun ini kami usulkan tiga orang ikut sertifikasi. Kalau yang sudah pegang sertifikasi ada enam dosen bidang hukum," ujarnya.
Menurut dia, sertifikasi dosen menjadi salah satu syarat penting dalam mendukung tata kelola akademik yang lebih profesional dan berdaya saing seiring perubahan status serta penambahan empat program studi baru.
Adapun empat program studi baru yang dimaksud meliputi, ilmu hukum program sarjana, ilmu hukum program magister, ilmu pemerintahan program sarjana, dan manajemen rekayasa program sarjana.
"Kami terus berupaya agar dosen lain juga ikut. Memang proses sertifikasi itu membutuhkan persyaratan yang tidak mudah," katanya.
Menurut Filep, keberadaan dosen tersertifikasi berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran serta memperkuat posisi IHTP Papua sebagai institusi pendidikan tinggi yang kompetitif di Tanah Papua.
Sertifikasi merupakan bentuk pengakuan atas kompetensi dan profesionalisme dosen dalam menjalankan tugas tridarma perguruan tinggi sesuai amanat undang-undang, sekaligus syarat memperoleh tunjangan profesi dari pemerintah.
"Jumlah dosen setelah resmi beralih status menjadi institut kurang lebih hampir 40 orang, tapi baru enam yang bersertifikasi," ucap Filep.
Dia berharap pengusulan tiga dosen untuk proses seritifikasi berjalan lancar dan disetujui oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), sehingga dapat segera diimplementasikan.
"Kami optimistis semua berjalan baik. Ini juga menjadi bagian dari komitmen IHTP dalam mencetak lulusan yang berdaya saing," katanya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV Suriel Samuel Mofu mengatakan, dosen pemegang sertifikasi dari 76 perguruan tinggi yang tersebar di enam provinsi se-Tanah Papua mencapai 876 dosen.
Keberadaan dosen bersertifikat berdampak positif terhadap peningkatan akreditasi program studi maupun institusi, karena rasio dosen tersertifikasi menjadi salah satu indikator dalam penilaian mutu pendidikan tinggi.
"Kami mengimbau semua perguruan tinggi di Tanah Papua agar bisa mengikutsertakan dosennya ikut sertifikasi. Kami target tahun ini, dosen bersertifikasi lebih dari 1.000 orang," ujarnya.
Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Bandung, CNN Indonesia --
Ketua Umum PSSI Erick Thohir merespons kemenangan besar Timnas Indonesia saat menghadapi Kamboja di laga perdana Piala AFF 2026.
Timnas Indonesia melumat Kamboja 5-1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (27/7). Tiga gol armada John Herdman dicetak Mitchell Baker. Sedangkan dua gol lahir dari aksi Sandy Walsh dan Jens Raven.
Erick turut gembira dengan kemenangan ini. Namun pria yang juga menjabat Menpora RI itu menilai ujian Indonesia sesungguhnya ialah Vietnam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
"Ya, pertandingan awal saya rasa cukup baik, tetapi pertandingan melawan Vietnam itu yang bisa menjadi kunci. Bagaimana tim kita di AFF ini melihat leveling-nya ya," kata Erick usai pertandingan di Stadion Pakansari.
"Bukan berarti menganggap remeh juga nanti pertandingan berikutnya, Timor Leste ataupun dengan Singapura. Tapi ya, hari ini ya saya rasa buat pertandingan pertama baik," tambahnya.
Di atas lapangan, Kamboja memang kalah kualitas dengan Indonesia. Itu tercermin dari lima gol yang digelontorkan tim Merah Putih.
Pola permainan Garuda juga rapi. Taktik garis pertahanan tinggi yang diterapkan Angkor Warriors selalu berhasil ditembus oleh Mitchell dkk.
Laga Timnas Indonesia di Grup A berikutnya adalah menghadapi Timor Leste pada Jumat (31/7). Kemudian dilanjut menjamu Vietnam (3/8), dan ditutup laga kontra Singapura (7/8).
Bagi Erick, laga melawan Vietnam akan menjadi kunci. Sebab, hanya tim Naga Emas yang punya kualitas serupa dengan Timnas Indonesia.
Apalagi, langkah Indonesia pernah dihentikan oleh Vietnam di Piala AFF. Tepatnya pada tahun 2022 saat tim Garuda harus gugur di semifinal.
[Gambas:Video CNN]
(rhr/afr/rhr)
Add
as a preferred
source on Google
April 1996, sudah 60 orang. Tapi yang paling mengena bukan jumlahnya, bro. Tapi nama panggilannya.
Bayangin, ada yang dipanggil Mayung -- iya, itu nama ikan! Dan bener, mukanya emang kayak ikan Mayung kehabisan oksigen. Ada juga Bison, tapi jangankan gagah, jangkung aja enggak. Terus si Nyamuk -- badannya kurus, mukanya lancip, dan tiap diem mukanya kayak siap nyedot ideologi orang.
Semua ini terjadi gara-gara gemblengan Dwi. Tiap anggota wajib bawa orang baru tiap minggu. Kata kuncinya wajib: “Ganti Soeharto! Cabut Dwi Fungsi ABRI!”
Pokoknya apa pun kejadiannya, sambungin ke Soeharto.
Pernah ada mahasiswi keserempet motor, eh kita langsung orasi: "Lihat! Ini semua karena Soeharto nggak bisa atur lalu lintas! Ganti Soeharto!!"
Warga nengok, kita langsung belagak gak kenal. Ada yang pura-pura benerin tali sepatu, ada yang ganti baju dan identitas, bahkan ada yang tukeran muka sama pengendara motor lain.
Komisariat makin rame, Roso dan Ndaru jadi lebih sering ke kampus IISIP. Awalnya dikira ingin mentransformasi semangat revolusi.
Eh, ternyata ke kampus demi satu makhluk: Debby. Cantik, seger, kayak habis cuci muka pakai embun pagi. Tapi... Debby ternyata waria. Langsung tobat nasional. Sejak itu, tiap lihat lipstik langsung mengingat nama Tuhan.
Kerja politik makin kreatif. Selebaran sudah gak cuma nempel di tembok. Kita mulai nempel di helm dan bodi motor mahasiswa. Strategis, bro! Sampai ada yang ngamuk karena selebaran nempel di kaca spion.
Koran SUMAS juga beken. Isinya teori plus kabar perjuangan. Tapi fungsinya multifungsi: bisa jadi alas duduk, kipas darurat, bahkan bungkus gorengan ideologis.
Pas aksi Makassar Berdarah di UI Salemba, SMID IISIP dateng 15 orang. Udah kayak kontingen SEA Games. Polisi mulai gaya, kita dilarang keluar kampus.
Mundur ke LBH, sempat ribut, Bahar dari Pijar Indonesia ditangkep. Besoknya kita demo di lapangan basket kampus. Penontonnya lebih banyak dari peserta demo. Berasa kayak main sulap ditonton banyak orang, tapi yang hilang cuma semangat.
Sekre kita? Jangan bayangin kayak kantor startup. Itu rumah kontrakan lima orang anggota yang dijadikan sekre darurat revolusi. Dan kita dulu-duluan pasang telepon rumah sama sekre Camat Gabun. Zaman itu, punya telepon setara punya iPhone 15 Pro Max.
Ndaru si kribo mulai wajibin semua ikut IPO—bukan saham, tapi Ideologi, Politik, Organisasi. Isinya cuma tiga: diskusi, rapat, aksi. Dangdut? Coret. Karaoke? Haram. Joget? Sesat!
Dwi makin jumawa. Sekarang maunya kasih arahan dari sekre Camat Gabun, gak mau lagi ke kampus. Katanya, takut ketemu Debby 2.0.
Kami -- Anies, Alit, Indra JP, dan saya -- udah kayak kuartet Barcelona lokal. Alit itu Puyol: keras, ngotot. Anies itu Xavi: pintar ngomong. Saya Iniesta: gesit dan absurd. Indra JP jelas-jelas Messi: jenius, random, dan gak pernah salah oper.
Hari-hari kami dipenuhi olehbtugas dari Dwi, diskusi, demo, dan ikut Dwi keliling kampus lain.
Parahnya Dwi bilang kalau ditagih ongkos sama kenek pas naik buskota bilang aja numpang jadi bisa gratisan ngelilingin Jakarta demi selebaran. Pulang-pulang laper, karena gak dikasih jajan sama sekali tapi tetap semangat karena... ya gak ada pilihan.
22 Juli 1996, PRD dideklarasikan di LBH Jakarta. SMID IISIP ditugaskan jaga keamanan. Udah kayak Paspampres.
Indra JP paling gaya: kacamata hitam, hitam dari ujung rambut sampai kaus kaki. Ada juga yang nyamar jadi mahasiswa cupu, lengkap dengan buku tulis dan kancing kemeja nyekek leher.
SMID pusat ngumumin seruan: “Buruh dan Mahasiswa Bersatulah!” Kita langsung bikin diskusi. Ngundang Wilson, yang semangat banget cerita buruh bakar pabrik. Kita angguk-angguk sambil mikir: "Kalau disuruh bakar koperasi kampus, gimana ya?"
Rencana pun matang: deklarasi resmi komisariat SMID IISIP harus spektakuler. Aksi buruh dalam kampus jadi pilihan.
Kita diskusi bareng Panjang, aktivis buruh yang... ya sesuai namanya tubuhnya tinggi kurus jadi kelihatan panjang. Kalau dia diri deket tiang listrik susah bedain mana yang orang mana yang tiang besi.
Kita sepakat sama panjang, deklarasi komisariat SMID IISIP dengan demo buruh di kampus bakal digelar Agustus 1996 sekaligus upacara 17-an.
Tapi takdir berkata lain.
28 Juli 1996, SMID resmi dinyatakan terlarang. Gak ada alkohol, tapi dianggap memabukkan. Gegara kerusuhan 27 Juli 1996 di kantor PDIP. Panik massal. Rencana bubar. Semua kayak ayam kehilangan GPS.
Tapi anak IISIP bukan kaleng-kaleng. 29 Juli 1996, kita kumpul diam-diam di belakang gedung 5.2. Aturannya: jangan ngomong politik, jangan saling kenal, dan jangan tatap-tatapan terlalu lama. Kayak film agen rahasia low budget.
Tiba-tiba Indra JP lari-lari, panik. "Bro! Polisi nyari elu!"
Gue gak mikir panjang, langsung loncat tembok. Gayanya keren, mendaratnya... pas di tumpukan sampah. Lari nyebrang kali kecil, stop Kopaja S616, dan ngilang ditelan kota.
Meninggalkan Kampus Tercinta...
...dan Debby. (Call back!)
*Mantan Ketua Komisariat SMID IISIP

Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28 di JICC, Jakarta, pada Kamis 23 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres)
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal "Londo Ireng", diminta untuk terwujud dalam tindakan tegas. Karena secara substansi londo ireng mengarah pada sikap dari pihak-pihak yang menjadi perpanjangan kepentingan asing, dan bertindak merugikan kepentingan nasional.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GP Al-Washliyah), Aminullah Siagian menyatakan dukungan terhadap sikap Presiden Prabowo Subianto tersebut, agar memastikan Indonesia tidak memberikan ruang bagi pengkhianat bangsa.
Menurut Aminullah, istilah londo ireng yang belakangan menjadi perbincangan publik harus dipahami dalam konteks kritik politik terhadap oknum yang diduga menjadi alat kepentingan asing, bukan dimaknai sebagai penyebutan terhadap ras, warna kulit, atau kelompok etnis tertentu.
"Indonesia adalah negara berdaulat. Siapa pun, baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing, apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum, mengganggu stabilitas nasional, menghasut, atau bertindak bertentangan dengan kepentingan bangsa, wajib diproses sesuai hukum yang berlaku," kata Aminullah dalam keterangan tertulis, Senin, 27 Juli 2026.
"Bagi warga negara asing, apabila memenuhi ketentuan hukum keimigrasian, pemerintah dapat mengambil tindakan administratif termasuk deportasi," sambungnya.
Di samping itu, ia menilai pernyataan Presiden merupakan pengingat bangsa Indonesia harus tetap waspada terhadap segala bentuk intervensi asing, yang berpotensi mengganggu kedaulatan negara.
Sebab menurutnya, sejarah bangsa menunjukkan bahwa campur tangan pihak luar dalam berbagai bentuk dapat menghambat terwujudnya kemandirian nasional.
Ia menegaskan, GP Al-Washliyah mendukung langkah pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap seluruh aktivitas pihak asing di Indonesia, baik di sektor ekonomi, investasi, media, organisasi, maupun bidang lainnya, sepanjang dilakukan berdasarkan ketentuan hukum dan tetap menghormati hak asasi manusia.
"Jangan ada pihak yang memanfaatkan kebebasan yang diberikan negara untuk menjalankan agenda yang bertentangan dengan kepentingan nasional," kata Aminullah.
Lebih lanjut, Aminullah mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak salah memahami istilah yang berkembang di ruang publik. Menurutnya, fokus utama adalah menjaga kedaulatan negara serta memastikan setiap pihak yang beraktivitas di Indonesia menghormati konstitusi dan hukum yang berlaku.
"GP Al-Washliyah akan terus mendukung setiap kebijakan Presiden Prabowo yang bertujuan memperkuat kedaulatan negara, menjaga persatuan nasional, dan memastikan tidak ada pihak mana pun yang dapat mengintervensi kepentingan bangsa Indonesia di luar koridor hukum," demikian Aminullah.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.