Zero ODOL 2027, Kemenhub Luncurkan ETLE HUB untuk Perkuat Penindakan

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Bagikan:

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan sistem penegakan hukum berbasis teknologi untuk mempercepat target Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) pada 2027. Sistem bernama ETLE HUB tersebut memungkinkan pelanggaran kendaraan angkutan barang direkam secara elektronik hingga mendukung proses penindakan dan pembayaran denda.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pelanggaran kendaraan lebih dimensi dan lebih muatan (ODOL) berdampak langsung terhadap keselamatan lalu lintas serta kondisi infrastruktur transportasi.

“Kendaraan yang melanggar ketentuan dimensi dan muatan, memperbesar risiko kecelakaan. Mempercepat kerusakan jalan dan jembatan, mengganggu ketertiban lalu lintas, serta menimbulkan kerugian yang pada akhirnya harus ditanggung bersama,” kata Dudy saat meluncurkan ETLE HUB dalam keterangan resmi, Senin, 10 Agustus.

Menurut Dudy, pengawasan ODOL tidak dapat hanya mengandalkan pemeriksaan di lapangan. Pertumbuhan jumlah kendaraan dan luasnya jaringan jalan membutuhkan dukungan teknologi serta integrasi data antarlembaga.

“Karena itu, penanganan overdimension overloading harus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh. Pengawasan di lapangan tetap diperlukan. Tetapi jumlah kendaraan yang terus bertambah dan luasnya jaringan jalan menuntut dukungan teknologi serta integrasi data yang semakin baik,” ujarnya.

ETLE HUB dikembangkan sebagai bagian dari Rencana Aksi Nasional (RAN) Penanganan Kendaraan ODOL yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga. Sistem ini mengintegrasikan berbagai perangkat dan basis data untuk menghasilkan alat bukti rekaman elektronik atas pelanggaran kendaraan angkutan barang.

Teknologi yang digunakan mencakup Automatic Number Plate Recognition (ANPR), Radio Frequency Identification(RFID), serta Weigh In Motion (WIM). Data tersebut diintegrasikan dengan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUE) untuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga melakukan pelanggaran secara lebih akurat.

“Melalui integrasi ETLE dengan teknologi Weigh In Motion atau WIM di UPPKB dan Jalan Tol, pengawasan dapat dilakukan secara lebih luas konsisten dan terukur. Data kendaraan, dimensi, muatan serta pelanggaran dapat direkam dan menjadi dasar bagi tindak lanjut sesuai ketentuan yang beraku,” tutur Dudy.

Saat ini, ETLE HUB telah memiliki 51 titik pantau yang terdiri dari 26 titik di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) dan 25 titik di sejumlah ruas jalan tol. Cakupan tersebut ditargetkan terus bertambah hingga 2029, dengan tambahan 63 titik pantau kamera ANPR di UPPKB dan 15 titik pantau dengan teknologi WIM.

Sebelum diluncurkan, sistem ini telah melalui uji coba pada Januari hingga Juli 2026 di tiga titik, yakni UPPKB Kertapati dan UPPKB Talang Kelapa di Palembang, Sumatera Selatan, serta UPPKB Balonggandu di Karawang, Jawa Barat.

Selama masa uji coba, ETLE HUB mendeteksi 198.127 pelanggaran kendaraan angkutan barang. Pada tahap tersebut, pelanggar diberikan sanksi administrasi berupa peringatan.

Kini, sistem memasuki tahap lanjutan dengan dukungan penerbitan surat pelanggaran secara elektronik dan pembayaran denda melalui BRI Virtual Account (BRIVA).

Dengan demikian, ETLE HUB diarahkan tidak hanya untuk mendeteksi pelanggaran, tetapi juga mendukung proses penegakan hukum secara digital mulai dari pemantauan, identifikasi kendaraan, penyediaan alat bukti elektronik, penerbitan surat pelanggaran, hingga pembayaran denda.

“Sistem ini merupakan salah satu instrumen dalam agenda lebih besar menuju Zero Odol 2027. Penanganan odol harus dilakukan dari hulu sampai hilir, mulai dari kepatuhan terhadap dimensi kendaraan, proses pemuatan barang, tanggung jawab perusahaan angkutan dan pemilik barang, pengawasan di jalan hingga penegakan hukum,” kata Dudy.

Dudy menegaskan penanganan ODOL tidak hanya menjadi tanggung jawab pengemudi. Menurutnya, perusahaan angkutan, pemilik kendaraan, pemilik barang, dan pihak lain dalam ekosistem angkutan barang juga memiliki tanggung jawab memastikan kendaraan beroperasi sesuai aturan.

“Tanggung jawab juga tidak boleh selalu berhenti pada pengemudi. Dalam ekosistem angkutan barang, terdapat perusahaan angkutan, pemilik kendaraan, pemilik barang, serta pihak-pihak lain yang memiliki tanggung jawab untuk memastikan kendaraan beroperasi sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

Untuk memperkuat implementasi ETLE HUB, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub juga menandatangani enam Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah mitra strategis. Kerja sama tersebut mencakup pengawasan kendaraan angkutan barang di jalan tol dan kawasan industri hingga dukungan layanan pembayaran denda secara elektronik.

Kemenhub bekerja sama dengan PT Hutama Karya (Persero), PT Marga Mandalasakti, dan PT Jasa Marga untuk memperkuat pengawasan kendaraan di jalan tol melalui integrasi data kendaraan pada sistem BLUE dengan dukungan ANPR dan atau RFID.

Sementara di kawasan industri, kerja sama dilakukan dengan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) dan PT Kawasan Berikat Nusantara untuk penyelenggaraan fasilitas penimbangan kendaraan bermotor pada jalan khusus kawasan industri.

Untuk mendukung pembayaran dalam sistem penegakan hukum elektronik, Kemenhub menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui penyediaan layanan perbankan berbasis Application Programming Interface (API) atau BRIAPI.

BACA JUGA:


Dudy mengatakan data yang dihasilkan ETLE HUB juga akan digunakan untuk memperbaiki kebijakan pengawasan ODOL. Menurutnya, data tidak hanya berfungsi mencatat pelanggaran, tetapi dapat digunakan untuk menentukan lokasi pengawasan dan menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Data yang terkumpul juga harus kita manfaatkan lebih jauh. Bukan sekedar untuk mencatat pelanggaran, tetapi untuk membaca kolam, menentukan titik pengawasan, dan menyusun kebijakan yang semakin tepat sasaran,” ucap Dudy.

Melalui penerapan ETLE HUB, Kemenhub berharap pengawasan kendaraan angkutan barang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mendorong pencegahan dan kepatuhan. Langkah tersebut diharapkan menciptakan kegiatan distribusi barang yang lebih efisien tanpa mengorbankan keselamatan pengguna jalan maupun keberlanjutan infrastruktur transportasi.

“Pada akhirnya, kita semua menginginkan seluruh angkutan barang dapat bergerak secara efisien, infrastruktur jalan dan jembatan tetap terjaga, serta yang paling penting masyarakat dapat menggunakan jalan dengan aman dan selamat,” kata Dudy.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+

Kemenkum Kalteng dekatkan layanan hukum ke tengah masyarakat lewat Fun Walk Hari Pengayoman

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Kemenkum Kalteng dekatkan layanan hukum ke tengah masyarakat lewat Fun Walk Hari Pengayoman

Senin, 10 Agustus 2026 17:04 WIB

Image Print

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah (Kanwil Kemenkum Kalteng) mendekatkan layanan hukum melalui Fun Walk di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Palangka Raya, Minggu (9/8). ANTARA/Kanwil Kemenkum Kalteng

Palangka Raya (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah (Kanwil Kemenkum Kalteng) mendekatkan layanan hukum melalui Fun Walk di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Yos Sudarso pada Minggu (9/8) sebagai semangat kebersamaan peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 di Kalimantan Tengah.

Kakanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor di Palangka Raya, Senin mengatakan bahwa Fun Walk menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun semangat baru dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin membangun kebersamaan, kekompakan, dan semangat baru. Kebersamaan yang terbangun akan menjadi kekuatan bagi kita untuk terus memberikan pengabdian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Hajrianor.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut diikuti Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah, Hajrianor, bersama para Kepala Divisi, pejabat administrator, pejabat fungsional, jajaran pegawai, keluarga pegawai, tamu undangan, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan CFD.

Fun Walk menempuh rute dari lokasi kegiatan di depan Hotel Dandang Tingang, menyusuri Jalan Yos Sudarso menuju Bundaran Besar Palangka Raya. Peserta kemudian melakukan putaran di Bundaran Besar sebelum kembali menuju lokasi awal. Kegiatan berlangsung mulai pukul 06.00 WIB dan dilanjutkan dengan pembagian doorprize.

Namun, semangat Hari Pengayoman ke-81 tidak berhenti pada kegiatan olahraga. Di lokasi yang sama, Kanwil Kemenkum Kalteng turut menghadirkan layanan hukum melalui implementasi inovasi SIM-B (Sama Itah Maja Barami) yang mengintegrasikan layanan dari beberapa bidang di lingkungan Kantor Wilayah dalam satu rangkaian pelayanan kepada masyarakat.

Melalui inovasi tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan hukum secara lebih mudah dan terintegrasi. Layanan yang dihadirkan meliputi layanan Kekayaan Intelektual, Administrasi Hukum Umum (AHU), dan Layanan Hukum Nasional. Kehadiran layanan di ruang publik ini menjadi salah satu upaya Kanwil Kemenkum Kalteng untuk membawa pelayanan lebih dekat kepada masyarakat, sekaligus memastikan akses informasi dan layanan hukum dapat dijangkau secara lebih praktis.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kanwil Kemenkum Kalteng turut menyerahkan dokumen Hak Cipta dan Perseroan Perorangan (PP) kepada masyarakat yang sebelumnya telah melakukan pendaftaran melalui layanan Kantor Wilayah. Penyerahan ini sekaligus menjadi bentuk fasilitasi pemerintah dalam memberikan pelindungan Kekayaan Intelektual serta kemudahan dalam memperoleh layanan hukum.

Hajrianor menegaskan bahwa kehadiran layanan publik dalam rangkaian Hari Pengayoman merupakan bagian dari komitmen Kementerian Hukum untuk memastikan pelayanan tidak hanya hadir di kantor, tetapi juga semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, inovasi pelayanan perlu terus dikembangkan agar masyarakat memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan terintegrasi.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh antusiasme. Jajaran Kanwil Kemenkum Kalteng, keluarga pegawai, tamu undangan, dan masyarakat berbaur mengikuti Fun Walk sekaligus memanfaatkan layanan publik yang dihadirkan di kawasan CFD.

Melalui momentum Hari Pengayoman ke-81, Kanwil Kemenkum Kalteng tidak hanya memperkuat kebersamaan internal, tetapi juga memperkuat implementasi inovasi pelayanan sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan hukum yang semakin dekat, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

HCM Ads Media bawa informasi lewat media luar ruang bergerak LED-Go!

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - PT Hikmah Cakra Mulia (HCM Ads Media), perusahaan media Digital Out-of-Home (DOOH) yang berafiliasi dengan ANTARA menghadirkan layanan publikasi, informasi, dan periklanan melalui media luar ruang bergerak mobile videotron bernama LED-Go!.

Direktur Utama PT Hikmah Cakra Mulia, Prasetyo Utomo menyampaikan bahwa mengusung tagline “Mobilize and Inspire” yang artinya bergerak untuk menginspirasi, LED-Go! hadir memberikan informasi ke masyarakat baik berbentuk konten foto, video, infografis, maupun teks secara bergerak maupun berhenti.

“Sesuai dengan tagline yang sudah kami usung yaitu 'Mobilize and Inspire', yang artinya itu bergerak dan untuk menginspirasi. Jadi kami berharap LED-GO! nanti bisa menjangkau ke audiens, ke lokasi di mana pun berada, kemudian menginspirasi, kita kasih konten-konten yang berkualitas, berdampak, informatif,“ kata Prasetyo Utomo, dalam peluncuran LED-Go! di Jakarta, Senin.

Direktur Utama PT Hikmah Cakra Mulia, Prasetyo Utomo saat memberikan keterangan peluncuran mobile videotron bernama LED-Go!, yang digelar di Jakarta, pada Senin (10/8/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

LED-Go! dirancang sebagai unit videotron bergerak (mobile) yang dapat dihadirkan langsung ke lokasi acara,kegiatan pemerintahan, aktivasi merek, kampanye publik, hingga area komersial sesuai kebutuhan klien.

Fleksibilitas ini menjadikan LED-Go! sebagai solusi periklanan dan publikasi yang efisien, sekaligus membuka peluang kerja sama baru bagi instansi pemerintah, korporasi, maupun pelaku usaha yang membutuhkan jangkauan komunikasi yang lebih dinamis.

“Kami salah satu perusahaan media Digital Out-of-Home (DOOH) yang terluas di Indonesia, punya lebih dari 350 perangkat tersebar dari Sabang sampai Merauke. Kami juga terkoneksi dengan Kantor Berita Antara. Jadi selain beriklan, klien juga dapat kesempatan untuk tampil informasi pemberitaannya di Antara News maupun Antara Foto dan Antara TV,” tutur Prasetyo.

Adapun LED-Go! sebagai langkah awal peluncurannya akan menjalani pilot project perdananya pada 10–23 Agustus 2026, dengan berkeliling menyambangi pusat-pusat aktivitas warga di wilayah Bogor dan Jakarta untuk menyosialisasikan program-program pemerintah kepada masyarakat.

Hal itu bertepatan dengan momentum perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga kehadiran LED-Go! di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari semarak kemeriahan HUT RI di berbagai titik yang dikunjungi.

FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung di Jakarta dan Jawa Barat

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia akan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen baru tersebut bakal berlangsung pada 23 September sampai 3 Oktober 2026. Pertandingan FIFA ASEAN Cup akan dilangsungkan Jakarta dan Jawa Barat.

Kepastian lokasi penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 terungkap dalam rapat terpadu pertama yang dilakukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Senin (10/8/2026).

Rapat terpadu ini dihadiri sejumlah instansi seperti Kemenkeu, Kemendagri, Polri hingga Komdigi. Turut hadir pula Kadispora DKI Jakarta Andri Yansah dan Sekda Jawa Barat Herman Suryatman.

FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia akan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung.

"Alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan rapat terpadu, pemerintah Bapak Presiden mendukung penuh event ini. Bapak Presiden mengharapkan event-event besar seperti FIFA ASEAN Cup 2026 bisa terus terjadi juga di Indonesia tidak hanya saat ini tetapi juga di tahun-tahun ke depan. Bapak Presiden percaya olahraga ini tidak hanya tadi sebagai alat pemersatu bangsa juga bagaimana menjadi alat kita juga menyiarkan kebaikan bangsa kita ke mancanegara," ujar Menpora Erick Thohir.

"Ini akan menjadi sejarah buat bangsa kita karena FIFA ASEAN yang pertama kali digulirkan di Indonesia. Seperti juga kalau kita ingat kejuaraan piala dunia dulu 1930an juga bergulir di tempat lain ini yang kita pertama jadi secara sejarah," sambung Erick Thohir.

Peserta Segera Diumumkan

Rapat terpadu sudah dilakukan agar Jakarta dan Jawa Barat bisa sukses menggelar FIFA ASEAN Cup 2026.

"Bapak Presiden sudah mengeluarkan surat Government Guarantee yang langsung dikirimkan kepada FIFA," ujar Erick Thohir.

"FIFA alhamdulillah sudah menjawab bahwa kita menjadi tuan rumah. Dan sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai host contract-nya saja, isi-isinya. Tetapi memang isi daripada host contract tidak berbeda dengan waktu itu kita menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dan U-17. Jadi tidak banyak berbeda," tutur Erick Thohir," jelasnya.

Untuk siapa saja tim yang akan berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir menyatakan masih menunggu FIFA untuk mengumumkannya langsung.

"Pesertanya kita tunggu FIFA karena sampai tadi malam kita masih tunggu juga slot pertandingan. Mudah-mudahan 1-2 hari ini bisa disampaikan oleh FIFA langsung," imbuh Erick Thohir.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Gabriel Jesus Setuju Gabung Liga Italia, Napoli Jadi Tujuan Utama

Volvo EX90 Dan ES90 Di GIIAS 2026: Kemewahan Mobil Listrik Skandinavia - YANGCANGGIH.COM

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Volvo membawa dua andalan mobil elektrifikasinya, SUV listrik flagship Volvo EX90 dan sedan listrik Volvo ES90, ke panggung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD. Volvo EX90 dipasarkan normal Rp2,6 miliar on the road Jakarta, namun selama GIIAS 2026 dilepas dengan harga promo Rp2 miliar, sementara Volvo ES90 dibanderol Rp2,1 miliar OTR Jakarta. Keduanya jadi representasi Volvo di segmen premium electric mobility sekaligus perayaan 99 tahun perjalanan pabrikan asal Swedia ini.

volvo EX90 Gallery 5

“Saat ini kami melihat bahwa konsumen premium tidak hanya mencari kendaraan listrik, tetapi juga sebuah pengalaman yang selaras dengan gaya hidup mereka. Melalui EX90 dan ES90, kami ingin menunjukkan bagaimana Volvo menggabungkan keselamatan, teknologi, desain khas Skandinavia, dan kenyamanan dalam sebuah kendaraan premium yang tetap berpusat pada manusia,” ujar Ilham Suryo Aldianto, Product Planning Volvo Car Indonesia, dalam siaran pers resmi Volvo.

Filosofi yang diusung Volvo di kedua model ini adalah quiet luxury — interpretasi kemewahan lewat kualitas material dan detail, bukan ornamen berlebihan. Di atas kertas, pendekatan ini berhasil diwujudkan lewat siluet eksterior yang bersih dan kabin yang minimalis. Tapi begitu masuk ke cara kabin ini dioperasikan sehari-hari, ada kompromi yang layak dipertanyakan dari merek yang identik dengan proteksi nyawa penggunanya.

Spesifikasi dan Harga Volvo EX90 dan ES90 di GIIAS 2026

volvo es90 back

Volvo EX90 tampil sebagai SUV listrik tiga baris untuk tujuh penumpang, sementara Volvo ES90 memposisikan diri sebagai sedan listrik penantang BMW i5. Berikut perbandingan spesifikasi kunci keduanya:

SpesifikasiVolvo EX90Volvo ES90
KategoriSUV listrik, 7 penumpangSedan listrik full-size
Baterai111 kWh92 kWh (NMC)
Jarak tempuh (WLTP)Hingga 600 kmHingga 651 km
Fast charging DC250 kW, 10–80% dalam ~30 menit350 kW, 10–80% dalam ~22 menit
Tenaga402 hp (Twin Motor) / 510 hp (Twin Motor Performance)329 hp / 245 kW
Layar infotainment14,5 inci, Google built-in14,5 inci, Google built-in
Harga OTR JakartaRp2 miliar (promo GIIAS 2026), normal Rp2,6 miliarRp2,1 miliar

Baterai berkapasitas besar dan fast charging yang cepat (kemampuan mengisi daya dalam waktu singkat lewat arus listrik searah berdaya tinggi) berarti pengemudi tidak perlu terlalu sering mampir ke stasiun pengisian untuk perjalanan jauh. Volvo ES90 unggul di sini berkat arsitektur kelistrikan 800 volt yang dipakai sejak awal produksi, sementara Volvo EX90 baru mendapat pembaruan dari sistem 400 volt pada September tahun lalu.

Kabin Quiet Luxury Volvo EX90 dan ES90: Minimalis lewat Layar Sentuh Vertikal 14,5 Inci

volvo EX90 interior

Baik Volvo EX90 maupun ES90 memusatkan hampir seluruh kontrol kabin ke layar sentuh vertikal 14,5 inci di tengah dasbor, didampingi panel instrumen digital 9 inci di balik kemudi. Secara visual, pendekatan ini menciptakan kesan rapi bak ruang tamu Skandinavia — nyaris tanpa tombol fisik yang mengganggu garis desain.

Volvo EX90 juga dibekali sensor, kamera, radar, dan sistem bantuan pengemudi atau ADAS (fitur elektronik yang membantu mengemudi lebih aman, seperti pengereman darurat otomatis dan peringatan tabrakan) generasi terbaru. Hasilnya konkret: EX90 meraih skor 92 persen untuk perlindungan penumpang dewasa dan 93 persen untuk perlindungan anak dalam pengujian Euro NCAP, lembaga independen yang menguji keselamatan tabrakan mobil di Eropa.

Ada Google di Volvo EX90 dan ES90

volvo es90 electric features displayAndConnectivity 2 1x1 2

Kedua model ini mengandalkan sistem operasi Google built-in (Android Automotive yang tertanam langsung di kendaraan, bukan sekadar proyeksi dari ponsel seperti Android Auto) untuk mengoperasikan Google Maps, Google Assistant, dan aplikasi dari Google Play. Pembaruan perangkat lunak dilakukan secara over-the-air, jadi tidak perlu ke bengkel untuk mendapat fitur atau perbaikan terbaru.

Kemampuan memanggil rute Google Maps secara presisi dan merespons perintah suara sehari-hari terbukti sangat praktis dipakai. Tapi utilitas ini datang dengan tagihan tak kasat mata. Untuk mendapatkan respons yang cerdas, sistem ini secara konstan menyerap data telemetri, kebiasaan mengemudi, dan riwayat lokasi ke ekosistem Google. Bagi sebagian pengguna, ini bisa mengganggu mengingat kita tidak punya kendali penuh atas data yang diberikan ke Google dari aktivitas kita di mobil. Namun hal ini perlahan menjadi standar tak tertulis di industri otomotif modern, bukan cuma di Volvo EX90 dan ES90.

Telkom Pisahkan Aset Rp 49,9 Triliun, InfraNexia Siap Jadi Mesin Cuan Baru

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Telkom Group melanjutkan transformasi bisnis infrastrukturnya melalui Spin-Off InfraCo Tahap 2 senilai Rp 49,9 triliun. Aksi korporasi ini akan memperkuat PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) sebagai perusahaan penyedia infrastruktur digital wholesale yang fokus mengelola aset konektivitas Telkom.

Pemisahan unit bisnis InfraCo Tahap 2 ini menjadi kelanjutan setelah tahap pertama efektif sejak Januari 2026. Setelah seluruh proses pengalihan portofolio bisnis dan aset rampung, InfraNexia akan menguasai lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan yang sebelumnya dimiliki Telkom.

Aset tersebut mencakup jaringan akses pelanggan hingga core backbone serta infrastruktur pendukung lainnya. Secara total, InfraNexia akan mengelola sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optik, termasuk 26.000 kilometer Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panjang jaringan tersebut hampir setara tiga kali keliling bumi, sekaligus menempatkan InfraNexia pada posisi strategis untuk memperkuat bisnis wholesale connectivity di Indonesia.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan spin-off tahap kedua merupakan bagian dari strategi transformasi TLKM 30, khususnya untuk membuka nilai dari aset infrastruktur yang dimiliki Telkom Group.

"Spin-Off InfraCo Tahap 2 sebagai langkah strategis dalam perjalanan transformasi TLKM 30 untuk memperkuat InfraNexia sebagai mesin pertumbuhan baru, yang akan meningkatkan kapabilitas layanan infrastruktur, mengoptimalkan efisiensi bisnis, serta membuka peluang kemitraan strategis guna mendukung percepatan konektivitas digital nasional," ujar Dian dikutip dari siaran pers yang diterima detikINET, Senin (10/8/2026).

InfraNexia Disiapkan Jadi Mesin Pertumbuhan

Melalui pemisahan aset tersebut, Telkom ingin membuat bisnis infrastruktur lebih fokus dan lincah dalam menangkap peluang pasar.

InfraNexia akan berperan sebagai penyedia infrastruktur wholesale yang melayani kebutuhan konektivitas berbagai pelanggan, termasuk melalui layanan 5G backhaul, wholesale network, FTTx, hingga passive infrastructure sharing.

Model tersebut juga membuka ruang bagi Telkom untuk lebih agresif melakukan monetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi, seperti fiber, tower, dan data center.

Dian mengatakan langkah tersebut sekaligus selaras dengan inisiatif Danantara Asset Management dalam mengonsolidasikan aset BUMN.

"Dengan kehadiran InfraNexia kami optimistis dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, andal, dan berkualitas sehingga mampu memberikan customer experience yang terbaik bagi pelanggan," kata Dian.

Sementara itu, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menambahkan, pembentukan InfraNexia merupakan bagian dari penataan portofolio TelkomGroup untuk membangun bisnis infrastruktur digital dengan proposisi nilai yang lebih kuat.

Menurutnya, pemisahan tersebut memungkinkan optimalisasi aset sekaligus memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengembangkan kemitraan strategis.

Transformasi InfraNexia tidak berhenti pada pemisahan aset. Perusahaan juga mulai mengarahkan pengembangan jaringannya untuk menghadapi kebutuhan trafik digital generasi berikutnya.

Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf mengatakan perusahaan tengah mempercepat network modernization dan mendorong implementasi autonomous network.

"Kami optimistis penyelesaian spin-off ini semakin memperkokoh InfraNexia sebagai penyedia infrastruktur konektivitas wholesale yang netral dan andal," kata Lukman.

Disampaikannya, penguatan infrastruktur tersebut akan mendukung pengembangan konektivitas untuk kebutuhan AI, cloud, dan data center di Indonesia.

Dengan jaringan fiber yang mencapai sekitar 112.000 kilometer, InfraNexia memiliki basis aset yang dapat menjadi fondasi untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi jaringan seiring pertumbuhan kebutuhan data.

Mayoritas Saham Tetap Milik Telkom

Meski InfraNexia akan beroperasi sebagai entitas yang lebih fokus, Telkom tetap menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan lebih dari 99%.

InfraNexia tetap diarahkan untuk beroperasi secara profesional dan melayani pelanggan secara netral. Telkom Group juga memastikan proses spin-off berlangsung tanpa mengganggu layanan yang berjalan.

Langkah tersebut sekaligus mendukung strategi perusahaan plat merah ini untuk bertransformasi menuju strategic holding, dengan masing-masing entitas memiliki fokus bisnis yang lebih jelas dan diarahkan untuk menciptakan nilai.

Model pemisahan bisnis infrastruktur seperti ini sebelumnya juga telah digunakan sejumlah operator telekomunikasi global, antara lain Telstra, Telecom Italia (TIM), CETIN, Telenor, Telefónica, dan KPN.

Bagi Telkom Group, Spin-Off InfraCo Tahap 2 bukan sekadar pemindahan aset. Langkah senilai Rp 49,9 triliun ini menjadi bagian dari upaya mengubah aset infrastruktur dalam skala besar menjadi mesin pertumbuhan baru, sekaligus memperkuat posisi Telkom dalam ekosistem konektivitas digital Indonesia.

Telkom memastikan seluruh proses transaksi dilakukan secara transparan dengan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta memenuhi ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku, termasuk aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

(agt/fay)


TAGS

LIHAT LAINNYA

Bupati Barut: Radar cuaca Muara Teweh perkuat keselamatan penerbangan dan mitigasi bencana

calendar_today 10.08.2026 - person  - timer ~

Bupati Barut: Radar cuaca Muara Teweh perkuat keselamatan penerbangan dan mitigasi bencana

Senin, 10 Agustus 2026 17:03 WIB

Image Print

Sekretaris Daerah Barito Utara Muhlis menyerahkan plakat Deputi Infrastruktur BMKG Michael Andreas Puroadi saat menghadiri peresmian Gedung Radar Cuaca Muara Teweh di Stasiun Meteorologi Kelas II Bandara Haji Muhammad Sidik, Senin (10/8/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, menyambut baik peresmian Gedung Radar Cuaca Muara Teweh di Stasiun Meteorologi Kelas II Bandara Muhammad Sidik dinilai menjadi investasi strategis dalam memperkuat pemantauan cuaca, keselamatan penerbangan, serta mitigasi bencana di wilayah Barito Utara dan sekitarnya.

“Keberadaan radar cuaca Muara Teweh menjadi investasi strategis yang memiliki manfaat sangat luas,” kata Bupati Barito Utara Shalahuddin melalui Sekda Muhlis saat menghadiri peresmian Gedung Radar Cuaca Muara Teweh, Senin.

Menurut dia, perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas kejadian cuaca ekstrem. Kondisi tersebut menuntut adanya sistem pemantauan cuaca yang semakin canggih agar mampu menyediakan informasi secara cepat dan tepat sebagai dasar pengambilan keputusan.

Kabupaten Barito Utara memiliki wilayah yang cukup luas dengan karakteristik geografis yang beragam. Karena itu, informasi cuaca yang akurat bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi telah menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Bupati juga menilai keberadaan Bandara Haji Muhammad Sidik sebagai salah satu pintu gerbang transportasi udara di wilayah Kalimantan Tengah bagian utara membuat kebutuhan terhadap pelayanan meteorologi modern semakin penting.

“Infrastruktur radar cuaca ini akan menjadi bagian integral dalam mendukung keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi udara,” kata Muhlis membacakan sambutan Bupati Shalahuddin.

Dia menjelaskan, Pemkab Barito Utara berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), baik dalam penyebarluasan informasi cuaca kepada masyarakat, peningkatan kapasitas mitigasi bencana, edukasi kebencanaan maupun pemanfaatan data meteorologi untuk mendukung kebijakan pembangunan daerah.

Bupati berharap radar cuaca tersebut tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi benar-benar dimanfaatkan secara optimal melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dunia usaha, akademisi, media massa serta seluruh lapisan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan selamat atas diresmikannya Gedung Radar Cuaca Muara Teweh,” ungkapnya.

Ia berharap fasilitas tersebut menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan meteorologi, memperkuat keselamatan penerbangan, mendukung ketahanan daerah terhadap bencana, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Barito Utara, Murung Raya dan wilayah sekitarnya.

Kepala BMKG Wilayah III Denpasar melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BMKG Wilayah III I Kadek Oca Santika mengatakan beroperasinya Radar Cuaca C-Band Muara Teweh ini memperkuat jaringan observasi cuaca nasional sekaligus meningkatkan layanan informasi meteorologi wilayah Kalimantan Tengah bagian utara.

“Pembangunan radar cuaca ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas dan ketersediaan data pengamatan atmosfer di wilayah Kalimantan Tengah,” katanya.

Menurut dia, pembangunan Radar Cuaca Muara Teweh merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan ketersediaan data pengamatan atmosfer di wilayah Kalimantan Tengah dan kawasan sekitarnya.

Pembangunan radar tersebut mendapat dukungan pendanaan melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025. Dukungan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pelayanan publik, khususnya di bidang meteorologi.

Radar Cuaca C-Band Muara Teweh memiliki jangkauan pengamatan sekitar 200 kilometer. Dengan cakupan tersebut, radar dapat memberikan gambaran kondisi atmosfer di wilayah yang luas, termasuk memantau pertumbuhan awan, intensitas curah hujan serta pergerakan awan yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.

"Keberadaan radar tersebut juga memiliki posisi strategis karena dapat mendukung kebutuhan informasi cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah bagian utara serta kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN)," kata Kadek.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan radar cuaca merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem observasi atmosfer dan peringatan dini cuaca.

Melalui teknologi radar, BMKG dapat memantau kondisi awan dan awan hujan, intensitas curah hujan, pergerakan serta pertumbuhan awan hingga kondisi atmosfer yang berkaitan dengan potensi cuaca ekstrem.

“Dengan cakupan pemantauan yang luas dan beresolusi tinggi, radar ini diharapkan dapat memperkuat layanan BMKG agar semakin cepat, tepat, akurat, luas dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap keberadaan radar tersebut dapat mempercepat penyampaian informasi cuaca dari Kantor Meteorologi Muara Teweh kepada pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

Muara Teweh dinilai memiliki posisi strategis karena berada di bagian hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito serta menjadi salah satu wilayah penting di Kalimantan Tengah bagian utara. Berbagai aktivitas masyarakat, transportasi, pertambangan, perkebunan, kehutanan hingga kesiapsiagaan bencana membutuhkan dukungan informasi cuaca yang cepat dan andal.

Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Pemerintah terus memperkuat KDMP gerakkan ekonomi desa

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah terus memperkuat Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa dan ditargetkan pada 16 Agustus 2026 sebanyak 30 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) selesai dibangun.

“Target yang bertepatan dengan momentum HUT ke-81 RI ini diproyeksikan menjadi pendorong utama pemerataan dan kemandirian ekonomi desa,” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta, Minggu.

Zulhas menegaskan bahwa percepatan fisik dan penyiapan operasional koperasi terus dikejar di seluruh wilayah Indonesia hingga menjelang Hari Kemerdekaan.

Menurut dia pembangunan fisik koperasi terus bergerak di berbagai wilayah dan hingga saat ini sebanyak 9.294 unit telah menyelesaikan pembangunan fisik. Menurut dia jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring percepatan pembangunan yang mencapai 150 hingga 200 unit per hari.

Menurut dia pembangunan itu tak hanya berfokus pada penyediaan sarana fisik, pemerintah juga mulai menyiapkan pengoperasian koperasi dan sumber daya manusia yang akan menjalankan kegiatan usaha di tingkat desa.

Sebanyak 1.061 koperasi telah dinyatakan siap beroperasi penuh, sementara proses rekrutmen 30 ribu manajer koperasi sedang berlangsung.

“Mereka akan menjadi motor penggerak koperasi, mengawasi disiplin pangan, memastikan manfaat ekonomi kembali kepada masyarakat desa,” kata dia.

Sementara itu, sebanyak 3.258 Koperasi Merah Putih di Sumatera Selatan telah dibentuk yang menjangkau seluruh desa dan kelurahan. Dari jumlah tersebut, 521 titik di 17 kabupaten dan kota telah menyelesaikan pembangunan fisik hingga 100 persen.

Baca juga: Musim panen membantu kurangi pengangguran di NTB

Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan Morena mengatakan seluruh koperasi di wilayah Sumatera Selatan sedang dipersiapkan untuk peluncuran serentak pada 17 Agustus 2026.

Menurut dia penguatan Koperasi Merah Putih, semangat kemerdekaan diharapkan diwujudkan dalam kemandirian ekonomi masyarakat.

“Koperasi dapat menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, pemasaran produk lokal, pengembangan usaha masyarakat, serta penggerak perputaran ekonomi yang manfaatnya kembali kepada warga desa,”kata dia.

Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Tim sepatu roda Indonesia tampil gemilang dengan raih 19 medali di ajang China-ASEAN 2026 - ANTARA News Megapolitan

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Tim sepatu roda Indonesia tampil gemilang pada ajang Belt and Road China-ASEAN Speed Roller Skating Championships 2026 di Dehua County, Kota Quanzhou, Provinsi Fujian, China, 7-9 Agustus 2026 dengan membawa pulang 19 medali.

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi), dalam unggahan mereka pada Minggu (9/8), memberi selamat atas prestasi yang luar biasa tersebut.

"Terus melangkah ke depan, terus mengejar prestasi, dan terus membuat Indonesia bangga," demikian pernyataan PB Porserosi melalui Instagram.

Total 19 medali oleh Kontingen Indonesia dari kejuaraan internasional tersebut, yaitu 14 medali emas, empat perak, dan satu perunggu.

Sebanyak 14 medali emas Indonesia disumbangkan oleh sejumlah atlet dari berbagai nomor.

Athaya Rizky Prasetya menjadi salah satu atlet paling menonjol setelah meraih tiga emas di nomor Senior Men 200 meter, 500m+D, dan 1.000 meter. Dia juga menjadi bagian dari tim relay putra bersama Fatahilah Rajawali CP dan Lalu Dafa Maulana yang meraih emas.

Sementara itu, Fatahilah Rajawali CP meraih emas pada nomor Senior Men 10.000 meter elimination.

Dari sektor putri senior, Disna Ayu Luhutia menyumbangkan tiga emas melalui nomor 500m+D, 1.000 meter, dan 5.000 meter points.

Indonesia juga berjaya pada kategori junior. Devina Dwi Aprilia meraih dua emas di nomor Junior Women 5.000 meter points dan 1.000 meter.

Nafeeza Lamarch D N menyumbangkan dua emas melalui nomor Junior Women 200 meter dan 500 meter, sedangkan Dafian Putra Purnama meraih dua emas pada nomor Junior Men 5.000 meter points dan 1.000 meter.

Selain emas, Indonesia mengamankan empat medali perak. Fatahilah Rajawali CP meraih dua perak di nomor Senior Men 5.000 meter points dan 1.000 meter. Dua perak lainnya disumbangkan Lalu Dafa Maulana pada nomor Senior Men 200 meter dan 500m+D.

Lalu Dafa Maulana juga menjadi salah satu atlet muda Indonesia yang mencuri perhatian dalam kejuaraan tersebut. Ia turut memperkuat tim relay putra yang meraih emas, sehingga mengoleksi total satu emas dan dua perak.

Satu-satunya medali perunggu Indonesia diraih Nafeeza Lamarch DN pada nomor Junior Women 1.000 meter.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari tersebut digelar di lintasan sepatu roda Dehua County Teacher Training School Affiliated Primary School.

Berikut daftar atlet Indonesia peraih medali di Belt and Road China-ASEAN Speed Roller Skating Championships 2026:

Medali Emas:
1. M. Athaya Rizky Prasetya (Senior Men 200m)
2. M. Athava Rizky Prasetva (Senior Men 500m+D)
3. M. Athaya Rizky Prasetya (Senior Men 1000m)
4. M. Athaya Rizky Prasetya/Fatahilah Raiawali C P/ Lalu Dafa Maulana (Senior Men Relay)
5. Disna Avu Luhutia (Senior Women 500m+D)
6. Disna Ayu Luhutia (Senior Women 1000m)
7. Disna Ayu Luhutia ( Senior Women 5000m Points)
8. Fatahilah Rajawali C P (Senior Men 10000m Elimination)
9. Devina Dwi Aprilia ( Junior Women 5000m Points)
10. Devina Dwi Aprilia ( Junior Women 1000m) 11. Nafeeza Lamarch D N (Junior Women 200m) 12. Nafeeza Lamarch D N (Junior Women 500m) 13. Dafian Putra Purnama (Junior Men 5000m Points)
14. Dafian Putra Purnama (Junior Men 1000m)

Medali Perak:
1. Fatahilah Rajawali C P (Senior Men 5000m Points).
2. Fatahilah Rajawali C P (Senior Men 1000m)
3. Lalu Dafa Maulana (Senior Men 200m)
4. Lalu Dafa Maulana (Senior Men 500m+D)

Medali Perunggu:
1. Nafeeza Lamarch D N (Junior Women 1,000m

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

5 Penyebab Sariawan pada Anak, Orang Tua Perlu Tahu

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Anak Sering Sariawan? Ini 5 Penyebab yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

CNN Indonesia

Senin, 10 Agu 2026 05:40 WIB

ilustrasi  sariawan pada anak
Ilustrasi. Penyebab sariawan pada anak. (iStockphoto/Phanuwat Nandee)

Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Sariawan mungkin terlihat sebagai masalah kecil, tetapi ketika luka di mulut muncul berulang kali, orang tua tentu mulai bertanya-tanya. Apalagi jika anak sampai sulit makan, minum, atau mengeluh sakit setiap kali sariawan kambuh.

Tak sedikit orang tua yang belum menyadari penyebab sariawan pada anak. Memangnya, apa saja?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sariawan yang berulang dikenal sebagai recurrent aphthous stomatitis (RAS) atau stomatitis aftosa rekuren. Kondisi ini ditandai dengan munculnya luka kecil yang terasa nyeri di bagian dalam mulut dan dapat kambuh dari waktu ke waktu.

Lantas, apa saja yang bisa membuat anak sering sariawan?

1. Kekurangan nutrisi tertentu

Asupan zat gizi menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika anak mengalami sariawan berulang. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Dermatology and Venereology menemukan kemungkinan hubungan antara RAS dengan kekurangan beberapa nutrisi, terutama vitamin B12, folat, dan zat besi.

Studi membandingkan kadar zat besi, ferritin, asam folat, dan vitamin B12 pada pasien RAS dengan kelompok sehat.

Hasilnya, kadar vitamin B12 ditemukan lebih rendah secara signifikan pada pasien RAS. Sementara itu, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada parameter lainnya.

Pilihan Redaksi

  • Ambil Cermin! 7 Tanda di Wajah Ini Tunjukkan Kondisi Kesehatanmu
  • 7 Tanda Tubuh Kekurangan Zat Besi yang Mudah Kamu Kenali
  • 7 Penyebab Bangun Tidur Mulut Terasa Pahit, Bisa Jadi GERD

2. Stres juga bisa berpengaruh

Anak mungkin belum selalu bisa menjelaskan ketika sedang tertekan. Perubahan rutinitas, masalah di sekolah, konflik dengan teman, atau berbagai pengalaman yang membuat anak cemas dapat memengaruhi kondisi tubuh.

Karena itu, ketika sariawan muncul berkali-kali, orang tua bisa memperhatikan apakah kemunculannya bertepatan dengan periode ketika anak sedang menghadapi perubahan atau tekanan tertentu.

3. Mulut mengalami luka atau trauma

Sariawan juga bisa muncul setelah adanya luka kecil di dalam mulut. Pada anak, trauma semacam ini cukup mudah terjadi. Misalnya, bagian dalam pipi tidak sengaja tergigit ketika makan, mulut terkena sikat gigi, atau terjadi gesekan dari makanan maupun benda tertentu.

Luka kecil tersebut dapat menjadi salah satu penyebab munculnya sariawan pada anak yang memang memiliki kecenderungan mengalami RAS.

Untuk mencegahnya, hindari kebiasaan menyikat gigi dengan tekanan terlalu kuat atau kasar.

4. Faktor genetik

Anak yang sering sariawan juga mungkin memiliki faktor genetik atau riwayat keluarga. Mengutip studi dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (Unpad), kondisi yang jadi penyebab RAS belum diketahui secara pasti dan bersifat multifaktor.

Dalam penelitian yang dilakukan, faktor genetik termasuk salah satu hal yang dapat berperan, bersama dengan faktor hormonal, stres, dan defisiensi nutrisi.

Artinya, jika orang tua atau anggota keluarga memiliki riwayat sariawan berulang, anak juga mungkin memiliki kecenderungan yang sama.

5. Perubahan hormonal dan kondisi tubuh tertentu

Selain faktor genetik dan nutrisi, perubahan hormonal juga termasuk faktor yang dibahas dalam penelitian mengenai RAS. Perubahan hormonal bisa jadi salah satu penyebab sariawan pada anak.

Kondisi tubuh tertentu juga dapat berkaitan dengan munculnya sariawan berulang. Karena itu, jika sariawan terus kambuh, berlangsung lama, atau disertai keluhan lain, penyebabnya sebaiknya tidak langsung diasumsikan sebagai kekurangan vitamin.

(anm/asr)