Bengkulu (ANTARA) - UMKM Bengkulu mulai memperluas akses menembus pasar korporasi melalui fasilitasi business matching ekspor yang dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu dalam gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta pada 20-23 Agustus 2026..
"Sinergi ini membuktikan kualitas UMKM Bengkulu siap bersaing dan bermitra di level korporasi," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat di Bengkulu, Minggu.
Salah satu hasil fasilitasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Kopi Bukit Barisan dengan Indonesia Specialty Coffee untuk pembelian awal sebanyak 500 kilogram Kopi Robusta Bengkulu.
LoI tersebut memiliki nilai kontrak awal sebesar Rp35.500.000 dan menjadi peluang bagi UMKM daerah untuk memperluas akses pasar melalui kemitraan dengan pelaku usaha.
Selain Kopi Bukit Barisan, UMKM Bengkulu yang turut mengikuti business matching antara lain Pak Sahid Coffee, Lestari Coffee, dan CV Jaya Rasa Bengkulu.
Fasilitasi temu bisnis tersebut menurut dia menjadi bagian dari upaya Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu menjembatani UMKM agar terhubung dengan rantai pasok korporasi.
Menurut Wahyu kemitraan korporasi dapat menjadi ruang bagi UMKM Bengkulu untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas jaringan pasar.
Gerakan Korporasi Gandeng UMKM menjadi salah satu bagian yang ditekankan dalam KKI 2026 untuk mendorong UMKM naik kelas melalui peningkatan produktivitas, jaringan, dan adopsi teknologi.
Secara nasional, KKI 2026 menargetkan fasilitasi business matching omzet dan ekspor sebesar Rp446,9 miliar, serta business matching pembiayaan, termasuk pembiayaan hijau, sebesar Rp212,8 miliar.
Bank Indonesia menyebut penguatan UMKM menjadi krusial karena usaha menengah yang terus berkembang diharapkan kelak bertransformasi menjadi korporasi baru Indonesia.
KKI 2026 mengusung tema "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing". Bank Indonesia menyelenggarakan kegiatan tersebut bersama dengan bersama 27 Kementerian dan Lembaga serta 34 mitra strategis.
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kudus, CNN Indonesia --
Thailand U-16 juara Srikandi Merdeka Cup 2026 usai mengalahkan Garuda Pertiwi 1-0 dalam pertandingan final di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (23/8).
Awal babak pertama Thailand vs Garuda Pertiwi langsung sengit. Kedua tim menampilkan permainan terbuka dengan saling serang.
Kapten Kawinthida Kikuntod membuat percobaan gol pertama untuk Thailand pada menit kelima. Namun tembakan kaki kirinya dari luar kotak penalti tidak mengarah ke gawang Garuda Pertiwi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
Garuda Pertiwi berupaya memberikan perlawanan sengit melalui kedua sayap, akan tetapi pertahanan Thailand bermain rapi.
Thailand memberikan ancaman serius pada menit ke-12 melalui sepakan Phonnapat Phapyai dari jarak dekat, namun peluang itu bisa digagalkan kiper Alleana Ayu Arumy dengan kaki.
Alleana kembali membuat penyelamatan krusial pada menit ke-14 dengan menangkap tendangan Phonnapat untuk kali kedua secara beruntun.
Thailand membuka keunggulan 1-0 atas Garuda Pertiwi pada menit ke-23 lewat tendangan bebas Kawinthida dari jarak jauh. Bola yang menggantung dekat mistar gawang gagal diantisipasi kiper Alleana.
Pada menit ke-32, Jazlyn Kayla dan kiper Alleana nyaris blunder karena salah komunikasi dalam oper-operan, karena Phonnapat melakukan pressing ketat. Beruntung Alleana bisa membuang bola jauh dari kotak penalti Garuda Pertiwi.
Garuda Pertiwi tidak punya kesempatan melepaskan tembakan ke gawang Thailand, sehingga kiper Deenara Kordem tidak banyak bekerja selama babak pertama.
Performa Kesya Arabela dan Fadilla terkunci pemain bertahan Thailand. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Thailand.
Pada babak kedua, Garuda Pertiwi masih mencari cara menembus pertahanan Thailand. Meski mendominasi, Thailand tetap kesulitan menambah gol.
Tidak bisa menembus pertahanan Garuda Pertiwi membuat Thailand mencari alternatif serangan dengan tembakan dari luar kotak penalti. Pada menit ke-54, tendangan kaki kanan Thitirat Samrong tepat di pelukan Alleana.
Garuda Pertiwi tampil berani dalam laga ini. Saat ditekan lawan, pemain Garuda Pertiwi tidak mudah panik. Febri Arum dan Ayla Dva saling memberikan bantuan di sisi kanan pertahanan. Mereka tidak lantas membuang bola ke depan, melainkan berani membangun serangan dari belakang.
Tensi pertandingan memanas pada pertengahan babak kedua. Pemicunya keputusan wasit Axel Febrian Sinaga yang terlalu longgar memberikan pelanggaran atau kartu kuning kepada pemain Thailand.
Sejak babak pertama pemain-pemain Garuda Pertiwi kerap dapat tekel dari pemain Thailand, namun jarang berujung peluit pelanggaran atau kartu kuning. Puncaknya terjadi pada menit ke-64 saat Fadilla dan Raisya Novita tumbang karena duel keras dengan pemain lawan. Wasit Axel tetap melanjutkan permainan.
Pelatih Timo Scheunemann yang marah membanting botol botol hingga masuk ke lapangan. Penonton pun bereaksi dengan menyanyikan yel-yel mengejek wasit.
Garuda Pertiwi membuat Thailand ketar-ketir pada menit ke-75 lewat tendangan bebas Nafeeza Ayasha Nori. Sepakan kaki kiri Nafeeza melenceng tipis di sisi kiri gawang Thailand.
Thailand sempat mencetak gol pada menit-menit akhir pertandingan. Akan tetapi gol itu dianulir.
Thailand akhirnya menang 1-0 atas Garuda Pertiwi. Kemenangan itu membawa Thailand U-16 juara Srikandi Merdeka Cup 2026, Garuda Pertiwi harus puas jadi runner up.
Susunan Pemain Thailand vs Garuda Pertiwi:
Thailand: Deenara Kordem; Chanthima Yaoue, Haruethai Wongpreedasiri, Sataporn Yotsakornthong, Siriprapa Lamnamkham, Kanokporn Wanthong, Kawinthida Kikuntod, Nanthiya Meepho, Miricah Shealagh Murdoch, Phonnapat Phapyai, Thitirat Samrong.
Garuda Pertiwi: Alleana Ayu Arumi; Febri Arum, Raisya Novita Amalia, Jazlyn Kayla Firyal, Shifana Rizka Nadhifa, Ayla Dva Khala, Nafeeza Ayasha Nori, Rengganis Wijanarko, Anya Gabreilla Chandra, Keysa Arabela Manisya Nian, Fadilla.
[Gambas:Video CNN]
(sry/jal)
Bengkulu (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu memfasilitasi 32 UMKM unggulan daerah untuk berpartisipasi dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.
"Kehadiran 32 UMKM Bengkulu di KKI 2026, baik di sektor wastra, kriya, makanan dan minuman maupun kuliner, adalah manifestasi dari program pembinaan yang konsisten," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat di Bengkulu, Minggu.
Dari 32 UMKM unggulan Bengkulu yang berpartisipasi secara online melalui website KKI 2026, menurut Wahyu Yuwana sebanyak enam UMKM turut hadir secara luar jaringan (luring) di JICC Jakarta.
Enam UMKM tersebut terdiri atas dua UMKM wastra dan empat UMKM makanan dan minuman. Pada kategori wastra, Batik Kagano menampilkan beragam kain wastra Bengkulu, sedangkan Swarnabumei menghadirkan produk ready to wear yang mengangkat kekayaan motif dan identitas khas Bengkulu yaitu besurek dan bunga raflesia.
Sementara pada produk makanan dan minuman hadir di KKI Mart melalui CV Jaya Rasa Bengkulu, Giwigewi, Kerupuk Keite, dan Sari Aren.
Keikutsertaan UMKM Bengkulu dalam KKI 2026 menjadi bagian dari fasilitasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu untuk memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing produk daerah.
Selain pameran, UMKM Bengkulu juga mendapat kesempatan mengikuti business matching untuk membuka peluang kemitraan dan pasar yang lebih luas. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu mencatat keikutsertaan tersebut turut menghasilkan transaksi penjualan sebesar Rp955.491.033.
Wahyu mengatakan pembinaan UMKM dilakukan untuk memperkuat kesiapan pelaku usaha daerah dalam menghadapi pasar yang lebih luas.
"Partisipasi UMKM Bengkulu dalam KKI 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar, memperkuat daya saing, serta membuka peluang UMKM untuk terus tumbuh dan menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar global," ujarnya.
Secara nasional, KKI 2026 diikuti lebih dari 550 UMKM secara luring, sementara pameran daring melalui platform digital melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Jumlah peserta tersebut meningkat dibandingkan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.
KKI 2026 berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di JICC, Jakarta, dengan menampilkan beragam produk UMKM hasil kurasi mulai dari wastra, ready to wear, aksesori, home decor, kopi, makanan dan minuman olahan, hingga atraksi desa wisata.
Gelaran KKI 2026 juga dirangkaikan dengan talkshow ekonomi-keuangan inklusif dan berkelanjutan, pagelaran karya kreatif, business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, showcase UMKM unggulan, serta berbagai kegiatan aktivasi dan ruang interaksi.
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
AKURAT.CO Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Jakarta menyerukan masyarakat untuk menjaga kedamaian dan persatuan, menjelang rencana aksi unjuk rasa di Gedung DPR pada 27 Agustus 2026. Mereka menilai persatuan bangsa lebih penting daripada kepentingan kelompok sesaat.
Ketua PW GP Al Washliyah Jakarta, Dedi Siregar, mengatakan pihaknya menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat sebagai bagian dari demokrasi. Namun kebebasan itu tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan provokasi, hasutan, atau perusakan fasilitas umum.
"Kami menyatakan tegas menolak rencana aksi unjuk rasa apabila aksi tersebut membawa narasi yang berpotensi memprovokasi masyarakat, mengandung hasutan atau mengandung perpecahan, apalagi kalau mencoba merusak fasilitas umum di Jakarta," kata Dedi dalam jumpa pers di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (23/8/2026).
Baca Juga: Keluarga Kuat Jadi Modal Indonesia Hadapi Bonus Demografi
Dia secara khusus menyebut rencana aksi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB), dan Aliansi Rakyat Peduli Indonesia (ARPI). Kelompok-kelompok tersebut tidak dapat mengklaim diri sebagai representasi seluruh rakyat Indonesia.
"Kami menolak segala bentuk upaya provokasi yang menggunakan label rakyat sebagai legitimasi untuk menyampaikan kepentingan kelompok," ujarnya.
Menurut Dedi, penyampaian pendapat tetap memiliki batas. Kebebasan berpendapat tidak seharusnya digunakan untuk menyebarkan narasi yang tidak bertanggung jawab atau mengadu domba masyarakat.
PW GP Al Washliyah Jakarta juga mengingatkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Mereka mendorong setiap persoalan diselesaikan melalui dialog dan mekanisme konstitusional.
Dedi mengajak semua pihak menjaga Jakarta sebagai ruang bersama. Perbedaan pandangan dan pilihan politik, menurut dia, tidak semestinya berubah menjadi pertentangan antarsesama warga.
Baca Juga: Beredar Ajakan Demo 27 Agustus, Bamus Betawi: Sama-sama Kita Jaga Jakarta
"Kami menyerukan jaga Jakarta, jaga persatuan. Mengingatkan bahwa Jakarta adalah rumah bersama," katanya.
Dia berharap, Jakarta tetap menjadi tempat bagi masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai, bukan arena pertikaian. Jika terdapat persoalan, Dedi meminta masyarakat menyampaikannya tanpa tindakan konfrontatif.
"Persatuan bangsa jauh lebih penting dari kepentingan sesaat. Tolak provokasi. Tolak aksi konfrontatif. Jaga persatuan. Jaga kedamaian Jakarta," demikian seruan mereka.
Bengkulu (ANTARA) - UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bengkulu membukukan total transaksi penjualan sebesar Rp955.491.033 dalam gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).
"Capaian transaksi dan penandatanganan kontrak kemitraan ini menjadi bukti nyata bahwa produk kopi Bengkulu dan UMKM lainnya mampu merespons Gerakan Korporasi Gandeng UMKM secara nyata," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat di Bengkulu, Minggu.
Transaksi penjualan tersebut menjadi salah satu capaian besar UMKM Bengkulu dalam mengikuti KKI 2026 yang difasilitasi Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Bengkulu.
Bank Indonesia Provinsi Bengkulu memfasilitasi UMKM binaannya melalui pameran luring dan kanal virtual dalam gelaran KKI 2026. Selain transaksi penjualan, keikutsertaan UMKM Bengkulu juga menghasilkan peluang perluasan pasar melalui fasilitasi temu bisnis atau Business Matching Ekspor.
Kopi Bukit Barisan berhasil menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan Indonesia Specialty Coffee untuk pembelian awal sebanyak 500 kilogram Kopi Robusta Bengkulu dengan nilai kontrak awal sebesar Rp35.500.000.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus memperkuat daya saing UMKM daerah. Menurut Wahyu, capaian transaksi dan kemitraan yang diperoleh dalam KKI 2026 menunjukkan UMKM Bengkulu semakin memiliki peluang untuk berkembang melalui perluasan pasar.
Ia mengatakan UMKM Bengkulu juga semakin siap memperoleh pembiayaan yang lebih luas dan terintegrasi ke dalam rantai nilai berskala nasional.
Secara nasional, KKI 2026 mengusung semangat penguatan UMKM agar bangkit, tangguh, dan berdaya saing. Bank Indonesia menyebut penguatan UMKM diwujudkan melalui penguatan kapasitas dan skala usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, serta akselerasi digitalisasi.
KKI 2026 juga menjadi wadah sinergi lintas sektor untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar UMKM.
Gelaran KKI 2026 berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di JICC, Jakarta, dengan menghadirkan berbagai produk UMKM hasil kurasi serta rangkaian kegiatan, antara lain talkshow ekonomi-keuangan inklusif dan berkelanjutan, business matching pembiayaan, ekspor dan value chain, serta showcase UMKM unggulan.
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan Bank Indonesia (BI) turut membantu perluasan pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM di wilayah itu.
Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Rejang Lebong Anes Rahman saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan daerah tersebut memiliki berbagai komoditas unggulan yang berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi apabila dikembangkan secara berkelanjutan.
"Pihak Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu saat ini tengah melakukan pemetaan Komoditas, Produk, dan Jenis Usaha (KPJU) unggulan UMKM yang ada di Kabupaten Rejang Lebong agar dapat menembus pasar yang lebih luas," kata Anes.
Dia menjelaskan, Kabupaten Rejang Lebong memiliki komoditas unggulan di sektor pertanian seperti kopi dan berbagai produk hortikultura, khususnya sayur-sayuran. Selain itu, produk UMKM unggulan berupa batik khas Rejang Lebong, gula aren, serta berbagai produk olahan lainnya juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Pemetaan KPJU yang dilakukan oleh BI Perwakilan Bengkulu sejak sebulan belakangan, kata dia, merupakan langkah strategis untuk mendongkrak ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja.
"Hasil pemetaan KPJU ini diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi produk unggulan Rejang Lebong untuk menembus pasar yang lebih luas, meningkatkan nilai tambah, sekaligus memperkuat daya saing UMKM lokal," tegasnya.
Dia menambahkan, penelitian KPJU oleh BI itu sendiri bertujuan untuk memperoleh data yang akurat mengenai potensi ekonomi daerah, sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan pengembangan UMKM yang lebih tepat sasaran.
Penelitian memetakan berbagai sektor unggulan, mulai dari pertanian, peternakan, kehutanan, perikanan, pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, transportasi, akomodasi, hingga sektor ekonomi kreatif seperti penerbitan, penyiaran, konten digital, kesenian, hiburan, dan rekreasi.
Selain memotret profil UMKM, penelitian itu juga menghimpun data mengenai kebijakan pemerintah daerah, kondisi perekonomian, serta dukungan sektor perbankan dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah itu.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Kabupaten Bengkulu Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, mengimbau seluruh masyarakat yang memiliki kendaraan roda dua ataupun roda empat untuk memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan dan diskon mutasi hingga 50 persen yang saat ini masih berjalan.
Hal tersebut dilakukan karena kendaraan dengan tunggakan pajak hingga 10 tahun atau lebih akan dinonaktifkan sementara sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Bengkulu Nomor E 328 Bapenda Tahun 2026.
"Bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dengan tunggakan pajak 10 tahun ke atas, agar segera memanfaatkan kesempatan pemutihan pajak yang masih berlangsung," kata Kepala Badan Keluangan Daerah (BKD) Kabupaten Bengkulu Tengah Tripuja Nugraha di Bengkulu, Minggu.
Ia menyebut bahwa penonaktifan tersebut dilakukan terhadap kendaraan yang tercatat memiliki tunggakan pajak dalam jangka waktu panjang.
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan program pemutihan pajak yang berlaku hingga 31 Agustus 2026 guna menyelesaikan kewajiban pajak sebelum kebijakan tersebut diberlakukan.
Tripuja mengatakan taat membayar pajak kendaraan tidak hanya untuk menghindari denda dan sanksi, tetapi juga memastikan status kendaraan tetap aktif dan penerimaan pajak kendaraan turut mendukung pembangunan daerah.
"Jangan sampai kesempatan pemutihan ini terlewat. Masyarakat kami harapkan segera menyelesaikan tunggakan pajak kendaraannya sebelum batas waktu yang telah ditentukan," ujar dia.
Sementara itu, Pemkab Bengkulu Tengah mencatat realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor Opsen pajak di wilayah tersebut telah mencapai Rp7,2 miliar dari total target yang ditentukan sebesar Rp13 miliar.
Realisasi Opsen pajak tersebut diperkirakan akan terus mengalami peningkatan sebab, program pemutihan pajak kendaraan dan diskon mutasi hingga 50 persen masih berjalan.
Realisasi pendapatan tersebut berasal dari dua sektor yaitu Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang mencapai Rp4,3 miliar dari target Rp8 miliar dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yaitu Rp2,9 miliar dari target Rp5 miliar.
Program opsen pajak menjadi salah satu sumber PAD yang terus ditekan, sebab target Rp13 miliar tersebut masih realistis dikejar hingga akhir tahun.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Pelatih klub Madura United Ze Gomes menilai tim asuhannya masih memiliki kekurangan jelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.
Dikutip dari laman resmi I.League, Minggu, Ze Gomes menjelaskan penilaiannya hadir setelah Madura United menjalani pertandingan uji coba kontra Java United, Sabtu (22/8).
Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut mengatakan pertandingan uji coba itu berguna melihat sejauh mana perkembangan tim setelah menjalani sejumlah program latihan.
Ia tak menampik penggawa Madura United telah menunjukkan sejumlah hal positif, terutama dalam menerapkan materi yang sebelumnya diberikan selama latihan, akan tetapi, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki agar permainan tim semakin matang dan konsisten.
"Tim kami telah memberikan yang terbaik, para pemain melakukan beberapa hal yang sangat bagus, hal-hal yang sudah kami lakukan dalam latihan. Proses kami dalam latihan sangat bagus, para pemain sedang menyerap dan sangat menyukainya," ungkap Ze Gomes.
Pada pertandingan uji coba kontra Java United, Madura United harus mengakui keunggulan tim yang bermarkas di Jawa Tengah tersebut dengan kekalahan 0-2.
Ze Gomes melanjutkan hasil uji coba tersebut justru penting untuk mengidentifikasi kekurangan yang masih dimiliki tim dengan sekitar dua pekan tersisa jelang pekan pertama BRI Super League 2026/2027.
Ia memastikan evaluasi akan dilakukan dalam sesi latihan berikutnya sebelum Madura United kembali menjalani pertandingan uji coba, melawan Borneo FC Samarinda dan PS Barito Putera.
"Sekarang di pertandingan berikutnya saya akan mencoba memperbaiki beberapa aspek yang kurang baik. Kami melakukan pertandingan ini, dan di pertandingan berikutnya saya akan mencoba agar tim kembali ke latihan," katanya.
Pada pekan perdana BRI Super League 2026/2027, Madura United dijadwalkan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (6/9) mendatang.
Baca juga: Madura United lakukan pemusatan latihan menjelang kompetisi 2026-2027
Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta -
Hanya beberapa hari setelah gerhana matahari total, Bumi akan kembali dihiasi fenomena langit yang mencengangkan yaitu gerhana bulan parsial. Apakah fenomena ini bisa dilihat di Indonesia?
Fenomena langit ini akan terjadi pada 27-28 Agustus 2026, ketika bayangan Bumi menutupi 96% permukaan Bulan dan berpotensi mengubah warna permukaan Bulan menjadi merah tua akibat cahaya yang disaring dan dibiaskan oleh atmosfer Bumi.
Gerhana bulan parsial akan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan saat fase bulan purnama. Fenomena ini terjadi ketika bayangan Bumi yang melengkung akan terlihat di permukaan Bulan dan meninggalkan bagian sabit tipis yang terpapar sinar Matahari pada titik gerhana maksimum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, gerhana bulan parsial 27-28 Agustus tidak bisa dinikmati seluruh penduduk Bumi. Fenomena ini dapat diamati oleh miliaran orang di Amerika Utara, Amerika Selatan, sebagian Eropa, dan Afrika, seperti dikutip dari Space.com, Minggu (23/8/2026).
Untuk warga di pesisir barat Amerika Serikat, titik puncak gerhana akan tiba hanya beberapa jam setelah matahari terbenam. Sementara itu, warga yang menonton di pesisir timur akan melihat puncak gerhana sekitar tengah malam waktu setempat.
Bagi warga di Eropa dan Afrika, titik puncak gerhana akan terlihat sebelum fajar, sesaat sebelum matahari terbit ketika bulan berada di posisi rendah di cakrawala barat.
Gerhana bulan sebagian dapat dinikmati oleh siapa pun yang berada di sisi malam Bumi saat fenomena itu terjadi. Berbeda dengan gerhana matahari, mengamati gerhana bulan tidak membutuhkan kacamata atau peralatan khusus.
Sayangnya Bulan akan berada di bawah cakrawala bagi siapa pun yang berada di sisi siang Bumi saat gerhana berlangsung, sehingga tidak mungkin dilihat dengan mata telanjang dari negara-negara seperti Indonesia, Australia, China, dan Jepang.
(vmp/vmp)
TAGSLIHAT LAINNYA
Haikou (ANTARA) - Di Indonesia, daun pandan dikenal sebagai "jiwa hijau" dapur. Beberapa lembar daun pandan yang digunakan dalam kue lapis, ketan, atau hidangan penutup dingin sudah cukup untuk memberikan aroma khas yang mengingatkan pada wangi nasi yang dibungkus menggunakan daun bambu.
Tidak banyak orang mengetahui bahwa daun istimewa yang berasal dari Kepulauan Maluku itu kini tumbuh subur ribuan kilometer jauhnya di Hainan, China selatan.
Sejak tahun 1950-an, warga China perantauan yang kembali dari Indonesia dan berbagai wilayah lainnya menetap di Xinglong, sebuah kawasan di Wanning, Provinsi Hainan, serta membawa tradisi kuliner berbahan dasar pandan ke daerah tersebut.
"Ketika masih kecil, kami selalu menanam beberapa pohon pandan di halaman. Setiap kali membuat kue Nyonya atau memasak kari, kami tinggal memetik beberapa lembar. Aroma itu adalah aroma rumah," kenang Liang Jinhua, warga China perantauan yang kembali menetap di Xinglong.
Keluarga Liang membuka Restoran Indonesia Isana di Xinglong. Pada Februari 2023, restoran tersebut memperoleh sertifikasi sebagai "Restoran Pelestari Cita Rasa Kuliner Indonesia" dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Guangzhou.

Bagi Liang, pandan bukanlah sekadar bahan masakan, melainkan juga benang budaya yang menghubungkan para warga China yang telah kembali dari perantauan dengan tanah leluhur dan tanah air kedua mereka.
Dukungan kebijakan juga menjadi faktor penting. Sebelumnya, pandan tidak tercantum dalam katalog nasional bahan pangan yang disetujui di China, dan produk olahan pandan sempat ditarik dari pasaran setelah adanya laporan terkait belum tersedianya standar yang berlaku.
Namun, selama empat hingga lima dekade pertama setelah ditanam di Hainan, budi daya pandan hanya dilakukan secara terpencar dalam skala kecil dan tidak pernah berkembang menjadi industri yang sesungguhnya.
Perubahan terjadi berkat adanya inovasi ilmiah. Sejak tahun 1980-an, Institut Penelitian Rempah dan Minuman di bawah Akademi Ilmu Pertanian Tropis China (Chinese Academy of Tropical Agricultural Sciences/CATAS) mulai mengumpulkan serta melestarikan sumber daya plasma nutfah pandan, hingga akhirnya berhasil mengembangkan varietas unggul bernama "Zongxiang Banlan" yang dikenal memiliki aroma kuat.
Ji Xunzhi, seorang peneliti di institut tersebut, menjelaskan bahwa pandan tidak menghasilkan bunga maupun buah dan hanya dapat diperbanyak melalui tunas akar. Selama ini, rendahnya tingkat kelangsungan hidup bibit menjadi kendala utama dalam budi daya skala besar.
Tim peneliti berhasil mengatasi kendala tersebut dengan mengembangkan teknik perbanyakan cepat berbasis kultur jaringan untuk menyediakan bibit yang sehat dan seragam. Mereka juga mengembangkan pupuk organik khusus guna meningkatkan intensitas aroma daun, serta melakukan uji toksikologi secara menyeluruh guna memberikan dasar ilmiah bagi keamanan pangan.

Dukungan kebijakan juga menjadi faktor penting. Sebelumnya, pandan tidak tercantum dalam katalog nasional bahan pangan yang disetujui di China, dan produk olahan pandan sempat ditarik dari pasaran setelah adanya laporan terkait belum tersedianya standar yang berlaku.
Hal lain yang juga patut diperhatikan adalah semakin eratnya pertukaran di bidang pertanian antara Hainan dan Indonesia. Pada April tahun ini, delegasi dari Universitas Hainan mengunjungi Indonesia untuk mendorong kerja sama secara aktif melalui Aliansi Universitas Kawasan Tropis.
Pada 2023, standar keamanan pangan daerah Hainan untuk pandan tersebut mulai resmi berlaku, menjadikan Hainan sebagai satu-satunya provinsi di China yang saat ini memperbolehkan produksi dan pengolahan pangan berbahan dasar pandan secara legal.
Cai Duhao, kepala Biro Pertanian dan Urusan Pedesaan Kota Wanning, mengatakan bahwa pemerintah setempat telah menyusun rencana khusus pengembangan industri yang berfokus pada "selembar daun pandan", serta memberikan berbagai insentif, termasuk subsidi untuk metode tumpang sari di bawah tegakan hutan, dengan tujuan menjadikan Wanning sebagai "Kampung Pandan China".
Selain itu, Wanning juga berencana membangun jalur penting untuk memperluas industri pandan ke berbagai wilayah China sekaligus menghubungkannya dengan pasar luar negeri.
Saat ini, luas lahan budi daya pandan di Hainan telah mencapai sekitar 2.000 hektare. Nanqiao di Kota Wanning sendiri memiliki sekitar 300 hektare lahan pandan, menjadikannya sebagai basis budi daya pandan terbesar yang terkonsentrasi di pulau tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, teh lemon pandan dan kopi pandan kian populer di pasaran, sementara produk mi pandan, kue, deterjen, aromaterapi, hingga tanaman hias yang berbahan dasar atau berkaitan dengan pandan terus bermunculan. Bahkan, muncul ungkapan "segala sesuatu bisa dipadukan dengan pandan" di kalangan industri.

Hal lain yang juga patut diperhatikan adalah semakin eratnya pertukaran di bidang pertanian antara Hainan dan Indonesia.
Pada April tahun ini, delegasi dari Universitas Hainan mengunjungi Indonesia untuk mendorong kerja sama secara aktif melalui Aliansi Universitas Kawasan Tropis
Pada Juli lalu, delegasi ekonomi dan perdagangan Hainan mengunjungi Jakarta untuk menggelar dan menghadiri Simposium Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan China (Hainan)-Indonesia, dengan sektor pertanian menjadi salah satu bidang utama yang dibahas.
Dalam beberapa tahun terakhir, CATAS juga telah menjalin kerja sama dengan Universitas Brawijaya di Indonesia untuk melakukan penelitian bersama mengenai pengendalian hama dan penyakit tanaman tropis.
Sebagai tanaman yang telah lama digunakan di Indonesia untuk keperluan pangan dan obat-obatan, perkembangan industri pandan di Hainan menjadi gambaran nyata pertukaran serta pembelajaran bersama antara kedua negara di bidang pertanian tropis.
Perjalanan daun pandan melintasi laut merupakan kisah nyata tentang pewarisan budaya masyarakat China perantauan, sekaligus menjadi kekuatan inovasi ilmiah dan dukungan kebijakan. Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang terjalin melalui selembar daun hijau sederhana ini pun terus berjalan semakin erat.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.