Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) menyelamatkan enam orangutan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Keenamnya, yang terdiri atas dua induk dan anak serta dua orangutan remaja, dievakuasi dari kawasan perkebunan warga di Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, pada 4 dan 8 September 2026. Lokasi penyelamatan berada sekitar 200 meter dari titik kebakaran yang cukup besar. Kondisi tersebut memutus akses satwa menuju kawasan hutan sehingga mereka terjebak di area perkebunan.
“Yang kami khawatirkan bukan hanya ketika api mendekati orangutan, tetapi juga ketika kebakaran memutus akses mereka menuju hutan,” kata Argitoe Ranting, Direktur Operasional Program YIARI, dikutip dari Antara, Kamis (10/9).
Menurut Argitoe, karhutla memaksa satwa liar, termasuk orangutan, berpindah dari satu perkebunan ke perkebunan lainnya untuk mencari makanan dan tempat berlindung. Ini sekaligus meningkatkan risiko konflik antara satwa dan manusia.
Keenam orangutan kini menjalani pemantauan kesehatan di Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Orangutan YIARI. Tim medis YIARI mencatat keenamnya kini berada dalam kondisi normal. Sebelumnya, beberapa di antara orangutan itu sempat mengalami demam tinggi dan masalah pernapasan. Pelepasliaran akan dipertimbangkan setelah kondisi lingkungan dinyatakan aman dan tersedia habitat yang sesuai.
Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, mengatakan kebakaran mengganggu akses satwa terhadap sumber pakan dan ruang jelajah. Karena itu, pencegahan karhutla dinilai menjadi langkah penting untuk melindungi satwa liar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan keberadaan satwa yang terdampak kebakaran agar dapat ditangani.
Dengan tambahan enam orangutan tersebut, jumlah orangutan yang telah diselamatkan BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI dalam sebulan terakhir mencapai 15 ekor. “Upaya penyelamatan satwa terdampak kebakaran hutan berpacu dengan waktu,” ujar Murlan.
PT Pertamina Patra Niaga belum memastikan adanya pembaruan sistem barcode untuk penyaluran Pertalite jika pemerintah menerapkan pembatasan bagi masyarakat yang masuk desil 9 dan 10. Pasalnya, perusahaan masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait mekanisme pembatasan BBM bersubsidi tersebut.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth Marcelino Verieza Dumatubun mengatakan pihaknya sebagai badan usaha akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan pemerintah selaku regulator.
“Sampai saat ini kita masih menunggu pastinya, karena di level pemerintah kami adalah badan usaha yang akan mengikuti bagaimana arahan dari pemerintah,” kata Roberth di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (10/9).
Menurutnya, pemerintah masih memiliki sejumlah opsi dalam menentukan mekanisme pembatasan BBM bersubsidi. Karena itu, Patra Niaga belum dapat memastikan apakah pembatasan nantinya akan menggunakan kategori desil atau mekanisme lainnya.
“Regulatornya, penentu kebijakannya itu ada di pemerintah,” ujarnya.
Roberth mengatakan anak usaha Pertamina yang menangani bisnis hilir itu siap menjalankan kebijakan itu apabila pemerintah telah menetapkan aturan secara resmi. Dalam penerapannya, perusahaan juga akan berkoordinasi dengan pemerintah dan lembaga terkait, termasuk BPH Migas.
“Kami pikir Pertamina pasti akan siap apabila kebijakan itu sudah official dari pemerintah. Kami pasti akan berkoordinasi dengan pemerintah, penerapannya berkoordinasi tentunya dengan lembaga-lembaga, misalnya BPH Migas dan lain-lain,” katanya.
Belum Pastikan Pembaruan Barcode
Roberth juga belum dapat memastikan apakah sistem barcode yang digunakan dalam penyaluran BBM bersubsidi akan diperbarui untuk mengidentifikasi masyarakat berdasarkan kategori desil.
“Sampai saat ini kita masih menunggu,” ujarnya.
Kategori desil digunakan sebagai salah satu indikator untuk mengelompokkan kondisi ekonomi masyarakat. Desil yang berada di kelompok atas, kata dia, menjadi indikator kategori masyarakat yang dinilai mampu.
Patra Niaga, lanjut Roberth, memahami bahwa BBM bersubsidi seharusnya diberikan kepada masyarakat yang berhak dan layak menerima subsidi.
“BBM bersubsidi itu untuk masyarakat yang tidak mampu, untuk masyarakat yang berhak dan layak untuk menerima subsidi,” katanya.
Menurut dia, selama kebijakan pemerintah diarahkan untuk memastikan masyarakat yang dinilai mampu menggunakan BBM nonsubsidi, sementara BBM bersubsidi diterima masyarakat yang berhak, Patra Niaga siap mendukung pelaksanaannya.
“Selama semangatnya adalah bahwa masyarakat yang dianggap mampu itu diarahkan, diajak, diimbau untuk menggunakan BBM non-subsidi atau energi non-subsidi dan yang energi bersubsidi ini bisa diterima dengan tepat, dengan baik oleh masyarakat yang memang berhak dan layak untuk menerima subsidi, Pertamina akan suka,” kata Roberth.
Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) Pertalite untuk masyarakat kaya atau status desil 9 dan 10 masih dalam tahap kajian.
Desil adalah pembagian kelompok kesejahteraan dari urutan 1 hingga 10 berdasarkan pemetaan BPS dan verifikasi Kementerian Sosial. Desil 1 menunjukkan kondisi paling rentan, sedangkan desil 10 menggambarkan kelompok paling sejahtera.
“Pembatasan Pertalite masih dalam kajian, jadi (pembelian BBM) tersebut masih jalan seperti biasa,” kata Bahlil saat ditemui usai acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026, Rabu (19/8).
Desil digunakan sebagai salah satu acuan penentuan penerima bansos, tetapi bukan satu-satunya faktor. Pemerintah tetap melakukan verifikasi lapangan serta pemeriksaan administratif sebelum menetapkan penerima bantuan.
Desil ini terdapat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut digunakan untuk memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Sistem ini dikembangkan bersama BPS dan menjadi dasar utama penyaluran bantuan sosial agar penetapan sasaran lebih akurat.
Bahlil menyebut pembelian Pertalite saat ini masih mengacu pada aturan yang berlaku. Batasan pembelian BBM subsidi ini sebesar 200 liter per hari untuk jenis kendaraan bus dan truk. Sementara itu, untuk kendaraan mobil pada umumnya dibatasi pembeliannya 50 liter per hari.
“(Meski) masih dalam pembahasan, tapi masa sih orang yang desilnya 9 dan 10 masih pakai BBM subsidi? Masyarakat yang mampu itu jangan mengambil hak rakyat, subsidi itu untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” ujarnya.
Denpasar (ANTARA) - Sekolah Dasar Negeri 5 Pedungan, Denpasar, mengenalkan program bank sampah sekolah yang secara produktif dijalankan para siswa kepada Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq.
"Kami di SDN 5 Pedungan, nama program bank sampah adalah program Bank Sampah Gema Pelita, jadi program bank sampah ini memang rutin dilaksanakan dua minggu sekali, paling lama minimal sekali sebulan," kata Kepala SDN 5 Pedungan Ni Made Suciningsih di Denpasar, Bali, Kamis.
Suciningsih menjelaskan, kegiatan penimbangan dan pengelolaan sampah sekolah digerakkan oleh kader siswa kelas 6 yang dinamai Gema Gempita Ranger.
Sementara nasabahnya merupakan seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
Para siswa mengumpulkan sampah berupa plastik, kertas, hingga botol yang berasal dari sekolah maupun rumah, pihak sekolah juga mengedukasi orang tua wali agar berkolaborasi dengan mengumpulkan sampah yang bisa diterima bank sampah dari rumah.
"Dilihat dari volume sampah dan semangatnya datang ke sekolah sangat antusias, karena mungkin ada hadiah yang diberikan oleh sekolah, hadiahnya baik berupa tabungan yang bisa diambil di kelas 6 saat tamat, dan hadiah dari sekolah ketika kenaikan kelas kami mencari siswa yang terbanyak memiliki tabungan sampah dapat hadiah," ujar Suciningsih.
Ia menyampaikan program ini sendiri telah berjalan sejak 2018 dan berdampak signifikan pada kebersihan sekolah.
Dari catatan Kepala SDN 5 Pedungan itu, pengurangan sampah per hari di sekolah mencapai hampir 70 persen hingga 90 persen.
"Apalagi untuk botol-botol minuman itu kan anak-anak bawa tumbler, di sekolah juga sudah sediakan dispenser, itu kan mengurangi sampah-sampah air kemasan, anak-anak kalau belanja ke kantin sudah bawa kotak bekal, piring, dan gelas plastik yang memang sudah bisa dipakai berkali-kali," tuturnya.
Kepada Wamenko Pangan, dijelaskan pula di sekolah tersebut sampah yang terkumpul rutin disalurkan kepada pihak ketiga, yakni Bali Wastu Lestari, sementara untuk sampah organik pihak sekolah mengelola sendiri untuk dijadikan eco enzym bagi kebun sekolah.
Terkait nominal tabungan, harga sampah disesuaikan dengan standar vendor se-Denpasar, dimana nilai per kilogramnya bervariasi mulai dari Rp100, Rp200, hingga puluhan ribu rupiah untuk jenis aluminium dan botol plastik.
"Tadi ada Pak Wamen kan sudah langsung nanya ke muridnya, ada yang punya tabungan Rp52.000, ada yang punya Rp100.000, tetapi ketika dia tamat kelas 6 dia hampir Rp1 juta," ujar Suciningsih.
Pencatatan tabungan sendiri menerapkan sistem less paper menggunakan aplikasi Sidarling dan mesin pemindai dari DLHK Kota Denpasar, setiap siswa baru didaftarkan dan memiliki akun masing-masing, sehingga secara tidak langsung mereka wajib memilah dan mengumpulkan sampah.
Salah satu siswi kelas 6B, Ni Kadek Daika Rania mengaku rutin mengumpulkan sampah sejak duduk di kelas 2 SD dengan dibantu orang tuanya di rumah.
"Tadi saya menabung buku bekas, yaitu LKS, buku tulis, dan buku paket kakak saya, biasanya memang mengikuti kalau ada, soalnya bisa bikin tabungan bertambah untuk pas lulus nanti," kata dia.
Selain buku, Daika biasa menabung kardus dan botol plastik, namun ia sendiri belum melihat total saldo tabungannya di aplikasi setelah menabung bertahun-tahun.
"Kata orang tua katanya biar banyak tabungannya, biar punya uang lebih, tadi pas ketemu Pak Wamenko paling penting disuruh jangan mengotori lingkungan, harus jaga lingkungan agar bersih," kata dia.
Atas produktifitas sekolah dalam mengelola sampah, Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar beserta jajaran sekolah.
Ia memuji inisiatif menggerakkan pemilahan sampah secara masif di rumah tangga, hotel, hingga lingkungan sekolah.
"Secara acak tadi saya mencoba tanya adik-adik tinggal di mana, apakah sudah ada teba modern atau bag composter, ternyata hampir semuanya menjawab sudah, artinya keseriusan pemerintah ini tentu menjadi langkah besar," ucap Hanif.
Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), seperti ChatGPT, sebagai tempat mencurahkan masalah pribadi, terutama yang berkaitan dengan kesehatan mental.
Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan, dr. Imran Pambudi, MPH bilang, AI dapat memberikan respons yang sesuai dengan karakter maupun keinginan penggunanya. Kondisi ini perlu diwaspadai karena respons yang diberikan belum tentu objektif.
"AI itu kan belajar, mereka menganalisis diri kita dulu. Jadi mereka kayak people pleaser. Jadi dia akan menganalisis dulu, ini dia kayak apa nih? Jadi kalau dia sifatnya kayak gini, dia akan memberikan informasi yang membuat saya senang. Itu yang membuat kita bahaya," kata Imran dalam Temu Media Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Peringatan tersebut disampaikan di tengah tren masyarakat, khususnya anak muda, yang semakin sering menggunakan AI sebagai tempat bercerita karena merasa tidak dihakimi.
Imran menekankan, masyarakat juga perlu berhati-hati ketika menggunakan AI maupun perangkat digital lainnya untuk melakukan penilaian mandiri atau self-assessment terkait kondisi kesehatan mental. Hasil self-assessment, kata ia, hanya berfungsi sebagai skrining awal dan tidak dapat digunakan untuk menentukan diagnosis seseorang.
"Begitu kita melakukan self-assessment, dengan satu set atau apa gitu ya, itu kita jangan kemudian men-judge, bahwa itu adalah diagnosisnya. Jadi tetap harus ketemu dengan psikolog, psikiater, atau dokter untuk memastikan. Jangan self-diagnose," ujarnya.
Imran mencontohkan hasil penilaian mandiri yang kemudian dianggap sebagai diagnosis justru berisiko membuat seseorang membenarkan perilaku tertentu berdasarkan label kondisi kesehatan mental yang diperolehnya.
Psikolog Annelia Sari Sani turut mengingatkan bahwa secara umum AI tidak dirancang untuk menantang atau menyanggah pemikiran penggunanya, kecuali sistem tersebut secara khusus diarahkan untuk melakukannya.
Ia bilang, karakter tersebut menjadi persoalan ketika seseorang yang sedang berada dalam kondisi rentan menjadikan AI sebagai satu-satunya tempat mencari jawaban.
Annelia mengatakan, terdapat penelitian di luar negeri yang mengaitkan penggunaan AI dengan risiko sugesti terhadap perilaku bunuh diri. Namun, ia menekankan temuan yang dirujuk tersebut berasal dari luar Indonesia.
Sementara itu, Dr. Sandersan Onie, BPsychSci (Hons), Ph.D menilai persoalan AI juga terletak pada kecenderungannya memberikan jawaban dengan cepat, tetapi belum tentu benar.
"Seringkali AI memberikan kita jawaban yang cepat. Tapi tidak tentu memberikan jawaban yang benar. Dan masalah dengan AI itu kata-katanya manis sekali," katanya.
Oleh sebab itu, masyarakat yang mengalami persoalan kesehatan mental tetap disarankan mencari bantuan dari tenaga profesional, seperti psikolog, psikiater, maupun dokter, terutama ketika membutuhkan diagnosis dan penanganan lebih lanjut.
(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]
Pertandingan matchday 1 fase liga UEFA Champions League 2026/2027 tersebut akan berlangsung di Old Trafford pada Jumat, 11 September 2026, mulai pukul 02.00 WIB.
Pertandingan Manchester United vs Sabah FK pada matchday 1 Liga Champions 2026/2027 dijadwalkan berlangsung dengan detail berikut:
Kompetisi: Liga Champions/UEFA Champions League 2026/2027
Pertandingan: Man Utd vs Sabah FK
Stadion: Old Trafford
Hari, tanggal: Jumat, 11 September 2026
Kick-off: 02.00 WIB
Live streaming: Vidio
Bagi penonton di Indonesia, waktu kick-off pertandingan adalah pukul 02.00 WIB.
Perbedaan pengalaman menjadi salah satu alasan terbesar Manchester United tetap menjadi favorit.
The Red Devils sudah tiga kali menjuarai Piala Eropa atau Liga Champions, yakni pada 1968, 1999, dan 2008. Pertandingan melawan Sabah juga merupakan partisipasi ke-26 Manchester United di kompetisi tersebut.
Sabah berada pada titik yang sangat berbeda. Klub Azerbaijan itu baru pertama kali mencapai fase liga Liga Champions setelah melalui perjalanan panjang di babak kualifikasi.
Secara teori, pengalaman tersebut seharusnya membantu United menghadapi tekanan pertandingan Eropa. Terlebih lagi, mereka bermain di kandang sendiri.
Tetapi pengalaman tidak otomatis menghasilkan clean sheet. Ini menjadi salah satu alasan mengapa prediksi 3-0 terasa lebih agresif dibandingkan 3-1.
United memang memiliki pemain yang mampu menentukan pertandingan secara individual. Bruno Fernandes dapat menjadi pusat kreativitas, sementara kombinasi Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko menawarkan variasi berbeda di lini depan.
Jika United berhasil mengalirkan bola secara konsisten ke area pertahanan Sabah, tekanan tersebut berpotensi menghasilkan beberapa peluang berkualitas.
Sabah bukan datang ke Old Trafford sekadar sebagai pelengkap.
Mereka sudah memainkan delapan pertandingan di kompetisi Eropa musim ini dan berhasil memenangkan enam di antaranya. Empat pertandingan juga berakhir dengan clean sheet.
Perjalanan Sabah menuju fase liga bahkan cukup panjang. Mereka melewati The New Saints, KuPS, Aarhus, dan Hapoel Be'er Sheva sebelum memastikan tempat di fase liga untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Momentum domestik mereka juga sangat bagus.
Sabah memenangi tiga pertandingan liga dan mengoleksi sembilan poin. Pada pertandingan terakhir sebelum menghadapi United, mereka bahkan menghancurkan Zira dengan skor 5-0.
Produktivitas Joy-Lance Mickels menjadi salah satu ancaman yang patut diperhitungkan. Sang penyerang telah mencetak delapan gol dan satu assist dalam 11 penampilan musim ini.
Veljko Simic juga tidak kalah produktif dengan tujuh gol dan satu assist.
Artinya, jika United kehilangan konsentrasi dalam transisi bertahan, Sabah memiliki pemain yang mampu memanfaatkan ruang tersebut.
Namun, ada perbedaan penting yang perlu diperhatikan: momentum Sabah memang kuat, tetapi kualitas lawan yang mereka hadapi di Old Trafford berada pada level yang berbeda.
Itulah sebabnya performa impresif Sabah tidak cukup untuk menjadikan mereka favorit.
Baca Juga: Geliat Pembinaan Sepakbola Putri Kian Masif, Bidik Piala Dunia Wanita 2035
Baca Juga: Real Madrid vs Inter Milan: Christian Chivu Bantah Tiru Filosofi Sepakbola Jose Mourinho
Manchester United belum benar-benar meyakinkan pada awal musim domestik.
Dari tiga pertandingan Premier League, mereka baru mengoleksi empat poin dan berada di posisi ke-11. Hasil terbaru melawan Everton juga berakhir 2-2.
Dalam lima pertandingan terakhir, United mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan jika pertandingan melawan Leeds yang ditentukan melalui adu penalti dihitung sebagai hasil imbang pada waktu normal.
Hasil tersebut menunjukkan adanya masalah konsistensi.
United mampu mencetak lima gol ketika mengalahkan Ipswich 5-2. Namun, mereka juga kalah 0-2 dari Hull City dan tumbang 2-4 ketika menghadapi AC Milan.
Pola tersebut memberikan petunjuk penting bagi prediksi skor.
United cukup berbahaya untuk mencetak banyak gol, tetapi belum cukup stabil untuk selalu menutup pertandingan tanpa kebobolan.
Sabah justru datang dengan tren yang lebih positif.
Lima pertandingan terakhir mereka menghasilkan empat kemenangan dan satu kekalahan. Kemenangan 5-0 atas Zira menjadi hasil terbaru, sementara mereka juga mampu mengalahkan Araz 1-0 dan Kapaz 2-0.
Perbedaan momentum ini membuat pertandingan tidak bisa dibaca hanya dari posisi dan reputasi klub.
Manchester United masih menghadapi persoalan cedera. Matthijs de Ligt, Manuel Ugarte, Carlos Baleba, Amad Diallo, dan Tom Heaton diperkirakan belum dapat bermain.
Marcus Rashford juga masih harus menjalani pemeriksaan setelah mengalami masalah ketika menghadapi Everton.
Carrick pun berpotensi melakukan rotasi. Manchester United akan menghadapi Manchester City pada akhir pekan sehingga pengelolaan menit bermain menjadi faktor penting.
Leny Yoro, Noussair Mazraoui, Andrey Santos, dan Benjamin Sesko berpeluang masuk ke starting XI.
Formasi 4-2-3-1:
Lammens; Dalot, Yoro, Martinez, Mazraoui; Santos, Mainoo; Mbeumo, Fernandes, Cunha; Sesko.
Kehadiran Sesko sejak awal bisa menjadi salah satu faktor menarik. Ia baru mencetak gol sebagai pemain pengganti ketika menghadapi Everton dan memiliki karakteristik yang dapat memberikan ancaman berbeda di lini depan.
Jika Sesko mampu menahan bola dan memenangkan duel di area depan, pemain seperti Fernandes, Mbeumo, dan Cunha akan mendapatkan lebih banyak ruang untuk bergerak.
Formasi 4-4-2:
Pokatilov; Solvet, Dashdamirov, Puchacz, Zedadka; Rakhmonaliev, Isaev, Lepinjica, Parris; Mickels, Simic.
Sabah kemungkinan mengandalkan duet Mickels dan Simic untuk memanfaatkan situasi transisi. Dua pemain tersebut merupakan pencetak gol paling produktif Sabah musim ini.
Manchester United dan Sabah FK belum pernah bertemu sebelumnya.
Tidak adanya riwayat pertemuan membuat H2H tidak bisa digunakan sebagai dasar prediksi skor. Analisis pertandingan harus lebih banyak bertumpu pada performa terkini, kualitas skuad, pengalaman Eropa, kondisi pemain, dan faktor kandang.
Bagi Sabah, pertandingan ini juga merupakan pengalaman baru menghadapi salah satu klub paling terkenal di Inggris.
Ada beberapa faktor yang berpotensi menentukan apakah pertandingan berakhir sesuai prediksi 3-1 atau justru menghasilkan kejutan.
United kemungkinan besar akan mencoba mengambil kendali sejak menit pertama. Bermain di Old Trafford membuat mereka memiliki alasan untuk lebih agresif.
Jika gol pembuka tercipta lebih cepat, pertandingan bisa berkembang sesuai skenario United.
Sabah tidak harus menguasai bola untuk menjadi berbahaya.
Dengan Mickels dan Simic di depan, mereka bisa menunggu kesempatan ketika United kehilangan bola. Situasi seperti ini menjadi salah satu alasan mengapa peluang Sabah mencetak satu gol cukup terbuka.
Dua gol yang bersarang ke gawang United saat melawan Everton menjadi pengingat bahwa mereka belum sepenuhnya solid.
Melawan lawan yang sedang produktif seperti Sabah, satu kesalahan dalam transisi bisa mengubah prediksi clean sheet menjadi pertandingan dengan skor lebih terbuka.
Jadwal melawan Manchester City dapat memengaruhi pilihan Carrick.
Rotasi bukan berarti United akan menurunkan tim lemah, tetapi ritme permainan bisa berbeda jika beberapa pemain utama tidak dimainkan selama 90 menit.
Sabah memang sedang berada dalam momentum bagus, tetapi bermain di Old Trafford membawa tantangan psikologis tersendiri.
Jika mereka mampu melewati 20–30 menit pertama tanpa kebobolan, tekanan justru dapat beralih kepada United. Sebaliknya, gol cepat tuan rumah bisa membuat pertandingan jauh lebih sulit bagi tim tamu.
Skenario yang paling masuk akal adalah Manchester United mengambil inisiatif sejak awal.
United diperkirakan lebih banyak memegang bola dan mencoba membuka pertahanan Sabah melalui kombinasi di sekitar Bruno Fernandes. Mbeumo dan Cunha dapat menjadi sumber ancaman dari area yang lebih melebar, sementara Sesko berperan sebagai target di kotak penalti.
Sabah kemungkinan tidak akan sepenuhnya bermain terbuka. Formasi 4-4-2 memungkinkan mereka menjaga struktur pertahanan sebelum melakukan serangan balik.
Jika United mampu mencetak gol terlebih dahulu, Sabah diperkirakan harus mengambil lebih banyak risiko. Kondisi tersebut dapat menciptakan ruang tambahan untuk lini depan United.
Di sisi lain, jika Sabah berhasil mencuri gol dari serangan balik, United akan dipaksa kembali meningkatkan intensitas.
Skenario itulah yang membuat 3-1 lebih logis daripada 3-0.
United memiliki cukup kualitas untuk mencetak tiga gol, sedangkan Sabah memiliki momentum dan produktivitas yang membuat satu gol tandang tetap realistis.
Manchester United tetap menjadi favorit utama untuk memenangkan pertandingan.
Perbedaan kualitas individu, pengalaman Liga Champions, kedalaman skuad, dan keuntungan bermain di Old Trafford menjadi faktor yang sulit diabaikan.
Sabah memiliki modal yang tidak bisa diremehkan. Mereka datang dengan enam kemenangan dari delapan pertandingan UCL musim ini, empat clean sheet, serta produktivitas tinggi dari Mickels dan Simic.
Namun, laga di Old Trafford merupakan ujian yang jauh berbeda dari babak kualifikasi.
United diperkirakan mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang lebih banyak. Sabah dapat memberikan ancaman melalui serangan balik, tetapi kualitas individu United diprediksi menjadi pembeda pada akhirnya.
Prediksi skor akhir: Man Utd 3-1 Sabah FK.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Champions: PSG dan Barcelona Teratas, Liverpool Bekuk Atletico
Baca Juga: Erick Thohir: Dukungan FIFA Forward Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Sepakbola Indonesia
Manchester United vs Sabah FK dimainkan pada Jumat, 11 September 2026. Pertandingan matchday 1 fase liga Liga Champions 2026/2027 tersebut berlangsung di Old Trafford dan dijadwalkan kick-off pukul 02.00 WIB.
Prediksi skor Man Utd vs Sabah FK adalah Manchester United 3-1 Sabah FK. United lebih diunggulkan karena kualitas skuad, pengalaman Eropa, dan keuntungan bermain di Old Trafford, tetapi Sabah diperkirakan memiliki peluang mencetak gol.
Manchester United lebih diunggulkan untuk memenangkan pertandingan. The Red Devils memiliki pengalaman jauh lebih besar di Liga Champions dan bermain di kandang sendiri. Meski demikian, momentum Sabah yang positif membuat United tetap perlu mewaspadai serangan balik tim tamu.
Manchester United dan Sabah FK belum pernah bertemu sebelumnya. Karena itu, tidak tersedia catatan head to head yang dapat dijadikan acuan langsung untuk pertandingan ini.
Joy-Lance Mickels dan Veljko Simic merupakan pemain Sabah yang patut diperhatikan karena sama-sama memiliki produktivitas tinggi musim ini. Dari kubu Manchester United, Bruno Fernandes berpotensi menjadi pemain penting dalam membangun serangan, sementara Benjamin Sesko dapat memberikan ancaman di lini depan.
Pertandingan Man Utd vs Sabah FK dimainkan di Old Trafford, markas Manchester United di Inggris. Faktor kandang menjadi salah satu alasan utama United ditempatkan sebagai favorit dalam pertandingan ini.
Man Utd vs Sabah FK dijadwalkan dapat disaksikan melalui Vidio. Pertandingan dimulai pada Jumat, 11 September 2026 pukul 02.00 WIB.
Jakarta, CNN Indonesia --
Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita uang senilai Rp1,003 triliun terkait kasus korupsi penggunaan kawasan hutan PT Inhutani V oleh PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) di Lampung.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Saiful Bahri Siregar mengatakan uang tersebut diserahkan secara sukarela oleh PT PSMI kepada penyidik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia menyebut PT PSMI turut menyerahkan uang tunai dalam bentuk mata uang asing senilai USD 166 ribu. Ia menyebut nantinya uang itu akan dititipkan kepada Bank Syariah Indonesia (BSI).
"Penyidik telah menerima penyerahan secara sukarela PT PSMI berupa uang sebesar Rp1,003 triliun dan USD 166.000," ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (10/9).
Ia menjelaskan saat ini PT PSMI mengaku mengalami hambatan operasional dan keuangan dalam pembayaran kepada petani, gaji karyawan perkebunan tebu dan belanja operasional lainnya.
Dalam waktu dekat, kata dia, penyidik akan melakukan penyerahan barang bukti dan rekening perusahaan kepada Badan Pemulihan Aset (BPA) untuk dilakukan perawatan dan pengelolaan barang bukti.
Saiful mengatakan nantinya juga akan dibuka rekening Escrow Account bersama PT PSMI dengan BUMN yang memiliki core business di bidang perkebunan dan accounting di Himbara.
"Sebagaimana tujuan dari penegakan hukum tindak pidana korupsi bukan semata beorientasi penindakan, tidak hanya kepada pemidaanaan, tetapi juga pada pemulihan keuangan negara dan perbaikan tata kelola pasca penindakan," tuturnya.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) memutuskan mengambil alih kasus korupsi penggunaan kawasan hutan PT Inhutani V oleh PT Pemuka Sakti Manis Indah di Lampung.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Saiful Bahri Siregar mengatakan kasus itu diambil alih dari Kejaksaan Tinggi Lampung.
Ia menjelaskan kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penggunaan lahan Inhutani oleh PT PSMI untuk area perkebunan di kawasan Inhutani V.
Saiful menyebut penggunaan lahan itu dilakukan secara melawan hukum, sehingga merugikan keuangan negara. Hanya saja, kerugian negara tersebut belum diungkap Kejagung.
"PT PSMI melakukan penanaman perkebunan tebu di kawasan PT Inhutani V Lampung tersebut telah melawan hukum dan mengakibatkan terjadinya kerugian keuangan negara," tuturnya.
(tfq/wis)
Sumber gambar, BPMI Setpres/Laily Rachev
Telah diterbitkan 4 jam yang lalu
Waktu membaca: 10 menit
Pembiayaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang terkenal dengan Whoosh, memasuki babak baru. Danantara disebut menyerahkan proses pembayaran utang kepada Kementerian Keuangan.
Sejumlah ekonom dan pengamat menilai langkah ini menunjukkan risiko megaproyek, yang sejak awal dipertanyakan kelayakannya, kini semakin dibebankan kepada negara, dengan potensi mengurangi ruang fiskal untuk sektor seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Kabar mengenai peralihan pembiayaan Whoosh dikonfirmasi oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dia menegaskan, per minggu depan, Kementerian Keuangan bakal memegang kendali dalam pengurusan utang proyek kereta cepat.
Menurut perhitungan awal Purbaya, beban utang yang mesti dibayarkan ke pemerintah China, selaku mitra pembangunan Whoosh, mencapai Rp1 triliun setiap tahunnya.
Purbaya menganggap angka itu masih bisa ditangani Kementerian Keuangan.
Langkah pemerintah dinilai menyempitkan ruang lembaga yang rencananya ditunjuk spesifik menuntaskan pembayaran Whoosh, menurut Direktur Riset Bright Institute, Andri Perdana.
Andri, dengan mengutip pernyataan Purbaya, menyodorkan nama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) serta Indonesia Investment Authority (IIA).
Yang pertama berstatus special mission vehicle (SMV) khusus untuk tugas-tugas pembangunan. Sementara nama kedua adalah lembaga pengelola investasi Indonesia di tingkat global.
"Ketika diminta bayar utang Whoosh, maka proyek-proyek yang mereka tangani bisa berkurang," jelas Andri.
"Atau hasil net income yang dikumpulkan PT SMI juga berkurang karena PT SMI kalau ada revenue [pendapatan] dia langsung [masuk] PNBP [Pendapatan Negara Bukan Pajak]."

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Abdan Syakura
Analis senior di Indonesia Strategic and Economic Action Institution, Ronny Sasmita, mengingatkan pemerintah agar prudent—cermat dan berhati-hati—dalam mengelola utang Whoosh.
Apabila pemerintah bergerak tanpa sumber penerimaan atau skema pengembalian yang jelas, sambung Ronny, risikonya "ada opportunity cost bagi publik."
"Setiap rupiah yang digunakan untuk menutup kewajiban Whoosh, berarti ada ruang fiskal yang berkurang untuk pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, infrastruktur dasar, atau proyek produktif lainnya," tukasnya.
Oktober 2023 diklaim pemerintah sebagai salah satu tonggak penting pembangunan. Pasalnya, proyek kereta cepat di Indonesia untuk pertama kalinya diresmikan. Diberi nama: Waktu Hemat, Operasi Optimal, dan Sistem Hebat (Whoosh).
Presiden waktu itu, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri langsung agenda peluncuran Whoosh di Stasiun Halim, Jakarta.
Proyek kereta cepat sebetulnya telah diwacanakan sejak pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pemerintah melangsungkan kajian dengan menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA). Hingga akhir periode SBY, proyek tak kunjung berjalan.
Di era kepemimpinan Jokowi, tak lama usai dilantik pada 2014, pembangunan kereta cepat kembali mencuat ke permukaan. Pemerintahan Jokowi ingin kereta cepat menjawab kebutuhan "konektivitas antarkota dan kawasan demi pertumbuhan ekonomi wilayah maupun nasional."
Akhirnya, dari situ, pemerintah memulai proyek kereta cepat. Kali ini aktor yang digandeng bukan Jepang, melainkan China. Rute yang berdiri ialah Jakarta-Bandung.

Sumber gambar, BAY ISMOYO/AFP via Getty Images
Skema proyek kereta cepat bertumpu pada pinjaman China Development Bank (CDB) sebesar 75% dari keseluruhan anggaran.
Sisanya dibayar oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang terdiri atas konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN)—di bawah bendera PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PBSI)—serta Beijing Yawan.
Namun, dalam perjalanannya, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tak lepas dari kritik. Titik pijaknya adalah bahwa proyek ini dipandang tak memiliki kelayakan studi (feasibility study) yang kokoh.
Jalur transportasi Jakarta-Bandung, misalnya, sudah mempunyai banyak alternatif: kereta 'biasa,' bus, atau kendaraan roda empat via tol. Menambah kereta cepat diprediksi sulit mengubah 'kebiasaan' tersebut.
Soal kelayakan studi turut diiringi persoalan semacam penguasaan lahan, lingkungan, dan dugaan korupsi.
Aspek ekonomi kemudian tak luput dari sorotan, terutama ihwal pembiayaan. Rencana awal menunjukkan proyek kereta cepat tidak akan mengambil pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Lambat laun, pemerintah memakai APBN untuk menutup modal di tengah membengkaknya nilai proyek sampai ratusan triliun.

Sumber gambar, Yasuyoshi CHIBA/AFP
Masalah tidak berhenti di situ. Keberadaan kereta cepat membikin badan usaha yang terlibat di dalamnya merugi.
Pada Agustus 2025, saat rapat bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, mengungkapkan proyek Whoosh sudah menekan neraca perusahaan.
Laporan keuangan menyebut PT KAI merugi secara beruntun, dari 2024 sampai 2025, masing-masing sebesar Rp4,19 triliun dan Rp1,62 triliun.
Pembangunan kereta cepat, menyitir keterangan Bobby, berkontribusi signifikan dalam terciptanya kerugian itu mengingat PT KAI merupakan pemegang saham terbesar PT KCIC lewat PT PBSI.
Bobby mengaku bakal berkoordinasi lebih lanjut dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang mengonsolidasikan semua aset maupun dividen BUMN. Prioritasnya ialah mencari jalan keluar pendanaan beban utang kereta cepat.
"Kami sedang mempertimbangkan beberapa pilihan, tapi tujuannya adalah memastikan KCIC beroperasi lancar untuk kepentingan masyarakat, sambil meningkatkan kualitas layanan kereta api Indonesia secara keseluruhan," ucap Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.
Setahun berselang, pemerintah memutuskan akan bertanggungjawab terhadap pembayaran beban utang kereta cepat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan beban utang kereta cepat bakal diambil alih oleh Kementerian Keuangan.
Purbaya menyebut pemerintah telah merampungkan restrukturisasi utang proyek kereta cepat menggunakan skema cicilan sekira Rp1 triliun per tahun. Jangka waktunya: 80 tahun.
Angka itu, menurut Purbaya, relatif lebih ringan dari perkiraan sehingga Kementerian Keuangan tak berat menanggulanginya.
Kendati belum resmi lantaran menunggu serah terima dengan Danantara, pemerintah menyodorkan wacana bahwa pihak yang diberi tugas mengurus pembayaran ialah perusahaan special vehicle mission (SMV) Kementerian Keuangan, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), atau Indonesia Investment Authority (IIA).
"Saya cuma lihat bebannya setiap tahun seperti apa. Kalau segini saja [Rp1 triliun] cukuplah ditangani oleh satu SMV di bawah Kementerian Keuangan," imbuhnya.

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Dalam bayangan Purbaya, sebagian hasil keuntungan dari perusahaan SMV akan dialokasikan untuk pembayaran utang Whoosh. Purbaya optimis pekerjaan ini tak susah karena laba yang dihasilkan perusahaan SMV setiap tahunnya berada di kisaran Rp3-4 triliun.
Purbaya, di lain sisi, juga meyakini pelibatan perusahaan di bawah struktur Kementerian Keuangan berpeluang menambah potensi keuntungan Whoosh sampai Rp800 miliar dalam 12 bulan masa operasional.
Target pemerintah, setelah ini, adalah memperpanjang jalur Whoosh sampai Jawa Timur. Purbaya mengatakan China menyambut proposal pengembangan kereta cepat di Indonesia.
Kepastian soal pembiayaan utang Whoosh yang dipegang pemerintah memantik kritik dari pengamat.
Kepala Riset Bright Institute, lembaga kajian ekonomi, Andri Perdana, menegaskan walaupun nantinya lembaga di bawah supervisi Kementerian Keuangan menikmati revenue dari Whoosh, tapi mereka tetap mengeluarkan anggaran guna menambal utang proyek.
Pada dasarnya, Andri melanjutkan, badan special mission vehicle Kementerian Keuangan seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) bekerja dalam bingkai pembiayaan pembangunan. Posisinya berbeda dengan bank.
"Sehingga, misalnya, mudah bagi PT Hutama Karya, PT Wijaya Karya, untuk bikin tol di Sumatra. Pendanaan dari PT SMI bisa lebih murah," papar Andri kala dihubungi BBC News Indonesia, Rabu (09/09).
"Nah, kalau PT SMI diberi kewajiban untuk membayar utang Whoosh maka sudah sangat menggerus net income-nya PT SMI."
Alasannya begini, Andri melanjutkan. Pendapatan yang dikumpulkan PT SMI berangkat dari pembayaran bunga proyek-proyek infrastruktur. Pendapatan ini lantas disetor ke APBN dengan judul Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Ketika PT SMI diminta menunaikan pelunasan utang Whoosh, alhasil kemampuan mereka dalam mengolah berbagai proyek pembangunan berpeluang berkurang.
Dari sini, Andri melihat dua kemungkinan yang dilahirkan dari skenario tersebut.
Pertama, pemasukan negara ikut berkurang. Yang kedua, pembiayaan untuk proyek infrastruktur pun bakal terjepit.
Hal serupa sangat bisa dihadapi Indonesia Investment Authority (IIA), yang tertangkap radar pemerintah dalam konteks pembayaran utang Whoosh.
Dengan potensi dibebani mencicil utang Whoosh, cashflow IIA tidak akan meluncur leluasa.
Sebelumnya, terang Andri, posisi IIA sendiri tidak kelewat menguntungkan karena pendapatan mereka dari saham-saham blue chip—yang stabil, dikenal publik, serta pertumbuhannya konsisten—lebih dulu dipindahkan ke Danantara.
Dari dinamika beban utang Whoosh ini, Andri justru mendesak pemerintah memaksimalkan peran maupun kontribusi Danantara.
Kiwari, Danantara bisa dibilang merupakan institusi ekonomi dengan kekuatan seolah tak terbatas. Alasannya, semua aset maupun dividen (laba) kepunyaan BUMN terpusat di Danantara.
"Jadi apa sebetulnya guna Danantara, gitu, ketika ada masalah seperti ini?" tanya Andri.
"Seharusnya mereka bisa menyehatkan proyek-proyek yang melibatkan BUMN, atau yang memerlukan bantuan likuiditas. Sehingga BUMN yang bersifat public service itu, seperti di kasus Whoosh ini, bisa lebih sehat."
Pengamat dari Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, menuturkan solusi terbaik dari sengkarut utang Whoosh ialah kembali bernegosiasi dengan pemerintah China.
Cicilan kereta cepat ini, Anthony meneruskan, amat tidak rasional. Bunga pokok yang dijatuhkan ke pemerintah Indonesia, sebesar 3-4%, semestinya menjadi alarm serius yang kelak mampu mengusik pengelolaan anggaran negara.
Pada waktu yang sama, tenor pengembalian pinjaman untuk Whoosh juga begitu lama. Durasi 80 tahun, dalam perspektif Anthony, sekali lagi, tidak wajar belaka.
"Kita untuk membayar, menarik utang, saja untuk Surat Berharga Negara [SBN], obligasi, dan sebagainya itu normalnya 30 tahun," ujar Anthony kepada BBC News Indonesia, Kamis (10/09).
"Karena tidak bisa negara atau pemerintah membebankan utang dengan jangka panjang 80 tahun, bahkan untuk generasi yang mendatang."

Sumber gambar, Yasuyoshi CHIBA/AFP
Permasalahan utang Whoosh, Anthony menyimpulkan, menggambarkan betapa sejak awal proyek ini tidak dirancang dengan baik. Alih-alih mengevaluasi, pemerintah malah membuat narasi seolah-olah pembangunan kereta cepat telah diperhitungkan secara matang.
Indikasi selama eksekusi, imbuh Anthony, memperlihatkan pemandangan sebaliknya: mulai dari penggunaan APBN, penerapan bunga yang tinggi, sampai tingkat keterisian penumpang yang belum mencapai angka memuaskan.
"Secara bertahap, risiko itu dipindahkan ke pemerintah, ke negara," tukas Anthony.
"Sejak awal sudah banyak diingatkan kalau [proyek] ini tidak mungkin bisa terbayar karena akan menjadi utang, dan bebannya ini akan ditutup dengan utang lagi."
Dampak pembiayaan utang Whoosh terhadap publik sangat bergantung pada bagaimana kewajiban pembiayaan proyek bersangkutan akhirnya dialokasikan serta dibayar, demikian papar analis senior di Indonesia Strategic and Economic Action Institution, Ronny Sasmita.
Andaikata beban pembiayaan maupun utangnya harus dipikul APBN tanpa penerimaan sekaligus skema pengembalian yang jelas, maka keluarlah opportunity cost untuk masyarakat.
"Setiap rupiah yang digunakan untuk menutup kewajiban Whoosh berarti ada ruang fiskal yang berkurang untuk pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, infrastruktur dasar, atau proyek produktif lainnya," jawab Ronny tatkala diwawancarai BBC News Indonesia, Rabu (09/09).
Bicara mengenai pembayaran utang Whoosh, idealnya dilangsungkan menggunakan prinsip cost sharing dan risk sharing yang proporsional antara pemerintah, operator, serta pihak pembiayaan.
Jangan sampai, Ronny menggarisbawahi, "seluruh risiko komersial akhirnya dipindahkan ke APBN."
"Sementara keuntungan ekonominya dinikmati pihak lain," tegasnya.
Ronny menambahkan pembayaran kewajiban Whoosh sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan arus kas proyek. Artinya, memaksakan cicilan yang terlalu besar pada fase di mana revenue belum tumbuh baik sangat tidak dianjurkan.
Yang paling penting lagi, ungkap Ronny, pemerintah mesti membedakan refinancing (mengganti pinjaman atau kredit) yang sehat dengan "memindahkan masalah ke masa depan."
"Perpanjangan tenor boleh dilakukan jika meningkatkan sustainability proyek. Tapi, kalau hanya menunda kewajiban tanpa memperbaiki fundamental ekonominya, itu bukan solusi," tandasnya.
Ketika negara memberikan dukungan fiskal, pada prinsipnya, publik harus memperoleh imbal balik yang terukur.
Apabila pembiayaan Rp1 triliun untuk menopang Whoosh menghasilkan manfaat sosial yang lebih kecil, secara kebijakan publik "kita mesti berani mempertanyakan prioritas tersebut," tutur Ronny.
"Karena yang dilihat bukan kemegahannya, tapi seberapa besar produktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang dihasilkan, dibandingkan dengan setiap rupiah sumber daya publik yang dikorbankan."
Pengadaan infrastruktur memiliki karakter yang besar di capital expenditure (belanja modal) maupun risiko, terang Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Prof. Telisa Aulia Falianty.
Maka dari itu, pemerintah harus berhati-hati dalam mengambil langkah.
Untuk kasus Whoosh, Telisa berpendapat aspek kehati-hatian tersebut tidak bergulir dengan maksimal.
"[Pemerintah] kurang melakukan regulatory impact assessment, kurang mencari berbagai alternatif," katanya kepada BBC News Indonesia, Rabu (09/09).
Telisa menyoroti, ambil contoh, perkara pemilihan China sebagai negara mitra ketimbang Jepang yang sebelumnya telah diajak pemerintah.
Menurut Telisa, Jepang lebih cost efficient secara ekonomi, di samping perencanaannya yang matang.
"Dulu Jepang dianggap mahal. Makanya pindah ke China. Nah, tahu-tahu sekarang [pembiayaan] China membengkak berapa kali lipat," ucapnya.
"Jadi, memilih negara mitra pun kita, mungkin, pada saat itu kurang tepat."
Telisa menduga keterlibatan China dalam proyek kereta cepat didorong faktor politik dua negara, mengingat di saat bersamaan mereka aktif mendanai kebijakan infrastruktur lainnya, khususnya penambangan maupun pengolahan nikel.

Sumber gambar, VCG/VCG via Getty Images
Kereta cepat Jakarta-Bandung kini sudah direalisasikan. Rencananya, pemerintah bakal memanjangkan jalur sampai Jawa Timur, tepatnya di Surabaya.
Telisa mewanti-wanti pemerintah agar kali ini pemerintah memperketat studi kelayakan, sedangkan sisi pengawasannya juga diperkuat.
Tak ketinggalan, pintu bagi partisipasi publik dibuka selebar mungkin, tidak terkecuali mengajak para ahli duduk bersama. Tujuannya: menghitung seberapa jauh urgensi proyek bersangkutan, peluang risiko yang mengiringinya, sampai tingkat manfaat yang didapatkan.
"Karena akhirnya [proyek pembangunan] juga menjadi bagian, beban, dari publik. Jangan sampai pas senangnya enggak diajak, baru susahnya [publik] diajak," tutupnya.
Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah mengembangkan aplikasi atau sistem berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang memudahkan untuk menganalisis potensi pendapatan pajak yang belum dibayar.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memandang perlu adanya integrasi berbagai data dengan data yang dimiliki Lembaga National Single Window (LNSW) dengan memanfaatkan AI.
Purbaya mengungkapkan Kemenkeu sebelumnya telah memiliki database yang dikumpulkan di LNSW, tetapi belum terintegrasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita kembangkan di sini aplikasi menggunakan AI juga. Untuk membantu para analis kita melihat potensi pendapatan yang mungkin diperoleh dengan perbaikan sistem. Dengan mengintegrasikan pemakaian semua data yang ada di LNSW," kata Purbaya saat ditemui di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu (9/9).
Menurutnya, data yang dimiliki LNSW cukup membantu pemerintah dalam proses analisis karena dapat mendeteksi potensi pajak lebih awal.
Purbaya menyebut sistem itu masih terus disempurnakan terkait soal kemampuan melihat potensi kekurangan pembayaran pajak dari setiap perusahaan.
"(Misal) untuk batu bara ke depan setiap perusahaan berapa potensi pembayaran pajak yang kurang, digabungkan dengan SPT-nya mereka. Kegiatan seperti ini bisa beberapa tahun belakangan. Kalau setahun lalu kan bisa kelihatan semua," kata Purbaya
"Jadi ke depan nggak ada yang bisa main-main lagi. Kita akan monitor itu dengan lebih teliti. Kita pakai semua data yang ada secara integrasi," lanjutnya.
Ia menjelaskan nantinya data tersebut dapat digunakan untuk membandingkan aktivitas perusahaan dengan laporan pajaknya. Bahkan, pemerintah pun bisa melihat data beberapa tahun ke belakang untuk mengetahui apakah ada transaksi atau kewajiban pajak yang belum tercatat.
"Akan kita gali seperti emas tadi kan sudah sedang diproses, sedang diteliti. Ini belum final. Kita akan ketahuan nanti sebelah belakangnya siapa yang melakukan pembelian nggak tercatat atau beli barang dari PT-PT ilegal," terang Purbaya.
Purbaya menegaskan saat ini pemerintah masih memantau secara keseluruhan berapa potensi penerimaan yang bisa ditemukan dari integrasi data tersebut. Setelah nama perusahaan diketahui, ia akan meminta petugas pajak mengejarnya.
"Nanti kalau sudah kelihatan nama PT-PT, kita kejar. Saya akan minta orang pajak periksa perusahaan itu. Belinya dari mana, ke belakangnya bisa di-trace. Kalau dia belum bayar pajak, langsung bayar pajak. Itu gara-gara intensifikasi dalam pengertian peningkatan efisiensi pengumpulan pajak dengan analisa data," pungkasnya.
(fln/pta)
Slavia Praha memasuki pertandingan ini dengan modal yang sangat positif. Mereka belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan Liga Ceko musim 2026/2027, dengan lima kemenangan dan dua hasil imbang.
Posisi puncak klasemen juga memperlihatkan konsistensi tersebut bukan hasil dari satu pertandingan saja. Slavia mampu menjaga produktivitas sekaligus relatif solid ketika bertahan.
Kemenangan 4-0 atas Brno pada akhir pekan lalu menjadi contoh paling jelas. Slavia mencetak empat gol tanpa kebobolan dan sejauh ini menghasilkan rata-rata tiga gol per pertandingan di kompetisi domestik.
Angka tersebut tentu tidak bisa diterjemahkan mentah-mentah sebagai jaminan Slavia akan mencetak tiga gol melawan Lens. Level dan karakter pertandingan Liga Champions berbeda.
Namun, ada satu hal penting yang bisa dibaca dari statistik tersebut: Slavia sedang memiliki kepercayaan diri menyerang yang tinggi ketika memasuki laga di kandang.
Itulah alasan produktivitas domestik tetap relevan dalam menentukan prediksi skor.
Masalahnya, Slavia memiliki sisi lain yang sangat kontras. Mereka tidak pernah menang dalam 19 pertandingan terakhir di Liga Champions, dengan tujuh hasil imbang dan 12 kekalahan.
Jadi, prediksi kemenangan Slavia tidak boleh hanya bertumpu pada performa di Liga Ceko. Mereka harus membuktikan bahwa momentum domestik bisa diterjemahkan ke panggung Eropa.
Baca Juga: Erick Thohir: Dukungan FIFA Forward Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Sepakbola Indonesia
Baca Juga: YKK Perkuat Fondasi Pembinaan Sepakbola Usia Dini Dengan Gandeng Real Madrid
Lens sebenarnya tidak datang tanpa senjata. Mereka mengawali musim Ligue 1 dengan kemenangan meyakinkan 5-2 atas Auxerre.
Masalah muncul setelah pertandingan tersebut. Lens kalah 1-2 dari Strasbourg dan kemudian tumbang 0-1 ketika menjamu Lorient.
Dua kekalahan beruntun itu membuat momentum Lens tidak sebaik Slavia. Terlebih lagi, mereka menghadapi persoalan cedera yang cukup panjang di lini belakang.
Maik Nawrocki, Jonathan Gradit, Samson Baidoo, Nidal Celik, dan Jhoanner Chavez masih berada dalam daftar pemain yang menjalani pemulihan. Yacine Titraoui juga dipastikan absen, sedangkan Matthieu Udol sempat diragukan sebelum mendapat peluang masuk skuad.
Situasi tersebut penting dalam membaca potensi skor.
Slavia memiliki lini serang yang sedang produktif. Jika Lens kembali kehilangan stabilitas pertahanan, tuan rumah mempunyai peluang untuk menciptakan beberapa kesempatan bersih di sepertiga akhir lapangan.
Di sisi lain, Lens punya alasan kuat untuk tetap bisa membobol gawang Slavia.
Florian Thauvin menjadi pemain yang paling menonjol dengan catatan empat gol dalam empat pertandingan awal musim. Thorgan Hazard juga dapat memberikan kreativitas dari area belakang penyerang, sementara Abdallah Sima menawarkan ancaman langsung di lini depan.
Dengan kata lain, masalah Lens bukan terletak pada absennya ancaman mencetak gol, melainkan kemampuan menjaga keseimbangan ketika menghadapi tekanan Slavia.
Jika seluruh faktor digabungkan, Slavia memiliki sedikit lebih banyak alasan untuk difavoritkan.
Keuntungan pertama tentu berasal dari Fortuna Arena. Slavia akan bermain di hadapan pendukung sendiri setelah menjalani start domestik yang sangat baik.
Keuntungan kedua adalah momentum. Lima kemenangan dan dua hasil imbang dari tujuh laga menunjukkan bahwa Slavia memasuki pertandingan dengan stabilitas yang lebih baik dibanding Lens.
Keuntungan ketiga datang dari masalah pertahanan tim tamu. Lens tidak hanya kehilangan sejumlah pemain belakang, tetapi juga baru mencatat satu clean sheet dalam tiga pertandingan awal Ligue 1 berdasarkan hasil yang tersedia.
Namun, Slavia memiliki satu kelemahan yang tidak bisa diabaikan: pengalaman mereka di Liga Champions belakangan ini sangat buruk.
19 pertandingan tanpa kemenangan merupakan sampel yang jauh lebih besar daripada sekadar beberapa laga awal musim. Karena itu, pertandingan ini bukan situasi di mana Slavia bisa dianggap sebagai favorit mutlak.
Justru di sinilah prediksi 2-1 menjadi lebih masuk akal daripada kemenangan besar.
Slavia cukup kuat untuk memanfaatkan kelemahan Lens, tetapi rekor Eropa mereka membuat kemenangan dengan selisih lebar sulit dipastikan.
Slavia Praha dan Lens hanya pernah bertemu dua kali dalam pertandingan kompetitif sebelumnya.
21 November 1995: Slavia Praha 0-0 Lens
5 Desember 1995: Lens 0-1 Slavia Praha setelah extra time
Secara historis, Slavia belum pernah kalah dari Lens.
Namun, H2H tersebut hampir tidak bisa dijadikan indikator utama untuk pertandingan 2026. Jarak waktu yang sangat panjang membuat komposisi pemain, pelatih, gaya bermain, dan kualitas kedua tim sudah berubah sepenuhnya.
Yang masih menarik adalah kedua pertemuan itu menghasilkan pertandingan dengan skor rendah.
Akan tetapi, tren tersebut justru berpotensi tidak relevan sekarang karena Slavia sedang sangat produktif dan Lens memiliki pemain depan yang mampu mengubah pertandingan.
Karena itu, H2H lebih tepat digunakan sebagai konteks tambahan, bukan fondasi utama prediksi.
Ada beberapa angka yang memberikan gambaran mengenai arah pertandingan.
Slavia Praha:
Belum terkalahkan dalam tujuh laga Liga Ceko.
Lima kemenangan dan dua imbang.
Mencetak rata-rata tiga gol per pertandingan domestik.
Baru kebobolan lima gol.
Menang 4-0 atas Brno pada laga terakhir.
Tidak menang dalam 19 pertandingan terakhir di Liga Champions.
Lens:
Menang 5-2 atas Auxerre pada laga pembuka Ligue 1.
Kalah 1-2 dari Strasbourg.
Kalah 0-1 dari Lorient.
Florian Thauvin mencetak empat gol dalam empat pertandingan.
Tidak menang dalam 13 pertandingan tandang terakhir di kompetisi Eropa level utama.
Data tersebut menunjukkan paradoks yang menarik.
Slavia memiliki performa domestik lebih baik, tetapi membawa beban psikologis dari rentetan panjang tanpa kemenangan di Liga Champions. Lens sedang tidak stabil di liga, tetapi mempunyai pengalaman dan kualitas serangan yang cukup untuk menghukum kesalahan lawan.
Inilah yang membuat skor 2-1 terasa lebih realistis daripada 3-0.
Slavia punya alasan untuk mencetak dua gol, sedangkan Lens memiliki cukup kualitas untuk setidaknya sekali menemukan celah di pertahanan tuan rumah.
Slavia kemungkinan tidak diperkuat Lukas Provod dan David Zima. Tomas Holes juga masih menepi karena cedera.
Di lini depan, Mojmir Chytil berpeluang menjadi starter setelah mencetak empat gol musim ini, seluruhnya di kandang. Tomas Chory juga menjadi opsi menarik setelah memborong dua gol dalam kemenangan atas Brno.
Sementara itu, Lens mempunyai daftar absensi yang lebih panjang. Kondisi tersebut dapat memaksa Dino Toppmoller mengandalkan komposisi pertahanan yang belum tentu seideal yang diinginkan.
Florian Thauvin tetap menjadi pemain yang patut diperhatikan. Dengan empat gol dalam empat pertandingan, ia berpotensi menjadi sumber masalah terbesar bagi pertahanan Slavia.
Prediksi susunan pemain:
Slavia Praha (3-4-3): Markovic; Chaloupek, N'Guessan, Zima; Isife, Sadilek, Nowak, Jurasek; Ayaosi, Chytil, Sturm.
Lens (3-4-2-1): Risser; Todibo, Ganiou, Antonio; Aguilar, Haidara, Cuisance, Skoras; Thauvin, Hazard; Sima.
Salah satu pertarungan menarik akan terjadi di area antara lini tengah dan pertahanan. Jika Slavia mampu mengalirkan bola dengan cepat ke tiga pemain depan, struktur pertahanan Lens berpotensi dipaksa mundur.
Sebaliknya, ketika Slavia kehilangan bola terlalu tinggi, kecepatan pemain Lens dapat menjadi ancaman melalui transisi.
Skenario paling masuk akal adalah Slavia mencoba mengambil kendali sejak awal.
Sebagai tuan rumah dengan momentum domestik lebih baik, mereka punya alasan untuk bermain agresif. Gol lebih awal akan sangat penting karena dapat memaksa Lens keluar dari pendekatan yang lebih hati-hati.
Jika Slavia mencetak gol terlebih dahulu, pertandingan berpotensi menjadi lebih terbuka.
Lens tidak bisa terlalu lama bermain pasif karena kualitas lini depan mereka cukup untuk memberikan tekanan balik. Thauvin dan Hazard bisa mendapatkan lebih banyak ruang jika Slavia terlalu fokus mengejar gol kedua.
Sebaliknya, jika Lens mencetak gol lebih dulu, pertandingan akan berubah drastis.
Slavia harus meningkatkan volume serangan. Situasi tersebut bisa menghasilkan lebih banyak peluang, tetapi sekaligus membuka ruang bagi serangan balik Lens.
Karena itu, gol pertama kemungkinan menjadi salah satu penentu utama skor akhir.
Secara ilustratif, pertandingan bisa berkembang dari 1-0 untuk Slavia, kemudian Lens menyamakan kedudukan, sebelum tuan rumah memanfaatkan tekanan akhir untuk mencetak gol kemenangan.
Skenario seperti itu selaras dengan prediksi 2-1 tanpa harus menganggap jalannya pertandingan sebagai sesuatu yang pasti terjadi.
Pasar taruhan yang dikutip SportyTrader juga menggambarkan pertandingan ini sebagai duel relatif seimbang. Slavia berada di kisaran odds 2,50 hingga 2,61 untuk menang, sedangkan Lens sekitar 2,70 hingga 2,78 dan hasil imbang berada di kisaran 3,40 hingga 3,54.
Artinya, keunggulan Slavia di pasar tidak terlalu besar.
Sports Mole bahkan memprediksi pertandingan berakhir 2-2. Prediksi tersebut masuk akal jika mempertimbangkan produktivitas Slavia dan kemampuan Lens mencetak gol.
Namun, ada alasan untuk sedikit lebih condong kepada tuan rumah.
Slavia mempunyai keuntungan bermain di Praha, performa domestik lebih konsisten, serta menghadapi pertahanan Lens yang sedang tidak berada dalam kondisi ideal. Di sisi lain, catatan 13 laga tandang Eropa tanpa kemenangan membuat Lens sulit ditempatkan sebagai favorit.
Karena itu, prediksi akhirnya adalah:
Prediksi skor Slavia Praha 2-1 Lens.
Slavia diperkirakan mencetak gol melalui tekanan yang lebih konsisten, tetapi Lens tetap mampu memanfaatkan celah dan membuat pertandingan berlangsung ketat sampai akhir.
Sports Mole memprediksi skor Slavia Praha 2-2 Lens.
Prediksi tersebut memiliki dasar yang cukup kuat karena kedua tim sama-sama mempunyai alasan untuk mencetak gol. Slavia sedang produktif, sementara Lens mempunyai Thauvin dan sejumlah pemain menyerang yang dapat memanfaatkan transisi.
Namun, analisis ini sedikit berbeda dengan Sports Mole karena faktor kandang dan kondisi pertahanan Lens dinilai cukup untuk memberikan keunggulan kepada Slavia.
Sementara itu, rekor buruk Slavia di Liga Champions menjadi alasan mengapa kemenangan besar tidak dipilih.
Dengan demikian, skor 2-1 dianggap sebagai titik tengah antara performa domestik Slavia yang impresif dan persoalan mereka di kompetisi Eropa.
Slavia Praha datang dengan modal yang lebih meyakinkan setelah tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan domestik. Produktivitas mereka juga sedang tinggi, dengan rata-rata tiga gol per pertandingan dan kemenangan 4-0 atas Brno pada laga terakhir.
Lens memiliki kualitas untuk memberikan perlawanan, terutama melalui Florian Thauvin, tetapi dua kekalahan beruntun di Ligue 1 dan persoalan cedera di lini belakang menjadi faktor yang merugikan.
Rekor 19 pertandingan tanpa kemenangan Slavia di Liga Champions tetap menjadi peringatan bahwa tuan rumah tidak boleh terlalu percaya diri. Namun, dengan keuntungan bermain di Fortuna Arena dan kondisi Lens yang belum stabil, Slavia lebih layak dipilih sebagai pemenang tipis.
Prediksi skor akhir: Slavia Praha 2-1 Lens.
Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Champions: PSG dan Barcelona Teratas, Liverpool Bekuk Atletico
Baca Juga: GIC 2026 Tuntas, Panggung Internasional untuk Generasi Masa Depan Sepakbola Indonesia
Prediksi skor Slavia Praha vs Lens adalah 2-1 untuk kemenangan Slavia Praha. Tuan rumah memiliki momentum domestik lebih baik, keuntungan bermain di Fortuna Arena, dan menghadapi Lens yang sedang mengalami masalah di lini belakang. Namun, kualitas lini depan Lens membuat peluang tim tamu mencetak gol tetap terbuka.
Pertandingan Slavia Praha vs Lens pada matchday pertama Liga Champions 2026/2027 dijadwalkan berlangsung Jumat, 11 September 2026 pukul 02.00 WIB di Fortuna Arena, Praha.
Pertandingan Slavia Praha vs Lens dijadwalkan tersedia melalui live streaming Vidio. Kick-off pertandingan berlangsung pada pukul 02.00 WIB.
Slavia Praha sedikit lebih diunggulkan karena memiliki performa domestik yang lebih konsisten, keuntungan kandang, dan produktivitas tinggi. Lens tetap berbahaya karena memiliki pemain menyerang seperti Florian Thauvin dan Thorgan Hazard.
Slavia Praha dan Lens telah bertemu dua kali sebelumnya. Slavia menang 1-0 setelah extra time pada 5 Desember 1995, sedangkan pertemuan pertama pada 21 November 1995 berakhir 0-0.
Slavia Praha berpeluang mengalahkan Lens, terutama karena sedang berada dalam momentum positif di kompetisi domestik. Namun, rekor 19 pertandingan tanpa kemenangan di Liga Champions menunjukkan bahwa pengalaman terbaru Slavia di kompetisi ini tidak mendukung prediksi kemenangan dengan margin besar.
Pertandingan berpotensi menghasilkan setidaknya tiga gol. Slavia sedang produktif di kompetisi domestik, sedangkan Lens mempunyai pemain depan yang mampu mencetak gol. Masalah pertahanan Lens juga meningkatkan peluang tuan rumah mencetak lebih dari satu gol.
Jakarta, CNN Indonesia --
Kecerdikan dan kecerdasan Igor Tolic bersama Persib Bandung akan diuji dua jadwal penting, melawan Persija Jakarta dan FC Seoul.
Persib akan berhadapan dengan Persija pada Sabtu (12/9) kemudian melawan FC Seoul pada Rabu (16/9). Kedua pertandingan ini sama-sama berstatus tandang di markas lawan.
Melawan Persija bisa dibilang sangat penting. Persija adalah rival. Perlu siasat khusus untuk menghadapi Persija agar bisa menyenangkan suporter setia dan 'kiamat kecil' tercipta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
Ambisi Persija pun sedang melambung. Dalam tiga musim terakhir. Persija tidak bisa mengalahkan Persib baik tandang maupun kandang, sehingga sang rival juara liga tiga musim beruntun.
Karena itu Persib akan menghadapi perlawanan keras di Stadion Utama Gelora Bung Karno, markas Persija. Kesalahan Tolic mengambil keputusan bisa berujung kekalahan.
Masalahnya, Persib tidak bisa fokus penuh melawan Persija. Tolic juga harus mengatur dan mengukur tim untuk laga tandang melawan FC Seoul. Laga tandang AFC Champions League Two ini tak bisa diabaikan.
Setelah laga melawan Persija, Persib akan bertolak ke Korea Selatan. Perjalanan ini bisa menempuh waktu tujuh jam tanpa transit. Kalau transit, bisa sampai sembilan jam atau lebih.
Hari berikutnya, Persib akan menjalani agenda menjelang laga, seperti managers meeting, jumpa pers sebelum laga, uji coba lapangan, dan beberapa kegiatan lainnya.
Bisa dibilang Beckham Putra dan kawan-kawan tidak punya waktu istirahat yang cukup setelah laga melawan Persija hingga pertandingan melawan FC Seoul.
Salah satu cara terbaik agar pemain tetap dalam kondisi terbaik adalah rotasi. Namun, merotasi pemain melawan Persija, bisa berdampak negatif, yakni berujung kekalahan.
Karenanya kecerdikan dan kecerdasan Tolic diuji. Kedalaman skuad Persib akan menjadi seperti apa dalam laga melawan Persija di Jakarta dan FC Seoul di Korea Selatan.
[Gambas:Video CNN]
(abs/nva)