Jakarta, CNBC Indonesia - Nasib para penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta terdampak penutupan sementara operasional penerbangan akibat potensi sebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Berdasarkan data penerbangan pada periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB, terdapat 209 pergerakan pesawat yang terjadwal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang dibatalkan (cancel). Jumlah tersebut terdiri dari 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo.
Sebagai langkah antisipasi terhadap penumpang yang terdampak, Bandara Soekarno-Hatta telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) dengan menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang. Bandara juga menyiapkan bus di setiap terminal untuk mendukung mobilitas penumpang menuju hotel, melalui koordinasi dengan maskapai.
Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung turut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan penumpang selama periode penutupan sementara. Posko di Terminal 1B juga telah dibuka untuk memudahkan koordinasi dan penanganan kondisi operasional di lapangan.
Di sisi layanan komersial, manajemen juga telah berkoordinasi dengan para tenant di terminal untuk memastikan operasional layanan dapat berlangsung selama 24 jam, sehingga kebutuhan penumpang selama periode penutupan sementara dapat tetap terlayani.
Sebagai informasi, berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26, operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara pada 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB menyusul adanya potensi sebaran abu vulkanik (volcanic ash) dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Penutupan sementara ini merupakan langkah mitigasi dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan.
"Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan penanganan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan dengan baik selama kondisi tersebut," kata Asst. Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9/2026).
Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dalam menangani dampak penutupan sementara, termasuk penyesuaian jadwal penerbangan dan penanganan penumpang.
Langkah pemulihan operasional akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi abu vulkanik dan aspek keselamatan penerbangan.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara. Untuk informasi kebandarudaraan dan bantuan lebih lanjut, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172," tulisnya.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Jakarta, CNN Indonesia --
AirNav Indonesia menerbitkan dan memperbaharui NOTAM terkait penutupan sementara tiga bandara akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Tiga bandara yang menjalani proses penutupan sementara adalah Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Radin Inten II.
Halim Perdanakusuma estimasi akan dibuka kembali pada pukul 10.00 WIB. Sedangkan Soekarno-Hatta estimasi akan dibuka kembali pukul 09.30 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
"Penutupan sementara di tiga bandar udara tersebut merupakan bagian dari langkah keselamatan penerbangan seiring perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau."
"Kondisi sebaran abu vulkanik bersifat dinamis sehingga memerlukan pemantauan secara berkelanjutan dan penyesuaian pelayanan navigasi penerbangan sesuai perkembangan kondisi," tulis AirNav dalam pernyataan mereka.
AirNav menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi ruang udara.
"Kami terus memantau perkembangan kondisi ruang udara secara intensif. Setiap perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan penerbangan segera kami tindaklanjuti melalui pembaruan informasi aeronautika dan penyesuaian pelayanan navigasi penerbangan sesuai kebutuhan."
"AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan penerbangan dalam memantau perkembangan kondisi ruang udara dan memastikan informasi keselamatan penerbangan tersampaikan secara tepat waktu."
AirNav Indonesia akan terus memperbarui informasi aeronautika sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap penyesuaian pelayanan navigasi penerbangan," tulis AirNav.
(ptr/har)
AKURAT.CO Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi sejak Jumat malam, mengeluarkan abu vulkanik yang sebarannya terpantau hingga wilayah Jakarta. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
"Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9 pada 6 September 2026 pukul 04.00 WIB, teridentifkasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," tulis BMKG dalam situsnya, Minggu (6/9/2026).
Klaster pertama menunjukkan sebaran abu vulkanik dari permukaan hingga ketinggian 20.000 kaki bergerak ke arah timur laut hingga selatan. Sebaran tersebut mencakup sebagian wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat serta perairan di sekitarnya.
Baca Juga: Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 209 Penerbangan Terdampak
"Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 20.000 ft teramati ke arah Timur Laut-selatan, mencakup sebagian Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya," jelas BMKG.
Sementara klaster kedua, sebaran abu vulkanik terpantau dari permukaan hingga ketinggian 50.000 kaki. Arah pergerakannya menuju barat daya hingga barat laut.
Sebaran tersebut mencakup sebagian wilayah Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta kawasan Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung, dan Banten.
Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Terjang Daratan Banten hingga Lampung, Warga Keluhkan Mata Perih
Gunung Anak Krakatau sendiri merupakan gunung api aktif tipe A. Aktivitasnya telah berulang kali tercatat mengalami erupsi, termasuk rangkaian aktivitas yang berkaitan dengan bencana besar Krakatau pada 1883.
Untuk aktivitas terkini, erupsi terakhir sebelum kejadian terbaru tercatat pada 2 Juli 2026. Sejak saat itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Anak Krakatau pada Level III atau Siaga dan status tersebut masih berlaku hingga kini.
PVMBG menyebut potensi bahaya yang perlu diwaspadai saat ini terutama berasal dari aliran lava serta kemungkinan lontaran batu pijar. Meski aktivitas erupsi meningkat dan memunculkan kekhawatiran di masyarakat, PVMBG memastikan kondisi Anak Krakatau saat ini tidak menunjukkan potensi tsunami.
Minggu, 6 September 2026 08:41 WIB
Ilustrasi- Area Bandara Radin Inten II Lampung Kabupaten Lampung Selatan. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Bandarlampung (ANTARA) - Sejumlah penerbangan pesawat dari Lampung menuju Jakarta dan sebaliknya di Bandara Radin Inten II Lampung dibatalkan dampak penyebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
"Sehubungan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengakibatkan penyebaran abu vulkanik (volcano ash) di ruang udara yang dilewati jalur penerbangan pada Sabtu (5/9), beberapa penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Radin Inten II mengalami pembatalan," ujar General Manajer PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Minggu.
Ia mengatakan pembatalan penerbangan tersebut dilakukan guna menjaga keselamatan, baik penumpang maupun kru pesawat.
"Adapun pembatalan penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Radin Inten II pada Sabtu kemarin, yakni penerbangan maskapai Transnusa 5205 rute Cengkareng (CGK) menuju Lampung (TKG)," katanya.
Kemudian, penerbangan maskapai Transnusa 5206 rute Lampung (TKG) menuju Jakarta (CGK), dan penerbangan maskapai Lion Air 242 rute Cengkareng (CGK) menuju Lampung (TKG).
"Sedangkan pada hari ini, terdapat beberapa penerbangan dari dan menuju Bandara Radin Inten II yang mengalami penundaan jadwal keberangkatan atau kedatangan penerbangan," ucap dia.
Penerbangan yang mengalami penundaan tersebut adalah penerbangan maskapai Garuda Indonesia 073 rute Lampung (TKG) menuju Jakarta (CGK), Citilink Indonesia 904 rute Cengkareng (CGK) menuju Lampung (TKG), dan Citilink Indonesia 905 rute Lampung (TKG) menuju Jakarta (CGK).
"Tim operasional Bandara Internasional Radin Inten II telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami penundaan keberangkatan serta secara rutin melakukan pembaruan informasi terkait jadwal keberangkatan atau kedatangan penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau," ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat yang akan berpergian melalui Bandara Internasional Radin Inten II untuk memantau jadwal penerbangannya dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan jadwal keberangkatannya.
"Manajemen Injourney Airports Bandara Internasional Radin Inten II senantiasa bersinergi dengan seluruh pihak terkait guna memberikan pelayanan bagi seluruh pengguna jasa bandara serta berharap agar bencana erupsi Gunung Anak Krakatau ini dapat segera teratasi," ucap dia.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jakarta -
Suzuki Baleno terbaru resmi meluncur di India. Hatchback andalan Suzuki tersebut mendapat sejumlah pembaruan, mulai dari mesin baru hingga tambahan fitur keselamatan dan teknologi.
Maruti Suzuki India menjual Baleno terbaru dengan harga mulai 6,10 lakh rupee atau sekitar Rp 114 jutaan. Dilansir dari Carwale, harga tersebut merupakan harga perkenalan dan berlaku untuk pasar India.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suzuki Baleno Facelift 2026 meluncur di India Foto: dok. Maruti Suzuki
Ubahan paling signifikan terdapat pada bagian mesin. Suzuki kini menghadirkan Baleno dengan mesin bensin Z12E tiga silinder berkapasitas 1.197 cc.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 82,93 PS pada 5.700 rpm dan torsi puncak 112,4 Nm pada 4.500 rpm. Tenaga disalurkan melalui transmisi manual lima percepatan atau Auto Gear Shift (AGS) lima percepatan.
Untuk konsumsi bahan bakarnya, Baleno model baru dengan transmisi manual diklaim mampu mencapai 23,80 km/l, sedangkan varian AGS mencapai 24,77 km/l.
Selain mesin bensin, Suzuki tetap menawarkan Baleno dengan sistem S-CNG. Varian ini menggunakan mesin Z12E dan transmisi manual lima percepatan dengan konsumsi bahan bakar yang diklaim mencapai 33,61 km/kg.
Suzuki Baleno Facelift 2026 meluncur di India Foto: dok. Maruti Suzuki
Maruti Suzuki juga memberikan sejumlah perubahan pada tampilan. Bagian depan mendapatkan grille NEXWave berukuran lebih besar, bumper baru, garnish krom pada fender, serta lampu LED.
Masuk ke kabin, Baleno terbaru mendapat jok depan dengan fitur ventilasi. Suzuki juga membekali hatchback ini dengan wireless charging dengan active cooling, Head Up Display (HUD), kamera 360 derajat, serta sistem infotainment SmartPlay Pro+ yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel.
Namun, fitur yang paling menarik adalah sistem keselamatan aktif Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2.
Sistem tersebut mencakup Automatic Emergency Braking, Lane Keep Assist, Adaptive Cruise Control, dan High Beam Assist. Baleno terbaru juga dibekali enam airbag serta Electronic Stability Program dengan Hill Hold Assist.
Suzuki juga menyediakan sejumlah pilihan varian. Untuk versi bensin tersedia Sigma MT, Delta MT/AMT, Zeta MT/AMT, Alpha MT/AMT, dan Alpha (O) MT/AMT. Sementara versi S-CNG tersedia dalam pilihan Delta CNG MT dan Zeta CNG MT.
Suzuki Baleno Facelift 2026 meluncur di India Foto: dok. Maruti Suzuki
Perlu diingat bahwa Suzuki Indonesia tak lagi menjual Baleno secara resmi. detikOto sebelumnya melaporkan Baleno sudah tidak dikirimkan ke dealer sejak awal 2025.
Hilangnya Baleno dari pasar Indonesia terjadi tidak lama setelah kemunculan Suzuki Fronx. SUV kompak bergaya coupe tersebut kemudian diproyeksikan menjadi salah satu model andalan Suzuki di Indonesia.
Berbeda dengan Baleno yang didatangkan secara utuh atau Completely Built Up (CBU) dari India, Fronx diproduksi di Indonesia melalui fasilitas Suzuki di Cikarang, Jawa Barat.
Dengan demikian, meski Baleno generasi terbaru kini mendapat peningkatan fitur yang cukup signifikan di India, belum ada tanda model tersebut akan kembali dipasarkan di Indonesia.
(mhg/rgr)
Minggu, 6 September 2026 08:41 WIB
Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan merangkul komunitas Driver Punya Cerita (DPC) dan Community Rider Adventure Family (CRAF) Palembang untuk mengampanyekan pentingnya peran ayah dalam keluarga. ANTARA/HO/BKKBN Sumsel
Palembang (ANTARA) - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan menggandeng komunitas Driver Punya Cerita (DPC) dan Community Rider Adventure Family (CRAF) Palembang untuk mengampanyekan pentingnya peran ayah dalam keluarga.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel Arios Saplis mengatakan di Palembang, Minggu, bahwa pelibatan komunitas merupakan bagian dari penerapan strategi pentahelix. Langkah ini diambil untuk menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas, khususnya para ayah dan calon ayah di luar sektor formal.
"Pemerintah tidak bisa membangun generasi unggul sendirian," kata Arios.
Ia menambahkan bahwa BKKBN merangkul komunitas seperti DPC dan CRAF agar pesan pengasuhan anak dapat masuk ke ruang-ruang diskusi edukatif para anggota.
Arios menilai anggota komunitas otomotif dan pengemudi yang didominasi oleh pria memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. Kehadiran mereka diharapkan mampu mematahkan stereotip lama bahwa pengasuhan anak semata-mata merupakan tugas seorang ibu.
Berdasarkan data BKKBN, keterlibatan langsung figur ayah dalam pengasuhan anak di Indonesia saat ini masih tergolong rendah, yakni baru mencapai 20,9 persen.
Oleh karena itu, BKKBN menggalakkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) untuk merespons kondisi tersebut. Melalui gerakan ini, BKKBN mendorong para anggota komunitas agar dapat hadir secara emosional, meninggalkan pola asuh kaku, dan aktif terlibat dalam urusan domestik.
Program edukasi pengasuhan ini dirancang menyasar para ayah yang memiliki anak usia dini hingga praremaja. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pembekalan bagi remaja laki-laki yang menjadi calon orang tua di masa depan.
Melalui kolaborasi tersebut, BKKBN Sumsel berharap para anggota komunitas otomotif dan pengemudi di Palembang dapat menjadi teladan nyata. Mereka diharapkan tumbuh menjadi sosok ayah yang mau hadir, mendengar, serta mendampingi tumbuh kembang anak di rumah.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jakarta -
Hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau melanda sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Jakarta, bahkan membuat bandara Soekarno Hatta ditutup sementara. Apa itu abu vulkanik?
Saat gunung berapi meletus, letusannya dapat melepaskan lava, bebatuan, gas panas, dan abu vulkanik dalam jumlah sangat besar. Abu vulkanik terbentuk dari bebatuan yang hancur dan partikel kaca berdiameter lebih kecil dari 2 milimeter.
Begitu terlontar ke udara, abu ini dapat menyebar hingga ratusan bahkan mungkin ribuan kilometer sebelum akhirnya jatuh ke Bumi. Terdapat dua jenis abu vulkanik:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Abu halus:Partikel berukuran lebih kecil dari 0,063 mm.
- Abu kasar:Partikel berukuran di bawah 2 mm.
Dikutip detikINET dari Universe Today, bebatuan yang lebih besar tidak dapat bertahan melayang di udara dan akan jatuh menghujani area di sekitar kerucut gunung berapi selama erupsi. Bebatuan terbesar ini disebut bom vulkanik dan diameternya bisa mencapai hingga 6 meter.
Abu terbentuk ketika batuan padat hancur dan magma terpecah menjadi partikel-partikel kecil selama letusan eksplosif. Letusan yang dahsyat dipadukan dengan tekanan uap akan mencabik-cabik batuan di sekitar lubang kepundan gunung berapi, lalu melontarkannya ke udara, terkadang hingga mencapai ketinggian beberapa kilometer.
Begitu abu vulkanik ini berada di udara, sebarannya dapat menghalangi cahaya Matahari, sehingga mengubah warna langit menjadi berkabut dan kekuningan. Abu ini bahkan mampu menciptakan pemandangan Matahari terbenam yang spektakuler.
Letusan besar, seperti letusan dahsyat Krakatau tahun 1883, dapat menyebarkan abu vulkanik ke seluruh dunia, memicu pendinginan suhu selama beberapa tahun. Partikel paling kecil dapat bertahan melayang di atmosfer bertahun-tahun, dan tersebar ke seluruh penjuru planet melalui hembusan angin di lapisan udara atas.
Abu vulkanik juga merupakan bagian dari salah satu ancaman terbesar gunung berapi: aliran piroklastik atau yang biasa dikenal sebagai awan panas. Fenomena ini terjadi ketika gas panas dan abu menyembur dari gunung berapi lalu meluncur deras menuruni lerengnya dengan kecepatan tinggi.
Aliran mematikan ini suhunya bisa melampaui 1.000 derajat C dan melaju dengan kecepatan lebih dari 700 km/jam sehingga sulit bagi siapa pun untuk berlari menghindari kejaran awan panas ini.
Partikel abu vulkanik sangat kecil dan memiliki struktur dengan banyak rongga kecil. Kepadatannya relatif rendah sebagai material batuan.
Karena kecil dan kepadatan rendah, memungkinkannya terangkat tinggi ke atmosfer saat letusan kemudian terbawa angin hingga sangat jauh. Karenanya, abu vulkanik dapat menimbulkan berbagai masalah jauh dari gunung yang meletus.
Partikel abu vulkanik tidak larut dalam air. Ketika basah, ia berubah menjadi lumpur licin sehingga dapat membuat jalan raya maupun landasan pacu pesawat berbahaya.
Abu vulkanik menimbulkan berbagai risiko bagi manusia, properti, mesin, masyarakat, dan lingkungan. Orang yang terpapar hujan abu dapat mengalami sejumlah gangguan kesehatan seperti iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, penyakit menyerupai bronkitis, serta tidak nyaman saat bernapas.
Risiko ini dapat dikurangi menggunakan masker debu berdaya filtrasi tinggi. Dalam jangka panjang, jika abu mengandung kadar silika tinggi, paparan dapat memicu penyakit yang dikenal sebagai silikosis.
Ternak juga mengalami gangguan pada mata dan saluran pernapasan seperti manusia. Hewan yang mencari makan dengan merumput bisa kesulitan memperoleh makanan apabila sumber pakannya tertutup abu.
Hujan abu juga berdampak pada sektor transportasi seperti penerbangan. Mesin jet modern memproses udara dalam jumlah sangat besar. Udara dihisap melalui bagian depan mesin dan dikeluarkan melalui bagian belakang.
Jika abu masuk mesin jet, abu tersebut dapat dipanaskan hingga mencapai suhu lebih tinggi daripada titik lelehnya. Akibatnya abu meleleh di dalam mesin, lalu berubah menjadi material lunak dan lengket yang menempel di dalam mesin. Kondisi ini menghambat aliran udara di dalam mesin sekaligus menambah beban pesawat.
Abu vulkanik pernah menyebabkan kegagalan mesin beberapa pesawat. Beruntung, para pilot berhasil mendarat dengan selamat menggunakan mesin yang masih berfungsi. Saat ini, gunung berapi dipantau terus-menerus untuk mendeteksi tanda letusan. Jalur penerbangan dapat dialihkan agar menghindari wilayah yang berpotensi mengandung abu vulkanik di udara.
(fyk/fyk)
TAGSLIHAT LAINNYA
Minggu, 6 September 2026 08:37 WIB
Foto Arsip - Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi. ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Bandarlampung (ANTARA) - Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengimbau masyarakat Provinsi Lampung untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang kini berstatus Level III (Siaga).
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, mengurangi aktivitas di luar rumah, dan apabila harus beraktivitas di luar agar menggunakan masker," kata Kristomei Sianturi dalam keterangannya di Bandarlampung, Minggu.
Pangdam meminta masyarakat untuk mewaspadai perkembangan situasi, mematuhi imbauan pemerintah, serta hanya merujuk pada informasi resmi dari instansi berwenang demi menjaga keselamatan bersama.
Guna mengantisipasi dampak erupsi, Kodam XXI/Radin Inten telah menyiagakan seluruh satuan jajaran, baik dari aspek personel maupun materiil.
"Setiap satuan diinstruksikan untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau secara berkala setiap harinya," ujar Kristomei.
Dia mengatakan langkah kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan sarana pendukung siap dikerahkan sewaktu-waktu jika diperlukan dalam penanganan kondisi darurat bencana.
Pangdam menyatakan pihaknya akan terus memantau dinamika situasi di lapangan untuk memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi masyarakat di wilayah Lampung.
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung setelah mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak Jumat (4/9).
Erupsi tersebut disertai semburan lava pijar atau lava fountain yang diperkirakan mencapai ketinggian sekitar 100 hingga 400 meter dari puncak kawah.
Berdasarkan data Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, kolom abu vulkanik GAK mencapai sekitar Flight Level (FL) 480 atau setara 14,6 kilometer di atas permukaan laut, dengan sebaran abu bergerak ke arah barat mengikuti pola angin di lapisan atmosfer atas.
Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keluhan akibat paparan debu atau abu vulkanik yang diduga berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
"Kami membuka layanan kesehatan di seluruh Puskesmas bagi warga yang kesehatannya terdampak abu vulkanik GAK," kata Wali Kota Bandarlampung EVa Dwiana di Bandarlampung, Minggu.
Ia mengimbau masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, khususnya gangguan pernapasan atau gejala infeksi saluran pernapasan akut (Ispa) setelah terpapar debu vulkanik, untuk segera mendapatkan layanan kesehatan.
"Warga dapat menghubungi atau langsung mendatangi puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandarlampung, untuk mendapatkan layanan kesehatan," kata dia.
Wali Kota Bandarlampung meminta masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
"Debu vulkanik dapat mengganggu kualitas udara, mengurangi jarak pandang, serta membuat permukaan jalan menjadi licin, sehingga masyarakat harus berhati-hati," kata dia.
Ia meminta agar masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
"Kami harap warga tidak panik, tetap tenang serta mengikuti informasi terkini terkait GAK. Terpenting tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah serta memakai masker untuk sementara waktu," kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pangdam XXI imbau warga Lampung tetap tenang sikapi erupsi GAK
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
AKURAT.CO Kementerian Perhubungan resmi memperpanjang penutupan sementara aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, mengatakan hasil pemeriksaan terbaru masih menunjukkan adanya indikasi abu vulkanik di area Bandara Soekarno-Hatta. Penutupan bandara pun diperpanjang hingga Minggu (6/9/2026) pukul 09.30 WIB.
"Hasil paper test terbaru dari Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno Hatta (Gedung 725 AMOS) pada pukul 06.05 WIB - 06.35 WIB juga menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta sehingga penutupan bandara diperpanjang hingga Minggu (6/9) pukul 09.30 WIB sesuai NOTAM Nomor A3344/26 NotamR A3341/26," kata Lukman dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).
Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Terjang Daratan Banten hingga Lampung, Warga Keluhkan Mata Perih
Pihak bandara memastikan seluruh pesawat yang sedang dalam kondisi Remain Over Night (RON) berada dalam keadaan aman. Total terdapat 170 pesawat yang disiagakan di area apron. Rinciannya, 66 pesawat berada di Terminal 1, 51 pesawat di Terminal 2, 49 pesawat di Terminal 3, dan empat pesawat di terminal kargo.
Sementara itu, berdasarkan NOTAM penutupan wilayah udara pada periode 01.30 hingga 09.30 WIB, sebanyak 209 pergerakan penerbangan terdampak. Jumlah penumpang yang terdampak selama periode penutupan mencapai 22.798 orang.
"Berdasarkan NOTAM penutupan wilayah udara periode 01.30 s.d. 09.30 WIB, tercatat sebanyak 209 pergerakan penerbangan terdampak dengan rincian per terminal. Total penumpang terdampak pada periode penutupan ini mencapai 22.798 penumpang," jelasnya.
Untuk penerbangan domestik, rute Makassar (UPG) menjadi rute dengan jumlah pergerakan terdampak terbanyak, yakni 16 pergerakan pesawat. Sedangkan untuk penerbangan internasional, rute Singapura (SIN) menjadi yang paling banyak terdampak dengan total 11 pergerakan pesawat.
Penanganan penerbangan internasional mencakup 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penjadwalan kembali untuk sejumlah rute, yakni Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), dan Kuala Lumpur (KUL).
Baca Juga: Apa Itu Lava Fountain? Ini Arti dan Bahayanya Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi
Sementara pada penerbangan domestik tercatat empat pembatalan dan satu penerbangan dialihkan. Rute yang terdampak meliputi Lampung (TKG), Denpasar (DPS), dan Surabaya (SUB).
Lukman mengatakan, petugas bandara dan maskapai saat ini berfokus memastikan penumpang mendapatkan informasi terbaru dan pelayanan sesuai prosedur selama penutupan berlangsung.
"Fokus utama seluruh petugas bandara dan maskapai saat ini adalah memberikan informasi secara berkala, memastikan ketersediaan ruang tunggu, serta memberikan penanganan sesuai prosedur," pungkas Lukman.
Jakarta, CNN Indonesia --
Iran telah berada di bawah sanksi ekonomi Amerika Serikat selama lebih dari 47 tahun. Saat ini setelah perang berlangsung selama enam bulan, sanksi sekunder dan blokade juga dijatuhkan AS atas negara itu.
Negara adidaya itu akan melarang negara-negara di dunia memberi bantuan atau menjalin bisnis dengan Iran. Namun selama hukuman berlangsung Iran belum juga menunjukkan tanda-tanda menyerah bahkan makin lantang melawan.
"Kami menyatakan kepada semua negara... jangan bergabung dalam perang ekonomi yang dikobarkan oleh Amerika Serikat," kata Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezai, dalam siaran televisi pemerintah Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Negara mana pun yang berpartisipasi dalam penerapan pembatasan ekonomi terhadap kami akan dianggap sebagai musuh," tambahnya.
Iran bukan satu-satunya negara yang disanksi oleh AS selama puluhan tahun. Ada Kuba dan Korea Utara yang tetap bertahan meski dalam kondisi ditekan.
Kuba sudah disanksi oleh AS sejak 1962 di era Presiden John F Kennedy.
Kennedy mengumumkan embargo perdagangan antara AS dan Kuba, sebagai tanggapan atas tindakan-tindakan tertentu yang dilakukan oleh Pemerintah Kuba, dan mengarahkan Departemen Perdagangan dan Departemen Keuangan untuk menerapkan embargo tersebut, yang masih berlaku hingga saat ini.
Dampak dari sanksi ekonomi ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Laporan The Guardian pada 2022 saat mengenang 60 tahun sanksi ke Kuba menuliskan, dampak isolasi akibat embargo AS tidak mungkin diabaikan.
Dermaga setengah kosong: AS telah melarang semua kapal pesiar, pertukaran budaya, dan delegasi pendidikan yang dulunya mendorong industri terbesar di pulau itu.
Rumah sakit kekurangan persediaan, AS telah melarang ekspor teknologi medis dengan komponen AS, yang menyebabkan kekurangan kronis obat-obatan bebas resep.
Bahkan internet pun menjadi zona isolasi. Embargo AS berarti warga Kuba tidak dapat menggunakan Zoom, Skype, atau Microsoft Teams untuk berkomunikasi dengan dunia luar.
Dan yang cukup miris adalah jeritan warga yang hanya mendapatkan jatah listrik. Namun Kuba masih tetap berdiri sampai sekarang.
Pilihan Redaksi
Sementara Korea Utara jauh lebih lama lagi diberi hukuman, yakni sejak tahun 1950. Embargo perdagangan dan keuangan awal diterapkan menyusul keterlibatan militer di Perang Korea.
Sanksi itu biasanya diperbaharui secara berkala. Tahun 2006, Korut mendapatkan sanksi baru dan pengetatan aset keuangan, pasca uji coba nuklir perdana Korut. Lalu 10 tahun kemudian perluasan sanksi ketat terhadap akses sistem keuangan global dan pelarangan transaksi perbankan.
Departemen Keuangan Amerika Serikat menjatuhkan sanksi tambahan terhadap sejumlah individu dan lembaga dari Korea Utara serta negara ketiga yang diduga menempatkan teknisi teknologi informasi (TI) secara ilegal di perusahaan-perusahaan AS untuk mengumpulkan dana bagi pengembangan senjata pemusnah massal (WMD).
Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) di bawah Departemen Keuangan AS pernah mengumumkan bahwa pekerja teknologi informasi yang terkait dengan Korea Utara melakukan penipuan terorganisir dengan menggunakan dokumen palsu dan identitas curian untuk bekerja di perusahaan-perusahaan sah di AS maupun negara sekutunya.
OFAC menyatakan telah memasukkan enam individu dan dua lembaga yang terlibat dalam kegiatan tersebut ke dalam daftar sanksi.
Sama seperti Kuba, Korut pun masih tetap bertahan sampai saat ini.
(imf/dna)