Liputan6.com, Jakarta - Rafi Sudirman melakukan transformasi besar dari dunia musik ke layar lebar lewat film "Djamin Setia Selamanya". Ia dipercaya memerankan Djamin Ginting, pahlawan nasional yang memimpin pasukan gerilya mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Kabar itu disampaikan di Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Setelah dikenal luas lewat karya di industri musik, Rafi kini memperluas kiprah di dunia perfilman. Peran ini disebut sebagai salah satu tantangan terbesar dalam kariernya karena ia tampil sebagai sosok pejuang yang memimpin perlawanan bersenjata.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353460/original/070258800_1789965647-26551.jpg)
Perbesar
Selama mendalami karakter, ada hal yang paling membekas bagi Rafi, yakni kecintaan Djamin Ginting dan rekan-rekannya terhadap negeri ini. Ia menilai setiap generasi punya cara berbeda untuk menunjukkan rasa cinta terhadap Tanah Air.
"Apa yang bisa dipetik di sini banyak, cuma yang menarik ingin aku bahas, Pak Jamin dan teman-temannya sangat cinta negeri ini. Setiap orang punya cara masing-masing untuk cinta Indonesia. Kalau Pak Jamin mungkin adaptif, tapi kita bisa lakukan apapun demi Indonesia," pungkas Rafi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353461/original/013931300_1789965649-26552.jpg)
Perbesar
Sutradara Rako Prijanto memiliki harapan serupa. Menurutnya, film ini tak hanya berbicara soal peperangan, tetapi juga sisi visioner sang tokoh dan keberaniannya mengambil peluang pada zamannya. Rako menegaskan setiap orang punya perjuangannya sendiri, lalu mencontohkan semangat belajar bahasa Belanda yang dilakukan sang pahlawan.
"Kalau Pak Jamin visioner dengan belajar bahasa Belanda mungkin kita belajar bahasa digital. Dengan pikirannya yang visioner, out of the box, semoga jadi inspirasi untuk anak muda dalam menjalani hidup saat ini. Apalagi dengan generasi sandwich dengan segala bebannya, semoga ini menjadi inspirasi," tambah Rako.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353462/original/029953400_1789965650-26553.jpg)
Perbesar
Putri Djamin Ginting sekaligus produser film, Riahna Jamin Gintings, mengatakan film ini bagian dari upaya keluarga memperkenalkan kembali sejarah perjuangan sang ayah. Ia menyadari perjalanan hidup Djamin sangat panjang, sehingga tidak semua kisah bisa masuk ke dalam film.
"Saya bercita-cita supaya generasi muda bisa melihat bagaimana Indonesia waktu itu para pejuang berusaha payah, merdeka atau mati. Jadi kalau sekarang sudah merdeka, saya minta bisa nggak kita perjuangkan Indonesia agar lebih berkembang, adil dan makmur. Karena adil dan makmur itu sangat penting bagi masyarakat Indonesia," tutur Riahna.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6