Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat perannya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia untuk naik kelas hingga mampu menembus pasar global. Upaya tersebut dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga penguatan kapasitas dan literasi keuangan serta pembukaan akses bisnis dan pasar internasional.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris Y. S. dalam Indonesia Economic Forum 2026 yang bertema "The Future of Indonesia's Exports: Transforming Towards Value-Added, Competitive and Sustainable Growth", sebuah forum yang membahas strategi memperkuat daya saing ekspor Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, Direktur Utama DSI, Luke Thomas Mahony dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag, Fajarini Puntodewi.
Dippo mengungkapkan, bahwa terdapat tiga tantangan utama yang perlu dijawab agar semakin banyak UMKM Indonesia mampu masuk ke pasar ekspor. Ketiganya mencakup kapasitas usaha dan kualitas produksi, literasi keuangan, serta akses bisnis.
"Berangkat dari tiga hal tersebut, kami memberikan pembiayaan untuk membantu kapasitas, kami memberikan program pendampingan untuk membantu literasi, dan kami membuka sebesar-besarnya akses yang kami miliki untuk membantu akses bisnis dari UMKM," ujar Dippo dalam keterangan tertulis Rabu (30/9/2026).
Menurut Dippo, pembiayaan menjadi fondasi awal bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus kualitas produknya. Dengan dukungan modal, pelaku usaha dapat memperbesar skala bisnis, meningkatkan kapasitas produksi, serta memenuhi standar yang dibutuhkan pasar yang lebih luas.
Adapun komitmen tersebut tercermin dari portofolio kredit BRI. Hingga akhir triwulan II-2026, kredit kepada segmen UMKM mencapai Rp1.235,4 triliun, tumbuh 8,6% secara tahunan (year-on-year/yoy). Dengan capaian tersebut, sekitar 75,1% dari keseluruhan portofolio kredit dan pembiayaan BRI Group disalurkan kepada segmen UMKM.
Selain akses pembiayaan, Dippo menekankan, bahwa pelaku usaha juga perlu memiliki literasi keuangan dan tata kelola usaha yang baik, mengingat pasar ekspor memiliki tuntutan yang lebih kompleks, termasuk transparansi keuangan dan kemampuan memenuhi standar calon buyer.
"Ekspor itu bukan hanya menjual barang. Buyer di luar negeri juga menuntut adanya transparansi keuangan. Kemampuan dari produsen menjelaskan bagaimana cara memproduksi, bagaimana keuangannya, sumbernya dari mana, itu juga penting untuk dilihat dari sisi buyer," jelas Dippo.
Untuk mendorong aspek tersebut, BRI mengembangkan ekosistem pemberdayaan UMKM yang berjalan berdampingan dengan pembiayaan. Hingga Juni 2026, Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa binaan, sementara Klasterku Hidupku telah menjangkau lebih dari 44 ribu klaster usaha. Di sisi digital, LinkUMKM telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM, sedangkan pendampingan melalui Rumah BUMN telah melibatkan sekitar 596 ribu pelaku UMKM.
"Yang paling berat adalah bagaimana secara pelan-pelan kita meningkatkan skala mereka, literasi mereka sampai mereka bisa diakses secara internasional. Ini tidak boleh dibalik. Kalau hari ini kita kasih akses tapi literasinya belum dapat, maka akses itu akan sia-sia juga," ungkap Dippo.
Setelah kapasitas dan kesiapan usaha diperkuat, tantangan berikutnya adalah mempertemukan UMKM dengan pasar. Dalam hal ini, lanjut Dippo, BRI memanfaatkan ekosistem nasabah dari berbagai segmen melalui pendekatan One BRI Solution. Pendekatan tersebut memungkinkan pelaku UMKM terhubung dengan nasabah korporasi maupun komersial dan membuka peluang integrasi ke dalam rantai nilai yang lebih besar.
Upaya membuka akses pasar juga diwujudkan melalui BRI UMKM EXPO(RT). Pada penyelenggaraan 2025, ajang tersebut menghadirkan lebih dari 1.000 UMKM dan berhasil merealisasikan commitment deal melalui business matching sebesar USD90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun. Kegiatan tersebut juga mempertemukan UMKM dengan 506 pembeli terdaftar dari 34 negara.
Dippo mencontohkan potensi tersebut melalui pengembangan UMKM di sektor perikanan dan industri kayu di Jawa Timur. Menurutnya, BRI tidak bekerja sendiri dalam membuka akses pasar internasional, melainkan memanfaatkan ekosistem nasabah korporasi dan komersial yang telah memiliki hubungan bisnis dengan buyer di berbagai negara.
"Ketika mereka berhasil menjual produknya, mereka tidak sendiri. BRI tidak memberikan akses itu sendiri. Kita menggunakan nasabah-nasabah korporasi dan komersial kita yang kebetulan juga memiliki buyer di negara-negara tersebut. Jadi kolaborasi ini contohnya," kata Dippo lagi.
(bul/bul)
[Gambas:Video CNBC]
Rabu, 30 September 2026 - 12:11 WIB
Jakarta, VIVA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengapresiasi prestasi tim bulu tangkis Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Tim Merah Putih berhasil membawa pulang enam medali yang terdiri atas dua emas, satu perak, dan tiga perunggu dari nomor beregu maupun perorangan.
Baca Juga
Capaian tersebut menandai peningkatan prestasi bulu tangkis Indonesia dibandingkan Asian Games sebelumnya di Hangzhou, China. Pada edisi 2026, skuad Merah Putih kembali meraih medali dari sejumlah nomor yang dipertandingkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Medali emas diraih dari nomor beregu putra serta ganda putra melalui Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Sementara itu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menyumbangkan medali perak dari nomor ganda campuran.
Baca Juga
Tiga medali perunggu masing-masing dipersembahkan tim beregu putri, Alwi Farhan dari nomor tunggal putra, serta pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dari nomor ganda putra.
Ketua Umum PP PBSI Mohammad Fadil Imran menyampaikan apresiasi kepada BNI yang selama ini konsisten mendukung perkembangan bulu tangkis Indonesia. Menurutnya, dukungan berbagai mitra menjadi bagian dari proses panjang pembinaan atlet hingga mampu bersaing di level internasional.
Baca Juga
"Secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada BNI atas kepercayaan dan konsistensinya mendukung bulu tangkis Indonesia. Bagi kami, kemitraan yang baik bukan hanya hadir ketika atlet berdiri di podium, tetapi juga hadir dalam proses panjang menuju podium tersebut," ujar Fadil dikutip dari keterangannya, Rabu. 30 September 2026.
Fadil mengatakan, menjaga Indonesia tetap kompetitif dalam bulu tangkis dunia membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak. "Kita membutuhkan gotong royong, PBSI, atlet, pelatih, pemerintah, sponsor, komunitas, dan masyarakat bergerak dalam tujuan yang sama," katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, capaian tim bulu tangkis Indonesia merupakan hasil dari proses pembinaan yang perlu terus dijaga secara berkelanjutan. BNI berkomitmen mendukung pembinaan dan regenerasi atlet agar semakin banyak talenta muda Indonesia memperoleh kesempatan untuk berkembang.
"Prestasi seperti ini lahir dari proses yang panjang. Karena itu, BNI berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan regenerasi atlet sebagai bagian dari upaya memberikan ruang bagi generasi muda Indonesia untuk berkembang dan mengukir prestasi," ujar Okki.
Halaman Selanjutnya
Menurut Okki, dukungan terhadap pembinaan atlet juga sejalan dengan semangat penguatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Keberhasilan tim bulu tangkis di Asian Games 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk terus berlatih, berkompetisi, dan membawa nama Indonesia di panggung internasional.
Jayapura (ANTARA) - Pemerintah pusat melalui kementerian terkait saat ini fokus untuk mempercepat pembangunan di Papua. Salah satunya adalah pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang terus digenjot oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra).
Pembangunan jalan di Papua tidak hanya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi akses bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi kesejahteraan mereka kepada pemerintah. Selain itu, pembangunan Papua memerlukan perhatian khusus mengingat saat ini wilayah tersebut terdiri atas enam provinsi dan 42 kabupaten/kota yang memiliki tantangan geografis dan kebutuhan pembangunan yang beragam.
Pembangunan infrastruktur melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) oleh pemerintah pusat di Kabupaten Jayapura menjadi salah satu contoh. Ruas Jalan Skory-Puay yang menghubungkan Distrik Kemtuk dan Distrik Sentani Timur itu telah selesai dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional Jayapura, sehingga manfaatnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam proyek tersebut, peningkatan jalan dilakukan sepanjang 7,7 kilometer dengan lebar sekitar 5,5 meter dan pengaspalan setebal lima sentimeter. Selain itu, dilakukan rehabilitasi terhadap 11 jembatan di sepanjang ruas jalan. Ini menandakan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jayapura tidak semata-mata mengenai pembangunan fisik, tetapi menghadirkan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menegaskan pentingnya pembangunan jalan yang menghubungkan sejumlah wilayah di Papua agar aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang karena akses jalan yang memadai dan meningkatkan mobilitas warga serta memperluas peluang usaha.
Pembangunan jalan tersebut memberikan dampak nyata terhadap mobilitas masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses. Waktu tempuh yang sebelumnya sekitar 40-45 menit, bahkan kadang tidak bisa dilalui tanpa menggunakan motor trail, kini dapat dilalui hanya sekitar 15 menit.
"Artinya pengurangan jarak atau waktu tempuh ini bisa sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari, termasuk untuk perdagangan, belanja, bercocok tanam, kemudian juga anak-anak sekolah dan lain sebagainya," kata AHY.
Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan Papua, termasuk menyelesaikan persoalan tata ruang dan lahan, serta penataan ruang membutuhkan pengawalan khusus agar tidak terjadi tumpang tindih yang dapat menghambat pembangunan, termasuk persoalan yang berkaitan dengan tanah adat.
Bagi pemerintah pusat, pembangunan bisa saja terhenti atau terhambat jika ada persoalan dengan tata ruang wilayah yang juga diakibatkan oleh status lahan atau tanah yang belum jelas. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah perlu bekerja bersama untuk mengidentifikasi persoalan, menghimpun masukan, serta mencari solusi bagi berbagai tantangan pembangunan di Papua.
Di lain sisi, percepatan pembangunan di Papua harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Besarnya sumber daya alam yang dimiliki Bumi Cenderawasih tersebut harus dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat tanpa dilakukan melalui eksploitasi yang merusak lingkungan.
Hal itu menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah ingin terus memuliakan Tanah Papua dengan tidak merusak lingkungan.
Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama pemerintah provinsi se-Tanah Papua telah melakukan pertemuan di Kantor Gubernur Papua untuk percepatan pembangunan infrastruktur, konektivitas, dan pengembangan wilayah Papua.
Dalam rapat koordinasi tersebut pemerintah pusat dan daerah juga menyepakati pentingnya konsolidasi lintas sektor dengan menyatukan sasaran, data, kebijakan, program, dan anggaran pembangunan.
Ketersediaan anggaran menjadi kendala utama dalam merealisasikan proyek-proyek infrastruktur berskala besar, seperti pembangunan jalan yang membentang hingga ratusan, bahkan ribuan kilometer. Meski demikian pemerintah berkomitmen untuk terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur di Tanah Papua meski di tengah keterbatasan anggaran negara.
Penyusunan skala prioritas bukanlah hal yang mudah, mengingat kebutuhan pembangunan tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia, termasuk enam provinsi dan 42 kabupaten/kota yang ada di Tanah Papua. Selain pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, pemerintah pusat juga berkomitmen melakukan percepatan pembangunan di Tanah Papua lewat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Bagi pemerintah, pembenahan infrastruktur dasar, seperti pemukiman dan sanitasi, sangat krusial untuk mendongkrak taraf hidup masyarakat lokal. Selanjutnya sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi fokus utama guna memperkuat kapasitas SDM di Papua. Program ini akan direalisasikan melalui sejumlah langkah strategis.
Gubernur Papua Matius Fakhiri menegaskan pengembangan wilayah merupakan hal fundamental dalam mengoptimalkan sumber daya daerah yang berorientasi pada pembangunan. Dengan demikian pemerintah daerah mengharapkan pemerintah pusat untuk memperkuat dukungan pembangunan infrastruktur di Tanah Papua
Pembangunan jalan dan jaringan transportasi yang menghubungkan pusat-pusat wilayah dengan daerah terpencil tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur tetapi juga menjadi pintu masuk pemerataan pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Untuk mempercepat pembangunan dan mengurangi kesenjangan antarwilayah, maka kerangka strategi utama, di antaranya percepatan konektivitas, pemerataan layanan dasar, pengembangan pusat pertumbuhan baru, serta penerapan kebijakan afirmatif dan keberpihakan.
Perkuat pelayanan
Pembangunan infrastruktur di Papua tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek, tetapi juga mampu membuka konektivitas dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses.
Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (KEP Otsus) Papua Velix Vernando Wanggai mengatakan percepatan pembangunan Infrastruktur dan pengembangan kewilayahan sebagai momentum untuk mengidentifikasi berbagai hambatan pembangunan di Tanah Papua.
Rapat koordinasi antara Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bersama pemerintah provinsi se-Tanah Papua merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat mempercepat pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah Papua sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dialog antara pemerintah pusat dan daerah penting untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan pembangunan, sekaligus mengidentifikasi persoalan yang selama ini menghambat percepatan pembangunan infrastruktur.
Pembangunan infrastruktur di Papua juga membutuhkan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada proyek-proyek berskala nasional, tetapi juga memperhatikan kebutuhan konektivitas antarkawasan ke kampung-kampung.
Pendekatan ini menjadi langkah penting karena kondisi geografis Papua memiliki karakteristik berbeda dengan wilayah lain di Indonesia, sehingga pembangunan akses harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah.
Terkait hal itu, penting memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan wilayah.
Koordinasi tersebut diperlukan untuk menyusun strategi pembangunan jalan dalam beberapa tahun ke depan, termasuk menentukan prioritas pembangunan, proses pengadaan barang dan jasa, kesiapan lahan, hingga kejelasan pengelola maupun penyedia proyek.
Dengan koordinasi yang lebih baik, pembangunan infrastruktur diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri antara pemerintah pusat dan daerah, tetapi menjadi bagian dari satu strategi pembangunan kewilayahan yang terintegrasi.
Editor: Masuki M. Astro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta (ANTARA) - Bogor dan hujan seperti dua hal yang sulit dipisahkan. Bahkan, julukan "Kota Hujan" sudah begitu melekat dalam kehidupan sehari-hari kota ini. Ketika langit di Jakarta masih cerah, bukan hal aneh jika wilayah Bogor sudah lebih dulu diguyur hujan.
Namun, sebenarnya mengapa Bogor lebih sering hujan dibandingkan banyak wilayah lain?
Ternyata, kondisi tersebut bukan sekadar kebetulan. Letak geografis Bogor membuat wilayah ini memiliki sejumlah kondisi yang mendukung pembentukan awan dan hujan.
Baca juga: Kapan musim hujan 2026/2027 dimulai? Ini prediksi BMKG
Baca juga: Kenapa petir sering menyertai hujan lebat? Begini proses terbentuknya
Salah satu faktor utamanya adalah posisi Bogor yang dikelilingi kawasan pegunungan.
Kota Bogor berada di bagian barat Pulau Jawa dan berdekatan dengan kawasan pegunungan seperti Gunung Salak dan Gunung Gede-Pangrango. Kondisi topografi tersebut berperan dalam proses pembentukan hujan, terutama melalui mekanisme yang dikenal sebagai hujan orografis.
Sederhananya, ketika udara yang membawa banyak uap air bergerak menuju wilayah pegunungan, udara tersebut dipaksa naik mengikuti kontur lereng.
Semakin tinggi udara bergerak, suhunya semakin rendah. Uap air kemudian mengalami kondensasi dan membentuk awan. Jika kandungan air di awan sudah cukup banyak, hujan pun dapat turun.
Proses tersebut membuat wilayah yang berada di sekitar pegunungan bisa menerima curah hujan lebih tinggi dibandingkan daerah yang relatif datar.
Penelitian di Indonesia juga menunjukkan bahwa efek orografis dapat meningkatkan jumlah curah hujan pada wilayah yang berada di sisi datangnya angin.
Faktor lainnya adalah posisi Bogor yang relatif terbuka terhadap pengaruh angin laut.
Penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) mengenai karakteristik curah hujan di Kota Bogor menyebutkan bahwa kota ini dikelilingi pegunungan dan terbuka terhadap angin laut sehingga menerima curah hujan relatif tinggi.
Angin dari arah laut dapat membawa udara yang mengandung banyak uap air menuju daratan. Ketika udara lembap tersebut bertemu dengan kondisi atmosfer yang mendukung dan dipengaruhi topografi pegunungan, pembentukan awan hujan dapat semakin aktif.
Baca juga: Apakah hujan bisa bantu hilangkan kadar polusi di udara?
Jadi, Bogor seolah berada di lokasi yang cukup ideal untuk "mengumpulkan" dua bahan penting pembentuk hujan, yakni udara lembap dan kondisi geografis yang membantu udara naik.
Menariknya, hujan di Bogor bukan hanya sering, tetapi juga memiliki pola waktu yang cukup khas.
Berdasarkan penelitian IPB menggunakan data tahun 2017-2020, curah hujan di Kota Bogor cenderung meningkat dari siang hingga malam dengan puncak pada sore hari.
Pada periode Desember hingga Februari, hujan bahkan dapat terjadi hampir setiap jam. Peningkatan kejadian hujan terlihat terutama sekitar pukul 15.00 hingga 18.00 WIB.
Pola tersebut berkaitan dengan pemanasan permukaan bumi pada siang hari.
Ketika matahari memanaskan permukaan, udara di dekat tanah menjadi lebih hangat dan naik. Jika udara tersebut cukup lembap, proses ini dapat memicu pertumbuhan awan konvektif.
Itulah sebabnya siang yang terasa panas di Bogor tidak selalu berarti sore harinya akan tetap cerah. Justru, pemanasan pada siang hari bisa menjadi salah satu bagian dari proses yang kemudian menghasilkan hujan.
Meski kondisi geografis menjadi salah satu alasan penting, hujan di Bogor tetap dipengaruhi oleh kondisi atmosfer yang lebih luas.
BMKG dalam sejumlah analisis cuaca di Jawa Barat mencatat beberapa faktor yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan, seperti kelembapan udara yang tinggi, suhu muka laut yang relatif hangat, pertemuan atau belokan angin, serta kondisi atmosfer yang labil.
Artinya, ketika kondisi-kondisi tersebut muncul bersamaan dengan faktor lokal Bogor, potensi hujan dapat semakin besar.
Baca juga: Tips menjaga pakaian agar tidak bau apek selama musim hujan
Dalam beberapa kejadian cuaca ekstrem, BMKG juga menemukan adanya pengaruh topografi pegunungan atau efek orografis terhadap pertumbuhan awan hujan di Jawa Barat, termasuk wilayah Bogor.
Jadi, tidak tepat jika hujan di Bogor hanya disebabkan oleh satu faktor.
Ada kombinasi antara letak geografis, pegunungan, pasokan uap air dari laut, pemanasan matahari, angin dan dinamika atmosfer yang bekerja bersama.
Lalu, apakah Bogor selalu hujan?
Tentu tidak. Julukan Kota Hujan bukan berarti Bogor akan diguyur hujan setiap hari atau sepanjang waktu. Intensitas dan frekuensi hujan tetap berubah mengikuti musim serta kondisi atmosfer.
Penelitian IPB menunjukkan bahwa pola hujan Bogor juga mengalami perubahan sepanjang tahun. Pada Desember hingga Februari, hujan dapat terjadi hampir setiap jam, sementara pada Juni hingga Agustus hujan malam hingga awal siang jauh lebih jarang.
Penelitian lain mengenai pola curah hujan sejumlah kota besar di Indonesia juga menemukan bahwa Bogor memiliki persentase bulan basah yang tinggi dan curah hujan tahunan yang relatif tinggi dibandingkan wilayah lain yang diteliti.
Jadi, kalau suatu sore tiba-tiba hujan deras saat sedang berada di Bogor, sebenarnya ada proses panjang yang sudah berlangsung di atmosfer.
Udara lembap datang, matahari memanaskan permukaan, udara bergerak naik, pegunungan membantu proses pengangkatan udara, awan tumbuh, lalu air akhirnya jatuh kembali ke permukaan sebagai hujan.
Dengan kata lain, Bogor bukan "dikutuk" untuk selalu kehujanan. Kota ini memang memiliki kombinasi kondisi geografis dan atmosfer yang membuat hujan relatif mudah terbentuk.
Itulah alasan mengapa payung menjadi salah satu barang yang cukup masuk akal untuk selalu dibawa ketika beraktivitas di Bogor.
Baca juga: Benarkah air hujan bikin pusing? Ini faktanya
Baca juga: Macam penyakit yang riskan menyerang saat musim hujan
Baca juga: Kenapa setelah kena hujan badan suka demam? Ini alasannya
Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Jakarta, CNBC Indonesia - China selama ini dikenal sebagai "pabrik dunia" yang menopang rantai pasok global perangkat elektronik, termasuk ponsel pintar (HP). Namun, perlahan tapi pasti, raksasa teknologi global mulai meninggalkan Negeri Tirai Bambu.
Langkah ini dipelopori oleh Samsung yang menutup total pabrik terakhirnya di Huizhou pada 2019 silam akibat terjun bebasnya pangsa pasar mereka di sana. Menyusul kemudian Apple, yang mulai mengurangi ketergantungan dan memindahkan sebagian besar lini produksi iPhone ke India demi menghindari hantaman panasnya suhu geopolitik antara Washington dan Beijing.
Kini, gelombang eksodus tersebut kembali berlanjut. Berdasarkan laporan terbaru, dikutip dari Engadget, Google berniat menyetop total seluruh produksi lini perangkat keras Pixel di China pada tahun depan. Keputusan ini mencakup seluruh ekosistem gadget mereka, mulai dari HP, jam tangan pintar (smartwatch), hingga earbud.
Dalam beberapa tahun terakhir, raksasa mesin pencari itu sejatinya sudah memperluas kapasitas pabriknya ke Vietnam dan India. Kendati demikian, porsi yang "signifikan" dari keluarga Pixel hingga kini masih digarap di China.
Titik balik ambisi ini muncul berkat kesuksesan Google memproduksi ponsel Pixel secara mandiri di Vietnam tahun ini. Mengingat tingkat kerumitan merakit sebuah smartphone jauh lebih tinggi dibandingkan smartwatch atau earbud, Google kini merasa di atas angin dan sangat optimistis untuk menuntaskan migrasi pabrik secara penuh.
Jika rencana matang ini berjalan mulus, Google bakal tercatat sebagai merek ponsel global kedua yang sepenuhnya angkat kaki dari China, mengekor jejak Samsung. Langkah drastis ini relatif minim hambatan bagi Google, mengingat mereka tidak memasarkan produk ponsel sama sekali di pasar China, kondisi serupa yang dulu juga dialami Samsung saat memutuskan cabut.
Di tengah transisi manufaktur ini, Google tetap tancap gas. Perusahaan diproyeksikan mampu mendongkrak pengapalan ponsel Pixel sebesar 8% hingga 10% tahun ini, melampaui pencapaian tahun lalu yang menyentuh angka 12 juta unit.
Tak hanya itu, demi meredam tekanan biaya komponen akibat lonjakan harga chip memori, Google dikabarkan mengambil strategi jitu, yakni menggabungkan pesanan cip untuk divisi cloud computing dengan lini HP mereka dalam meja perundingan bersama trio raksasa memori dunia, Samsung, SK Hynix, dan Micron.
Bahkan, menurut bisik-bisik petinggi dari rantai pasok komponen yang melayani Google dan Xiaomi, langkah agresif ini berpotensi membuat Google sukses merebut ceruk pasar Apple di pasar utama seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Eropa, terutama jika Apple nantinya memilih jalan menaikkan banderol harga iPhone mereka.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Liputan6.com, Jakarta - Indosiar terus berikan wujud nyata dari dedikasinya untuk menyajikan musik dangdut yang berkelas dan berkualitas dengan menghadirkan kembali ajang perhargaan bergengsi, Indonesian Dangdut Awards 2026 (IDA 2026).
Direktur EMTEK Media, Harsiwi Achmad, mengatakan bahwa tingginya minat generasi muda dan konsistensi dari para musisi dalam melahirkan karya baru yang membuat perkembangan musik dangdut semakin pesat. Terutama dengan hadirnya sub-genre Hipdut yang mendominasi kalangan anak muda dan Dangdut Alternatif.
“Minat generasi muda terhadap dangdut terus berkembang. Munculnya sub-genre seperti Hipdut yang digemari anak muda, serta lagu daerah dan Dangdut Alternatif, membuat industri ini makin kaya. Hal ini sejalan dengan visi Indosiar untuk menyajikan dangdut yang berkelas dan berkualitas. Lewat ‘INDONESIAN DANGDUT AWARDS 2026’, kami ingin memberi dorongan positif bagi para insan dangdut untuk terus berkarya dan memajukan industri dangdut Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Liputan6.com, Rabu (30/9/2026).
Tidak hanya penghargaan, nama-nama besar seperti Dewi Perssik, Lesti Kejora, Abang L, Wika Salim, Iis Dahlia, Ikke Nurjanah, Cici Faramida, Pongki Barata, Ariyo Wahab, Toton Caribo, dan The Oldest juga siap memberikan penampilan spesial mereka pada malam puncak nanti.
IDA 2026 juga akan membawakan kemeriahan dengan hadirkan momen romantis dari pasangan Best Couples Mila DA & Valen DA, Melly Lee & Arbil DA, April DA & Itab Band Academy, Tasya DA & Redi Mulyana, Zahra DA & Eby DA, serta Basmalah Gralind & Raden Rakha.
Penamilan dari deretan bintang alumni D’Academy dan LIDA seperti Fildan, Selfi Yamma, Lady Rara, Afan DA, Mutia DA, Andi Syaqirah DA, Robi DA, Ferdi DA, Yusuf DA, serta para Academia D’Academy 8 juga akan membuat malam puncak tersebut semakin istimewa.
Ajang penghargaan itu juga akan dipandu oleh para host kondang seperti Raffi Ahmad, Ramzi, Rina Nose, Rizky Billar, Jirayut, dan Andi Syaqirah DA.
Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali merosot hingga mencapai auto reject bawah (ARB) ke level Rp 37 per saham pada perdagangan sesi pertama, Selasa (29/9). Ini adalah kedua kalinya secara berturut-turut GOTO menyentuh batas ARB sejak Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan batas minimum harga saham Rp 1 mulai Senin (28/9) kemarin.
Tersungkurnya saham GOTO membuat posisi investasi anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Telkomsel, mencatatkan floating loss jumbo. Telkomsel tercatat menggenggam 23,72 miliar saham GOTO atau sekitar 1,99% di harga Rp 270 per saham.
Dengan harga GOTO kini bertengger di Rp 37, nilai investasi pun anjlok hingga sekitar 86,3%. Apabila dikalkulasikan, floating loss investasi Telkomsel di GOTO mencapai sekitar Rp 5,53 triliun.
Alhasil, nilai kepemilikan Telkomsel yang semula sekitar Rp 6,40 triliun, kini menyusut hanya tersisa sekitar Rp 877,64 miliar berdasarkan harga Rp 37 per saham.
Sebelumnya, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Daru Mulyawan mengatakan, investasi Telkomsel di GOTO menjadi bagian dari kemitraan strategis jangka panjang yang berfokus pada optimalisasi potensi, sinergi, dan penciptaan nilai bagi perusahaan.
Menurut dia, pergerakan harga saham GOTO mencerminkan dinamika pasar dan tidak sepenuhnya menggambarkan manfaat strategis dari kemitraan kedua perusahaan. Adapun ke depannya, ia menyatakan Telkomsel akan terus melakukan evaluasi secara disiplin terhadap kinerja investasi dan realisasi sinergi perusahaan.
“Setiap keputusan terkait investasi akan diambil secara pruden berdasarkan kajian yang komprehensif serta mengikuti prinsip data kelola dan mekanisme persetujuan yang berlaku,” kata Daru dalam konferensi pers paparan publik 2026, Senin (7/9).
Head of Corporate Affairs GOTO, Audrey Petriny mengatakan, harga saham GOTO saat ini tidak mencerminkan fundamental bisnis perseroan yang terus menguat. “Dinamika harga saham lebih disebabkan oleh aspek teknis menyusul aturan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait batas bawah harga saham yang tidak lagi di Rp 50,” kata Audrey dalam keterangan resmi, dikutip pada Senin (28/9).
Dia menuturkan, kinerja bisnis GOTO terus menunjukkan pertumbuhan positif. Pada kuartal II/2026, perseroan kembali mencetak laba bersih sebesar Rp252 miliar dan membukukan laba selama dua kuartal berturut-turut.
Pendapatan bersih GOTO tercatat sebesar Rp 5,7 triliun, sedangkan adjusted EBITDA mencapai lebih dari Rp 1 triliun. “Kami juga tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai pedoman EBITDA yang disesuaikan untuk setahun penuh sebesar Rp 3,2-3,4 triliun,” ujarnya.
Audrey mengatakan GOTO akan tetap fokus memperkuat kinerja bisnis yang diyakini dapat menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi para pemegang saham.
Menilik hitung-hitungan Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, jikalau ada investor yang ingin menjual 1 juta lot saja belum tentu terjual, apalagi institusi asing yang menggenggam puluhan juta lot atau milyaran lembar saham.
“Berdasarkan logika sederhana di atas, most likely guyuran GOTO masih akan berlanjut besok-besok,” kata Liza.
Secara teknikal, saham GOTO masih bergerak dalam tren penurunan yang membentuk pola parallel channel. Menurutnya, saham GOTO berpotensi menguji area support di kisaran Rp 36 hingga Rp 27. “Lihat teknikal aja deh dulu, kira-kira ke Rp 27 (fair value GOTO),” ujar Liza.
Selasa, 29 September 2026 14:56 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono memberikan keterangan media di Pelabuhan Perikanan Nusantara, Jembrana, Bali, Selasa (29/9/2026). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Jembrana, Bali (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut pemerintah akan melakukan dua pengembangan pelabuhan perikanan modern terintergasi lainnya di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap, Jawa Tengah, dan Bitung, Sulawesi Utara, setelah Cirebon dan Bali.
Ia mengatakan pengembangan sejumlah pelabuhan perikanan modern bertujuan untuk memperkuat peran pelabuhan sebagai pusat bisnis hasil tangkapan ikan dan ekspor produk perikanan, dengan pelayanan yang lebih terintegrasi bagi nelayan dan pelaku usaha.
"Setelah ini nanti kita akan lakukan hal yang sama di Cilacap, kemudian Bitung. Jadi ada empat pelabuhan yang kita akan tingkatkan menjadi pelabuhan modern, international fish market kira-kira begitu," ujar Trenggono di Jembrana, Bali, Selasa.
Ia mengatakan pengembangan pelabuhan tersebut akan dilakukan sebagai proyek percontohan atau modeling. Pemerintah akan melihat efektivitas pengembangan di empat titik yang telah direncanakan yakni Cirebon, Pengambengan (Jembrana, Bali), Cilacap, dan Bitung sebelum memperluas konsep serupa ke pelabuhan lainnya.
"Kalau ini sudah dari empat titik itu sudah kita bangun, kita akan monitor. Sama seperti yang biasa kami lakukan, baik itu pembangunan kampung nelayan merah putih, baik itu pembuatan mini RAS (budi daya ikan skala kecil), baik itu pembangunan integrated shrimp farm dan lain sebagainya, itu selalu kita buat modeling," jelasnya.
Menurut Trenggono, keberhasilan model di empat pelabuhan tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi untuk membangun kekuatan ekonomi baru di sektor kelautan dan perikanan.
Lebih lanjut, Trenggono menjelaskan pemilihan lokasi pelabuhan tersebut disesuaikan dengan potensi sumber daya perikanan dan jalur penangkapan ikan di masing-masing wilayah.
Sebagai contoh, untuk wilayah selatan Indonesia, pemerintah mengembangkan pelabuhan di Bali dan Cilacap karena berada di kawasan yang memiliki potensi perikanan, terutama tuna sirip biru dan cumi-cumi.
"Kalau mewakili Indonesia, jalur 573 itu jalur Laut Hindia yang potensi tuna sirip birunya besar, lalu kemudian cuminya juga besar, maka dua pelabuhan yang kita bikin, yang pertama di sini, yang kedua di Cilacap," kata Trenggono.
Sementara itu, Cirebon dipilih untuk mewakili kawasan Pantai Utara Jawa yang memiliki potensi komoditas cumi-cumi sekaligus memiliki sejarah ekspor perikanan yang besar.
"Lalu kemudian yang di Pantai Utara, itu juga banyak sekali cumi, itu di Cirebon. Dari Cirebon, karena Cirebon juga pertama punya sejarah ekspor yang paling besar di sana, jadi kita kembangkan," ujarnya.
Untuk kawasan Indonesia Timur, pemerintah mengarahkan pengembangan pelabuhan modern di Bitung. Selain itu, pemerintah juga masih melakukan kajian terhadap Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.
"Berikutnya yang di Indonesia Timur. Indonesia Timur itu di Bitung. Nanti sebetulnya satu lagi di Belawan ya, tapi sedang kita studi dulu Belawan seperti apa," imbuhnya.
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemutaran video YouTube di sejumlah ponsel Samsung dilaporkan mengalami kendala, di mana video macet namun audionya tetap berjalan normal. Laporan ini datang dari para pengguna perangkat seperti Galaxy Z Fold 8 Ultra dan S26 Ultra, yang diduga disebabkan oleh adanya bug.
Seorang pengguna Z Fold 8 Ultra mengunggah keluhannya di forum resmi Samsung berbahasa Korea dan menyatakan bahwa video YouTube miliknya membeku saat diputar. Sejumlah pengguna lain turut melaporkan pengalaman serupa, sebagaimana dihimpun dari Phone Arena, Selasa (29/9/2026).
Keluhan dengan topik serupa juga ditemukan di platform Reddit. Dalam laporan Phone Arena dari sebulan lalu, terdapat sekitar 30 komentar yang membahas masalah serupa.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa video membeku atau tidak berjalan semestinya, tetapi suaranya terus mengalir. Sementara itu, ada pula laporan mengenai video YouTube yang berulang secara terus-menerus pada 10 detik terakhir tanpa henti.
Sebuah unggahan dari dua bulan lalu juga menyoroti masalah video yang berhenti total disertai layar yang mati. Untuk mengatasi hal tersebut, seorang pengguna membagikan solusi sementara dengan menonaktifkan fitur pengoptimalan baterai pada aplikasi YouTube.
Laporan lain dalam forum r/technology menyebutkan bahwa bug ini memaksa pengguna untuk menutup dan membuka kembali aplikasi YouTube secara berulang-ulang agar pemutaran video dapat kembali normal.
Salah satu artikel di Phone Arena memperkirakan bahwa masalah ini bersumber dari perangkat lunak (software), baik dari sisi aplikasi YouTube maupun antarmuka One UI, dan bukan disebabkan oleh kerusakan perangkat keras (hardware). Kendala ini diprediksi dapat diselesaikan melalui pembaruan perangkat lunak di masa mendatang.
Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah video macet di ponsel Samsung:
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Industri periferal gim menggeliat karena Logitech G resmi mengumumkan kehadiran 15 produk terbarunya melalui perhelatan Logitech G PLAY: The Road to the Breakthrough.
Ini menandai salah satu peluncuran yang cukup ambisius dalam sejarah perusahaan, mencakup ekosistem perangkat esports, simulasi balap (sim racing), perangkat PC gaming, hingga perlengkapan esensial bagi kreator konten.
Ekspansi besar-besaran ini diklaim sebagai respons langsung terhadap cepatnya laju inovasi dan metode kompetisi di era digital saat ini.
General Manager Logitech G, Robin Piispanen, menegaskan bahwa peluncuran ini adalah wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam mendorong batas kemampuan teknis sebuah perangkat keras gim.
“Dinamika dunia gaming kini berkembang lebih cepat dari sebelumnya, seiring munculnya teknologi baru dan cara-cara baru berkompetisi. Kami terus mendengarkan kebutuhan para pemain untuk menghadirkan teknologi yang mampu melampaui batasan sebelumnya,” ujar Robin Piispanen.
Menyasar pasar kompetitif level teratas, lini produk PRO Series mendapat pembaruan paling signifikan.
Hasil riset dan pengembangan selama sembilan bulan bersama para atlet esports profesional melahirkan serangkaian periferal yang berfokus pada presisi dan efisiensi.
Berikut adalah rincian perangkat keras terbaru di kelas profesional:
| Nama Perangkat | Fitur & Teknologi Utama |
|---|---|
| PRO X3 Superstrike Mouse | Integrasi teknologi Haptic Inductive Trigger System (HITS) yang meningkatkan efisiensi daya baterai hingga 50%. Tersedia pula opsi alternatif: PRO X Superlight 2 Dex SE & 2c SE. |
| PRO X2 Rapid Keyboard | Menggunakan switch magnetik kustom dengan dukungan Rapid Trigger dan Key Priority. Konfigurasi dapat diatur instan melalui layar OLED bawaan atau aplikasi G HUB. |
| PRO X3 Lightspeed Headset | Dilengkapi mikrofon kelas studio 48kHz dan pengaturan equalizer khusus untuk menonjolkan frekuensi suara krusial (seperti langkah kaki) dalam pertandingan. |
| PRO X Control Mousepad | Berdimensi 400x460mm dengan kain rajut khusus multi-arah, berlapis busa Slimflex 6mm, dan alas anti-geser. |
Melengkapi perangkat keras tersebut, Logitech G merilis peranti lunak cerdas G HUB Replay. Aplikasi tak berbayar ini secara otomatis merekam dan menyeleksi momen-momen penentu ( clutch) dalam permainan, lalu menyusunnya menjadi video kompilasi instan tanpa menuntut keahlian editing dari pengguna.
Bagi para gamer kasual maupun pekerja kreatif yang menginginkan estetika meja rapi ( desk setup), perusahaan memperkenalkan keyboard mekanikal berdesain ringkas G316 X 75.
Papan ketik ini tampil menarik dengan keycapberbahan PBT dual-shot yang mengusung empat tema visual eksklusif: Forest, City, Battlefield, dan Castle.
Sementara itu, inovasi besar juga terjadi di seri legendaris G5:
Mouse G502 X Plus kini hadir dengan dua tambahan varian warna baru.
Pembaruan Firmware HERO Sensor: Pengguna seri G502 X Plus dan G502 X Lightspeed kini dapat memperbarui perangkat lunak mereka secara gratis via G HUB untuk membuka batas resolusi maksimum hingga 44.000 DPI, lengkap dengan tingkat presisi submikron dan pengaturan sensitivitas sumbu X/Y yang berdiri sendiri (independent).
Beralih ke arena aspal virtual, Logitech G merombak total segmen simulasi balapnya dengan pendekatan komponen modular. Pengguna kini dapat merakit kokpit balap mereka menggunakan basis kemudi (standalone) G923, sistem direct-drive RS50, dan RS Pedals SE yang mengandalkan teknologi hall-effect pada pedal gas dan rem demi input yang lebih akurat.
Puncak dari lini balap ini adalah peluncuran edisi spesial RS50 McLaren Racing Edition. Dirancang sebagai penghormatan atas enam dekade warisan tim balap legendaris tersebut, perangkat ini dibalut dalam warna khas oranye-papaya.
Mengandalkan wheelbase direct-drive 8Nm berteknologi TrueForce, perangkat ini dirancang khusus untuk bersinergi secara sempurna dengan kokpit Playseat Instinct McLaren Racing Edition, menjanjikan imersi balap yang sangat realistis.
Terkait jadwal ketersediaan komersial, harga regional, dan spesifikasi akhir untuk pasar lokal di Indonesia, Logitech G akan merilis informasi tersebut secara bertahap melalui kanal dan mitra distribusi resmi mereka dalam waktu dekat.
—
Disclosure: Artikel ini disusun dari rilis dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.