PT JIEP perkuat ekspansi gudang modern guna kebutuhan logistik Jakarta

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau PT JIEP memperkuat langkah ekspansi fasilitas pergudangan modern di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, untuk memenuhi kebutuhan logistik di Jakarta.

"Langkah strategis ini dilakukan untuk menghadirkan solusi logistik yang andal guna mendukung efisiensi operasional dan kelancaran bisnis di wilayah Jakarta," kata Direktur Utama PT JIEP Dharma Satriadi di Jakarta, Rabu.

Langkah ekspansi ini dilakukan melalui pembangunan fasilitas baru dan revitalisasi pergudangan eksisting.

Hal tersebut selaras dengan melonjaknya kebutuhan pasar akan gudang logistik yang strategis, modern, dan berspesifikasi tinggi sesuai standar pelaku usaha.

Permintaan terhadap fasilitas pergudangan di kawasan Jabodetabek sendiri terus menunjukkan tren positif.

Berdasarkan laporan Colliers Quarterly Property Market Report Q1 2026, tingkat hunian (occupancy rate) pasar logistik Greater Jakarta mencapai 95,8 persen pada Kuartal I 2026.

Tingginya angka ini didorong oleh terbatasnya pasokan baru di tengah konsistensi permintaan dari berbagai sektor, mulai dari penyedia jasa logistik pihak ketiga (3PL), perdagangan elektronik (e-commerce).

Lalu, barang konsumsi cepat laku (Fast Moving Consumer Goods/FMCG), elektronik, farmasi, kendaraan listrik (EV), hingga industri energi terbarukan.

"Tingginya kebutuhan fasilitas pergudangan menunjukkan bahwa sektor logistik memegang peranan yang kian krusial dalam menopang aktivitas perekonomian di Jakarta," ucap Satriadi.

Satriadi menilai kondisi ini sebagai peluang emas untuk menghadirkan pergudangan yang tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga relevan dengan karakteristik serta kebutuhan spesifik para pelaku usaha saat ini.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, sejak tahun 2025 PT JIEP secara bertahap telah merevitalisasi dan mengoperasikan lini pergudangan modern seri Nawasena dan Arjuna.

Antusiasme pasar berlanjut hingga tahun 2026 melalui kemajuan proyek-proyek terbaru.

Keberhasilan ekspansi ini didukung oleh nilai strategis Kawasan Industri Pulogadung seluas 433 hektare di Jakarta Timur.

"Berada di simpul konektivitas ini memberikan akses mudah menuju pusat-pusat bisnis dan jaringan transportasi utama Jabodetabek, sehingga sangat ideal untuk menunjang efisiensi aktivitas penyimpanan hingga distribusi barang," ucap Satriadi.

Baca juga: PT JIEP dan Perumda Paljaya tingkatan kualitas pengelolaan air limbah

Baca juga: PT JIEP siapkan strategi bisnis baru dan kembangkan kawasan kesehatan

Baca juga: PT JIEP bangun kawasan industri yang inklusif lewat pendirian masjid

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Asian Games 2026 - Desak Made raih emas panjat tebing - ANTARA News Kalimantan Selatan

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Nagoya, Jepang (ANTARA) - Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih medali emas nomor speed putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah mencatatkan waktu 6,062 detik pada babak final di Nagoya, Rabu.

Desak Made menjadi yang tercepat dalam perebutan medali emas, mengungguli atlet China Li Juan Deng yang meraih medali perak dengan catatan waktu 6,064 detik.

Sementara itu, medali perunggu diraih atlet Korea Selatan Jeong Jimin dengan catatan waktu 6,18 detik.

Perjalanan Desak Made menuju podium tertinggi berlangsung sejak babak perempat final. Ia berada di heat empat bersama Tamara Ulzhabayena dari Kazakhstan, Hanareum Sung dari Korea Selatan, dan Jeanette Frances Koh dari Singapura.

Baca juga: Desak-Berthdigna lolos kualifikasi huni peringkat ketiga dan kelima

Dalam heat tersebut, Desak Made finis di posisi pertama dengan catatan waktu 6,39 detik sehingga berhak melaju ke semifinal.

Indonesia juga menempatkan Berthdigna Devi Surya Kusuma di babak perempat final. Berada di heat dua bersama Eilin Tan dari Singapura, Yafei Zhou dari China, dan Adeliya Uthesva dari Kazakhstan, Devi Surya finis sebagai runner-up heat dengan waktu 6,73 detik.

Namun, langkah Devi Surya terhenti pada babak semifinal.

Baca juga: Pecahkan rekor Asian Games, Aditya urutan pertama kualifikasi speed

Pada semifinal, Desak Made kembali tampil sebagai yang tercepat di heat dengan membukukan waktu 6,36 detik. Hasil tersebut mengantarkannya ke babak final dan membuka peluang Indonesia untuk meraih medali emas.

Di final, Desak Made akhirnya memastikan emas setelah mencatatkan waktu 6,062 detik, hanya unggul 0,002 detik dari Li Juan Deng yang finis dengan waktu 6,064 detik.

Sebelumnya, pada babak kualifikasi nomor speed putri, Selasa (29/9), Desak Made menempati peringkat ketiga dengan catatan waktu terbaik 6,29 detik dari empat kali pemanjatan di empat jalur.

Baca juga: Asian Games 2026 - Veddriq optimistis hadapi perempat final speed putra

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Desak Made raih emas panjat tebing Asian Games 2026

Pewarta: Arindra Meodia
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

BNPT optimalkan Sekretariat Bersama perkuat pelaksanaan RAN PE Fase II

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengoptimalkan peran Sekretariat Bersama (Sekber) guna memperkuat pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) Fase II Tahun 2026-2029.

Dalam Rapat Koordinasi Sekber RAN PE Tahun 2026, di Jakarta, Senin (28/9), Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan penguatan Sekber dilakukan sebagai wadah koordinasi, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan RAN PE.

"Langkah ini untuk memastikan program dan kegiatan RAN PE yang dilaksanakan oleh kementerian/lembaga dapat berjalan terkoordinasi, terukur, dan saling mendukung sesuai dengan target yang telah ditetapkan," ujar Eddy, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, keberadaan Sekber merupakan bagian penting dalam memastikan pelaksanaan RAN PE Fase II berjalan sesuai dengan arahan Presiden dan menjadi kerja bersama lintas sektor.

Ia menjelaskan penguatan tata kelola Sekber tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan BNPT Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Tugas Sekretariat Bersama dan Tata Cara Pelaporan Pelaksanaan RAN PE.

Disebutkan bahwa regulasi itu menjadi pedoman bagi Sekber dalam menjalankan fungsi koordinasi, pemantauan, evaluasi serta pelaporan pelaksanaan RAN PE Fase II.

Eddy menegaskan pencegahan terorisme merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai sektor.

Hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, yang mencakup upaya pencegahan melalui kesiapsiagaan nasional, kontraradikalisasi, dan deradikalisasi.

"RAN PE ini adalah melaksanakan amanah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme, di mana pemerintah wajib melakukan pencegahan yaitu kesiapsiagaan nasional, kontraradikalisasi dan deradikalisasi," katanya.

Dia menyampaikan BNPT memiliki mandat untuk merumuskan, mengoordinasikan, sekaligus melaksanakan strategi dan program penanggulangan terorisme.

Dalam konteks tersebut, lanjut dia, Sekber memiliki peran strategis untuk memperkuat sinergi antarkementerian/lembaga agar pelaksanaan RAN PE tidak berjalan sendiri-sendiri.

Melalui Sekber, pelaksanaan RAN PE Fase II diharapkan dapat menghasilkan koordinasi yang lebih efektif, pelaporan yang lebih tertib serta pemantauan dan evaluasi yang dapat menjadi dasar untuk memperkuat pelaksanaan program ke depan.

RAN PE Fase II merupakan kerja bersama pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat ketahanan bangsa terhadap ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.

Pelaksanaannya melibatkan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai unsur masyarakat sesuai dengan tugas dan perannya masing-masing.

Dengan penguatan Sekber, BNPT mendorong agar setiap kontribusi kementerian/lembaga dalam RAN PE Fase II dapat terhubung dalam satu kerangka kerja bersama sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih terpadu dan berkelanjutan.

Baca juga: BNPT: Penguatan deradikalisasi bangun kesiapan napi pascapidana

Baca juga: RI dan Australia perkuat kolaborasi tingkatkan deteksi dini terorisme

Baca juga: BNPT ajukan tambahan anggaran Rp638,36 miliar cegah ancaman terorisme

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Desak Made pilih “manjat ikhlas” saat putaran final Asian Games - ANTARA News Bangka Belitung

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Nagoya, Jepang (ANTARA) - Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi memilih untuk tidak terlalu memikirkan hasil ketika menghadapi beberapa kali penundaan sebelum tampil pada final nomor speed putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Desak Made mengatakan penundaan akibat dari kendala teknisi yang berlangsung saat final cukup mengganggu karena kondisi fisik dan mentalnya sudah siap untuk bertanding.

"Karena badan sudah siap, pikiran sudah siap. Terus tiba-tiba ditunda lima menit, terus lima menit lagi," kata Desak Made seusai perlombaan di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Aichi, Jepang, Rabu.

"Lebih ke ikhlas saja sih tadi. Dari sebelumnya juga lihat catatan waktu peserta lain bagus-bagus, kecil. Jadi dari biasanya ya manjat ikhlas saja."

Dalam situasi tersebut, Desak Made berusaha mengalihkan pikirannya dan tetap berpikir positif agar konsentrasinya tidak terganggu. Ia juga memilih untuk tidak terlalu terbebani setelah melihat catatan waktu para peserta lain yang cukup ketat.

Pendekatan tersebut kemudian mengantarkan Desak Made melewati setiap tahapan perlombaan, mulai dari perempat final, semifinal, hingga mencapai final.

Di final, Desak Made berkompetisi ketat dengan atlet China Li Juan Deng. Ia akhirnya mencatatkan waktu 6,062 detik untuk memastikan medali emas. Li Juan Deng finis dengan waktu 6,064 detik, sehingga Desak Made hanya unggul 0,002 detik.

Catatan tersebut sekaligus menjadi rekor Asian Games. Namun, Desak Made mengaku sempat tidak memahami hasil perlombaan ketika pertama kali menyentuh tombol finis.

"Tadi pas akhirnya megang pertama, terus lihat yang nyala kan yang punya besar. Masih ngeblank, yang mana menang, yang mana ini. Soalnya manjatnya ya sudah, manjat ikhlas saja," kata Desak.

Setelah mengetahui dirinya menjadi pemenang, Desak Made langsung menangis.

"Nangis bingung, bersyukur banget," ujar Desak.

Medali emas tersebut menjadi emas kedua Desak Made di Asian Games setelah menjadi juara nomor speed putri pada Asian Games Hangzhou 2022.

Pewarta: Arindra Meodia
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Nilai investasi selama Electricity Connect 2026 mencapai Rp3,3 triliun

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Capaian ini menunjukkan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga mendorong lahirnya kolaborasi konkret....

Tangerang (ANTARA) - Enam kerja sama strategis dengan total nilai investasi hijau sebesar Rp3,3 triliun berhasil diresmikan dalam gelar Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten.

Arsyadany G Akmalaputri, Ketua Pelaksana Electricity Connect 2026 - Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), mengatakan kerja sama tersebut mencakup pengembangan green investment, clean technology, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta penguatan infrastruktur energi.

"Capaian ini menunjukkan bahwa forum ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga mendorong lahirnya kolaborasi konkret yang mendukung ketahanan energi dan pengembangan industri energi nasional," kata Arsyadany dalam keterangannya, di Tangerang, Rabu.

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 digelar pada tanggal 22 hingga 24 September 2026 dengan mempertemukan lebih dari 11.000 peserta dan lebih dari 280 exhibitor, serta ratusan pembicara dan pemimpin industri dari Indonesia, negara-negara anggota ASEAN, dan berbagai negara lainnya.

Arsyadany menambahkan, selama tiga hari penyelenggaraan, pihaknya melihat diskusi yang sangat kuat mengenai tantangan nyata sektor ketenagalistrikan, mulai dari kesiapan jaringan, kebutuhan investasi, perkembangan teknologi, hingga kebutuhan industri yang terus berubah.

"Bagi MKI, yang paling penting adalah bagaimana pembahasan ini dapat berlanjut menjadi kerja sama dan solusi yang benar-benar bisa diterapkan untuk memperkuat sistem kelistrikan Indonesia," ujarnya.

Simon Hoare selaku Portfolio Director, Enlit Asia-Clarion Events mengatakan, permintaan listrik di Asia Tenggara terus meningkat, didorong oleh pertumbuhan ekonomi, industri, data center, dan infrastruktur digital. Di saat yang sama, kawasan ini terus menambah energi terbarukan dan memperkuat jaringan listrik.

"Indonesia berada di pusat perubahan ini, dan Enlit Asia mempertemukan para pembuat kebijakan, operator sistem, pengembang proyek, investor, dan penyedia teknologi untuk berbagi pengalaman serta membahas tantangan industri," katanya pula.

Simon juga menilai kolaborasi Enlit Asia dengan MKI menjadi salah satu kekuatan penyelenggaraan tahun ini, karena menghubungkan sektor ketenagalistrikan Indonesia dengan komunitas energi ASEAN dan internasional dalam satu forum.

“Yang membuat Enlit Asia penting bukan hanya topik yang dibahas, tetapi juga siapa yang hadir dalam satu tempat. Ketika pembuat kebijakan, utilitas, pengembang proyek, investor, dan penyedia teknologi bertemu secara langsung, peluang untuk bertukar pengalaman, membangun hubungan baru, dan menemukan solusi yang relevan menjadi jauh lebih besar. Kami berharap koneksi yang terbentuk selama tiga hari ini dapat terus berkembang menjadi kolaborasi nyata bagi sektor energi di Indonesia dan ASEAN.” katanya lagi.

Baca juga: Mengoptimalkan Nilai Data Lake Perusahaan Utilitas: Bidgely Hadirkan AI Energi ke Enlit Asia 2026

Baca juga: Enlit Asia-Electricity Connect jadi platform percepat transisi energi

Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Perangkat AI Plaud Resmi Masuk Indonesia, Sediakan Fitur Transkripsi Bahasa Daerah - Hybrid.co.id

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Perusahaan pengembang perangkat kecerdasan buatan (AI wearable), Plaud, secara resmi memperluas ekspansinya ke pasar Indonesia. Dalam debutnya, perusahaan memperkenalkan dua lini produk andalan, yakni Plaud Note Pro dan NotePin S, yang dirancang untuk membantu para profesional merekam serta merangkum percakapan kerja secara otomatis.

Kehadiran perangkat ini ditopang oleh kemampuan pemrosesan multibahasa yang mencakup lebih dari 112 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Jawa, dan Sunda. Plaud membidik Indonesia sebagai salah satu fokus pertumbuhan regional dengan target ambisius menjadikan negeri ini sebagai pasar terbesar mereka di kawasan Asia Tenggara pada tahun 2030.

Solusi Atasi Beban Kerja Profesional

Masuknya Plaud ke Indonesia beririsan dengan tren adopsi teknologi cerdas di lingkungan kerja lokal. Riset Global Workforce Hopes and Fears 2025 oleh PwC mencatat bahwa 69% tenaga kerja di Indonesia telah memanfaatkan teknologi AI dalam rutinitas profesional mereka. Di sisi lain, data Work Trend Index 2025 dari Microsoft menunjukkan adanya tekanan waktu yang dirasakan oleh 88% pekerja.

Kondisi tersebut kerap diperumit oleh pola komunikasi masyarakat Indonesia yang dinamis, di mana percakapan sehari-hari sering kali memadukan bahasa nasional dengan bahasa daerah secara bergantian. Untuk menjawab tantangan konteks linguistik ini, Plaud mengombinasikan teknologi transkripsi berbasis kecerdasan buatan dengan perangkat keras yang portabel.

Dua perangkat utama yang dihadirkan meliputi:

  • Plaud Note Pro: Perangkat berukuran setipis kartu kredit yang dirancang menempel secara magnetis pada bagian belakang ponsel pintar kompatibel MagSafe, berfungsi merekam panggilan telepon maupun percakapan langsung tanpa repot mencatat manual.

  • Plaud NotePin S: Perangkat modular berukuran ringkas (wearable) yang dapat disematkan sebagai pin, kalung, klip, maupun gelang, ditujukan bagi pekerja dengan mobilitas tinggi seperti saat menghadiri rapat, wawancara, atau peninjauan lapangan.

Seluruh rekaman dari kedua peranti tersebut akan terhubung langsung dengan sistem pengolah Plaud Intelligence. Perangkat lunak ini mengonversi percakapan menjadi ringkasan terstruktur, menyertakan pengaturan bahasa rangkuman yang terpisah, serta fitur custom vocabulary untuk mengenali istilah teknis spesifik di bidang pekerjaan tertentu. Ke depan, Plaud juga berencana meluncurkan kapabilitas agen AI (agentic AI) pada bulan depan guna membantu pengguna mengekspor hasil ringkasan secara otomatis ke platform penunjang kerja seperti Slack, Notion, dan Linear.

Terkait strategi ekspansi dan visi perusahaan di tingkat regional, Head of APAC Marketing Plaud, Megumi Yoshinaga, memberikan pandangannya:

“Di Indonesia, kemajuan akan tercipta lebih baik ketika tetap menjunjung kebersamaan dan hubungan antarmanusia, yang menjadi semangat utama gotong royong. Seiring dengan kehadiran Plaud di Indonesia, kami ingin membantu para profesional mendapatkan kembali sumber daya mereka yang paling berharga, yaitu waktu. Dengan mengurangi beban mencatat, membuat transkripsi, dan melakukan tindak lanjut secara manual, AI seharusnya tidak menggantikan penilaian manusia, tetapi memberikan lebih banyak ruang untuk kolaborasi yang bermakna, pengambilan keputusan yang tepat, dan hal-hal yang benar-benar penting,” kata Megumi Yoshinaga, Head of APAC Marketing, Plaud.

Proyeksi Pasar dan Ketersediaan Produk

Indonesia ditempatkan sebagai salah satu dari enam pasar prioritas Plaud di Asia Tenggara bersama Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Dengan skala ekonomi nasional yang mencatatkan PDB nominal sekitar US$1,45 triliun pada 2025, Plaud memproyeksikan basis pengguna di Indonesia dapat melampaui angka 1 juta jiwa menjelang 2030.

Secara global, teknologi Plaud telah dimanfaatkan oleh lebih dari 2,5 juta profesional di melintasi 170 negara. Lonjakan performa bisnis ini turut tecermin dari pertumbuhan pendapatan berulang tahunan (annual recurring revenue atau ARR) perusahaan yang melesat dari US100 juta dalam kurun waktu dua tahun.

Bagi konsumen di Indonesia, rangkaian produk ini sudah bisa didapatkan melalui jalur distribusi daring maupun luring. Perangkat Plaud tersedia di hampir 70 gerai fisik mitra resmi seperti Gramedia, Urban Republic, dan iBox, serta melalui platform perdagangan elektronik (e-commerce) resmi meliputi Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, dan situs web regional Plaud.

Mengenai penetapan harga eceran, Plaud Note Pro dipasarkan seharga Rp3.499.000, sementara Plaud NotePin S dibanderol pada angka Rp3.449.000.


Disclosure: Artikel ini disusun dari rilis dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.

Apa bedanya Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Pancasila?

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Memasuki bulan Oktober, masyarakat Indonesia kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober. Namun, tanggal tersebut kerap disamakan dengan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.

Keduanya sama-sama berkaitan dengan sejarah Pancasila sebagai dasar negara Indonesia, tetapi memiliki latar belakang dan makna yang berbeda. Hari Lahir Pancasila berkaitan dengan proses lahirnya gagasan Pancasila, sedangkan Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan peristiwa sejarah yang terjadi pada 30 September dan 1 Oktober 1965.

Apa itu Hari Lahir pancasila?

Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni. Tanggal tersebut merujuk pada pidato Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI pada 1 Juni 1945.

Dalam sidang tersebut, Soekarno menyampaikan gagasan mengenai dasar negara Indonesia dan memperkenalkan istilah Pancasila. Setelah itu, rumusan Pancasila mengalami proses pembahasan dan perubahan hingga akhirnya rumusan final tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang disahkan pada 18 Agustus 1945.

Baca juga: Menekraf sebut landasan nilai Pancasila bisa perkuat ekosistem ekraf

Tanggal 1 Juni kemudian ditetapkan secara resmi sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016. Keppres tersebut juga menetapkan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional.

Dengan demikian, Hari Lahir Pancasila memiliki kaitan utama dengan lahirnya gagasan Pancasila sebagai dasar negara.

Apa itu Hari Kesaktian Pancasila?

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Peringatan tersebut berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965 yang diikuti penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira Angkatan Darat.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam sejarah politik dan ketatanegaraan Indonesia. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dikaitkan dengan upaya mengenang peristiwa tersebut sekaligus menegaskan Pancasila sebagai dasar negara.

Secara hukum, tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967 yang ditetapkan pada 27 September 1967. Keppres tersebut masih berstatus berlaku.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila kemudian setiap tahun ditandai dengan pelaksanaan upacara. Salah satu lokasi yang memiliki kaitan erat dengan peringatan tersebut adalah Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Baca juga: Sejarah Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati 1 Oktober

Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila

Perbedaan paling mendasar terletak pada latar belakang kedua peringatan tersebut.

Hari Lahir Pancasila diperingati pada 1 Juni untuk mengenang momentum ketika Soekarno menyampaikan gagasan Pancasila dalam sidang BPUPKI pada 1945. Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila diperingati pada 1 Oktober dan berkaitan dengan peristiwa sejarah pada 30 September hingga 1 Oktober 1965.

Dari sisi sejarah, Hari Lahir Pancasila berada pada periode persiapan kemerdekaan Indonesia. Peringatan ini menggambarkan proses perumusan dasar negara yang kemudian berkembang hingga menghasilkan rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945.

Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila berada dalam konteks sejarah Indonesia setelah kemerdekaan, khususnya peristiwa politik dan keamanan pada 1965.

Tanggal peringatannya juga berbeda. Hari Lahir Pancasila jatuh pada 1 Juni, sedangkan Hari Kesaktian Pancasila jatuh pada 1 Oktober.

Kenapa keduanya sering tertukar?

Kesamaan nama dan kaitannya dengan Pancasila membuat kedua peringatan tersebut sering dianggap sama. Padahal, keduanya memiliki momentum sejarah yang berbeda.

Hari Lahir Pancasila lebih menekankan pada proses lahirnya gagasan Pancasila sebagai dasar negara. Sementara Hari Kesaktian Pancasila berkaitan dengan peringatan peristiwa sejarah 1965 dan penegasan Pancasila sebagai dasar negara.

Keduanya menjadi bagian dari peringatan nasional yang berkaitan dengan perjalanan Pancasila dalam sejarah Indonesia. Karena itu, memahami tanggal dan latar belakangnya penting agar masyarakat tidak keliru ketika memperingati Hari Lahir Pancasila maupun Hari Kesaktian Pancasila, demikian mengutip BPIP dan sumber-sumber lain.

Baca juga: Wali Kota Palu ajak generasi muda aktualisasikan nilai Pancasila

Baca juga: Wamendagri: Pancasila pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Temui Muhammadiyah, Gema Bangsa Bahas Dinamika Politik hingga Kemandirian Negara

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Rabu, 30 September 2026 - 21:46 WIB

Jakarta, VIVA – Jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa menggelar silaturahmi kebangsaan ke Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta. Rombongan diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir beserta jajaran pimpinan PP Muhammadiyah, Rabu (30/9/2026).

Baca Juga

Pertemuan difokuskan pada dialog strategis mengenai dinamika sosial politik terkini serta penajaman komitmen perjuangan menuju kemandirian bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq, menegaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari silaturrahim kebangsaan partainya untuk menyerap gagasan, nasihat, dan pandangan visioner dari tokoh-tokoh bangsa, khususnya PP Muhammadiyah.

Baca Juga

"Pertemuan ini merupakan bagian dari agenda kebangsaan untuk mempertajam misi dan cita-cita mulia, yaitu Kemandirian Bangsa dan Desentralisasi Politik Partai Gema Bangsa. Kami sengaja datang bersilaturahmi kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ayahanda Haedar Nashir, untuk mendapatkan masukan sekaligus berdialog mengenai berbagai dinamika kebangsaan. Bagaimanapun, secara historis dan personal, saya pernah lahir dan berproses di tubuh Muhammadiyah," ujar Ahmad Rofiq.

Dialog berlangsung hangat dan produktif, mencakup pertukaran gagasan konstruktif tentang penguatan etika politik, kedaulatan ekonomi, pendidikan, serta peran kekuatan masyarakat sipil dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam merawat persatuan nasional di tengah tantangan global maupun domestik.

Baca Juga

Melalui pertemuan ini, Partai Gema Bangsa berharap masukan dan pandangan dari PP Muhammadiyah dapat menjadi landasan moral serta pijakan strategis partai dalam menyuarakan kebijakan publik yang berpihak kepada kemaslahatan rakyat luas dan martabat bangsa.

Dalam pertemuan tersebut, Haedar mengapresiasi gagasan Gema Bangsa tentang urgensi desentralisasi politik dalam mewujudkan kemandirian bangsa.

Haedar berpesan kepada Gema Bangsa, di tengah dinamika elektoral yang transaksional, Partai Gema Bangsa harus luwes, adaptif, dan moderat dengan mengutip usul fiqh, al ashlu fil muamalah al ibahah.

Haedar menekankan, Partai Gema Bangsa lebih memperkuat desentralisasi politik dan kemandirian bangsa dengan kemasan yang mudah diterima publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad Rofiq bahagia menerima nasehat kebangsaan yang diberikan oleh Ketua Umum PP. Muhammadiyah.

"Seperti seorang ayah menasehati anaknya. Kami terima kasih dan berkomitmen bekerja keras untuk memastikan Partai Gema Bangsa duduk di Senayan memperjuangkan kemandirian bangsa dan desentralisasi poltik," ujar Ahmad Rofiq.

Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin

PKB Nilai Usulan Ambang Batas Parlemen 6% Ideal, Alasannya karena Jaga Keseimbangan Politik

Anggota Komisi II DPR Fraksi PKB Muhammad Khozin mengatakan, usulan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) menjadi enam persen lebih ideal.

VIVA.co.id

28 September 2026

Pemkot Jakbar kebut pengerukan sedimen PHB di Perumnas Cengkareng

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) mengebut pengerukan sedimen lumpur saluran penghubung (PHB) di Perumnas Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan pengerukan yang dilakukan secara berkelanjutan itu dapat segera meningkatkan kapasitas saluran sehingga mengurangi potensi banjir.

"Hasil pengurasan lumpur saluran dibawa ke TPU Tegal Alur, di Walungan, Kalideres, agar bisa mengurangi titik banjir dan genangan secara signifikan pada tahun 2027," kata Iin saat meninjau lokasi pengerukan di Jakarta Barat, Rabu.

Menurut Iin, pengerukan sedimen di sejumlah saluran akan terus dilakukan hingga Desember 2026.

Sementara itu, Kepala Sudin SDA Jakarta Barat Mustajab mengatakan pengerukan sedimen di PHB Perumnas Cengkareng telah dimulai sejak pekan kedua September 2026.

"Pengerukan lumpur awalnya dari SMK Cinta Kasih Tzu Chi dan di hilir terdapat pompa pengendali banjir dengan kapasitas enam meter kubik per detik," jelasnya.

Diketahui, pengerukan dilakukan sepanjang sekitar 2,2 kilometer dengan lebar saluran sekitar delapan meter dan kedalaman pengerukan mencapai 1,5 meter.

"Jika seluruh bagian saluran dikeruk, volume sedimen yang dapat diangkat diperkirakan mencapai 245.000 meter kubik dan ditampung di tempat penyimpanan sekitar lokasi," kata dia.

Mustajab menjelaskan cakupan PHB tersebut meliputi kawasan Perumnas, area Yayasan Buddha Tzu Chi, hingga kawasan di sisi Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Seluruh area tangkapan air (catchment area) tersebut mengarah ke pompa Perumnas.

Saat ini, pengerukan sedimen dilakukan di 13 titik saluran air. Sejumlah titik baru juga ditambahkan, antara lain Kali Grogol di Jalan Latumenten dan Kali Grogol di Kemanggisan.

"Pengerjaan sudah dimulai sejak awal tahun dan sistemnya kita berpindah-pindah lokasi pengerukan," pungkas Mustajab.

Baca juga: Pemkot sebut tumpukan kayu dan saluran air sebabkan genangan di Kamal

Baca juga: Proyek galian di Rawa Belong Jakbar ditargetkan rampung awal Desember

Baca juga: Pemkot percepat sodetan di Ring Road Puri Kembangan guna atasi banjir

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Tito soal Anggaran Transfer ke Daerah 2027 Rp735 T: Saya Yakin Cukup

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meyakini anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam APBN 2027 cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar pemerintah daerah (pemda).

Namun, ia membuka kemungkinan penambahan anggaran jika dalam pelaksanaannya terdapat daerah yang mengalami kekurangan.

Tito mengatakan besaran Rp735 triliun tersebut setidaknya dapat memenuhi kebutuhan minimal daerah, terutama untuk belanja pegawai dan operasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggaran itu juga harus mampu mencukupi kebutuhan wajib seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

"Kalau kemarin kita Rp693 triliun itu kalau untuk yang minimal-minimal bisa cukup. Meskipun kemudian ada penambahan lagi Rp735 triliun, kita akan berusaha," ujar Tito di Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (30/9).

Pemerintah belum membagi alokasi TKD 2027 hingga tingkat kabupaten/kota. Menurut Tito, pembagian tersebut perlu mempertimbangkan kondisi keuangan masing-masing daerah, termasuk kekuatan pendapatan asli daerah (PAD).

Ia mengatakan pihaknya akan berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memetakan daerah yang membutuhkan dukungan lebih besar dan daerah yang memiliki kemampuan PAD kuat.

"Nanti provinsi, kabupaten, kotanya nanti saya harapkan komunikasi antara Kemendagri sama Kemenkeu agar kita tahu persis daerah mana yang betul-betul kurang, mana yang PAD-nya kuat. Sehingga betul-betul membaginya tepat sasaran," ujarnya.

Tito menekankan pembagian TKD nantinya diarahkan terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan minimal pemerintah daerah. Selain belanja pegawai dan operasional, anggaran juga diprioritaskan untuk layanan dasar yang menjadi kewajiban pemda.

Menurut dia, kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur harus masuk dalam perhitungan pembagian TKD sehingga daerah memiliki anggaran untuk menjalankan layanan dasar tersebut.

Pemerintah sebelumnya menetapkan alokasi TKD dalam APBN 2027 sebesar Rp735 triliun, meningkat dibandingkan outlook TKD 2026 sebesar Rp696,9 triliun.

Tito mengatakan pemerintah masih dapat mengevaluasi kebutuhan daerah setelah anggaran berjalan. Jika ditemukan daerah yang kekurangan anggaran, penambahan dapat dipertimbangkan.

"Nanti kalau ada kurang, nanti kan bisa dievaluasi ada penambahan. Tapi kalau untuk sampai dengan APBD perubahan saya yakin cukup segitu," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)