WhatsApp Pakai AI untuk Deteksi Penipuan, Jamin Pesan Pengguna Tetap Aman

calendar_today 15.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

WhatsApp meluncurkan fitur baru untuk melindungi pengguna dari potensi penipuan. Fitur bernama Scam Alert tersebut menggunakan AI untuk mendeteksi tanda-tanda penipuan tanpa mengorbankan privasi pengguna.

Scam Alert mengandalkan model machine-learning untuk mendeteksi dan menghentikan pesan penipuan tanpa mengirimkan konten pesan ke WhatsApp atau Meta. Model ini bersifat on-device, sehingga berjalan sepenuhnya di perangkat pengguna.

"Tidak ada konten pesan yang meninggalkan perangkat untuk klasifikasi atau dilaporkan secara otomatis ke WhatsApp, Meta, atau siapa pun," tulis WhatsApp dalam pernyataan resminya, seperti dikutip dari PCMag, Jumat (14/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Fitur ini melengkapi enkripsi end-to-end sekaligus memungkinkan peringatan penipuan opsional yang dikendalikan oleh pengguna ketika model tersebut menduga ada penipuan," sambungnya.

WhatsApp merancang sistem Scam Alert untuk melawan penipuan yang modusnya terus berubah, termasuk peniruan identitas dan konten buatan AI yang dipakai untuk menjebak pengguna yang tidak curiga.

Saat ini, WhatsApp WhatsApp baru merilis fitur Scam Alert untuk uj coba beta terbatas di negara tertentu. Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini lewat menu pengaturan dan dapat menonaktifkannya kapan saja.

Ketika mendeteksi pesan yang dicurigai sebagai upaya penipuan, fitur Scam Alert akan menampilkan peringatan di chat. Peringatan itu hanya bisa dilihat oleh penerima pesan dan tidak dapat dilihat orang lain.

Dari situ, pengguna dapat memutuskan tindakan apa yang akan diambil: memblokir nomor, melaporkan pesan yang mencurigakan, atau melanjutkan percakapan.

Jika pengguna menilai peringatan itu tidak tepat, mereka dapat menandai chat tersebut sebagai 'terpercaya' sehingga peringatan akan dihilangkan dan Scam Alert tidak akan menandai chat itu lagi.

Jika pengguna menandai bahwa mereka mempercayai sebuah chat, mereka juga dapat opt in untuk membagikan lima pesan terakhir yang diterima dengan WhatsApp untuk membantu meningkatkan akurasi fitur Scam Alert.

Dengan lebih dari 3 miliar pengguna, WhatsApp termasuk salah satu platform dengan aktivitas penipuan terbesar, seperti penipuan transfer uang dan 'pig butchering'. Federal Trade Commission melaporkan korban penipuan lewat WhatsApp mengalami kerugian hingga USD 425 juta sepanjang tahun 2025.

(vmp/vmp)

TAGS

LIHAT LAINNYA