Jumat, 14 Agustus 2026 20:17 WIB
Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat melantik pemimpin dan pengurus Baznas Kota Palembang masa jabatan 2026-2031 di Palembang, Jumat. ANTARA/Edo Purmana
Palembang (ANTARA) - Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan, Ratu Dewa menegaskan kepemimpinan dan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengemban tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan umat dalam mengelola dana zakat.
"Baznas harus menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel," tegas Ratu Dewa saat melantik pemimpin dan pengurus Baznas Kota Palembang masa jabatan 2026-2031 di Palembang, Jumat.
Menurutnya, kepemimpinan Baznas ini merupakan awal dari amanah untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, akuntabel dan tepat sasaran.
Dia menjelaskan, proses penjaringan calon pengurus Baznas sebelumnya berlangsung cukup panjang.
Mulai dari tahapan pendaftaran hingga seleksi akhirnya terpilih sebanyak 30 orang untuk mengisi berbagai posisi dalam kepengurusan Baznas Kota Palembang.
Ratu Dewa mengingatkan bahwa amanah yang diemban oleh Baznas bukan semata-mata soal dana, melainkan kepercayaan umat.
Setiap rupiah zakat yang dibayarkan oleh para muzaki, terdapat harapan agar dana tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima dan mampu memberikan perubahan nyata dalam kehidupan mereka.
Oleh sebab itu, ia berharap kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesional, dan bertanggung jawab.
"Pengelolaan dana harus dijalankan oleh Baznas dengan baik agar hasil penghimpunan zakat dapat disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat Muslim di Kota Palembang," ujarnya.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026