Wakil Wali Kota Surakarta sebut kompetisi usia dini lahirkan atlet berprestasi

calendar_today 12.07.2026 - person  - timer ~

Wakil Wali Kota Surakarta sebut kompetisi usia dini lahirkan atlet berprestasi

Minggu, 12 Juli 2026 16:41 WIB

Image Print

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menghadiri Fun Game 2026 yang digelar SSB Madya Pemda di Lapangan Kartopuran, Solo, Jawa Tengah, Minggu (12/7/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Surakarta

Solo (ANTARA) - Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menyebut kehadiran kompetisi usia dini menambah optimisme bahwa pembinaan olahraga di Kota Surakarta terus berjalan dan mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di masa depan.

Seperti kegiatan Fun Game 2026 yang digelar SSB Madya Pemda di Lapangan Kartopuran, Solo, Jawa Tengah, Minggu, dikatakannya, merupakan bagian dari pembinaan atlet usia dini.

“Ajang seperti ini menambah optimisme kita bahwa pembinaan sepak bola usia dini terus berkembang. Anak-anak tidak hanya berlatih, tetapi juga memiliki ruang untuk berekspresi dan menampilkan keahlian yang selama ini mereka asah,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia menghadiri sekaligus menyaksikan penyelenggaraan. Turnamen usia dini tersebut mempertemukan sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai daerah sebagai wadah bagi pesepak bola muda untuk mengasah kemampuan sekaligus merasakan atmosfer pertandingan.

Pada hari kedua pelaksanaan, pertandingan diikuti kelompok usia (KU) 2014 dan KU 2016. Selain tim putra, turnamen ini juga menghadirkan pertandingan sepak bola putri, termasuk keikutsertaan perdana SSB Madya Pemda Women.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang dinilainya menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

“Kami mengapresiasi SSB Madya Pemda yang telah menyelenggarakan turnamen usia muda ini. Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi anak-anak yang memiliki potensi di bidang sepak bola untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.

Ia berharap turnamen semacam ini dapat diselenggarakan secara rutin agar semakin banyak anak memperoleh pengalaman bertanding sejak usia dini.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan. Anak-anak tidak hanya memiliki kesempatan untuk berlatih, tetapi juga merasakan suasana pertandingan yang sesungguhnya. Pengalaman itu penting untuk membangun mental, kepercayaan diri, dan kemampuan mereka saat bertanding,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang paling penting adalah bermain dengan semangat, disiplin, saling menghormati, dan menjunjung tinggi sportivitas. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal bagi anak-anak, baik di dalam maupun di luar lapangan,” katanya.

Sementara itu, Fun Game 2026 SSB Madya Pemda digelar selama dua hari di Lapangan Kartopuran. Turnamen ini diikuti sejumlah SSB pada kelompok usia 2014, 2015, 2016, dan 2017 sebagai bagian dari upaya mendorong pembinaan sepak bola usia dini sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi para pemain muda.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.