UNP dorong transformasi agrowisata buah naga berbasis kearifan lokal di Sulik Aia

calendar_today 30.09.2026 - person  - timer ~

Padang (ANTARA) - Program Studi (Prodi) Antropologi Universitas Negeri Padang (UNP) mendorong transformasi agrowisata buah naga berbasis kearifan lokal, melalui branding dan pemasaran digital untuk ekonomi berkelanjutan di Nagari Sulik Aia, Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui skema Program Pengabdian Masyarakat Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN).

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang digelar Senin, (28/9) kemarin, bertempat di Ruang Serba Guna Kantor Wali Nagari Sulik Aia, bertujuan untuk menggerakkan agrowisata berbasis komunitas kepada kelompok tani buah naga dan pokdarwis di Sulik Aia.

Dalam kesempatan ini hadir Pjs. Wali Nagari Sulik Aia, AH Ayanda Sadra, MA., Sekeretaris Nagari Meri Aswita dan perangkat nagari lainnya.

Dari UNP hadir Koordinator Prodi Antropologi UNP, Dr. Adri Febrianto, M.Si., Ketua Pelaksana dari Program Studi Antropologi, FIS UNP, Erda Fitriani, M.Si, beserta dosen-dosen Antropologi dan Sosiologi dari Departemen Sosiologi FIS UNP yang terlibat dalam pengabdian di antaranya, Dr. Mhd Hidayat, M.Si., Dr. Wirdanengsih, M.Si., Rani Kartika S.Pd., M.Pd., sekaligus sebagai pemateri, Gusmira Wita, S.Pd Gr., M.Pd. sebagai moderator dan mahasiswa Rahmi Ilahi, Nydia Khairunnisa, Salma Ilahi, Sherly dan Muhammad Al- Farros.

Kegiatan dihadiri sebanyak 50 peserta, terdiri dari petani dan kelompok tani, pokdarwis dan pemuda dan aparat pemerintahan nagari.

Tiga narasumber kegiatan berasal dari Prodi Antropologi, dan Prodi Pendidikan Sosiologi, FIS UNP yakni Dr. Mhd Hidayat, M.Si., Dr. Wirdanengsih, M.Si., dan Rani Kartika S.Pd., M.Pd.

Acara dimulai dengan sambutan oleh Koordinator Prodi Antropologi, Dr. Adri Febrianto, M.Si., yang mengatakan bahwa program pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi, yang didanai oleh UNP.

Di samping melaksanakan kegiatan kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga bagian kerja sama antar lembaga, khususnya Program Studi (Prodi) Antropologi FIS UNP dengan pemerintah nagari.

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada masyarakat dan nagari, sehingga pengabdian dapat dilaksanakan kembali sebagai lanjutan dari pengabdian yang dilaksanakan pada tahun 2025 lalu.

Sementara itu, Wali Nagari Sulik Aia yang diwakilkan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) .Drs. Katmi Batri menyambut baik pelaksanaan pengabdian masyarakat dari Prodi Antropologi ini, karena memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan media sosial untuk branding dan promosi agrowisata.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pihak Prodi Antropologi FIS UNP dengan Nagari Sulik Aia dengan Pjs. Wali Nagari Sulik Aia.

Pengabdian Prodi Antropologi dimulai dengan presentasi oleh Dr. Wirdanengsih, S.Sos., M.Si., dengan topik Pemanduan dan Storytelling Berbasis Kearifan Lokal.

Dalam pemaparannya pengembangan pariwisata di Nagari Sulik Aia, dapat dilakukan dengan menggali potensi budaya masyarakat nagari seperti kuliner, rumah adat, upacara, folklore atau cerita rakyat, yang kemudian dapat diceritakan kepada pengunjung agro.

Cerita tersebut bisa disampaikan secara lisan atau bisa juga disampaikan melalui visual, dan tulisan, sehingga pengunjung dapat mengetahui informasi terkait dengan unsur budaya yang dimiliki oleh nagari.

Materi kedua disampaikan Dr. Muhammad Hidayat, S.Hum.,S.Sos.,MA, dengan topik penataan kebun menjadi wisata agro.

Dalam pemaparannya disebutkan beberapa kebun buah naga petani di Nagari Sulik Aia, sudah dipasang lampu led dengan sinar kuning di malam hari.

Selain untuk meningkatkan produksi, yang perlu ditingkatkan adalah penyediaan fasilitas pengunjung dan penjualan souvenir atau oleh-oleh makanan khas nagari dan buah naga.

Di samping itu, kebun wisata perlu ditata dengan baik baik untuk agrowisata. Penyediaan fasilitas untuk pengunjung seperti fasilitas parkir dan toilet yang bersih perlu diperhatikan juga oleh masyarakat dan pemerintah nagari.

Sedangkan pemateri ketiga, Rani kartika, S.Pd., M.Pd., dengan topik Branding dan Pemasaran Digital, membahas perlunya menciptakan branding yang mudah dikenal dan diingat oleh masyarakat (pengunjung).

Hal itu dapat dilakukan dengan promosi berupa pamflet, brosur, video, foto yang dibagi ke media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan juga mercandise yang menunjukkan branding agrowisata buah naga dan kearifan lokal nagari Sulik Aia.

Wali Nagari Sulik Aia, AH Ayanda Sadra, MA, yang hadir saat penutupan kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini bagian dari kerjasama dengan UNP yang sudah kita tandatangani dari tahun-tahun yang lalu.

"Kalau kita ingat tahun kemaren, koordinator Prodi Antropologi yang bersama kita, memang kita harapkan kerja sama dengan universitas khususnya di Sumatera Barat yang memang kita butuhkan," katanya.

Menurutnya, nilai-nilai yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah penambahan keilmuan, kemudian kerja sama dan peningkatan secara material dan keilmuan. Sementara dari sisi perguruan tinggi mendapatkan informasi dari masyarakat.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pengembangan agrowisata dan penguatan pemasaran digital untuk meningkatkan peluang ekonomi masyarakat.

Kemudian, SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui pelestarian kearifan lokal dan pengembangan potensi budaya sebagai daya tarik wisata.

Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah nagari dalam mendorong pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.