Unit KBR Brimob uji sampel dugaan limbah B3 di Cikande Serang

calendar_today 02.09.2026 - person  - timer ~

Serang (ANTARA) - Kepolisian Daerah Banten melalui Unit Kimia, Biologi, dan Radioaktif (KBR) Satuan Brimob melakukan uji sampel dan pengecekan lokasi terkait dugaan pencemaran limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di area persawahan Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, di Serang, Rabu, mengatakan pengecekan di Kampung Bayur, Desa Nambo Udik tersebut merupakan respons cepat kepolisian atas informasi yang beredar di masyarakat terkait keberadaan limbah.

"Dari hasil deteksi awal, kondisi udara di sekitar lokasi dalam keadaan aman dan tidak ditemukan paparan bahan radioaktif yang melebihi ambang batas," kata Maruli.

Pengecekan di lapangan dipimpin Kompol Tomi Hadi Sumpena dengan melibatkan 15 personel Unit KBR. Tim menyisir tiga titik lokasi dengan luas area masing-masing sekitar 90 meter persegi, 150 meter persegi, dan 160 meter persegi menggunakan peralatan deteksi kimia dan radioaktif.

Berdasarkan pemeriksaan, tingkat radiasi latar belakang (background) tercatat pada angka 0,05 mikroSv/jam. Kualitas udara pada parameter gas seperti IBaT, CH2, SO2, dan H2S juga menunjukkan hasil normal, dengan kadar oksigen (O2) berada di level 20,9 persen volume.

Meski deteksi udara dan radiasi terpantau aman, petugas mendapati adanya kandungan Potasium-40 (K-40) pada beberapa titik lokasi.

Untuk memastikan karakteristik dan kandungan pasti dari material tersebut, tim telah mengambil 12 sampel guna proses identifikasi lebih lanjut di laboratorium.

Maruli menegaskan bahwa temuan Potasium-40 tersebut tidak serta-merta dapat disimpulkan sebagai indikasi pencemaran radioaktif yang berbahaya.

“Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan secara menyeluruh. Yang paling penting adalah memastikan masyarakat tetap tenang,” ujarnya.

Polda Banten memastikan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan segera menyampaikan perkembangan hasil identifikasi laboratorium yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.