UMSU lepas tiga mahasiswa FKIP ikuti Program SEA Teacher di Filipina - ANTARA News Sumatera Utara

calendar_today 09.10.2026 - person  - timer ~

Medan (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara melepas tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan mengikuti  Program South Asia  East (SEA) Teacher ke Central Luzon State University, Filipina.

Pelepasan dilakukan langsung Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd. diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian, dan Internasionalisasi, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, S.Sos., M.Si, Kamis (8/10) di Ruang Rapat VIP Kampus Utama UMSU Jalan Kapten Muchtar Basri No. 3 Medan.

Ketiga mahasiswi yang mengikuti SEA Teacher yakni, Nazla Azizah Manurung, Namirah Lita Namora Harahap, dan Gissa Syahbina.  Ketiganya mahasiswa semester tujuh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP UMSU. Mereka akan menjalani program pengabdian dan pertukaran di Filipina  kurang lebih selama satu bulan, terhitung mulai 12 Oktober hingga 6 November 2026

Pada program SEA Teacher,  mahasiswa peserta akan  mengaplikasikan kemampuan mengajar (micro teaching) di sekolah mitra di Filipina, sekaligus mengenal lebih jauh kurikulum pendidikan di negara tersebut.

Wakil Rektor RIPI,  UMSU, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, S.Sos., M.Si. dalam sambutannya mengatakan,  SEA Teacher merupakan program unggulan dan prestisius yang diinisiasi oleh para pendidikan se-Asia Tenggara (SEAMEO). Melalui program ini para mahasiswa yang menjadi peserta bisa saling bertukar pengalaman, wawasan sekaligus mengaplikasikan ilmu.

"Program SEA Teacher ini bukan program sembarangan, melainkan agenda resmi bernilai strategis yang telah konsisten kita ikuti selama lebih dari tujuh tahun. Hanya mahasiswa terpilih dengan komitmen dan keberanian tinggi yang bisa lolos," katanya.

Lebih lanjut,  pengalaman mengajar dengan bahasa Inggris di tingkat internasional ini akan menjadi portofolio yang sangat mahal. Kesempatan m3ngikuti SEA Teacher juga sekaligus memperbesar peluang karir di sekolah internasional, serta membuka jalan lebar menuju beasiswa studi lanjut S2 luar negeri.

Dr. Rudianto menganggap bahwa kegiatan positif ini sudah tepat diikuti oleh mahasiswa sebagai bekal untuk lebih matang dalam menghadapi masa depan dan menjadi modal berharga setelah lulus kuliah kelak.

“Pesan dari Pak Rektor, jaga nama baik universitaas kita, UMSU dan bangsa Indonesia di sana. Lakukan seluruh proses pengajaran dan interaksi sosial dengan sepenuh hati, tulus, serta ikhlas. Tunjukan nilai-nilai kesopanan dan keramahtamahan khas orang Indonesia, karena ketika kita berbuat baik secara ikhslas, orang lain pun akan menyambut dan memperlakukan kita dengan sangat baik,” tambah WR RIPI.

Kemudian, Dekan FKIP UMSU, Dra. Hj. Syamsuyurnita, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang lolos program ini serta Rektor UMSU dan WR RIPI atas dukungan dan fasilitasi penuh yang diberikan.

"Ananda kami adalah duta bangsa yang membawa nama UMSU, Sumatera Utara, bahkan Indonesia. Jadi jaga diri baik-baik. Siapkan mental, fisik, ikuti aturan, dan beradaptasi dengan budaya Filipina. Tunjukkan etika serta kesopanan yang luar biasa, dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal kompetensi yang membanggakan," ujar Dekan FKIP.

Sebelumnya, Wakil Dekan I FKIP UMSU Dr. Hj. Dewi Kesuma Nst., M.Hum. menyampaikan laporan bahwa ketiga mahasiswi tersebut telah diberikan pembekalan yang intensif oleh Pimpinan Program Studi PGSD FKIP UMSU sebagai persiapan menghadapi tantangan di negara lain.

"Alhamdulillah mahasiswa FKIP dari PGSD kembali mengikuti program SEA Teacher. Pembekalan intensif sudah dilakukan oleh prodi meliputi orientasi pengajaran, penguatan bahasa Inggris, hingga sharing session bersama alumni agar mahasiswa lebih siap secara akademik dan mental sebagai duta keguruan dalam lingkup Asia Tenggara," jelas Wakil Dekan I FKIP UMSU, Dewi.

Sementara itu, bagi para peserta, kegiatan ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan. Salah satu perwakilan mahasiswa, Gissa Syahbina, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesempatan internasional ini.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pimpinan universitas, fakultas, serta para dosen yang telah membimbing kami. Kami telah menyiapkan modul dan media pembelajaran dengan matang. Semoga pengalaman mengajar dan pertukaran budaya ini membawa keberkahan dan manfaat bagi UMSU," katanya.

Program SEA Teacher ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi FKIP UMSU, khususnya Prodi PGSD, dalam mewujudkan mahasiswa yang unggul di bidang pendidikan dan berkompeten secara global.

Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.