Di tingkat dunia, peringkat ULM sebagai kampus hijau naik 333 posisi, dari urutan 1.016 pada 2025 menjadi 683 tahun ini,"
Banjarbaru (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berhasil membudayakan kampus hijau yang diakui dunia lewat pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings 2026 dan berada di peringkat 683 dunia dalam menerapkan kebijakan kampus berkelanjutan dan ramah lingkungan.
"Di tingkat dunia, peringkat ULM sebagai kampus hijau naik 333 posisi, dari urutan 1.016 pada 2025 menjadi 683 tahun ini," kata Rektor Prof Ahmad Alim Bachri kepada ANTARA usai Wisuda ke-133 tahun 2026 di Gedung Auditorium Brigadir Jenderal Haji Hasan Basri, Banjarbaru, Kamis.
Di tingkat nasional, ULM naik dari peringkat 103 ke peringkat 76, sedangkan di kawasan Asia naik dari peringkat 595 ke 407 dengan total skor meningkat 1.385 poin, dari 5.137,5 menjadi 6.522,5.
Ditemui terpisah, Ketua Tim UI GreenMetric ULM, Dr.Eng. Maya Amalia, S.T., M.Eng., menjelaskan empat langkah strategis yang dilakukan sepanjang tahun 2026.
Pertama, memperkuat dukungan dan kebijakan pimpinan dengan menerbitkan dan mengimplementasikan kebijakan pendukung kampus hijau, antara lain pembatasan penggunaan plastik sekali pakai, peningkatan efisiensi sumber daya, pengelolaan lingkungan kampus, serta penguatan budaya keberlanjutan di seluruh unit kerja.
Kedua, menyosialisasikan tujuh komponen penilaian UIGM kepada civitas akademika ULM, yaitu Setting & Infrastructure (Penataan dan Infrastruktur), Energy & Climate Change (Energi dan Perubahan Iklim), Waste (Pengelolaan Sampah/Limbah), Water (Pengelolaan Air), Transportation (Transportasi), Education & Research (Pendidikan dan Penelitian), serta Governance & Digitalization (Tata Kelola dan Digitalisasi).
Keempat, memberikan penghargaan kepada fakultas dengan kinerja terbaik dalam mendukung program kampus hijau.
Apresiasi ini diharapkan menumbuhkan semangat kompetisi yang positif dan mendorong inovasi keberlanjutan di setiap fakultas.
Maya menambahkan capaian 2026 menjadi baseline baru bagi ULM. Ke depan, fokus universitas tidak hanya pada peningkatan peringkat, tetapi juga pada penguatan sistem, konsistensi implementasi kebijakan, kualitas data dan dokumentasi, serta keterlibatan seluruh sivitas akademika.
“ULM harus memastikan budaya kampus hijau tidak berhenti pada pemenuhan indikator, tetapi menjadi bagian dari tata kelola dan kehidupan sehari-hari seluruh sivitas akademika," tambahnya.
Pewarta: Firman
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.